Anda di halaman 1dari 8

MULLUSCA Mollusca adalah binatang kelompok invertebrata, yang diwakili lebih dari 150.

000 yang hidup & ribuan yang telah menjadi fosil . Mollusca telah menyebar pada setiap tempat hidup air dan telah hidup hingga ke darat, merupakan jenis yang paling sukses hidup dari phylum lainnya sepanjang waktu geologi & dipercaya sebagai penentu untuk fosil indeks. Mollusca muncul sejak zaman Kambrium hingga sekarang. Saat ini diperkirakan ada 75 ribu jenis, serta 35 ribu jenis dalam bentuk fosil Mollusca memiliki beberapa sifat umum, diantaranya: 1. Mempunyai bagian tubuh yang lunak dengan dilapisi oleh bagian kulit yang keras 2. Merupakan golongan hewan yang tidak bertulang belakang 3. Mempunyai daya adaptasi yang tinggi 4. Hidup pada air asin, payau hingga air tawar 5. Muncul dari Zaman Kambrium hingga sekarang 6. Tubuh Mollusca terdiri dari kaki, massa viseral, dan mantel 7. Ukuran dan bentuk tubuh Mollusca sangat bervariasi 1.1 Klas Pelecypoda Berasal dari bahasa Yunani : Pelekys = kapak kecil ,Pous=kaki atau

dengan kata lain Binatang yang mempunyai kaki yang mirip kapak kecil. Disebut juga Lamellibranchia = lempeng kecil . Binatang dari Phylum ini memilki insang, test dari kulit kerang (bivalve) dimana dua valve ini dihubungkan dengan sistem engsel yang terdiri dari gigi & socket. Bagian dalam test ini dilapisi oleh

membrant yang tipis dimana kearah posteior kulit mantel dapat membentuk saluran-saluran. Pada umumnya, Pelecypoda yang hidup di lumpur mempunyai siphon yang lebih besar dibandingkan yang hidup di laut. Klasifikasi Pelecypoda didasarkan pada bagian tubuh tertentu, yaitu insang, Susunan gigi dan otot penutup kelopaknya. Bentuk gigi yang sederhana telah dijumpai pada zaman Ordovisium & terjadi evolusi gigi hingga menjadi dua susun

Bagian Tubuh Pelecypoda :

Kata Pelecypoda berasal dari kata Yunani, yaitu pelekys (kapak kecil) dan pous (kaki) yang berarti binatang yang mirip kapak. Disebut juga Lamellibranchia yang berarti lempeng kecil. Mempunyai insang, test, dan kulit kerang (bivalve) yang sama besar terbentuk dari zat gamping. Dimana kedua valve ini dihubungkan dengan sistem engsel yang terdiri dari gigi dan socket. Pada bagian dalam test dilapisi membran tipis dimana kearah posterior kulit mantel dapat membentuk saluran-saluran. Saluran-saluran dapat tergantung menjadi tabung besar yaitu: Incurrent siphon, yang merupakan saluran untuk memasukkan air + O + makanan, Excurrent siphon, yang merupakan saluran yang mengeluarkan air dan kotoran.Hewan ini mulai muncul pada zaman Ordovisum Bawah sampai Resen. Pda umumnya Pelecypoda yang hidup lumpur mempunyai siphon yang lebih besar dibandingkan dengan yang hidup laut. Kulit mantel pelecypoa melekat pada bagian pinggir kulit kerang (valve). Pallial line (garis mantel) adalah garis parit yang merpakan bekas dari tempat melekatnya Pelecypoda, muscle scar berfungsi utuk menutup valve. Untuk membuka valve digunakan ligamen, yaitu pita yang elastis yang terbuat dari konsiolin. Sedang jika tak mempunyai ligamen menggunakan resillium, yaitu aliran yang terletak pada bidang segitiga (resilifer). Cara untuk menentukan dan membedakan bagian Posterior dan Anterior: Dilihat muscle scarnya, jika besar berarti posterior, sedang yang kecil berarti anterior.

