Anda di halaman 1dari 16

LAPORAN JARINGAN KOMPUTER IP ADDRESS dan PENGKABELAN

Kelompok : 1. Hananta Dwi K 2. Novita Dyah P 3. Rahmawati Nafiah 4. Arend Venema Prodi : PT.Informatika Kelas : F (11520241061) (11520241061) (11520244001) (11520244010)

Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta

A. Judul Praktikum IP Address dan Pengkabelan

B. Tujuam Praktikum 1. Mahasiswa mampu memasang konektor RJ-45 pada kabel UTP dan menguji kualitas kabel UTP straight through dan crossover. 2. Mahasiswa mampu membangun LAN. 3. Mahasiswa mampu melakukan konfigurasi IP Address dikomputer jaringan. 4. Mahasiswa mampu menjelaskan tentang IP Address. 5. Mahasiswa mampu membuat cable cross/straight. 6. Mahasiswa mampu mengkoneksikan computer dengan cable cross/straight 7. Mahasiswa mampu menganalisa kesalahan saat membangun jaringan LAN.

C. Skenario Praktikum (Studi Kasus) Menjelaskan pengertian IP address, pengalamatan IP versi 4, kabel UTP Memberikan contoh dan menjelaskan cara menggunakan crimping tool, LAN Tester. Menjelaskan bagaimana menyambungkan dua PC/laptop menggunakan kabel UTP yang telah dicrimping menggunakan konektor RJ-45. Tujuannya agar kedua PC saling terhubung antar satu sama lain dan dapat berbagi file (sharing).

D. Dasar Teori 1. IP Address Internet Protocol (IP) Address adalah deretan angka biner antara 32-bit sampai 128-bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan Internet yang dimanfaatkan untuk komunikasi antara node-nya. Panjang dari angka ini adalah 32-bit (untuk IPv4 atau IP versi 4), dan 128-bit (untuk IPv6 atau IP versi 6) yang menunjukkan alamat dari komputer tersebut pada jaringan Internet berbasis TCP/IP. Walaupun IP address disimpan sebagai angka biner, tetapi bisaanya ditampilkan sebagai notasi-notasi untuk memudahkan penggunaannya, seperti 208.77.188.166 (untuk IPv4) dan 2001:db8:0:1234:0:567:1:1(untuk IPv6). Peran IP address adalah sebagai berikut: Sebuah nama menunjukkan apa yang kita cari. Sebuah alamat

menunjukkan dimana ia berada Sebuah route menunjukkan bagaimana menuju ke sana. Sistem pengalamatan IP dibagi menjadi dua : IP versi 4 dan IP versi 6

IPv4 atau IP versi 4 Telah diketahui dari table diatas bahwa IP versi 4 memiliki kelas alamat A, B, C, D, dan E dengan penjelasan sebagai berikut : Kelas A Alamat IP kelas A ini digunakan untuk jaringan skala besar dan hanya mengetahui angka biner (1 dan 0). Memiliki range antara 0-126 atau 00.000.000. x. x. x dengan Subnet mask default pada IP Address kelas A adalah 255.0.0.0. kelas ini hanya sampai octet 126 dilanjutkan octet 128 pada kelas B, Angka 127 tidak diperbolehkan karena digunakan untuk mekanisme Interprocess Communication (IPC)di dalam mesin yang bersangkutan. Kelas B Alamat IP kelas B ini digunakan untuk jaringan skala menengah hingga besar. Memiliki range antara 128-191 atau10.000.000. x. x. x dengan Subnet mask default pada IP Address kelas B adalah 255.255.0.0.

Kelas C Alamat IP kelas C ini digunakan untuk jaringan skala kecil. Memiliki range antara 192-223 atau 11.000.000. x. x. x dengan Subnet mask default pada IP Address kelas C adalah 255.255.255.0.

Kelas D Alamat IP kelas C ini digunakan untuk Multitesting/ pengecekkan. Memiliki range antara 223-239 atau 11.100.000. x. x. x dengan Subnet mask default pada IP Address kelas D adalah 255.255.255.255.

Kelas E Alamat IP kelas E ini digunakan untuk Research. Memiliki range antara 240-255 atau 11.110.000. x. x. x dengan Subnet mask default pada IP Address kelas E adalah 255.255.255.255.

