Anda di halaman 1dari 145

HUBUNGAN DAYA TARIK, KEAHLIAN, DAN KEPERCAYAAN KEPADA CELEBRITY ENDORSER DENGAN NIAT BELI KONSUMEN (Studi Produk

Krim Pencerah Kulit Wajah LOreal White Perfect Day Cream di Kota Denpasar)

Oleh: I NYOMAN ADHI WIDIANA NIM: 0806205085

Skripsi ini ditulis untuk memenuhi sebagian persyaratan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi pada Fakultas Ekonomi Universitas Udayana Denpasar 2011

HALAMAN PENGESAHAN Skripsi ini telah diuji oleh tim penguji dan disetujui oleh Pembimbing, serta diuji pada tanggal: 29 Desember 2011

Tim Penguji

Tanda Tangan

1. Ketua

: Prof. Dr Ni Wayan Sri Suprapti, SE.,M.Si.

....................

2. Sekretaris

: Ni Made Rastini, SE.,MM.

....................

3. Anggota

: Drs. Gede Trunajaya

....................

Mengetahui, Ketua Jurusan Manajemen Pembimbing

Prof. Dr. Made Wardana, SE., MP NIP. 19550801 198103 1 031

Prof. Dr. N. W. Sri Suprapti. SE.,M.Si. NIP. 19610601 198503 2 003

ii

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadapan Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat rahmat-Nya penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul Hubungan Daya Tarik, Keahlian, dan Kepercayaan Kepada Celebrity Endorser Dengan Niat Beli Konsumen (Studi Produk Krim Pencerah Kulit Wajah LOreal White Perfect Day Cream di Kota Denpasar). Penulis menyadari bahwa skripsi ini tidak akan berhasil tanpa bimbingan dan pengarahan dari berbagai pihak. Dalam kesempatan ini, penulis menyampaikan terima kasih kepada: 1. Bapak Prof. Dr. I Wayan Ramantha, SE., MM., Ak., CPA, selaku Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Udayana. 2. Bapak Dr. Nyoman Mahaendra Yasa, SE., MSi, selaku Pembantu Dekan I Fakultas Ekonomi Universitas Udayana. 3. Bapak Prof. Dr. I Made Wardana, SE., MP, selaku Ketua Jurusan Manajemen dan Bapak Drs. I Komang Ardana, MM, selaku Sekretaris Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Udayana. 4. Ibu Ni Made Rastini, SE., MM., selaku Dosen Pembimbing Akademis 5. Ibu Prof. Dr. Ni Wayan Sri Suprapti, SE.,M.Si. atas waktu, bimbingan, masukan serta motivasi sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. 6. Bapak dan Ibu dosen pengajar beserta staf pegawai di lingkungan Fakultas Ekonomi Universitas Udayana.

iii

7. Orang tua tercinta, yaitu Alm. I Wayan Marka dan Ni Wayan Seriadi, S.Pd. serta seluruh keluarga besar yang selalu memberikan dukungan dan doa yang tulus dan tiada hentinya untuk memotivasi penulis. 8. Seluruh teman dan sahabat yang telah banyak membantu memberikan semangat dan inspirasi, diantaranya Wayan Suarjaya, Merta Gunawan Putra, Ni Wayan Riska Roseviyanthi, Devatty Ari Ayi Suendra, Ni Made Rahayu Dwikayani, Wicitra Wira S, Agus Putra Wijaya, I Made Edi Ariana, Devi Yustri Yeni, I Wayan Martha Mandana, MaVerick, Randini Kumara Ratih, dan kakak kelas penulis di Manajemen angkatan 2007. 9. Pihak-pihak lainnya yang tidak dapat penulis sebutkan satu per satu yang juga bekontribusi atas penyelesaian skripsi ini. Penulis menyadari sepenuhnya bahwa dalam penyusunan skripsi ini masih banyak terdapat kesalahan dan kekurangan yang disebabkan karena keterbatasan kemampuan serta pengalaman penulis. Namun demikian, skripsi ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi yang berkepentingan.

Denpasar, Desember 2011

Penulis

iv

Judul : Hubungan Daya Tarik, Keahlian, Dan Kepercayaan Kepada Celebrity Endorser Terhadap Niat Beli Konsumen (Studi Produk Krim Pencerah Kulit Wajah LOreal White Perfect Day Cream Di Kota Denpasar) Nama : I Nyoman Adhi Widiana NIM : 0806205085 ABSTRAK Penggunaan selebritis sebagai bintang iklan sangat penting untuk menarik perhatian konsumen dan menciptakan kesadaran merek atas sebuah produk. Faktor kredibilitas yang terdiri atas aspek daya tarik, keahlian dan kepercayaan yang dimiliki oleh seorang selebriti menjadi pertimbangan utama bagi para pemasar dalam penentuan bintang iklan untuk sebuah produk. Semakin tinggi kredibiltas seorang bintang iklan makan semakin efektif pula penyampaian sebuah pesan (iklan) yang secara tidak langsung menimbulkan niat beli konsumen atas sebuah merek utamanya untuk sebuah merek baru. Untuk itulah maka dilakukan penelitian dengan judul Hubungan Daya Tarik, Keahlian, dan Kepercayaan Kepada Celebrity Endorser Dengan Niat Beli Konsumen (Studi Produk Krim Pencerah Kulit Wajah LOreal White Perfect Day Cream di Kota Denpasar). Penelitian ini berusaha menjelaskan hubungan antara daya tarik, keahlian, dan kepercayaan kepada celebrity endorser dengan niat beli konsumen pada produk LOreal White Perfect Day Cream khususnya di kota Denpasar. Sampel dalam penelitian ini sejumlah 150 responden yang terdiri dari masyarakat kota Denpasar berjenis kelamin perempuan dengan rentang usia 17 sampai 45 tahun. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah nonprobability sampling dan penarikan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis faktor dengan pendekatan confirmatory factor analysis dan regresi linear berganda yang dalam pengolahannya menggunakan program SPSS for windows. Berdasarkah hasil uji F diketahui hasil Fhitung sebesar 94,078 dengan () 0,005 menunjukkan model yang dibangun telah memenuhi kecocokan. Lebih lanjut, hasil t-test menunjukkan variabel daya tarik (X1), keahlian (X2), dan kepercayaan (X3) kepada celebrity endorser memiliki hubungan yang positif dan signifikan dengan niat beli konsumen pada produk LOreal White Perfect Day Cream.

KataKunci: Daya Tarik, Keahlian, Kepercayaan, Celebrity Endorser, dan Niat Beli

DAFTAR ISI

JUDUL HALAMAN PENGESAHAN KATA PENGANTAR ABSTRAK DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN BAB I

Halaman ....................................................................... i ....................................................................... ii ....................................................................... iii ....................................................................... v ....................................................................... vi ....................................................................... ix ....................................................................... x ....................................................................... xi

PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah .............................................................. 1.2 Tujuan Penelitian .......................................................................... 1.3 Kegunaan Penelitian ..................................................................... 1.4 Sistematika Penulisan ................................................................ KAJIAN PUSTAKA DAN RUMUSAN HIPOTESIS 2.1 Landasan Teori ............................................................................ 2.1.1 Komunikasi Pemasaran....................................................... 2.1.2 Pengertian Periklanan.......................................................... 2.1.3 Tujuan Periklanan................................................................ 2.1.4 Sasaran Periklanan............................................................... 2.1.5 Fungsi Periklanan................................................................ 2.1.6 Celebrity Endorser.............................................................. 2.1.6.1 Definisi Celebrity Endorser .................................. 2.1.6.2 Peran Celebrity Endorser...................................... 2.1.6.3 Kriteria Celebrity Endorser................................... 2.1.6.4 Evaluasi Penggunaan Selebriti dalam Iklan.......... 2.1.6.5 Periklanan dan Celebrity Endorser....................... 2.1.8 Pengertian Niat Beli............................................................ 2.1.9 Sikap Konsumen dan Norma Subyektif.............................. 2.1.10Hubungan Antara Niat Beli dan Perilaku........................... 2.1.11Model Keputusan Pembelian.............................................. 2.2 Penelitian Sebelumnya ................................................................ 2.3 Model Penelitian dan Rumusan Hipotesis ..................................

1 6 7 8

BAB II

10 10 12 14 15 16 17 17 18 19 21 23 24 25 27 28 32 36

vi

BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Lokasi Penelitian ....................................................................... 3.2 Objek Penelitian ......................................................................... 3.3 Identifikasi Variabel .................................................................. 3.4 Definisi Operasional dan Pengukuran Variabel........................... 3.4.1 Definisi Operasional Variabel............................................ 3.4.2 Pengukuran Variabel.......................................................... 3.5 Jenis dan Sumber Data ............................................................. 3.5.1 Data menurut jenisnya ...................................................... 3.5.2 Data menurut sumbernya .................................................. 3.6 Metode Penentuan Sampel ......................................................... 3.6.1 Populasi ............................................................................ 3.6.2 Sampel ............................................................................... 3.7 Metode Pengumpulan Data ....................................................... 3.8 Pengujian Instrumen Penelitian .................................................. 3.8.1 Analisis Faktor Konfirmatori .............................................. 3.8.2 Uji Reliabilitas .................................................................... 3.9 Teknik Analisis Data ................................................................... 3.9.1 Analisis regresi linear berganda ......................................... 3.9.2 Uji F (F-test) ........................................................................ 3.9.3 Uji asumsi klasik ................................................................. 3.9.4 Pengujian hipotesis ............................................................ BAB IV PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN 4.1 Gambaran Umum Perusahaan...................................................... 4.1.1 Sejarah singkat perusahaan ............................................... 4.1.2 Jenis-jenis Produk ............................................................. 4.2 Profil Dian Sastrowardoyo ........................................................ 4.3 Hasil dan Pembahasan Penelitian ............................................... 4.3.1 Karakteristik responden .................................................... 4.3.2 Pengujian Instrumen Penelitian ........................................ 4.3.2.1 Analisis Faktor Konfirmatori ............................... 4.3.2.2 Uji Reliabilitas .................................................... 4.3.3 Hasil Analisis Deskriptif .................................................... 4.3.4 Analisis Regresi Linear Berganda ...................................... 4.3.5 Uji F (F-test) ....................................................................... 4.3.6 Uji Asumsi Klasik ............................................................. 4.3.5.1 Uji Normalitas ................................................... 4.3.5.2 Uji Multikolinieritas............................................. 4.3.5.3 Uji Heteroskedastisitas ........................................

38 39 39 39 39 42 43 43 43 44 44 44 45 46 46 47 48 48 49 51 53

56 56 57 59 61 61 65 65 68 69 79 80 83 83 83 84

vii

4.3.7 Pengujian Hipotesis ........................................................... 85 4.3.7.1 Hubungan daya tarik celebrity endorser dengan niat beli konsumen pada produk krim pencerah kulit wajah LOreal White Perfect Day Cream......... 85 4.3.7.2 Hubungan keahlian celebrity endorser dengan niat beli konsumen pada produk krim pencerh kulit wajah LOreal White Perfect Day Cream............. 87 4.3.7.3 Hubungan kepercayaan kepeda celebrity endorser dengan niat beli konsumen pada produk krim pencerah kulit wajah LOreal White Perfect Day Cream ................................................................... 89 4.3.8 Pembahasan Hasil Penelitian ............................................. 90 BAB V SIMPULAN, KETERBATASAN PENELITIAN DAN SARAN 5.1 Simpulan .................................................................................... 94 5.2 Keterbatasan Penelitian ............................................................ 95 5.3 Saran ......................................................................................... 96

DAFTAR RUJUKAN LAMPIRAN

viii

DAFTAR TABEL

No. 1.1 4.1 4.2 4.3 4.4 4.5 4.6 4.7 4.8 4.9 4.10 4.11 4.12 4.13 4.14 4.15 4.16 4.17 4.18 4.19

Tabel Top 10 Cosmetics Brands berdasarkan Brand Finance Segmentasi dan Merek produk LOreal Judul Film yang Dibintangi Dian Sastrowardoyo Penghargaan yang Diraih Dian Sastrowardoyo Jumlah Penduduk Kota Denpasar Karakteristik Responden Berdasarkan Domisili Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Pekerjaan Karakteristik Responden berdasarkan Merek Krim Pencerah Kulit Wajah yang Digunakan Hasil Uji Kaiser Meyer Olkin (KMO) Nilai Measures of Sampling Adequacy (MSA) Nilai Percentage of Variance Nilai Loading Factor Uji Reliabilitas Instrumen Deskripsi Jawaban Responden Terhadap Variabel Daya Tarik Celebrity Endorser Deskripsi Jawaban Responden Terhadap Variabel Keahlian Celebrity Endorser Deskripsi Jawaban Responden Terhadap Variabel Kepercayaan kepada Celebrity Endorser Deskripsi Jawaban Responden Terhadap Variabel Niat Beli Hasil Uji Regresi Linear Berganda Hasil Uji Multikolinieritas Hasil Uji Heteroskedastisitas

Halaman 2 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 72 75 77 80 84 85

ix

DAFTAR GAMBAR

No. Gambar 2.1 2.2 Model Sederhana Pengambilan Keputusan Pembelian Konsumen Hubungan Daya Tarik, Keahlian, dan Kepercayaan Kepada Celebrity Endorser Dengan Niat Beli Konsumen Produk Krim Pencerah Kulit Wajah LOreal White Perfect Day Cream Kurva Distribusi F Daerah Pengujian Penolakan dan Penerimaan H0 dengan Uji t Kurva Daerah Penerimaan dan Penolakan H0 dengan Uji F Daerah Pengujian Penolakan dan Penerimaan H0 dengan Uji t Daerah Pengujian Penolakan dan Penerimaan H0 dengan Uji t Daerah Pengujian Penolakan dan Penerimaan H0 dengan Uji t

Halaman

31

3.1 3.2 4.1 4.2 4.3 4.4

36 51 55 82 86 88 90

DAFTAR LAMPIRAN

No. 1 2 3 4 5 6 7

Lampiran Kuesioner Karakteristik Responden Hasil Tabulasi Hasil Analisis Faktor Konfirmatori Hasil Uji Reliabilitas Tabel Frekuensi Hasil Analisis Regresi dan Uji Asumsi Klasik

xi

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah Kosmetik telah dikenal manusia sejak berabad-abad yang lalu. Hasil riset dan penyelidikan antropologi, arkeologi, dan etnologi di Mesir dan India membuktikan adanya pemakaian ramuan seperti bahan pengawet mayat dan salep aromatik, yang dianggap sebagai bentuk awal kosmetik yang dikenal masyarakat sekarang ini. Bukti lain misalnya 200 tahun yang lalu, Cleopatra menggunakan susu sebagai rendaman saat mandi. Dia begitu senang karena mendapat manfaat dari laktosa susu untuk kemulusan kulitnya. Sejak saat itu susu digunakan sebagai semacam kosmetik. Penggunaan sumber daya alam yang kaya akan tanaman obat, rempahrempah, wewangian dan lain sebagainya telah digunakan oleh masyarakat zaman dulu sebagai kosmetik tradisional dengan pengolahan secara sederhana dan masih sangat tradisional. Pada saat ini ilmu kesehatan kulit khususnya tentang kosmetik sangat berkembang pesat seiring laju pertumbuhan industri kosmetik di dunia. Kebutuhan akan penampilan yang menarik dan selalu tampil cantik bagi kaum wanita, telah mendorong para peneliti dan pengusaha untuk mengembangkan produk-produk kecantikan yang tidak hanya memberi kecantikan tetapi juga memberi rasa aman kepada para pemakainya. Dalam persaingan pasar global saat ini, keberadaan dunia usaha mengalami perkembangan yang cukup pesat. Berbagai jenis usaha baik industri,

jasa maupun perdagangan terus bermunculan, tidak terkecuali terjadi pada produk kosmetik. Saat ini terdapat cukup banyak perusahaan yang bergerak dibidang industri kosmetik. Salah satu merek produk kosmetik yang dikenal di dunia adalah LOral. Menurut data dari The Brand Finance pada tahun 2011, produk kosmetik merek LOral telah menduduki peringkat keempat di dunia setelah produk kecantikan merek Olay, AVON, dan Gillete. Berikut adalah peringkat sepuluh teratas merek produk kosmetik di dunia menurut The Brand Finance. Tabel 1.1 Top 10 Cosmetics Brands berdasarkan Brand Finance 2011 No. Nama 1. Olay 2. AVON 3. Gillete 4. LOral 5. Nivea 6. Neutrogena 7. Lancome 8. Dove 9. Estee Lauder 10. Biore Sumber: www.rangkingthebrands.com Berdasarkan Tabel 1.1 dapat diketahui bahwa terdapat cukup banyak perusahaan kosmetik yang bersaing merebut pangsa pasar produk kecantikan di seluruh dunia. The Brand Finance mencatat terdapat 50 perusahaan kosmetik di seluruh dunia dan telah mengurutkannya berdasarkan nilai merek (brand value) yang dimiliki oleh masing-masing perusahaan. Berada pada posisi pertama adalah Olay dengan nilai merek sebesar USD $ 11,067 juta. Posisi kedua dan ketiga adalah AVON dan Gillete dengan nilai merek masing-masing USD $ 10,171 juta dan USD $ 7,784 juta. LOral sendiri menduduki peringkat keempat dengan nilai merek sebesar USD $ 7,630 juta.

L'Oral merupakan salah satu perusahaan yang berkelanjutan di dunia dan termasuk dalam daftar perusahaan yang menjadi tolak ukur global atas standar perusahaan yang bertanggung jawab. Hadir lebih dari seabad lalu, dalam situs resminya (www.LOral.co.id) LOral Indonesia menyatakan bahwa perusahaan tersebut beambisi untuk memenangkan loyalitas satu miliar konsumen baru di tahun 2020. Guna mencapai tujuan tersbut ke depanya perusahaan tentunya akan menghadapi banyak tantangan dalam meningkatkan loyalitas dan pangsa pasar produknya. Riyanto (2008) dalam tesisnya tentang efektifitas iklan dan implikasinya terhadap sikap merek menyatakan bahwa tantangan yang dihadapi oleh perusahaan yang bersaing diantaranya adalah selalu berusaha mendapatkan cara terbaik untuk merebut dan mempertahankan pangsa pasar. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan mengkomunikasikan produknya dengan beriklan. Melalui iklan produsen dapat menyampaikan kelebihan atau kekurangan produk, begitu juga melalui iklan konsumen dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan produk tersebut. Iklan cenderung dapat menarik konsumen untuk melakukan pembelian terhadap suatu produk. Pemilihan selebriti pendukung yang tepat dan sesuai dengan karakter produk yang diiklankan akan berpengaruh pada penilaian konsumen terhadap produk tersebut. Penggunaan artis sebagai bintang iklan mampu mengundang dan mengalihkan perhatian konsumen kepada produk tersebut. Keberadaan artis lebih sering disorot oleh media (seperti televisi, majalah, tabloid, dsb) dibandingkan dengan model ataupun atlet (Bergstrm dan Rikard, 2004). Menurut Amos, et al

(2008:209) pentingnya penggunaan artis dalam sebuah iklan bukan hanya sebagai alat dalam meningkatkan perolehan laba, tetapi juga bagaimana artis tersebut dapat memberikan nilai lebih terhadap perusahaan, merek, dan produk yang menggunakan jasa artis tersebut. LOral Indonesia menggunakan artis Dian Satrowardoyo sebagai selebriti pendukung (celebrity endorser) karena dinilai memiliki kecantikan dan karakter wanita Indonesia asli, selain tentunya punya prestasi (www.kapanlagi.com). Dian Sastro sebagai selebriti pendukung produk kecantikan dari LOral dipilih sesuai dengan segmen yang ingin dituju oleh perusahaan yaitu wanita Indonesia muda yang cantik dan berprestasi. Sejak terkenal dengan tampil dalam film layar lebar Ada Apa Dengan Cinta yang mengantarnya ke puncak popularitas, sosok Dian Sastrowardoyo seakan tak pernah pudar dalam benak publik tanah air. Karena keanggunan yang dimilikinya, Dian pernah dianggap sebagai wanita tercantik se-Indonesia. Meski sudah lama vakum dari dunia hiburan, namun pesonanya selalu mampu membuat sosoknya begitu diingat oleh publik terutama para penggemar beratnya. Dian Sastro termasuk dalam salah satu dari sepuluh artis yang banyak menarik minat pembaca KapanLagi.com di tahun 2007 didasarkan pada komentar positif yang paling banyak diberikan oleh pengunjung situs kepada artis-artis Indonesia. Memiliki wajah dan penampilan fisik yang menarik serta bakat acting yang baik sehingga banyak sutradar yang menjadikannya sebagai bintang utama dalam baberap judul film seperti Ada Apa Dengan Cinta, Pasir Berbisik, Ungu Violet dan sebagainya. Hal tersebut yang kemudian membawa Dian Satro meraih banyak penghargaan di tingkat nasional

maupun internasional. Semua prestasi yang diraihnya menjadikan nama Dian Sastro semakin dikenal dan dikagumi oleh masyarakat Indonesia. Dalam menentukan selebriti pendukung, LOral tentu saja memikirkan banyak aspek terkait pribadi artis yang akan digunakan dengan kesesuaian karakter artis dengan produk yang akan diiklankan. Berdasarkan ulasan dari beberapa literatur, Amos, et al (2008: 213-216) secara teoritis terdapat beberapa kriteria yang digunakan perusahaan dalam memilih selebriti pendukung (celebrity endorser) diantaranya adalah penampilan, informasi negatif, kredibilitas, keahlian, kepercayaan, daya tarik, serta kepopuleran dan kegemaran terhadap selebriti. Seperti halnya Dian Sastro yang merupakan artis yang memiliki kredibilatas yang baik dimata masyarakat yang dapat dilihat dari jumlah pemberitaan negatif terkait kehidupan pribadi maupun karirnya. Dian Sastro telah berhasil membangun pencitraan positif dimata masyarakat sejak awal

kemunculunnya dalam dunia hiburan tanah air, sehingga tidak sulit untuk meraih perhatian masyarakat jika sebuah perusahaan menggunakannya sebagai bintang iklan salah satu merek produknya. Disisi lain Ostberg dalam Bergstrm dan Rikard (2004:32) menyatakan bahwa kepercayaan terhadap selebriti merupakan hal terpenting dalam penentuan artis pendukung disamping rasa hormat terhadap selebriti, keahlian, dan daya tarik fisik. Pencitraan positif yang dimiliki seorang artis akan mampu menciptakan kesadaran konsumen atas sebuah produk dan mendorong sikap positif terhadap produk yang pada akhirnya mampu mempengaruhi niat membeli.

Berdasarkan latar belakang yang telah dipaparkan maka, permasalahan yang hendak diteliti adalah. 1. Apakah daya tarik Celebrity Endorser produk kecantikan LOral White Perfect Day Cream memiliki hubungan yang positif dan signifikan dengan niat beli konsumen di Kota Denpasar? 2. Apakah keahlian Celebrity Endorser produk kecantikan LOral White Perfect Day Cream memiliki hubungan yang positif dan signifikan dengan niat beli konsumen di Kota Denpasar? 3. Apakah kepercayaan kepada seorang Celebrity Endorser produk kecantikan LOral White Perfect Day Cream memiliki hubungan yang positif dan signifikan dengan niat beli konsumen di Kota Denpasar?

1.2 Tujuan Penelitian Berdasarkan latar belakang dan rumusan masalah di atas, maka tujuan yang hendak dicapai dari penelitian ini adalah sebagai berikut. 1.2.1 Mengetahui hubungan antara daya tarik Celebrity Endorser produk kecantikan LOral White Perfect Day Cream terhadap niat beli konsumen di Kota Denpasar. 1.2.2 Mengetahui hubungan antara keahlian Celebrity Endorser produk kecantikan LOral White Perfect Day Cream terhadap niat beli konsumen di Kota Denpasar.

1.2.3

Mengetahui hubungan antara kepercayaan kepada Celebrity Endorser produk kecantikan LOral White Perfect Day Cream terhadap niat beli konsumen di Kota Denpasar.

1.3 Kegunaan Penelitian Penelitian ini memiliki manfaat tidak hanya bagi penulis, tetapi juga bagi pihak-pihak yang terkait dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1.3.1 Kegunaan Teoritis Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan referensi tambahan untuk memperkuat teori yang ada yang berhubungan dengan daya tarik, kredibilitas, dan kepercayan terhadap Celebrity Endorser terhadap niat pembelian. Disamping itu, penelitian ini juga berguna bagi peneliti terutama untuk mengaplikasikan teori yang telah didapat selama berada di bangku kuliah mengenai manajemen periklanan dan perilaku konsumen. 1.3.2 Kegunaan Praktis Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan bagi seluruh perusahaan yang menggunakan artis

pendukung dalam kampanye pemasaran (beriklan) khususnya bagi LOral.

1.4 Sistematika Penulisan Penelitian ini terdiri dari lima bab yang saling berhubungan antara bab yang satu dengan yang lainnya dan disusun secara terperinci dan sistematis untuk memberi gambaran dan mempermudah pembahasan tentang penelitian ini. Sistematika dari masing-masing bab dapat diperinci sebagai berikut. Bab I Pendahuluan Bab ini memuat latar belakang masalah, pokok permasalahan, tujuan penelitian, kegunaan penelitian dan sistematika penyajian. Bab II Kajian Pustaka dan Rumusan Hipotesis Bab ini memuat teori-teori yang berasal dari berbagai literatur yang dianggap relevan dengan permasalahan agar dapat diakomodasikan sebagai argumentasi yang akurat sesuai dengan pokok permasalahan yang ada serta hipotesis yang digunakan. Bab III Metode Penelitian Bab ini mencakup lokasi penelitian, objek penelitian, identifikasi variabel, definisi operasional variabel, jenis data, metode penentuan sampel, metode pengumpulan data, dan teknik analisis data. Bab IV Hasil dan Pembahasan Bab ini menguraikan dan membahas permasalahan dalam penelitian ini dengan didukung oleh teori-teori yang relevan digunakan. Selain itu, akan dijelaskan pula mengenai gambaran umum perusahaan dan pengolahan data yang digunakan untuk memecahkan masalah ditinjau dari teori-teori yang digunakan.

Bab V Simpulan, Keterbatasan Penelitian dan Saran Bab ini merupakan bagian akhir dari skripsi ini, yang didalamnya diuraikan mengenai kesimpulan yang diperoleh dari hasil pembahasan, keterbatasan dari penelitian yang dilakukan serta saran-saran bagi kepentingan perusahaan yang diteliti dan bagi peneliti selanjutnya.

BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN RUMUSAN HIPOTESIS

2.1 Landasan Teori 2.1.1 Komunikasi Pemasaran Komunikasi pemasaran adalah cara yang digunakan perusahaan untuk menginformasikan, mempersuasi dan mengingatkan konsumen, baik cara langsung maupun tidak langsung mengenai produk dan merek yang mereka jual. Komunikasi pemasaran mewakili suara merek adalah cara yang digunakan untuk membangun dialog dan hubungan dengan konsumen. Komunikasi pemasaran kontribusi terhadap ekuitas merek dengan membangun merek dalam ingatan dan menciptakan citra merek yang mencakup enam komponen yaitu periklanan, promosi penjualan, event, public relations dan publisitas, pemasaran langsung, penjualan personal (Kottler & Keller, 2006 : 496). Kottler & Keller (2006: 497) mengemukakan bahwa aktivitas komunikasi pemasaran berkontribusi terhadap ekuitas merek dalam berbagai cara yaitu dengan menciptakan kesadaran merek (brand awareness), menghubungkan asosiasi yang benar kepada citra merek dalam ingatan konsumsi (brand image), menekan pada perasaan atau penilaian merek yang positif (brand responses) dan memfasilitasi hubungan yang lebih kuat antara konsumen dengan merek (brand relationship).

10

Dalam komunikasi pemasaran dikenal juga istilah promotion mix atau bauran promosi. Belch dan Michael (2007:15) menjabarkan elemen-elemen dari bauran promosi sebagai berikut. 1) Iklan (advertising) adalah bentuk komunikasi nonpersonal dari informasi yang tersusun dan terstruktur, yang biasanya dibayar dan secara alami bersifat persuasif tentang produk-produk perusahaan tertentu (barang, jasa, ide bisnis) melalui berbagai macam media. 2) Pemasaran langsung (direct marketing) didefinisikan sebagai upaya perusahaan atau organisasi untuk berkomunikasi secara langsung dengan calon konsumen sasaran dengan maksud untuk mengetahui tanggapan dan/atau menghasilkan transaksi penjualan. 3) Pemasaran interaktif (interactive/ internet marketing), merupakan bentuk baru dari pemasaran akibat dari perkembangan teknologi informasi salah satu diantaranya adalah kemunculan internet. Dengan adanya media interaktif seperti internet memungkinkan terjadinya arus informasi timbal balik yang memungkinkan pengguna dapat berpartisipasi dan

memodifikasi bentuk dan isi informasi pada saat itu juga. 4) Promosi penjualan (sales promotion) secara umum didefinisikan sebagai keseluruhan aktifitas pemasaran yang memberikan nilai tambah atau insentif kepada tenaga penjualan, distributor maupun konsumen yang diharapkan mampu untuk meningkatkan penjualan. 5) Publisitas/hubungan masyarakat (publicity/public relations) publisitas mengacu kepada komunikasi nonpersonal mengenai perusahaan, barang,

11

jasa, atau jasa yang dibayar secara tidak langsung atau sebagai sponsor. Hubungan masyarakat diidentifikasikan sebagai fungsi manajemen dalam rangka mengevaluasi sikap masyarakat, mengidentifikasi kebijakankebijakan perusahaan terhadap ketertarikan masyarakat, serta

menjalankan sebuah program untuk mendapatkan pengertian dan penerimaan dari masyarakat. 6) Penjualan perorangan (personal selling) merupakan bentuk komunikasi penjualan antara seorang penjual dengan calon pembelinya dimana penjual berupaya untuk membantu dan/atau membujuk calon pembeli untuk membeli barang atau jasa dari perusahaan atau menanggapi sebuah ide. Menurut Shimp dalam Nababan (2008:35), terdapat beberapa fungsi dari komunikasi pemasaran diantaranya. (1) Membangkitkan keinginan akan satu kategori produk (2) Menciptakan kesadaran akan merek (brand awareness) (3) Mendorong sikap positif terhadap produk dan mempengaruhi niat membeli (4) Memfasilitasi pembelian

2.1.2 Pengertian Periklanan Sebagai salah satu bagian dari komunikasi pemasaran periklanan memiliki peran yang penting dalam pemasaran sebuah produk. Periklanan merupakan salah satu dari empat alat utama yang digunakan oleh perusahaan untuk mengarahkan

12

komunikasi yang meyakinkan kepada sasaran pembeli dan publik. Periklanan menurut Basu dan Irawan yang dikutip dalam Heruwati (2010:35) adalah komunikasi non-individu dengan sejumlah biaya dengan berbagai media yang dilakukan oleh perusahaan, lembaga non-laba, serta individu-individu. Periklanan memiliki peran yang sangat penting dalam sebuah pasar perekonomian, sebagai pemberi informasi, mengajak, dan mengingatkan konsumen tentang produk dan jasa (Blackwell, et al, 2007:506). Iklan merupakan sarana komunikasi terhadap produk yang disampaikan melalui berbagai media dengan biaya pemrakarsa agar masyarakat tertarik untuk menyetujui dan mengikuti (Pujianto, 2001:3). Menurut Setiadi (2003:253), definisi standar dari periklanan biasanya mengandung enam elemen diantaranya adalah sebagai berikut. 1. Periklanan adalah bentuk komunikasi yang dibayar. 2. Dalam iklan terjadi proses identifikasi sponsor. 3. Upaya membujuk dan mempengaruhi konsumen. 4. Periklanan memerlukan elemen media massa merupakan sarana untuk menyampaikan pesan kepada audiens sasaran. 5. Bersifat non-personal. 6. Audiens, kelompok konsumen yang akan dijadikan sasaran pesan. Pada akhirnya periklanan dapat dipandang sebagai kegiatan penawaran kepada suatu kelompok masyarakat baik secara lisan ataupun dengan penglihatan (berupa berita), tentang suatu produk, jasa, atau ide. Berita yang disampaikan tersebut dinamakan iklan atau advertising.

