Anda di halaman 1dari 3

Dermatosis Eritroskuamosa

Dermatosis eritroskuamosa adalah penyakit kulit yang terutama ditandai dengan adanya eritema dan skuama, yaitu psoriasis, parapsoriasis, pitriasis rosea, eritroderma, dermatitis seborrhoic, lupus eritematous dan dermatofitosis. Psoriasis Psoriasis adalah penyakit yng penyebabnya autoimun, bersifat kronik dan residif, ditandai dengan adanya bercak-bercak eritema berbatas tegas denagn skuama yang kasar, berlapis-lapis dan transparan : disertai fenomena tetesan lilin, Auspitz dan Kobner. Gejala klinis :

Gatal ringan. Tempat predileksi pada scalp, perbatasan daerah tersebut dengan muka, ekstrimitas bagian ekstensor terutama siku serta lutut dan daerah lumbosacral.

Eritema yang meninggi (plak) dengan skuama diatasnya. Eritama berbatas jelas dan merata, tetapi pada stadium penyembuhan sering eritema yang ditengah menghilang dan hanya terdapat di penggir.

Skuma berlapis-lapis, kasar dan berwarna putih seperti mika, serta transparan. Lesi : lenticular, nummular atau plakat, dan dapat berkonfluensi. Terdapat fenomena tetesan lilin, Autpitz dan Kobner.

Parapsoriasis Merupakan penyakit kulit yang belum diketahui penyebabnya, pada umumnya tanpa keluhan, kelainan kulit terutama terdiri atas eritema dan skuama, perlahan-lahan dan berjalan kronik Gejala klinis :

Parapsoriasis Gutata.

Ruam terdiri atas papul miliar serta lenticular, eritema dan skuama dapat

hemoragik, kadang-kadang berflurensi dan simetris.

Tempat predileksi : badan, lengan atas dan paha.

Pitriasis Rosea Merupakan penyakit kulit yang belum diketahui penyebabnya, dimulai dengan sebuah lesi inisial berbentuk eritema dan skuama halus.Kemudian disusul dengan lesi kecil di badan, lengan dan paha atas yang tersusun sesuai dengan lipatan kulit dan biasanya menyembuh dalam waktu 3-8 minggu. Gejala klinis

Gatal ringan. Skuama halus. Lesi awal (herald patch), di badan, solitary nerbentuk oval dan anular,

diameter 3 cm.

Ruam terdiri dari eritema dan skuama halus di pinggir. Lesi berikutnya timbul 4-10 hari setelah lesi pertama, sama dengan lesi

pertama hanya lebih kecil, susunannya sama dengan kosta hingga menyerupai pohon cemara terbalik.

Tempat predileksi : badan, lengan atas bagian proksimal dan paha atas,

sehingga seperti pakaian renang.

Bentuk jarang : urtika, vesikel dan papul yang sering pada anak-anak.

Eritroderma Merupakan kelainan kulit yang ditandai dengan adanya eritema universalis, biasanya disertai skuama. Gejala klinis :

Eritroderma karena psoriasis. Skuama berlapis-lapis dan kasar diatas kulit yang eritematosa dan berbatas

tegas.

Eritema tidak merata. Pitting nail berupa lekukan miliar.

Dermatitis seborrhoic Merupakan segolongan kelainan kulit yang didasari oleh factor dan bertempat predileksi di tempat-tempat seborrhoic. Gejala klinis :

Eritema dan skuama yang berminnyak dan agak kekuningan, batas kurang

jelas.

Skuama yang halus, mulai sebagai bercak kecil yang kemudian mengenai

seluruh kulit kepala dengan skuama-skuama yang halus dan kasar.


Rambut rontok mulai di vertex dan frontal. Berat : bercak-bercak yang berskuama dan berminyak disertai eksudasi dan

krusta tebal.

Sering meluas keg labela, telinga posaurikular dan leher. Pada supraorbital, skuama terlihat di alis mata, kulit bawahnya eritematosa

dan gatal, disertai bercak-bercak skuama kuning, Selain ditempat-tempat tadi dapat juga liang telinga luar, lipatan nasolabial,

daerah sternal, areola mamae, lipatan dibawah mamae, inerskapular, umbilicus, lipat paha dan anogenital.