Anda di halaman 1dari 6

TINJAUAN KASUS

A. PENGKAJIAN LANSIA I. IDENTITAS Nama Alamat Jenis Kelamin Umur Status Agama Suku Tingkat Pendidikan Sumber Pendapatan : Tn. S : Jl. Bandulan gang 9 RT 6 RW 2 : Laki-laki : 86 tahun : Duda : Islam : Jawa : Tidak Tamat SD (Kleas 5 SD) : Tidak ada, selama ini semua kebutuhan pasien dipenuhi oleh anaknya (2 orang) Riwayat Pekerjaan : Klien sebelumnya berwiraswasta dalam membuat tempat mie yang nantinya akan dikirim ke pabrik mie, tapi sekarang sejak penglihatannya mulai kabur klien tiak bekerja, klien hanya dirumah saja : Kedua putrid Klien dan satu menantunya

Keluarga yang dapat dihubungi Alamat Kleuarga Pekerjaan

: Jl. Bandulan gang 9 RT 6 RW 2 : Wiraswasta

II.

RIWAYAT KESEHATAN a. Keluhan ynag dirasakan saat ini: Keluhan yang dirasakan klien saat ini adalah penglihatannya kabur, mata sebelah kanan tidak bisa melihat dan mata sebelah kiri sudah kabur sejak 2 tahun yang lalu. Klien juga mengeluh pusing dan nyeri sendi pada kaki sebelah kanan dan kiri sejak 3 bulan yang lalu, skala nyeri 4 (sedang), nyeri berat jika dibuat diam dan nyeri terasa berkurang jika dibuat beraktivitas jalan-jalan

b. Keluhan yang dirasakan 3 bulan terakhir: Klien mengatakan perutnya terasa perih dan kembung yang dirasa sejak 2 bulan yang lalu, klien memiliki riwayat penyakit maag, dan klien mengeluh nyeri sendi pada kedua kakinya sejak 3 bulan yang lalu. c. Riwayat penyakit saat ini: Klien mengatakan mata sebelah kanan tidak bisa melihat dan mata sebelah kiri sudah kabur, sbelumnya klien tidak pernah memeriksakan matanya ke puskesmas atau Rumah Sakit. Dalam sehari-hari aktivitas yang tidak bisa dilakukan klien secara mandiri akan dibantu oleh keluarga. Klien mengatakan tidak begitu mengerti tentang penyakit kataraknya dank lien menanyakan apakah jika nanti matanya dioperasi apakah bisa melihat lagi d. Riwayat penyakit tiga bulan terakhir: Menurut klien penyakit yang diderita tiga bulan teakhir adalah maag dan katarak III. STATUS FISIOLOGIS a. Postur tulang belakang lansia : membungkuk b. Tanda-tanda vital dan status gizi: 1. Suhu : 360 C 2. Tekanan Darah: 125/80 mmHg 3. Nadi : 88 x/menit 4. Respirasi : 20 x/menit 5. Berat Badan : 48 kg 6. Tinggi Badan :155 cm PENGKAJIAN HEAD TO TOE 1. Kepala: Kepala bersih, rambut beruban, tidak rontok, penyebaran merata. Tidak ada kreluhan yang dirasakan 2. Mata: Konjungtiva merah muda (tidak anemis), tidak terdapat ikterik pada sclera, sclera warna kemerahan pada kedua mata, daerah sekitar pupil keruh (lensa keruh), sekitar kornea pada mata sebelah kanan keruh, tidak terdapat strabismus, penglihatan kabur, mata sebelah kanan tidak bisa melihat, mata sebelah kiri kabur, tiak terdapat peradangan, ada riwayat katarak, klien menggunkan alat bantu penglihatan kacamata

