Anda di halaman 1dari 13

KESEHATAN

Sejuta Manfaat Buah Anggur


Jumat, 3 Juli 2009

Anggur merah ternyata memiliki "sejuta" manfaat. Satu khasiat yang paling banyak dicari adalah bisa membuat seseorang yang rajin mengonsumsinya menjadi awet muda. Karena anggur merupakan sumber antioksidan yang tinggi serta kaya kalium untuk menghambat penuaan dini. Selain itu, anggur dipercaya mencegah penyakit infeksi seperti influenza. "Jus anggur dipercaya dapat mencegah dan membantu penyembuhan beberapa penyakit infeksi virus seperti influenza," kata Prof Ali Khomsan, ahli kesehatan gizi dari Departemen Gizi Masyarakat Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam diskusi "Anggur Sebagai Sumber Energi dan Stamina yang Menyehatkan" yang diselenggarakan PT Bintang Toedjoe--produsen minuman Extra Joss, di Jakarta, belum lama ini. Buah anggur termasuk dalam famili Vitaceae dan genus Vitis. Bentuk buah anggur hampir bulat dengan kulit buahnya berwarna merah kehitaman, hijau, kuning keemasan, atau ungu dan dilapisi tepung. Daging buahnya mempunyai rasa asam manis, dan kandungan airnya banyak. Jenis asam yang dominan pada anggur adalah asam maleat dan asam sitrat. Penyebab rasa manis pada anggur adalah tingginya kadar glukosa dan fruktosa. Prof Ali Khomsan menambahkan, berbagai penelitian menunjukkan, biji anggur mengandung pycnogenol sebagai penguat kolagen untuk kelenturan pembuluh darah (anti aging) dan kulit anggur ternyata kaya flavonoid dengan daya antioksidan lebih tinggi dari vitamin C. Tak hanya itu, buah anggur sendiri kaya kalium untuk mengontrol tekanan darah. "Secara keseluruhan buah anggur mengandung banyak manfaat. Khasiat lain yang dimiliki anggur, adalah untuk mengatasi kelelahan dan hipoglikemi karena kandungan gula alaminya yang sangat tinggi, terutama dalam bentuk glukosa dan fruktosa," ujarnya. Khomsan menunjukkan data terbaru di Prancis yang mengungkap angka penyakit jantung koroner 50 persen lebih rendah dibanding negara-negara lain di dunia. Setelah diteliti, orang Prancis ternyata suka makan enak, diikuti minum anggur. Ketika disinggung anggur bisa memabukkan, Khomsan mengutip pendapat ahli nutrisi Melissa S Garcia. "Minum anggur baik, tetapi perhatikan alkohol yang menyertainya ada atau tidak," jelasnya. Manfaat anggur telah banyak diteliti sebelumnya. Pada tahun 1870, ahli kesehatan Dr John Harvey Kellog, memberikan resep anggur untuk berbagai penyakit. Untuk kesembuhan, dia hanya memberikan resep makan buah anggur dengan takaran tertentu. Menurut The George Mateljan Foundation, anggur juga memiliki nilai gizi yang sangat luar biasa. Tiap 100 gram anggur paling tidak 25 komponen gizi yang dibutuhkan oleh tubuh. Sebut saja kalsium, kalium, vitamin A, Vitamin C, dan thiamin. Kandungan mineral dalam anggur yang memiliki manfaat kesehatan bagi tubuh antara lain mangan. Zat itu sangat diperlukan tubuh dalam sintesis energi sehingga dapat membantu menjaga kestabilan gula dalam darah. Mangan juga diperlukan tubuh untuk metabolisme lemak dan pembentukan jaringan ikat dan tulang. Anggur disebut mengandung karotenoid dan likopen yang tinggi. Kedua zat kimia tersebut dikenal luas akan kemampuannya menghambat berbagai penyakit tubuh. Kandungan antioksidan dalam anggur tersebut sudah diyakini kalangan luas sebagai pelindung sel dari radikal bebas penyebab penyakit degeneratif, seperti

