Anda di halaman 1dari 3

Perihal

: Gugatan Cerai

Kepada

: Yth. Ketua Pengadilan Negeri Surabaya Di Surabaya

Dengan Hormat, Yang bertanda tangan di bawah ini : SETYANINGRUM, 40 Tahun, agama Kristen, wiraswasta, beralamat di Perum Bukit Cemara H3/1 Surabaya, yang selanjutnya disebut.............................................................................PENGGUGAT Yang dalam hal ini menyusun, menandatangani dan mengajukan gugatan cerai di hadapan Pengadilan Negeri Surabaya terhadap : BAMBANG SETYONO, 40 Tahun, agama Kristen, wiraswasta, bertempat tinggal di Jalan Usman No. 14 Surabaya, yang selanjutnya disebut...........................................................TERGGUGAT Adapun gugatan ini diajukan berdasarkan pada kejadian-kejadian dan atau alasan-alasan seperti terurai di bawah ini : 1. Bahwa, Penggugat telah melangsungkan perkawinan dengan Tergugat pada tanggal 8 Agustus 1991 menurut agama Kristen, dihadapan dan di bawah Kantor Catatan Sipil Surabaya sebagaimana dalam surat Kutipan Akta Perkawinan Nomor : 154/1991, tanggal 8 Agustus 1991; 2. Bahwa, setelah perkawinan tersebut, Penggugat dan Tergugat telah hidup bersama sebagai suami isteri di rumah kontrakan di Jalan Dako No. 26 Surabaya. Namun, pada tahun 1997 Tergugat tidak bekerja lagi, sehingga Penggugat dan Tergugat pindah ke Manokwari dan mencari pekerjaan di sana dan tinggal selama + 4 (empat) tahun di rumah orang tua Penggugat. Bahwa, pada tahun 2001 Tergugat pergi ke Surabaya (ke rumah orang tua Tergugat) meninggalkan Penggugat dengan membawa serta anak yang bungsu. Penggugat dan 2 (orang) anak ditinggal begitu saja di Manokwari. Bahwa, pada tahun 2004, Tergugat meminta Penggugat untuk datang ke Surabaya dan berjanji akan mengontrak rumah untuk tempat tinggal bersama. Setelah Penggugat datang ke Surabaya, Penggugat dan Tergugat serta 3 (tiga) orang anak tinggal di rumah orang tua Tergugat di Jalan Usman No. 14 Surabaya selama 1 (satu) tahun. Di rumah tersebut, Penggugat ditempatkan di sebuah kamar berukuran 4 x 5 meter bersama 3 orang anak. Bahwa, saat ini Penggugat tinggal di rumah kontrakan di Perum Bukit Cemara H3/1 Surabaya, bersama 3 orang anak, sedangkan Tergugat lebih sering tinggal di rumah orang tuanya di Jl Usman No 14 kota Surabaya.

3.

4.

5.

6.

Bahwa, selama perkawinan tersebut Penggugat dan Tergugat sudah melakukan hubungan sebadan dan dikaruniai 3 (tiga) orang anak yakni : a. Marcus, laki-laki, 15 tahun b. Martha, perempuan, 13 tahun c. Mike, laki-laki, 11 tahun Bahwa, Tergugat tidak memiliki pekerjaan dan tidak memiliki penghasilan, sehingga tidak pernah memberikan nafkah fisik maupun batin secara layak kepada Tergugat maupun kepada anak-anak. Bahwa, Tergugat selalu menghalang halangi Penggugat untuk bekerja mencari nafkah sebagai tambahan penghasilan guna mencukupi/memenuhi kebutuhan keluarga yang tidak pernah diberikan oleh Tergugat dengan berbagai alasan, dan menghalangi Penggugat untuk dapat bersosialisasi dengan orang-orang yang terlibat hubungan kerja dengan Penggugat. Bahwa, sejak awal kehidupan rumah tangga Penggugat dan Tergugat tidak harmonis, sering terjadi pertengkaran. Tergugat sering berlaku kasar terhadap Penggugat, dan beberapa kali memukul kekerasan secara fisik. Perlakuan kasar secara berulang-ulang dilakukan oleh Tergugat, berupa bentakan, makian hingga pukulan, tamparan, tendangan, mencekik, mengikat serta melakukan kekerasan seksual.

