Anda di halaman 1dari 8

SATUAN ACARA PENYULUHAN THALASEMIA Topik Sub Topik Hari/Tanggal Waktu / Jam Tempat Peserta Penyuluh : Thalasemia : Menjelaskan

Penyakit Thalasemia : Jumat , 20 Januari 2012 : 30 Menit / 10.00 10.30 Wib : RSUAM/ Ruang Alamanda : Keluarga Pasien An. R : Dewi Sri Rahayu

A. TUJUAN

I.

TUJUAN UMUM

Setelah dilakukan penyuluhan diharapkan Keluarga pasien An. R mampu memahami tentang penyakit Thalasemia .

II. TUJUAN KHUSUS Setelah diberikan penyuluhan selama 30 menit Keluarga pasien An. R

Menjelaskan Pengertian Thalasemia Menjelaskan penyebab Thalasemia Menjelasakan Tanda dan gejala Menjelaskan Proses Terjadinya Thalasemia Menjelaskan Tentang Bahaya Thalasemia Menjelaskan Cara Pencegahan Thalasemia Menjelaskan Pengobatan Thalasemia

III. MATERI 1. Pengertian Thalasemia 2. Penyebab Thalasemia 3. Tanda dan gejala Thalasemia 4. Proses Terjadinya Thalasemia 5. Bahaya Thalasemia 6. Pencegahan thalsemia
7. Pengobatan thalsemia

IV. METODA Ceramah Dan Tanya Jawab

V. MEDIA Leaflet , Lembar balik ,Mistar

VI. KEGIATAN DAN MEDIA PENYULUHAN Tahap Kegiatan Penyuluh Kegiatan Peserta Penyuluhan Mendengarkan Mendengarkan Mendengarkan Menjawab pertanyaan Waktu (Menit) 2 2 2 2 Leaflet Media dan Alat Penyuluhan Leaflet

I.Pendahuluan Menjelaskan TIU/TIK Menjelaskan cakupan materi Menjelaskan manfaat dan relevansi II. Penyajian Menanyakan pengertian Thalasemia sesuai pengetahuan peserta Menjelaskan Thalasemia Menjelaskan Thalasemia Menjelaskan gejala

Pengertian Mendengarkan & memperhatikan Penyebab Mendengarkan & memperhatikan tanda dan Mendengarkan & memperhatikan

2 2 2

Menjelaskan Proses Mendengarkan & Terjadinya Thalasemia memperhatikan Mendengarkan & Menjelaskan Tentang memperhatikan Bahaya Thalasemia Mendengarkan & Menjelaskan Cara memperhatikan Pencegahan Thalasemia Mendengarkan & Menjelaskan Pengobatan memperhatikan Thalasemia III.Penutup Memberikan pertanyaan 1. Menjawab tentang materi dekubitus pertanyaan yang telah disampaikan Mendengarkan Menyimpulkan materi VII. EVALUASI
1.

2 2

8 2

Leaflet

Cara: Lisan Bentuk pertanyaan: -

2.

Sebutkan Pengertian Thalasemia Penyebab Thalasemia Sebutkan tanda dan gejala Jelaskan Proses Terjadinya Thalasemia Jelaskan bahaya Thalasemia Jelaskan Pencegahan Thalasemia Pengobatan ThalasemiA

VIII.

REFERENSI

Capernito, Linda Juall. 1999. Rencana Diagnosa dan Dokumentasi Keperawatan : Diagnosa Keperawatan dan Masalah Kolaboratif Ed.2. Jakarta : EGC. Doenges, Marilynn E. 2000. Rencana Keperawatan : Pedoman Perencanaan dan Pendokumentasian Perawatan Pasien. Jakarta : EGC. Ngastiyah.1997.Perawatan Anak Sakit. Penerbit Buku Kedokteran EGC.Jaka

Materi Penyuluhan PENYAKIT THALASEMIA

1. Pengertian Thalasemia Thalasemia adalah penyakit kelainan darah keturunan yang ditandai dengan kondisi sel darah merah mudah rusak atau umurnya lebih pendek dari sel darah normal (120 hari).