penyakit jantung, kanker, dan beberapa penyakit akibat penuaan. Anggur mempunyai banyak khasiat bagi kesehatan karena kandungan kimia yang berada di dalamnya, salah satu di antaranya flavonoid. Flavonoid merupakan senyawa fitokimia yang memberikan warna ungu pada buah anggur. Flavonoid dapat mencegah oksidasi LDL (kolesterol jahat) 20 kali lebih kuat daripada vitamin E, yang selama ini dikenal sebagai antioksidan alami. "Anggur merah juga sangat baik untuk dikonsumsi penderita kolestrol tinggi (hiperkolesterolemia). Kandungan saponin pada anggur. sangat bermanfaat untuk menghambat dan mencegah penyerapan kolestrol di dalam darah," ujarnya. Kandungan vitamin C, B6, K dan B1 dalam anggur juga tinggi dengan khasiat yang luar biasa bagi tubuh. Vitamin C buah anggur dapat meningkatkan imunitas dan penyembuhan luka. Kandungan B6 pada anggur juga sangat penting untuk otak agar dapat berfungsi normal. Kulit anggur juga memiliki kandungan resveratrol yang merupakan sumber penting dari flavonoids, termasuk katekin, quercetin, prosianidin, dan antosianin. Resveratrol ditemukan pada sebagian besar kulit buah anggur. Penelitian beberapa tahun terakhir menyimpulkan, resveratrol kemungkinan dapat membantu awet muda dan mencegah kanker. Selain itu, anggur terbukti dapat membantu kaum perempuan dalam mencegah sakit akibat pengobatan kanker payudara. Para dokter di Institute of Cancer Research membuktikan bahwa antioksidan yang terkandung dalam anggur dapat melindungi tubuh dari radiasi fibrosis, yakni pengerasan jaringan di sekitar payudara akibat radioterapi yang rasanya sangat menyakitkan. Kondisi ini dialami oleh ribuan perempuan di seluruh dunia setiap tahunnya. Melalui tes laboratorium, jus anggur terbukti mampu menghentikan produksi hormon estrogen dalam sel. Penelitian terakhir menggunakan tikus yang ditanami sel tumor menunjukkan bahwa tikus yang diberi 0,5 ml jus anggur selama lima minggu, ukuran tumornya hanya sepertiga dari tikus yang tidak diberi jus anggur. Lebih jauh Khomsan mengatakan, mengonsumsi anggur dapat dilakukan dengan memakan buahnya secara langsung. "Tetapi juga bisa dalam bentuk jus atau lewat serbuk (ekstrak) yang berasal dari sari buah asli," katanya. Namun demikian, sudah menjadi rahasia umum buah anggur termasuk jenis buah yang mahal bagi sebagian masyarakat di Indonesia. Harga satu kilogram anggur bisa mencapai puluhan ribu rupiah. Sehingga tidak semua lapisan masyarakat bisa mencicipi anggur. Senior Brand Manager PT Bintang Toedjoe, Fanny Kurniati menyatakan, agar semua lapisan masyarakat bisa mengonsumsi anggur, pihaknya menyediakan ekstrak sari buah anggur asli. Sari buah anggur asli ini, kata Fanny, telah mendapat pengawasan ketat Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bahkan menggunakan standar internasional. Tapi sayangnya, sari buah anggur berbentuk ekstrak ini bahan bakunya masih impor dari Brasil. "Indonesia belum memiliki teknologi ekstrak," jelasnya. (Tri Wahyuni)