13

2.1.3 Tujuan Periklanan Tujuan periklanan yang utama adalah menjual atau meningkatkan penjualan barang, jasa, atau ide. Adanya kegiatan periklanan sering

mengakibatkan terjadinya penjualan dengan segera meskipun banyak juga penjualan yang baru terjadi pada waktu mendatang. Dari segi lain periklanan yang riil adalah mengadakan komunikasi secara efektif. Dikutip dalam Heruwati (2010:35), tujuan lain dari periklanan menurut Basu dan Irawan adalah: 1. mendukung program personal selling dan kegiatan promosi lain. 2. mencapai orang-orang yang tidak dapat dicapai oleh tenaga penjualan ataupun salesman dalam jangka waktu tertentu. 3. mengadakan hubungan dengan para penyalur, misal dengan

mencantumkan nama dan alamatnya. 4. memasuki daerah pemasaran baru atau menarik pelanggan baru. 5. memperkenalkan produk baru. 6. menambah penjualan industri. 7. mencegah timbulnya barang-barang tiruan. 8. memperbaiki reputasi perusahaan dengan memberikan pelayanan umum melalui periklanan. Pemasaran bertujuan memberitahu serta memberi petunjuk kepada pembeli potensial dan untuk meningkatkan penjualan. Dalam periklanan diusahakan agar dapat menarik perhatian, minat, keinginan, keyakinan serta menimbulkan tindakan membeli dengan memanfaatkan media yang tersedia seperti televisi, radio, koran, majalah, dan lain sebagainya.

14

Maraknya tayangan iklan di media televisi ini menyebabkan kompetisi di antara merek produk yang diiklankan semakin tinggi. Maka di dalam pengolahan pesan diperlukan strategi kreatif agar dapat menimbulkan kesadarn khalayak atas suatu merek atau biasa yang dikenal dengan istilah brand awareness. Menurut Schultz dan Barners dalam Heruwati (2010:36) brand awareness merupakan bentuk paling sederhana dari pengetahuan akan suatu merek yang merupakan kesadaran konsumen akan suatu merek.

2.1.4 Sasaran Periklanan Dalam memasang iklan hendaknya tidak semata-mata mempertimbangkan yang akan menjadi sasarannya, tetapi juga perlu dipertimbangkan pihak-pihak yang mungkin berhubungan dengan iklan dan sasarannya. Menurut Sigit (Heruwati, 2010:37) iklan sebaiknya disusun dengan memperhatikan beberapa hal. 1. Para pembeli dan pemakai di waktu sekarang 2. Mereka yang memiliki potensi sebagai pembeli 3. Mereka yang memiliki kekuasaan memutuskan membeli 4. Mereka yang menjadi pembeli atau pemakai diwaktu yang akan datang 5. Mereka yang dapat dipengaruhi orang lain untuk membeli atau memakai 6. Pasar pedagang 7. Pasar pesaing

15

2.1.5 Fungsi Periklanan Investasi besar-besaran ini menunjukan bahwa banyak perusahaan yang memiliki keyakinan akan efektifitas periklanan. Secara umum, periklanan dihargai karena dikenal sebagai pelaksana beragam fungsi komunikasi. Menurut Shimp (2003: 357) periklanan memiliki beberapa fungsi yaitu. a. Informing (memberi informasi) Periklanan membuat konsumen sadar (aware) akan merek-merek baru, mendidik konsumen tentang berbagai fitur dan manfaat merek, serta memfasilitasi penciptaan merek citra merek yang positif. b. Persuading (membujuk) Iklan yang efektif akan mampu membujuk pelanggan untuk mencoba produk dan jasa yang diiklankan. c. Reminding (mengingatkan) Iklan menjaga agar merek perusahaan tetap segar dalam ingatan para konsumen. Periklanan yang efektif juga meningkatkan minat konsumen terhadap merek yang sudah ada dan pembelian sebuah merek yang mungkin tidak akan dipilihnya. d. Adding value (memberi nilai tambah) Periklanan memberi nilai tambah pada merek dengan mempengaruhi persepsi konsumen. Periklanan yang efektif menyebabkan merek dipandang lebih elegan, bergaya, bergengsi, dan lebih unggul dari tawaran pesaing.

16

e. Assisting (mendampingi) Peran utama periklanan adalah sebagai pendamping yang memfasilitasi upaya-upaya lain dari perusahaan dalam proses komunikasi pemasaran. Sebagai contoh, periklanan mungkin digunakan sebagai alat komunikasi untuk meluncurkan promosi-promosi penjualan seperti kupon-kupon dan undian. Peran penting lain dari periklanan adalah membantu perwakilan penjualan.

2.1.6 Celebrity Endorser 2.1.6.1 Definisi Celebrity Endorser Keberhasilan sebuah iklan tidak terlepas dari pesan bintang iklan dalam mempromosikan sebuah merek produk, terutama bila iklan tersebut ditayangkan melalui media televisi. Penggunaan bintang iklan dalam sebuah iklan di televisi merupakan alternatif strategi yang tepat untuk memperkenalkan produk kepada konsumen. Selebriti yaitu pribadi (bintang film, penghibur, atau atlet) yang dikenal oleh masyarakat karena kemampuannya dalam bidang tertentu yang dapat mendukung produk yang diiklankan. Selebriti memiliki kekuatan untuk menghentikan (stopping power). Mereka dapat menarik perhatian atas pesan iklan ditengah banyaknya iklan lain (Belch & Michael, 2007:12). Selebriti dapat digunakan sebagai alat yang cepat untuk mewakili segmen pasar yang dibidik (Royan, 2005:12).

17

Endorser sering juga disebut sebagai direct source (sumber langsung) yaitu seorang pembicara yang mengantarkan sebuah pesan dan atau

memperagakan sebuah produk atau jasa (Belch & Michael, 2007:168). Endorser juga diartikan sebagai orang yang dipilih mewakili imej sebuah produk (product image). Menurut Hardiman dalam Heruwati (2010:39) biasanya dari kalangan tokoh masyarakat memiliki karakter menonjol dan daya tarik yang kuat. Maka keahlian yang dimiliki selebriti dengan merek produk yang diiklankan haruslah relevan (Jewler, 2005:10). 2.1.6.2 Peran Celebrity Endorser Schiffman dan Kanuk dalam Mahestu (2006: 65-74) menyebutkan beberapa peran selebriti sebagai model iklan yang bisa digunakan perusahaan dalam sebuah iklan. a. Testimonial, jika secara personal selebriti menggunakan produk tersebut maka pihak dia bisa memberikan kesaksian tentang kualitas maupun benefit dari produk atau merek yang diiklankan tersebut. b. Endorsement, ada kalanya selebriti diminta untuk membintangi iklan produk dimana dia secara pribadi tidak ahli dalam bidang tersebut. c. Actor, selebriti diminta untuk mempromosikan suatu produk atau merek tertentu terkait dengan peran yang sedang ia bintangi dalam suatu program tayangan tertentu. d. Spokeperson, selebriti yang mempromosikan produk, merek atau suatu perusahaan dalam kurun waktu tertentu masuk dalam kelompok peran

18

spoken person. Penampilan mereka akan diasosiasikan dengan merek atau produk yang mereka wakili. Penggunaan selebriti sebagai bintang iklan diyakini memiliki daya tarik tersendiri. Selain memiliki keuntungan publisitas dan kekuatan memperoleh perhatian dari konsumen, selebriti juga mempunyai kekuatan untuk dijadikan sebagai alat untuk membujuk, merayu, serta mempengaruhi konsumen sasaran, yaitu dengan ketenaran yang dimilikinya. Dengan memanfaatkan ketenaran tersebut diharapkan dapat menarik minat konsumen untuk melakukan pembelian terhadap produk yang diiklankannya. Penggunaan selebriti sebagai bintang iklan juga memiliki peranan yang penting dalam membentuk personaliti merek (brand personality) pada sebuah produk. Bagi perusahaan, personaliti merek ini sangatlah penting untuk membedakannya dengan merek lain. Personaliti yang demikian oleh selebriti harus disesuaikan dengan image produk yang diiklankan dan kemudian personaliti tersebut ditransfer kedalam merek produk yang diiklankan sehingga konsumen sadar akan keberadaan dari merek tersebut. Selain itu, diharapkan pula dengan dibentuknya personaliti merek pada sebuah produk dapat membantu perusahaan dalam meningkatkan kinerja merek produk tersebut dipasarkan. 2.1.6.3 Kriteria Celebrity Endorser Di dalam memilih selebriti yang menjadi endorser diperlukan

pertimbangan-pertimbangan dari pengiklan karena karakter endorser diakui sangat efektif dalam mengangkat citra produk dan brand awareness (Royan, 2005:23).

19

Menurut Ohanian (Royan, 2004:18) ada tiga faktor yang dimiliki oleh selebriti dalam menarik minat beli konsumen yaitu daya tarik (attractiveness), dapat dipercaya (trustworhiness), dan keahlian (expertise). a. Attractiveness Daya tarik meliputi keramahan, menyenangkan, fisik, dan pekerjaan sebagai beberapa dimensi penting dari konsep daya tarik. Ada dua hal penting dalam penggunaan selebriti jika dihubungkan dengan daya tarik, pertama adalah tingkat disukai penonton (likeability) dan yang kedua adalah tingkat kesamaan dengan kepribadian yang diinginkan oleh pengguna produk (similarity), dimana keduanya tidak dapat dipisahkan dan harus saling berdampingan. b. Trustworthiness Trustworthiness atau kepercayaan mengacu pada kejujuran, integritas dan dapat dipercayainya seorang pendukung. Seringkali seorang pendukung tertentu dianggap dapat sangat dipercaya padahal bukan orang yang ahli dibidangnya. Keadaan dipercayanya seorang pendukung tergantung pada persepsi khalayak akan motivasi dukungannya. Para pemasang iklan memanfaatkan nilai kepercayaan dengan memilih para pendukung yang secara luas dipandang jujur, dapat dipercaya, dan dapat diandalkan. c. Expertise Keahlian mengacu pada pengetahuan, pengalaman, atau ketrampilan yang dimiliki seorang pendukung yang berhubungan dengan topik iklannya.

20

2.1.6.4 Evaluasi Penggunaan Selebriti dalam Iklan Di dalam aktivitas pemasaran, penggunaan selebriti dalam iklan sebaiknya dievaluasi. Rossiter dan Percy (Royan, 2004: 15) menyatakan salah satu alternatif untuk mengevaluasi selebriti dalam periklanan dengan menggunakan model VisCAP. VisCAP terdiri dari empat unsur yaitu Visibility, Credibility, Attraction dan Power. Model VisCAP ini diharapkan dapat mempermudah pemasar melakukan evaluasi terhadap kelayakan selebriti dalam mengiklankan produk. Melalui VisCAP ini dapat diketahui layak tidaknya selebriti mengiklankan terus menerus suatu produk, dan jika nilainya tinggi maka selebriti akan terus digunakan. Sebaliknya jika nilainya rendah, tentunya pemasar harus mencari selebriti lain sebelum merek produk menjadi hancur mengikuti kehancuran popularitas sang artis. Keempat unsur dari model VisCAP dijelaskan sebagai berikut: a. Visibility Visibility memiliki dimensi seberapa jauh popularitas selebriti. Apabila dihubungkan dengan popularitas maka visibility banyak berguna apabila communication objective adalah brand awareness. b. Credibility Kredibilitas sang bintang lebih banyak berhubungan dengan dua hal, yaitu keahlian dan objektivitas. Keahlian bersangkut paut pada pengetahuan selebriti tentang produk yang diiklankan dan objektivitas lebih merujuk pada kemampuan selebriti untuk memberi keyakinan atau percaya diri pada konsumen suatu produk. Kredibilitas akan sesuai apabila komunikasi

21

objektif adalah sikap terhadap merek, dimana sikap terhadap merek itu sendiri berarti kemampuan merek dalam menciptakan motivasi dan emosi yang sesuai dengan keuntungan merek. c. Attraction Menitikberatkan pada daya tarik sang bintang yang menyangkut dua hal penting yaitu tingkat disukai (likeability) dan tingkat kesamaan dengan kepribadian yang diinginkan pengguna produk (similarity) dimana keduanya tidak dapat dipisahkan dan harus saling berdampingan. Salah satu jalan agar memiliki kesamaan dengan kepribadian yang diinginkan oleh target pengguna merek, setidaknya selebriti harus mencerminkan personality dari merek yang dibangunnya melalui iklan. Pencitraan seorang selebriti harus sama dengan pencitraan produk yang akan didukungnya. d. Power Power adalah kemampuan selebriti dalam menarik konsumen untuk membeli. Unsur terakhir ini menginformasikan bahwa selebriti yang digunakan dalam iklan harus memiliki kekuatan untuk memerintahkan target audience untuk membeli. Dalam mengevaluasi selebriti yang akan digunakan sebagai endorser Miciak & Shanklim dalam Heruwati (2010:41) mengemukakan konsep FRED Familiarity, Relevance, Esteem, Differentiation yaitu.

22

a. Familiarity Merupakan komponen pertama yang penting dalam celebrity endorser, artinya khalayak sasaran harus mengenal pada sosok sang artis dan melihatnya sebagai pribadi yang tulus, menyenangkan, dan bisa dipercaya. b. Relevance Artinya terdapat hubungan yang berarti (kecocokan) antara pencitraan merek yang diiklankan dan selebriti, serta antara selebriti dengan pasar sasaran. Pengiklan seringkali mencocokan image produk, karakteristik pasar sasaran dan personalitas dari celebrity endorser. c. Esteem Artinya terdapat respek dan kepercayaan yang tinggi dari konsumen terhadap selebriti. d. Differentiation Artinya konsumen melihat endorser sebagai pribadi yang unik, berbeda dan eksklusif atas produk yang dimilikinya. Ini merupakan sebuah kontribusi besar bagi efektifitas seorang endorser.

2.1.7 Periklanan dan Celebrity Endorser Selebriti, terutamanya bintang film, aktor televisi, enterteiners, dan atlet olahraga, merupakan aset yang sangat berharga untuk kampanye pemasaran dan periklanan. Selebriti tersebut mampu menarik perhatian konsumen, menciptakan kesadaran terhadap produk maupun merek serta mampu berkomunikasi secara

23

efektif dengan konsumen yang mengagumi mereka atau yang terinspirasi oleh selebriti tersebut (Blackwell et al, 2007:382). Maka dari itu selebriti merupakan salah satu elemen penting dalam kampanye periklanan dan pemasaran karena mampu menjadi daya tarik bagi konsumen yang menjadi target pasar sebuah produk. Konsumen akan tertarik terhadap produk yang diiklankan oleh selebriti tertentu yang memiliki kredibilitas, daya tarik dan tingkat kepercayaan yang tinggi dari konsumen. Disamping itu untuk menciptakan kesadaran terhadap merek biasanya selebriti yang menjadi bintang iklan sebuah produk memberikan testimonial atau pendapat mereka tentang keunggulan dan pengalaman mereka berkaitan dengan produk yang mereka iklankan (Blackwell et al, 2007:382).

2.1.8 Pengertian Niat Beli Niat beli oleh Ajzen dan Fishbein (2001) digambarkan sebagai suatu situasi seseorang sebelum melakukan suatu tindakan yang dapat dijadikan dasar untuk memprediksi perilaku atau tindakan tersebut. Menurut Assael (1995:135) niat beli merupakan perilaku yang muncul sebagai respon terhadap obyek yang menunjukkan keinginan pelanggan untuk melakukan pembelian. Beberapa pengertian dari niat beli (Setiawan dan Anton, 2004) adalah sebagai berikut: a. niat beli juga mengindikasikan seberapa jauh orang mempunyai kemauan untuk membeli. b. niat beli menunjukkan pengukuran kehendak seseorang dalam membeli. c. niat beli berhubungan dengan perilaku membeli yang terus menerus.

24

Rossiter dan Percy dalam Nababan (2008:20) mengemukakan bahwa minat beli merupakan instruksi diri konsumen untuk melakukan pembelian atas suatu produk, melakukan perencanaan, mengambil tindakan-tindakan yang relevan seperti mengusulkan (pemrakarsa), merekomendasikan (influencer), memilih, dan akhirnya mengambil keputusan untuk melakukan pembelian. Menurut Schiffman dan Kanuk (2007:49) menyatakan bahwa motivasi sebagai kekuatan dorongan dari dalam diri individu yang memaksa mereka untuk melakukan tindakan. Jika seseorang mempunyai motivasi yang tinggi terhadap obyek tertentu, maka dia akan terdorong untuk berperilaku menguasai produk tersebut. Sebaliknya jika motivasinya rendah, maka dia akan mencoba untuk menghindari obyek yang bersangkutan. Implikasinya dalam pemasaran adalah untuk kemungkinan orang tersebut berminat untuk membeli produk atau merek yang ditawarkan atau tidak.

2.1.9 Sikap Konsumen dan Norma Subyektif Sebagai konsumen, setiap orang memiliki sikap terhadap sejumlah obyek seperti produk, jasa orang peristiwa, iklan, toko, merek, dan sebagainya. Baik buruknya sikap konsumen terhadap suatu produk atau jasa akan berpengaruh pada perilaku pembelianya. 2.1.9.1 Definisi Sikap Sikap merupakan suatu ekspresi perasaan seseorang yang merefleksikan kesukaan atau ketidak sukaanya terhadap suatu obyek (Suprapti, 2010: 135). Definisi sikap yang paling sering digunakan adalah yang dikemukakan oleh

25

Gordon Allport, seperti dikutip oleh Assael dalam Suprapti (2010:135) sebagai berikut: Sikap adalah predisposisi yang dipelajari untuk merespon suatu obyek atau sekelompok obyek dalam suatu acara yang menyenangkan atau tidak menyenangkan secara konsisten. 2.1.9.2 Sifat dan Fungsi Sikap Suprapti (2010:136) mengemukakan beberapa sifat sikap yaitu: a. sikap adalah predisposisi yang dipelajari b. sikap memiliki konsistensi c. sikap terjadi di dalam sebuah situasi Selain memiliki sifat, sikap juga memiliki beberapa fungsi. Memahami beberapa fungsi sikap berarti memahami bagaimana sikap itu menyampaikan sesuatu tentang seseorang. Assael dalam Suprapti (2010: 137) menyebutkan beberapa fungsi sikap yaitu: a. Fungsi utilitas, sikap berfungsi untuk memandu konsumen dalam mencapai manfaat yang diinginkanya atas sebuah produk. b. Fungsi ekspresi nilai, sikap dapat mengekspresikan citra diri dan sistem nilai konsumen khususnya bagi produk-produk dengan keterlibatan tinggi. c. Fungsi pertahanan ego, sikap berfungsi melindungi ego dari kecemasan dan ancaman. d. Fungsi pengetahuan, sikap membantu konsumen mengorganisir informasi massal yang dipapar keadaannya setiap hari.

26

2.1.9.3 Norma Subyektif. Untuk memahami niat beli konsumen, seseorang perlu mengukur normanorma subyektif yang mempengaruhi niatnya untuk bertindak. Suprapti (2010: 147) menyatakan bahwa norma subyektif dapat diukur secara langsung dengan menilai perasaan konsumen tentang seberapa relevan orang lain yang menjadi panutannya, seperti keluarga, teman sekelas, teman sekerja, ahli, atau selebriti pendamping (celebrity endorser), akan menyetujui atau tidak menyetujui tindakan tertentu yang dilakukannya.

2.1.10 Hubungan Antara Niat Beli dan Perilaku Dalam Suprapti (2010:148) niat membeli dapat digunakan untuk memprediksi perilaku yang akan datang. Artinya bahwa bila kunsumen menunjukkan niat membeli yang tinggi, dapat diduga bahwa ia akan melakukan pembelian aktual. Karena itu pemasar berkepentingan untuk mengidentifikasi niat beli konsumen. Disamping itu ada pula beberapa faktor yang bisa menyebabkan hubungan antara niat dan perilaku menjadi rendah atau bahkan tidak pasti sehingga para pemasar sebaiknya memastikan hubungan antara niat membeli dan perilaku berikutnya bila niat membeli dianggap sebagai ukuran yang valid tentang kecenderungan untuk bertindak. Kondisi makro ekonomi seperti krisis energi, suku bunga yang tinggi menyebabkan nilai uang makin menurun, dan kondisi makro lainnya bisa menyebabkan hubungan niat dan perilaku tidak sekuat sebelumnya.

27

2.1.11 Model Keputusan Pembelian Proses keputusan pembelian menurut Kotler (Suwandi, 2007: 1) terdiri dari lima tahapan, yaitu: pengenalan kebutuhan, pencarian informasi, evaluasi alternatif, keputusan pembelian, dan paska pembelian. Berikut adalah tahapan dalam pengambilan keputusan pembelian dan paska pembelian oleh konsumen. 1. Input Faktor-faktor dari luar yang terdiri dari bauran pemasaran dan faktor sosial. Bauran pemasaran untuk menjangkau, memberi informasi dan mendorong keputusan pembelian konsumen. Faktor sosial budaya meliputi keluarga, sumber informal, sumber non komersial, kelas sosial dan sub budaya memberikan pengaruh bagaimana konsumen melakukan evaluasi dalam menerima atau menolak produk atau perusahaan. 2. Proses Proses keputusan pembelian dipengaruhi unsur psikologis yang

menentukan tipe pembelian yang mereka buat meliputi motivasi, persepsi, belajar, kepribadian dan sikap. a. Adanya kebutuhan Kesenjangan antara kebutuhan faktual dengan keadaan yang diinginkan konsumen. Kebutuhan ini dapat dirasakan baik melalui rangsangan dari luar maupun dari dalam diri konsumen seperti lapar dan haus.

28

b. Pencarian informasi sebelum pembelian Informasi dibutuhkan sebagai alat pertimbangan dari berbagai alternatif yang ada. Informasi tersebut dikumpulkan dalam jumlah lebih dari satu yang dapat mempunyai kesamaan, melengkapinya bahkan berbeda dalam keberadaannya. Persamaan informasi mendukung daya kepercayaan dimana perbedaan memberikan alasan untuk evaluasi kesesuaian dengan kebutuhan maupun keinginan konsumen. c. Evaluasi alternatif Perbandingan dari berbagai alternatif yang tersedia sehingga diperoleh pilihan terbaik. 3. Output Perilaku setelah pengambilan keputusan yang terdiri dari perilaku pembelian dan evaluasi setelah pembelian. a. Pembelian Terdapat dua jenis pembelian yaitu pembelian coba-coba dan pembelian ulang. Pembelian coba-coba merupakan awal dari konsumen melakukan hubungan dengan produk atau organisasi sedangkan pembelian ulang merupakan pembelian yang terjadi setelah konsumen mempunyai pengalaman dengan produk.

29

b. Evaluasi setelah pembelian Penilaian terhadap pembelian yang telah dilakukan dari

terpenuhinya kebutuhan, keinginan dan harapan. Penilaian ini menimbulkan rasa puas atau tidak puas konsumen. Gambar 2.1 memperlihatkan tahapan pengambilan keputusan oleh konsumen dan perilaku konsumen paska pembelian.

30

Gambar

Model Sederhana Konsumen Pengaruh Eksternal


Bauran Pemasaran: a. Produk b. Promosi c. Harga d. Saluran distribusi

2.1

Pengambilan

Keputusan

Pembelian

Lingkungan Sosial-Budaya: a. Kelurga b. Kelas sosial c. Sumber informasi d. Sumber non komersial e. Sub budaya dan budaya

Pembuatan Keputusan

INPUT

Kebutuhan

OUTPUT

Pencarian Informasi

Unsur Psikologis: a. Motivasi b. Persepsi c. Kepribadian d. Belajar e. Sikap

Evaluasi Alternatif

Pengalaman

Perilaku Setelah Keputusan

PROCESS

Pembelian: a. Pembelian coba-coba b. Pembelian ulang

Evaluasi setelah pembelian

Sumber: Schiffman & Kanuk (2007:443)

31

Menurut Schiffman & Kanuk (2007:446) dalam mengevaluasi alternatif pilihan yang potensial, konsumen biasanya menggunakan dua jenis informasi, diantaranya. 1. Daftar merek yang akan mereka pilih (evoked set). Merupakan merek tertentu yang diperhitungkan konsumen dalam membuat keputusan pembelian pada kategori produk yang sama. 2. Kriteria yang digunakan untuk mengevaluasi merek. Kriteria yang digunakan konsumen untuk mengevaluasi merek yang termasuk dalam evoked set mereka biasanya adalah atribut produk yang terpenting yang dimiliki oleh merek tersebut.

2.2 Penelitian Sebelumnya Penelitian yang berkaitan dengan selebriti pendukung (celebrity endorser) dilakukan oleh Rosmayanti (2005) dengan judul Pengaruh Marketing Endorser Tamara Bleszinsky terhadap Keputusan Pembelian Lux pada Mahasiswa S-1 Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara. Kesimpulan yang diperoleh adalah variabel terikat attractiveness, expertise, dan trustworthiness secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian Lux pada mahasiswa S-1 Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara. Variabel yang paling dominan mempengaruhi keputusan pembelian sabun Lux pada mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara adalah variabel trustworthiness.

32

Nababan (2008) dalam penelitiannya mengenai pembelian ulang sebuah produk mie instan, menyatakan bahwa variabel kepercayaan (trustworthiness) terhadap seorang bintang iklan sangat mempengaruhi niat pembelian ulang produk disamping variabel daya tarik dan kredibilitas. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara. Penelitian mengenai celebrity endorser juga dilakukan oleh Heruwati (2010) yang meneliti tentang pengaruh daya tarik, kredibilitas dan keahlian celebrity endorser terhadap keputusan pembelian sepeda motor Yamaha Mio. Penelitian yang dilakukan terhadap konsumen sebuah dealer motor di kota Semarang, mengemukakan bahwa variabel daya tarik, kredibilitas, dan keahlian berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian sepeda motor Yamaha Mio di kota Semarang. Arina (2007) juga melakukan penelitian yang berhubungan dengan selebriti pendukung dengan judul Pengaruh Selebriti Pendukung (Celebrity Endorser) Luna Maya dalam Periklanan Sabun Lux terhadap Pembentukan Brand Image pada Mahasiswa S-1 Ekstensi Manajemen Universitas Sumatera Utara. Kesimpulan yang diperoleh adalah variabel independen visibility, credibility, power secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembentukan brand image pada mahasiswa ekstensi Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara. Variabel yang paling dominan berpengaruh adalah attractiveness yaitu daya tarik sang bintang, personality, dan tingkat kesukaan masyarakat.

33

Penelitian terkait lainnya dilakukan oleh Lucas dan Diana (2005) University of Melbourne, Parkville, Australia. Dalam jurnal yang berjudul The Equity Effect of Product Endorsment by Celebrities (A conceptual framework from a co-branding perspective) menyatakan bahwa daya tarik dan kredibilitas selebritis tidak hanya berpengaruh terhadap keputusan pembelian dan niat beli konsumen tetapi juga memiliki hubungan positif terhadap brand image, dimana brand image juga memiliki korelasi yang positif terhadap brand equity. Pada penelitian ini juga dinyatakan bahwa brand image memiliki hubungan yang positif terhadap pencitraan terhadap selebritis tersebut (image celebrity), pada dasarnya celebrity image memiliki korelasi yang positif terhadap ekuitas selebriti tersebut, citra merek memiliki pengaruh yang tidak langsung dan positif terhadap ekuitas selebriti. Sehingga keberadaan selebriti sebagai endorser atau bintang iklan sangat penting untuk meningkatkan ekuitas merek yang kemudian dapat mempengaruhi niat beli konsumen terhadap produk tersebut. Dalam penelitian yang dilakukan oleh Bergstrom dan Rikard (2004) mengenai penggunaan bintang iklan pada perusahaan J.Linberg mengemukakan bahwa perusahaan tersebut memilih menggunakan selebriti endorser berdasarkan fakta bahwa penggunaan selebritis dapat meningkatkan atau menarik perhatian konsumen atas pakaian dan merek mereka. Selebritis lebih sering diekspose di media (TV, majalah, koran, dsb) daripada model-model yang kurang terkenal. Lebih lanjut dalam penelitian ini, perusahaan menggunakan selebriti endorser tergantung dari banyak sebab, diantaranya adalah kedekatan artis dengan J.Linberg atau intuisinya sendiri.

34

Sebayang dan Siahaan (2008), juga melakukan penelitian terhadap pengaruh celebrity endorser terhadap keputusan pembelian sepeda motor merek Yamaha Mio. Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh celebrity endorser yang terdiri dari faktor daya tarik (attractiveness) dan kredibilitas (credibility) yang dimiliki oleh selebriti terhadap keputusan pembelian sepeda motor merek Yamaha Mio pada anggota Mio Automatic Club (MAC) Medan. Variabel celebrity endorser yang paling mempengaruhi keputusan pembelian sepeda motor Yamaha Mio pada Mio Automatic Club (MAC) Medan adalah variabel kredibilitas (Credibility). Amos (2008) melakukan penelitian mengenai hubungan antara bintang iklan dengan keefektivan sebuah iklan. Diketahui bahwa kredibilitas seorang bintang iklan terdiri dari kepercayaan terhadap bintang iklan, keahlian, dan penampilan menarik yang dimiliki oleh bintang iklan. Hal tersebut akan mempengaruhi intensitas pembelian, sikap merek (brand attitudes) dan tanggapan konsumen atas iklan produk yang dibintangi. Disamping itu informasi negatif tentang artis yang akan sangat merugikan perusahaan yang menggunakan artis tersebut sebagai bintang iklan produknya. Dalam penelitiannya, Bekk dan Sporrle (2010) menemukan ada hubungan positif antara persepsi terhadap kepribadian bintang iklan dengan aspek kredibilitas dan daya tarik bintang iklan. Persepsi kepribadian berhubungan dengan kepercayaan yang merupakan komponen utama dari kredibilitas bintang iklan. Begitu pula dengan kesenangan terhadap bintang iklan sebagai aspek penting dalam daya tarik seorang bintang iklan. Seluruh aspek tersebut tentunya

35

akan membantu meningkatkan niat beli konsumen atas produk yang diiklankan oleh artis tersebut.

