Anda di halaman 1dari 8

STROKE http://medicastore.com/penyakit/44/Ser angan_Iskemik_Sesaat.

html
Faktor-Faktor Risiko Untuk Stroke
Secara keseluruhan, faktor-faktor risiko yang paling umum untuk stroke adalah:
y y y y y

tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, merokok, diabetes dan umur yang bertambah.

Gangguan-gangguan irama jantung seperti atrial fibrillation, patent foramen ovale, dan penyakit klep jantung dapat juga sebagai penyebab. Ketika stroke-stroke terjadi pada individu-individu yang lebih muda (kurang dari 50 tahun umurnya), faktor-faktor risiko yang lebih kurang umum dipertimbangkan termasuk obat-obat terlarang, seperti cocaine atau amphetamines, aneurismeaneurisme yang pecah, dan kecenderungan-kecenderungan pada penggumpalan atau pembekuan darah yang diturunkan atau diwariskan (secara genetik). Suatu contoh dari suatu kecenderungan genetik pada stroke terjadi pada suatu kondisi yang jarang yang disebut homocystinuria, dimana ada tingkat-tingkat yang berlebihan dari kimia homocystine didalam tubuh. Ilmuwan-ilmuwan sedang mencoba untuk menentukan apakah kejadian yang tidak diturunkan dari tingkattingkat yang tinggi dari homocystine pada segala umur dapat cenderung ke stroke.

Definisi Transient Ischemic Attack (TIA)
Suatu transient ischemic attack (TIA) adalah suatu episode yang berlangsung singkat (kurang dari 24 jam) dari gangguan sementara pada otak yang disebabkan oleh suatu kehilangan suplai darah. Suatu TIA menyebabkan suatu kehilangan fungsi pada area tubuh yang dikontrol oleh bagian otak yang terpengaruh. Kehilangan suplai darah ke otak paling sering disebabkan oleh suatu bekuan/gumpalan yang terbentuk secara spontan dalam sebuah pembuluh darah didalam otak (thrombosis). Bagaimanapun, ia

semua TIA-TIA hilang dalam 24 jam. Walaupun kebanyakan TIA-TIA seringkali berlangsung hanya beberapa menit. Seoang pasien yang terpengaruh mungkin mengalami kelumpuhan tangan. Penglihatan double. dan berjalan untuk memondok dalam suatu arteri dari otak (emboli). . Secara definisi. Suatu kekejangan dan. Suatu TIA dari suatu bekuan pada mata dapat menyebabkan kehilangan penglihatan yang sementara (amaurosis fugax). Stroke-stroke yang memakan waktu lebih lama untuk hilang daripada TIA-TIA. yang adalah sisi berlawanan pada halangan yang sesungguhnya. dan muka.dapat juga berakibat dari suatu bekuan yang terbentuk ditempat lain didalam tubuh. Suatu TIA yang melibatkan arteri karotid (pembuluh darah yang paling besar yang mensuplai otak) dapat menghasilkan persoalan-persoalan dengan gerakan atau sensasi pada satu sisi dari tubuh. yang mana seringkali digambarkan sebagai sensasi dari suatu gorden atau tabir yang turun kebawah. kaki. mengerti. dan keseimbangan dapat juga sebagai gejala-gejala tergantung pada bagian mana dari otak yang kekurangan suplai darah. TIA-TIA dapat terjadi sekali. semua TIA-TIA harus dievaluasi dengan urgensi yang sama seperti suatu stroke dalam suatu usaha untuk mencegah kekambuhan-kekambuhan dan atau stroke-stroke. kepeningan (vertigo). dengan jarang." Beberapa TIA-TIA berkembang secara perlahan. fungsi yang sepenuhnya mungkin tidak akan kembali dan mencerminkan suatu persoalan yang lebih permanen dan serius. dimana yang lain-lain berkembang secara cepat. suatu perdarahan adalah penyebabpenyebab lain dari suatu TIA. terlepas dari lokasi itu. dan dengan strokestroke. berkali-kali. semuanya pada satu sisi. atau mendahului suatu stroke permanen. dan kehilangan kemampuan berbicara. Suatu serangan transient ischemic harus dipertimbangkan sebagai suatu keadaan darurat karena tidak ada garansi bahwa situasinya akan hilang dan fungsi akan kembali. Banyak orang-orang merujuk suatu TIA sebagai suatu "mini-stroke.

