Anda di halaman 1dari 4

PERHITUNGAN PENGUJIAN KUAT TEKAN BETON

Pengecekan =

bacaan 100 luas penampang koreksi umur

Angka koreksi yang digunakan: 3 hari 7 hari 14 hari 21 hari 28 hari = 0.4 = 0.65 = 0.88 = 0.95 =1

Pengujian dilakukan pada saat: 3 hari 7 hari 14 hari 21 hari 28 hari : 14 Desember 2009 : 17 Desember 2009 : 24 Desember 2009 : 1 Januari 2010 : 8 Januari 2010 Berat Beton 8000 gram (kubus) 8330 gram (kubus) 8910 gram (silinder) Cek: Pengujian 1 = Pengujian 2 = Pengujian 3 = 320 100 = 142.2222 kg / m 2 225 330 100 = 146.6667 kg / m 2 225 210 100 = 93.33333 kg / m 2 225 Bacaan 320 330 210 Umur 3 3 3

Tanggal Test 14 Desember 2009

Kuat tekan rata rata = 127.4074 kg / m 2

Tanggal Test 17 Desember 2009

Berat Beton 8280 gram (kubus) 8360 gram (kubus) 8920 gram (silinder)

Bacaan 450 500 285

Umur 7 7 7

Cek: Pengujian 1 = Pengujian 2 = Pengujian 3 = 450 100 = 200 kg / m 2 225 500 100 = 222.2222 kg / m 2 225 310 100 = 126.6667 kg / m 2 225

Kuat tekan rata rata = 182.963 kg / m 2

Tanggal Test 24 Desember 2009

Berat Beton 8050 gram (kubus) 8235 gram (kubus) 8935 gram (silinder)

Bacaan 550 500 290

Umur 14 14 14

Cek: Pengujian 1 = Pengujian 2 = Pengujian 3 = 550 100 = 244.4444 kg / m 2 225 500 100 = 222.2222 kg / m 2 225 290 100 = 128.8889 kg / m 2 225

Kuat tekan rata rata = 198.5185 kg / m 2

Tanggal Test 1 Januari 2010

Berat Beton 8135 gram (kubus)

Bacaan 645

Umur 21

8275 gram (kubus) 8920 gram (silinder) Cek: Pengujian 1 = Pengujian 2 = Pengujian 3 = 645 100 = 286.6667 kg / m 2 225 665 100 = 295.5556 kg / m 2 225 340 100 = 151.1111 kg / m 2 225

665 340

21 21

Kuat tekan rata rata = 244.4444 kg / m 2

Tanggal Test 8 Januari 2010

Berat Beton 8365 gram (kubus) 8890 gram (silinder) 8875 gram (silinder)

Bacaan 710 390 355

Umur 28 28 28

Cek: Pengujian 1 = Pengujian 2 = Pengujian 3 = 710 100 = 315.5556 kg / m 2 225 390 100 = 173.3333 kg / m 2 225 355 100 = 157.7778 kg / m 2 225

Kuat tekan rata rata = 215.5556 kg / m 2

Analisa

Kuat hancur dari beton dipengaruhi oleh beberapa faktor selain oleh perbandingan air-semen dan tingkat pemadatannya. Faktor faktor penting tersebut antara lain: 1. Jenis semen dan kualitasnya, mempengaruhi kekuatan rata-rata dan kuat batas beton. 2. Jenis dan lekak lekuk bidang permukaan agregat. Penggunaan agregat akan menghasilkan kuat tekan dan kuat tarik lebih tinggi daripada penggunaan krikil halus. 3. Effisiensi dari perawatan (curing). 4. Umur. Pada keadaan normal kekuatan beton bertambah dengan umurnya. (Murdock, L.J , Brook, K.M. 1999. Bahan dan Praktek Beton. Erlangga: Jakarta) halaman 8 5. Jumlah faktor air semen. Semakin tinggi faktor air semen maka kekuatan beton semakin rendah (Sagel, R, Kole,P. 1997. Pedoman Pengerjaan Beton. Erlangga: Jakarta) halaman 178 Kesimpulan Dalam pembuatan beton kuat tekan yang digunakan adalah kuat tekan selama pengerasan 28 hari. Dari hasil praktikum, diperoleh hasil kuat tekan rata rata dengan faktor pengali mengalami penurunan hingga umur 14 hari kemudian mengalami peningkatan hingga umur beton 28 hari. Beton yang diuji juga memenuhi kekuatan tekan yang direncanakan. Jadi faktor umur sangat menentukan kekuatan dari beton. (Murdock, L.J , Brook, K.M. 1999. Bahan dan Praktek Beton. Erlangga: Jakarta) halaman 8

Anda mungkin juga menyukai