Anda di halaman 1dari 20

optimasi

blogs.itb.ac.id

#2

daftar isi

!. Aspek Epistemis Blog dan Literasi

4

Manusia ITB dan Blog

6

Diskusi Literal

9

Netiquette

10

II. Aspek Teknis Variabel Diperhitungkan

12

Tahapan

14

Milestone

16

Saran

17

epistemik

blog/

jurnalisme

warga

blog & literasi

(?) Kenapa nge-blog ? (+) Karena nge-blog adalah sebuah bentuk paling mudah untuk merayakan literasi

(?) Apa itu yang dimaksud dengan literasi ? (+) Literasi adalah seperangkat kemampuan mengolah informasi, jauh di atas kemampuan mengurai dan memahami bahan bacaan sekolah. Melalui pemahaman ini, literasi tidak hanya membaca dan menulis, tetapi juga mencakup bidang lain, seperti matematika, sains, sosial, lingkungan, keuangan, bahkan moral (moral literacy).

(?) Apakah kualitas pendidikan mempengaruhi literasi ? (+) Tentu saja ! Angka partisipasi pendidikan dasar kita tinggi, 96.1% (7-12 tahun), 79,21% ( 13- 15 tahun), 49,76% ( 16- 18 tahun).Tetapi, masih banyak pekerjaan untuk membangun kemampuan literasi yang mumpuni bagi anak- anak muda Indonesia yang terdidik sekalipun

pekerjaan untuk membangun kemampuan literasi yang mumpuni bagi anak- anak muda Indonesia yang terdidik sekalipun 1

1 4

blog & literasi

(?) Maksudnya bagaimana ? (+) Tiga penelitian terakhir dari PISA ( Programme for International Student Assessment) (2000, 2003, 2006) menunjukkan bahwa kemampuan anak-anak Indonesia usia 15 tahun—usia akhir wajib belajar 9 tahun—dalam tiga macam literasi, yaitu kemampuan membaca (reading literacy), kemampuan menerapkan matematika untuk kehidupan praktis (mathematical literacy), serta kemampuan memakai sains dalam keterampilan hidup sehari-hari (scientific literacy), berada pada level 1. Ini berarti, anak-anak itu baru mampu menangkap satu dua tema dari sebuah bacaan dan belum bisa memakai teks bacaan untuk kepentingan yang lebih dalam, mengembangkan pengetahuan atau mengasah keterampilan.

belum bisa memakai teks bacaan untuk kepentingan yang lebih dalam, mengembangkan pengetahuan atau mengasah keterampilan. 5

5

manusia ITB& blog

“ A university is a house of learning. It is a lighthouse and the same time functions as the conscience of the nation. It provides the stage for the young and old to be enganged in a great and exciting adventure of ideas. A university generates and produces knowledge besides educated people. A corporate produces goods or services through knowledge based activities” ( M.T. Zen. Guru Besar Institut Teknologi Bandung) “ Sukses riset bisa diukur dari tiga hal : Sukses secara akademik karena makalah yang dihasilkan dikutip; berpotensi ekonomis atau komersial; dan memberi manfaat kepada masyarakat “ ( Menteri Negara Riset dan Teknologi RI, Kusmayanto Kadiman, di depan Sidang Paripurna Dewan Riset Nasional) “Kalau dunia sekolah dasar rendah mutunya, maka segala- galanya yang nanti akan dibangun di atasnya, di perguruan menengah maupun tinggi, akan serba goyah dan hancur berpuing- puing”( Yohanes Bilyarta Mangunwijaya, tokoh pendidik, alumni Institut Teknologi Bandung)

goyah dan hancur berpuing- puing” ( Yohanes Bilyarta Mangunwijaya, tokoh pendidik, alumni Institut Teknologi Bandung) 6

6

manusia ITB& blog

(?) Kenapa manusia ITB ? (+) Karena di dalam otak manusia ITB ( mahasiswa& alumni) ada ekstraksi dari berbagai informasi dan teori yang sangat berharga untuk dibagikan kepada masyarakat luas, dalam format yang mudah untuk diakses