2. Kabel UTP Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair )

merupakan salah satu media transmisi yang paling banyak digunakan untuk membuat sebuah jaringan LAN (Local Area Network). Kabel ini berpilin/terbelit (twisted pair) tanpa pelindung (unshielded). Fungsi lilitan ini adalah sebagai eleminasi terhadap induksi dan

kebocoran. Kabel UTP terhubung ke perangkat melalui konektor 8 pin yang disebut konektor RJ-45. Kabel UTP digunakan untuk LAN dan system telepon. Terdapat dua aturan pewarnaan kabel UTP, yaitu T568A dan T568B.

Ada dua tipe Pemasangan kabel UTP, yaitu tipe straight dan tipe cross. Tipe Straight Disebut tipe straight karena masing-masing kabel yang berjumlah 8 tersebut berpasangan 1-1 langsung. Tipe straight ini digunakan untuk menyambungkan kabel dari client ke hub, menghubungkan computer dengan LAN pada modem cable/DSL. Untuk kabel UTP straight menggunakan susunan kabel T568A.

Ujung 1 Warna Putih hijau Hijau Putih Orange Biru Putih Biru Orange Putih coklat Coklat Ujung 2 sama dengan Ujung 1 Gambar

Tipe Cross Disebut cross karena susunan kabelnya saling bersilangan. Kabel tipe cross digunakan untuk client langsung terhubung ke client (PC dengan laptop atau PC dengan PC atau laptop dengan laptop ) atau juga dari hub ke hub. Untuk kabel UTP cross mempunyai susunan kabel sebagai berikut :

Ujung 1 Warna Putih hijau Hijau Putih Orange Biru Putih Biru Orange Putih coklat Coklat Gambar Warna Putih hijau Orange Putih Hijau Biru Putih Biru Hijau Putih coklat Coklat

Ujung 2 Gambar

3. Ping Ping merupakan suatu code yang digunakan untuk mengecek/ menguji apakah sambungan komputer satu dengan yang lainnya dalam sebuah jaringan atau dengan internet sudah tersambung atau tidak. Unuk melakukan pengecekkan tersebut mengguakan program commend prompt. Berikut beberapa contoh menggunakan ping

untuk google.com dan IP facebook (69.171.224.11) :

Informasi diatas menandakan bahwa sambungan/ koneksi komputer ke jaringan internet berjalan lancar. Tetapi jika informasi yang muncul adalah Request time out maka koneksi jaringan tersebut tidak terhubung atau ada trouble dalam pengaturan IP atau IP salah. Sebagai contoh :

E. Alat dan Bahan 1. Crimping tool. 2. LAN Tester. 3. Cable UTP. 4. Konektor RJ-45 5. 2 buah computer/ laptop.

F. Langkah Kerja 1. Menyiapkan alat dan bahan. 2. Mengupas jaket pelindung kabel UTP (yang berwarna abu-abu) secukupnya dengan Crimping tool kemudian membersihkannya. Mengupas pelindung jangan sampai terlalu panjang atau pendek. Yang penting kabel bagian dalam dan jaket pelindung dapat masuk ke konektor RJ-45. 3. Memilih dan menyusun kabel sesuai urutan yang telah ditetapkan. Untuk kabel UTP tipe Straight urutan pemasangan warna kabel untuk ujung yang satu dengan ujung yang lainnya sama (korespondensi 1-1) dan menggunakan urutan warna T568A. Dengan urutannya dari kiri ke kanan sebagai berikut :

Putih hijau Hijau Putih Orange Biru Putih Biru Orange Putih coklat Coklat

4. Memotong/ merapikan kabel yang telah disusun tersebut, pemotongan kabel jangan terlalu panjang atau pendek ditakutkan jaket pelindung tidak dapat masuk ke konektor RJ-45 atau kabel tidak sampai ke pin. 5. Memasukkan kabel yang telah disusun dan dipotong rapi tersebut ke konektor RJ-45, usahakan kabel dapat masuk penuh (menyentuh ujung depan konektor). Jika sudah yakin dengan urutan kabel dan pemasangannya kemudian crimping dengan crimping tool. 6. Untuk ujung yang satunya caranya sama dengan langkah nomor 2-5, karena kabel UTP tipe straight. 7. Untuk kabel UTP tipe cross urutan pemasangan warna kabel untuk ujung satu dengan ujung yang lainnya tidak sama melainkan bersilangan untuk ujung satu urutan kabelnya menggunakan urutan warna T568A dengan urutan sama dengan urutan warna pada kabel straight, sedangkan ujung yang lain menggunakan urutan warna T568B. Dengan urutannya dari kiri ke kanan sebagai berikut : Putih hijau Orange Putih Hijau Biru Putih Biru Hijau Putih coklat Coklat