http://www.suarakarya-online.com/news.html?id=230568

23 November, 2007 - 09:30

Karena lebih nyaman dikonsumsi, anggur tanpa biji lebih banyak dicari. Namun, perlukah kita membatasi diri hanya mau mengkonsumsi buah anggur tanpa biji, bila ternyata mengunyah serta biji-bijinya justru memperkaya khasiatnya? Anggur diperkirakan merupakan tanaman tertua yang dibudidayakan manusia. Buktinya, dalam mumi di Mesir yang telah berusia lebih dari 3.000 tahun ditemukan biji-biji anggur yang diduga merupakan bekal kematian. Atasi Gangguan Pembuluh Darah & Kanker Perjalanan anggur sebagai makanan obat ternyata telah berawal pada zaman Mesir kuno. Selain disajikan sebagai buah meja di lingkungan Kekaisaran Yunani dan Mesir Kuno, buah anggur telah dimanfaatkan sebagai bagian dalam pengobatan alami gangguan pencernaan. Kini kita tahu mengapa anggur memiliki khasiat tersebut, yaitu karena kandungan magnesiumnya yang melimpah. Magnesium memang vital bagi tubuh kita sebagai penggiat fungsi sistem pencernaan. Selain karena magnesiumnya, manfaat anggur juga sebagai penggelontor kotoran (buang air besar) lantaran kandungan serat kasarnya yang malimpah dalam kulit buah. Kemampuan anggur sebagai pembersih usus makin baik karena magnesium dan kandungan seratnya masih diperkaya dengan zat pencahar ringan (laksatif) yang terdapat dalam buah anggur. Demikian penegasan Dr Bernard Jensen, penulis buku laris Eating Right For Health, Vitality, and Longevity dalam bukunya yang lain yakni Foods That Heal. Walaupun bermanfaat, mengkonsumsi anggur bersama kulit buah dan bijinya bisa membuat iritasi pada penderita gangguan lambung. Karena itu, bila pencernaan Anda sensitif sebaiknya berhati-hati mengosumsi biji-biji anggur. Latihlah pencernaan Anda dengan mengosumsinya dalam jumlah terbatas dulu, sambil mengamati reaksinya. Jus buah anggur berbiji yang diproses menggunakan juice extractor, sehingga minum serat kasar tetapi kaya senyawa OPC, paling disarankan bagi Anda yang memiliki sistem pencernaan sensitif. Rajin mengosumsi anggur atau jus anggur bisa membangkitkan semangat, menghilangkan rasa lelah, dan meningkatkan kekebalan tubuh. Dikatakan Dr Jensen hal ini sebagai dampak kemampuan jus anggur membersihkan hati/liver dan menggiatkan fungsi ginjal. Secara alami, buah anggur merupakan makanan pembentuk basa (alkaline forming). Sifat membentuk basa dengan kandungan air berlimpah dalam anggur menjadikan pembuluh darah memiliki kemampuan lebih besar dalam menggelontor timbunan toksin dan lemak dalam pembuluh darah. Kondisi ini mencegah terjadinya penyempitan/penyumbatan pembuluh darah.

Anggur juga mengandung enzim yang bersifat tonik penggiat fungsi empedu. Peningkatan fungsi empedu akan meningkatkan efisiensi pengubahan lemak mejadi asam empedu, yang akan dibuang ke luar tubuh, sehingga mencegah terjadinya lonjakan kadar lemak darah (hiperlipidemia). Karena itu, rajin menyantap anggur dan mengosumsi jus anggur amat disarankan bagi pengidap hipertensi, serta kadar kolesterol/trigleserida darah berlebihan. Dalam butir-butir buah anggur tersimpan banyak gula buah alami, yang merupakan energi siap pakai. Anggur berwarna gelap seperti anggur merah, anggur biru, dan anggur ungu sangat kaya akan zat besi, yaitu mineral penyusun sel-sel darah merah yang merupakan pengangkut sumber energi. Kombinasi antara melimpahnya gula buah alami dan zat besi membuat kita bertenaga kembali setelah mengunyah dengan baik buah anggur atau minum jus anggur dalam jumlah cukup. Menurut Dr Jensen, menyantap anggur atau minum jus anggur segar satu kali setiap hari selama seminggu berturut-turut bisa membantu menggiatkan tubuh menguras racun. Untuk tujuan ini, Dr Jensen menganjurkan agar anggur dikonsumsi secara tunggal (boleh dikombinasikan dengan buah anggur jenis berbeda, misalnya anggur merah dan anggur hijau), tetapi tidak dikonsumsi bersamaan dengan buah-buahan lainnya. Anggur Berlimpah Senyawa Antikanker Tanaman anggur paling rentan terhadap serangan kapang, terutama kapang cendawan atau kapang jelaga, yang secara awam sering disebut "jamur". Meskipun mengganggu asimilasi daun, sehingga mengganggu perkembangan optimal buah-buah anggur, serangan kapang justru mendatangkan keuntungan. Secara alami tanaman anggur akan membentuk antibodi 3,5,4trihidroksi-trans-stibena, yang populer dengan nama resveratrol. Ketika kita mengonsumsi anggur, resveratrol turut masuk ke dalam tubuh kita dan meningkatkan konsentrasi antibodi, sehingga menggenjot sistem kekebalan tubuh kita. Konsentrasi tinggi resveratrol dalam tubuh telah diteliti mampu menikam perkembangan pesat sel tak sehat, balk berupa tumor maupun kanker. Keampuhan resveratrol alami dalam buah anggur ini sudah terbukti lewat kemampuannya mengganyang sel-sel kanker dalam tiga tahapan. Bila anggur lebih dini dikonsumsi, resveratrol sudah akan beraksi meredam kerusakan DNA dalam sel pada tahap awal pertunasan sel benih kanker. Kalau pun perkembangan sel kanker telah beranjak lebih lanjut, dari sel normal berangsur-angsur menjadi sel kanker, resveratrol tetap masih mampu menaklukkannya. Bahkan, bila sel kanker telah tumbuh subur dan menyebar, resveratrol bisa tetap giat melemahkannya. Namun tentu saja kekuatan pertumbuhan sel kanker tak mampu hanya diredam dengan resveratrol dan buah anggur semata. Untuk itu, diperlukan pola makan kaya bahan makanan nabati mentah (raw food) yang berlimpah zat-zat antioksidan. Kandungan senyawa antikanker ini umumnya banyak terdapat dalam buah anggur berwarna gelap, terutama anggur merah, anggur biru, dan anggur ungu. Kandungan resveratrol tertinggi terdapat di bagian kulit buah anggur!