(?) Kenapa blog ? (+) Karena blog adalah media yang mudah,murah, dan bebas diakses oleh masyarakat luas, serta cukup familiar dengan keseharian manusia ITB

(?) Kenapa menggunakan platform blogs.itb.ac.id ? (+) Sebenarnya bebas, dan boleh migrasi ke platform gratis yang lain. Akan tetapi, dengan disatukan dalam satu platform, maka akan mudah untuk menemukan benang merah yang sama, dalam satu komunitas intelektual, dengan berbagai disiplin ilmu yang berbeda (?) Kenapa manusia ITB dianjurkan memelihara blog ? (+) Sebagai sebuah bentuk perayaan literasi, usaha untuk berbagi pengetahuan, membangun budaya diskusi sehat, membentuk masyarakat berpengetahuan, serta tentunya mereduksi budaya arogansi epistemik yang menghambat kerjasama sinergis antar disiplin ilmu (?) Bagaimana membangun budaya itu ? (+) Dimulai dari para mahasiswa dan alumni yang sudah terbiasa sebagai blogger, dibangun lingkaran diskusi offline rutin yang sehat, merangkul mahasiswa dengan budaya diskusi terbuka, serta menggandakan dalam frekuensi rutin. Ajak dosen untuk menjadi contoh membangun budaya menulis jurnal, sebagai gaya hidup.

7

manusia ITB& blog

(?) Kenapa momen sekarang dimulainya ? (+) Seharusnya sudah dari dulu, dan memang itu ciri khas dari produk perguruan tinggi, yaitu tulisan. Blog adalah media paling mudah dan murah, baik dari segi produksi, distribusi, sampai konsumsi, yang ada saat ini. Revolusi informasi seharusnya dimanfaatkan untuk memproduksi konten dan mengonsumsi konten secara lebih variatif. Jika sekarang mahasiswa strata 1 diwajibkan untuk mempublikasikan jurnal ilmiah, sebagai syarat kelulusan, maka blog adalah instrumen terdekat, yang bisa dimanfaatkan sekarang juga. Untuk menulis jurnal jelas dibutuhkan pembiasaan.

blog adalah instrumen terdekat, yang bisa dimanfaatkan sekarang juga. Untuk menulis jurnal jelas dibutuhkan pembiasaan. 8

8

diskusi literal

“ Authentic thinking, thinking that is concerned about reality, does not take place in ivory tower isolation, but only in communication. If it is true that thought has meaning only when generated by action upon the world, the subordination of students to teachers becomes impossible.” ( Paulo Freire. Tokoh Pendidikan dari Brazil)

(?) Kenapa diskusi dan kenapa literal ? (+) Karena diskusi adalah upaya pertukaran informasi yang turut mendidik peserta untuk mampu mendengar, sekaligus kritis. Diskusi perlu etika dan kemampuan menghindari kesalahan berlogika ( logical fallacy). Literasi jelas sangat dibutuhkan sebagai amunisi untuk berargumen, karena setiap argumen sebaiknya menggunakan data yang faktual dan dapat dipertanggungjawabkan. Diskusi dengan data serta etika, jelas butuh pembiasaan.

menggunakan data yang faktual dan dapat dipertanggungjawabkan. Diskusi dengan data serta etika, jelas butuh pembiasaan. 9

9

netiquette

(?) Kenapa netiquette harus diperhatikan ? (+) Anonimitas di dunia maya sangat dilindungi, namun cerminan sesungguhnya dari sebuah peradaban, bisa dilihat manakala ketiadaan identitas diadakan dalam sebuah forum. Ketiadaan identitas menjadi peluang untuk menghilangkan etika di dunia nyata terbuka lebar, dan internet membuka peluang tersebut. Konsekuensi dari dibukanya akses kepada publik, adalah publik akan mengetahui budaya sesungguhnya dari manusia- manusia ITB, dan momen ini adalah momen pendewasaan secara kolektif, untuk membangun etika bersama. Kemungkinan akan terjadinya letupan- letupan konflik pasti ada, oleh karena itu, perlu ada moderasi dan mediasi pada komunitas yang nanti akan dibentuk.

