Anda di halaman 1dari 4

Saus tomat

SNI 01-3546-2004

Ruang lingkup Standar ini mencakup tentang acuan normatif, istilah dan definisi, persyaratan, pengambilan contoh, cara uji, syarat lulus uji, higiene, pengemasan dan penandaan untuk saus tomat Istilah dan definisi Saus tomat produk yang dihasilkan dari campuran bubur tomat atau pasta tomat atau padatan tomat yang diperoleh dari tomat yang masak, yang diolah dengan bumbu-bumbu, dengan atau tanpa penambahan bahan pangan lain dan bahan tambahan pangan yang diijinkan Cara uji keasaman Acuan Ranggana, S. (1977), Manual of Analysis of Fruit and Vegetable Products, Tata Mc.Graw Hill, New Delhi, Acidity in Tomato Production. Prinsip Banyaknya basa yang digunakan untuk titrasi menunjukan jumlah asam yang terdapat dalam Contoh . Peralatan a) neraca analitik, terkalibrasi; b) labu ukur 250 ml, terkalibrasi; c) pipet 100 ml, terkalibrai; d) buret 50 ml, terkalibrasi; e) erlenmeyer 250 ml. Pereaksi a) natrium hidroksida, NaOH 0,1 N; b) fenolftalein, PP 0,1% dalam etanol 70%. Prosedur : a) Timbang 10 - 15 g contoh dan tambahkan 200 ml air suling panas sambil diaduk-aduk, kemudian dinginkan sampai suhu kamar. b) Masukkan larutan contoh kedalam labu ukur 250 ml, impitkan sampai tanda tera, kemudian kocok dan saring. c) Pipet 100 ml saringan dan masukkan kedalam Erlenmeyer 250 ml, bubuhi 1 - 3 tetes indikator PP 0,1%. d) Titar dengan larutan NaOH 0,1N sampai titik akhir. e) Bila pada waktu penambahan alkali terbentuk warna kecoklatan yang akan mengganggu titik akhir, tambahkan air panas dan indikator lebih banyak dari yang

seharusnya. f) Catat volume larutan NaOH 0,1N yang digunakan untuk titrasi.

Perhitungan V x N x B x Fp % Keasaman, dihitung sebagai asam asetat = W Dengan: V adalah volume larutan NaOH 0,1 N yang digunakan untuk titrasi, ml; N adalah normalitas larutan NaOH 0,1 N; B adalah bobot setara asam setat; Fp adalah faktor pengenceran; W adalah bobot contoh, mg. x 100 %

DAFTAR SNI BSN

1. SNI 01-6237-2000 Gula merah tebu 2. SNI 01-1898-2002 Teh wangi 3. SNI 01-2976-2006 Saus cabe 4. SNI 01-7265.1-2006 Sotong dalam kaleng - Bagian 1: Spesifikasi 5. SNI 01-7266.1-2006 Bakso ikan beku - Bagian 1: Spesifikasi 6. SNI 01-7266.3-2006 Bakso ikan beku - Bagian 3: Penanganan dan pengolahan 7. SNI 01-6683-2002 Naget ayam (Chicken nugget) 8. SNI 01-6684-2002 Minuman energi 9. SNI 01-6685-2002 Kopi gula susu dalam kemasan 10. SNI 01-2886-2000 Makanan ringan ekstrudat 11. RSNI3 7759:2011 Kaki Naga Ikan 12. RSNI3 7758:2011 Nugget Ikan 13. RSNI3 7755:2011 Sosis ikan 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. 23. 24. 25. 26. 27. 28. 29. SNI 4591:2010 Dekstrosa monohidrat SNI 01-3551-2000 Mi instan SNI 06-6318-2000 Boraks teknis untuk fotografi SNI 06-6320-2000 Kalium bikarbonat teknis SNI 01-1898-2002 Teh wangi SNI 01-3541-2002 Margarin SNI 01-3741-2002 Minyak goreng SNI 06-0032-2004 Aluminium sulfat padat SNI 01-7084-2005 Simplisia jahe SNI 01-7148-2005 Minuman khusus ibu hamil dan atau ibu menyusui SNI 01-2976-2006 Saus cabe SNI 4258.1:2010 Sorbitol-Bagian 1: Sorbitol cair SNI 4258.2:2010 Sorbitol-Bagian 2: Sorbitol bubuk RSNI3 7744:2011 Natrium siklamat RSNI4 7387:2009 Batas maksimum cemaran logam berat dalam pangan SNI 01-6683-2002 Naget ayam (Chicken nugget)

30. 31. 32. 33. 34. 35. 36. 37.

SNI 01-6684-2002 Minuman energi SNI 01-6685-2002 Kopi gula susu dalam kemasan SNI 02-6680-2002 Pupuk anorganik hara mikro campuran cair SNI 3140.3:2010 Gula kristal - Bagian 3: Putih SNI 01-2899-2000 Cara uji garam meja dan garam konsumsi SNI 3141.1:2011 Susu segar-Bagian 1: Sapi SNI 7598:2010 Maltitol cair SNI 7599:2010 Maltodekstrin

38. SNI 01-4867.3-1998 Sari buah apel 39. SNI 01-4867.1-1998 Sari buah tomat 40. SNI 01-4867.2-1998 Sari buah anggur