Soal-Soal Olimpiade Kimia dan Pembahasannya

4 November 2009 at 10:36 PM | In olimpiade kimia | 4 Comments Tags: kimia, soal olimpiade kimia, soal olimpiade kimia dan pembahasan

Olimpiade Kimia Indonesia Petunjuk : 1. Isilah Biodata anda dengan lengkap (di lembar Jawaban) 2. Tulis dengan huruf cetak dan jangan disingkat ! 3. Soal Teori ini terdiri dari dua bagian: A. 15 soal pilihan Ganda. Total = 30 poin B. 7 Nomor soal essay. Total = 73 poin

3. Waktu yang disediakan: 2 jam. 4. Semua jawaban harus ditulis di lembar jawaban yang tersedia 5. Diperkenankan menggunakan kalkulator. 6. Diberikan Tabel periodik Unsur. 7. Anda dapat mulai bekerja bila sudah ada tanda mulai dari pengawas. 8. Anda harus segera berhenti bekerja bila ada tanda berhenti dari Pengawas. 9. Letakkan jawaban anda di meja sebelah kanan dan segera meninggalkan ruangan. 10. Anda dapat membawa pulang soal ujian. A. Soal Pilihan Ganda (Total 30 poin ) 1. Reaksi Fe(CO)5 + 2PF3 + H2 à Fe(CO)2(PF3)2(H)2 + 3CO Berapa mol CO yang dapat dihasilkan dari campuran pereaksi 5,0 mol Fe(CO)5, 8,0 mol PF3, dan 6,0 mol H2 ? A. 24 mol B. 5,0 mol C. 12 mol D. 15 mol E. 6,0 mol Jawaban : C

2. Berdasarkan informasi berikut ini,hitunglah massa atom rata-rata berat dari unsur X

Isotop 221 X 220 X 218 X
A. 220,4 amu

% kelimpahan relatif 74,22 12,78 13,00

Massa eksak (amu) 220,9 220,0 218,1

B. 219,7 amu C. 204,2 amu D. 218,5 amu

8 x 10-4.99 C.00 .manakah yang kesetimbangannya tidak dipengaruhi oleh perubahan tekanan A. NH3 D. BF3 Jawaban : C 8. CH3OH(l) C.120 M NaOH. 13. Reaksi dibawah ini yang entalpi reaksinya (∆Hr) merupakan entalpi pembentukan senyawa (∆Hr) adalah: A. C. 0.77 C. Pasangan berikut ini manakah yang merupakan isotop unsur: A.11 Nilai Kp untuk reaksi tersebut adalah: A. CNC. 0. ClB.11 7. Berapa pH pada titik ekivalen? (Ka HF = 6.116 M HF dititrasi dengan larutan 0. Pada suhu 700 K terjadi reaksi kesetimbangan : CO2(g) + H2(g) à 2 CO(g) + H2O (l) dengan nilai Kc = 0. 9. E. 7. 122 X2+ X X4+ Jawaban : D 116 92 119 92 233 99 X2+.0 D. 22 11 Jawaban : A X. 4 HCl (g) + O2(g) E. 12. D. H2O E.E.06 B. B. 11. Dari reaksi kesetimbangan dibawah ini. 110 E. Fe3O4(s) + H2(g) B. C(s) + O2(g) C.00 mL larutan 0. Berikut ini manakah yang tidak dapat bertindak sebagai basa Lewis? Jawaban : C A. 116 92 4. Sebanyak 50. 79 38 X2+ X 89 96 45 X.) A. 4NH3(g) + O2(g) à à à à à 3 FeO(s) + H2O(g) CO(g) + 2H2(g) N2(g) + 2H2O(g) 2H2O(l) + 2Cl2(g) 2 N2(g) + 6H2O(g) Jawaban : A 6.99 B. 2C(s) + O2(g) E. 220. X2+. 2Al(s) + 3Cl2(g) B.9 amu 3. NH4NO2(s) D. 2S(s) + 3O2(g) à à à à à 2 AlCl3(g) CO2(g) 2NH3(g) 2CO(g) 2SO3(g) Jawaban : B 5. N2(g) + 3H2(g) D. 116 92 116 92 X2+.

