Full jawaban wa saja 081907718589 atau DM ig kami @jasaakuntansby
Diketik rapi di word.
.
Cara mempercayakan tugas adalah dengam lihat instagramnya dengan
cek highlight nya seberapa banyak yang sudah terbantu maupun testimoni.
.
Salah pilih jasa tugas akan membuat kamu bisa mengulang di semester
depan. So jangan salah pilih jasa tugas ya 😊
Sumber
Skor
No Tugas Tutorial Tugas
Maksimal
Tutorial
Soal Terlampir 100 per
Tugas
* coret yang tidak sesuai
Kasus Komprehensif untuk Mata Kuliah Tugas Akhir Program Sarjana Prodi
Akuntansi
(Tugas 1, 2, dan 3)
Judul Kasus: "Analisis Komprehensif atas Kinerja Keuangan dan Pengendalian
Manajemen PT ABC: Tinjauan Teori dan Praktik Akuntansi"
Latar Belakang Kasus
PT ABC, sebuah perusahaan manufaktur di industri makanan ringan, mengalami penurunan
laba bersih selama tiga tahun berturut-turut, meskipun pendapatan meningkat.
Faktor utama yang menyebabkan penurunan laba bersih adalah:
Kenaikan harga bahan baku, menyebabkan Harga Pokok Penjualan (HPP)
meningkat signifikan.
Beban pemasaran dan administrasi meningkat, akibat ekspansi pasar dan promosi.
Beban penyusutan lebih tinggi, akibat investasi dalam aset tetap baru.
Pada tahun 2024, meskipun pendapatan mencapai Rp 450 miliar, laba bersih turun
menjadi Rp 26 miliar dari Rp 45 miliar pada tahun 2023.
Untuk mengatasi masalah ini, Dewan Direksi memerintahkan audit menyeluruh, evaluasi
sistem pengendalian manajemen, serta analisis kebijakan akuntansi yang diterapkan.
Kebijakan akuntansi yang diterapkan PT ABC antara lain:
Metode depresiasi yang digunakan adalah metode garis lurus.
Metode persediaan yang digunakan adalah FIFO (First In, First Out).
Pengakuan pendapatan dilakukan pada saat penyerahan barang dan jasa kepada
pelanggan.
Laporan Keuangan:
- Laporan Posisi Keuangan per 31 Desember 2024 dan 2023
PT ABC
Laporan Posisi Keuangan
Per 31 Desember 2024 dan 2023
dalam miliar rupiah (Rp miliar)
2024 2023
Aset
Aset Lancar
Kas dan Setara Kas 60 70
Piutang Usaha 58 52
Persediaan 72 65
Pajak Dibayar Dimuka 6 7
Total Aset Lancar 196 194
Aset Tidak Lancar
Aset Tetap 220 180
Akumulasi Penyusutan Aset Tetap -60 -42
Investasi Jangka Panjang 48 50
Properti Investasi 35 32
Total Aset Tidak Lancar 243 220
Total Aset 439 414
Liabilitas dan Ekuitas
Liabilitas Jangka Pendek
Utang Usaha 50 45
Beban Akrual 18 12
Utang Pajak 8 9
Utang Jangka Panjang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun 20 15
Total Liabilitas Jangka Pendek 96 81
Liabilitas Jangka Panjang
Utang Bank 65 55
Utang Obligasi 58 50
Liabilitas Imbalan Pasca Kerja 15 12
Total Liabilitas Jangka Panjang 138 117
Total Liabilitas 234 198
Ekuitas
Modal Saham 65 65
Tambahan Modal Disetor 28 28
Laba Ditahan 86 78
Laba Tahun Berjalan 26 45
Total Ekuitas 205 216
Total Liabilitas dan Ekuitas 439 414
- Laporan Laba Rugi Komprehensif untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 dan
2023
PT ABC
Laporan Laba Rugi Komprehensif
Per 31 Desember 2024 dan 2023
dalam miliar rupiah (Rp miliar)
2024 2023
Pendapatan 450 410
Harga Pokok Penjualan 300 240
Laba Bruto 150 170
Beban Operasional
Beban Penjualan 50 35
Beban Administrasi dan Umum 60 45
Beban Penyusutan 30 18
Total Beban Operasional 140 98
Laba Operasi 10 72
Pendapatan Lain-lain
Pendapatan Investasi 4 7
Laba Penjualan Aset Tetap 2 4
Total Pendapatan Lain-lain 6 11
Laba Sebelum Pajak 16 83
Beban Pajak -10 20
Laba Bersih 26 45
Data Tambahan:
1. Rincian Sistem Pengendalian Internal:
Struktur Organisasi:
CEO: Bertanggung jawab atas keseluruhan operasi perusahaan.
CFO: Mengelola keuangan perusahaan, termasuk pelaporan keuangan dan
pengendalian internal.
Kepala Departemen Produksi: Bertanggung jawab atas produksi dan pengelolaan
persediaan.
Kepala Departemen Penjualan: Bertanggung jawab atas penjualan dan manajemen
pelanggan.
Kepala Departemen Keuangan dan Akuntansi: Bertanggung jawab atas pembukuan,
pelaporan keuangan, dan audit internal.
Kepala Departemen Sumber Daya Manusia: Mengelola sumber daya manusia dan
pelatihan karyawan.
Alur Pengendalian Transaksi:
Pembelian: Permintaan pembelian diajukan oleh departemen terkait, disetujui oleh
Kepala Departemen, dan dikeluarkan oleh Departemen Keuangan tetapi belum
menggunakan sistem otomatis
Produksi: Produksi dijadwalkan berdasarkan pesanan pelanggan, bahan baku dipesan
sesuai dengan kebutuhan produksi, dan produk akhir disimpan di gudang sebelum
dikirim ke pelanggan.