2.

Penyebab Thalasemia

Ketidakseimbangan dalam rantai protein globin alfa dan beta, yang diperlukan dalam pembentukan hemoglobin, disebabkan oleh sebuah gen cacat yang diturunkan. Untuk menderita penyakit ini, seseorang harus memiliki 2 gen dari kedua orang tuanya. Jika hanya 1 gen yang diturunkan, maka orang tersebut

hanya menjadi pembawa tetapi tidak menunjukkan gejala-gejala dari penyakit ini.

3. Tanda dan Gejala Thalasemia Penderita thalasemia akan mengalami : 4. Gejala Anemia Diantaranya Pusing Muka Pucat Badan Sering Lemas Sukar Tidur Nafsu Makan Hilang Infeksi Berulang Proses Terjadinya Thalasemia Thalasemia adalah ketidakmampuan sumsum tulang membentuk protein yang dibutuhkan untuk memproduksi hemoglobin sebagaimana mestinya. Hemoglobin merupakan protein yang kaya zat besi yang berada dalam sel dahah merah dan sangat penting untuk mengangkut oksigen dari paru paru keseluruh tubuh. Apabila produksi hemoglobin berkurang atau tidak ada, maka pasokan energi yang dibutuhkan untuk menjalankan fungsi tubuh tidak dapat terpenuhi, sehingga fungsi tubuh pun terganggu dan tidak mampu lagi menjalankan aktivitasnya secara normal.Thalasemia adalah sekelompok penyakit keturunan yang merupakan akibat dari ketidakseimbangan pembuatan salah satu dari keempat rantai asam amino yang membentuk hemoglobin. Thalasemia adalah penyakit yang sifatnya diturunkan. Penyakit ini, merupakan penyakit kelainan pembentukan sel darah merah 5. Bahaya Thalasemia

Sumsum tulang yang terlalu aktif bisa menyebabkan penebalan dan pembesaran tulang, terutama tulang kepala dan wajah. Tulang-tulang panjang menjadi lemah dan mudah patah.

Anak-anak yang menderita thalasemia akan tumbuh lebih lambat dan mencapai masa pubertas lebih lambat dibandingkan anak lainnya yang normal. Karena penyerapan zat besi meningkat dan seringnya menjalani transfusi, maka kelebihan zat besi bisa terkumpul dan mengendap dalam otot jantung, yang pada akhirnya bisa menyebabkan gagal jantung.

6. Pencegahan thalsemia

Pengidap thalasemia yang mendapat pengobatan secara baik dapat menjalankan hidup layaknya orang normal di tengah masyarakat. Sementara zat besi yang menumpuk di dalam tubuh bisa dikeluarkan dengan bantuan obat, melalui urine. Penyakit thalasemia dapat dideteksi sejak bayi masih di dalam kandungan, jika suami atau istri merupakan pembawa sifat (carrier) thalasemia, maka anak mereka memiliki kemungkinan sebesar 25 persen untuk menderita thalasemia. Karena itu, ketika sang istri mengandung, disarankan untuk melakukan tes darah di laboratorium untuk memastikan apakah janinnya mengidap thalasemia atau tidak.

7. Pengobatan thalsemia Pada thalasemia yang berat diperlukan transfusi darah rutin dan pemberian tambahan asam folat. Penderita yang menjalani transfusi, harus menghindari tambahan zat besi dan obat-obat yang bersifat oksidatif (misalnya sulfonamid), karena zat besi yang berlebihan bisa menyebabkan keracunan.

SATUAN ACARA PENYULUHAN PENCEGAHAN DAN PERAWATAN THALASEMIA

Oleh: Dewi sri rahayu 29061

Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung 2012