Anda di halaman 1dari 3

Tugas Hidrolika Abdul Majid ( 14303 ) Prima ndaru (14285 ) Sobita Marchy Ora ngerti ,,,,,, ( ra apal )

1. ALIRAN LAMINER DAN TURBULEN


Air yang mengalir, gas juga akan mengalir begitu juga substansi lain yang biasa d sebut fluida, yang disebabkan oleh adanya perbedaan tekanan. Dalam kehidupan sehari2 banyak d jumpai fluida yang mengalir. Air dalam pipa PDAM kemudian keluar melalui keran , air d sungai2, sampai minuman dalam gelas yang diaduk dengan sendok. Kejadian2 seperti itu ada di sekitar kita. Dalam aliran fluida semacam itu terdapat fenomena yang bisa d pelajari. Ada hal2 yang berpengaruh satu sama lain. Jenis zat, kekentalan, kecepatan alir menjadi dasar tema pembicaraan. Berdasarkan karakteristik struktur internal aliran, aliran fluida dapat dibedakan menjadi dua macam yaitu aliran laminer dan turbulen. Aliran Laminer adalah aliran fluida yang bergerak dengan kondisi lapisan-lapisan (lanimalamina) membentuk garis-garis alir yang tidak berpotongan satu sama lain. Hal tersebut d tunjukkan oleh percobaan Osborne Reynold. Pada laju aliran rendah, aliran laminer tergambar sebagai filamen panjang yang mengalir sepanjang aliran. Aliran ini mempunyai Bilangan Reynold lebih kecil dari 2300.

gambar aliran laminer Aliran Turbulen adalah aliran fluida yang partikel-partikelnya bergerak secara acak dan tidak stabil dengan kecepatan berfluktuasi yang saling interaksi. Akibat dari hal tersebut garis alir antar partikel fluidanya saling berpotongan. Oleh Osborne Reynold digambarkan sebagai bentuk yang tidak stabil yang bercampur dalam wamtu yang cepat yang selanjutnya memecah dan menjadi takterlihat. Aliran turbulen mempunyai bilangan reynold yang lebih besar dari 4000.

gambar aliran turbulen

PINTU SORONG
Pintu sorong adalah bangunan air yang sangat lazim digunakan. Pada perhitungan debit yang melewati pintu sorong terdapat dua kondisi yang harus dibedakan berdasarkan. Kondisi pertama adalah kondisi dimana ujung pintu tidak tenggelam. Dalam kondisi ini kecepatan aliran air yang

melewati pintu tidak dipengaruhi oleh tinggi permukaan air dihilir. kondisi kedua adalah kondisi tenggelam dimana ujung pintu berada dibawah permukaan air dihilir pintu sorong. Dalam kondisi ini kecepatan aliran dipintu dipengaruhi oleh beda ketinggian permukaan dihulu dan hilir pintu sorong. Pada kenyataannya ada faktor pengurang dari hasil perkalian penampang pintu dengan kecepatan aliran. Faktor-faktor ini dipengaruhi oleh bentuk pintu dan kekasaran permukaan saluran. Penelitian ini mencoba untuk mempelajari debit pada kondisi tenggelam. Penelitian ini menggunakan saluran segi empat di laboratorium dengan menvariasikan tinggi pintu dan debit aliran. Dari penelitian ini penulis mendapatkan sebuah nilai konstanta yang berbeda dari Iiteratur yang telah ada. Hal ini membuat penulis rnenyimpulkan kemungkinan adanya faktor lain yang akan mempengaruhi kecepatan aliran selain bentuk pintu. Penulis harapkan hasil tulisan ini dapat memberi awalan untuk penelitian lebih lanjut.

Energi Pada Fluida


Prinsip Bernoulli adalah sebuah istilah di dalam mekanika fluida yang menyatakan bahwa pada suatu aliran fluida, peningkatan pada kecepatan fluida akan menimbulkan penurunan tekanan pada aliran tersebut. Prinsip ini sebenarnya merupakan penyederhanaan dari Persamaan Bernoulli yang menyatakan bahwa jumlah energi pada suatu titik di dalam suatu aliran tertutup sama besarnya dengan jumlah energi di titik lain pada jalur aliran yang sama. Prinsip ini diambil dari nama ilmuwan Belanda/Swiss yang bernama Daniel Bernoulli.

Tumbukan Pancaran Air


Sob ora ketemu!!!!!!!!!!!!!

Tekanan air pada dinding tegak


Ketika kita membahas Fluida, konsep Tekanan menjadi sangat penting. Ketika fluida berada dalam keadaan tenang, fluida memberikan gaya yang tegak lurus ke seluruh permukaan kontaknya. Misalnya kita tinjau air yang berada di dalam gelas; setiap bagian air tersebut memberikan gaya dengan arah tegak lurus terhadap dinding gelas. jadi setiap bagian air memberikan gaya tegak lurus terhadap setiap satuan luas dari wadah yang ditempatinya, dalam hal ini gelas. Demikian juga air dalam bak mandi atau Air kolam renang. Ini merupakan salah satu sifat penting dari fluida statis alias fluida yang sedang diam. Gaya per satuan luas ini dikenal dengan istilah tekanan. Mengapa pada fluida diam arah gaya selalu tegak lurus permukaan ? masih ingatkah dirimu dengan eyang Newton ? nah, Hukum III Newton yang pernah kita pelajari mengatakan bahwa jika ada gaya aksi maka akan ada gaya reaksi yang besarnya sama tetapi berlawanan arah. Ketika fluida memberikan gaya aksi terhadap permukaan, di mana arah gaya tidak tegak lurus, maka permukaan akan memberikan gaya reaksi yang arahnya juga tidak tegak lurus. Hal ini akan menyebabkan fluida mengalir. Tapi kenyataannya khan fluida tetap diam. Jadi

kesimpulannya, pada fluida diam, arah gaya selalu tegak lurus permukaan wadah yang ditempatinya. Sifat penting lain dari fluida diam adalah fluida selalu memberikan tekanan ke semua arah. Masa sich ? Untuk lebih memahami penjelasan ini, silahkan masukan sebuah benda yang bisa melayang ke dalam gelas atau penampung (ember dkk) yang bersisi air. Jika air sangat tenang, maka benda yang anda masukan tadi tidak bergerak karena pada seluruh permukaan benda tersebut bekerja tekanan yang sama besar. Jika tekanan air tidak sama besar maka akan ada gaya total, yang akan menyebabkan benda bergerak (ingat hukum II Newton)

Aliran Diatas ambang lebar

Bit Kita berdua ra connect blas,,,,,,,, Kamu dh dapet to??? Nek ada apa apa xmx. ok !!!! By : Majid & Ndaru

Anda mungkin juga menyukai