Ekstrak Biji Anggur Ampuh Perangi Penuaan Kita umumnya lebih menyukai anggur tanpa biji. Kalau sedang "sial" mendapatkan anggur berbiji, orang akan meludahkan biji-bijinya setiap kali mereka mengunyah buah anggur. Padahal, sama seperti daging buahnya, biji-biji anggur pun berlimpah senyawa berkhasiat. Mineral mikro yang sudah lebih dulu diketahui banyak terdapat dalam biji anggur terutama anggur merah adalah seng dan mangan. Kedua mineral mikro tersebut terutama amat penting untuk menjaga libido seks pria, menjaga kesuburan pria. Manfaat lain seng dan mangan bagi kesehatan pria adalah mencegah dan membantu mengatasi peradangan prostat. Belakangan banyak dijual suplemen ekstrak biji anggur merah, yang diklaim bisa mengerem laju penuaan, mencegah penyempitan pembuluh darah (aterosklerosis) termasuk mencegah stroke dan serangan jantung. Selain itu, juga dikatakan dapat merangsang pembentukan jaringan kolagen yang akan menggantikan kulit tua atau rusak. Senyawa yang dipromosikan khasiatnya tersebut adalah proantosianidin (proanthocyanidin), populer dengan istilah OPC. Penemuan OPC sebenarnya sudah terjadi pada 1947. Waktu itu Dr Jacques Masquelier dari Bordeaux University, Prancis, mendapat tugas dari pemerintah untuk menyelidiki apakah warna merah pada kulit ari kacang tanah bersifat racun, karena kebanyakan ternak kurang menyukainya. Ternyata bukannya bersifat racun, Dr Masquelier justru menemukan pigmen warna merah pada kulit ari kacang tanah yang kemudian ia sebut proanthocyanidin itu justru berkhasiat antioksidan sangat kuat. Dari sini ia memanfaatkan hasil penelitiannya tersebut sebagai materi disertasi doktoralnya. Setahun kemudian ia berhasil mengisolasi OPC dari kulit batang pinus. Baru pada tahun 1970, ia menemukan OPC dari biji-biji anggur. Istilah proantosianidin merupakan gabungan dari kata "pro" dan "antosianin". Antosianin adalah pigmen warna merah yang muncul pada tanaman ketika buah matang atau daun-daun menua kemudian gugur. Pro sama artinya dengan pra, maksudnya sebelum atau bahan baku. Jadi, secara harfiah proantosianidin berarti bahan baku pembentukan pigmen merah antosianin. Yang menarik dari penelitiannya, lebih lanjut Dr Masquelier menemukan kekuatan antioksidan OPC 20 kali vitamin C dan 50 kali vitamin E! Lebih dahsyat dari kekuatan antioksidan yang dipunyai vitamin A, C, dan E. Dr Masquelier menduga kekuatan ini bersumber dari banyaknya jumlah ikatan rangkap atom karbon dalam rantai molekul OPC. Keunikan komposisi molekulnya menjadikan OPC mampu melumpuhkan jauh lebih banyak radikal bebas. Karena itu, biji anggur menjanjikan kemampuan lebih baik dalam meredam penuaan dan menggiatkan peremajaan sel. Aktivitas OPC menjadikan sel-sel darah merah cukup mengandung oksigen, sehingga terhindar dari perlengketan satu sama lain. Dengan demikian, aliran oksigen dan nutrisi dalam pembuluh darah berlangsung lancar. Selain sel kulit akan terjaga kesegarannya, kondisi ini juga membuat organ-organ tubuh tetap sehat, serta mengurangi risiko stroke dan serangan jantung. Dibandingkan dengan suplemen antioksidan vitamin A dan E, suplemen ekstrak biji anggur lebih aman. OPC bersifat larut dalam air, sehingga kelebihan dosis asupan OPC akan dibuang ke luar