2.3 Model Penelitian dan Hipotesis Berdasarkan landasan teori dan studi-studi pendahulu yang relevan, dapat dirumuskan model penelitian sebagai berikut. Gambar 2.2 Hubungan Daya Tarik, Keahlian, dan Kepercayan kepada Celebrity Endorser Dengan Niat Beli Konsumen Produk Krim Pencerah Kulit Wajah LOreal White Perfect Day Cream Daya tarik (X1)

Keahlian (X2)

Niat Beli (Y)

Kepercayaan (X3) Sumber: Teori dan hasil penelitian sebelumnya Berdasarkan teori dan penelitian sbelumnya, hipotesis yang diajukan adalah sebagai berikut. 1. Daya tarik Celebrity Endorser produk krim pencerah kulit wajah LOral White Perfect Day Cream memiliki hubungan yang positif dan signifikan dengan niat beli konsumen di Kota Denpasar. 2. Keahlian Celebrity Endorser produk krim pencerah kulit wajah LOral White Perfect Day Cream memiliki hubungan yang positif dan signifikan dengan niat beli konsumen di Kota Denpasar.

36

3. Kepercayaan kepada Celebrity Endorser produk krim pencerah kulit wajah LOral White Perfect Day Cream memiliki hubungan positif dan signifikan dengan niat beli konsumen di Kota Denpasar.

37

BAB III METODE PENELITIAN

3.1 Lokasi Penelitian Penelitian ini dilakukan di kota Denpasar yang mencakup empat kecamatan yaitu Denpasar Barat, Denpasar Utara, Denpasar Timur, dan Denpasar Selatan dengan distribusi tersebar. Subjek penelitian ini adalah para wanita yang berdomisili di kota Denpasar. Alasan peneliti menggunakan lokasi penelitian tersebut adalah sebagai berikut. 1. Belum ada penelitian sebelumnya yang mengangkat masalah hubungan daya tarik, keahlian, dan kepercayaan kepada celebrity endorser dengan niat beli konsumen khususnya untuk produk LOreal White Perfect Day Cream. 2. Kota Denpasar sebagai pusat perekonomian Provinsi Bali, seperti pusat pariwisata, perdagangan, dan perkantoran merupakan pasar yang potensial bagi perusahaan produk kecantikan, khususnya LOral dalam

memasarkan produknya (LOral white perfect day cream). 3. Adanya faktor-faktor lain seperti keterbatasan waktu, tenaga, dan biaya dari peneliti.

38

3.2 Obyek Penelitian Obyek pada penelitian ini adalah daya tarik, keahlian, dan kepercayaan terhada Celebrity Endorser dengan niat pembelian produk krim pencerah kulit wajah LOral White Perfect Day Cream di Kota Denpasar

3.3 Identifikasi Variabel Variabel-variabel yang digunakan dalam menganalisis hubungan daya tarik, keahlian, dan Kepercayaan terhadap Celebrity Endorser dengan niat pembelian LOral White Perfect Day Cream di Kota Denpasar sebagai berikut. 1. Variabel bebas, yaitu variabel daya tarik (X1), keahlian (X2), kepercayaan (X3). 2. Variabel terikat, yaitu veriabel niat pembelian (Y).

3.4 Definisi Operasional dan Pengukuran Variabel 3.4.1 Definisi Operasional Variabel Definisi operasional variabel merupakan suatu definisi yang diberikan kepada suatu variabel dengan cara memberikan arti atau menspesifikasikan kegiatan. Definisi operasional variabel untuk penelitian ini adalah sebagai berikut. 1. Daya tarik (X1) Menurut Rossiter dan Percy (Royan, 2004:18) attractiveness adalah daya tarik selebriti yang terdiri dari tingkat kesukaan masyarakat (likeability) dan tingkat kesamaan dengan personality yang diinginkan konsumen (similarity), dimana keduanya tidak bisa dipisahkan dan harus saling berdampingan.

39

Daya tarik selebriti meliputi keramahan, menyenangkan, fisik dan pekerjaan sebagai beberapa dari dimensi penting dari konsep daya tarik (Shimp, 2003:461). Indikator variabel dari daya tarik adalah sebagai berikut. a. Ketertarikan konsumen terhadap iklan. b. Ketertarikan konsumen terhadap daya tarik fisik seorang bintang iklan. c. Ketenaran seorang bintang iklan. d. Pencitraan bintang iklan mampu mewakili intelektualitas konsumen sasaran. e. Pencitraan bintang iklan mampu mewakili keseharian (aktifitas) konsumen sasaran. 2. Keahlian (X2) Menyangkut keahlian yaitu pengetahuan selebriti tentang produk yang diiklankan (Royan, 2004:18). Indikator variabel dari keahlian adalah sebagai berikut. a. Kesesuaian bintang iklan dengan produk yang diiklankan. b. Seorang bintang iklan diiklankannya. c. Seorang artis memiliki keahlian sebagai bintang iklan. d. Seorang bintang iklan memiliki kemampuan untuk menyampaikan pesan produk e. Pengalaman terkait seorang bintang iklan terhadap produk yang diiklankannya. memahami seluk beluk produk yang

40

3. Kepercayaan (X3) Kepercayaan atau trustworthiness mengacu pada kejujuran, integritas dan dapat dipercayainya seorang pendukung (Shimp, 2003:470). Kepercayaan juga menyangkut seberapa besar masyarakat percaya terhadap endorser yang dapat mempengaruhi brand awareness yang akhirnya dapat mempengaruhi keputusan pembelian konsumen. Indikator variabel dari kepercayaan yaitu. a. Perilaku bintang iklan membuat konsumen dapat mempercayainya b. Konsumen dapat mempercayai bintang iklan c. Pesan yang disampaikan bintang iklan dalam iklan produk benar adanya. d. Bintang iklan mampu meyakinkan konsumen atas apa yang disampaikanya. e. Informasi yang disampaikan bintang iklan tentang produk yang diwakilinya adalah valid. 4. Niat Beli (Y) Niat beli didefinisikan sebagai perilaku yang muncul sebagai respon terhadap objek. Indikator variabel dari niat pembelian yaitu, a. Merek tersebut masuk dalam perangkat pertimbangan konsumen (consideration set/evoked set) b. Mencoba untuk berganti merek c. Mencoba untuk mencoba untuk menggunakan merek tersebut d. Konsumen mencoba untuk membeli merek tersebut.

41

3.4.2 Pengukuran Variabel Pengukuran terhadap variabel yang diidentifikasi tentang pengaruh daya tarik, kredibilitas dan keahlian Celebrity Endorser terhadap keputusan pembelian konsumen dilakukan dengan pertanyaan berskala. Kuesioner dalam penelitian ini menggunakan skala likert 1 5, dimana responden diberikan kebebasan berpendapat sesuai dengan persepsinya terhadap setiap butir pernyataan pada kuesioner. Dengan skala likert maka variabel akan diukur dan dijabarkan ke dalam indikator variabel sebagai dasar dalam menyusun butir-butir instrument penelitian (Rahyuda, 2004). Skala likert yang digunakan diberikan skor sperti dibawah ini: 1 STS 2 TS 3 R 4 S 5 SS

Nilai 1 berarti sangat tidak setuju, 2 berarti tidak setuju, 3 berarti raguragu, 4 berarti setuju, dan 5 berarti sangat setuju. Semakin ke kanan jawaban responden berarti tingkat kesetujuan responden terhadap pernyataan pada kuesioner semakin kuat, sebaliknya semakin ke kiri berarti tingkat ketidak setujuan responden terhadap pernyataan pada kuesioner semakin tinggi.

42

3.5 Jenis dan Sumber Data 3.5.1 Data Menurut Jenisnya 1. Data kualitatif Rahyuda (2004: 18) mendefiniskan data kualitatif sebagai data yang dinyatakan dalam bentuk kata, kalimat, atau gambar. Data kualitatif yang digunakan dalam penelitian ini adalah data demografis responden berdasarkan kuesioner, peringkat merek kosmetik di dunia yang diurutkan berdasarkan nilai merek (brand value), hasil survey artis Indonesia terpopuler, profil perusahaan dan profil Dian Sastro sebagai bintang iklan LOral White Perfect Day Cream. 2. Data kuantitatif Rahyuda (2004: 18) mendefinisikan data kuantitatif sebagai data yang berbentuk angka atau data kualitatif yang diangkakan dengan jalan memberikan skor. Data kuantitatif yang digunakan dalam penelitian ini meliputi hasil tabulasi kuesioner dan jumlah penduduk di kota Denpasar.

3.5.2 Data Menurut Sumbernya 1. Data Primer Data primer adalah data penelitian yang berasal langsung dari sumber asli atau tidak melalui media perantara (Indrianto dan Supomo, 2002). Data primer yang digunakan pada penelitian ini adalah data demografis responden dan hasil tabulasi kuesioner.

43

2. Data Sekunder Data sekunder adalah data yang diperoleh secara tidak langsung melalui media perantara atau diperoleh dan dicatat oleh pihak lain (Indrianto dan Supomo, 2002). Data sekunder pada penelitian ini adalah peringkat merek kosmetik di dunia yang diurutkan berdasarkan nilai merek (brand value), hasil survey artis Indonesia terpopuler, profil perusahaan dan profil Dian Sastro sebagai bintang iklan LOral White Perfect Dat Cream dan jumlah penduduk di kota Denpasar.

3.6 Metode Penentuan Sampel 3.6.1 Populasi Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek atau subyek yang mempunyai kualitas atau karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulanya (Sugiyono, 2009). Populasi sasaran dalam penelitian ini adalah konsumen produk kecantikan khususnya yang berjenis kelamin perempuan yang berdomisili di Kota Denpasar. 3.6.2 Sampel Sampel adalah bagian dari populasi yang terdiri dari sejumlah anggota terpilih dari populasi. Sampel harus mewakili populasinya, sehingga kesimpulan mengenai populasi yang tepat dapat dihasilkan. Penarikan sampel adalah proses memilih jumlah yang cukup dari populasi untuk mempelajari dan memahami karakteristik dari subyek sampel sehingga peneliti dapat menggeneralisasikan karakter dari elemen populasi (Sekaran, 2000: 267). Metode pengambilan sampel

44

yang digunakan dalam penelitian ini adalah nonprobability sampling, karena tiap elemen populasi sasaran tidak memiliki kesempatan yang sama untuk dipilih sebagai sampel. Dalam penelitian ini teknik nonprobability sampling yang dipilih adalah purposive sampling, karena ada beberapa pertimbangan atau kriteria yang digunakan untuk menentukan anggota-anggota sampel. Sampel yang digunakan adalah responden dengan kriteria perempuan berusia 17 hingga 45 tahun yang berpotensi menggunakan krim pencerah, yaitu konsumen yang memiliki masalah dengan kecerahan kulit wajah dan sering beraktifitas di luar ruangan, sudah pernah menonton tayangan iklan produk tersebut di televisi serta belum pernah menggunakan produk krim pencerah kulit wajah LOral White Perfect Day Cream. Menurut Roscoe dalam Sekaran (2000:296) ukuran sampel lebih dari 30 dan kurang dari 500 sudah representatif untuk kebanyakan penelitian survey. Maka dari itu sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 150 responden.

3.7 Metode Pengumpulan Data 1. Dokumentasi Metode ini dilakukan dengan cara memperoleh data dari buku-buku referensi, mencari informasi langsung pada internet serta majalah dan tabloid yang berhubungan dengan penelitian ini.

45

2. Wawancara Teknik wawancara dilakukan dengan mengadakan tanya jawab secara langsung dengan responden yang digunakan sebagai referensi tambahan dalam upaya pemecahan masalah yang sedang diteliti. 3. Kuesioner Metode ini merupakan metode pengumpulan data dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan tertulis kepada responden yang secara logis berhubungan dengan masalah penelitian.

3.8 Pengujian Instrumen Penelitian 3.8.1 Analisis Faktor Konfirmatori Menurut Tabachnick dan Fidell dalam Ferdinand (2002:126), analisis faktor konfirmatori yaitu mengukur instrumen penelitian dengan melakukan konfirmasi berdasarkan teori atau konsep yang sudah ada terhadap keakuratan (validitas) instrumen. Ghozali (2007:47) menyatakan bahwa analisis faktor konfirmatori digunakan untuk menguji apakah suatu konstruk mempunyai unidimentionalitas atau apakah indikator-indikator yang digunakan dapat mengkonfirmasikan sebuah sebuah konstruk atau variabel. Alat uji yang digunakan untuk mendeteksi adanya interkorelasi antar variabel dan dapat tidaknya dilakukan analisis faktor adalah Kaiser-Meyer-Olkin Measure of Sampling Adequacy (KMO MSA). Nilai KMO harus > 0,50 untuk dapat dilakukan analisis faktor. Sebuah konstruk dianggap valid apabila nilai eigen value-nya >1 (Ghozali, 2007:49). Selanjutnya menghitung faktor loading

46

yang mirip dengan korelasi antara indikator dengan variabel laten. Jika faktor loading setelah diuji dengan uji t terbukti signifikan, maka indikator-indikator tersebut dinyatakan valid membentuk sebuah konstruk. Pengujian analisis faktor konfirmatori dalam penelitian ini menggunakan komputer dengan paket program SPSS for Windows.

3.8.2 Uji Reliabilitas Uji reliabilitas bertujuan untuk mencari tahu sampai sejauh mana konsistensi alat ukur yang digunakan, sehingga bila alat ukur tersebut digunakan kembali untuk meneliti objek yang sama dengan teknik yang sama walaupun waktunya berbeda, maka hasil yang akan diperoleh akan sama. Umar (2003:194) menyatakan bahwa reliabilitas adalah suatu angka indeks yang menunjukkan konsistensi suatu alat ukur dalam rangka mengukur gejala yang sama. Uji reliabilitas mampu menunjukan sejauh mana instrumet dapat dipercaya dan dapat diandalkan. Dalam penelitian ini, untuk menguji reliabilitas data digunakan teknik analisis formula Alpha Cronbach dengan bantuan komputer yang rumusnya adalah sebagai berikut:

47

R11=[

][

] (1)

Keterangan: R11 : reliabilitas responden K : banyaknya butir pertanyaan

.b2 : jumlah varian butir 12 : varian total Nilai suatu instrumen dikatakan reliabel bila nilai Alpha Cronbach 0,6. Pengujian reliabilitas instrumen dalam penelitian ini juga akan dilakukan dengan menggunkan komputer dengan perangkat lunak SPSS for windows. Pengujian dilakukan untuk memastikan variabel yang dapat digunakan untuk penelitian selanjutnya. 3.9 Teknik Analisis Data Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik statistik yaitu analisis regresi linear berganda, uji asumsi klasik, serta pengujian hipotesis menggunakan uji t. 3.9.1 Analisis Regresi Linear Berganda Analisis ini digunakan untuk mengetahui ketergantungan suatu variabel terikat dengan satu atau lebih variabel bebas. Penelitian ini menggunakan model regresi linear berganda yang dibantu dengan program SPSS for Windows untuk menganalisis pengaruh daya tarik, keahlian dan kepercayaan kepada celebrity endorser terhadap niat beli konsumen pada produk krim pencerah kulit wajah LOral White Perfect Day Cream di kota Denpasar. Variabel terikat dari model

48

ini yaitu niat beli (Y) sedangkan variabel bebasnya daya tarik (X1), keahlian (X2), dan kepercayaan kepada bintang iklan (X3). Adapun bentuk umum dari persamaan regresi linier berganda menurut Wirawan (2002 : 293) adalah sebagai berikut : = + 1X1 + 2X2 + 3X3 +Ui............................................................................(2) Keterangan : X1 X2 X3 Ui = Niat beli konsumen = Bilangan Konstanta = Daya tarik = Keahlian = Kepercayaan kepada celebrity endorser =Faktor gangguan stokastik pada observasi / pengamatan yang ke i.

3.9.2 Uji F (F-test) Uji F digunakan untuk mengetahui ketetapan model penelitian mengenai hubungan daya tarik (X1), keahlian (X2) dan kepercayaan kepada celebrity endorser (X3) sebagai variabel independen terhadap niat beli konsumen yang berfungsi sebagai variabel dependen (Y). Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut. 1) Perumusan hipotesis statistik H0 : 1 , 2 , 3 = 0, artinya tidak ada hubungan yang positif dan signifikan secara simultan antara daya tarik, keahlian, dan kepercayaan kepada celebrity endorser dengan niat beli konsumen pada produk krim

49

pencerah kulit wajah LOreal White Perfect Day Cream di kota Denpasar. H1 : 1, 2, 3 0, artinya ada hubungan yang positif dan signifikan secara simultan antara daya tarik, keahlian, dan kepercayaan kepada celebrity endorser dengan niat beli konsumen pada produk krim pencerah kulit wajah LOreal White Perfect Day Cream di kota Denpasar. 2) Menentukan taraf nyata () = 5% dan df = (n-k) untuk menentukan nilai Ftabel = F (k-1)(n-k) serta menentukan daerah kritis F > F (k-1)(n-k). 3) Menghitung besar nilai Fhitung dengan rumus sebagai berikut (Nata Wirawan, 2002:304) : R2 / (k-1) F= (1-R2) / (n-k) Keterangan : n = jumlah data R2 = koefisien determinasi sampel k = jumlah variabel 4) Menentukan daerah penerimaan dan penolakan H0 Jika Fhitung > Ftabel maka H0 ditolak dan H1 diterima . Jika Fhitung < Ftabel maka H0 diterima dan H1 ditolak . Alternatif lain adalah dengan menggunakan bantuan program SPSS 13.0, dengan kriteria pengujian adalah : Apabila tingkat signifikan 0,05 maka H0 ditolak. Apabila tingkat signifikan > 0,05 maka H0 diterima. .. (3)

50

Kontribusi variabel bebas secara simultan terhadap variabel terikat dapat diketahui dari koefisien determinasi. Untuk regresi dengan lebih dari dua variabel bebas digunakan Adjusted R2 sebagai koefisien determinasi. Hal ini dapat digambarkan dengan kurva distribusi F sebagai berikut: Gambar 3.1 Kurva distribusi F
F

Daerah penolakan Daerah Penerimaan Ho

F;(k-1)(n-k)

Sumber : Wirawan, 2002. 5) Menarik kesimpulan hasil uji

3.9.3 Uji Asumsi Klasik Model regresi dikatakan model yang baik apabila model tersebut bebas dari asumsi klasik statistik. Pada penelitian ini uji asumsi klasik yang digunakan adalah uji normalitas, uji multikolinearitas, dan uji heterokedastisitas. 1. Uji Normalitas Uji normalitas bertujuan untuk meyakinkan apakah residual dapat terdistribusi dengan normal dan independen. Hal ini berarti bahwa perbedaan antara nilai prediksi dengan nilai yang sebenarnya (error) akan

51

terdistribusi secara simetris di sekitar nilai rata-rata sama dengan nol. Uji normalitas terhadap residual dilakukan dengan menggunakan Kolmogorov Smirnov Model dengan taraf signifikansi 5 persen. 2. Uji Multikolinearitas Uji multikolinearitas digunakan untuk mengetahui ada atau tidaknya penyimpangan asumsi klasik multikolinearitas, yaitu adanya hubungan linier antar variabel independen dalam model regresi. Prasyarat yang harus terpenuhi dalam model regresi adalah tidak adanya multikolinearitas. Priyatno (2008 : 39) menyatakan, ada beberapa metode pengujian yang bisa digunakan, di antaranya dengan melihat nilai inflation factor (VIF) pada model regresi, dengan membandingkan nilai koefisien determinasi individual (r2) dengan nilai determinasi secara serempak (R2), dan dengan melihat nilai eigenvalue dan condition index. Pada penelitian ini akan dilakukan uji multikolinearitas dengan melihat nilai inflation factor (VIF) pada model regresi. Menurut Ghozali (2007 : 92), nilai cut off yang umum dipakai untuk menunjukkan adanya multikolinearitas adalah nilai tolerance di bawah 0,10 atau sama dengan nilai VIF di atas 10. 3. Uji Heterokedastisitas Uji heterokedastisitas dilakukan untuk mengetahui apakah nilai residu mempunyai varian yang konstan. Terjadinya heterokedastisitas dapat diketahui jika nilai residu tidak mempunyai varian yang konstan sepanjang nilai rentang tertentu.

52

Dalam penelitian ini, cara yang digunakan untuk mengukur heterokedastistas adalah Glejser test, yaitu pengujian yang dilakukan dengan cara meregresikan residual dengan variabel independen. Untuk mendeteksi adanya heteroskedastisitas yaitu dengan melihat ada atau tidaknya pola tertentu pada grafik heterokedastisitas dimana sumbu X adalah Y yang telah diprediksi dan sumbu Y adalah residual (Y prediksi-Y sesungguhnya) yang telah distandardized. Sebagai dasar pengambilan keputusan yang perlu diperhatikan adalah jika ada pola tertentu, seperti titik-titik yang ada membentuk suatu pola tertentu sehingga telah terjadi heterokedastisitas, jika tidak ada pola yang jelas, maka tidak terjadi heterokedastisitas. 3.9.4 Pengujian Hipotesis Dalam penelitian ini hanya menguji hubungan antara variabel daya tarik (X1), keahlian (X2), dan kepercayaan kepada celebrity endorser (X3) dengan niat beli konsumen (Y) pada produk LOreal White Perfect Day Cream di kota Denpasar. Pengujian hipotesis menggunakan uji t satu sisi yaitu sisi kanan. Adapun proses pengujiannya adalah sebagai berikut. 1) Perumusan Hipotesis Statistik H0 : i = 0, artinya tidak ada hubungan yang positif dan signifikan antara variabel daya tarik, keahlian, dan kepercayaan kepada celebrity endorser dengan niat beli konsumen pada krim pencerah kulit wajah LOral White Perfect Day Cream di kota Denpasar.

53

H1 : i 0, artinya ada hubungan yang positif dan signifikan antara variabel daya tarik, keahlian, dan kepercayaan kepada celebrity endorser dengan niat beli konsumen pada krim pencerah kulit wajah LOral White Perfect Day Cream di kota Denpasar. 2) Menentukan Taraf Nyata Menentukan taraf nyata pada () = 5% dan df = (:n-k) untuk menghitung t-tabel (uji satu sisi). 3) Menentukan besarnya thitung yang diperoleh dari hasil regresi. Menentukan besarnya t-hitung dengan rumus sebagai berikut (Nata Wirawan, 2002 : 304). t=
bi i .................................................................................... (4) Sbi

Dimana : bi = Koefisien regresi parsial yang ke-I dari regresi sampel i = Koefisien parsial yang ke-I dari regresi populasi Sbi = standar error koefisien regresi populasi 4) Kriteria pengujian thitung > ttabel, maka Ho ditolak thitung ttabel, maka Ho diterima Alternatif lain adalah dengan menggunakan bantuan program SPSS dengan kriteria pengujian adalah : Apabila tingkat signifikan < 0,05 maka H0 ditolak. Apabila tingkat signifikan > 0,05 maka H0 diterima.

54

Gambar 3.2 Daerah pengujian Penolakan dan Penerimaan Ho dengan Uji t


t

Daerah penolakan H0 Daerah Penerimaan Ho

t (:n-k)

Sumber : Wirawan, 2002 5) Menarik kesimpulan hasil uji

55

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Gambaran Umum Perusahaan 4.1.1 Sejarah Singkat Perusahaan Grup LOral hadir pertama kalinya di Indonesia pada tahun 1979 dengan mendistribusikan Lancme, salah satu merek mewah. Beberapa merek Grup LOral lainnya pada kategori luxury di tahun-tahun berikutnya pun turut meramaikan pasar Indonesia seperti parfum Guy Laroche, Cacharel dan Ralph Lauren. Pada tahun 1985, Grup LOral menjalin kerja sama dengan perusahaan lokal dan mendirikan perusahaan manufaktur, PT Yasulor Indonesia. Di tahun 1993, Grup LOral mengambil alih seluruh pengawasan operasionalnya di Indonesia dan mulai tahun 2000 membentuk entitas PT LOral Indonesia. Hingga kini, kegiatan usaha LOral di Indonesia difokuskan pada kedua entitas tersebut, yaitu PT LOral Indonesia yang menangani aktivitas pemasaran dan pendistribusian merek-merek LOral, dan PT Yasulor Indonesia yang memproduksi produk-produk perawatan kulit dan rambut pada segmen mass market untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dan Asia Tenggara. LOral saat ini hadir di Indonesia dengan 15 mereknya yang terbagi dalam tiga kategori yaitu luxury, consumer dan professional (salon) melalui beragam jalur distribusi. Merek-merek tersebut diantaranya LOral Paris; Maybelline New York; Garnier; LOral Professionel; Krastase Paris; Matrix;

56

Lancme; Biotherm; Shu Uemura; Yves Saint Laurent; Kiehls; parfum Ralph Lauren, Giorgio Armani, dan Diesel; serta The Body Shop yang didistribusikan melalui PT Monica Hijau Lestari. PT LOral Indonesia senantiasa berkomitmen untuk menjadi warga negara korporat yang bertanggung jawab melalui partisipasi aktif di bidang sosial kemasyarakatan. Di tahun 2009, PT L'Oral Indonesia menerima penghargaan dari Asia Responsible Entreupeneurship Award Indonesia untuk kategori Kepedulian Masyarakat, serta menerima Anugerah Peduli Pendidikan dari Kementerian Pendidikan Nasional di tahun 2010, yang mengukuhkan pengakuan atas komitmen berkelanjutan Perusahaan khususnya terhadap sektor pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kesetaraan perempuan di Indonesia.

4.1.2 Jenis-jenis Produk LOral merupakan perusahan kosmetik yang mampu menjangkau seluruh konsumen pada segmentasi yang berbeda-beda. Merek yang dikeluarkan oleh LOral dapat memenuhi kebutuhan konsumen di semua tingkat harga dan gaya hidup, sehingga konsumen dapat menggunakan produk LOral dan

mendapatkanya di seluruh outlet yang tersebar di seluruh dunia sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup masing-masing. Adapun jenis-jenis produk LOral terbagi dalam beberapa segmen pasar seperti yang dicantumkan pada tabel 4.1 berikut.

57

Tabel 4.1 Segmentasi dan Merek produk LOral Segementasi Produk Consumer Products Merek

Profesional Products

Luxury Products

The Body Shop Sumber: www.loreal.co.id (2011) Dari Tabel 4.1 dapat diketahui bahwa LOral memiliki berbagai macam segmen produk, salah satunya adalah Consumer Product yang ditujukan kepada konsumen yang ingin tampil cantik dengan harga yang terjangkau. Dalam segmen pasar ini terdapat sebuah merek yang sudah tidak asing lagi bagi konsumen kosmetik di Indonesia yaitu LOral Paris yang memiliki berbagai macam produk diantaranya adalah krim pencerah kulit wajah LOral White Perfect Day Cream.

58

4.2 Profil Dian Sastrowardoyo Dian Paramita Sastrowardoyo atau yang lebih populer dengan nama Dian Sastro merupakan aktris dan model Indonesia yang lahir pada 16 Maret 1982. Pada tahun 1996, Dian Sastro merupakan gadis sampul dari majalah remaja Indonesia yang ternama, Gadis. Kemudia dia menjadi semakin terkenal berkat perannya sebagai Daya dalam film Pasir Berbisik, dimana karirnya sebagai pemain film diawalinya saat membintangi film Ada Apa Dengan Cinta yang telah diputar di bioskop seluruh Indonesia dan Malaysia. Sejak saat itu Dian menjadi bintang film sukses yang telah membintangi beberapa judul film layar lebar diantaranya Banyu Biru, Ungu Violet, dan Belahan Jiwa, dan juga film layar lebar Malaysia yaitu Puteri Gunung Ledang. Adapun beberapa judul film yang pernah dibintangi Dian Sastro dijelaskan dalam tabel 4.2 berikut. Tabel 4.2 Judul Film yang Dibintangi Dian Sastrowardoyo No 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. Judul Film Tahun Produksi Cintaku Di Kabut Toba 2010 Fana: The Forbidden Love 2010 Drupadi 2009 3 Doa 3 Cinta 2008 Belahan Jiwa - Benny 2006 Ungu Violet 2005 Banyu Biru 2005 Puteri gunung Ledang 2005 Arisan! 2004 Ada Apa Dengan Cinta? 2002 Pasir Berbisik 2001 Bintang Jatuh 2000 Sumber: www.wikipedia.org (2011)

Banyaknya jumlah judul film yang dibintangi oleh Dian Sastro telah menjadikanya sebagai salah satu aktris Indonesia yang paling sering menerima

59

penghargaan. Adapun beberapa penghargaan yang pernah diraih Dian Sastro diantaranya. Tabel 4.3 Penghargaan yang Diraih Dian Sastrowardoyo No. Penghargaan 1. Juara 1 Gadis Sampul Majalah Gadis 2. Aktris Terbaik pada Festival Film Indonesia 3. Aktris Terbaik pada Deauville Asian Film Festival 4. Nominasi Aktris Terfavorit pada SCTV Award 5. Aktris Terbaik pada Singapore International Film Festival 6. Aktris Terbaik pada Hawai International Film Festival 7. Aktris Indonesia Terfavorit pada Malaysian Film Festival 8. Aktris Terbaik pada Festival Film Bandung 9. Most Promising Actress pada Asia Pasific Film Festival 10. Aktris Terfavorit pada MTV Asia Movie Award di Singapura 11. Aktris Terfavorit pada MTV Indonesia Movie Award 12. Aktris Pendukung Terbaik pada Bali Internasional Film Festival 13. Actress of The Year pada ELLE Film Magazine USA Award 14. Aktris Terfavorit pada USA Magazine Indonesia Award Sumber: www.wikipedia.org (2011) Tahun 1996 2004 2002 2002 2002 2003 2003 2003 2005 2005 2005 2009 2009 2010

Selain sebagai bintang film, Dian Sastro juga sering dijadikan sebagai bintang iklan beberapa produk seperti LUX, Samsung Corby, Natur-E, Panasonic, dan Sunsilk. Dian Sastro juga sering menjadi model video klip beberapa musisi ternama di Indonesia seperti pada video klip penyanyi Glenn Fredly dengan lagu Hitam Putih, grup musik Peterpan, T-Five, Sheila on 7, Kla Project, The Fly, dan Dewa.

