Anda di halaman 1dari 5

Pemeran : Mustika Nur A Risma Nurmasita Ilmi Amalia F Fitri kamilawati : sebagai host : sebagai kepala badan POM

n POM : sebagai anak sekolah : sebagai dokter

Indrayana Sitompul : sebagai pedagang jajanan

Acara Tema Isi naskah

: Talkshow : Pangan Jajanan Anak Sekolah yang Berbahaya :

Mustika

: Selamat pagi pemirsa , bertemu kembali dengan saya, Mustika di acara talkshow kita yang kita banggakan, RUMBENG (Rumpi Bareng Neng). Hari ini kita berbicara tentang kesehatan, tepatnya Pangan Jajanan Anak Sekolah yang mengkhawatirkan . Seperti apa jajanan anak sekolah saat ini ? Bagaimana bahaya yang diakibatkannya? Dan apa yang bisa kita lakukan? Mari kita tanyakan kepada para bintang tamu kita hari ini. Yang pertama, Ibu Risma, S.Kes, selaku Kepala BPOM Bandung. Yang kedua, Ibu Fitri, M.si, selaku dokter spesialis anak. Yang ketiga, Mas Indra, selaku pedagang jajanan. Dan yang keempat De Ilmi sebagai anak Sekolah Dasar. Selamat pagi Ibu Risma, Ibu Fitri, Mas Indra, dan De Ilmi. Baiklah, seperti yang telah kita ketahui, saat ini banyak sekali pangan jajanan yang dijual di kalangan anak sekolah, mulai dari TK s.d SMU. Tapi, seperti pemberitaan yang beredar saat ini, banyak sekali pangan jajanan yang tidak sesuai persyaratan kesehatan dan membahayakan tubuh. Bagaimana tanggapan Ibu selaku Kepala BPOM?

Risma

: Pada beberapa waktu yang lalu, BPOM telah meneliti pangan jajanan anak sekolah atau yang disingkat PJAS pada sekolah-sekolah TK s.d SMU. Kami pun menemukan bahwa sekitar 40-45% PJAS tersebut mengandung bahan berbahaya. Jumlah ini sudah pasti mengkhawatirkan.

Mustika

: Bahan berbahaya apa saja sih Bu yang terkandung dalam PJAS itu?

Risma

: Bahan itu bisa berupa formalin, boraks, serta bahan pewarna seperti rhodamin B dan methanil yellow, yang tentu saja sangat membahayakan bagi kesehatan.

Mustika

: Wah banyak juga ya pemirsa. Biasanya makanan apa saja sih Bu yang mengandung bahan berbahaya itu?

Risma

: Kalau sekarang banyak sekali makanan yang mengandung bahan-bahan itu. Terutama jajanan anak seperti minuman berwarna mencolok, sirup, es, kerupuk, permen, saus untuk makanan, dan masih banyak lagi.

Mustika

: Oh ternyata begitu pemirsa. Untuk lebih jelasnya, mari kita bertanya kepada adik Ilmi ini. Selamat pagi adik Ilmi.

Ilmi Mustika Ilmi

: Pagi Tante. : De, sebenarnya ade suka jajan apa sih kalau di Sekolah? : Kalau aku sih sukanya yang warna warni gitu Tante, kan lucu. Terus, kalau makanan yang digoreng juga aku suka banget. Apalagi kalau pake saus yang warnanya merah. Hemm mantaaaap.. enak banget loh Tante.

Mustika Ilmi

: Oh gitu ya De. Contohnya apa misalnya De? : Itu tu, yang dijual sama Om itu (menunjuk Mas Indra). Misalnya gulali warna-warni yang lucu-lucu bentuk sama warnanya.

Mustika Ilmi

: Terus Ade tau ga kalaau makanan yang warna-warni itu bahaya loh ! : Ga juga ah Tante, paling juga cuman di omelin sama Mama. Soalnya giginya jadi merah-merah.

Mustika Ilmi

: Oh gitu ya. Biasanya uang yang Ade belikan untuk jajanan itu berapa sih? : Murah kok Tnte, gulalinya aja Cuma 500 perak, telor gulung pake saosnya 500 juga, terus minumannya, hemmm 500 juga Tante. Tante mau? Tuh beli aja ke Om itu tuu !

Mustika

: Hahaha dasar ya Ade ini. Ade pernah sakit perut ga, atau sakit apa gitu misalnya setelah jajan jajanan itu.

Ilmi

: Kalo sakit perut pernah sih Tante, tapi kata Mama juga ga apa-apa kok. Bentar lagi juga sembuh, gitu katanya.