dari tubuh terutama bersama urine. Dosis optimum suplemen ekstrak biji anggur yang dianjurkan adalah 150-200 mg per hari, yang dibagi dalam 2-3 kali minum. Utamakan suplemen ekstrak biji anggur yang mengandung setidaknya 95 persen OPC. Suplemen yang mengandung kurang dari jumlah, biasanya paling banyak 85 persen, diduga bukan berasal dari OPC biji anggur tetapi dari batang pohon pinus. Perhatikan label kemasan. Suplemen ekstrak biji anggur yang baik diolah dari buah anggur tanaman organik dan ditanam dalam lingkungan tanpa polusi. Lebih baik bila Anda bisa mendapatkan produk dengan jaminan tidak mengandung residu bahan berbahaya. Karena OPC menggiatkan fungsi obat-obatan antialergi, maka sebaiknya suplemen ekstrak biji anggur diminum 2 jam setelah minum obat antialergi. Sumber: Majalah Nirmala, cybermed.cbn.net.id
http://www.jajanan.com/node/4387

Buah anggur memiliki banyak manfaat bagi kesehatan karena mengandung antioksidan dan serat yang tinggi sehingga dapat menjadi sumber energi yang menyegarkan dan berkhasiat mencegah penuaan dini. Selain itu, buah ini mengandung vitamin C, A, B (thiamin), E, dan K (kalium). Vitamin C, selain dapat menyehatkan gusi dan mulut (anti sariawan), juga mengandung aktioksidan yang dapat menjaga imunitas tubuh. Selain dagingnya, biji buah anggur sebenarnya tidak kalah berkhasiat karena mengandung pycnogenol, penguat kolagen untuk kelenturan pembuluh darah. Sedangkan kulitnya kaya akan zat flavonoid yang berfungsi antioksidan. Manfaat lain dari mengkonsumsi buah anggur adalah untuk mencegah kanker colon atau kanker usus besar karena kandungan antioksidan dan serat yang tinggi. Banyaknya khasiat dari buah anggur telah dipandang sebagai peluang bisnis oleh berbagai produsen minuman dalam kemasan sehingga kini kita bisa mengkonsumsi sari buah anggur kapan pun yang kita mau. Manfaat daun anggur

MANFAAT BUAH ANGGUR


Allah swt. berfirman di dalam Al Quran:

Dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau. Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang kurma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan (Kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak

serupa. Perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya berbuah dan (perhatikan pulalah) kematangannya. Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tandatanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman. (QS. Al Anam: 99)

Bangsa Arab kuno mengatakan, banyak sekali manfaat medis pada buah anggur. Mereka banyak mengambil manfaat sebagai makanan dan obat.

Di antara perkataan bangsa Arab Kuno adalah Anggur memperlancar perut, berguna bagi usus, baik untuk sakit, untuk vitalitas seks, baik untuk tubuh, memproduksi darah baru, berguna untuk dada dan paru-paru, merupakan buah berkualitas, berminyak, memperbaiki ginjal yang busuk, membersihkan darah, mengimbangi temperamen, melancarkan dan membersihkan saluran pencernaan, berguna untuk penyakit radang, penyumbatan ginjal dan limpa, penyakit syaraf, radang paru-paru, dan sembelit.