letupan konflik pasti ada, oleh karena itu, perlu ada moderasi dan mediasi pada komunitas yang nanti

10

teknis

variabel

(?) Variabel apa yang menjadi kunci operasi blog.sitb.ac.id ? (+) Pos berikut bisa sebagai masukan pembanding :

A. Site maintenance& software improvement

Aspek back end dan front end memperhitungkan fungsionalitas dan estetika. Sebaiknya untuk meningkatkan traffic diskusi, maka platform blog juga mengakomodasi unsur interaktivitas ( web 2.0) dan kurasi.

B. Administration

Sistem administratif harus akuntabel dan transparan, apabila dalam sumber keuangan, diinjeksi dari pihak swasta atau institusi yang melindungi.

C. Global Development

Platform blogging ini layaknya sebuah “negara kecil”, maka selalu ada perbaikan terus menerus, baik dari segi infrastruktur maupun budaya kerumunan (crowd culture) yang terbangun. Jika ingin berkesinambungan (sustainable), maka harus ada perbaikan terus menerus ( continues improvement).

D. Fundraising

Jika platform blogging adalah sebuah aktivitas sosial, maka perlu ada upaya tersendiri untuk melakukan pengumpulan dana dari sponsor atau donatur. Jika poin ini menjadi pilihan, maka aspek akuntabilitas dan transparansi adalah sebuah keharusan.

12

variabel

(?) Variabel apa yang menjadi kunci operasi blog.sitb.ac.id ? (+) Pos berikut bisa sebagai masukan pembanding :

E. Community Komunitas penyuplai konten, adalah “Warga Negara” dari platform blogging ini. Oleh karena itu, untuk menstimulan diskusi yang hidup dan dinamis, dari segi infrastruktur sebaiknya mengakomodasi interaktivitas ( web 2.0) serta kurasi, sebagai lambang mobilitas sosial, dalam masyarakat maya tersebut. Selain upaya yang bentuknya maya ( online), maka perlu ada juga upaya yang bentunya nyata ( offline), sebagai bentuk sosialisasi dan distribusi informasi, dalam format tatap muka secara langsung, serta memungkinkan untuk memperbesar kewargaan “Negara Kecil” ini.

F. Governance Tata kelola yang baik dan profesional, itu adalah sebuah keharusan. Mulai dari disiplin kerja, akuntabilitas keuangan, insentif SDM, dan transparansi administratif, untuk semua pihak yang terkait dengan aktivitas ini.

tahapan

(?) Tahapan apa yang sebaiknya dilakukan (+) Tahapan yang sebaiknya dijalankan adalah

Tahapan pertama tentunya adalah penyusunan konsep, dan observasi dari platform blog yang sudah berjalan sebelumnya. Site maintenance& software improvement , dari yang sudah berjalan kemudian dilakukan tahapan sebagai berikut :

1. Project Planning& Organization; untuk menentukan skala

pekerjaan, pembangunan tim,hingga merancang milestone

2. System Requirement Analysis; basisnya tentu saja

perpaduan antara sistem yang sudah berjalan, dan poin- poin yang akan dicapai, dalam waktu tertentu, dan sesuai dengan sumber daya yang dialokasikan

3. Development; Konstruksi back end dan front end yang

ditargetkan

4. Testing Alpha Version; Dari komunitas yang sudah

tersedia, bisa kita lakukan trial tahap 1

5. Repair; Apabila terdapat hal- hal yang harus diperbaiki

sebelum peluncuran versi beta

6. User Acceptance Test (Beta Launch); Peluncuran tahap

awal, untuk komunitas yang lebih besar

7. On Going Support; Akan terdapat banyak pengembangan

dalam tahap yang berkelanjutan. Oleh karena itu, perlu ada tim konstruktor dan perawatan yang terlibat dalam operasional harian