trombus antegrad atau penyakit intrinsik pembuluh darah otak sendiri misalnya. Oklusi pembuluh darah otak dapat disebabkan oleh suatu emboli. angiopathi diabetica pada Diabetes Mellitus dan sebagainya. TIA / Transient Ischaemic Attack . kadar lemak tinggi Kelainan aliran darah : perlambatan/berhentinya aliran darah. fibrinolisis. pada bagan dapat dilihat terlepasnya trombus pada aliran darah dan terbawa aliran darah hingga pembuluh darah periferal dan menyebabkan penyakit yang dikenal dengan penyakit embolisasi. aliran turbulen Dalam postingan sebelumnya tentang mekanisme terjadinya penyakit stroke dan jantung koroner pada blog ini. Otak sebenarnya sudah mempunyai mekanisme kompensasi untuk hal yang demikian. kehamilan dan penggunaan obat-obatan kontrasepsi diduga menjadi pencetus stroke.Pengertian Stroke Iskemik adalah gangguan suplai darah ke otak yang diakibatkan tersumbatnya pembuluh darah otak. vaskulitis. Pada waktu muda. dengan lama serangan sekitar 2-15 menit sampai paling lama 24 jam dan setelah itu pulih kembali .Stroke iskemik sepintas TIA atau Transient Ischaemic Attack merupakan stroke iskemik sesaat karena disfungsi cerebral fokal akibat gangguan vaskular. Trombus dapat mengakibatkan: y y Mengurangi aliran darah sehingga terjadi iskemi jaringan Memblok total aliran darah dan menyebabkan nekrosis jaringan 3 Faktor utama pembentukan trombus adalah: y y y Kelainan dinding pembuluh darah : Abrasi bagian dalam pembuluh darah Kelainan sifat darah: abnormalitas faktor koagulasi. cerebral blood flow (aliran darah menuju otak) adalah 5055 ml/100gram /menit. Bila terdapat trombus atau embolus yang menyebabkan oklusi pada arteri otak. Stroke Iskemik (Stroke non Haemorrohagic) merupakan penyakit yang mendominasi kelompok usia menengah dan dewasa tua yang kebanyakan berkaitan erat dengan kejadian arteriosklerosis ( Trombosis) dan Penyakit jantung (emboli) yang diakibatkan adanya faktor predisposisi hipertensi. maka neuron akan menjadi anoxia dan akan mati dalam beberapa menit. Berdasarkan perjalanan Klinisnya ada beberapa istilah atau Jenis Stroke Iskemik. maka aliran darah ke otak akan berkurang. Patofisiologi Stroke Iskemik Pada orang dewasa normal. misalnya vasodilatasi. gangguan pembekuan. antara lain: 1. Tetapi jika sumbatan yang terjadi tetap berlangsung sehingga aliran darah ke otak <12 ml/100 gram/ menit.

biasanya untuk memulihkan aliran darah dan metabolisme otak yang terkena di daerah iskemik Jenis Obat-Obatan untuk Pengobatan Stroke Iskemik: 1. Anti Odema Otak 2. Keadaan pembuluh darah 2. Emboli 3. RIND / Reversible Ischaemic Neurological Deficit . Kelainan jantung Patofisioligi Stroke Iskemik : Stroke Iskemik erat hubungannya dengan aterosklerosis dan ateriosklerosis Gejala Klinik Stroke Iskemik : Gejala utama : Timbulnya defisiensi neurologik secara mendadak terjadi pada waktu istirahat dan kesadaran tidak menurun.Defisit saraf oleh iskemik yang dapat pulih Merupakan serangan stroke iskemik yang berlangsung lebih lama dari 24 jam dan kemudian pulih kembali dalam waktu kurang dari 3 minggu Etilogi Stroke Iskemik 1. Itulah yang menyebabkan TIA hanya bersifat sementara atau sepintas saja. Biasanya terjadi pada usia diatas 50 tahun Terapi stroke iskemik: Fase akut : 0 . Thrombosis pembuluh darah 2. dysarthria.Patofisiologi TIA ( Transient Ischemic Attack ) Etiologi TIA tidak berbeda dengan cerebral infark. Tekanan darah sistemik 4. Emboli ini akan larut karena sistem fibronolitik tubuh sehingga aliran darah dapat kembali normal. diplopia. Keadaan darah 3. dysphasia dan monocular blindness 2. hemiparestheisa. semoga bermanfaat. Anti agregasi trombosit 3. Anti Koagulansia 4. TIA terjadi akibat sumbatan yang kecil yang berasal dari pecahan sumbatan atau clot yang besar dan jauh. Obat-obat lainnya seperti Ca bloker Selektif dan sebagainya Demikian postingan kali ini.14 hari sesudah mulainya penyakit Sasaran pengobatan: Menyelematkan neuron yang terserang jangan sampai mati dan agar proses patologik lainnya tidak menggangu fungsi otak Penggunaan Obat-obatan. Arteritis Faktor-faktor yang mempengaruhi aliran darah ke otak : 1. Trombosilin 5. . Gejala yang ditimbulkan oleh TIA antara lain hemiparesis.

