Sistem Integumen, Otot, dan Rangka Ikan Layang
OLEH :
ARJUN DARMA FITRA
2304114383
TEKNOLOGI HASIL PERIKANAN
KAMIS/SESI 2/10.00-12.00
KELOMPOK 3
KATA PENGANTAR
Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT. Tuhan Yang Maha Esa karena
atas izin dan kehendak-Nya, makalah ini dapat penulis selesaikan pada waktunya.
Penulisan dan pembuatan laporan ini bertujuan untuk memenuhi tugas mata
kuliah ikhtiologi. Adapun yang kami bahas dalam laporan praktikum ini mengenai
Sistem Integumen, Otot, dan Rangka.
Dalam penulisan laporan ini penulis menemui berbagai hambatan yang
dikarenakan terbatasnya ilmu pengetahuan penulis mengenai hal yang berkenan
dengan penulisan makalah ini. Oleh karena itu penulis mengucapkan terima kasih
kepada pihak-pihak yang telah membantu dalam pembuatan laporan ini .Terutama
kepada asisten laboratorium yaitu kak Aryanty Ulandari yang membantu selama
proses praktikum berlangsung dan anggota kelompok 3 .
Dalam laporan ini penulis sudah berusaha untuk dapat menyusunnya dengan
baik. Tetapi penulis yakin makalah ini masih banyak kekurangan. Oleh karena itu,
penulis mengharapkan saran dan juga kritik untuk menyempurnakan laporan ini.
Penulis berharap laporan ini dapat menjadi referensi dan berguna bagi kami dan
siapa pun yang membacanya.
DAFTAR ISI
Isi Halaman
KATA PENGANTAR ............................................................................... i
DAFTAR ISI .............................................................................................. ii
DAFTAR TABEL ..................................................................................... iv
DAFTAR GAMBAR ................................................................................. v
DAFTAR LAMPIRAN ............................................................................. vi
I. PENDAHULUAN ..................................................................................
1.1. Latar Belakang ................................................................................. 1
1.2. Tujuan Praktikum ............................................................................. 3
1.3. Manfaat Praktikum ........................................................................... 3
II. TINJAUAN PUSTAKA .......................................................................
2.1. Sistem Integumen ........................................................................... 4
2.2. Sistem Otot ..................................................................................... 5
2.3. Sistem Rangka ................................................................................ 5
2.4. Karakteristik Ikan Layang Biru (Decapterus macarellus)……….. 6
III. METODOLOGI PRAKTIKUM ......................................................
3.1. Waktu dan Tempat ........................................................................ 7
3.2. Alat dan Bahan .............................................................................. 7
3.3. Metode Praktikum ......................................................................... 8
3.4. Prosedur Praktikum ....................................................................... 8
IV. HASIL DAN PEMBAHASAN ...........................................................
4.1. Hasil .............................................................................................. 9
4.1.1. Klasifikasi Ikan Layang Biru (Decapterus macarellus)......... 9
4.1.2. Sistem Integumen Ikan Layang Biru (Decapterus macarellus) 10
4.1.3. Sistem Otot Ikan Layang Biru (Decapterus macarellus)......... 10
4.1.4. Sistem Rangka Ikan Layang Biru (Decapterus macarellus)... 11
4.2. Pembahasan ................................................................................ 13
iii
DAFTAR TABEL
Tabel Halaman
1. Alat Praktikum ............................................................................. 7
2. Bahan Praktikum ........................................................................... 7
v
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1. Halaman
1. Ikan Layang Biru (Decapterus macarellus) ........................................ 9
2. Sisik Cycloid Ikan Layang Biru (Decapterus macarellus)................... 10
3. Otot Ikan Layang Biru (Decapterus macarellus) ................................ 10
4. Kerangka Tubuh Ikan Layang Biru (Decapterus macarellus) ............ 11
5. Kerangka kepala Ikan Layang Biru (Decapterus macarellus)............. 11
6. Vertebrae abdominal Ikan Layang Biru (Decapterus macarellus)....... 12
7. Vertebrae Caudal Ikan Layang Biru (Decapterus macarellus)............. 12
8. Sirip Ikan Layang Biru (Decapterus macarellus)................................. 12
vi
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran Halaman
1. Alat Praktikum............................................................................... 19
2. Bahan Praktikum............................................................................ 20
3.