60

4.3 Hasil dan Pembahasan 4.3.1 Karakteristik Responden Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner, jumlah pernyataan berupa 15 butir pernyataan untuk variabel X dan 4 butir pernyataan untuk variabel Y, jumlah seluruh pernyataan adalah 19 butir. Kuesioner yang disebarkan pada responden berisikan pernyataan- pernyataan mengenai Dian Sastrowardoyo (variabel X) dan niat pembelian LOral White Perfect Day Cream (variabel Y). Responden penelitian adalah masyarakat kota Denpasar yang berjenis kelamin perempuan dengan rentang usia 17 sampai dengan 45 tahun. Disamping itu terdapat pula kriteria lain diantaranya, responden belum pernah menggunakan produk tersebut dan sudah pernah menyaksikan iklan LOral White Perfect Day Cream yang dibintangi oleh Dian Sastrowardoyo. Kota Denpasar merupakan ibukota dan pusat pemerintahan Provinsi Bali. Terdiri dari empat kecamatan yaitu Denpasar Utara, Denpasar Timur, Denpasar Selatan dan Denpasar Barat, jumlah penduduk kota Denpasar dapat dilihat pada tabel 4.4 berikut. Tabel 4.4 Jumlah Penduduk Kota Denpasar 2010 Penduduk Kota Denpasar Kecamatan Laki - laki Perempuan Jumlah Penduduk Denpasar Utara 80.299 76.931 157.230 Denpasar Timur 59.230 56.577 115.807 Denpasar Selatan 88.836 84.790 173.626 Denpasar Barat 97.752 93.286 191.038 Jumlah 326.117 311.584 637.701 Sumber: www.denpasarkota.go.id (2011)

61

Berdasarkan data Tabel 4.4 diketahui jumlah keseluruhan penduduk yang berdomisili di kota Denpasar adalah 637.701 jiwa. Dimana jumlah penduduk yang berjenis kelamin perempuan berjumlah 311.584 jiwa dengan persebaran yang hamper merata di setiap kecamatan. Adapun persebaran responden penelitian ini telah disajikan pada tabel 4.5 berikut. Tabel 4.5 Karakteristik Responden Berdasarkan Domisili Kecamatan Jumlah Responden Persentase (orang) (%) Denpasar Utara 38 25,33 Denpasar Timur 36 24,00 Denpasar Selatan 37 24,67 Denpasar Barat 39 26,00 Jumlah 150 100,00 Sumber: Lampiran 2 (2011) Dari data pada Tabel 4.5 diatas dapat dilihat bahwa persebaran responden penelitian ini cukup merata berkisar antara 24% - 26% di setiap kecamatan di kota Denpasar. Jumlah responden terbanyak berada di kecamatan Denpasar Barat yaitu sejumlah 39 responden atau sebesar 26 persen. Jumlah responden di kecamatan Denpasar Utara sebanyak 38 responden atau sebesar 25,33 persen; kecamatan Denpasar Selatan sebanyak 37 responden atau sebesar 24,67 persen dan di kecamatan Denpasar Timur sebanyak 36 responden atau sebesar 24 persen. Kuesioner disebarkan secara merata karena jumlah responden yang sesuai dengan kriteria sampel tidak diketahui secara pasti di masing-masing kecamatan.

62

Tabel 4.6 Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Pekerjaan Jenis Pekerjaan Jumlah Responden Persentase (orang) (%) Mahasiswa 93 62,00 Pegawai Swasta 45 30,00 Pegawai BUMD 9 6,00 Ibu Rumah Tangga 3 2,00 Jumlah 150 100,00 Sumber: Lampiran 2 (2011) Berdasarkan Tabel 4.6 diketahui bahwa responden terbanyak berasal dari kalangan mahasiswa yaitu sebanyak 93 responden atau sebesar 62,00 persen dan responden yang bekerja sebagai pegawai swasta yaitu sebanyak 45 responden atau sebesar 30,00 persen. Sedangkan responden lainnya bekerja sebagai pegawai BUMD sebanyak 9 responden atau sebesar 6,00 persen dan ibu rumah tangga sebanyak 3 responden atau sebesar 2 persen. Dari hasil kuesioner yang disebar ke 150 responden yang berdomisili di seluruh kecamatan yang ada di kota Denpasar memperlihatkan bahwa selain jenis pekerjaan yang berbeda, responden yang telah mengisi kuesioner juga menggunkan krim pencerah kulit wajah dengan merek yang berbeda seperti yang terlampir pada tabel 4.7 berikut.

63

Tabel 4.7 Karakteristik Responden Berdasarkan Merek Krim Pencerah Kulit Wajah yang Digunakan No Merek Jumlah Responden Persentase (orang) (%) 1 Ponds 62 41,33 2 Olay 20 13,33 3 Nivea 11 7,33 4 Garnier 10 6,67 5 Oriflame 7 4,67 6 Biore 6 4,00 7 Dove 3 2,00 8 Clean n Clear 3 2,00 9 Viva 3 2,00 10 Larissa 3 2,00 11 Citra 2 1,33 12 LBC 2 1,33 13 Obat Dokter 4 2,67 14 Lainnya 8 5,33 15 Tidak Memakai 6 4,00 Jumlah 150 100,00 Sumber: Lampiran 2 (2011) Berdasarkan Tabel 4.7 diketahui bahwa produk krim pencerah kulit wajah yang digunakan berbeda-beda, untuk kota Denpasar paling banyak menggunkan krim pencerah kulit wajah merek Ponds. Berdasarkan data diatas merek Ponds memegang posisi sebagai market leader dari pasar produk krim pencerah kulit wajah khususnya di kota Denpasar dengan market share sebesar 41,33 persen. Sebagai market challenger yaitu Olay dengan market share sebesar 13,33 persen dan terdapat beberapa merek produk krim pencerah kulit wajah sebagai market follower diantaranya Nivea, Garnier, Oriflame, Biore, Dove, dan beberapa merek lainya.

64

4.3.2 Pengujian Instrumen Penelitian Pengujian instrument penelitian menggunakan analisis faktor konfirmatori dan uji reliabilitas dengan menggunakan bantuan program SPSS for Windows sebagai berikut. 4.3.2.1 Analisis Faktor Konfirmatori Analisis faktor konfirmatori bertujuan untuk menguji apakah masingmasing indikator dalam setiap variabel betul-betul merupakan indikator pada konstruk atau variabel tersebut (Ghozali, 2007:47). Berikut ini disajikan hasil analisis faktor konfirmatori. Uji pertama yang dilakukan adalah uji Kaiser Meyer Olkin (KMO) dilakukan untuk mengetahui kecukupan sampelnya. Analisis faktor dianggap layak jika besaran KMO nilainya minimal 0,5. Hasil uji Kaiser Meyer Olkin (KMO) disajikan pada Tabel 4.8. Tabel 4.8 Hasil Uji Kaiser Meyer Olkin (KMO) Variabel KMO Daya tarik (X1) 0,860 Keahlian (X2) 0,798 Kepercayaan (X3) 0,824 Niat beli (Y) 0,821 Sumber: Lampiran 4 (2011)

Sig. 0,00 0,00 0,00 0,00

Tabel 4.8 menunjukkan bahwa nilai Kaiser Meyer Olkin (KMO) untuk masing-masing variabel lebih besar dari 0,5 dengan signifikansi lebih kecil dari 0,005. Jadi dapat dinyatakan bahwa masing-masing variabel mempunyai kecukupan sampel untuk melakukan analisis faktor. Selanjutnya kelayakan model uji faktor untuk masing-masing variabel dapat dilihat dari nilai Measures of Sampling Adequancy (MSA). Variabel bebas

65

terdiri dari daya tarik (X1), keahlian (X2), kepercayaan (X3). Variabel terikat adalah niat beli konsumen (Y). Nilai MSA instrumen dari masing-masing variabel disajikan pada Tabel 4.9. Tabel 4.9 Nilai Measures of Sampling Adequancy (MSA) No X1 Variabel X1.1 X1.2 X1.3 X1.4 X1.5 X2.1 X2.2 X2.3 X2.4 X2.5 X3.1 X3.2 X3.3 X3.4 X3.5 Y1 Y2 Y3 Y4 MSA 0,847 0,865 0,920 0,833 0,847 0,895 0,804 0,746 0,748 0,854 0,817 0,788 0,856 0,830 0,854 0,917 0,866 0,762 0,788

X2

X3

Sumber: Lampiran 4 (2011) Tabel 4.9 diatas menunjukkan bahwa nilai MSA instrumen dari masingmasing variabel lebih besar dari 0,5. Jadi dapat dinyatakan bahwa masingmasing model layak digunakan dalam model uji faktor. Percentage of Variance yang menjelaskan kemampuan dari masingmasing faktor untuk menjelaskan variasinya. Nilai Percentage of Variance untuk masing-masing variabel disajikan pada Tabel 4.10.

66

Tabel 4.10 Nilai Percentage of Variance Percentage Variabel Component of Variance Daya tarik (X1) 76,790 1 Keahlian (X2) 67,475 1 Kepercayaan (X3) 61,846 1 Niat Beli (Y) 80,667 1 Sumber: Lampiran 4 (2011)

Eigenvalues 3,848 3,374 3,092 3,227

Tabel 4.10 menunjukkan bahwa Percentage of Variance untuk masingmasing tabel lebih besar dari 60 persen. Jadi dapat dinyatakan bahwa faktor dari masing-masing variabel memiliki kelayakan kemampuan untuk menjelaskan variasi faktornya. Dilihat dari component, masing-masing variabel hanya membentuk satu faktor dengan nilai Eigenvalues-nya lebih dari satu. Hasil penyederhanaan faktor dalam matriks memperlihatkan hubungan antara faktor variabel individual. Dari hasil ekstraksi variabel tersebut dapat dilihat seberapa besar korelasi indikator pembentuk variabel atau faktornya. Semakin besar nilai loading factor-nya maka semakin kuat dan semakin baik indikator tersebut mampu membangun variabelnya. Hasil loading factor untuk masing-masing variabel ditunjukkan pada Tabel 4.11.

67

Tabel 4.11 Nilai Loading factor No. X1 Variabel X1.1 X1.2 X1.3 X1.4 X1.5 X2.1 X2.2 X2.3 X2.4 X2.5 X3.1 X3.2 X3.3 X3.4 X3.5 Y1 Y2 Y3 Y4 Nilai Loading Factor 0,895 0,890 0,841 0,914 0,844 0,780 0,837 0,889 0,838 0,756 0,800 0,860 0,717 0,797 0,750 0,804 0,915 0,934 0,932 Korelasi valid valid valid valid valid valid valid valid valid valid valid valid valid valid valid valid valid valid valid

X2

X3

Sumber : Lampiran 4 (2011) Tabel 4.11 menunjukkan bahwa seluruh instrumen dari masing-masing variabel telah memenuhi syarat dan valid. Ini ditunjukkan dengan nilai loading factor yang lebih besar dari 0,4.

4.3.2.2 Uji reliabilitas instrumen Uji reliabilitas merupakan alat yang digunakan untuk mengetahui ketepatan jawaban kuesioner pada periode yang berbeda. Pengujian statistik ini dengan menggunakan teknik statistik cronbachs alpha. Hasil dari pengujian dari reliabilitas dapat dilihat pada Tabel 4.12.

68

Tabel 4.12 Uji Reliabilitas Instrumen Valiabel Daya tarik celebrity endorser (X1) Keahlian celebrity endorser (X2) Kepercayaan kepada celebrity endorser (X3) Niat beli konsumen (Y) Sumber: Lampiran 5 (2011) Cronbachs Alpha 0,923 0,901 0,846 0,909 Keterangan Reliabel Reliabel Reliabel Reliabel

Berdasarkan Tabel 4.12 dapat diketahui bahwa nilai crombachs alpha berkisar antara 0,846 sampai dengan 0,923, dimana nilai crombachs alpha pada semua variabel lebih besar dari 0,6, sehingga semua variabel tersebut memenuhi syarat reliabilitas.

4.3.3 Hasil Analisis Deskriptif Teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang digunakan terdiri atas pernyataan yang dibuat berdasarkan masing-masing variabel, yaitu variabel daya tarik, keahlian, kepercayaan kepada celebrity endorser dan niat beli konsumen. Untuk mengetahui penilaian responden tentang masing-masing variabel tersebut digunakan rata-rata skor yang dibagi menjadi lima klasifikasi dengan kriteria sebagai berikut. Berikut ini adalah deskripsi data dari masing-masing variabel yang diperoleh pada penelitian ini. 4.3.3.1 Daya Tarik (Attractiveness) Celebrity Endorser (X1) Daya tarik merupakan variabel bebas dalam penelitian ini. Variabel daya tarik diukur dengan menggunakan lima indikator seperti yang tersaji pada tabel 4.13 berikut.

69

Tabel 4.13 Deskripsi Jawaban Responden Terhadap Variabel Daya Tarik Celebrity Endorser Persentase Jawaban (%) Pernyataan STS TS R S SS 10,0 21,3 45,3 22,7 Anda menyukai penampilan Dian Sastro dalam 0,7 iklan LOreal White Perfect Day Cream Penampilan Dian Sastro dalam iklan LOreal White Perfect Day Cream terlihat cantik Dian Sastro merupakan artis yang dikenal oleh 0,7 masyarakat luas Dian Sastro dapat mewakili pencitraan wanita Indonesia yang berwawasan luas Dian Sastro dapat mewakili pencitraan wanita Indonesia yang aktif Sumber: Lampiran 6 (2011)
12,7 16,7 44,0 26,7

12,0

17,3

44,0

26,0

16,7

25,3

39,3

18,7

16,7

28,7

38,7

16,0

Berdasarkan Tabel 4.13 dapat diketahui bahwa hasil penilaian responden terhadap daya tarik celebrity endorser adalah sebagai berikut. 1) Dari pernyataan Anda menyukai penampilan Dian Sastro dalam iklan LOreal White Perfect Day Cream dapat diketahui bahwa 10,7 persen responden memilih tidak setuju dan sekitar 68 persen responden memilih setuju dengan pernyataan tersebut, sedangkan 21,3 responden lainnya memilih ragu-ragu. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden menyukai penampilan Dian Sastro dalam iklan LOreal White Perfect Day Cream. 2) Dari pernyataan Penampilan Dian Sastro dalam iklan LOreal White Perfect Day Cream terlihat cantik dapat diketahui bahwa 12,7 persen responden memilih tidak setuju dan sekitar 70,7 persen responden memilih setuju dengan pernyataan tersebut, sedangkan 16,7 responden lainnya

70

memilih ragu-ragu. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa Dian Sastro terlihat cantik dalam iklan LOreal White Perfect Day Cream. 3) Dari pernyataan Dian Sastro merupakan artis yang dikenal oleh masyarakat luas dapat diketahui bahwa 12,7 persen responden memilih tidak setuju dan sekitar 70,0 persen responden memilih setuju dengan pernyataan tersebut, sedangkan 17,3 responden lainnya memilih ragu-ragu. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden menyetujui bahwa Dian Sastro merupakan artis yang terkenal di Indonesia. 4) Dari pernyataan Dian Sastro dapat mewakili pencitraan wanita Indonesia yang berwawasan luas dapat diketahui bahwa 16,7 persen responden memilih tidak setuju dan sekitar 58 persen responden memilih setuju dengan pernyataan tersebut, sedangkan 25,3 responden lainnya memilih ragu-ragu. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden menilai bahwa Dian Sastro mampu mewakili pencitraan wanita Indonesia yang berwawasan luas. 5) Dari pernyataan Dian Sastro dapat mewakili pencitraan wanita Indonesia yang aktif dapat diketahui bahwa 16,7 persen responden memilih tidak setuju dan sekitar 54,7 persen responden memilih setuju dengan pernyataan tersebut, sedangkan 28,7 responden lainnya memilih ragu-ragu. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden menilai bahwa Dian Sastro mampu mewakili pencitraan wanita Indonesia yang aktif.

71

4.3.3.2 Keahlian (Expertise) Celebrity Endorser (X2) Keahlian merupakan variabel bebas dalam penelitian ini. Variabel keahlian diukur dengan menggunakan lima indikator seperti tersaji dalam tabel 4.14 berikut. Tabel 4.14 Deskripsi Jawaban Responden Terhadap Variabel Keahlian Celebrity Endorser Persentase Jawaban (%) Pernyataan STS TS R S SS 10,7 31,3 44,0 14,0 Dian Sastro merupakan artis yang tepat sebagai model iklan LOreal White Perfect Day Cream Dian Sastro memiliki wawasan yang cukup baik 0,7 tentang LOreal White Perfect Day Cream Dian Sastro memiliki keahlian sebagai selebriti pendukung LOreal White Perfect Day Cream Dian Sastro memiliki keahlian dalam 0,7 menyampaikan pesan produk LOreal White Perfect Day Cream Menurut Anda Dian Sastro memiliki pengalaman 3,3 terkait penggunaan produk LOreal White Perfect Day Cream Sumber: Lampiran 6 (2011)
14,0 42,0 35,3 8,0

15,3

35,3

38,7

10,7

14,0

28,7

46,0

10,7

24

47,3

22,0

3,3

Berdasarkan Tabel 4.14 dapat diketahui bahwa hasil penilaian responden terhadap keahlian celebrity endorser adalah sebagai berikut. 1) Dari pernyataan Dian Sastro merupakan artis yang tepat sebagai model iklan LOreal White Perfect Day Cream dapat diketahui bahwa 10,7 persen responden memilih tidak setuju dan sekitar 58 persen responden memilih setuju dengan pernyataan tersebut, sedangkan 31,3 responden lainnya memilih ragu-ragu. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar

72

responden menilai bahwa Dian Sastro merupakan artis yang tepat dijadikan sebagai model iklan LOreal White Perfect Day Cream. 2) Dari pernyataan Dian Sastro memiliki wawasan yang cukup baik tentang LOreal White Perfect Day Cream dapat diketahui bahwa 14,7 persen responden memilih tidak setuju dan sekitar 43,3 persen responden memilih setuju dengan pernyataan tersebut, sedangkan 42,0 responden lainnya memilih ragu-ragu. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden menilai bahwa Dian Sastro memiliki wawasan yang cukup baik tentang LOreal White Perfect Day Cream. 3) Dari pernyataan Dian Sastro memiliki keahlian sebagai selebriti pendukung LOreal White Perfect Day Cream dapat diketahui bahwa 15,3 persen responden memilih tidak setuju dan sekitar 49,4 persen responden memilih setuju dengan pernyataan tersebut, sedangkan 35,3 responden lainnya memilih ragu-ragu. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden menilai bahwa Dian Sastro memiliki keahlian sebagai selebriti pendukung LOreal White Perfect Day Cream. 4) Dari pernyataan Dian Sastro memiliki keahlian dalam menyampaikan pesan produk LOreal White Perfect Day Cream dapat diketahui bahwa 14,7 persen responden memilih tidak setuju dan sekitar 56,7 persen responden memilih setuju dengan pernyataan tersebut, sedangkan 28,7 responden lainnya memilih ragu-ragu. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden menilai bahwa Dian Sastro memiliki keahlian dalam menyampaikan pesan produk LOreal White Perfect Day Cream.

73

5) Dari pernyataan Menurut Anda Dian Sastro memiliki pengalaman terkait penggunaan produk LOreal White Perfect Day Cream dapat diketahui bahwa 27,3 persen responden memilih tidak setuju dan sekitar 25,3 persen responden memilih setuju dengan pernyataan tersebut, sedangkan 47,3 responden lainnya memilih ragu-ragu. Hal ini tidak dapat dijelaskan apakah responden setuju atau tidak setuju dengan pernyataan Menurut Anda Dian Sastro memiliki pengalaman terkait penggunaan produk LOreal White Perfect Day Cream 4.3.3.3 Kepercayaan (Trustworthiness) kepada Celebrity Endorser (X3) Kepercayaan merupakan variabel bebas dalam penelitian ini. Variabel kepercayaan diukur dengan menggunakan lima indikator seperti tersaji dalam tabel 4.15 berikut

74

Tabel 4.15 Deskripsi Jawaban Responden Terhadap Variabel Kepercayaan kepada Celebrity Endorser Persentase Jawaban (%) Pernyataan STS TS R S SS 19,3 44,0 31,3 4,7 Dian Sastro mampu meyakinkan Anda mengenai 0,7 kualitas LOreal White Perfect Day Cream Pesan yang disampaikan Dian Sastro dalam iklan LOreal White Perfect Day Cream dapat dipercaya Dian Sastro menyampaikan pesan dengan jujur 0,7 dalam iklan LOreal White Perfect Day Cream bahwa kecantikan wajah adalah sesuatu yang sangat berharga Anda mempercayai bahwa LOreal White 2,7 Perfect Day Cream merupakan rahasia kecantikan Dian Sastro Pesan yang disampaikan Dian Sastro tentang 0,7 LOreal White Perfect Day Cream adalah valid Sumber: Lampiran 6 (2011)
22,7 50,0 22,0 5,3

16,0

31,3

40,0

12,0

33,3

45,3

14,0

4,7

20,0

62,7

15,3

1,3

Berdasarkan Tabel 4.15 dapat diketahui bahwa hasil penilaian responden terhadap kepercayaan kepada celebrity endorser adalah sebagai berikut. 1) Dari pernyataan Dian Sastro mampu meyakinkan Anda mengenai kualitas LOreal White Perfect Day Cream dapat diketahui bahwa 20 persen responden memilih tidak setuju dan sekitar 36 persen responden memilih setuju dengan pernyataan tersebut, sedangkan 44 responden lainnya memilih ragu-ragu. Hal ini tidak dapat dijelaskan apakah responden setuju atau tidak setuju dengan pernyataan Dian Sastro mampu meyakinkan Anda mengenai kualitas LOreal White Perfect Day Cream 2) Dari pernyataan Pesan yang disampaikan Dian Sastro dalam iklan LOreal White Perfect Day Cream dapat dipercaya dapat diketahui

75

bahwa 22,7 persen responden memilih tidak setuju dan sekitar 27,3 persen responden memilih setuju dengan pernyataan tersebut, sedangkan 50 responden lainnya memilih ragu-ragu. Hal ini tidak dapat dijelaskan apakah responden setuju atau tidak setuju dengan pernyataan Pesan yang disampaikan Dian Sastro dalam iklan LOreal White Perfect Day Cream dapat dipercaya. 3) Dari pernyataan Dian Sastro menyampaikan pesan dengan jujur dalam iklan LOreal White Perfect Day Cream bahwa kecantikan wajah adalah sesuatu yang sangat berharga dapat diketahui bahwa 16,7 persen responden memilih tidak setuju dan sekitar 52 persen responden memilih setuju dengan pernyataan tersebut, sedangkan 31,3 responden lainnya memilih ragu-ragu. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden menilai bahwa Dian Sastro telah menyampaikan pesan dengan jujur dalam iklan LOreal White Perfect Day Cream bahwa kecantikan wajah adalah sesuatu yang sangat berharga. 4) Dari pernyataan Anda mempercayai bahwa LOreal White Perfect Day Cream merupakan rahasia kecantikan Dian Sastro dapat diketahui bahwa 36 persen responden memilih tidak setuju dan sekitar 18,7 persen responden memilih setuju dengan pernyataan tersebut, sedangkan 45,3 responden lainnya memilih ragu-ragu. Hal ini tidak dapat dijelaskan apakah responden setuju atau tidak setuju dengan pernyataan Anda mempercayai bahwa LOreal White Perfect Day Cream merupakan rahasia kecantikan Dian Sastro.

76

5) Dari pernyataan Pesan yang disampaikan Dian Sastro tentang LOreal White Perfect Day Cream adalah valid dapat diketahui bahwa 20,7 persen responden memilih tidak setuju dan sekitar 16,6 persen responden memilih setuju dengan pernyataan tersebut, sedangkan 62,7 responden lainnya memilih ragu-ragu. Hal ini tidak dapat dijelaskan apakah responden setuju atau tidak setuju dengan pernyataan Pesan yang disampaikan Dian Sastro tentang LOreal White Perfect Day Cream adalah valid. 4.3.3.4 Niat Beli Konsumen (Y) Niat beli merupakan variabel terikat dalam penelitian ini. Variabel niat beli diukur dengan menggunakan empat indikator seperti tersaji pada tabel 4.16 berikut. Tabel 4.16 Deskripsi Jawaban Responden Terhadap Variabel Niat Beli Persentase Jawaban (%) Pernyataan STS TS R S SS 2,0 24,7 42,7 29,3 1,3 Setelah menyimak pesan yang disampaikan Dian Sastro dalam iklan LOreal White Perfect Day Cream Anda beranggapan bahwa merek tersebut masuk dalam pertimbangan untuk dibeli Setelah melihat Dian Sastro dalam iklan 2,0 LOreal White Perfect Day Cream Anda berniat untuk menggunakan merek tersebut Setelah melihat Dian Sastro dalam iklan 4,7 LOreal White Perfect Day Cream Anda mempertimbangkan untuk beralih ke merek tersebut Setelah melihat Dian Sastro dalam iklan 4,7 LOreal White Perfect Day Cream Anda berniat untuk membeli Sumber: Lampiran 6 (2011)
36,7 44,0 16,0 1,3

34,7

44,0

14,0

2,7

36,7

38,7

19,3

0,7

77

Berdasarkan Tabel 4.16 dapat diketahui bahwa hasil penilaian responden terhadap niat beli konsumen adalah sebagai berikut. 1) Dari pernyataan Setelah menyimak pesan yang disampaikan Dian Sastro dalam iklan LOreal White Perfect Day Cream Anda beranggapan bahwa merek tersebut masuk dalam pertimbangan untuk dibeli dapat diketahui bahwa 26,7 persen responden memilih tidak setuju dan sekitar 30,6 persen responden memilih setuju dengan pernyataan tersebut, sedangkan 42,7 responden lainnya memilih ragu-ragu. Hal ini tidak dapat dijelaskan apakah responden setuju atau tidak setuju dengan pernyataan Setelah menyimak pesan yang disampaikan Dian Sastro dalam iklan LOreal White Perfect Day Cream Anda beranggapan bahwa merek tersebut masuk dalam pertimbangan untuk dibeli. 2) Dari pernyataan Setelah melihat Dian Sastro dalam iklan LOreal White Perfect Day Cream Anda berniat untuk menggunakan merek tersebut dapat diketahui bahwa 38,7 persen responden memilih tidak setuju dan sekitar 17,3 persen responden memilih setuju dengan pernyataan tersebut, sedangkan 44,0 responden lainnya memilih ragu-ragu. Hal ini tidak dapat dijelaskan apakah responden setuju atau tidak setuju dengan pernyataan Setelah melihat Dian Sastro dalam iklan LOreal White Perfect Day Cream Anda berniat untuk menggunakan merek tersebut. 3) Dari pernyataan Setelah melihat Dian Sastro dalam iklan LOreal White Perfect Day Cream Anda mempertimbangkan untuk beralih ke merek tersebut dapat diketahui bahwa 39,4 persen responden memilih tidak

78

setuju dan sekitar 16,7 persen responden memilih setuju dengan pernyataan tersebut, sedangkan 44,0 responden lainnya memilih ragu-ragu. Hal ini tidak dapat dijelaskan apakah responden setuju atau tidak setuju dengan pernyataan Setelah melihat Dian Sastro dalam iklan LOreal White Perfect Day Cream Anda mempertimbangkan untuk beralih ke merek tersebut. 4) Dari pernyataan Setelah melihat Dian Sastro dalam iklan LOreal White Perfect Day Cream Anda berniat untuk membeli dapat diketahui bahwa 41,4 persen responden memilih tidak setuju dan sekitar 20 persen responden memilih setuju dengan pernyataan tersebut, sedangkan 38,7 responden lainnya memilih ragu-ragu. Hal ini menunjukkan bahwa responden tidak berniat untuk melakukan pembelian terhadap produk LOreal White Perfect Day Cream setelah melihat iklan produk tersebut yang dibintangi oleh Dian Sastro.

4.3.4 Analisis Regresi Linear Berganda Rangkuman hasil dari pengujian data untuk variabel yang diuji secara simultan yang diolah dengan menggunakan paket SPSS ditunjukkan pada Tabel 4.17.

79

Tabel 4.17 Hasil Uji Regresi Linier Berganda Undstandartized Coefficients B Daya tarik 0,219 Keahlian 0,183 Kepercayaan 0,630 Constant = -0,208 R = 0,812 R Square = 0,659 Adjusted R Square = 0,652 Fhitung = 94,078 Sig. Fhitung = 0,000 Sumber: Lampiran 7 (2011) Variabel Std. Error 0,060 0,072 0,077 Standardized Coefficients Beta 0,214 0,168 0,551 t 3,669 2,530 8,214 Sig. 0,000 0,012 0,000

Berdasarkan Tabel 4.17 maka dapat diketahui persamaan regresi yang dihasilkan adalah sebagai berikut. Y= -0,208 + 0,219X1 + 0,183X2 + 0,630X3 Hal ini menunjukkan bahwa variabel bebas daya tarik (X1), keahlian (X2), dan kepercayaan (X3) kepada celebrity endorser berhubungan dengan variabel niat beli (Y) sebagai variabel terikat dalam penelitian ini.

4.3.5 Uji F (F-test) Hasil perhitungan analisis regresi pada tabel 4.17 dapat dilihat bahwa probabilitas F = 0.000 lebih kecil dari taraf nyata () = 0,05. Probabilitas F sebesar 0,000 kurang dari taraf nyata 0,05 menunjukkan bahwa model penelitian yang menghubungkan ketiga variabel bebas yaitu daya tarik (X1), keahlian (X2) dan kepercayaan kepada celebrity endorser (X3) dengan variabel terikat niat beli konsumen (Y) memiliki tingkat kecocokan yang signifikan.

80

Uji hipotesis hubungan variabel daya tarik (X1), keahlian (X2) dan kepercayaan kepada celebrity endorser (X3) dengan niat beli konsumen (Y) untuk mengetahui ketepatan model dan hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat dapat dilakukan dengan membandingkan Fhitung dengan Ftabel. Langkah pengujiannya adalah sebagai berikut. 1) Perumusan hipotesis statistik H0 : 1 , 2 , 3 = 0, artinya tidak ada hubungan yang positif dan signifikan secara simultan antara daya tarik, keahlian, dan kepercayaan kepada celebrity endorser dengan niat beli konsumen pada produk krim pencerah kulit wajah LOreal White Perfect Day Cream di kota Denpasar. H1 : 1, 2, 3 0, artinya ada hubungan yang positif dan signifikan secara simultan antara daya tarik, keahlian, dan kepercayaan kepada celebrity endorser dengan niat beli konsumen pada produk krim pencerah kulit wajah LOreal White Perfect Day Cream di kota Denpasar. 2) Menentukan Ftabel meliputi: tingkat signifikansi () = 0,05; penentuan derajat pembilang (df:n) = k-1 = 4-1 =3; penentuan derajat penyebut (df:n) = n-k = 150-4 = 146. Dengan demikian nilai Ftabel (3;146) diketahui sebesar 2,67. 3) Menentukan besarnya Fhitung yang diperoleh dari hasil pengujian dengan program SPSS. Nilai Fhitung yang dihasilkan adalah sebesar 94,078.