mengikuti aliran darah dan menyumbat pembuluh darah kecil yang menuju ke otak. Resiko terjadinya TIA meningkat pada: . TIA) adalah gangguan fungsi otak yang merupakan akibat dari berkurangnya aliran darah ke otak untuk sementara waktu. Gejalanya tergantung kepada bagian otak mana yang mengalami kekuranan darah: . TIA lebih banyak terjadi pada usia setengah baya dan resikonya meningkat sejalan dengan bertambahnya umur.tekanan darah tinggi .Jika mengenai arteri yang berasal dari arteri karotis.diabetes .kelebihan sel darah merah (polisitemia). jarang sampai lebih dari 1-2 jam. GEJALA TIA terjadi secara tiba-tiba dan biasanya berlangsung selama 2-30 menit.DEFINISI Serangan Iskemik Sesaat Serangan Iskemik Sesaat (Transient Ischemic Attacks.penyakit jantung (terutama pada kelainan katup atau irama jantung) . Kadang-kadang TIA terjadi pada anak-anak atau dewasa muda yang memiliki penyakit jantung atau kelainan darah. sehingga untuk sementara waktu menyumbat aliran darah ke otak dan menyebabkan terjadinya TIA. maka yang paling sering ditemukan adalah kebutaan pada salah satu mata atau kelainan rasa dan kelemahan . PENYEBAB Serpihan kecil dari endapan lemak dan kalsium pada dinding pembuluh darah (ateroma) bisa lepas.aterosklerosis .

biasanya terjadi pusing.Hilangnya sebagian penglihatan atau pendengaran . .Pusing . DIAGNOSA Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. Aliran darah yang tidak biasa menyebabkan suara (bruit) yang terdengar melalui stetoskop. penglihatan ganda dan kelemahan menyeluruh.Kelemahan atau kelumpuhan pada lengan atau tungkai atau salah satu sisi tubuh .Pingsan.Gerakan yang tidak biasa .Tidak mampu mengenali bagian tubuh . Digunakan beberapa teknik untuk menilai kemungkinan adanya penyumbatan pada salah satu atau kedua arteri karotis. Tetapi TIA cenderung kambuh.Hilangnya rasa atau kelainan sensasi pada lengan atau tungkai atau salah satu sisi tubuh . Gejala-gejala yang sama akan ditemukan pada stroke.. maka diagnosis tidak dapat ditegakkan dengan bantuan CT scan maupun MRI. Untuk menilai arteri karotis biasanya dilakukan pemeriksaan MRI atau angiografi. Karena tidak terjadi kerusakan otak.Hilangnya pengendalian terhadap kandung kemih .Penglihatan ganda . Angiografi serebral dilakukan untuk menentukan ukuran dan lokasi sumbatan. Sekitar sepertiga kasus TIA berakhir menjadi stroke dan secara kasar separuh dari stroke ini terjadi dalam waktu 1 tahun setelah TIA. sedangkan untuk menilai arteri vertebralis dilakukan pemeriksaan ultrasonik dan teknik Doppler.Sulit memikirkan atau mengucapkan kata-kata yang tepat . tetapi pada TIA gejala ini bersifat sementara dan reversibel.Jika mengenai arteri yang berasal dari arteri vertebralis. penderita bisa mengalami beberapa kali serangan dalam 1 hari atau hanya 2-3 kali dalam beberapa tahun.Bicara tidak jelas .Ketidakseimbangan dan terjatuh . Sumbatan di dalam arteri vertebral tidak dapat diangkat karena pembedahannya lebih sulit bila dibandingkan dengan pembedahan pada arteri karotis. Gejala lainnya yang biasa ditemukan adalah: . Dilakukan skening ultrasonik dan teknik Doppler secara bersamaan untuk mengetahui ukuran sumbatan dan jumlah darah yang bisa mengalir di sekitarnya.

Sumbatan yang kecil diangkat hanya jika telah menyebabkan TIA yang lebih lanjut atau stroke. Pembedahan ini memiliki resiko terjadinya stroke sebesar 2%. Luasnya penyumbatan pada arteri karotis membantu dalam menentukan pengobatan. bisa diberikan antikoagulan (misalnya heparin atau warfarin). Obat-obatan yang dugunakan adalah Aspirin . maka perlu dilakukan pembedahan untuk mencegah stroke. Dipyridamole . Warfarin Kadang diberikan dipiridamol. Faktor resiko utama untuk stroke adalah tekanan darah tinggi. kadar kolesterol tinggi. endapan lemak (ateroma) di dalam arteri dibuang. yang merupakan penyebab utama dari stroke. Pada sumbatan kecil yang tidak menimbulkan gejala sebaiknya tidak dilakukan pembedahan. Ticlopidine . Jika diperlukan obat yang lebih kuat. Setelah dipastikan tidak ada perdarahan di otak maka harus segera diberikan anti trombotik untuk mengurangi kecenderungan pembentukan bekuan darah. . karena itu langkah pertama adalah memperbaiki faktor-faktor resiko tersebut.PENGOBATAN Tujuan pengobatan adalah untuk mencegah stroke. Untuk yang alergi terhadap Aspirin. merokok dan diabetes. Jika lebih dari 70% pembuluh darah yang tersumbat dan penderita memiliki gejala yang menyerupai stroke selama 6 bulan terakhir. karena resiko pembedahan tampaknya lebih besar. Clopidogrel . Pada pembedahan enarterektomi. bisa diganti dengan tiklopidin. tetapi obat ini hanya efektif untuk sebagian kecil penderita.