Daun-daun anggur yang dimasak sampai mendidih seperti minuman teh memiliki keistimewaan untuk penyaluran air kencing, dan bahkan membersihkannya pada kondisi disentri, mencret, dan penyumbatan air kencing, serta penyakit kuning. Juga meringankan kadar asam urik, mengawasi fungsi hati yang dapat mengakibatkan diuresis (melimpahnya air kencing). Anggur juga membantu penyimpanan zatzat otot dan lemak sehingga melawan keletihan badan secara umum. Dokter Yunani Deskoredes, meyakini bahwa anggur menyembuhkan dari demam, pendarahan pada dada, disentri, dan penyakit hati. Sebagaimana buah kismis yang dikeringkan di bawah matahari digunakan untuk memperlunak penyakit dada dan penyakit paru-paru, hati, ginjal dan urinary bladder (kandung kemih). Adapun daun anggur digunakan sebagai anti penyakit kulit dan menghentikan pendarahan pada wanita. Anggur dalam medis modern telah diteliti dan ditemukan mengandung potasium, mangan, kalsium, magnesium, sodium, besi, khlor, fosfor, dan yodium dalam kadar tinggi. Anggur kaya dengan vitamin A, B dan C. Juga mengandung 1 kilo dari 120-150 gram gula murni, kadarnya bertambah 15% ketika anggur semakin masak. Unsur lain yan dikandung adalah seperti ASI yang berfungsi sebagai makanan efektif, sudah mencukupi hanya dengan mengosumsinya dalam bulan-bulan

pertama dari kehidupan bayi. Dengan demikian, anggur dipandang sebagai buah-buahan yang sempurna dan kaya dengan bahan-bahan gizi. Para dokter natural menasihatkan untuk mengonsumsi 200 gram anggur setiap hari sebelum sarapan pagi atau 5 jam setelah sarapan pada musim anggur. Keistimewaannya adalah memelihara tubuh dari berbagai kekurangan dan cacat. Adapun cara melakukan pengobatan dengan menggunakan anggur adalah dengan sebisa mungkin mengonsumsinya sebelum sarapan, lalu berjemur di bawah matahari, menghirup udara bersih, melakukan latihan olah raga, berjalan kaki, dan berwisata. Setiap kali merasa lapar makanlah beberapa anggur. Pola penyembuhan ini dilakukan hingga beberapa minggu sampai kembali pulih.

Percobaan Medis Secara Natural:

Sebuah sensus khusus mencatat percobaan pada penyakit kanker, yang hampir tidak dialami oleh negara yang memiliki tanaman anggur yang banyak dan menjadikan anggur sebagai makanan pokok penduduknya. Anggur dijadikan uji coba oleh puluhan dokter di beberapa negara, dan hasilnya memuaskan dan menakjubkan.

Cara Pengobatan Dengan Anggur:

Pertama-tama ia harus bersedia meninggalkan sama sekali makanan selama beberapa hari sesuai kemampuan. Kemudian meminum dua gelas air bersih dicampur sedikit limun atau madu lebah. Setelah beberapa jam setelah minum air, mulailah mengonsumsi anggur satu porsi, ditelan dengan kulit dan bijinya. Mengonsumsi anggur setiap dua jam, atau sesuai dengan nafsu makan pasien, dari pagi hari sampai 2-3 jam sebelum tidur. Pola makan anggur di atas dilakukan selama beberapa minggu hingga mencapai 60 hari. Sebaiknya memulai pengobatan dengan bertahap; sedikit demi sedikit, tidak lebih dari 100 gram untuk sekali makan, lalu

ia harus senantiasa mencuci anggur dengan baik dan berkali-kali untuk menghilangkan sulfat yang kerap terpercik pada anggur.

