Anda di halaman 1dari 10

LAPORAN TUGAS KELOMPOK

Teorema Superposisi

Nama Kelompok

: Dina Gunawati Hasanah ( 10110011 ) Faisal Riyadi ( 10110013 )

Kelas

: X TEL 01

AKADEMI TEKNIK TELEKOMUNIKASI SANDHY PUTRA JAKARTA 2011/2012

Pengertian dari teorema diatas bahwa jika terdapat n buah sumber bebas maka dengan teorema superposisi samadengan n buah keadaan rangkaian yang dianalisis. dimana rangkaian linier adalah suatu rangkaian dimana persamaan yang muncul akan memenuhi jika y = kx. Rangkaian linier tentu tidak terlepas dari gabungan rangkaian yang mempunyai sumber independent atau sumber bebas. atau sebanding dengan jumlah pangkat satu besaran-besaran tersebut) dan elemen resistor ( R ).Teorema Superposisi Pada teorema ini hanya berlaku untuk rangkaian yang bersifat linier. induktor ( L ). dan kapasitor ( C ). dimana nantinya n buah keadaan tersebut akan dijumlahkan. Pengambilan sumber : . sumber dependent / sumber tak bebas linier (sumber dependent arus/ tegangan sebanding dengan pangkat satu dari tegangan/ arus lain. Jika terdapat beberapa buah sumber tak bebas maka tetap saja teorema superposisi menghitung untuk n buah keadaan dari n buah sumber yang bebasnya. dengan semua sumber tegangan/ arus independent/ bebas lainnya diganti dengan tahanan dalamnya. Dalam setiap rangkaian linier dengan beberapa buah sumber tegangan/ sumber arus dapat dihitung dengan cara : Menjumlah aljabarkan tegangan/ arus yang disebabkan tiap sumber independent/ bebas yang bekerja sendiri. dimana k = konstanta dan x = variabel.

Sumber arus dalam keadaan terbuka ( Open Circuit ). Jika terdapat sumber dalam masing ± masing dari ketiga mata jala. karena daya pada elemen berbanding lurus dengan kuadrat arus atau kuadrat tegangan yang melinier. dalam rangkaian ini sumber arus bertindak sendiri Jaringan linier yg mengandung dua atau lebih sumber independen dapat di analisis untuk mendapatkan tegangan ± tegangan dan arus ± arus cabang dengan cara membiarkan sumber ± sumber ini berkerja satu per satu. Sumber tegangan dalam keadaan hubungan singkat ( Short Circuit ). Perhatikan bahwa ketiga suku di kanan ditambahkan untuk mengahasilkan arus I1 . sehingga kontrol ± kontrol tersebut tidak berubah ketika sumber ± sumber bekerja satu per satu. Untuk sumber ± sumber yg dependen. Sebagai ilusrasi lebih lanjut tentang superposisi : I1 = V1 + V2 + V3 Yang mengandung prinsip superposisi secara implisit. dalam hal ini sumber tegangan bertindak sendiri 2. sumber ± sumber arus digantikan dengan rangkaian terbuka. dan kemudian mensuporsisikan hasilnya. Sebagai tambahan. superposisidapat digunakan hanya bila fungsi ± fungsi kontrolnya eksternal terhadap jaringan yg mengandung sumber ± sumber itu. . maka tiap suku berkontribusi pada arus I1.Secara umum teorema superposisi dapat dilakukan dengan dua ketentuan sebagai berikut : 1. jika hanya mata jala 3 yang mengandung sumber V1 dan V2 akan nol dan I1 sepenuhnya ditentukan oleh suku ke tiga. Prinsip ini berlaku karena hubungan yg linier antara arus dan tegangan. Sumber ± sumber tegangan yang akan ditahan sewaktu salah satu sumber tunggal bekerja digantikan oleh rangkaian hubungan singkat. Superposisi tidak dapat langsung digunakan untuk penghitungan daya.

Rangkaian linier tentu tidak terlepas dari gabungan rangkaian yang mempunyai sumber independent atau sumber bebas. dan kapasitor ( C ). dimana nantinya n buah keadaan tersebut akan dijumlahkan. dalam rangkaian ini sumber arus bertindak sendiri . Jika terdapat beberapa buah sumber tak bebas maka tetap saja teorema superposisi menghitung untuk n buah keadaan dari n buah sumber yang bebasnya. Sumber arus dalam keadaan terbuka ( Open Circuit ). dalam hal ini sumber tegangan bertindak sendiri 2. Sumber tegangan dalam keadaan hubungan singkat ( Short Circuit ). sumber dependent / sumber tak bebas linier (sumber dependent arus/ tegangan sebanding dengan pangkat satu dari tegangan/ arus lain.Rangkuman Pengertian dari teorema diatas bahwa jika terdapat n buah sumber bebas maka dengan teorema superposisi samadengan n buah keadaan rangkaian yang dianalisis. Secara umum teorema superposisi dapat dilakukan dengan dua ketentuan sebagai berikut : 1. atau sebanding dengan jumlah pangkat satu besaran-besaran tersebut) dan elemen resistor (R ) induktor ( L ).

65 A Ketika sumber 20 A bekerja sendiri. Hitung arus pada resistor 23 Ÿ dengan menerapkan prinsip superposis. Resistansi ekuivalen di kiri sumber adalah Req = 4 +   .SOAL 1.31 A ( 3.31) = 1. Untuk sumber 200V yang bekerja sendiri. sumber arus 20 A digantikan oleh rangakain terbuka ? Jawaban : Req = 47 + IT = I¶23Ÿ =     = 3. sumber 200 V diganti oleh rangkaian hubungan singkat.

58 A Arus total di resistor 23 Ÿ adalah I23Ÿ = I¶23Ÿ + I¶¶23Ÿ = 11. Tentukan nilai i dengan superposisi ! Jawaban: A .23 A 2.Sehingga I´23Ÿ = (20) = 9.

Sehingga : 3. Mengapa teorema superposisi tidak dapat langsung diterapkan dalam perhitungan daya ? karena daya pada elemen berbanding lurus dengan kuadrat arus atau kuadrat tegangan yang melinier. Tentukan nilai i dengan superposisi ! . Apa ketentuan umum teorema superposisi ? Sumber arus open circuit dan sumber tegangan short circuit 5. 4.

Jawaban  ’  Sehingga :   š  .

   š  Sehingga : .

wordpress.ac.edison1814.com/Download/eldas/Akademi/thevenin_AMIK.files.blog.com/2007/08/buku-ajar-rangkaian-listrik-ii-editing.Daftar Pustaka http://mohabi.id/files/2009/07/bab-5.pdf http://rizal.com/2008/01/13/teorema-superposisi/ http://www.pdf http://iswadihr.byethost11.wordpress.undip.pdf .