1
I. PENDAHULUAN
terbesar diperkirakan 40.000 spesies, sementara yang tercatat hingga saat ini
sekitar 25.000. Terdapat sekitar 13.630 spesies ikan yang berada di perairan laut,
dikarenakan hampir 70% permukaan bumi terdiri dari air laut dan perairan tawar
hanya sekitar 1% saja (C. Siagian, 2019)
Integumen atau kulit ikan memiliki kesamaan dan perbedaan penting dari
integumen vertebrata lain. Untuk ikan, seperti untuk vertebrata lainnya, integumen
adalah selubung tubuh yang tidak hanya memisahkan dan melindungi hewan dari
lingkungannya, tetapi juga menyediakan sarana untuk melakukan sebagian besar
kontak dengan dunia luar (Elliott, 2019).
Otot pada ikan merupakan urat daging yang membentuk daging ikan. Otot
ikan terdiri dari tiga jenis otot berdasarkan struktur dan fungsinya, yaitu otot
polos, otot h, dan otot jantung. Otot dibagi menjadi dua jenis berdasarkan
responsnya terhadap rangsangan, otot yang mengontrol sinyal dari sistem saraf
pusat dan yang tidak. Berdasarkan perlekatannya dapat dibedakan menjadi dua
golongan, yaitu otot yang berada pada rangka yaitu otot bergaris dan yang tidak
melekat pada rangka yaitu otot jantung dan otot polos. Sistem otot pada ikan
tersebar hampir diseluruh tubuh sehingga setiap system otot tersebut mempunyai
peranan atau fungsi tersendiri sesuai dengan tempat dimana dia terdapat. Namun
dengan demikian, secara umum sistem otot mempunyai fungsi untuk
menggerakkan bagian-bagian tertentu dari tubuh ikan, sehingga secara
keseluruhan menyebabkan ikan mampu bergerak atau berenang. salah satu
susunan otot yang membuat kontraksi yaitu epaxial dan hypaxial yang
menyebabkan tubuh menekuk (Kahby et al., (2023).
Ikan layang biru (Decapterus macarellus) merupakan salah satu jenis ikan
pelagis kecil yang dominan tertangkap dan mempunyai nilai ekonomi yang tinggi,
terutama untuk daerah dengan perairan yang lebih oseanik seperti di perairan
Indonesia bagian timur (Zamroni et al., 2019) . Ikan laying (Decapterus
macarellus) adalah salah satu sumber daya hayati laut yang telah menjadi
komoditi penting dalam kehidupan manusia. Pemanfaatan ikan layang menjadi
ikan konsumsi sebagai sumber protein hewani dengan harga relatif [Link]
layang juga digunakan sebagai ikan umpan dalam penangkapan ikan tuna
dan cakalang (Karundeng et al., 2022).
3
Otot adalah jaringan yang paling banyak terdapat pada sebagian besar hewan.
Sistem otot atau sistem urat daging pada ikan berfungsi sebagai pembentuk tubuh
dan penghasil daya gerak terhadap ikan. Pada umumnya ikan mempunyai tiga
macam urat daging, yaitu urat daging bergaris, urat daging licin dan urat daging
jantung. Secara fungsional urat daging dibedakan menjadi dua tipe, yaitu yang
dibawah rangsangan otak (voluntary), ialah urat daging bergaris dan yang tidak di
bawah rangsangan otak (involuntary), ialah urat daging licin dan urat daging
jantung (Raharjo, 2021).
Ikan mempunyai tiga macam urat daging atau otot berdasarkan fungsi dan
strukturnya, yaitu otot licin, otot bergaris/rangka dan otot jantung. Dari
penempelannya dibedakan menjadi dua yaitu otot menempel pada rangka (otot
bergaris), yang tidak menempel pada rangka (otot jantung) dan otot polos. Sistem
otot atau sistem urat daging pada ikan dibedakan menjadi dua tipe, yaitu yang
dibawah rangsangan otak dan yang tidak dibawah rangsangan otak (Jaelani,
2019).
Urat daging pada ikan terbagi menjadi urat daging bagian atas (epaxial) dan
urat daging bagian bawah (myosepta). Kedua urat daging ini dipisahkan oleh
jaringan ikan yang disebut horizontal septum. Urat daging ini dipisahkan oleh
jaringan ikan yang disebut horizontal septu. Urat daging pada ikan terlihat seperti
tersusun atas blok-blok. Blok-blok ini dinamakan myotome sedangkan kumpulan
dari blok urat daging ini dinamakan myosepta (Hariyono, 2021).
