Anda di halaman 1dari 2

ABSTRAK BUSANA PESTA MALAM DENGAN SUMBER IDE PESTA BAU NYALE PADA PAGELARAN BUSANA FOLKLORIC NUSANTARA

Oleh Putri Widiasari 08514131031 Proyek akhir bertujuan agar mahasiswa dapat 1) Mencipta Desain Busana Pesta Malam dengan Sumber Ide Pesta Bau Nyale Pada Pagelaran Busana Folkloric Nusantara, 2) Membuat Busana Pesta Malam dengan Sumber Ide Pesta Bau Nyale Pada Pagelaran Busana Folkloric Nusantara, 3) Melaksanakan Pagelaran Busana Folkloric Nusantara yang Menampilkan Busana Pesta Malam dengan Sumber Ide Pesta Bau Nyale. Proses mencipta desain diawali sebuah tema ³Folkloric Nusantara´ kemudian mengkaji karakteristik busana pesta malam, menerapkan sumber ide pada pengembangan desain dalam bentuk sketching design dengan penerapan unsur dan prinsip desain. Desain yang diciptakan penyusun berupa Busana Pesta Malam yang terdiri dari gaun panjang, obi dan hiasan leher serta selendang. Busana Pesta Malam ini mengambil sumber ide Pesta Bau Nyale dengan ciri khas penangkapan nyale yang merupakan folkloric dari Lombok. Nyale diterapkan pada bagian obi dan hiasan leher. Bahan yang penyusun gunakan adalah bahan satin bridal, thaisilk, satin metalik, dan sifon. Sedangkan warna yang penyusun gunakan adalah warna merah, hijau, dan kuning yang dapat memunculkan karakter keberanian, kemakmuran, dan kegembiraan. Proses pembuatan Busana Pesta Malam dengan Sumber Ide Pesta Bau Nyale ini melalui tiga tahap yaitu (1) Tahap persiapan meliputi pembuatan pembuatan desain, pengukuran, pembuatan pola dan merancang bahan dan harga. (2) Tahap pelaksanaan meliputi peletakan pola pada bahan, pemotongan bahan, pemberian tanda jahitan, penjelujuran, passen I, dan passen II. (3) Evaluasi secara keseluruhan yang melihat kesesuaian desain dengan tema pagelaran busana. Dalam proses gelar busana melalui tiga tahap yaitu tahap persiapan meliputi pembentukan panitia, penentuan tema, penentuan anggaran, penentuan waktu dan tempat pagelaran. Tahap pelaksanaan yaitu menampilkan Busana Pesta Malam dengan Sumber Ide Pesta Bau Nyale dalam pagelaran busana dengan tema Folkloric Nusantara pada tanggal 29 Mei 2011 di JEC. Tahap evaluasi hasil keseluruhan dari awal sampai akhir kegiatan. Setelah melalui beberapa tahap terciptalah Busana Pesta Malam dengan Sumber Ide Pesta Bau Nyale Pada Pagelaran Folkloric Nusantara yang terdiri dari gaun panjang dengan obi pada bagian pinggang, dan selendang yang menyatu dengan hiasan leher yang ditampilkan dengan nomor urut 74 dan masuk dalam kategori Indonesia Timur.

The evening gown had been showed in the folkloric nusantara fashion show held on May 29th 2011 in Jogja Expo Centre that was followed by 92 students of clothing design education and clothing design that inspired by all traditional folk festival in Indonesia. measuring. The result of this project was an evening gown based on bau nyale festival with Aline siluet that used sateen. The making of evening gown based on Bau Nyale festival has three steps. and kain songket Lombok that combined with red sateen obi and gold stole. and yellow which can bring out the character of courage. In showing the evening gown it has three steps. The fashion show was successful enough and get the positive response from the people. 3) evaluation process include overall evaluation for getting the synchronization between the design and the fashion show theme.ABSTRACT EVENING GOWN BASED ON THE IDEA OF BAU NYALE FESTIVAL IN THE FOLKLORIC NUSANTARA¶S FASHION SHOW Created by PUTRI WIDIASARI 08514131031 The final project purposes in order to make university student: 1) be able to create the design of evening gown based on the idea of Bau Nyale festival in The Folkloric Nusantara¶s Fashion Show. The evening gown based on bau nyale festival in the folkloric nusantara¶s fashion show is presented by model no. which has applied in obi and the neck ornamental. cutting fabric. they are preparation include creating the committee. sewing. choosing the theme and purpose. stitching. thai silk.74 and included in the category of east Indonesia. The material that writer used are bridal sateen. evaluation process II. prosperity. and joy. In creating design of evening gown begins with reviewing the theme of ³Folkloric Nusantara´. 3) be able to hold a fashion show. realization step it showed the evening gown in the folkloric nusantara fashion show. evaluation process I. marking. 2) realization include putting the pattern in the material. then examining the characteristic of evening gown. thai silk. 2) be able to make the design of evening gown based on the idea of Bau Nyale festival in The Folkloric Nusantara¶s Fashion Show. that has a theme ³FOLKLORIC NUSANTARA´ that show evening gown based on the idea of Bau Nyale festival. calculate the budges. the calculation of price and materials. The idea of writer has taken from nyale in the bau nyale festival. the making of pattern. green. and also choosing the right time and place. and kain songket Lombok. . taffeta. they are 1) preparation include the making of design. Evaluation include overall evaluation from beginning to the end of the show. The writer used red.