Dokter natural kelas dunia, John Faelni, menyarankan beberapa hal berikut terkait dengan manfaat anggur:

Meminum sari anggur antara 700-1400 gram bagi pengobatan beberapa penyakit berikut ini; diuresis, membersihkan usus, membasmi asam folic, membantu pengeluaran empedu, menghancurkan pasir-pasir, membasmi, penyakit persendian, sembelit, keracunan, ambeien, dan beberapa kondisi TBC. Untuk menghancurkan racun, minumlah 3 gelas sari anggur setiap hari setelah makan berjangka lama. Anggur matang untuk memperlancar dan pembersih. Sari anggur yang tidak matang bermanfaat untuk sesak dada, kulit kemerahan, dan pendarahan. Air yang mengalir pada pohon (daun) anggur di musim semi diambil satu sendok kopi di pagi hari sebagai penangkal batu kemih dan pasirpasir kemih serta empedu. Kismis mengandung keistimewaan anggur segar. Anggur dapat pula digunakan untuk bagian tubuh;

1. mencuci muka dengan sari (jus) anggur, lalu membiarkan selama 10 menit, kemudian mencucinya dengan air hangat dengan menambah sedikit karbonat soda. 2. dibuat dari air pohon anggur sebagai obat luka yang menyembuhkan, juga digunakan setetes airnya sebagai anti mata merah.

Minyak biji anggur telah populer di beberapa wilayah. Semoga penelitian tentangnya dapat membuahkan hasil yang bagus bagi manusia, baik untuk makanan atau untuk pengobatan. Oleh karena itu, makanlah anggur maka anda akan sehat dari penyakit.@ (Juni 2008)

Home About Us o Advertise With Us o Surat Pembaca o Iklan & Kerjasama Etalase Events Headline

Money Act Passion Life o Health Guide o Love & Life Passionate o Cover o Inspiring Perspective Travel & Taste

Sejuta Manfaat Anggur


Written by passion Headline Aug 25, 2010

Anggur, selain dikonsumsi sebagai buah segar, kita juga mengenal anggur yang telah dimanfaatkan dalam bentuk lain seperti jus anggur, jelly, bahan pembuat wine, minyak biji anggur dan kismis. Ada beragam warna anggur yaitu merah, ungu, hijau dan kuning. Selain rasanya yang enak dan segar, buah anggur juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Buah ini terkenal kaya akan zat antioksidan, Senyawa polifenol, resveratol dan flavanoid tak hanya itu kandungan vitamin dan mineralnya juga cukup tinggi seperti vitamin C, provitamin A, vitamin B1, B2,B6, B12, memiliki kandungan serat, zat besi, fosfor, kalsium, dan kalium serta memiliki kandungan kadar air yang cukup tinggi, Tak heran anggur banyak digunakan untuk terapi kesehatan, karena buah ini memiliki manfaat yang baik untuk metabolisme tubuh, pembentukan sel darah, antioksidan, mencegah kerusakan gigi, menguatkan organ jantung, memperbaiki fungsi ginjal, menurunkan kadar kolesterol dan mampu mencegah terbentuknya sel kanker, Untuk kecantikan, buah anggur yang sudah dijadikan bentuk cuka biasanya banyak digunakan sebagai astringent yang dapat menyejukkan kulit wajah. Bahkan, kita tak hanya dapat mengambil manfaat dari buahnya saja. Biji anggur yang memiliki kandungan procyanolic oligomers dapat kita manfaatkan untuk mengobati penyakit varises. Selain itu, ekstrak biji anggur merah diklaim juga bisa mengurangi efek penuaan dan mampu merangsang pembentukan jaringan kolagen yang dapat menggantikan kulit tua atau rusak dan peremajaan sel. Ada satu hal lagi yang menarik, mineral mikro yang banyak terdapat dalam biji anggur merah yaitu seng dan mangan dapat membantu menjaga libido seks pria, menjaga kesuburan dan membantu mengatasi radang prostat.

Tak ketinggalan, daunnya pun dapat kita manfaatkan untuk mengobati penyakit diare, mengurangi kolesterol, tekanan darah tinggi dan sindrom menopause. Cara paling sederhana dengan menyeduh daun anggur dengan air panas maka kita bisa memanfaatkannya untuk mengobati sariawan, radang gusi dan sakit tenggorokan, cukup dengan berkumur secara teratur. Mengingat banyaknya khasiat baik dari buah anggur, jadi mulai sekarang jangan ragu untuk selalu menyelipkan anggur dalam keranjang buah segar di rumah Anda.