Penjualan: Penjualan dimulai dari penerimaan pesanan, verifikasi pesanan oleh
Departemen Penjualan, pengiriman barang, dan pencatatan penjualan oleh
Departemen Keuangan.
Kebijakan dan Prosedur Terkait Pengendalian Risiko Operasional:
Pembatasan otorisasi untuk transaksi di atas Rp 15 juta harus disetujui oleh CEO.
Audit internal dilakukan setiap tiga bulan untuk memastikan kepatuhan terhadap
kebijakan perusahaan.
Pelatihan berkala diberikan kepada karyawan tentang pengendalian internal dan risiko
operasional.
2. Data Audit:
Temuan Audit dari Tahun Sebelumnya:
o Persediaan: Terdapat kelemahan dalam pengendalian persediaan dengan selisih stok
sebesar Rp 30 juta antara catatan akuntansi dan stok fisik.
o Rekonsiliasi Bank: Ditemukan masalah dalam rekonsiliasi bank, dengan beberapa
transaksi yang belum direkonsiliasi dengan benar.
Catatan Tambahan dari Auditor untuk Tahun 2024:
o Piutang Usaha: Auditor mencatat peningkatan jumlah piutang jatuh tempo lebih dari
180 hari yang belum tertagih, mencapai Rp 9 miliar. Auditor merekomendasikan
penguatan proses penagihan dan evaluasi kredit pelanggan.
o Persediaan: Auditor menemukan selisih stok sebesar Rp 30 juta antara catatan
akuntansi dan stok fisik. Persediaan tersebut telah terjual tetapi belum dicatat yaitu
berupa bahan baku tepung singkong sebanyak 50 karung padahal yang tertulis di
laporan jumlah stok persediaan bahan baku tepung sinkong sebesar Rp 60 juta.
3. Informasi Stakeholder:
Profil Pemegang Saham Utama:
PT Alpha: Memiliki 35% saham perusahaan, berfokus pada investasi jangka panjang.
PT Gamma: Memiliki 25% saham, merupakan perusahaan yang berinvestasi di
berbagai sektor.
Investor Publik Lainnya: Menguasai 40% saham yang tersebar di pasar modal.
Daftar Kreditor Utama:
Bank A: Pemberi pinjaman jangka panjang sebesar Rp 55 miliar, dengan suku bunga
tetap 8,5% per tahun.
Bank B: Pemberi pinjaman jangka pendek sebesar Rp 40 miliar, dengan suku bunga
mengambang 7,5% per tahun.
Tugas Mahasiswa
Mahasiswa diminta untuk menganalisis laporan keuangan PT ABC, mengevaluasi sistem
pengendalian manajemen perusahaan, menghitung rasio keuangan penting, dan menyusun
laporan yang mengintegrasikan hasil analisis dengan teori akuntansi yang relevan. Selain itu,
mahasiswa harus mempertimbangkan etika profesi dalam proses pengambilan keputusan dan
menyusun laporan akhir dengan komunikasi yang efektif.
Detail Tugas Berdasarkan Sub Capaian Mata Kuliah:
Soal Tugas 1 (Kerjakan di Sesi 3)
Analisis Informasi Keuangan (Materi ada di Sesi 5 dan 6):
- Hitung rasio keuangan berdasarkan laporan keuangan PT ABC:
a. Current Ratio
b. Quick Ratio
c. Debt to Equity Ratio
d. Gross Profit Margin
e. Net Profit Margin
f. Return on Assets (ROA)
g. Return on Equity (ROE).
- Analisis tren rasio keuangan selama satu tahun terakhir dan berikan rekomendasi
strategis untuk perbaikan kinerja keuangan
Teori Akuntansi (Materi ada di Sesi 1 dan 2):
- Telaah kebijakan akuntansi yang digunakan PT ABC:
a. Metode depresiasi
b. Metode penilaian persediaan
c. Hubungkan dengan teori akuntansi yang relevan
d. Dampak kebijakan ini terhadap pemegang saham dan kreditur
Soal Tugas 2 (Kerjakan di Sesi 5)
Laboratorium Auditing (Materi ada di Sesi 3 dan 4):
- Lakukan audit terhadap laporan keuangan PT ABC dan susun Kertas Kerja Audit (KKA)
yang komprehensif. Audit harus mencakup:
a. Perencanaan Audit: Identifikasi area risiko tinggi (persediaan, piutang usaha, dan aset
tetap).
b. Pelaksanaan Prosedur Audit: Lakukan inspeksi fisik, konfirmasi saldo, dan pengujian
dokumentasi transaksi.
c. Dokumentasi Temuan Audit: Catat setiap temuan audit dan berikan rekomendasi
perbaikan.
Soal Tugas 3 (Kerjakan di Sesi 7).
Sistem Pengendalian Manajemen (Materi ada di Sesi 7 dan 8):
- Evaluasi efektivitas sistem pengendalian manajemen di PT ABC.
- Identifikasi kelemahan dalam sistem pengendalian internal dan berikan rekomendasi
alat pengukuran kinerja yang lebih baik.
- Diskusikan implikasi pengukuran tersebut terhadap keputusan strategis perusahaan
Instruksi Tambahan:
- Etika Profesi: Pertimbangkan kode etik akuntansi dalam seluruh proses analisis dan
pelaporan.
- Komunikasi Efektif: Laporan akhir harus disusun dengan bahasa yang jelas, profesional,
dan terstruktur dengan baik.