Anda di halaman 1dari 7

BAB 1 PENDAHULUAN

1.1

Latar Belakang Masalah

Perkembangan dunia teknologi membutuhkan adanya pendeteksian benda yang handal. Yang dapat dipakai di berbagai bidang. Diantaranya pada bidang kedokteran, dimana telah dikembangkan pendeteksi kanker pada paru-paru dan untuk pendeteksi serta klasifikasi kondisi penyakit lever. Metode pendeteksian yang umum digunakan hanya memberikan sebuah informasi, yaitu informasi keadaan ada atau tidak. Manusia kemudian berusaha untuk mengembangkan pendeteksian benda yang memiliki kehandalan yang dapat meniru pola pikir manusia dalam proses mengamati dan membandingkan. Sistem pendeteksian benda yang akan dikembangkan ini berdasarkan pada perubahan virtual objek. Data yang berupa gambar dapat memberikan beberapa informasi seperti warna, bentuk, jumlah dan letak benda secara sekaligus. Sistem pendeteksian benda berdasarkan visual objek ini dapat digunakan untuk menggantikan fungsi mata manusia (human eye) dalam mengidentifikasi benda yang dimaksud, sehingga tingkat kesalahan akibat kelelahan mata dapat dihilangkan dan dalam pengambilan keputusan dapat lebih akurat dan konsisten. Jika video kamera dan software yang diterapkan pada komputer sebagai alat bantu, maka komputer dapat mendeteksi suatu bentuk benda yang sedang diamati. Disini digunakannya pengolahan citra yaitu suatu metode atau teknik yang digunakan untuk memproses citra atau gambar dengan jalan memanipulasinya menjadi data gambar yang diinginkan sehingga menghasilkan suatu informasi tertentu.

1.2

Perumusan Masalah Perumusan masalah yang akan dilaksanakan dalam penelitian ini adalah bagaimana

membuat software aplikasi pengolahan citra untuk menampilkan proses pengambilan gambar dari contoh benda dengan menggunakan Video Kamera, melakukan pendeteksian tepian dan mengubah data citra menjadi data citra digital.

1.3

Batasan Masalah Untuk menjaga konsentrasi penelitian ini, maka batasan masalah penelitian ditentukan

sebagai berikut : 1. Sampel video yang dipilih harus memenuhi format AVI 24-bit berupa objek geometri yang diperoleh dari kamera komputer seperti webcam. 2. Pengambilan gambar yang memuat objek geometri harus memiliki background yang tidak kompleks, artinya tidak memiliki nilai intensitas yang terlalu bervariasi. 3. Parameter yang dilatihkan adalah posisi (perubahan sudut pengambilan gambar), sedangkan perubahan pencahayaan tidak dilatihkan. 4. Implementasi program dilakukan dalam bentuk citra dua dimensi dengan menggunakan metode deteksi tepi Operator Kompas.

1.4

Tujuan Penelitian Tujuan dari penelitian ini adalah membangun suatu perangkat lunak yang dapat

dipergunakan untuk mengembangkan aplikasi pengolahan citra digital dalam hal mendeteksi dan mengolah gambar dari suatu benda menjadi suatu data citra digital untuk mendeteksi bentuk dari benda tersebut.

1.5

Manfaat Penelitian Manfaat dari penelitian ini adalah sebagai langkah awal atau model penelitian untuk

pengenalan benda (citra) pada video, terutama untuk kajian citra yang melibatkan edgedetection.

1.6

Sistematika Penulisan Sistematika penulisan terdiri dari: BAB I : PENDAHULUAN Menjelaskan tentang latar belakang masalah, perumusan masalah, batasan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian dan sistematika penulisan. BAB II : LANDASAN TEORI Menjelaskan tentang pengolahan citra serta perangkat pendukung pengolahan citra. BAB III : METODOLOGI PENELITIAN Menjelaskan tentang perencanaan dan pembuatan system pendeteksian benda berbasis pengolahan citra. BAB IV : HASIL DAN PEMBAHASAN Berisi hasil pengujian dan analisa kemampuan perangkat lunak dalam pengolahan citra. BAB V : PENUTUP Berisi kesimpulan dan saran.