Anda di halaman 1dari 6

RENCANA PENINGKATAN KINERJA KUALITAS PELAYANAN JASA TRANSPORTASI UDARA DI BANDARA WOLTER MONGINSIDI KENDARI

BAB I

PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Bandara Udara Wolter Monginsidi Kendari adalah bandara Domestik kelas II, merupakan pintu gerbang dari dan ke wilayah provinsi Sulawesi Tenggara melalui udara. Bandara Udara Wolter Monginsidi Kendarai terletak 32 kilometer di sebelah barat kota kendari yang merupakan ibu Kota Provinsi Sulawesi Temggara. Secara administratif Bandara tersebut termasuk dalam wilayah Kecamatan Ranometo Kabupaten Kendari provinsi Sulawesi Tenggara. Untuk mengnatisipasi kebutuhan masyarkat terhadap jasa angkutan udara maka diperlukan suatu sarana dan prasarana angkutan serta kualiatas sumberdaya Manusia (SDM), yang andal dalam rangka terselenggaranya peningkatan pelayanan baik dari segi keamanan, kenyamanan, maupun efisiensi dan efektifitas dalam mengoperasikan suatu Bandara Udara, agara moda angkutan udara dapat memberikan pelayanan jasa angkutan udara yang sebaik-baiknya. Provinsi Sulawesi Tenggara saat ini. Mempunyai peranan yang cukup penting dari segi perekonomian dan sosial budaya, baik dalam lingkungan regional maupun Nasional. Hal ini dapat dilihat dengan meningkatnya arus barang dan penumpang yang cukup ramai melalui Bandara Wolter Monginsidi Kendari.

PDF Created with deskPDF PDF Writer - Trial :: http://www.docudesk.com

B. MASALAH POKOK Penyediaan dana untuk memelihara fasilitas peralatan dan keselamatan penerbangan belum tersedia sesuai dengan kebutuhan nyata, menyebabkan pelayanan terhadap kendala fasilits yang ada di Bandara tidak Optimal, akibatnya dapat menimbulkan komplain dari pihak pemakai jasa Bandara dan Penggunaan jasa angkutan udara serta tergantungnya pelayanan keselamatan penerbangan. Pemahaman para karyawan terhadap tingkat kebutuhan akan pelayanan jasa transportasi uadra yang masih rendah menyebabkan tingkat kepuasan terhadap pelayanan transpaortasi udara relatif kurang memuaskan, hal ini diperlukan ketrampilan khusus para personil/SDM mengingat pelayanan di bandara harus mempunyai karaktifistik dalam salah menangani memenuhi harapan para pengguna jasa transportasi udara, sebab apabila akibatnya sering terjadi komplain terhadap pelayanan yang seharusnya di terima di Bandara.

C. LINGKUP PEMBAHASAN Dalam uraian pembahasan karya tulis ini mencoba menjelaskan karakteristik industri jasa transportasi udara kepada para karawan maupun msyarkat pengguna jasa angkutan udara mengingat kemajuan dalam segala sisi dan segmen pasar masyarakat yang secara langsung mempengaruhi kenaikan tingkat kebutuhan akan pelayanan jasa transportasi yang cepat, tepat, teratur dan aman serta terjangkau oleh kemampuan masyarakat.

D. METODE PENULISAN Penulisan karya ini menggunakan metode pengamatan langsung dan survei lapangan dengan menggunakan wawancara langsung kepada

PDF Created with deskPDF PDF Writer - Trial :: http://www.docudesk.com

para pelaksana tugas dilapangan melalui wawancara langsung tersebut ke pada pengguna jasa angkutan udara maupun kepada para petugas operasional di Bandara Wolter Monginsidi Kendari yang didukung data primer dan data sekunder. Kemudian setelah data di kumpulkan, selanjudnya diolah dan dipadukan dengan data hasil pangamatan dan hasil wawancara langsung di lapangan, maka dapat dituangkan dalam bentuk karya tulis singkat ini guna memenuhi persayaratan administrasi dalam mengikuti pelaksanaan SEPAMA DEPDAGRI Angkatan X tahun Anggaran 2000.