81

4) Kriteria pengujian: H0 diterima apabila Fhitung Ftabel H0 ditolak apabila Fhitung > Ftabel Gambar 4.1 Kurva Daerah Penerimaan Dan Penolakan H0 dengan Uji F-test
F

Daerah penolakan H0 Daerah Penerimaan Ho

Ftabel (2,67)

Fhitung (94,078)

5) Simpulan Hasil uji menunjukkan bahwa nilai Fhitung (94,078) lebih besar dari nilai Ftabel (2,67) dengan tingkat signifikansi 0,000<0,05 maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang positif dan signifikan secara simultan antara variabel daya tarik, keahlian, dan kepercayaan kepada celebrity endorser dengan niat beli konsumen pada produk krim pencerah kulit wajah LOreal White Perfect Day Cream di Kota Denpasar. Dengan demikian model yang dibangun ini sudah memenuhi kecocokan uji model.

82

4.3.6 Uji Asumsi Klasik 4.3.6.1 Uji Normalitas Uji normalitas bertujuan untuk menguji apakah suatu data berdistribusi normal atau tidak. Penentuan normal atau tidaknya distribusi data dapat dilakukan pengujian dengan menggunakan statistik Kolmogorov-Sminorv. Keputusan untuk menentukan normal atau tidaknya distribusi data dilakukakn dengan

membandingkan Kolmogorov-Smirnov hitung dengan Kolmogorov-Smirnov tabel dan dapat juga dilakukan berdasarkan nilai probabilitas. Apabila KolmogorovSmirnov hitung lebih kecil daripada Kolmogorov-Smirnov tabel, maka distribusi data dinyatakan normal, dan bila probabilitas lebih besar dari 0,05 maka distribusi data dinyatakan tidak normal. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, maka diperoleh hasil uji menunjukkan bahwa nilai Asymp. Sig. 0,276. Karena nilai Asymp. Sig. lebih besar dari alpha 5 persen maka dapat dinyatakan bahwa model uji telah memenuhi syarat normalitas data. 4.3.6.2 Uji Multikolinieritas Uji multikolinearitas bertujuan untuk menguji apakah pada model regresi ditemukan adanya korelasi antar variabel bebas. Model regresi yang baik seharusnya tidak terjadi korelasi di antara variabel bebas. Cara mendeteksinya adalah sebagai berikut.

83

1) Nilai korelasi antar variabel bebas sangat tinggi, yaitu di atas 0,09. 2) Nilai tolerance lebih besar dari 0,10 (di bawah 10 persen) dan nilai VIF (Variance Inflation Factor) di atas 10. Hasil uji multikolinieritas ditunjukkan pada Tabel 4.18. Tabel 4.18 Hasil Uji Multikolinieritas Variabel Tolerance Daya tarik 0,684 Keahlian 0,532 Kepercayaan 0,518 Sumber: Lampiran 7 (2011)

VIF 1,462 1,878 1,930

Tabel 4.18 menunjukkan bahwa nilai Tolerance untuk ketiga variabel bebas lebih besar dari 0,1 sedangkan VIF kurang dari 10. Jadi dapat dinyatakan bahwa model uji tidak terdeteksi kasus

multikolinieritas. 4.3.6.3 Uji Heteroskedastisitas Uji heteroskedastisitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi terjadi ketidaksamaan varians dari residual satu pengamatan ke pengamatan yang lain. Model regresi yang baik adalah yang tidak mengandung gejala heteroskedastisitas atau mempunyai varians yang homogen. Metode yang digunakan adalah uji Glejser, yaitu dengan mengamati nilai signifikan regresi yang baru terbentuk. Jika nilai signifikan ada yang di bawah 5 persen, maka dikatakan terjadi heteroskedastisitas. Jika varian dari residual satu pengamatan ke pengamatan lainnya tetap, maka disebut homokedastisitas dan jika berbeda disebut heteroskedastisitas. Hasil uji heteroskedastisitas ditunjukkan pada Tabel 4.19

84

Tabel 4.19 Hasil Uji Heteroskedastisitas Variabel thitung Daya tarik -0,211 Keahlian 0,103 Kepercayaan 0,765 Sumber: Lampiran 7 (2011)

Sig. 0,833 0,918 0,466

Tabel 4.19 menunjukkan bahwa seluruh variabel bebas tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai variabel terikatnya (absolute ei). Ini ditunjukkan dengan nilai signifikansi yang lebih besar dari alpha 5 persen. Jadi dapat dinyatakan bahwa model uji terbebas dari kasus heteroskedastisitas.

4.3.7

Pengujian Hipotesis Analisis t-tes bertujuan untuk menguji hubungan signifikansi antara

variabel bebas yaitu daya tarik (X1), keahlian (X2) dan kepercayaan kepada celebrity endorser (X3) dengan niat beli konsumen pada produk krim pencerah kulit wajah LOreal White Perfect Day Cream di kota Denpasar. Adapun langkahlangkahnya sebagai berikut. 4.3.7.1 Hubungan daya tarik celebrity endorser dengan niat beli konsumen pada produk krim pencerah kulit wajah LOreal White Perfect Day Cream 1) Perumusan hipotesis variabel H0 : = 0, artinya tidak ada hubungan yang positif dan signifikan antara variabel daya tarik celebrity endorser dengan niat beli konsumen pada produk krim pencerah kulit wajah LOreal White Perfect Day Cream.

85

H1 : 0, artinya ada hubungan yang positif dan signifikan antara variabel daya tarik celebrity endorser dengan niat beli konsumen pada produk krim pencerah kulit wajah LOreal White Perfect Day Cream. 2) Penentuan ttabel tingkat Penentuan taraf nyata = 0,05 Derajat bebas df (n-k)=150-4=146 Uji hipotesisnya menggunakan uji dua sisi sehingga ttabel adalah sebesar t0,05 (146) adalah sebesar 1,976. 3) Menentukan besarnya thitung yang diperoleh dari hasil pengujian dengan program SPSS. Nilai thitung yang dihasilkan adalah sebesar 3,669. 4) Membandingkan thitung dengan ttabel . H0 ditolak jika: thitung > ttabel H0 diterima jika: thitung ttabel Gambar 4.2 Daerah pengujian Penolakan dan Penerimaan Ho dengan Uji t
F

Daerah penolakan H0 Daerah Penerimaan Ho 0

ttabel = 1,976

thitung = 3,669

86

5) Simpulan Hasil uji menunjukkan nilai thitung (3,669) lebih besar dari ttabel (1,976) dengan tingkat signifikansi 0,000<0,05 maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang positif dan signifikan antara variabel daya tarik dengan niat beli konsumen pada produk krim pencerah kulit wajah LOreal White Perfect Day Cream di kota Denpasar. 4.3.7.2 Hubungan keahlian celebrity endorser dengan niat beli konsumen pada produk krim pencerah kulit wajah LOreal White Perfect Day Cream 1) Perumusan hipotesis variabel H0 : = 0, artinya tidak ada hubungan yang positif dan signifikan antara variabel keahlian celebrity endorser dengan niat beli konsumen pada produk krim pencerah kulit wajah LOreal White Perfect Day Cream. H1 : 0, artinya ada hubungan yang positif dan signifikan antara variabel keahlian celebrity endorser dengan niat beli konsumen pada produk krim pencerah kulit wajah LOreal White Perfect Day Cream. 2) Penentuan ttabel Penentuan taraf nyata = 0,05 Derajat bebas df (n-k)=150-4=146 Uji hipotesisnya menggunakan uji dua sisi sehingga ttabel adalah sebesar t0,05 (146) adalah sebesar 1,976.

87

3) Menentukan besarnya thitung yang diperoleh dari hasil pengujian dengan program SPSS. Nilai thitung yang dihasilkan adalah sebesar 2,530. 4) Membandingkan thitung dengan ttabel . H0 ditolak jika: thitung > ttabel H0 diterima jika: thitung ttabel Gambar 4.3 Daerah pengujian Penolakan dan Penerimaan Ho dengan Uji t
F

Daerah penolakan H0 Daerah Penerimaan Ho

ttabel = 1,976

thitung = 2,530

5) Simpulan Hasil uji menunjukkan nilai thitung (2,530) lebih besar dari ttabel (1,976) dengan tingkat signifikansi 0,012<0,05 maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang positif dan signifikan antara variabel keahlian dengan niat beli konsumen pada produk krim pencerah kulit wajah LOreal White Perfect Day Cream di kota Denpasar.

88

4.3.7.3 Hubungan kepercayaan kepada celebrity endorser dengan niat beli konsumen pada produk krim pencerah kulit wajah LOreal White Perfect Day Cream 1) Perumusan hipotesis variabel Ho : = 0, artinya tidak ada hubungan yang positif dan signifikan antara variabel kepercayaan kepada celebrity endorser dengan niat beli konsumen pada produk krim pencerah kulit wajah LOreal White Perfect Day Cream. H 1 : 0, artinya ada hubungan yang positif dan signifikan antara variabel kepercayaan kepada celebrity endorser dengan niat beli konsumen pada produk krim pencerah kulit wajah LOreal White Perfect Day Cream. 2) Penentuan ttabel Penentuan taraf nyata = 0,05 Derajat bebas df (n-k)=150-4=146 Uji hipotesisnya menggunakan uji dua sisi sehingga ttabel adalah sebesar t0,05 (146) adalah sebesar 1,976 3) Menentukan besarnya thitung yang diperoleh dari hasil pengujian dengan program SPSS. Nilai thitung yang dihasilkan adalah sebesar 8,214. 4) Membandingkan thitung dengan ttabel . H0 ditolak jika: thitung > ttabel H0 diterima jika: thitung ttabel

89

Gambar 4.4 Daerah pengujian Penolakan dan Penerimaan Ho dengan Uji t


F

Daerah penolakan H0 Daerah Penerimaan Ho

ttabel = 1,976

thitung = 8,214

5) Simpulan Hasil uji menunjukkan nilai thitung (8,214) lebih besar dari ttabel (1,976) dengan tingkat signifikansi 0,000<0,05 maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang positif dan signifikan antara variabel kepercayaan dengan niat beli konsumen pada produk krim pencerah kulit wajah LOreal White Perfect Day Cream di kota Denpasar.

4.3.8

Pembahasan Hasil Penelitian Secara keseluruhan, persamaan hasil regresi linear berganda yang telah

diuraikan di atas mempertegas adanya hubungan antara variabel daya tarik (attractiveness), keahlian (expertise), dan kepercayaan (trustworthiness) kepada celebrity endorser dengan niat beli konsumen pada produk krim pencerah kulit wajah LOreal White Perfect Day Cream khususnya di kota Denpasar. Nilai Adjusted R Square 0,652 menunjukkan bahwa variasi niat beli konsumen pada produk krim pencerah kulit wajah LOreal White Perfect Day Cream 65,2 persen dijelaskan oleh variasi daya tarik (attractiveness), keahlian

90

(expertise), dan kepercayaan (trustworthiness) konsumen kepada celebrity endorser, sisanya 34,8 persen dijelaskan oleh variasi variabel lain, model yang dibangun ini sudah memenuhi kecocokan karena ditunjukkan oleh hasil uji F sebesar 94,078 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 kurang dari 5 persen. Hasil pengujian secara parsial dengan uji t menunjukkan bahwa variabel daya tarik celebrity endorser memiliki hubungan yang positif dan signifikan dengan niat beli konsumen kota Denpasar pada produk krim pencerah kulit wajah LOreal White Perfect Day Cream. Ohanian dalam Royan (2004:18) daya tarik meliputi keramahan, menyenangkan, fisik, dan pekerjaan sebagai beberapa dimensi penting dari konsep daya tarik. Dian Sastro merupakan artis yang memiliki kecantikan fisik dan memiliki pekerjaan yang diimpikan olah banyak orang saat ini yaitu sebagai public figure, hali ini tentu menjadi nilai lebih bagi seorang selebriti yang dijadikan bintang iklan sebuah produk Hal ini berarti bahwa daya tarik fisik seperti kecantikan wajah dan bentuk badan indah yang dimiliki oleh seorang bintang iklan mampu menarik perhatian konsumen untuk menyimak iklan dari produk tersebut. Blackwell, et al (2007:424) mengemukakan bahwa untuk menarik perhatian konsumen sebaiknya menggunkan manusia sebagai umpanya, maksud dari perumpamaan ini adalah untuk mendapatkan perhatian secara efektif dari konsumen maka diperlukan manusia sebagai bintang iklannya. Wajah yang cantik dan bentuk tubuh yang menarik akan mampu menciptakan daya tarik pada sebuah iklan. Selain bentuk fisik dan kecantikan wajah, pemasar juga memperhatikan inner beauty atau bisa juga dikatakan sebagai tingkah laku yang baik serta ketenaran seorang selebritis

91

sebagai public figure yang nantinya akan memberikan nilai lebih pada produk yang diiklankannya karena dibintangi oleh selebritis yang sudah terkenal, sehingga makin tinggi tingkat kekaguman konsumen terhadap bintang iklan maka semakin besar niat beli yang muncul untuk produk yang diiklankannya. Keahlian (expertise) yang dimiliki seorang bintang iklan memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap niat beli konsumen kota Denpasar pada produk krim pencerah kulit wajah LOreal White Perfect Day Cream. Keahlian seorang bintang iklan menurut Ohanian dalam Royan (2004:18) dilihat dari sejauh mana pengetahuan, pengalaman, atau keterampilan seorang selebriti yang berhubungan dengan produk yang diiklankan sehingga mampu meyakinkan konsumen untuk membeli produk yang diiklankanya. Keahlian termasuk didalamnya adalah testimonial atau komentar yang diberikan bintang iklan terhadap produk yang digunakannya. Dalam sebuah iklan sering kita temukan para bintang iklan memberikan komentar mereka seputar pengalaman mereka terkait dengan produk tersebut, dengan demikian pemasar berharap konsumen akan menggunakan pendapat bintang iklan tersebut sebagai pertimbangan dalam sebelum memutuskan untuk menggunakan produk tersebut. Disamping itu variabel keahlian (expertise) juga menyangkut sejauh mana selebriti tersebut mengenal dan mampu menyampaikan pesan-pesan dari produk tersebut. Pada akhirnya semakin ahli seorang selebritis dalam menyampaikan pesan produk dalam sebuah iklan maka konsumen akan merasa yakin terhadap produk tersebut dan mampu memicu munculnya niat beli di benak konsumen.

92

Kepercayaan (trustworthiness) kepada celebrity endorser merupakan variabel yang memiliki pengaruh besar terhadap niat beli konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan (trustworthiness) konsumen kepada celebrity endorser memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap niat beli pada produk krim pencerah kulit wajah LOreal White Perfect Day Cream di kota Denpasar. Dalam penelitian yang dilakukan oleh Ostberg dalam Bergstrom dan Rikard (2004:32) menyatakan bahwa kepercayaan terhadap selebriti merupakan hal terpenting dalam penentuan artis pendukung disamping rasa hormat terhadap selebriti, keahlian, dan daya tarik fisik. Maka dari itu semakin besar tingkat kepercayaan masyarakat kepada bintang iklan semakin besar pula niat beli yang muncul dibenak mereka setelah menyaksikan penampilan bintang iklan tersebut dalam menyampaikan sebuah pesan (iklan). Varibel daya tarik, keahlian dan kepercayaan merupakan variabel pembentuk kredibilitas seorang bintang iklan. Apabila seorang bintang iklan memiliki kredibilitas yang tinggi maka akan terbentuk pencitraan yang positif dan persepsi yang kuat dari bintang iklan tersebut sebagai seorang endorser sebuah produk. Hal tersebut juga menjadikan penyampain pesan (iklan) akan semakin efektif, secara tidak langsung hal tersebut akan berpengaruh pada tingginya niat beli konsumen pada produk tersebut.

93

BAB V SIMPULAN, KETERBATASAN PENELITIAN DAN SARAN

5.1 Simpulan Berdasarkan hasil pembahasan yang telah diuraikan, maka dapat disimpulkan sebagai berikut. 1) Variabel daya tarik (attractiveness) seorang celebrity endorser memiliki hubungan yang positif dan signifikan dengan niat beli konsumen pada produk krim pencerah kulit wajah LOreal White Perfect Day Cream di kota Denpasar. Hal ini berarti semakin menarik seorang celebrity endorser makan niat beli akan semakin tinggi. Daya tarik yang dimiliki Dian Sastro sebagai bintang iklan produk tersebut mampu menarik niat beli konsumen untuk membeli produk krim pencerah kulit wajah LOreal White Perfect Day Cream. 2) Variabel keahlian (expertise) seorang celebrity endorser memiliki hubungan yang positif dan signifikan dengan niat beli konsumen pada produk krim pencerah kulit wajah LOreal White Perfect Day Cream di kota Denpasar. Hal ini berarti bahwa semakin ahli seorang celebrity endorser maka semakin niat beli yang timbul akan semakin tinggi, dalam hal ini semakin ahli Dian Sastro menyampaikan pesan produk dalam sebuah iklan maka konsumen akan merasa yakin terhadap produk tersebut dan mampu memicu munculnya niat beli di benak konsumen.

94

3) Variabel kepercayaan (trustworthiness) kepada seorang celebrity endorser memiliki hubungan yang positif dan signifikan dengan niat beli konsumen pada produk krim pencerah kulit wajah LOreal White Perfect Day Cream di kota Denpasar. Hal ini menunjukkan semakin tinggi tingkat kepercayaan konsumen kepada celebrity endorser maka niat baeli yang muncul semakin besar, dalah hal ini apabila konsumen maupun calon konsumen menaruh kepercayaan yang tinggi kepada Dian Sastro maka niat beli yang muncul akan semakin besar.

5.2 Keterbatasan Penelitian Adapun keterbatasan-keterbatasan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut. 1) Ruang lingkup penelitian hanya berlokasi di kota Denpasar saja, sehingga hasil penelitian ini tidak merepresentasikan perilaku konsumen di Bali secara keseluruhan, khususnya niat beli pada produk krim pencerah kulit wajah. Oleh karena itu hasil penelitian ini belum tentu sama dengan hasil penelitian yang dilakukan di daerah lain meskipun menggunakan objek, variabel, kriteria sampel, dan metode penelitian yang sama. 2) Variabel yang diteliti hanya meliputi daya tarik, keahlian, dan kepercayaan kepada celebrity endorser serta hubunganya dengan niat beli konsumen. Kemungkinan niat beli konsumen juga dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar daya tarik, keahlian, dan kepercayaan yang termasuk dalam faktor

95

promosi, sedangkan faktor lainnya adalah faktor produk, lokasi (distribusi), dan harga. 5.3 Saran Berdasarkan simpulan diatas, maka saran yang dapat diberikan adalah sebagai berikut. 1) Bagi perusahaan, disarankan dalam menentukan bintang iklan yang berasal dari kalangan selebriti, atlet maupun public figure lainnya perlu diperhatikan kredibilitas yang dimiliki bintang iklan tersebut. Dimana faktor kredibilitas terdiri dari daya tarik, keahlian dan kepercayaan yang dimiliki oleh bintang iklan, sehingga mampu menyampaikan pesan (iklan) dengan efektif dan mampu menimbulkan niat beli sebagai reaksi atas sebuah pesan yang disampaikan. Semakin tinggi faktor kredibilitas yang dimiliki seorang bintang iklan, maka niat beli yang muncul akan semakin besar. 2) Bagi peneliti selanjutnya, disarankan untuk menggunakan jenis produk yang lainnya dan menggunakan variabel lain diluar daya tarik, keahlian dan kepercayaan dengan menggunakan indikator-indikator yang lebih tepat dan spesifik sehingga mampu mendapatkan hasil yang lebih akurat dan tidak bias.

96

DAFTAR RUJUKAN

Ajzen, I. dan Fishbein, M. 2001. Belief, attitude, intention and behavior: An introduction to theory and research. Wesley: Addison. Amos, Clinton, et al. 2008. Exploring the Relationship Between Celebrity Endorser Effects and Advertising Effectiveness. Internasional Journal of Marketing. Arina, Manjawati. 2007. Pengaruh Selebriti Pendukung (Celebrity Endorser) Luna Maya dalam Periklanan Sabun Lux terhadap Pembentukan Brand Image (Studi Kasus pada Mahasiswa S-1 Ekstensi Manajemen Universitas Sumatera Utara). Skripsi FE USU. Assael, H. 1995. Consumen Behavior and Marketing Action. Edisi 3. Kent Publishing Company, Boston Massachusset,AS. Bekk, Magdalena dan Mathias Sporrle. 2010. The Influence of Perceived Personality Characteristics on Positive Attitude Towards and Suitability of a Celebrity as a Marketing Campaign Endorser. The Open Psyhcology Journal. Belch, George E dan Michael A. Belch. 2007. Advertising and Promotion : An Integrated Marketing Communication Perspective, Internasional Edition, McGraw Hill, New York. Bergstrom, Christian dan Rikard Skarfstad. 2004. Celebrity Endorsment: Case study of J. Lindeberg. Bachelors thesis at Internasional Business and programme Lulea University of Technology. Blackwell, Roger, Clare DSouza, Mehdi Taghian, Paul Miniard, dan James Engel. 2007. Consumer Behavior, An Asian Pacific Approach. Australia: Thomson Brand Finance. 2011. Brandfinance Top 50 Cosmetics Brands. Available: http://www.rankingthebrands.com/The-BrandRankings.aspx?rankingID=196&nav=category. Akses: 15 September 2011. Dajan, Anto. 1996. Pengantar Media Statistik. Jilid 1. Jakarta: LP3ES Dix, Steve, et al. 2009. Bend It Like Beckham: The Influence of Sports Xelebrities on Young Adult Consumers. Emerald Group Publishing Limited. Ferdinand, Augusty. 2002. Structural Equation Modeling Dalam Penelitian Manajemen Aplikasi Model-Model Rumit Dalam Penelitian Untuk Tesis Magister & Disertasi Doktor. Edisi kedua. Yogyakarta: BP UNDIP Ghozali, Imam. 2007. Aplikasi Multivariate dengan Program SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Heruwati, Eni. 2010. Analisis Pengaruh Daya tarik, Kredibilitas, dan Keahlian Celebrity Endorser Terhadap Keputusan Pembelian Sepeda Motor Yamaha Mio. Skripsi FE UNDIP.

97

Indriantoro, Nur dan Bambang Supomo. 2002. Metodologi Penelitian Bisnis: Untuk Akuntansi dan Manajemen. Edisi Pertama. Yogyakarta: Badan Penerbit Fakultas Ekonomi UGM. Jewler, D, 2005. Creative in Advertising (8th ed). Thompson Work Worth. USA. Kuncoro, Mudrajad, 2006. Metode Riset untuk Bisnis dan Ekonomi. Erlangga, Jakarta. KapanLagi.com. 2011. Dian Sastro, Kecantikan Asli Wanita Indonesia. Available: http://selebriti.kapanlagi.com/indonesia/d/dian_sastrowardoyo/berita/inde x5.html. Akses: 18 September 2011. Kotler, Philip dan Keller. 2006. Manajemen Pemasaran Edisi Milenium. Jilid 3, Penerbit Prenhallindo: Jakarta. LOreal Indonesia (A). 2011. Profil Perusahaan LOreal Indonesia. Available: http://www.loreal.co.id/_id/_id/our-company/welcome.aspx?. Akses: 10 November 2011. LOreal Indonesia (B). 2011. Merek-Merek Perusahaan LOreal Indonesia. Available: http://www.loreal.co.id/_id/_id/our-brands/welcome.aspx?. Akses: 10 November 2011 Lucas, Bryan. A and Diana Seno. 2005. The Equity of Product Endorsment by Celebrities: A conceptual framework from co-branding perspective. Emerald Group Publishing Limited. Mahestu, Noviandra. 2006. Analisis Pengaruh Model Iklan Terhadap Perilaku Pembelian Remaja, Kasus Pada Bintang Akademi Fantasi Indosiar. Skripsi FE UNDIP. Nababan, Marya Desyeni. 2008. Pengaruh Selebriti Pendukung (Celebrity Endorser) Gita Gutawa Terhadap Minat Pembelian Ulang Indomie. Skripsi FE USU. Pemerintah Kota Denpasar. 2011. Jumlah Penduduk Berdasarkan Kecamatan. Available:http://www.denpasarkota.go.id/bankdata2010/data2010/Pendu duk-Kecamatan-2010.pdf. Akses: 20 November 2011. Priyatno. Duwi. 2009. Mandiri Belajar SPSS. Mediakom. Yogyakarta. Pujianto. 2001. Strategi Pemasaran Produk Melalui Media Periklanan. Jurnal Vol 5 No.1 Rahyuda, I Ketut. 2004. Buku Ajar Metodologi Penelitian. Denpasar: Fakultas Ekonomi Universitas Udayana. Riyanto, Makmun. 2008. Analisis Faktor yang mempengaruhi Efektifitas Iklan dan Impilkasinya Terhadap Sikap Merek. Tesis MM FE UNDIP Rosmayanti, Mentina S. 2005. Pengaruh Marketing Endorser Tamara Bleszinsky terhadap Keputusan Pembelian Sabun Lux ( Studi Kasus pada Mahasiswa S-1 Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara). Skripsi FE USU Royan, Frans M. 2004. Marketing Celebrities. PT Elex Media Komputindo, Jakarta. Royan, Frans.M. 2005. Marketing Celebrities. Jilid I, Penerbit PT. Elex Media Komputindo, Jakarta.

98

Sarmanu, H. 2003. Materi Penelitian Structural Equation Modelling (Permodelan Persamaan Struktural). Diktat Kuliah Lembaga Penelitian Universitas Airlangga, Surabaya. Schiffman, L.G. dan L.L. Kanuk. 2007. Consumer Behaviour. Ninth Edition. New Jersey: Prentice Hall Internasional Sebayang, Muli Kata dan Simon Darman O. Siahaan. 2008. Pengaruh Celebrity Endorser Terhadap Keputusan Pembelian Sepeda Motor Merek Yamaha Mio Pada Mio Automatic Club (MAC) Medan. Jurnal Manajemen Bisnis vol. 1, no.3, halaman 117-125. Sebayang, Siahaan Simon. 2008. Pengaruh Celebrity Endorser Terhadap Keputusan Pembelian Sepeda Motor Merek Yamaha Mio Pada Mio Automatik Club (MAC) Medan, Fakultas Ekonomi USU, Jurnal Manajemen Bisnis,Vol.1 No.3 Hal. 117-125. Sekaran, Uma. 2000. Research Methods for Bussiness: A Skill Building Approach. 3rd edition. Jhon Wiley & Sons: Inc. Setiadi, Nugroho J. 2003. Perilaku Konsumen. Prenada Media, Jakarta. Setiawan, I., dan Anton, A. 2004. Pengaruh service quality perception terhadap purchase intentions: Studi empiric pada konsumen supermarket. Usawan, vol. 33. (7), pp 29-37. Shimp, Terence A, 2003, Periklanan Promosi, Jilid I, Penerbit Erlangga, Jakarta. Soeratno dan Lincolin Arsyad. 2008. Metode Penelitian untuk Ekonomi dan Bisnis. Yogyakarta: UPP STIM YKPN. Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Bisnis. Bandung:Alfabeta. Suprapti, Ni Wayan Sri. 2010. Perilaku Konsumen: Pemahaman dasar dan aplikasinya dalam strategi pemasaran. Bali: Udayana University Press. Suwandi, Iman Mulyana Dwi. 2007. Keputusan Pembelian, Seri Manajemen Pemasaran. Available: http://www.oeconomicus.files.wordpress.com. Akses: 17 September 2011 Umar, Husein. 2003. Riset Pemasaran Dan Perilaku Konsumen. Jakarta: PT.Gramedia Pustaka Utama. Wikipedia The Free Encyclopedia. 2011. Dian Sastrowardoyo. Available: http://en.wikipedia.org/wiki/Dian_Sastrowardoyo. Akses: 15 September 2011. Wirawan, Nata. 2002. Statistik 2 (Statistik Inferensia) Untuk Ekonomi dan Bisnis. Denpasar: Keraras Emas www.KapanLagi.com

99

Lampiran lampiran: Lampiran 1 Kuesioner Kuesioner Hubungan Daya Tarik, Keahlian dan Kepercayaan Kepada Celebrity Endorser Terhadap Niat Beli Konsumen (Produk Krim Pencerah Kulit Wajah LOreal White Perfect Day Cream di Kota Denpasar) Dengan Hormat, Bersama ini saya yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : I Nyoman Adhi Widiana NIM : 0806205085 Jurusan : Manajemen adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Udayana yang sedang mengadakan penelitian mengenai Hubungan Daya Tarik, Keahlian Dan Kepercayaan Terhadap Celebrity Endorser Dengan Niat Beli Konsumen (Produk Krim Pencerah Kulit Wajah LOreal White Perfect Day Cream di Kota Denpasar). Oleh karena itu, saya mohon agar Anda bersedia mengisi kuesioner ini dengan jujur dan lengkap serta tanpa ada pengaruh dari pihak manapun. Atas kerjasama dan bantuan Anda, saya ucapkan terima kasih.

Hormat Saya,

(I Nyoman Adhi Widiana)

101

DAFTAR PERTANYAAN PENELITIAN I. Pertanyaan Umum 1. Apakah saat ini Anda menggunakan produk krim pencerah kulit wajah LOreal White Perfect Day Cream? Ya (berhenti sampai disini) Tidak (lanjut ke pertanyaan berikutnya) 2. Apakah anda pernah menonton tayangan iklan produk krim pencerah kulit wajah LOreal White Perfect Day Cream? Sudah pernah (lanjut ke pertanyaan berikutnya) Belum pernah (berhenti sampai disini) 3. Krim pencerah merek apa yang terakhir anda gunakan? Olay AVON Nivea Dove Biore Lainya sebutkan .........................

II.

Petunjuk Pengisian Pada pertanyaan berikut, Anda dimohon untuk memberikan tanda rumput () pada salah satu jawaban yang telah tersedia. Pertanyaan berikut berkaitan dengan pengalaman Anda setelah menyaksikan iklan LOreal White Perfect Day Cream yang dibintangi oleh Dian Sastrowardoyo. Pilihan jawaban yang diberikan adalah sebagai berikut: SS = Sangat Setuju S = Setuju R = Ragu-ragu TS = Tidak Setuju STS = Sangat Tidak Setuju

102

NO

1. 2. 3. 4. 5.

6. 7. 8. 9.

10.

11.

12.

13.