Jika muscle scarnya sama besar sama besar, apabila ditemukan pallial sinusnya maka bagian itu adalah anterior. Jika Monomyaria (satu musle scar), bila yang ditemukan /dapatkan muscle scar maka bagian itu adalah posterior. Dengan melihat escutcheonnya, bagian yang ditemukan adanya lekuk (lunule) disebut anterior, sedang bagian escutcheon adalah posterior. Klasifikasi Pelecypoda didasarkan pada bagian tubuh tertentu, yaitu insang, susunan gigi, otot penutup kelopak, evolusi maupun gabungan dari insang, susunan giginya dan otot penutup kelopaknya. Klasifikasi berdasarkan struktur insangnya biasa dipakai oleh ahli biologi dan terutama berguna bagi penyelidikan Pelecypoda zaman sekarang. Seadngkan klasifikasi berdasar susunan gigi pada engsel dianggap penting sekali bagi Paleontologi karena bisa diperiksa serta diamati pada fosil-fosilnya. Kemungkinan gigi-gigi ini mulai tumbuh tidak rata pada tepi dorsal cangkang yang tujuan mencegah pergesekan kedua kelopak. Bentuk geligi yang sederhana sudah dijumpai pada zaman Ordovisium. Segera setelah irtu terjadi evolusi gigi menjadi dua susun. Klasifikasi pelecypoda menurut C.H. OOSTINGS Klas Pelecypoda dibagi menjadi 3 ordo,yaitu : 1. Ordo Taksodonta Mempunyai kisaran umur Ordovisium- Resen, mempunyaio gigionyang hampir sama besar dan berjumlah 35 buah.Umumnya mempunyai muscle scar dua (dimyaria) Famili Nuculida, Contoh : Nucula zweryekii

Famili Arcidae, Contoh : Arca naficulatiar, Arca djoerensis, Arca bistigrata. 2. Ordo Anisomyaria (Ordovisium Resen) Mempunyai dua mucle scar, dimana muscle scar bagian belakang (posterior) lebih besar dari anterior, serta mempunyai gigi dan socket dua buah. Famili Astreidae, Contoh : Ostrea pauluceiae, Ostrea folium Famili Anomiidae, Contoh : Anomia doettgeri, Placenta ephippium. Famili Mytilidae. 3. Ordo Eulamellibranchiata (Silur Resen) Mempunyai anterior muscle scar yang lebih kecil dari posterior muscle scar, tapi umumnya sama besar. Gigi dan susunan giginya tidak sama besar. Famili Cressatellidae, Contoh : Cressatela rediata Famili Condylocardiidae. Famili Corbiculidae, Contoh : Poymesoda tegalensis. Famili Cardidae. Famili Veneridae. Famili Tellinidae, Contoh : Tellina inflata Famili Teredinae. Klasifikasi menurut Robert R.Shrock Klas pelecypoda dibagi menjadi 3 ordo, Yaitu : 1. Ordo Taksodonta (Ordovisium Resen) Superfamili Nuculacea : Nucula, Nuculana. Superfamili Arcaeca : Arca.

2. Ordo Anisomyaria (Ordovisum Resen) Superfamili Ostreacea : Ostrea. Superfamili Pterica : Ambonychia, Pterinea. Superfamili Mytilacea : Mytilus. Superfamili Pectinacea : Pecten, Lyropecten. Superfamili Anemoacea : Anomia. 3 Ordo Eulamellibranchiata (Silur Devon) Superfamili Trigonacea : Trigonia. Superfamili Astartacea. Superfamili Carditace. Superfamili Cyprinacea. Superfamili Veneracea : Venus, Petrcola. Superfamili Tellinacea : Tellina, Tagelus. Superfamili Myacea : Mya, Corbula.

1.2 Klas Gastropoda Gastropoda, berasal dari kata: Gaster : perut, podos :kaki. Jadi Gastropoda adalah hewan yang bertubuh lunak, berjalan dengan perut yang dalam hal ini disebut kaki. Gastropoda adalah hewan hemafrodit, tetapi tidak mampu melakukan autofertilisasi. Beberapa contoh Gastropoda adalah bekicot (Achatina fulica), siput air tawar (Lemnaea javanica), siput laut (Fissurella sp), dan siput perantara fasciolosis (Lemnaea trunculata).

Cirri umum dari klas gastropoda: Merupakan klas yang terbesar dari Phylum Mollusca, dengan ciri-ciri ,hidup di air laut & air payau. Rumahnya terdiri dari satu test yang terputar (terpilin) memanjang melalui satu sumbu. Tubuhnya terdiri dari kepala, kaki dan alat pencernaan. Kepala dilengkapi dengan alat pengunyah yang disebut rongga mantel (berfungsi sebagai insang pada air laut & berfungsi sebagai paru-paru pada lingkungan darat. Test terdiri dari zat gampingan dan terputar secara spiral melalui satu garis lurus (putaran involut & evolut).Arah putaran test gastropoda terdiri dari Dextral (searah jarum jam) & Sinistral (berlawanan putaran jarum jam).

(Gambar bagian Tubuh Gastropoda) Klasifikasi gastropoda: 1.Subclass Protogastropoda Ordo Cynostraca Ordo Cochliostracea

2.Subclass Prosobranchia Ordo Archaeogastropoda Ordo Mesogastropoda Ordo Neogastropoda 3.Subclass Opisthobranchia Ordo Pleurocoela Ordo Pteropoda Ordo Acoela 4.Subclass Pulmonata Ordo Basommatophora Ordo Stylommatophora