Sirip punggung pendek, tidak sampai melebihi garis vertical dari ujung posterior
duri-duri perut, garis lateral terdiri dari 68-79 sisik berbentuk cycloid.
Handphone Dokumentasi
8
buku penuntun praktikum. Jika praktikum sudah selesai bersihkan meja praktikum
sampai bersih seperti pada saat sebelum praktikum
4.1. Hasil
4.1.1. Klasifikasi Ikan Layang Biru (Decapterus macarellus)
Nama Lokal Ikan : Layang Biru
Kingdom : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Actinopterygii
Ordo : Perciformes
Famili : Carangidae
Genus : Decapterus
Spesies : Decapterus macarellus
Habitat : Air Laut
2. Kerangka kepala
3. Vertebrae
4.2. Pembahasan
4.2.1. Sistem integument
Berdasarkan praktikum yang telah dilaksanakan diperoleh hasil bahwa
Ikan Layang Biru (Decapterus macarellus) memiliki tipe sisik cycloid. Pada sisik
jenis ini terdapat garis berbentuk seperti sirculi dan annuli. Dibagian anterior sisik
terdapat radi dan pada bagian posterior terdapat rigi-rigi yang terdiri satu baris
atau lebih.
5.1. Kesimpulan
Kesimpulan yang didapat dari melakukan pratikum ini adalah. Spesies Ikan
Ikan Layang Biru (Decapterus macarellus). Pada ikan memiliki tiga sistem yang
berbeda yaitu , sistem integument, sistem otot dan sistem rangka, ikan Layang
Biru memiliki sisik yang berbentuk cycloid, dan pada otot daging dibagian dorsal
adalah epaxial sedangkan dibagian ventral adalah hepaxial. Pada tengkorang ikan
Layang Biru terdiri dari chondrocranium dan branchiocranium, ikan Layang Biru
memiliki vertebrae, yaitu abdominal dan caudal. Bentuk sirip ekor ikan Bawal
putih adalah homocercal.
5.2. Saran
Sebaiknya pada saat melakukan praktikum, semua praktikan harus menguasai
betul materi yang sedang dipraktikumkan, agar praktikan mengetahui prosedur
praktikum dengan baik dan praktikum dapat berjalan dengan lancar, setelah itu
untuk praktikum selanjutnya sebelum melakukan kegiatan praktikum sebaiknya
setiap kelompok praktikan berkumpul sesuai dengan kelompok masing-masing
16
DAFTAR PUSTAKA
Ferdyan, R., Razak, A., Sumarmin, R., & Zulyusri, Z. (2020). Analisis Relevansi
Materi Superkelas Pisces dalam Aspek Penerapan Ilmu Taksonomi
Hewan di Sekolah. Biodik.
Fernando, A. (2020). Sistem Integumen dan Sistem Otot pada Vertebrata. (Power
Point slides)
Hariyono. (2021), Variasi Sistem Rangka Pada Ikan Dokun (Puntius Lateristriga)
di Sumatera. Jurnal Biota.
17
Jaelani, G. (2019). Analisis Sistem Rangka dan Otot Tiga Strain Ikan Nila dan
Satu Strain Ikan Mujair Berdasarkan Karakter Morfologinya. Jurnal
Perikanan.
Karundeng, C., Manginsela, F. B., Lohoo, A. V, Tilaar, F. F., Sangari, J. R. R., &
Kusen, J. D. (2022). Karakteristik Meristik Dan Morfometrik Ikan Layang
Biru Decapterus macarellus (Cuvier, 1833).
Ridho, M.R., Eppendi, P.S., Nurliyana., Rita, Y dan Rida, H. (2021). Penuntun
Praktikum Ikhtiologi.
Unihehu, A. L., & Suharjo, I. (2021). The Klasifikasi Jenis Ikan Berbasis
Jaringan Saraf Tiruan Menggunakan Algoritma Principal Component
Analysis (PCA). Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer Fakultas Ilmu Komputer
Universitas Al Asyariah Mandar, 7(2), 27-32.
18
LAMPIRAN
19
20