3. Hidung: Bentuk hidung simetris, tidak terdapat peradangan, dan tidak terdapat gangguan atau keluhan dalam fungsi membau 4. Mulut dan tenggorokan: Kebersihan baik, mukosa mulut lembab, tidak terdapat peradangan atau stomatitis, tidak terdapat karies, semua gigi ompong, tidak terdapat radang gusi, pasien tidak mengalami kesulitan menelan dan mengunyah 5. Telinga: Kebersihan baik, tidak terdapat peradangan pendengaran terganggu terutama pada telinga sebelah kanan, klien kurang bisa mendengar bila diajak bicara pelan 6. Leher: Tidak terdapat pembesaran kelenjar thyroid, tidak ada distensi vena jugularis, tidak terdapat kaku kuduk 7. Dada: Bentuk dada normal chest, tidak terdapat retraksi intercosta, tidak terdengar suara wheezing dan ronchi pada semua lapang paru, tidak terdapat suara jantung tambahan, ictus cordis tidak teraba 8. Abdomen: Bentuk abdomen flat, tidak terdapat nyeri tekan, perut tidak kembung, perkusi suara timpani, bising usus (+) dengan frekuensi 15 x/menit, dan tidak terdapat massa atau benjolan 9. Genetalia: Kebersihan baik, tidak terdapat haemoroid dan hernia 10. Ekstrimitas: Kekuatan otot : 5 5 5 0 1 2 3 4 5 5

: lumpuh : ada kontraksi : melawan grafitasi dengan sokongan : melawan grafitasi tapi tidak ada tahanan : melawan grafitasi dengan tahanan sedikit : melawan grafitasi dengan kekuatan penuh

Postur tubuh passion: kifosis/ agak membungkuk Rentang gerak: terbatas, klien menggunakan alata bantu tongkat untuk menuntun dia jalan karena penglihatannya menurun

Tidak terdapat deformitas, tidaka da tremor maupun edema pada ekstrimitass, pasien tidak menggunakan alat bantu jalan Reflex: Biseps Triseps Knee Achiles Keterangan: Reflex (+) = normal Reflex (-) = menurun/meningkat 11. Intergument: Kebersihan kulit baik, warna kulit pucat, kulit lembab, dan tidak terdapat gangguan pada kulit Kanan + + + + Kiri + + + +

ANALISIS DATA

Nama Umur No 1 DS: -

: Tn. S : 86 tahun Data Klien mengatakan mata sebelah kanannya sudah tidak bisa melihat sejak 3 tahun yang lalu Klien mengatakan mata sebelah kiri sudah agak kabur Masalah Resiko tinggi cidera Etiologi Penurunan fungsi penglihatan sekunder dan katarak

DO: -

Pencahayaan dan ventilasi ruangan kurang terutama pada kamar tidur tengah Lantai tidak licin Klien menggunkan tongkat untuk menuntun klien berjalan karena penglihatannya kabur Klien menggunakan kacamata untuk melihat Klien sebelumnya memeriksakan penyakit matanya ke optic dan dinyatakan menderita penyakit katarak Bila makan dan minum, klien dibantu anaknya untuk mengambil makanan dan minuman Klien tampak memegangi kepala karena pusing Kurangnya pengetahuan mengenai penyakit katarak Kesalahan persepsi

DS: -

Klien mengatakan apakah benar penyakit mata yang dideritanya Klien menanyakan apa penyebab dari penyakitnya Klien menanyakan apakah setelah dioperasi bisa melihat lagi

DO: -

Klien tidak menjawab bila ditanya atau jawaban yang diberikan salah Klien tmapak sering bertanya mengenai penyakitnya Nyeri sendi Klien mengatakan terasa linu-linu pada kedua kakinya Klien mengatakan nyeri terasa berat jika dibuat diam tapi klau dibuat aktivitas (jalan-jalan) nyeri terasa berkurang Klien menanykan mengapa kakinya sering terasa linu-linu Proses degenerasi

DS: -

DO: -

Skala nyeri 4 (sedang) Postur tubuh klien membungkuk Klien tidak bisa berdiri tegak Jika berjalan klien membungkuk Usia klien 86 tahun Klien tmapak memegangi kakinya yang linu TTV : TD : 125/80 mmHg Nadi : 88x/ mnt RR : 20 x/mnt Sanitasi lingkungan kurang baik Kurang pengetahuan tentang sanitasi rumah sehat

DS: -

Klien mengatakan tidak tahu bagaimana syarat rumah sehat

DO: -

Ventilasi dan pencahayaan kurang pada kamar tidur tengah dan kamar mandi Pencahayaan pada kamar mandi hanya melalui pintu Kebersihan dapur dan kamar mandi kurang