7.

8.

9.

10. Bahwa, perlakuan kasar secara fisik, psikis dan seksual tersebut sering dilakukan dengan tanpa alasan dan membabi buta kepada Penggugat maupun 3 (tiga) orang anak, menyebabkan trauma yang berkepanjangan dan dikuatirkan berakibat buruk terhadap perkembangan psikologis Penggugat terutama terhadap 3 (tiga) orang anak. 11. Bahwa, pada tanggal 08 Februari 2007 Tergugat membuat Surat Pernyataan di depan majelis gereja di Gereja Bethel Indonesia dan di hadapan Pendeta Drs Sonny Davidd Simeon, MPM dan Sebastian Purnawan, S. Th, yang pada pokoknya menyatakan berjanji untuk bertobat dari segala perilaku yang salah terhadap keluarga dan kekerasan dalam rumah tangga kepada istri dan anak. Tergugat berjanji di hadapan Tuhan dan di hadapan hamba tuhan untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut. 12. Bahwa, Tergugat sering kali memaksa Penggugat untuk berhubungan badan/seksual dengan cara paksa dan kasar serta dengan cara yang tidak lazim. 13. Bahwa, Penggugat telah berupaya untuk mempertahankan rumah tangga, namun perlakuan-perlakuan yang tidak manusiawi dari Tergugat, mengakibatkan Penggugat tidak sanggup lagi untuk mempertahankan keutuhan rumah tangga. 14. Bahwa, perilaku Tergugat dapat mengganggu dan merusak perkembangan jiwa anakanak dari hasil perkawinan, yang masih butuh bimbingan orang tua dan selama ini anak-anak dari hasil perkawinan secara kejiwaan lebih dekat kepada Penggugat selaku ibu kandung;

15. Bahwa, untuk membimbing dan merawat 3 (tiga) orang anak menjadi anak yang sehat, cerdas dan baik diperlukan biaya yang memadai, yakni sebesar Rp 3.000.000,- yang meliputi pemenuhan gizi yang cukup, pendidikan yang baik dan kebutuhan pakaian yang layak; 16. Bahwa, selama pernikahan, Penggugat tidak mempunyai penghasilan yang mencukupi untuk biaya penghidupannya; Bahwa berdasarkan alasan tersebut di atas, Penggugat mohon kepada Ketua Pengadilan Negeri Surabaya c.q Hakim Pemeriksa Perkara ini agar berkenan menjatuhkan putusan sebagai berikut : 1. 2. 3. Mengabulkan gugatan Penggugat; Menyatakan perkawinan antara Penggugat dengan Tergugat putus karena perceraian; Menetapkan anak-anak dari hasil perkawinan Penggugat dengan Tergugat yaitu : Marcus, laki-laki, 15 tahun, Martha, perempuan, 13 tahun, Mike, laki-laki, 11 tahun dibawah pengasuhan penuh Penggugat; Menghukum Tergugat untuk membayar nafkah pemeliharaan dan pendidikan yang meliputi pemenuhan gizi yang cukup, pendidikan yang baik dan kebutuhan pakaian yang layak, untuk 3 (tiga) orang anak sebesar Rp 3.000.000,- setiap bulannya; Menghukum Tergugat untuk membayar tunjangan hidup kepada Penggugat sebesar Rp 2.000.000,- setiap bulannya; Membebankan biaya-biaya perkara sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku kepada Tergugat;

4.

5.

6.

Atau, Apabila Pengadilan Negeri Surabaya c.q Hakim Pemeriksa Perkara ini berpendapat lain, maka mohon putusan seadil-adilnya. Terima kasih. Surabaya, 1 April 2008 Hormat Kami,

SETYANINGRUM