8. Langkah selanjutnya sama dengan langkah 4-5. 9. Mengecek kabel UTP straight dan cross tersebut menggunakan LAN tester. Untuk kabel UTP straight jika lampu menyala sejajar atau urutan sama maka berhasil pemasangan kabel UTP straight berhasil. Untuk kabel UTP cross jika nyala lampu bersilangan atau sesuai dengan urutan masing-masing kabel, maka pemasangan kabel cross berhasil 10. Mengecek menggunakan Laptop/ PC. 11. Memasukkan masing-masing kabel UTP tipe cross ke konektor NIC atau LAN card asing-masing laptop/ PC. 12. Mengeset IP address PC/ Laptop ( praktikum kali ini menggunakan OS windows 7) dengan masuk ke menu Start Control Panel Network and Sahring Center Change adapter setting.

13. Kemudian klik kanan pada Local Area Connection dan pilih properties.

14. Kemudian pilih Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4) dan pilih atau klik properties.

15. Kemudian mengisikan IP address seperti gambar dibawah ini. Untuk Default gateway, Preferred DNS server, dan Alternate DNS server tidak usah diisi. Kemudian pilih ok.

16. Untuk laptop/PC yang kedua melakuakan hal yang sama seperti langkah 12-15, tetapi untuk pengisian IP address hostingnya (digit terakir) harus berbeda. Pada

contoh diatas, pada laptop/PC satu menggunakan IP address 192.168.10.3 maka pada laptop/PC kedua menggunakan IP address 192.168.10.4. 17. Kemudian masukk ke menu Change Advanced Sharing Setting dengan cara Start Control Panel Network and Sahring Center Change Advanced Sharing Setting. Dan lakukan pengaturan seperti gambar dibawah ini dan pilih save changes.

18. Mengecek koneksi atau sambungan jaringan dengan perintah ping, apakah terkoneksi atai tidak dengan menggunakan command prompt. Jika koneksi berahsil maka akan muncul tampilan informasi seperti berikut :

19. Melakukan sharing atau berbagi file dengan cara : Pilih start tuliskan run pada kotak search ketik IP komputer/PC dua OK. Maka windows akan membuka jendela network. Untuk berbagi file, pilih file yang akan di share kemudian klik kanan pilih share to atau dapat juga mengcopy-paste di folder yang ada di jendela Network komputer/Laptop kedua. Contohnya :

G. Permasalahan dan Troubleshooting 1. Terpotongnya kabel saat pengupasan atau pemotongan jaket pelindung, dikarenakan pada saat mengupas jaket pelindung, kabel juga ikut terpotong. Troubleshooting : Gunakan crimping tool di bagian yang agak berlubang untuk menhindari terjadinya kabel terputus dan berhati-hati saat mengupas/ memotong. 2. Kesalahan saat memasang kabel ke konektor, yaitu kabel tidak sampai ke ujung konektor yang mengakibatkan salah satu lampu pada tester tidak menyalah. Troubleshooting : lihat dengan seksama apakah setiap kabel sudah mencapai ujung dari konektor atau belum sebelum di crimping. 3. Kedua komputer tidak dapat terkoneksi meski kabel UTP cross sudah terhubung. Troubleshooting : ada beberapa penyebab mengapa hal ini dapat terjadi seperti salah dalam menuliskan IP address, IP address belum disetting atau IP address masih sama. 4. Tidak bisa sharing data Troubleshooting : Hal ini dapat terjadi dikarenakan sharing pada komputer masih di disable, jadi kita harus mengaktifkannya dengan meng-enable-kan pada Change Advanced Sharing Setting dan save change. Kemungkinan juga dapat terjadi karena salah menuliskan IP. cek terlebih dahulu sebelum menggunakan.

