Anda di halaman 1dari 3

LAPORAN LENGKAP KIMIA

KELOMPOK 7
3/4/2012 SMAN 01 MAKASSAR

ANGGOTA KELOMPOK : SYAHRUN MUBARAK ULFA SYAHRUNI WAHYUDI WIDIYANTY NOVITA WILDAM INA CAPRINA (31) (32) (33) (34) (35)

A. Judul Penentuan Kadar Asam Cuka Perdagangan B. Tujuan Percobaan Peserta didik mampu menentukan konsentrasi larutan asam atau basa untuk menghitung banyaknya pereaksi dan hasil reaksi dalam larutan elektrolit menggunakan titrasi asambasa. C. Dasar Teori Acidimetri dan alkalimetri adalah analisis kuantitatif volumetri berdasarkan reaksi netralisasi. Acidimetri adalah reaksi netralisasi (titrasi) larutan basa dengan larutan standar asam. Alkalimetri adalah reaksi netralisasi (titrasi) larutan asam dengan larutan standar basa. Jadi, keduanya dibedakan pada larutan standarnya. Penentuan kadar CH3COOH dalam asam cuka perdagangan cara alkalimetri ini menggunakan larutan NaOH sebagai larutan standar basa/titrasi basa. Pada titrasi asam asetat dengan NaOH sebagai larutan standar akan dihasilkan garam yang berasal dari asam lemah dan basa kuat, dengan persamaan sebagai berikut. NaOH (aq) + CH3COOH(aq) CH3COONa(aq) + H2O(l) Berbagai merek asam cuka tersedia di pasar. Rata-rata mencantumkan kadar 25% pada labelnya. Pada praktikum ini akan dilakukan percobaan untuk menyelidiki kebenaran label tersebut dengan menggunakan titrasi alkalimetri. Perlu kita perhatikan bahwa dalam titrasi digunakan larutan yang relatif encer. Oleh karena itu, asam cuka perdagangan harus kita encerkan. Jika tidak diencerkan maka akan memerlukan larutan.NaOH yang terlalu banyak. Hal ini selain tidak praktis, juga tidak mempunyai ketelitian yang baik. D. Alat dan Bahan

E. Prosedur Kerja 1. Buatlah larutan NaOH 0,1 M sebanyak 100 mL dengan menggunakan labu ukur. 2. Isi buret dengan larutan NaOH 0,1 M hingga garis 0 mL . 3. Ambil 5 mL asam cuka perdagangan, lalu encerkan sampai volume 100 mL dalam labu ukur. 4. Masukkan 10 mL larutan asam cuka yang telah diencerkan ke dalam erlenmeyer, kemudian tetesi dengan indikator PP sebanyak 3 tetes. 5. Tetesi larutan asam cuka dengan larutan NaOH 0,1 M. Penetesan harus dilakukan secara hati-hati dan labu erlenmeyer terus-menerus digoncangkan. Penetesan dihentikan saat terjadi perubahan warna yang tetap, yaitu menjadi merah muda. 6. Hitung volume NaOH 0,1 M yang digunakan. 7. Ulangi prosedur di atas hingga diperoleh tiga data yang hampir sama. 8. Hitunglah kadar asam cuka perdagangan tersebut.

F. Data Pengamatan

VOLUME NAOH 0,1 M YANG TELAH DIGUNAKAN NO. 29,4 1. 2. 28

G. PERHITUNGAN Mmol NaOH = Mmol CH3COOH Mmol NaOH = 28,7 x 0,1 =2,87 Massa cuka = 2,87 x 60 x 10-3 = 172,2 x 10-3 Kadar cuka dalam 25 ml = 172,2 x 10-3/25 x 100% = 0,68 Kadar cuka dalam 100 ml = 50/25 x 0,68 x 10 = 13,6 %