0 mL laritan aqueous 0. 5. Tentukan senyawa yang merupakan isomer dari aseton. Siklobutana C. Propanon 13. Butana B. Tidak cukup informasi untuk meramalkan pengaruhnya terhadap pH 10. Apa pengaruhnya terhadap pH larutan bila kedalam 200 mL larutan 0. Asam Butanoat B. Ester E. HCl C. Asetamida D. Propion aldehid C. Indentifikasi alkena sering dilakukan dengan pereaksi A. pH akan turun. Asetal dehid D. B. Asetat Anhidrid C. 7.53 Jawaban : C 9.010 M KCl ? (anggap volume tetap) A. pH akan naik. Cl2/CCl4 Jawaban : A 14. Butena Jawaban : D Jawaban : A Jawaban : D Jawaban : A . Senyawa yang bukan merupakan isomer dari siklopentana adalah: A. H2SO4 E.D. A.20 M asam asetat (HC2H3O2) ditambahkan 1. HBr D. 4-metil butena-2 11. C. Metil etil eter E. D. Propil alcohol B. Pentana-2 B. Asetil Klorida 12. 1-etil siklopropana E.97 E. pH = 7 E. Tentukan senyawa yang bukan merupakan derivate asam karboksilat A. 2-metil butana C. Br2 / CCl4 B. Senyawa yang termasuk hidrokarbon tak jenuh adalah: A. pH tidak berubah. 2-metil butena-2 D.

744 gram.00) X = 31 amu Massa atom P = 31.atm/K.186/0.744 /4 = 0. Tuliskan persamaan reaksinya b. Bila 4 unit P mempunyai massa 0.D. (NH4)2Cr2O7. Propanol dan metoksi etana E. Untuk setiap unit O massanya = 0.186 gram harus mewakili 1 unit P. A. maka berdasarkan informasi tersebut tentukan rasio massa atom fosfor terhadap oksigen. (4. Asetaldehid dan aseton B. Bila massa atom oksigen adalah 16.00 amu O (0.0960 gram O mewakili massa 16. Bila anda memanaskan (NH4)2Cr2O7 sebanyak 15 gram maka Berapa banyak (kJ) panas yang dibebaskan dari penguraian 15 g (NH4)2Cr2O7 tersebut. Propanon dan propanal B. Essay (Total 73 poin ) Soal 1 (5 poin) Suatu contoh fosfor putih (P4) dibakar di udara dan membentuk senyawa dengan formula P4O10. dipanaskan maka akan terjadi reaksi penguraian dan menghasilkan chromium (III) oksida yang berwarna hijau.00 amu. Jadi massa P = (0. (3 poin) e.00 amu maka: a.0 amu. (4 poin) Soal 2 (12 poin) Bila kristal padat ammonium bichromat. a. Reaksi pembakaran: P4 (s) + 5 O2 (g) → P4O10 (s) (1 poin) (1 poin) (4 poin) Jawaban : C Jawaban : B b. H dan N dalam pereaksi (reaktan) dan hasil reaksi (produk). (2 poin) b.960 gram O. Berapa volume gas yang dibebaskan dari penguraian 15 g (NH4)2Cr2O7 pada temperatur 180 0C dan tekanan 1 atm? (tetapan gas universal.186)(16. Butanal E. Tentukan bilangan oksidasi Cr. Bila diasumsikan bahwa 0.186 gram per unit P.0960 gram per unit O. Bila 0.mol : 00C= 273K).744) = 0.960/10 = 0.poin) .00 amu. maka setiap unit P mempunyai massa = 0.096 gram O = x amu P/ 16.704 gram P4O10. Maka : 0. Benzena 15.04 gram P4O10 terdiri dari : 0. Propanal dan propanol C. Aseton dan propanon D.096) (16. Senyawa dengan rumus molekul C3H6O mempunyai pasangan isomer.00) = 31. Apakah reaksi tersebut eksoterm atau endoterm? c. karena reaksi penguraiannya berpijar memancarkan bunga api. Sebanyak 1.704 – 0. maka 0.082 liter. Proses penguraian (NH4)2Cr2O7 (252 g/mol) mulai terjadi pada temperatur 180 0C dan terus berlangsung dengan sendirinya pada temperatur sekitar 225 0C.7.0960) (x) = (0.186 gram/ 0. uap air dan gas N2sesuai reaksi berikut ini: (NH4)2Cr2O7(s) à Cr2O3(s) + 4 H2O(g) + N2(g) ∆Hr= -315kJ/mol Reaksi penguraian tersebut dikenal sebagai reaksi letusan volcano. R= 0.744 gram P dan (1. Hitunglah massa atom fosfor JAWAB : a.744 gram fosfor membentuk 1. Apa jenis proses reaksi penguraian tersebut? (1 poin) (2 poin) d.

H = +1 . N = -3 (1 poin) .JAWAB : a.71 kJ Jadi dibebaskan panas ( Q) sebanyak= 18.71 kJ To be continued…. Bilangan oksidasi dalam reaktan. N = 0 (1 poin) (1 poin) Bilangan oksidasi dalam Produk: Cr = +3 . Entalpi reaksi (∆H) penguraian 15 gram (NH4)2Cr2O7: ∆H = 15/252 x (-315 kJ) = – 18. (3 poin) . H = +1 b. Reaksi eksoterm karena ∆Hr < 0 (negatif) c. (NH4)2Cr2O7 : Cr = +6 . Reaksi reduksi – Oksidasi (redoks) d.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful