Anda di halaman 1dari 1

Aparatus Lakrimal Dakrioadenitis Peradangan kelenjar lakrimal dapat berjalan akut maupun kronis.

Infeksi akut dapat disebabkan oleh; virus: herpes, parotitis, campak, influenza; bakteri: streptokokkus, gonokokus, S. aureus jamur: blastomikosis, aktinomises sarkoid dan idiopati Dakrioadenitis menahun sekunder dapat terjadi akibat penyakit hodkin, tuberculosis, luekimia limfatik dan limfosarkoma. Pengobatan (Kompetensi Dokter Umum sesuai SKDI adalah 2) Untuk sekedar tahu , Kompres hangat, antibiotic sistemik dan bila terlihat abses maka dilakukan insisi. Bila disebabkan oleh radang menahun maka diberikan pengobatan yang sesuai.

Dakriosistitis Peradangan sakus lakrimal, peradangan ini dimulai oleh terdapatnya obstruksi duktus nasolacrimal. Obstruksi ini pada anak-anak biasanya akibat tidak terbukanya membrane nasolacrimal, sedang pada orang dewasa akibat tertekannya salurannya, misalnya pada polip hidung. Penyakit ini dapat bersifat akut dan kronis. Kuman penyebab dakriosistitis akut adalah stafilokok, pneumokok dan streptokok. Peradangan akut ini dapat berlanjut menjadi peradangan menahun. Pada yang menahun biasanya disebabkan oleh tuberculosis, lepra, trakoma dan infeksi jamur. Pengobatan (Kompetensi Dokter Umum 2) Untuk sekedar tahu, Melakukan pengurutan daerah sakus sehingga nanah bersih dari dalam kantung dan kemudian diberikan antibiotic local dan sistemik. Bila terlihat fluktuasi dengan abbess pada sakus lakrimalis maka dilakukan insisi. Bila kantung lakrimal telah tenang dan bersih maka dilakukan pemasokan pelebaran duktus nasolacrimal. Bila sakus tetap meradang dengan adanya obstruksi duktus nasolacrimal maka dilakukan tindakan pembedahan dakriosistorinostomi atau operasi toti.