JAWABAN SS S R TS DAYA TARIK (ATTRACTIVENESS) Anda menyukai penampilan Dian Sastro dalam iklan LOreal White Perfect Day Cream Penampilan Dian Sastro dalam iklan LOreal White Perfect Day Cream terlihat cantik Dian Sastro merupakan artis yang dikenal oleh masyarakat luas Dian Sastro dapat mewakili pencitraan wanita Indonesia yang berwawasan luas Dian Sastro dapat mewakili pencitraan wanita Indonesia yang aktif KEAHLIAN (EXPERTISE) Dian Sastro merupakan artis yang tepat sebagai model iklan LOreal White Perfect Day Cream Dian Sastro memiliki wawasan yang cukup baik tentang LOreal White Perfect Day Cream Dian Sastro memiliki keahlian sebagai selebriti pendukung LOreal White Perfect Day Cream Dian Sastro memiliki keahlian dalam menyampaikan pesan produk LOreal White Perfect Day Cream Menurut Anda Dian Sastro memiliki pengalaman terkait penggunaan produk LOreal White Perfect Day Cream KEPERCAYAAN (TRUSTWORTHINESS) Dian Sastro mampu meyakinkan Anda mengenai kualitas LOreal White Perfect Day Cream Pesan yang disampaikan Dian Sastro dalam iklan LOreal White Perfect Day Cream dapat dipercaya Dian Sastro menyampaikan pesan dengan jujur dalam iklan LOreal White Perfect Day Cream bahwa kecantikan wajah adalah sesuatu yang sangat berharga Anda mempercayai bahwa LOreal White Perfect Day Cream merupakan rahasia kecantikan Dian Sastro Pesan yang disampaikan Dian Sastro tentang LOreal White Perfect Day Cream adalah valid

PERNYATAAN

STS

14.

15.

97

16

17.

18.

19.

NIAT BELI Setelah menyimak pesan yang disampaikan Dian Sastro dalam iklan LOreal White Perfect Day Cream Anda beranggapan bahwa merek tersebut masuk dalam pertimbangan untuk dibeli Setelah melihat Dian Sastro dalam iklan LOreal White Perfect Day Cream Anda berniat untuk menggunakan merek tersebut Setelah melihat Dian Sastro dalam iklan LOreal White Perfect Day Cream Anda mempertimbangkan untuk beralih ke merek tersebut Setelah melihat Dian Sastro dalam iklan LOreal White Perfect Day Cream Anda berniat untuk membeli

III. Identitas Responden Mohon Anda bersedia mengisi daftar isian berikut dengan cara menjawab atau memberi tanda rumput () salah satu pilihan yang tersedia sesuai dengan keadaan yang sebenarnya. 1. Nama : ......................................................................... 2. Alamat : ......................................................................... 3. Umur : ........... tahun 4. Pekerjaan: Pelajar PNS Ibu Rumah Tangga Mahasiswa Pegawai Swasta Lainnya

TERIMA KASIH ATAS PERHATIAN ANDA

98

Lampiran 2 Karakteristik Responden NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 Domisili Denpasar Selatan Denpasar Utara Denpasar Timur Denpasar Barat Denpasar Utara Denpasar Barat Denpasar Barat Denpasar Timur Denpasar Utara Denpasar Selatan Denpasar Selatan Denpasar Timur Denpasar Barat Denpasar Timur Denpasar Selatan Denpasar Utara Denpasar Utara Denpasar Utara Denpasar Utara Denpasar Utara Denpasar Timur Denpasar Selatan Denpasar Barat Denpasar Selatan Denpasar Utara Denpasar Barat Denpasar Timur Denpasar Timur Denpasar Barat Denpasar Selatan Denpasar Utara Denpasar Timur Denpasar Selatan Denpasar Selatan Denpasar Barat Denpasar Barat Usia 21 20 24 25 27 20 20 21 20 21 21 22 21 20 20 25 19 20 19 20 20 20 20 20 21 20 21 19 19 20 19 21 21 19 24 19 Pekerjaan Pegawai Swasta Pegawai Swasta Pegawai Swasta Pegawai Swasta Pegawai Swasta Pegawai Swasta Pegawai Swasta Pegawai Swasta Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Pegawai Swasta Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Pegawai Swasta Mahasiswa Merek Krim Pencerah Erha Nivea La Tulipe Tul Tjie Biore Pond's Pond's Biore Pond's Pond's Pond's Pond's Pond's Pond's Olay Nivea Pond's Olay Biore Clean n Clear Pond's Olay Garnier Skin Care Citra Olay Pond's Garnier Sari Ayu Oriflame Oriflame Pond's Pond's Garnier Pond's Pond's

99

37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77

Denpasar Barat Denpasar Utara Denpasar Utara Denpasar Timur Denpasar Barat Denpasar Selatan Denpasar Utara Denpasar Barat Denpasar Utara Denpasar Timur Denpasar Timur Denpasar Timur Denpasar Timur Denpasar Utara Denpasar Barat Denpasar Selatan Denpasar Utara Denpasar Selatan Denpasar Utara Denpasar Timur Denpasar Barat Denpasar Selatan Denpasar Selatan Denpasar Utara Denpasar Selatan Denpasar Timur Denpasar Timur Denpasar Utara Denpasar Timur Denpasar Selatan Denpasar Selatan Denpasar Selatan Denpasar Utara Denpasar Barat Denpasar Barat Denpasar Selatan Denpasar Selatan Denpasar Selatan Denpasar Barat Denpasar Selatan Denpasar Barat

20 19 24 22 18 22 21 18 18 19 21 21 21 28 24 22 21 20 22 21 19 19 20 25 20 21 21 21 20 20 17 20 20 20 20 20 17 21 20 21 20

Mahasiswa Mahasiswa Pegawai Swasta Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Pegawai Swasta Pegawai Swasta Pegawai Swasta Pegawai Swasta Pegawai Swasta Pegawai Swasta Pegawai Swasta Pegawai Swasta Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Pegawai Swasta Mahasiswa Mahasiswa Pegawai Swasta Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa

Pond's Oriflame Pond's Viva Pond's Garnier Garnier Pond's Biore Dove Pond's Pond's Pond's Olay Pond's Pond's Oriflame Pond's Pond's Nivea Olay Pond's Pond's Oriflame Obat dokter Pond's Garnier Olay Obat dokter Obat dokter Obat dokter Pond's Olay Garnier Garnier Olay Nivea Pond's Nivea Dove Pond's

100

78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118

Denpasar Utara Denpasar Utara Denpasar Barat Denpasar Timur Denpasar Timur Denpasar Barat Denpasar Utara Denpasar Utara Denpasar Barat Denpasar Timur Denpasar Timur Denpasar Utara Denpasar Timur Denpasar Timur Denpasar Utara Denpasar Timur Denpasar Utara Denpasar Selatan Denpasar Utara Denpasar Barat Denpasar Timur Denpasar Selatan Denpasar Barat Denpasar Timur Denpasar Utara Denpasar Timur Denpasar Utara Denpasar Barat Denpasar Utara Denpasar Timur Denpasar Utara Denpasar Timur Denpasar Utara Denpasar Barat Denpasar Barat Denpasar Selatan Denpasar Selatan Denpasar Selatan Denpasar Barat Denpasar Barat Denpasar Selatan

26 26 24 33 23 27 21 21 22 39 27 27 20 23 26 31 20 21 20 21 19 21 21 17 21 19 25 18 19 21 21 23 21 21 24 25 19 20 21 21 19

Pegawai Swasta Ibu Rumah Tangga Pegawai Swasta Ibu Rumah Tangga Pegawai Swasta Ibu Rumah Tangga Pegawai Swasta Pegawai Swasta Pegawai Swasta Ibu Rumah Tangga Pegawai Swasta Pegawai BUMD Pegawai Swasta Pegawai BUMD Pegawai BUMD Ibu Rumah Tangga Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Pegawai Swasta Mahasiswa Pegawai Swasta Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Pegawai Swasta Mahasiswa Mahasiswa Pegawai Swasta Pegawai Swasta Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa

Olay Citra Pond's Pond's Pond's Larissa Larissa Pond's Olay Oriflame Clean n Clear Body Shop LBC Olay Olay Dove Nivea Olay Biore Nivea Larissa Pond's Pond's Pond's Olay Pond's Pond's Pond's Olay LBC Viva Nivea Pond's Olay Olay Nivea Pond's CR Pond's Pond's

101

119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150

Denpasar Barat Denpasar Barat Denpasar Selatan Denpasar Barat Denpasar Timur Denpasar Timur Denpasar Selatan Denpasar Selatan Denpasar Barat Denpasar Timur Denpasar Selatan Denpasar Selatan Denpasar Timur Denpasar Selatan Denpasar Selatan Denpasar Selatan Denpasar Utara Denpasar Barat Denpasar Selatan Denpasar Barat Denpasar Timur Denpasar Selatan Denpasar Barat Denpasar Selatan Denpasar Utara Denpasar Utara Denpasar Utara Denpasar Utara Denpasar Timur Denpasar Timur Denpasar Barat Denpasar Barat

19 20 19 19 19 22 19 20 19 19 18 19 19 19 19 27 19 19 32 24 30 23 18 24 25 25 27 25 26 19 20 23

Mahasiswa Pegawai Swasta Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Pegawai Swasta Mahasiswa Mahasiswa Pegawai Swasta Pegawai Swasta Pegawai Swasta Pegawai Swasta Pegawai Swasta Pegawai Swasta Ibu Rumah Tangga Ibu Rumah Tangga Ibu Rumah Tangga Ibu Rumah Tangga Pegawai Swasta Pegawai Swasta Mahasiswa Pegawai Swasta

Biore Pond's Pond's Garnier Pond's Pond's Viva Pond's Avon Garnier Pond's Clean n Clear Pond's Pond's Pond's Pond's Nivea Pond's Pond's Olay Nivea Olay Pond's Pond's Pond's Oriflame Pond's

102

Lampiran 3 Hasil Tabulasi


N o N o1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 x1.1 4.22 93 5.30 57 4.22 93 4.22 93 5.30 57 4.22 93 3.15 29 5.30 57 4.22 93 4.22 93 3.15 29 5.30 57 4.22 93 4.22 93 2.07 64 4.22 93 2.07 64 5.30 57 3.15 29 4.22 93 4.22 93 4.22 93 4.22 93 3.15 29 5.30 57 5.30 57 4.22 93 2.07 64 3.15 29 3.15 29 x1.2 3.08 22 4.12 32 3.08 22 3.08 22 4.12 32 3.08 22 1.00 00 4.12 32 4.12 32 3.08 22 2.04 11 4.12 32 4.12 32 4.12 32 2.04 11 3.08 22 2.04 11 4.12 32 3.08 22 2.04 11 3.08 22 4.12 32 4.12 32 1.00 00 4.12 32 4.12 32 3.08 22 2.04 11 3.08 22 3.08 22 Attractiveness x1.3 x1.4 4.07 1.00 86 00 5.10 4.07 47 31 3.05 3.04 24 87 3.05 3.04 24 87 5.10 4.07 47 31 4.07 2.02 86 44 3.05 1.00 24 00 4.07 3.04 86 87 4.07 3.04 86 87 5.10 4.07 47 31 4.07 2.02 86 44 4.07 3.04 86 87 5.10 3.04 47 87 5.10 4.07 47 31 2.02 2.02 62 44 4.07 3.04 86 87 2.02 2.02 62 44 5.10 4.07 47 31 3.05 2.02 24 44 4.07 2.02 86 44 3.05 3.04 24 87 5.10 4.07 47 31 5.10 4.07 47 31 2.02 2.02 62 44 4.07 3.04 86 87 5.10 4.07 47 31 5.10 2.02 47 44 2.02 1.00 62 00 4.07 3.04 86 87 5.10 3.04 47 87 x1.5 1.00 00 4.14 87 3.09 91 3.09 91 4.14 87 3.09 91 1.00 00 3.09 91 3.09 91 4.14 87 2.04 96 3.09 91 3.09 91 4.14 87 2.04 96 2.04 96 1.00 00 4.14 87 2.04 96 2.04 96 3.09 91 4.14 87 3.09 91 1.00 00 3.09 91 2.04 96 2.04 96 1.00 00 3.09 91 3.09 91 X1 2.67 80 4.55 11 3.30 23 3.30 23 4.55 11 3.30 27 1.84 10 3.93 11 3.71 58 4.12 76 2.66 93 3.93 11 3.92 10 4.33 58 2.04 35 3.29 77 1.83 36 4.55 11 2.67 23 2.88 46 3.30 23 4.33 58 4.12 59 1.84 07 3.93 11 4.13 13 3.29 80 1.62 87 3.29 23 3.49 75 x2.1 1.00 00 3.33 22 2.16 61 3.33 22 4.49 83 3.33 22 2.16 61 3.33 22 3.33 22 3.33 22 2.16 61 3.33 22 3.33 22 3.33 22 1.00 00 3.33 22 2.16 61 4.49 83 3.33 22 2.16 61 2.16 61 3.33 22 4.49 83 2.16 61 3.33 22 2.16 61 3.33 22 2.16 61 2.16 61 3.33 22 x2.2 3.36 50 4.54 75 3.36 50 4.54 75 5.72 99 4.54 75 2.18 25 4.54 75 3.36 50 4.54 75 3.36 50 4.54 75 4.54 75 4.54 75 3.36 50 3.36 50 2.18 25 4.54 75 2.18 25 3.36 50 3.36 50 3.36 50 3.36 50 2.18 25 3.36 50 4.54 75 4.54 75 3.36 50 3.36 50 4.54 75 Expertise x2.3 x2.4 2.13 4.37 79 91 2.13 4.37 79 91 1.00 3.25 00 28 3.27 4.37 58 91 4.41 5.50 37 55 2.13 4.37 79 91 1.00 2.12 00 64 3.27 4.37 58 91 3.27 4.37 58 91 3.27 4.37 58 91 3.27 4.37 58 91 3.27 4.37 58 91 4.41 5.50 37 55 3.27 5.50 58 55 2.13 2.12 79 64 2.13 3.25 79 28 1.00 2.12 00 64 3.27 4.37 58 91 2.13 3.25 79 28 3.27 4.37 58 91 2.13 3.25 79 28 2.13 3.25 79 28 4.41 4.37 37 91 1.00 3.25 00 28 3.27 4.37 58 91 3.27 4.37 58 91 3.27 4.37 58 91 2.13 3.25 79 28 2.13 3.25 79 28 3.27 4.37 58 91 x2.5 2.16 95 3.33 90 2.16 95 3.33 90 4.50 85 2.16 95 2.16 95 4.50 85 3.33 90 3.33 90 3.33 90 4.50 85 4.50 85 3.33 90 2.16 95 3.33 90 2.16 95 3.33 90 2.16 95 3.33 90 3.33 90 3.33 90 3.33 90 2.16 95 3.33 90 2.16 95 4.50 85 3.33 90 3.33 90 4.50 85 X2 2.61 03 3.54 71 2.39 07 3.77 47 4.93 12 3.31 32 1.92 89 4.00 86 3.53 82 3.77 47 3.30 50 4.00 86 4.46 15 4.00 00 2.15 98 3.08 54 1.92 89 4.00 79 2.61 50 3.30 50 2.85 21 3.08 54 3.99 90 2.15 42 3.53 82 3.30 76 4.00 86 2.85 21 2.85 21 4.00 86 x3.1 2.20 86 3.41 73 2.20 86 3.41 73 4.62 59 3.41 73 2.20 86 3.41 73 3.41 73 3.41 73 4.62 59 3.41 73 3.41 73 4.62 59 3.41 73 4.62 59 3.41 73 3.41 73 2.20 86 2.20 86 3.41 73 3.41 73 4.62 59 2.20 86 4.62 59 3.41 73 3.41 73 2.20 86 3.41 73 3.41 73 x3.2 1.00 00 2.23 62 1.00 00 2.23 62 4.70 86 3.47 24 2.23 62 2.23 62 3.47 24 2.23 62 2.23 62 2.23 62 3.47 24 3.47 24 1.00 00 2.23 62 1.00 00 2.23 62 1.00 00 2.23 62 3.47 24 2.23 62 2.23 62 1.00 00 3.47 24 2.23 62 3.47 24 2.23 62 1.00 00 2.23 62 Trushworthiness x3.3 x3.4 x3.5 4.24 4.46 4.03 52 84 20 3.16 3.31 4.03 35 23 20 2.08 2.15 2.51 17 61 60 3.16 3.31 4.03 35 23 20 4.24 5.62 5.54 52 45 79 3.16 4.46 4.03 35 84 20 2.08 2.15 2.51 17 61 60 4.24 3.31 4.03 52 23 20 4.24 3.31 4.03 52 23 20 4.24 3.31 4.03 52 23 20 3.16 3.31 4.03 35 23 20 4.24 2.15 4.03 52 61 20 4.24 3.31 5.54 52 23 79 4.24 4.46 5.54 52 84 79 2.08 3.31 4.03 17 23 20 3.16 2.15 4.03 35 61 20 2.08 2.15 2.51 17 61 60 3.16 3.31 4.03 35 23 20 2.08 3.31 2.51 17 23 60 2.08 2.15 4.03 17 61 20 3.16 4.46 4.03 35 84 20 4.24 3.31 4.03 52 23 20 5.32 3.31 4.03 70 23 20 2.08 2.15 4.03 17 61 20 5.32 4.46 5.54 70 84 79 4.24 2.15 5.54 52 61 79 5.32 3.31 5.54 70 23 79 3.16 2.15 4.03 35 61 20 3.16 2.15 2.51 35 61 60 4.24 2.15 2.51 52 61 60 X3 3.19 08 3.23 22 1.99 25 3.23 22 4.95 04 3.71 07 2.23 97 3.44 86 3.69 58 3.44 86 3.47 40 3.21 74 3.99 90 4.47 20 2.76 86 3.24 27 2.23 42 3.23 22 2.22 37 2.54 29 3.71 07 3.44 86 3.90 67 2.29 57 4.68 83 3.52 06 4.21 54 2.75 93 2.45 06 2.91 42 y1 2.21 56 1.00 00 2.21 56 3.43 12 4.64 68 2.21 56 1.00 00 3.43 12 4.64 68 4.64 68 3.43 12 3.43 12 4.64 68 4.64 68 3.43 12 3.43 12 2.21 56 3.43 12 2.21 56 3.43 12 3.43 12 4.64 68 4.64 68 2.21 56 4.64 68 4.64 68 4.64 68 3.43 12 3.43 12 3.43 12 y2 2.27 44 2.27 44 2.27 44 2.27 44 3.54 88 2.27 44 2.27 44 3.54 88 3.54 88 3.54 88 3.54 88 3.54 88 3.54 88 4.82 33 1.00 00 3.54 88 1.00 00 3.54 88 2.27 44 3.54 88 3.54 88 3.54 88 3.54 88 2.27 44 3.54 88 2.27 44 4.82 33 2.27 44 2.27 44 3.54 88 Niatbeli y3 y4 2.17 2.18 53 35 3.35 2.18 05 35 1.00 1.00 00 00 2.17 1.00 53 00 4.52 3.36 58 70 2.17 2.18 53 35 2.17 2.18 53 35 3.35 3.36 05 70 3.35 3.36 05 70 3.35 3.36 05 70 3.35 3.36 05 70 3.35 3.36 05 70 4.52 4.55 58 06 4.52 4.55 58 06 1.00 1.00 00 00 3.35 3.36 05 70 1.00 1.00 00 00 3.35 3.36 05 70 2.17 2.18 53 35 3.35 3.36 05 70 3.35 4.55 05 06 3.35 3.36 05 70 3.35 3.36 05 70 1.00 1.00 00 00 3.35 3.36 05 70 3.35 4.55 05 06 3.35 3.36 05 70 2.17 2.18 53 35 2.17 2.18 53 35 3.35 2.18 05 35 Y 2.21 22 2.20 21 1.62 25 2.22 02 4.02 21 2.21 22 1.90 83 3.42 44 3.72 83 3.72 83 3.42 44 3.42 44 4.31 80 4.63 66 1.60 78 3.42 44 1.30 39 3.42 44 2.21 22 3.42 44 3.72 03 3.72 83 3.72 83 1.62 25 3.72 83 3.70 56 4.04 69 2.51 61 2.51 61 3.12 85

97

31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64

3.15 29 4.22 93 4.22 93 2.07 64 4.22 93 4.22 93 2.07 64 4.22 93 4.22 93 4.22 93 4.22 93 5.30 57 4.22 93 4.22 93 4.22 93 4.22 93 4.22 93 4.22 93 4.22 93 4.22 93 4.22 93 4.22 93 3.15 29 4.22 93 4.22 93 5.30 57 4.22 93 4.22 93 3.15 29 4.22 93 3.15 29 4.22 93 3.15 29 5.30 57

2.04 11 3.08 22 3.08 22 2.04 11 3.08 22 3.08 22 2.04 11 3.08 22 3.08 22 3.08 22 3.08 22 4.12 32 3.08 22 3.08 22 3.08 22 3.08 22 3.08 22 3.08 22 3.08 22 3.08 22 4.12 32 3.08 22 2.04 11 3.08 22 3.08 22 4.12 32 3.08 22 3.08 22 1.00 00 4.12 32 3.08 22 3.08 22 2.04 11 4.12 32

4.07 86 5.10 47 5.10 47 2.02 62 3.05 24 5.10 47 3.05 24 4.07 86 5.10 47 4.07 86 4.07 86 4.07 86 4.07 86 4.07 86 4.07 86 4.07 86 5.10 47 5.10 47 4.07 86 4.07 86 5.10 47 4.07 86 3.05 24 4.07 86 4.07 86 5.10 47 4.07 86 5.10 47 3.05 24 5.10 47 4.07 86 4.07 86 4.07 86 4.07 86

4.07 31 4.07 31 3.04 87 1.00 00 3.04 87 3.04 87 1.00 00 2.02 44 2.02 44 3.04 87 3.04 87 4.07 31 3.04 87 3.04 87 2.02 44 2.02 44 3.04 87 3.04 87 2.02 44 3.04 87 3.04 87 3.04 87 1.00 00 3.04 87 3.04 87 3.04 87 2.02 44 3.04 87 2.02 44 2.02 44 1.00 00 3.04 87 3.04 87 3.04 87

3.09 91 3.09 91 3.09 91 1.00 00 4.14 87 4.14 87 2.04 96 3.09 91 1.00 00 3.09 91 3.09 91 4.14 87 2.04 96 3.09 91 2.04 96 2.04 96 3.09 91 3.09 91 2.04 96 3.09 91 3.09 91 3.09 91 2.04 96 3.09 91 3.09 91 4.14 87 2.04 96 3.09 91 1.00 00 2.04 96 1.00 00 2.04 96 3.09 91 3.09 91

3.28 89 3.91 77 3.71 28 1.62 87 3.51 22 3.92 27 2.04 39 3.30 27 3.08 81 3.50 76 3.50 76 4.34 58 3.29 77 3.50 76 3.09 28 3.09 28 3.71 28 3.71 28 3.09 28 3.50 76 3.92 10 3.50 76 2.25 92 3.50 76 3.50 76 4.34 62 3.09 28 3.71 28 2.04 59 3.50 62 2.46 27 3.29 77 3.08 41 3.93 11

3.33 22 2.16 61 3.33 22 1.00 00 4.49 83 3.33 22 2.16 61 3.33 22 3.33 22 3.33 22 3.33 22 3.33 22 2.16 61 2.16 61 2.16 61 2.16 61 3.33 22 3.33 22 2.16 61 3.33 22 2.16 61 3.33 22 2.16 61 3.33 22 3.33 22 4.49 83 2.16 61 3.33 22 1.00 00 3.33 22 1.00 00 2.16 61 1.00 00 3.33 22

3.36 50 3.36 50 4.54 75 3.36 50 3.36 50 3.36 50 2.18 25 3.36 50 4.54 75 3.36 50 3.36 50 4.54 75 2.18 25 4.54 75 3.36 50 3.36 50 3.36 50 3.36 50 4.54 75 3.36 50 3.36 50 4.54 75 2.18 25 4.54 75 4.54 75 4.54 75 3.36 50 4.54 75 2.18 25 4.54 75 2.18 25 4.54 75 3.36 50 5.72 99

3.27 58 3.27 58 3.27 58 1.00 00 3.27 58 2.13 79 1.00 00 2.13 79 3.27 58 3.27 58 2.13 79 3.27 58 2.13 79 2.13 79 3.27 58 3.27 58 2.13 79 2.13 79 3.27 58 2.13 79 2.13 79 2.13 79 1.00 00 3.27 58 3.27 58 3.27 58 3.27 58 3.27 58 2.13 79 4.41 37 1.00 00 2.13 79 1.00 00 4.41 37

5.50 55 4.37 91 4.37 91 2.12 64 4.37 91 4.37 91 3.25 28 4.37 91 4.37 91 4.37 91 4.37 91 4.37 91 2.12 64 3.25 28 4.37 91 4.37 91 3.25 28 3.25 28 4.37 91 3.25 28 3.25 28 4.37 91 2.12 64 4.37 91 4.37 91 4.37 91 3.25 28 4.37 91 3.25 28 5.50 55 3.25 28 4.37 91 3.25 28 4.37 91

3.33 90 3.33 90 3.33 90 2.16 95 4.50 85 3.33 90 2.16 95 4.50 85 4.50 85 3.33 90 3.33 90 3.33 90 2.16 95 4.50 85 3.33 90 3.33 90 3.33 90 3.33 90 4.50 85 3.33 90 3.33 90 4.50 85 2.16 95 3.33 90 4.50 85 5.67 80 3.33 90 3.33 90 2.16 95 4.50 85 3.33 90 4.50 85 3.33 90 5.67 80

3.76 35 3.30 50 3.77 47 1.93 22 4.00 54 3.31 06 2.15 42 3.54 45 4.00 86 3.53 82 3.31 06 3.77 47 2.15 65 3.32 25 3.30 50 3.30 50 3.08 54 3.08 54 3.77 54 3.08 54 2.85 21 3.78 10 1.92 89 3.77 47 4.00 86 4.47 57 3.07 97 3.77 47 2.14 85 4.46 15 2.15 48 3.54 78 2.39 13 4.70 66

3.41 73 3.41 73 4.62 59 3.41 73 4.62 59 4.62 59 2.20 86 3.41 73 4.62 59 4.62 59 4.62 59 2.20 86 3.41 73 3.41 73 4.62 59 4.62 59 3.41 73 3.41 73 3.41 73 3.41 73 3.41 73 3.41 73 2.20 86 3.41 73 4.62 59 4.62 59 3.41 73 4.62 59 2.20 86 4.62 59 2.20 86 3.41 73 2.20 86 4.62 59

1.00 00 2.23 62 3.47 24 1.00 00 2.23 62 3.47 24 1.00 00 2.23 62 3.47 24 3.47 24 3.47 24 3.47 24 2.23 62 2.23 62 2.23 62 2.23 62 2.23 62 2.23 62 2.23 62 1.00 00 2.23 62 3.47 24 1.00 00 1.00 00 2.23 62 3.47 24 1.00 00 3.47 24 2.23 62 3.47 24 2.23 62 2.23 62 1.00 00 3.47 24

4.24 52 4.24 52 3.16 35 4.24 52 4.24 52 5.32 70 2.08 17 4.24 52 5.32 70 4.24 52 2.08 17 3.16 35 3.16 35 3.16 35 4.24 52 4.24 52 4.24 52 4.24 52 3.16 35 2.08 17 3.16 35 4.24 52 3.16 35 4.24 52 4.24 52 5.32 70 2.08 17 4.24 52 3.16 35 4.24 52 2.08 17 3.16 35 2.08 17 5.32 70

3.31 23 3.31 23 3.31 23 2.15 61 3.31 23 3.31 23 2.15 61 3.31 23 2.15 61 3.31 23 2.15 61 3.31 23 3.31 23 3.31 23 4.46 84 4.46 84 3.31 23 3.31 23 3.31 23 2.15 61 3.31 23 4.46 84 2.15 61 2.15 61 2.15 61 4.46 84 2.15 61 3.31 23 2.15 61 4.46 84 3.31 23 2.15 61 2.15 61 2.15 61

4.03 20 4.03 20 5.54 79 2.51 60 5.54 79 4.03 20 4.03 20 4.03 20 4.03 20 2.51 60 4.03 20 4.03 20 4.03 20 4.03 20 4.03 20 4.03 20 4.03 20 4.03 20 4.03 20 2.51 60 2.51 60 4.03 20 2.51 60 2.51 60 4.03 20 7.06 39 4.03 20 4.03 20 2.51 60 5.54 79 4.03 20 4.03 20 2.51 60 4.03 20

3.20 13 3.44 86 4.02 44 2.66 69 3.99 35 4.15 39 2.29 57 3.44 86 3.92 27 3.63 44 3.27 36 3.23 77 3.23 22 3.23 22 3.92 15 3.92 15 3.44 86 3.44 86 3.23 22 2.23 42 2.92 90 3.92 70 2.20 88 2.66 69 3.45 91 4.99 15 2.53 74 3.93 75 2.45 61 4.47 20 2.77 42 3.00 10 1.99 25 3.92 27

3.43 12 4.64 68 4.64 68 2.21 56 4.64 68 4.64 68 2.21 56 2.21 56 3.43 12 2.21 56 3.43 12 2.21 56 3.43 12 3.43 12 3.43 12 3.43 12 3.43 12 3.43 12 3.43 12 2.21 56 3.43 12 3.43 12 2.21 56 4.64 68 3.43 12 4.64 68 3.43 12 4.64 68 2.21 56 4.64 68 2.21 56 3.43 12 2.21 56 4.64 68

3.54 88 3.54 88 3.54 88 2.27 44 3.54 88 2.27 44 2.27 44 2.27 44 3.54 88 2.27 44 3.54 88 3.54 88 3.54 88 3.54 88 3.54 88 3.54 88 3.54 88 3.54 88 3.54 88 2.27 44 3.54 88 3.54 88 2.27 44 3.54 88 3.54 88 4.82 33 3.54 88 4.82 33 2.27 44 4.82 33 2.27 44 2.27 44 2.27 44 4.82 33

2.17 53 3.35 05 3.35 05 2.17 53 3.35 05 2.17 53 2.17 53 2.17 53 2.17 53 2.17 53 3.35 05 3.35 05 2.17 53 3.35 05 3.35 05 3.35 05 3.35 05 3.35 05 4.52 58 2.17 53 3.35 05 2.17 53 2.17 53 3.35 05 2.17 53 5.70 11 3.35 05 3.35 05 2.17 53 4.52 58 2.17 53 2.17 53 2.17 53 3.35 05

2.18 35 3.36 70 3.36 70 2.18 35 3.36 70 2.18 35 2.18 35 2.18 35 3.36 70 2.18 35 3.36 70 3.36 70 2.18 35 3.36 70 3.36 70 3.36 70 3.36 70 3.36 70 3.36 70 2.18 35 3.36 70 2.18 35 2.18 35 3.36 70 2.18 35 4.55 06 3.36 70 4.55 06 2.18 35 4.55 06 1.00 00 2.18 35 2.18 35 3.36 70

2.83 47 3.72 83 3.72 83 2.21 22 3.72 83 2.82 00 2.21 22 2.21 22 3.13 06 2.21 22 3.42 44 3.12 05 2.83 47 3.42 44 3.42 44 3.42 44 3.42 44 3.42 44 3.71 82 2.21 22 3.42 44 2.83 47 2.21 22 3.72 83 2.83 47 4.93 04 3.42 44 4.34 28 2.21 22 4.63 66 1.91 63 2.51 61 2.21 22 4.04 69