BAB II

PELAKSANAAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI Tugas pokok Bandara Wolter Monginsidi Kendari menyelenggarakan keamanan, kelancaran, serta keselamatandalam rangka penyelenggaraan pesawat udara untuk keperluan arus barang dan penumpang. Fungsi Bandara Udara Wolter Monginsidi Kendari 1. Menyelenggarakan pengendalian pelaksanaan lalulintas udara. 2. Mengatur keamanan dan keselamatan lalu lintas udara serta Higenisanitaria Bandara. 3. Menyediakan dan memelihara Fasilitas Bandara, Telekomoniksi, Navigasi dan Listrik. 4. Mangatur dan mengawasi ground Handing untuk memperlancar arusbarang dan penumpang. 5. Menyelenggarakan urusan kepegawaian, keuangan, perlengkapan, urusan tata usaha, urusan rumah tangga, statistik dan laporan. 6. Mengendalikan dan menyelenggarakan keamanan dan ketertiban umum di bandara.

PDF Created with deskPDF PDF Writer - Trial :: http://www.docudesk.com

A. GAMBARAN KEADAAN SEKARANG. Pemeliharaan sarana dan prasarana fasilitas keselamatan penerbangan belum sesuai dengan standar minimal kebutuhan nyata akibatnya sewaktu-waktu dapat mengganggu terhadap kelancara pelayanan, baik terhadap pengguna jasa angkutan udara (pelanggang) maupun pelayanan terhadap kesempatan penerbangan. Tingkat pelayanan operasional penerbangan pada saat ini masih bersifat AFIS, sehingga semua keperluan untuk melakukan Take Off dan Landing tanggung jawab serta pengambilan keputusan

sepenuhnya ada pada pilot pisawat terbang.

Pengoperasian Bandara Wolter Monginsidi Kendari sebagai Bandara umum msih bergabung dengan kegiatan TNI- AU sehingga pelayanan secara penuh masih belum pada dilakukan secara optimal. B. KEADAAN YANG DIINGINKAN Tersebarnya biaya pemeliharaan yang cukup memadai dalam

mendukung terwujudnya pelayanan jasa transportasi udara secara aman, nyaman, lancar. Tertib, dan teratur. Adanya pengangkutan dari sub sektor perhubungan udara terdapat perubahan tingkat pelayanan operasional penerbangan dari AFIS ke ADC mengingat tingkat Frekwensi penerbangan saat ini semakin ramai, didukung dengan fasilitas peralatan keselamatan penerbangan, telekomonikasi, Navigasi, dan Listrik yang semakin lengkap serta di dukung oleh tenaga propesional ATC yang memadai Perlu pemisahan pengoperasian antara kegitan penerbangan sipil dengan kegiatan TNI-AU secara jelas untuk dapat meningkatkan

PDF Created with deskPDF PDF Writer - Trial :: http://www.docudesk.com

pelayanan terhadap Bandara Udara Wolter Monginsidi Kendari dimasa yang akan datang sesuai dengan tugas yang difungsikan.

BAB III

MASALAH DAN LINGKUP PEMECAHANYA A. IDENTIFIKASI MASALAH Prmasalahan-permasalahan sebagai mana diuraikan pada BAB II antara lain masalah penyediaan dana pemeliharaan operasional Bandara dan fasilitas keselamatan penerbangan yang relatif sangat terbatas menyebabkan terganggunya tingkat pelayanan maksimal kepada pengguna jasa Bandara Udara. Demikian pula terhadap kualitas kemampuan sumberdaya manusia (SDM) yang masih relatif rendah mengenai tugas pekerjaannya sebagai pelayanan masyarakat, khususnya dalam pemberian jasa angkutan udara, maka para pengguna diharapkan dapat benar-benar mengerti karakteristik jasa transportasi udara yang merupakan industri jasa. Dalam rangka terselenggaranya opersi Bandara secara maksimal, maka seyogyannya dapat diantisifasi hambatan.

PDF Created with deskPDF PDF Writer - Trial :: http://www.docudesk.com

REKAPITULASI PENERIMAAN Tahun 2000 2001 2002 = Rp. 272. 178. 485 = Rp. 472. 069. 081 = Rp. 601. 394. 910

jenis-jenis penerimaan 1. PJP = Pelayanan Jasa Pesawat

2. PJP2U = Pelayanan jasa Penumpang Pesawat Udara 3. PJP4U = Pelayanan Jasa Penerbangan, pendaratan Penumpang Pesawat Udara. 4. Jasa Komputer 5. Jasa Conviyor 6. Jasa Bandara Udara di luar jam operasi. 7. Jasa sewa ruangan 8. Jasa tanda masuk (Prs masuk) lain-lain. 9. Konsesi Fee 10. Penerimaan sewa rumah Dinas 11. Penerimaan Jasa Giro 12. 13.

PDF Created with deskPDF PDF Writer - Trial :: http://www.docudesk.com