Incoming search terms for the article:

http://www.passionmagz.com/2010/08/sejuta-manfaat-anggur/
Lastri Marselina - Okezone

(Foto: gettyimages)

INGIN awet muda dan menjaga tubuh tetap berenergi? Konsumsilah buah anggur karena sumber energi instan ini mampu menjaga penampilan terlihat lebih muda. Buah anggur mengandung flavanoid, yakni antioksidan yang akan membantu memperlambat proses penuaan akibat radikal bebas. Buah anggur pun kaya vitamin A, C, B6, folat, serta mineral penting (potassium, kalsium, zat besi, fosfor, magnesium, dan selenium). Ingin tahu lebih banyak soal khasiat anggur bagi kesehatan? Simak daftar berikut, seperti dilansir dari iDiva. Asma Anggur memiliki kekuatan yang memadukan dan meningkatkan kelembapan di paru-paru. Antibakteri Anggur merah memiliki kandungan antibakterial dan antivirus yang kuat sehingga mampu melindungi tubuh dari infeksi. Alzhaeimer Anggur mampu meningkatkan kesehatan otak dan menjaganya dari serangan penyakit seperti Alzheimer. Sebab, anggur mengandung resveratol, sebuah polifenol yang akan mengurangi tingkat amyloidal-beta peptides pada penderita Alzheimer. Kanker payudara Jus anggur ungu mampu mencegah kanker payudara yang secara signifikan mengurangi massa tumor pada payudara.

Konstipasi Anggur mengandung asam organik, gula, dan selulosa yang bertindak sebagai pencahar. Kelelahan Jus anggur mengandung energi instan. Dan jus anggur putih kaya akan zat besi untuk mengurangi kelelahan. Penyakit jantung Oksida nitrat akan meningkat begitu Anda mengonsumsi anggur yang bermanfaat mencegah gumpalan dan mengurangi risiko penyakit jantung. Antioksidannya juga menghentikan oksidasi kolesterol LDL alias kolesterol jahat yang menghambat pembuluh darah. Gangguan pencernaan Anggur mengeluarkan panas dan menyembuhkan gangguan pencernaan serta iritasi pada perut. Migren Jus anggur yang dikonsumsi setap pagi akan membantu menyembuhkan migren. Gangguan ginjal Anggur mampu menyingkirkan asam pada sistem ginjal yang akan mengurangi gangguan tekanan di ginjal. 2. Anggur "Lalu dengan air itu, Kami tumbuhkan untuk kamu kebun-kebun kurma dan anggur; di dalam kebun-kebun itu kamu memperoleh buah-buahan yang banyak dan sebagian dari buah-buahan itu kamu makan." (al-Mu`minuun [23]: 19) Anggur, yang bergizi tinggi dan kaya dengan beragam vitamin dan bahan-bahan metalik, merupakan satu jenis makanan penting. Sekitar 20-25% isinya adalah gula, yang dapat dengan cepat masuk ke dalam aliran darah. Karena itu, anggur baik untuk mereka yang banyak menggunakan kegiatan fisik dan mental, sebab ia menghilangkan rasa penat dan menggempur anemia. Banyak sekali kandungan besi dan gula di dalam buah anggur yang juga mempergiat produksi darah dan menjadi obat untuk untuk penderita-penderita liver, ginjal, dan sistem pencernaan. Anggur merangsang berfungsinya ginjal dan membantu mengeluarkan ampas-ampas tubuh seperti urea. Dengan mengeluarkan air yang berlebihan dari tubuh, anggur menurunkan tekanan darah. 18

Para penderita bisul (ulcer) perut, sakit mag, radang persendian, radang usus kecil, rematik, dan mereka yang keracunan, dianjurkan minum jus buah anggur. 19 Anggur juga menguatkan organ jantung, befaedah dalam menyembuhkan bronchitis dan batuk, serta meningkatkan kecantikan kulit karena anggur membersihkan darah. 20 Karena anggur meningkatkan produksi air susu, ibu-ibu yang menyusui dianjurkan minum jus buah anggur. Sejumlah unsur kimia yang terdapat dalam buah anggur dapat mengurangi kemungkinan terjangkit kanker kulit. 21

Beri Nilai