98

65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98

5.30 57 4.22 93 4.22 93 4.22 93 5.30 57 3.15 29 5.30 57 5.30 57 3.15 29 3.15 29 1.00 00 5.30 57 4.22 93 5.30 57 5.30 57 4.22 93 3.15 29 3.15 29 5.30 57 3.15 29 4.22 93 4.22 93 3.15 29 4.22 93 2.07 64 2.07 64 4.22 93 2.07 64 4.22 93 3.15 29 2.07 64 2.07 64 3.15 29 5.30 57

4.12 32 4.12 32 1.00 00 4.12 32 3.08 22 3.08 22 3.08 22 3.08 22 1.00 00 3.08 22 1.00 00 3.08 22 3.08 22 4.12 32 4.12 32 4.12 32 2.04 11 3.08 22 4.12 32 1.00 00 3.08 22 2.04 11 1.00 00 3.08 22 1.00 00 1.00 00 2.04 11 1.00 00 3.08 22 2.04 11 1.00 00 2.04 11 2.04 11 4.12 32

5.10 47 5.10 47 4.07 86 2.02 62 5.10 47 2.02 62 4.07 86 5.10 47 3.05 24 1.00 00 3.05 24 2.02 62 4.07 86 5.10 47 4.07 86 4.07 86 3.05 24 4.07 86 5.10 47 3.05 24 3.05 24 4.07 86 3.05 24 4.07 86 2.02 62 2.02 62 4.07 86 2.02 62 4.07 86 3.05 24 2.02 62 2.02 62 4.07 86 4.07 86

4.07 31 3.04 87 2.02 44 2.02 44 3.04 87 3.04 87 2.02 44 4.07 31 1.00 00 1.00 00 1.00 00 3.04 87 3.04 87 4.07 31 3.04 87 2.02 44 1.00 00 3.04 87 4.07 31 2.02 44 2.02 44 2.02 44 1.00 00 3.04 87 1.00 00 1.00 00 2.02 44 1.00 00 3.04 87 2.02 44 1.00 00 1.00 00 3.04 87 3.04 87

4.14 87 2.04 96 2.04 96 3.09 91 3.09 91 3.09 91 2.04 96 4.14 87 1.00 00 1.00 00 3.09 91 3.09 91 3.09 91 4.14 87 3.09 91 2.04 96 1.00 00 3.09 91 4.14 87 1.00 00 2.04 96 1.00 00 2.04 96 3.09 91 1.00 00 1.00 00 2.04 96 1.00 00 3.09 91 2.04 96 1.00 00 1.00 00 2.04 96 4.14 87

4.55 11 3.71 11 2.67 63 3.10 04 3.92 81 2.88 18 3.30 81 4.34 29 1.84 10 1.84 70 1.83 03 3.31 24 3.50 76 4.55 11 3.93 11 3.30 10 2.04 93 3.29 23 4.55 11 2.04 59 2.88 75 2.67 47 2.05 10 3.50 76 1.42 05 1.42 05 2.88 46 1.42 05 3.50 76 2.46 40 1.42 05 1.62 87 2.87 41 4.14 10

2.16 61 2.16 61 1.00 00 1.00 00 3.33 22 4.49 83 3.33 22 4.49 83 2.16 61 3.33 22 1.00 00 1.00 00 3.33 22 4.49 83 4.49 83 3.33 22 2.16 61 3.33 22 4.49 83 2.16 61 2.16 61 2.16 61 3.33 22 4.49 83 2.16 61 2.16 61 4.49 83 1.00 00 3.33 22 3.33 22 3.33 22 2.16 61 2.16 61 3.33 22

3.36 50 3.36 50 4.54 75 1.00 00 4.54 75 5.72 99 4.54 75 5.72 99 2.18 25 4.54 75 3.36 50 4.54 75 4.54 75 4.54 75 4.54 75 3.36 50 2.18 25 3.36 50 5.72 99 3.36 50 4.54 75 3.36 50 3.36 50 4.54 75 2.18 25 3.36 50 5.72 99 3.36 50 3.36 50 4.54 75 3.36 50 2.18 25 4.54 75 3.36 50

2.13 79 2.13 79 4.41 37 2.13 79 3.27 58 4.41 37 2.13 79 3.27 58 1.00 00 3.27 58 2.13 79 4.41 37 3.27 58 3.27 58 3.27 58 2.13 79 1.00 00 3.27 58 4.41 37 1.00 00 3.27 58 3.27 58 3.27 58 3.27 58 1.00 00 2.13 79 4.41 37 1.00 00 3.27 58 3.27 58 3.27 58 2.13 79 3.27 58 2.13 79

3.25 28 3.25 28 5.50 55 4.37 91 4.37 91 5.50 55 2.12 64 3.25 28 1.00 00 2.12 64 2.12 64 5.50 55 4.37 91 5.50 55 4.37 91 3.25 28 2.12 64 4.37 91 5.50 55 2.12 64 4.37 91 3.25 28 4.37 91 4.37 91 3.25 28 3.25 28 5.50 55 2.12 64 4.37 91 4.37 91 4.37 91 3.25 28 4.37 91 4.37 91

3.33 90 3.33 90 2.16 95 3.33 90 4.50 85 2.16 95 1.00 00 3.33 90 1.00 00 1.00 00 1.00 00 4.50 85 4.50 85 4.50 85 4.50 85 3.33 90 2.16 95 3.33 90 4.50 85 2.16 95 4.50 85 2.16 95 3.33 90 3.33 90 2.16 95 3.33 90 4.50 85 2.16 95 2.16 95 3.33 90 3.33 90 2.16 95 3.33 90 3.33 90

2.85 21 2.85 21 3.52 72 2.37 12 4.00 86 4.46 34 2.62 88 4.01 92 1.46 97 2.85 64 1.92 59 3.99 50 4.00 86 4.46 71 4.24 18 3.08 54 1.92 89 3.53 82 4.93 12 2.16 54 3.77 54 2.84 58 3.53 82 4.00 79 2.15 42 2.85 21 4.93 12 1.93 22 3.30 43 3.77 47 3.53 82 2.38 18 3.54 15 3.31 06

4.62 59 4.62 59 4.62 59 4.62 59 2.20 86 3.41 73 3.41 73 4.62 59 3.41 73 3.41 73 1.00 00 5.83 45 4.62 59 5.83 45 3.41 73 4.62 59 2.20 86 4.62 59 3.41 73 2.20 86 4.62 59 3.41 73 3.41 73 4.62 59 3.41 73 2.20 86 4.62 59 2.20 86 4.62 59 3.41 73 4.62 59 3.41 73 3.41 73 4.62 59

2.23 62 2.23 62 3.47 24 3.47 24 1.00 00 2.23 62 1.00 00 4.70 86 1.00 00 1.00 00 1.00 00 2.23 62 3.47 24 3.47 24 2.23 62 2.23 62 1.00 00 2.23 62 2.23 62 1.00 00 2.23 62 2.23 62 2.23 62 3.47 24 2.23 62 2.23 62 3.47 24 2.23 62 3.47 24 2.23 62 2.23 62 1.00 00 1.00 00 2.23 62

4.24 52 4.24 52 2.08 17 5.32 70 5.32 70 1.00 00 5.32 70 5.32 70 3.16 35 4.24 52 2.08 17 2.08 17 4.24 52 4.24 52 3.16 35 4.24 52 2.08 17 4.24 52 3.16 35 2.08 17 4.24 52 3.16 35 3.16 35 4.24 52 3.16 35 2.08 17 4.24 52 2.08 17 4.24 52 4.24 52 4.24 52 3.16 35 2.08 17 4.24 52

3.31 23 3.31 23 4.46 84 4.46 84 2.15 61 3.31 23 2.15 61 5.62 45 2.15 61 2.15 61 2.15 61 3.31 23 4.46 84 4.46 84 3.31 23 3.31 23 2.15 61 3.31 23 3.31 23 2.15 61 3.31 23 1.00 00 4.46 84 3.31 23 2.15 61 3.31 23 3.31 23 2.15 61 2.15 61 3.31 23 4.46 84 1.00 00 2.15 61 5.62 45

4.03 20 4.03 20 5.54 79 5.54 79 5.54 79 4.03 20 4.03 20 5.54 79 4.03 20 4.03 20 1.00 00 2.51 60 4.03 20 4.03 20 4.03 20 4.03 20 2.51 60 4.03 20 4.03 20 2.51 60 4.03 20 4.03 20 4.03 20 4.03 20 2.51 60 4.03 20 5.54 79 2.51 60 5.54 79 4.03 20 4.03 20 2.51 60 2.51 60 4.03 20

3.69 03 3.69 03 4.03 93 4.68 83 3.24 79 2.79 95 3.18 65 5.16 68 2.75 38 2.97 01 1.44 76 3.19 61 4.16 88 4.41 05 3.23 22 3.69 03 1.99 25 3.69 03 3.23 22 1.99 25 3.69 03 2.76 98 3.46 35 3.93 75 2.69 78 2.77 42 4.24 07 2.23 97 4.00 95 3.44 86 3.92 15 2.21 93 2.23 42 4.15 28

3.43 12 3.43 12 3.43 12 5.86 24 4.64 68 2.21 56 2.21 56 4.64 68 2.21 56 3.43 12 3.43 12 3.43 12 3.43 12 4.64 68 3.43 12 3.43 12 2.21 56 4.64 68 3.43 12 2.21 56 4.64 68 4.64 68 3.43 12 4.64 68 2.21 56 2.21 56 4.64 68 2.21 56 4.64 68 3.43 12 2.21 56 1.00 00 3.43 12 4.64 68

3.54 88 3.54 88 3.54 88 6.09 77 2.27 44 4.82 33 2.27 44 4.82 33 2.27 44 2.27 44 2.27 44 2.27 44 3.54 88 3.54 88 3.54 88 3.54 88 2.27 44 3.54 88 3.54 88 2.27 44 3.54 88 3.54 88 2.27 44 4.82 33 2.27 44 2.27 44 3.54 88 2.27 44 4.82 33 3.54 88 2.27 44 1.00 00 2.27 44 3.54 88

3.35 05 3.35 05 4.52 58 5.70 11 2.17 53 4.52 58 3.35 05 5.70 11 1.00 00 2.17 53 1.00 00 2.17 53 3.35 05 3.35 05 4.52 58 3.35 05 2.17 53 3.35 05 3.35 05 2.17 53 3.35 05 2.17 53 3.35 05 4.52 58 2.17 53 2.17 53 3.35 05 2.17 53 4.52 58 3.35 05 2.17 53 1.00 00 2.17 53 3.35 05

3.36 70 3.36 70 3.36 70 4.55 06 2.18 35 4.55 06 3.36 70 4.55 06 2.18 35 2.18 35 2.18 35 2.18 35 3.36 70 3.36 70 3.36 70 3.36 70 2.18 35 3.36 70 3.36 70 2.18 35 3.36 70 2.18 35 2.18 35 4.55 06 2.18 35 2.18 35 3.36 70 2.18 35 4.55 06 3.36 70 2.18 35 1.00 00 2.18 35 4.55 06

3.42 44 3.42 44 3.71 82 5.55 29 2.82 00 4.02 88 2.80 19 4.93 04 1.91 84 2.51 61 2.22 23 2.51 61 3.42 44 3.72 83 3.71 82 3.42 44 2.21 22 3.72 83 3.42 44 2.21 22 3.72 83 3.13 86 2.80 99 4.63 66 2.21 22 2.21 22 3.72 83 2.21 22 4.63 66 3.42 44 2.21 22 1.00 00 2.51 61 4.02 42

99

99 10 0 10 1 10 2 10 3 10 4 10 5 10 6 10 7 10 8 10 9 11 0 11 1 11 2 11 3 11 4 11 5 11 6 11 7 11 8 11 9 12 0 12 1 12 2 12 3 12 4 12 5 12 6 12 7 12 8 12 9 13 0 13 1 13 2

3.15 29 5.30 57 5.30 57 4.22 93 3.15 29 4.22 93 4.22 93 4.22 93 3.15 29 3.15 29 5.30 57 4.22 93 5.30 57 5.30 57 5.30 57 4.22 93 3.15 29 3.15 29 4.22 93 4.22 93 5.30 57 4.22 93 3.15 29 5.30 57 5.30 57 5.30 57 5.30 57 5.30 57 4.22 93 4.22 93 4.22 93 3.15 29 4.22 93 4.22 93

1.00 00 4.12 32 4.12 32 3.08 22 1.00 00 3.08 22 3.08 22 3.08 22 2.04 11 2.04 11 4.12 32 3.08 22 4.12 32 4.12 32 4.12 32 3.08 22 3.08 22 2.04 11 3.08 22 4.12 32 4.12 32 3.08 22 2.04 11 4.12 32 4.12 32 4.12 32 4.12 32 4.12 32 3.08 22 3.08 22 3.08 22 3.08 22 3.08 22 3.08 22

3.05 24 5.10 47 4.07 86 4.07 86 3.05 24 4.07 86 3.05 24 4.07 86 3.05 24 4.07 86 5.10 47 4.07 86 5.10 47 5.10 47 4.07 86 4.07 86 4.07 86 4.07 86 4.07 86 5.10 47 5.10 47 4.07 86 4.07 86 5.10 47 4.07 86 4.07 86 5.10 47 5.10 47 4.07 86 4.07 86 4.07 86 4.07 86 4.07 86 4.07 86

1.00 00 4.07 31 3.04 87 2.02 44 1.00 00 3.04 87 3.04 87 3.04 87 3.04 87 2.02 44 4.07 31 2.02 44 4.07 31 4.07 31 2.02 44 3.04 87 2.02 44 2.02 44 3.04 87 4.07 31 4.07 31 3.04 87 1.00 00 4.07 31 3.04 87 4.07 31 4.07 31 4.07 31 2.02 44 3.04 87 3.04 87 3.04 87 2.02 44 3.04 87

3.09 91 3.09 91 2.04 96 3.09 91 2.04 96 2.04 96 3.09 91 2.04 96 3.09 91 2.04 96 4.14 87 1.00 00 4.14 87 4.14 87 2.04 96 3.09 91 2.04 96 2.04 96 2.04 96 3.09 91 4.14 87 3.09 91 2.04 96 4.14 87 3.09 91 4.14 87 2.04 96 4.14 87 2.04 96 3.09 91 2.04 96 3.09 91 2.04 96 4.14 87

2.26 09 4.34 12 3.72 12 3.30 27 2.05 10 3.29 77 3.30 23 3.29 77 2.87 88 2.66 93 4.55 11 2.88 29 4.55 11 4.55 11 3.51 63 3.50 76 2.87 75 2.66 93 3.29 77 4.12 59 4.55 11 3.50 76 2.46 44 4.55 11 3.93 11 4.34 58 4.13 13 4.55 11 3.09 28 3.50 76 3.29 77 3.29 23 3.09 28 3.71 75

2.16 61 3.33 22 2.16 61 2.16 61 1.00 00 3.33 22 1.00 00 3.33 22 2.16 61 2.16 61 4.49 83 2.16 61 4.49 83 2.16 61 3.33 22 2.16 61 2.16 61 3.33 22 2.16 61 1.00 00 4.49 83 3.33 22 1.00 00 3.33 22 3.33 22 3.33 22 4.49 83 1.00 00 2.16 61 2.16 61 3.33 22 3.33 22 3.33 22 4.49 83

2.18 25 4.54 75 3.36 50 3.36 50 2.18 25 5.72 99 2.18 25 5.72 99 3.36 50 2.18 25 5.72 99 2.18 25 4.54 75 4.54 75 4.54 75 3.36 50 3.36 50 4.54 75 3.36 50 2.18 25 5.72 99 4.54 75 2.18 25 4.54 75 4.54 75 4.54 75 5.72 99 2.18 25 3.36 50 3.36 50 3.36 50 4.54 75 4.54 75 5.72 99

1.00 00 3.27 58 2.13 79 2.13 79 1.00 00 4.41 37 1.00 00 3.27 58 2.13 79 1.00 00 4.41 37 2.13 79 4.41 37 2.13 79 3.27 58 2.13 79 2.13 79 2.13 79 1.00 00 1.00 00 4.41 37 1.00 00 1.00 00 2.13 79 2.13 79 2.13 79 3.27 58 1.00 00 2.13 79 2.13 79 3.27 58 3.27 58 3.27 58 4.41 37

3.25 28 4.37 91 3.25 28 3.25 28 2.12 64 5.50 55 2.12 64 5.50 55 3.25 28 3.25 28 4.37 91 3.25 28 5.50 55 4.37 91 4.37 91 3.25 28 3.25 28 2.12 64 2.12 64 2.12 64 5.50 55 2.12 64 2.12 64 3.25 28 3.25 28 3.25 28 4.37 91 2.12 64 3.25 28 3.25 28 4.37 91 4.37 91 4.37 91 3.25 28

2.16 95 5.67 80 1.00 00 3.33 90 2.16 95 3.33 90 2.16 95 4.50 85 3.33 90 2.16 95 4.50 85 2.16 95 4.50 85 3.33 90 4.50 85 3.33 90 3.33 90 2.16 95 2.16 95 2.16 95 5.67 80 2.16 95 2.16 95 3.33 90 3.33 90 4.50 85 5.67 80 2.16 95 3.33 90 3.33 90 3.33 90 4.50 85 3.33 90 3.33 90

2.15 42 4.24 25 2.38 44 2.85 21 1.69 57 4.46 41 1.69 57 4.47 04 2.85 21 2.15 42 4.70 59 2.38 18 4.69 47 3.31 39 4.00 86 2.85 21 2.85 21 2.86 27 2.16 54 1.69 57 5.16 51 2.63 51 1.69 57 3.32 19 3.32 19 3.55 58 4.71 22 1.69 57 2.85 21 2.85 21 3.53 82 4.00 86 3.77 47 4.24 68

2.20 86 4.62 59 2.20 86 3.41 73 2.20 86 3.41 73 2.20 86 3.41 73 3.41 73 3.41 73 3.41 73 2.20 86 4.62 59 3.41 73 4.62 59 3.41 73 3.41 73 4.62 59 2.20 86 3.41 73 5.83 45 2.20 86 2.20 86 4.62 59 4.62 59 3.41 73 5.83 45 3.41 73 3.41 73 4.62 59 3.41 73 4.62 59 3.41 73 4.62 59

1.00 00 3.47 24 1.00 00 2.23 62 1.00 00 2.23 62 2.23 62 2.23 62 2.23 62 1.00 00 2.23 62 2.23 62 4.70 86 2.23 62 4.70 86 2.23 62 2.23 62 3.47 24 1.00 00 2.23 62 4.70 86 1.00 00 1.00 00 3.47 24 2.23 62 3.47 24 4.70 86 2.23 62 2.23 62 2.23 62 2.23 62 3.47 24 2.23 62 3.47 24

3.16 35 4.24 52 3.16 35 3.16 35 3.16 35 4.24 52 4.24 52 3.16 35 3.16 35 3.16 35 3.16 35 2.08 17 5.32 70 3.16 35 4.24 52 4.24 52 3.16 35 3.16 35 4.24 52 3.16 35 5.32 70 2.08 17 2.08 17 4.24 52 3.16 35 4.24 52 5.32 70 3.16 35 3.16 35 3.16 35 3.16 35 4.24 52 3.16 35 5.32 70

2.15 61 4.46 84 1.00 00 3.31 23 2.15 61 3.31 23 2.15 61 3.31 23 3.31 23 1.00 00 3.31 23 2.15 61 5.62 45 2.15 61 5.62 45 3.31 23 3.31 23 2.15 61 3.31 23 2.15 61 5.62 45 2.15 61 2.15 61 3.31 23 3.31 23 4.46 84 3.31 23 2.15 61 3.31 23 3.31 23 2.15 61 4.46 84 3.31 23 3.31 23

2.51 60 5.54 79 2.51 60 4.03 20 2.51 60 4.03 20 4.03 20 4.03 20 4.03 20 2.51 60 4.03 20 4.03 20 5.54 79 2.51 60 5.54 79 4.03 20 2.51 60 2.51 60 4.03 20 4.03 20 7.06 39 2.51 60 4.03 20 4.03 20 4.03 20 4.03 20 4.03 20 4.03 20 4.03 20 4.03 20 4.03 20 5.54 79 5.54 79 4.03 20

2.20 88 4.47 20 1.97 76 3.23 22 2.20 88 3.44 86 2.97 56 3.23 22 3.23 22 2.21 93 3.23 22 2.54 29 5.16 68 2.69 78 4.95 04 3.44 86 2.92 90 3.18 68 2.95 96 3.00 10 5.71 17 1.99 25 2.29 57 3.93 75 3.47 40 3.92 70 4.64 29 3.00 10 3.23 22 3.47 40 3.00 10 4.47 20 3.53 54 4.15 39

2.21 56 4.64 68 3.43 12 3.43 12 2.21 56 3.43 12 2.21 56 3.43 12 3.43 12 2.21 56 3.43 12 2.21 56 4.64 68 3.43 12 4.64 68 3.43 12 3.43 12 4.64 68 3.43 12 2.21 56 5.86 24 4.64 68 2.21 56 4.64 68 4.64 68 4.64 68 4.64 68 2.21 56 3.43 12 3.43 12 3.43 12 4.64 68 4.64 68 3.43 12

2.27 44 4.82 33 3.54 88 3.54 88 2.27 44 3.54 88 2.27 44 3.54 88 3.54 88 2.27 44 4.82 33 2.27 44 2.27 44 3.54 88 4.82 33 4.82 33 3.54 88 3.54 88 2.27 44 2.27 44 6.09 77 2.27 44 2.27 44 3.54 88 3.54 88 3.54 88 4.82 33 2.27 44 3.54 88 3.54 88 2.27 44 4.82 33 4.82 33 4.82 33

2.17 53 4.52 58 3.35 05 3.35 05 2.17 53 3.35 05 2.17 53 3.35 05 3.35 05 2.17 53 3.35 05 2.17 53 4.52 58 2.17 53 4.52 58 3.35 05 3.35 05 2.17 53 2.17 53 2.17 53 5.70 11 2.17 53 2.17 53 3.35 05 3.35 05 3.35 05 4.52 58 2.17 53 3.35 05 3.35 05 2.17 53 4.52 58 4.52 58 4.52 58

2.18 35 4.55 06 3.36 70 3.36 70 2.18 35 3.36 70 2.18 35 3.36 70 3.36 70 2.18 35 4.55 06 2.18 35 4.55 06 2.18 35 4.55 06 3.36 70 2.18 35 2.18 35 2.18 35 2.18 35 5.73 41 2.18 35 2.18 35 3.36 70 3.36 70 4.55 06 4.55 06 2.18 35 3.36 70 3.36 70 2.18 35 4.55 06 4.55 06 4.55 06

2.21 22 4.63 66 3.42 44 3.42 44 2.21 22 3.42 44 2.21 22 3.42 44 3.42 44 2.21 22 4.03 89 2.21 22 3.99 94 2.83 47 4.63 66 3.74 30 3.12 85 3.13 86 2.51 61 2.21 22 5.84 88 2.82 00 2.21 22 3.72 83 3.72 83 4.02 42 4.63 66 2.21 22 3.42 44 3.42 44 2.51 61 4.63 66 4.63 66 4.33 27

100

13 3 13 4 13 5 13 6 13 7 13 8 13 9 14 0 14 1 14 2 14 3 14 4 14 5 14 6 14 7 14 8 14 9 15 0

4.22 93 5.30 57 5.30 57 2.07 64 3.15 29 2.07 64 2.07 64 4.22 93 2.07 64 2.07 64 4.22 93 3.15 29 4.22 93 3.15 29 3.15 29 4.22 93 5.30 57 4.22 93

3.08 22 3.08 22 4.12 32 1.00 00 2.04 11 1.00 00 1.00 00 2.04 11 1.00 00 1.00 00 3.08 22 2.04 11 3.08 22 2.04 11 2.04 11 3.08 22 3.08 22 4.12 32

3.05 24 5.10 47 5.10 47 2.02 62 3.05 24 2.02 62 2.02 62 4.07 86 2.02 62 2.02 62 4.07 86 3.05 24 4.07 86 3.05 24 3.05 24 3.05 24 5.10 47 4.07 86

3.04 87 4.07 31 4.07 31 1.00 00 2.02 44 1.00 00 1.00 00 2.02 44 1.00 00 1.00 00 3.04 87 2.02 44 3.04 87 2.02 44 2.02 44 3.04 87 4.07 31 3.04 87

3.09 91 3.09 91 4.14 87 1.00 00 2.04 96 1.00 00 1.00 00 2.04 96 1.00 00 1.00 00 3.09 91 3.09 91 3.09 91 2.04 96 2.04 96 3.09 91 3.09 91 3.09 91

3.30 23 4.13 30 4.55 11 1.42 05 2.46 40 1.42 05 1.42 05 2.88 46 1.42 05 1.42 05 3.50 76 2.67 40 3.50 76 2.46 40 2.46 40 3.30 23 4.13 30 3.71 58

2.16 61 3.33 22 4.49 83 3.33 22 4.49 83 3.33 22 3.33 22 3.33 22 3.33 22 2.16 61 4.49 83 3.33 22 3.33 22 3.33 22 4.49 83 2.16 61 3.33 22 3.33 22

3.36 50 3.36 50 3.36 50 4.54 75 4.54 75 3.36 50 4.54 75 3.36 50 3.36 50 3.36 50 4.54 75 3.36 50 3.36 50 4.54 75 4.54 75 3.36 50 3.36 50 3.36 50

2.13 79 2.13 79 4.41 37 2.13 79 3.27 58 3.27 58 3.27 58 2.13 79 2.13 79 3.27 58 3.27 58 2.13 79 3.27 58 3.27 58 3.27 58 2.13 79 2.13 79 2.13 79

3.25 28 4.37 91 5.50 55 3.25 28 4.37 91 4.37 91 4.37 91 4.37 91 4.37 91 4.37 91 2.12 64 4.37 91 4.37 91 4.37 91 4.37 91 3.25 28 4.37 91 4.37 91

4.50 85 3.33 90 3.33 90 3.33 90 3.33 90 3.33 90 2.16 95 3.33 90 4.50 85 3.33 90 4.50 85 3.33 90 2.16 95 3.33 90 3.33 90 4.50 85 3.33 90 3.33 90

3.08 60 3.31 06 4.22 43 3.32 19 4.00 79 3.53 82 3.54 08 3.31 06 3.54 45 3.30 50 3.79 13 3.31 06 3.30 43 3.77 47 4.00 79 3.08 60 3.31 06 3.31 06

5.83 45 3.41 73 5.83 45 2.20 86 3.41 73 3.41 73 2.20 86 4.62 59 3.41 73 2.20 86 4.62 59 4.62 59 4.62 59 3.41 73 3.41 73 5.83 45 3.41 73 4.62 59

4.70 86 2.23 62 3.47 24 2.23 62 2.23 62 2.23 62 1.00 00 2.23 62 2.23 62 1.00 00 1.00 00 2.23 62 3.47 24 2.23 62 2.23 62 4.70 86 2.23 62 2.23 62

5.32 70 4.24 52 3.16 35 4.24 52 3.16 35 3.16 35 4.24 52 4.24 52 5.32 70 4.24 52 4.24 52 4.24 52 4.24 52 4.24 52 3.16 35 5.32 70 4.24 52 4.24 52

5.62 45 3.31 23 4.46 84 3.31 23 3.31 23 3.31 23 2.15 61 3.31 23 3.31 23 2.15 61 2.15 61 3.31 23 4.46 84 3.31 23 3.31 23 3.31 23 2.15 61 3.31 23

4.03 20 4.03 20 4.03 20 4.03 20 4.03 20 4.03 20 5.54 79 4.03 20 2.51 60 4.03 20 5.54 79 4.03 20 5.54 79 4.03 20 4.03 20 4.03 20 4.03 20 4.03 20

5.10 53 3.44 86 4.19 42 3.20 69 3.23 22 3.23 22 3.03 16 3.69 03 3.36 17 2.72 84 3.51 50 3.69 03 4.47 20 3.44 86 3.23 22 4.64 29 3.21 74 3.69 03

3.43 12 3.43 12 4.64 68 2.21 56 3.43 12 2.21 56 2.21 56 3.43 12 2.21 56 3.43 12 4.64 68 4.64 68 4.64 68 3.43 12 3.43 12 3.43 12 3.43 12 3.43 12

4.82 33 2.27 44 3.54 88 2.27 44 3.54 88 2.27 44 2.27 44 4.82 33 2.27 44 2.27 44 4.82 33 3.54 88 4.82 33 3.54 88 3.54 88 4.82 33 2.27 44 4.82 33

4.52 58 3.35 05 3.35 05 2.17 53 3.35 05 2.17 53 2.17 53 3.35 05 2.17 53 2.17 53 4.52 58 3.35 05 4.52 58 3.35 05 3.35 05 4.52 58 3.35 05 3.35 05

4.55 06 4.55 06 3.36 70 2.18 35 3.36 70 2.18 35 2.18 35 3.36 70 2.18 35 2.18 35 4.55 06 4.55 06 4.55 06 3.36 70 3.36 70 4.55 06 4.55 06 3.36 70

4.33 27 3.40 17 3.72 83 2.21 22 3.42 44 2.21 22 2.21 22 3.74 30 2.21 22 2.51 61 4.63 66 4.02 42 4.63 66 3.42 44 3.42 44 4.33 27 3.40 17 3.74 30

101

Lampiran 4 Analisis Faktor Konfirmatori Analisi Faktor Konfirmatori Variabel Daya Tarik (X1)
a Cor relation Matrix

Correlation

Sig. (1-tailed)

x1.1 x1.2 x1.3 x1.4 x1.5 x1.1 x1.2 x1.3 x1.4 x1.5

x1.1 1.000 .814 .716 .744 .643 .000 .000 .000 .000

x1.2 .814 1.000 .674 .743 .663 .000 .000 .000 .000

x1.3 .716 .674 1.000 .710 .600 .000 .000 .000 .000

x1.4 .744 .743 .710 1.000 .804 .000 .000 .000 .000

x1.5 .643 .663 .600 .804 1.000 .000 .000 .000 .000

a. Determinant = .019

Invers e of Corre lation M atrix x1.1 x1.2 x1.3 x1.4 x1.5 x1.1 3.701 -1.873 -.845 -.730 -.041 x1.2 -1.873 3.477 -.296 -.666 -.389 x1.3 -.845 -.296 2.425 -.837 -.044 x1.4 -.730 -.666 -.837 4.229 -1.986 x1.5 -.041 -.389 -.044 -1.986 2.907

KMO and Bartle tt's Te s t Kais er-Mey er-Olkin Meas ure of Sampling A dequacy. Bartlett's Test of Sphericity A pprox. Chi-Square df Sig. .860 583.201 10 .000

Anti-im age Matrice s A nti-image Cov arianc e x1.1 x1.2 x1.3 x1.4 x1.5 x1.1 x1.2 x1.3 x1.4 x1.5 x1.1 .270 -.146 -.094 -.047 -.004 .847 a -.522 -.282 -.185 -.013 x1.2 -.146 .288 -.035 -.045 -.039 -.522 .865 a -.102 -.174 -.122 x1.3 -.094 -.035 .412 -.082 -.006 -.282 -.102 .920 a -.261 -.016 x1.4 -.047 -.045 -.082 .236 -.162 -.185 -.174 -.261 .833 a -.566 x1.5 -.004 -.039 -.006 -.162 .344 -.013 -.122 -.016 -.566 .847 a

A nti-image Correlation

a. Measures of Sampling A dequacy (MSA )

113

a Com ponent Matrix

Com m unalitie s x1.1 x1.2 x1.3 x1.4 x1.5 Initial 1.000 1.000 1.000 1.000 1.000 Ex traction .801 .792 .708 .835 .713

x1.1 x1.2 x1.3 x1.4 x1.5

Compone nt 1 .895 .890 .841 .914 .844

Ex traction Method: Princ ipal Component Analy sis.