Mustika Ilmi

: Memangnya Mama ga pernah ngasih bekal makanan untuk Ade di sekolah? : Engga, kata Mama tinggal beli aja di sekolah. Lagian Mamanya juga sibuk ngurusin Papa sih.

Mustika

: Oh haha ngurusin Papa katanya pemirsa. Sekarang, saya ingin bertanya kepada Mas Indra ini dong. Bagaimana sih Mas Indra menanggapi hal seperti ini Mas?

Indra

: Jujur saja, sebenarnya saya tidak pernah mau menggunakan bahan-bahan itu. Saya ingin anak-anak yang jajan dagangan saya merasa senang dan saya pun tidak meracuni mereka. Tapi, saat ini banyak sekali pedagang yang tidak jujur dan ingin mengambil banyak untung dengan jalan yang instant. Katanya sih kalau pake bahan gituan bisa nambah untung sampai 5 kali lipat. Ya sebagai pedagang pasti banyak yang tergiur untuk melakukannya termasuk juga saya ini Mba.

Mustika

: Kenapa sih bahan berbahaya itu bisa menguntungkan? Bisa dijelaskan sedikit Mas?

Indra

: Begini Mba, kalau pake bahan berbahaya itu biasanya hasilnya bagus, lebih menarik, dan tahan lama. Jadi ya cepet laku Mba.

Mustika

: Oh begitu ternyata pemirsa. Nah sekarang mari kita tanyakan kepada Dokter. Apa sih Dok, bahayanya makanan dan minuman yang warna-warni itu?

Fitri

: Untuk bahan berbahaya seperti rhodamin B dan methanil yellow misalnya, bahan-bahan ini dapat menimbulkan iritasi pada saluran pencernaan, iritasi pada kulit, iritasi pada mata, dan juga keracunan yang dapat dilihat sendiri dari air seni yang berwarna merah.

Mustika

: Wah ternyata berbahya sekali ya pemirsa . Lalu bagaimana dengan bahan seperti formalin dan boraks Dok. Apa pengaruhnya bagi kesehatan?

Fitri

: Formalin itu kan mengandung 37% formaldehid dan 10-15% metil alcohol. Jika bahan ini dikonsumsi dalam jangka panjang, maka dapat merusak hati, ginjal, limpa, pancreas, otak, bahkan juga kanker. Biasanya pada gejala awal keracunan, menimbulkan gejala seperti vertigo, mual, dan muntah. Untuk boraks, jika menyerang syaraf dapat menyebabkan pingsan, bahkan kematian. Selain itu juga dapat menimbulkan ganggan pencernaan.

Mustika

: Wah, ternyata mengerikan sekaliya pemirsa.Jadi, sekarang bagaimana cara menanggulangi kejadian ini Bu Risma?

Risma

: Jadi, saya menghimbau seluruh masyarakat untuk lebih teliti sebelum membeli, baik itu makanan maupun minuman. Perlu diingat bahwa tidak hanya jajanan sekolah saja yang berbahaya, makanan yang biasa Ibu-Ibu beli di warung seperti misalnya tahu, bakso, dan lain sebagainya, saat ini banyak

yang mengandung bahan berbahaya. Maka sebelum membeli, lihatlah dulu tanggal kadaluwarsa, kode produksi, dan juga komposisi untuk produk yang sudah jadi. Dan untuk jajanan sekolah, sebaiknya para orang tua menyadari betul bahaya dari bahan-bahan berbahaya dalam makanan tersebut. Sebaiknya orang tua memberi bekal makanan untuk para anak-anak agar anak dapat mengkonsumsi makanan yang baik, sehat dan aman. Fitri : Saya ingin menambahkan. Selain itu juga, untuk anak-anak, janganlah tergiur dengan warna yang mencolok dari makanan dan minuman itu. Makanlah makanan yang bernutrisi, bukan makanan yang hanya terasa enak di lidah. Padahal makanan itu dapat meracuni tubuh kalian sendiri. Mustika : Baiklah pemirsa. Jadi kesimpulan dari topic pembicaraan kita kali ini, orang tua sangat berperan penting dalam pengawasan kesehatan anak. Terutama ketika anak-anak berada di sekolah. Sebab, pada kenyataannya banyak sekali jajanan di sekolah, terutama di Sekolah Dasar, yang dapat menjadi sumbar penyakit bagi anak-anak Anda. Oke pemirsa, demikianlah acara talkshow kita untuk hari ini. Sampai jumpa lagi minggu depan. Selamat pagi !

TUGAS BAHASA INDONESIA


POLA GILIR TALK SHOW

Kelompok 7 Kelas : 2 Farmasi 3 Fitri kamilawati Ilmi Amalia F Indrayana Sitompul Mustika Nur A Risma Nurmasita

SMK NEGERI 7 BANDUNG 2010-2011