H. Diskusi dan Tugas 1. Reply form Menunjukkan balasan dari server dan menunjukkan data dari host yang kita tuju. 2. Time out/ Request Timed Out artinya pesan echo replay tidak dapat diterima kembali dalam waktu yang ditentukan. Bisaanya pesan ini muncul karena blockade yang sudah

mungkin

dilakukan oleh firewall (baik disisi router maupun di sisi target). Ping request could not find host : artinya resolving domain server tersebut pada pc kita tidak dapat menerjemah ke IP address. Hal ini bisaanya karena setting DNS client masih keliru atau komunikasi kita dengan DNS server terganggu/terputus.

3. Destination host unreachable Destination Host Unreachable : artinya packet yang dikirimkan tidak mampu sampai ke tujuan, bisaanya disebabkan oleh table routing yang tidak tepat di mesin default gateway, atau router/hop diatasnya 4. Bytes Bytes menunjukkan besar request packet yang dikirimkan.Sebuah Byte adalah sama dengan 8 Bits. Sebuah Byte bisa mewakili 256 negara bagianinformasi, misalnya, angka atau kombinasi angka dan huruf. 1 Byte bisa sama dengan satukarakter. 10 Bytes bisa jadi setara dengan sebuah kata. 5. Time Time menunjukkan nilai round trip delay (disebut juga sebagai delay atau latency) yang menunjukkan waktu yang diperlukan packet yang anda kirimkan untuk mencapai komputer yang dituju. Nilai ini dihitung dengan membagi dua selisih waktu PING packet mulai dikirimkan dengan waktu response dari PING packet diterima. 6. TTL TTL adalah angka maksimum dari komputer target pas me-reply paket ICMP kamu. TTL merupakan nilai Time-To-Live yang digunakan untuk mencegah adanya circular routing pada suatu jaringan. Dengan mengurangi nilai TTL awal yaitu 128 dengan nilai TTL akhir maka bisa dihitung banyaknya hop yang dilalui dari komputer asal ke komputer tujuan. Setiap kali packet PING melalui sebuah ip address maka nilai TTL nya akan dikurangi satu. Sehingga jika TTL mencapai nilai nol, PING packet akan di-discard / di-drop dan hasil PING menunjukkan : TTL expired in transit. 7. Packets Sent Merupakan paket data yang berhasil dikirim 8. Packet Received Merupakan paket data yang berhasil diterima 9. Packet Loss Madalah paket yang hilang saat mengirim atau menerima paket 10. Minimum Adalah waktu terkecil/minimum yang ditempuh dalam miliskon(ms)

11. Maximum Adalah waktu terbesar/maksimum yang ditempuh dalam miliskon(ms) 12. Average Merupakan lama waktu rata-rata yang ditempuh

I. Kesimpulan IP adddress merupakan deretan angka biner antara 32-bit sampai 128-bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan Internet yang dimanfaatkan untuk komunikasi antara node-nya Untuk memasang konektor RJ-45 pada kabel UTP harus memperhatikan urutan warna yang telah ditetapkan, untuk kabel UTP straight menggunakan T568A untuk kedua ujung, dan T568A-T568B untuk kabel UTP cross. Untuk menguji kabel sudah benar atau belum maka dilakukan test dengan LAN tester. Kebel ini merupakan syarat untuk membangun sebuh jarigan LAN. Kabel cross digunakan untuk menghubungkan dua device yang sama sedangkan kabel straight untuk device yang berbeda. Untuk menghubungkan kedua komputer atau PC maka harus melakukan pengaturan IP address. Dengan IP address untuk kedua komputer sama tetapi berbeda pada host-nya atau digit paling akhir.

Daftar Pustaka

Anonym. 2011. IP Address. http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/IP_address. Diakses tanggal 3 Maret 2012 pukul 18.00 WIB. Anonym.2011.Urutan Cable UTP Straight dan Cross Over. http://www.catatanteknisi.com/2011/02/urutan-kabel-utp-straightcrossover.html#ixzz1oLCEkTLA. Diakses tanggal 3 Maret 2012 pukul 19.00 WIB. Jeky.2008.Apa Arti Ping.http://jeky466.blogsome.com/2008/10/29/apa-arti-ping/. Diakses tanggal 1 Maret 2012 pukul 9.00 WIB Anonym.2011.Segala Sesuatu Tentang Ping.http://sobatpc.com/segala-sesuatu-tentangping/. Diakses tanggal 1 Maret 2012 pukul 9.02 WIB