Ex traction Method: Princ ipal Component A naly sis. a. 1 components extrac ted.

Total Variance Explaine d Initial Eigenvalues % of Varianc e Cumulativ e % 76.970 76.970 9.066 86.036 6.931 92.967 3.637 96.604 3.396 100.000 Ex traction Sums of Squared Loadings Total % of Varianc e Cumulativ e % 3.848 76.970 76.970

Component 1 2 3 4 5

Total 3.848 .453 .347 .182 .170

Ex traction Method: Princ ipal Component Analy sis .

Reproduce d Corre lations Reproduc ed Correlation x1.1 x1.2 x1.3 x1.4 x1.5 x1.1 x1.2 x1.3 x1.4 x1.5 x1.1 .801 b .796 .753 .818 .756 .018 -.037 -.074 -.113 x1.2 .796 .792 b .749 .813 .751 .018 -.074 -.070 -.088 x1.3 .753 .749 .708 b .769 .710 -.037 -.074 -.059 -.110 x1.4 .818 .813 .769 .835 b .771 -.074 -.070 -.059 .032 x1.5 .756 .751 .710 .771 .713 b -.113 -.088 -.110 .032

Residual a

Ex traction Method: Princ ipal Component Analy sis. a. Residuals are computed betw een observed and reproduced correlations. There are 7 (70. 0% ) nonredundant residuals w ith absolute values greater than 0.05. b. Reproduc ed c ommunalities

a Rotate d Compone nt Matrix

a. Only one component w as extracted. The solution cannot be rotated.

Analisis Faktor Konfirmatori Variabel Keahlian (X2)

114

a Cor relation Matrix

Correlation

Sig. (1-tailed)

x2.1 x2.2 x2.3 x2.4 x2.5 x2.1 x2.2 x2.3 x2.4 x2.5

x2.1 1.000 .628 .605 .513 .474 .000 .000 .000 .000

x2.2 .628 1.000 .703 .545 .548 .000 .000 .000 .000

x2.3 .605 .703 1.000 .776 .530 .000 .000 .000 .000

x2.4 .513 .545 .776 1.000 .588 .000 .000 .000 .000

x2.5 .474 .548 .530 .588 1.000 .000 .000 .000 .000

a. Determinant = .063

Invers e of Corre lation M atrix x2.1 x2.2 x2.3 x2.4 x2.5 x2.1 1.849 -.671 -.450 -.113 -.204 x2.2 -.671 2.432 -1.268 .314 -.528 x2.3 -.450 -1.268 3.609 -1.969 .155 x2.4 -.113 .314 -1.969 2.860 -.758 x2.5 -.204 -.528 .155 -.758 1.750

KMO and Bartle tt's Te s t Kais er-Mey er-Olkin Meas ure of Sampling A dequacy. Bartlett's Test of Sphericity A pprox. Chi-Square df Sig. .798 404.883 10 .000

Anti-im age Matrice s A nti-image Cov arianc e x2.1 x2.2 x2.3 x2.4 x2.5 x2.1 x2.2 x2.3 x2.4 x2.5 x2.1 .541 -.149 -.067 -.021 -.063 .895 a -.317 -.174 -.049 -.113 x2.2 -.149 .411 -.145 .045 -.124 -.317 .804 a -.428 .119 -.256 x2.3 -.067 -.145 .277 -.191 .024 -.174 -.428 .746 a -.613 .062 x2.4 -.021 .045 -.191 .350 -.151 -.049 .119 -.613 .748 a -.339 x2.5 -.063 -.124 .024 -.151 .571 -.113 -.256 .062 -.339 .854 a

A nti-image Correlation

a. Measures of Sampling A dequacy (MSA )

115

a Com ponent Matrix

Com m unalitie s x2.1 x2.2 x2.3 x2.4 x2.5 Initial 1.000 1.000 1.000 1.000 1.000 Ex traction .609 .700 .791 .703 .571
x2.1 x2.2 x2.3 x2.4 x2.5

Compone nt 1 .780 .837 .889 .838 .756

Ex traction Method: Princ ipal Component Analy sis.

Ex traction Method: Princ ipal Component A naly sis. a. 1 components extrac ted.

Total Variance Explaine d Initial Eigenvalues % of Varianc e Cumulativ e % 67.475 67.475 11.533 79.008 10.071 89.079 7.477 96.557 3.443 100.000 Ex traction Sums of Squared Loadings Total % of Varianc e Cumulativ e % 3.374 67.475 67.475

Component 1 2 3 4 5

Total 3.374 .577 .504 .374 .172

Ex traction Method: Princ ipal Component Analy sis .

Reproduce d Corre lations Reproduc ed Correlation x2.1 x2.2 x2.3 x2.4 x2.5 x2.1 x2.2 x2.3 x2.4 x2.5 x2.1 .609 b .653 .694 .654 .590 -.025 -.089 -.141 -.115 x2.2 .653 .700 b .744 .702 .632 -.025 -.041 -.157 -.084 x2.3 .694 .744 .791 b .746 .672 -.089 -.041 .030 -.142 x2.4 .654 .702 .746 .703 b .634 -.141 -.157 .030 -.045 x2.5 .590 .632 .672 .634 .571 b -.115 -.084 -.142 -.045

Residual a

Ex traction Method: Princ ipal Component Analy sis. a. Residuals are computed betw een observed and reproduced correlations. There are 6 (60. 0% ) nonredundant residuals w ith absolute values greater than 0.05. b. Reproduc ed c ommunalities
a Rotate d Compone nt Matrix

a. Only one component w as extracted. The solution cannot be rotated.

116

Analisi Faktor Konfirmatori Variabel Kepercayaan (X3)


a Cor relation Matrix

Correlation

Sig. (1-tailed)

x3.1 x3.2 x3.3 x3.4 x3.5 x3.1 x3.2 x3.3 x3.4 x3.5

x3.1 1.000 .662 .509 .521 .430 .000 .000 .000 .000

x3.2 .662 1.000 .485 .655 .535 .000 .000 .000 .000

x3.3 .509 .485 1.000 .401 .477 .000 .000 .000 .000

x3.4 .521 .655 .401 1.000 .532 .000 .000 .000 .000

x3.5 .430 .535 .477 .532 1.000 .000 .000 .000 .000

a. Determinant = .133
Invers e of Corre lation M atrix x3.1 x3.2 x3.3 x3.4 x3.5 x3.1 1.970 -.924 -.456 -.233 -.013 x3.2 -.924 2.471 -.208 -.858 -.367 x3.3 -.456 -.208 1.540 -.022 -.415 x3.4 -.233 -.858 -.022 1.938 -.462 x3.5 -.013 -.367 -.415 -.462 1.646

KMO and Bartle tt's Te s t Kais er-Mey er-Olkin Meas ure of Sampling A dequacy. Bartlett's Test of Sphericity A pprox. Chi-Square df Sig. .824 296.016 10 .000

Anti-im age Matrice s A nti-image Cov arianc e x3.1 x3.2 x3.3 x3.4 x3.5 x3.1 x3.2 x3.3 x3.4 x3.5 x3.1 .508 -.190 -.150 -.061 -.004 .817 a -.419 -.262 -.119 -.007 x3.2 -.190 .405 -.055 -.179 -.090 -.419 .788 a -.107 -.392 -.182 x3.3 -.150 -.055 .650 -.007 -.164 -.262 -.107 .856 a -.013 -.261 x3.4 -.061 -.179 -.007 .516 -.145 -.119 -.392 -.013 .830 a -.259 x3.5 -.004 -.090 -.164 -.145 .608 -.007 -.182 -.261 -.259 .854 a

A nti-image Correlation

a. Measures of Sampling A dequacy (MSA )

117

a Com ponent Matrix

Com m unalitie s x3.1 x3.2 x3.3 x3.4 x3.5 Initial 1.000 1.000 1.000 1.000 1.000 Ex traction .639 .740 .515 .635 .563
x3.1 x3.2 x3.3 x3.4 x3.5

Compone nt 1 .800 .860 .717 .797 .750

Ex traction Method: Princ ipal Component Analy sis.

Ex traction Method: Princ ipal Component A naly sis. a. 1 components extrac ted.

Total Variance Explaine d Initial Eigenvalues % of Varianc e Cumulativ e % 61.846 61.846 12.622 74.468 11.819 86.287 7.869 94.157 5.843 100.000 Ex traction Sums of Squared Loadings Total % of Varianc e Cumulativ e % 3.092 61.846 61.846

Component 1 2 3 4 5

Total 3.092 .631 .591 .393 .292

Ex traction Method: Princ ipal Component Analy sis .

Reproduce d Corre lations Reproduc ed Correlation x3.1 x3.2 x3.3 x3.4 x3.5 x3.1 x3.2 x3.3 x3.4 x3.5 x3.1 .639 b .688 .574 .637 .600 -.026 -.065 -.116 -.170 x3.2 .688 .740 b .617 .686 .646 -.026 -.133 -.030 -.111 x3.3 .574 .617 .515 b .572 .538 -.065 -.133 -.171 -.061 x3.4 .637 .686 .572 .635 b .598 -.116 -.030 -.171 -.066 x3.5 .600 .646 .538 .598 .563 b -.170 -.111 -.061 -.066

Residual a

Ex traction Method: Princ ipal Component Analy sis. a. Residuals are computed betw een observed and reproduced correlations. There are 8 (80. 0% ) nonredundant residuals w ith absolute values greater than 0.05. b. Reproduc ed c ommunalities
a Rotate d Compone nt Matrix

a. Only one component w as extracted. The solution cannot be rotated.

118

Analisi Faktor Konfirmatori Variabel Niat Beli (Y)


a Cor relation Matrix

Correlation

Sig. (1-tailed)

y1 y2 y3 y4 y1 y2 y3 y4

y1 1.000 .656 .625 .650 .000 .000 .000

y2 .656 1.000 .823 .796 .000 .000 .000

y3 .625 .823 1.000 .883 .000 .000 .000

y4 .650 .796 .883 1.000 .000 .000 .000

a. Determinant = .035

Invers e of Corre lation M atrix y1 y2 y3 y4 y1 1.904 -.701 -.067 -.620 y2 -.701 3.579 -1.785 -.817 y3 -.067 -1.785 5.540 -3.430 y4 -.620 -.817 -3.430 5.083

KMO and Bartle tt's Te s t Kais er-Mey er-Olkin Meas ure of Sampling A dequacy. Bartlett's Test of Sphericity A pprox. Chi-Square df Sig.
Anti-im age Matrice s Anti-image Cov arianc e y1 y2 y3 y4 y1 y2 y3 y4 y1 .525 -.103 -.006 -.064 .917 a -.269 -.020 -.199 y2 -.103 .279 -.090 -.045 -.269 .866 a -.401 -.192 y3 -.006 -.090 .181 -.122 -.020 -.401 .762 a -.646 y4 -.064 -.045 -.122 .197 -.199 -.192 -.646 .788 a

.821 493.355 6 .000

Anti-image Correlation

a. Measures of Sampling Adequacy (MSA)

119

a Com ponent Matrix

Com m unalitie s y1 y2 y3 y4 Initial 1.000 1.000 1.000 1.000 Ex traction .647 .838 .873 .869
y1 y2 y3 y4

Compone nt 1 .804 .915 .934 .932

Ex traction Method: Princ ipal Component A naly sis.

Ex traction Method: Princ ipal Component A naly sis. a. 1 components extrac ted.

Total Variance Explaine d Initial Eigenvalues % of Varianc e Cumulativ e % 80.667 80.667 11.160 91.827 5.363 97.189 2.811 100.000 Ex traction Sums of Squared Loadings Total % of Varianc e Cumulativ e % 3.227 80.667 80.667

Component 1 2 3 4

Total 3.227 .446 .215 .112

Ex traction Method: Princ ipal Component Analy sis .

Reproduce d Corre lations Reproduc ed Correlation y1 y2 y3 y4 y1 y2 y3 y4 y1 .647 b .736 .751 .750 -.080 -.126 -.100 y2 .736 .838 b .855 .854 -.080 -.032 -.058 y3 .751 .855 .873 b .871 -.126 -.032 .012 y4 .750 .854 .871 .869 b -.100 -.058 .012

Residual a

Ex traction Method: Princ ipal Component A naly sis. a. Residuals are computed betw een observed and reproduc ed correlations. There are 4 (66.0% ) nonredundant residuals w ith absolute v alues greater than 0.05. b. Reproduc ed c ommunalities
a Rotate d Compone nt Matrix

a. Only one component w as extracted. The solution cannot be rotated.

120

Lampiran 5 Uji Reliabilitas Tabel Uji Reliabilitas Variabel Daya Tarik (X1)
Cas e Proce ss ing Summ ary N Cases Valid Ex cludeda Total 30 0 30 % 100.0 .0 100.0

a. Listw ise deletion bas ed on all variables in the proc edure.


Reliability Statis tics Cronbac h's A lpha .923 N of Items 5

Item Statis tics x1.1 x1.2 x1.3 x1.4 x1.5 Mean 3.83 4.10 3.93 3.80 3.63 Std. Dev iation .913 .923 1.048 .961 .999 N 30 30 30 30 30

Item -Total Statis tics Scale Mean if Item Deleted 15.47 15.20 15.37 15.50 15.67 Scale Varianc e if Item Deleted 12.395 11.752 11.482 11.638 11.471 Correc ted Item-Total Correlation .744 .855 .764 .831 .818 Cronbach's Alpha if Item Deleted .917 .896 .914 .900 .902

x1.1 x1.2 x1.3 x1.4 x1.5

Scale Statis tics Mean 19.30 Variance 18.010 Std. Deviation 4.244 N of Items 5

121

Tabel Uji Reliabilitas Variabel Keahlian (X2)


Cas e Proce ss ing Sum m ary N Cases V alid Ex cludeda Total 30 0 30 % 100.0 .0 100.0

a. Listw ise deletion bas ed on all variables in the proc edure.


Reliability Statis tics Cronbac h's A lpha .901 N of Items 5

Item Statis tics x2.1 x2.2 x2.3 x2.4 x2.5 Mean 3.63 3.33 3.50 3.63 2.90 Std. Dev iation .765 .758 .861 .809 .712 N 30 30 30 30 30

Item -Total Statis tics Scale Mean if Item Deleted 13.37 13.67 13.50 13.37 14.10 Scale Varianc e if Item Deleted 7.689 7.264 6.534 6.861 7.610 Correc ted Item-Total Correlation .635 .765 .838 .814 .725 Cronbach's Alpha if Item Deleted .904 .877 .860 .865 .886

x2.1 x2.2 x2.3 x2.4 x2.5

Scale Statis tics Mean 17.00 Variance 10.966 Std. Deviation 3.311 N of Items 5

122

Tabel Uji Reliabilitas Variabel Kepercayaan (X3)


Cas e Proce ss ing Sum m ary N Cases V alid Ex cludeda Total 30 0 30 % 100.0 .0 100.0

a. Listw ise deletion bas ed on all variables in the proc edure.


Reliability Statis tics Cronbac h's A lpha .846 N of Items 5

Item Statis tics x3.1 x3.2 x3.3 x3.4 x3.5 Mean 2.97 3.07 3.33 2.87 3.00 Std. Dev iation .669 .785 .959 .819 .643 N 30 30 30 30 30

Item -Total Statis tics Scale Mean if Item Deleted 12.27 12.17 11.90 12.37 12.23 Scale Varianc e if Item Deleted 6.892 6.006 5.610 6.378 6.668 Correc ted Item-Total Correlation .614 .747 .653 .591 .727 Cronbach's Alpha if Item Deleted .826 .789 .823 .832 .803

x3.1 x3.2 x3.3 x3.4 x3.5

Scale Statis tics Mean 15.23 Variance 9.495 Std. Deviation 3.081 N of Items 5

123

Tabel Uji Reliabilitas Variabel Niat Beli (Y)


Cas e Proce ss ing Sum m ary N Cases V alid Ex cludeda Total 30 0 30 % 100.0 .0 100.0

a. Listw ise deletion bas ed on all variables in the proc edure.


Reliability Statis tics Cronbac h's A lpha .909 N of Items 4

Item Statis tics y1 y2 y3 y4 Mean 3.00 2.57 2.60 2.53 Std. Dev iation .910 .728 .855 .937 N 30 30 30 30

Item -Total Statis tics Scale Mean if Item Deleted 7.70 8.13 8.10 8.17 Scale Varianc e if Item Deleted 5.597 5.913 5.197 4.902 Correc ted Item-Total Correlation .673 .813 .870 .853 Cronbach's Alpha if Item Deleted .927 .882 .855 .861

y1 y2 y3 y4

Scale Statis tics Mean 10.70 Variance 9.321 Std. Deviation 3.053 N of Items 4

124

Lampiran 6 Tabel Frekuensi Tabel Frekuensi Variabel Daya Tarik (X1)


x1.1 Frequenc y 1 15 32 68 34 150 Percent .7 10.0 21.3 45.3 22.7 100.0 Valid Percent .7 10.0 21.3 45.3 22.7 100.0 Cumulativ e Percent .7 10.7 32.0 77.3 100.0

Valid

1 2 3 4 5 Total

x1.2 Frequenc y 19 25 66 40 150 Percent 12.7 16.7 44.0 26.7 100.0


x1.3 Frequenc y 1 18 26 66 39 150 Percent .7 12.0 17.3 44.0 26.0 100.0 V alid Percent .7 12.0 17.3 44.0 26.0 100.0 Cumulativ e Percent .7 12.7 30.0 74.0 100.0

Valid

2 3 4 5 Total

Valid Percent 12.7 16.7 44.0 26.7 100.0

Cumulativ e Percent 12.7 29.3 73.3 100.0

V alid

1 2 3 4 5 Total

x1.4 Frequenc y 25 38 59 28 150 Percent 16.7 25.3 39.3 18.7 100.0 Valid Percent 16.7 25.3 39.3 18.7 100.0 Cumulativ e Percent 16.7 42.0 81.3 100.0

Valid

2 3 4 5 Total

125

x1.5 Frequenc y 25 43 58 24 150 Percent 16.7 28.7 38.7 16.0 100.0 Valid Percent 16.7 28.7 38.7 16.0 100.0 Cumulativ e Percent 16.7 45.3 84.0 100.0

Valid

2 3 4 5 Total

Attractivenes s Frequenc y 9 3 6 7 2 6 8 9 9 24 19 9 11 8 7 13 150 Percent 6.0 2.0 4.0 4.7 1.3 4.0 5.3 6.0 6.0 16.0 12.7 6.0 7.3 5.3 4.7 8.7 100.0 V alid Percent 6.0 2.0 4.0 4.7 1.3 4.0 5.3 6.0 6.0 16.0 12.7 6.0 7.3 5.3 4.7 8.7 100.0 Cumulativ e Percent 6.0 8.0 12.0 16.7 18.0 22.0 27.3 33.3 39.3 55.3 68.0 74.0 81.3 86.7 91.3 100.0

V alid

10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 Total

Tabel Frekuensi Variabel Keahlian (X2)


x2.1 Frequenc y 16 47 66 21 150 Percent 10.7 31.3 44.0 14.0 100.0 Valid Percent 10.7 31.3 44.0 14.0 100.0 Cumulativ e Percent 10.7 42.0 86.0 100.0

Valid

2 3 4 5 Total

126

x2.2 Frequenc y 1 21 63 53 12 150 Percent .7 14.0 42.0 35.3 8.0 100.0 V alid Percent .7 14.0 42.0 35.3 8.0 100.0 Cumulativ e Percent .7 14.7 56.7 92.0 100.0

V alid

1 2 3 4 5 Total

x2.3 Frequenc y 23 53 58 16 150 Percent 15.3 35.3 38.7 10.7 100.0


x2.4 Frequenc y 1 21 43 69 16 150 Percent .7 14.0 28.7 46.0 10.7 100.0
x2.5 Frequenc y 5 36 71 33 5 150 Percent 3.3 24.0 47.3 22.0 3.3 100.0 V alid Percent 3.3 24.0 47.3 22.0 3.3 100.0 Cumulativ e Percent 3.3 27.3 74.7 96.7 100.0

Valid

2 3 4 5 Total

Valid Percent 15.3 35.3 38.7 10.7 100.0

Cumulativ e Percent 15.3 50.7 89.3 100.0

Valid

1 2 3 4 5 Total

Valid Percent .7 14.0 28.7 46.0 10.7 100.0

Cumulativ e Percent .7 14.7 43.3 89.3 100.0

V alid

1 2 3 4 5 Total

127

Expe rtise Frequenc y 1 5 7 11 6 4 16 9 23 16 14 19 4 7 4 3 1 150 Percent .7 3.3 4.7 7.3 4.0 2.7 10.7 6.0 15.3 10.7 9.3 12.7 2.7 4.7 2.7 2.0 .7 100.0 Valid Percent .7 3.3 4.7 7.3 4.0 2.7 10.7 6.0 15.3 10.7 9.3 12.7 2.7 4.7 2.7 2.0 .7 100.0 Cumulativ e Percent .7 4.0 8.7 16.0 20.0 22.7 33.3 39.3 54.7 65.3 74.7 87.3 90.0 94.7 97.3 99.3 100.0

Valid

9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 Total

Tabel Frekuensi Variabel Kepercayaan (X3)


x3.1 Frequenc y 1 29 66 47 7 150 Percent .7 19.3 44.0 31.3 4.7 100.0
x3.2 Frequenc y 34 75 33 8 150 Percent 22.7 50.0 22.0 5.3 100.0 Valid Percent 22.7 50.0 22.0 5.3 100.0 Cumulativ e Percent 22.7 72.7 94.7 100.0

V alid

1 2 3 4 5 Total

V alid Percent .7 19.3 44.0 31.3 4.7 100.0

Cumulativ e Percent .7 20.0 64.0 95.3 100.0

Valid

2 3 4 5 Total

128

x3.3 Frequenc y 1 24 47 60 18 150 Percent .7 16.0 31.3 40.0 12.0 100.0 x3.4 Frequenc y 4 50 68 21 7 150 Percent 2.7 33.3 45.3 14.0 4.7 100.0 x3.5 Frequenc y 1 30 94 23 2 150 Percent .7 20.0 62.7 15.3 1.3 100.0 V alid Percent .7 20.0 62.7 15.3 1.3 100.0 Cumulativ e Percent .7 20.7 83.3 98.7 100.0 V alid Percent 2.7 33.3 45.3 14.0 4.7 100.0 Cumulativ e Percent 2.7 36.0 81.3 95.3 100.0 V alid Percent .7 16.0 31.3 40.0 12.0 100.0 Cumulativ e Percent .7 16.7 48.0 88.0 100.0

V alid

1 2 3 4 5 Total

V alid

1 2 3 4 5 Total

V alid

1 2 3 4 5 Total

129

Trus hw or thine s s Frequenc y 1 6 14 5 12 11 28 21 12 16 7 6 4 3 3 1 150 Percent .7 4.0 9.3 3.3 8.0 7.3 18.7 14.0 8.0 10.7 4.7 4.0 2.7 2.0 2.0 .7 100.0 V alid Percent .7 4.0 9.3 3.3 8.0 7.3 18.7 14.0 8.0 10.7 4.7 4.0 2.7 2.0 2.0 .7 100.0 Cumulativ e Percent .7 4.7 14.0 17.3 25.3 32.7 51.3 65.3 73.3 84.0 88.7 92.7 95.3 97.3 99.3 100.0

V alid

8 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 25 Total

Tabel Frekuensi Variabel Niat Beli (Y)


y1 Frequenc y 3 37 64 44 2 150 Percent 2.0 24.7 42.7 29.3 1.3 100.0 y2 Frequenc y 3 55 66 24 2 150 Percent 2.0 36.7 44.0 16.0 1.3 100.0 V alid Percent 2.0 36.7 44.0 16.0 1.3 100.0 Cumulativ e Percent 2.0 38.7 82.7 98.7 100.0 V alid Percent 2.0 24.7 42.7 29.3 1.3 100.0 Cumulativ e Percent 2.0 26.7 69.3 98.7 100.0

V alid

1 2 3 4 5 Total

V alid

1 2 3 4 5 Total

130

y3 Frequenc y 7 52 66 21 4 150 Percent 4.7 34.7 44.0 14.0 2.7 100.0 y4 Frequenc y 7 55 58 29 1 150 Percent 4.7 36.7 38.7 19.3 .7 100.0 V alid Percent 4.7 36.7 38.7 19.3 .7 100.0 Cumulativ e Percent 4.7 41.3 80.0 99.3 100.0 V alid Percent 4.7 34.7 44.0 14.0 2.7 100.0 Cumulativ e Percent 4.7 39.3 83.3 97.3 100.0

V alid

1 2 3 4 5 Total

V alid

1 2 3 4 5 Total

Niat Be li Frequenc y 1 1 3 3 32 9 10 6 32 24 9 5 11 2 1 1 150 Percent .7 .7 2.0 2.0 21.3 6.0 6.7 4.0 21.3 16.0 6.0 3.3 7.3 1.3 .7 .7 100.0 Valid Percent .7 .7 2.0 2.0 21.3 6.0 6.7 4.0 21.3 16.0 6.0 3.3 7.3 1.3 .7 .7 100.0 Cumulativ e Percent .7 1.3 3.3 5.3 26.7 32.7 39.3 43.3 64.7 80.7 86.7 90.0 97.3 98.7 99.3 100.0

Valid

4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 19 20 Total

131

Lampiran 7 Hasil Analisis Regresi dan Uji Asumsi Klasik


Des criptive Statis tics Niat Beli A ttrac tivenes s Ex pertise Trushw orthines s Mean 3.217006 3.217071 3.294437 3.360699 Std. Deviation .8967524 .8768843 .8202512 .7851949
Cor relations Niat Beli 1.000 .586 .638 .773 . .000 .000 .000 150 150 150 150 A ttractiveness .586 1.000 .501 .521 .000 . .000 .000 150 150 150 150 Ex pertise .638 .501 1.000 .658 .000 .000 . .000 150 150 150 150 Trushw ort hiness .773 .521 .658 1.000 .000 .000 .000 . 150 150 150 150

N 150 150 150 150

Pearson Correlation

Sig. (1-tailed)

Niat Beli A ttractiveness Ex pertise Trushw orthines s Niat Beli A ttractiveness Ex pertise Trushw orthines s Niat Beli A ttractiveness Ex pertise Trushw orthines s

Variables Enter ed/Re m ovebd Model 1 Variables Entered Trushw ort hiness, Attractiv en es s, a Ex pertise Variables Remov ed Method

Enter

a. All requested variables entered. b. Dependent Variable: Niat Beli


b Model Summ ary

Change Statis tics Model 1 R .812 a R Square .659 Adjusted R Square .652 Std. Error of the Estimate .5289632 R Square Change .659 F Change 94.078 df 1 3 df 2 146 Sig. F Change .000 DurbinWats on 1.648

a. Predictors: (Constant), Trushw orthines s, Attractivenes s, Expertise b. Dependent Variable: Niat Beli

132

ANOVAb Model 1 Sum of Squares 78.969 40.851 119.821 df 3 146 149 Mean Square 26.323 .280 F 94.078 Sig. .000 a

Regression Residual Total

a. Predictors: (Constant), Trus hw orthiness , Attractiv eness , Ex pertise b. Dependent Variable: Niat Beli
a Coe fficients

Model 1

(Cons tant) Attractiveness Ex pertise Trushw orthines s

Unstandardiz ed Coef f icients B Std. Error -.208 .211 .219 .060 .183 .072 .630 .077

Standardized Coef f icients Beta .214 .168 .551

t -.990 3.669 2.530 8.214

Sig. .324 .000 .012 .000

95% Conf idence Interval f or B Correlations Low er Bound Upper Bound Zero-order Partial -.625 .208 .101 .337 .586 .291 .040 .326 .638 .205 .478 .781 .773 .562

Part .177 .122 .397

Collinearity Statis tics Toleranc e VIF .684 .532 .518 1.462 1.878 1.930

a. Dependent Variable: Niat Beli

a Coe fficient Corre lations

Model 1

Correlations

Covariances

Trushw ort hiness A ttractiveness Trushw orthines s 1.000 -.294 A ttractiveness -.294 1.000 Ex pertise -.537 -.247 Trushw orthines s .006 -.001 A ttractiveness -.001 .004 Ex pertise -.003 -.001

Ex pertise -.537 -.247 1.000 -.003 -.001 .005

a. Dependent V ariable: Niat Beli


a Colline arity Diagnos tics

Varianc e Proportions Model 1 Dimension 1 2 3 4 Eigenvalue 3.915 .036 .031 .018 Condition Index 1.000 10.460 11.266 14.585 (Cons tant) .00 .24 .73 .03 Attractiveness .00 .94 .04 .01 Ex pertise .00 .04 .33 .63 Trushw ort hiness .00 .02 .09 .88

a. Dependent Variable: Niat Beli

133

a Res iduals Statistics

Predicted Value Residual Std. Predicted Value Std. Residual

Minimum Max imum 1.457353 5.332866 -1.28554 1.6944120 -2.417 2.906 -2.430 3.203

Mean 3.217006 .0000000 .000 .000

Std. Deviation .7280085 .5236109 1.000 .990

N 150 150 150 150

a. Dependent Variable: Niat Beli

Regression-Uji Heteroskedastisitas
a Coe fficients

Model 1

(Cons tant) Attractiv eness Ex pertise Trushw orthines s

Unstandardiz ed Coef f icients B Std. Error .288 .134 -.008 .038 .005 .046 .037 .049

Standardized Coef f icients Beta -.021 .012 .088

t 2.154 -.211 .103 .765

Sig. .033 .833 .918 .446

a. Dependent Variable: Abs Unst Residual

NPar Tests - Uji Normalitas


One -Sam ple Kolm ogorov-Sm irnov Tes t N Normal Parameters a,b Mos t Ex treme Dif f erences Kolmogorov-Smirnov Z Asy mp. Sig. (2-tailed) a. Test dis tribution is Normal. b. Calc ulated f rom data. Residual 150 .0000000 .52361094 .081 .077 -.081 .994 .276

Mean Std. Dev iation Abs olute Positive Negative

134