MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA
BAHASA INGGRIS FASE D
Nama Penulis : Eriana Revani Rahayu
Jenjang Pendidikan : SMP Negeri 19 Bandung
Kelas/Semester : VII/Genap
Alokasi Waktu : 50 menit
Ruang Lingkup Materi : My school activities
Sub Materi : Language focus – The expression of “could you” and “can you”.
Tahun Ajar : 2024/2025
Capaian Pembelajaran Elemen Menulis – Mempresentasikan
Peserta didik mengkomunikasikan ide dan pengalaman mereka melalui paragraph sederhana dan
terstruktur, menunjukan perkembangan dalam penggunaan kosakata spesifik dan struktur kalimat
sederhana. Menggunakan contoh, peserta didik merencanakan, menuliskan, dan menyajikan berbagai
jenis teks dengan menggunakan kalimat sederhana dan majemuk untuk menyusun argument dan
menjelaskan atau mempertahankan suatu pendapat. Peserta didik berupaya untuk menulis kata-kata
baru berdasarkan pemahaman mereka terhadap hubungan huruf dan bunyi dalam bahasa Inggris.
Peserta didik menunjukan pemahaman yang lebih konsisten bahwa teks dalam bahasa Inggris ditulis
dengan kaidah (konvensi) yang disesuaikan dengan konteks tujuannya.
Metode Pembelajaran
Joyful Learning: Peserta didik melakukan ice breaking untuk menstimulus fokusnya.
Mindful learning: Qaulan Maisura/perkataan yang pantas. “Sesungguhnya lemah lembut tidaklah ada
pada sesuatu kecuali akan menghiasinya, dan tidaklah dicabut dari sesuatu kecuali akan
memperkeruhnya” (HR Abu Dawud).
Tujuan Pembelajaran
Peserta didik dapat menggunakan ekspresi “can you…” dan “could you…”sesuai dengan kaidah bahasa
Inggris yang baik dan benar.
Kompetensi Awal
Peserta didik memahami penggunaan bentuk kalimat Tanya dan penguasaan kata kerja (verb).
Pemahaman Bermakna
Peserta didik memahami cara menggunakan ekspresi could you dan can you untuk meminta bantuan
atau informasi dengan baik dan sopan.
Media Pembelajaran
Media: Slideshow
Alat: proyektor, papan tulis, lembar LKPD, dan alat tulis.
Kegiatan Pembelajaran
1. Pendahuluan
Do’a dan salam cek kehadiran peserta didik, menanyakan kabar dan memotivasi peserta didik;
Ice breaking;
Mengingatkan peserta didik tentang kesepakatan belajar bersama;
Guru mengaitkan materi yang akan dipelajari dengan pertanyaan pemantik;
- Still remember what did we discuss last week?
- What can you do in the classroom?
- What can’t you do in the classroom?
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat pembelajaran yang akan dipelajri
dalam kehidupan sehari-hari;
Melakukan tes awal guna menyusun kelompok belajar sesuai dengan hasil tes awal.
2. Kegiatan Inti
Kegiatan Literasi
Orientasi terhadap masalah
Guru meminta peserta didik untuk membaca teks di buku paket halaman. 176.
Peserta didik menyampaikan apa yang telah dibacanya..
Collaboration
Guru membagi peserta didik sesuai dengan hasil tes awal;
Guru memberikan case study dengan gambar, peserta didik berdiskusi untuk menyusun
jawaban yang tepat sesuai dengan case yang diberikan;
Peserta didik mempresentasikan hasil diskusinya;
Dalam kelompok, guru memfasilitasi peserta didik untuk menyusun informasi-informasi apa
saja yang dibutuhkan dalam mengerjakan LK.
Critical Thinking
Guru memperkenalkan konsep utama pembelajaran dengan menyampaikan pertanyaan
pemantik:
Guru mengelaborasikan pemahaman peserta didik mengenai asking for request and
permition.
Guru memberikan tes akhir pada peserta didik.
3. Penutup
Peserta didik membuat kesimpulan / refleksi belajar bersama-sama;
Guru memotivasi peserta didik untuk selalu semangat belajar dan bersyukur kepada Allah
SWT;
Guru menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya;
Salam dan do’a penutup.
Materi Ajar
Asesmen
Berikut adalah aspek penilaian yang dilakukan:
Aspek yang Dinilai Indikator Bentuk Penilaian Alat Penilaian
Sikap Sikap peserta didik Observasi Lembar Observasi
berkomitmen terhadap
tugas yang diberikan
dan berperan aktif
dalam diskusi
Pengetahuan Mengidentifikasi Tes tulis Lembar kerja
ekspresi could dan can
yang sesuai
berdasarkan situasi
yang diberikan.
Perbaikan Strategi Pembelajaran dan Pengayaan
1. Jika peserta didik di posisi memerlukan bimbingan, maka tindakan yang dilakukan adalah
melaksanakan bimbingan individu agar peserta didik dapat mencapai tujuan pembelajaran;
2. Jika peserta didik di posisi cukup mahir, maka tindakan yang diambil adalah melakukan peer
teaching, akan tetapi sebelum bertanya ke guru, peserta didik dianjurkan untuk bertanya kepada
temannya (tutor sebaya), jika setelah bertanya minimal ke 2 temannya tetapi belum dapat
menjawab pertanyaan, maka bisa melanjutkan pertanyaan ke guru;
3. Jika peserta didik diposisi sangat mahir, maka tindakan yang diberikan adalah melakukan aktivitas
pembelajaran yang lebih menantang, misalnya dengan melakukan case study.
Bandung, 17 Maret 2025
Mengetahui,
Kepala SMP Negeri 19 Bandung Guru Mata Pelajaran
Ida Suyanti, [Link], [Link] Eriana Revani Rahayu, [Link]
Asesmen Diagnostik
Lembar Kerja Peserta Didik
Asesmen Sumatif