Tahapan selanjutnya adalah Community Building, paralel dengan Administration, Governance.

tahapan

(?) Tahapan apa yang sebaiknya dilakukan (+) Tahapan yang sebaiknya dijalankan adalah

Tahapan selanjutnya adalah ini terdiri dari :

Community Building,

tahapan

1. Inner Circle Building; mengumpulkan dosen, alumni, dan

mahasiswa yang memiliki antusiasme sama dengan ide awal pendirian platform blog, untuk diajak bersama-sama membangun kerumunan yang berbudaya.

2. Offline Campaign; Kampanye dan promosi lapangan

kepada para pemangku kepentingan di lingkungan lingkar 1 ( Kampus), lingkar 2 ( Alumni), dan lingkar 3 ( masyarakat pendidikan), dalam tahapan waktu tertentu dan konsisten evaluasinya.

3. Online Campaign; Kampanye secara maya, dalam platform

media sosial lain, yang bisa menjadi alat untuk

mendistribusikan konten maupun profil blogger. Aksi dalam tahapan terstruktur dan dikembangkan terus menerus.

4. Gathering; Semacam TEDx di Stanford. Maka forum

berbagi online pun bisa dibawa ke forum kopi darat yang lebih nyata. Aksi dijalankan dalam termin tertentu dan dikembangkan terus menerus.

5. Conflict Management; Dalam setiap kerumunan, konflik

adalah potensi untuk berkembang atau hancur, oleh karena itu perlu ada penanganan khusus apabila terjadi konflik yang ditimbulkan oleh penulis konten, atau komentator.

Apabila Administration, Governance, dan Community, sudah terbentuk, dalam level tertentu, maka saatnya Fundraising

milestone 16

milestone

saran

(?) Apa saja antisipasi pos pengeluaran blogs.itb.ac.id (+) Pos Wikipedia berikut bisa sebagai masukan pembanding :

Site maintenance& software improvement (44%) Administration (18%) Global Development (12%) Fundraising (11%) Community (9%) Governance (6%)

improvement (44%) Administration (18%) Global Development (12%) Fundraising (11%) Community (9%) Governance (6%) 17

saran

(?) Bagaimana membangun kerumunan ? (+)

1. Blog ITB prediksi kontributornya 95% adalah mahasiswa

ITB, dan 90% dari mahasiswa ITB pengguna adalah mahasiswa S1 tingkat 1- 3 ( berarti 80% overall user). Pangsa kerumunan 80% yang sebaiknya di-maintain adalah mereka, kemungkinan akan selalu ada suksesi di setiap tahun ajaran baru.

2. Sebaiknya halaman depan dibentuk menjadi etalase

editorial dan kurator ( semisal dagdigdug, wordpres, dan flickr), dimana disitu ada admin, editor, dan kurator, yang mempromosikan konten dengan kriteria tertentu, misal menjadi content of the month, atau blog of the month.

3. Karena 80% overall user-nya adalah mahasiswa S1,

hubungkan dengan Kabinet KM ITB untuk bekerja sama mempromosikan aktivitas di blog ITB, dan kalau memungkinkan menggelar Kopi Darat setiap 2-3 bulan sekali, dengan tema tertentu.

Acaranya memang dibuat santai dan sederhana, tapi berisi penuh makna :) Bekerjasama dengan mahasiswa lebih karena kepentingan promosi dan distribusi informasi, untuk pemeliharaan, tentunya tetap ke lingkaran inti administrator provider blog ITB.

saran

saran offline campaign gathering 19

offline campaign

saran offline campaign gathering 19

gathering

Courtesy : Maximillian http://maxheartwood.wordpress.com http://politikana.com/profil/Maximillian
Courtesy : Maximillian http://maxheartwood.wordpress.com http://politikana.com/profil/Maximillian

Courtesy :

Maximillian

http://maxheartwood.wordpress.com

http://politikana.com/profil/Maximillian