Anda di halaman 1dari 7

lPa,

J/4N

?eaxt t xurl /vl(rlqi

?obu,48-3-2ote

Jo, : o/eo

MATERI UJI

PRAKTIKUTKIMIA

1. 2. 3. 4. 5.

Memperagakan bentuk geometri molekul Menentukan kadar ( M ) HCI dengan cara titrasi Menentukan kadar { Y") asam asetat dalam cuka dapur

Mengamati sifat hidrolisis garam Memperkirakan pH beberapa larltan dengan indikator


:

PENILAIAN

A.

SATU JAM SEBELUM UJIAN PRAKTEK UNDI MATERI UJIAN DILANJUTKAN UJI MATERI

PRAKTIKUM

l.TUJUAN PRAKTIKUM
2.ALAT/BAHAN PRAKTI
3.CARA KERJA
B. KU

PELAKSANAAN PRAKTIKUM

1. PENGGUNAAN ALAT 2. CARA KERJA

3. KEBERSIHAN DAN KERAPIAN c. AKHIR PRAKTIKUM


1. ANALISIS

2. KESIMPULAM 3. JAWABAN PERTANYAAN

1.

MEMPERAGAKAN BENTUK GEOMETRI MOLEKUL

ALAT/BAHAN: MOLIMOOD Atom C = bola warna hitam Atom H = bola warna putih Atom N = bola warna biru Atom B = bola warna hijau Atom F = bola lvarna ungu Atom O = bola warna merah
CARA KERJA
..

1. 2.

Tentukan domain elektron dan rumus geometri molekul CHa, kemudian tentukan bentuk geometri molekulnya.
Buat model bola { molimood } untuk olekul
CH+

3.

Amati dan catat bentuk molekul


:

CHa ,H2O, BF3

dan

C2H2

HASIL PENGAMATAN

MOLEKUL

BENTUK MOLEKUL

GAMBAR MODEL MOLEKUL

PERTANYAAN

!. 2. 3. 4.

Dari hasil pengamatan, diperoleh gambar bentuk molekul yang berbeda-beda pada senyawa yang berlainan. Apa yang menyebabkan perbedaan itu
?

Jelaskanpengaruh PEB pada bentuk molekul NH3 dan HzO Mengapa bentuk molekul NH: tidak sama dengan BF3 meskipun jumlah atomnya sama

Berdasarkan rumus , tentukan elektron valensi , PEI dan PEB untuk atom N pada molekul

NH3{nomoratomN=7)

2,

MENENTUKAN KADAR { M ) HCL DENGAN CARA TITRASI

ALAT: :

1-.Tabung reaksi

2.PiPet tetes BAHAN


1.NaOH 0,1- M

2.HCI X M

3.lndikator
CARA KERJA
:

PP

1.. Ambil

10 tetes HCI X M menggunakan pipet tetes , tam bah 1 tetes indikator

PP dan amati warna larutan.

2. 3.

Titrasi ( tambahkan secara tetes demi tetes ) lai"utan fJaOH 0,1M ,hingga tepat mulai berubah warna nya, catat warna yang terjadi dan volume
NaOH 0,1- M Lakukan titrasi 3 kali sampai volume NaoH 0,1 M yang dibutuhkan

tetaP/hamPir sama.

HASIL PENGAMATAN

Titrasi
1

Volum NaOH 0,1M

Volum HCI X M

PERTANYAAN:

1..

Buatlah persamaan reaksi penetralan natrium hidroksida dan asam klorida pada percobaan diatas.

Z. Mengapa dalam titrasi/ penetralan tei"sebut menggunakan indikator PP 3. Apakah hasil reaksi bersifat netral , jelaskan' 4. Buatlah grafik reaksi penetralan asam kuat- basa kuat dan indikator yang digunakan
dalam titrasi nYa'

5.

Buatlah grafik reaksi penetralan asam lemah - basa kuat dan indikator yang
digunakan dalam titrasi n'7a.

3.MENENTUKAN KADAR {% )ASAM ASETAT DALAM CUKA DAPUR ALAT:

1. 2. 3. 4. 5. 6.
BAHAN
:

Gelas ukur 10 ml Labu ukur 1-00 t'nl

Pipet tetes
Labu erlenmever 200 ml

Buret Corong kecil

1. 2. 3.

Cuka dapur

Larutan NaCH 0,1 M

Indikator
:

PP

CARA KERJA

1,. Ambil 2 ml cuka dapur dengan gelas ukur


100 ml.

10 ml dan tuangkan kedalam labu ukur

2. 3. 4. 5.

Encerkan cuka dapur

tersebut dengan menambahkan air sampai volumenya

mencapai 100 ml . Kocok larutan cuka dapur hingga rata. Ambil 25 ml cuka dapur yang telah diencerkan tersebut dan tuangkan kedalam labu

erlenmyer . Tambahkan 2-3 tetes indikator larutannya.

PP, goyangkan higga

rata, amati warna

Masukkan larutan NaOH 0,1 M ke dalam buret hingga tanda strip ( no! ) Teteskan larutan NaOH 0,1 M dari buret ke dalam labu erlenmeyer yang telah di isi
25 ml cuka dapur tersebut hingga larutan

tepat mulai

berubah warna menjadi

merah muda, goyangkan labu erlenmeyer agar NaOH 0,1 M yang ditambahkan
merata.

6.

Ulangi langkah 3-5 sampai diperoleh volum yang tetap ( 3 kali titr"asi
:

HASIL PENGAMATAN

Titrasi
T

Volum lar. Cuka dapur


25 ml 25 ml 25 ml

Volum NaOH

0,1. M

2 5

PERTANYAAN

1. 2. 3.

Mengapa pada titrasi digunakan indikator PP Hitung konsentrasi ( mol/L) CH3COOH dalam cuka dapur ( ingat 6"1't*^/3 YanB dititrasi telah mengalami telah mengalami pengenceran ) Tuliskan persamaan reaksi yang terjadi pada titrasi tersebut. A 1

4.MENGAMATI SIFAT HIDROLISIS GARAM ALAT:

1. 2.
BAHAN
:

Pipet Tetes Plat tetes

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.

Larutan NaCl 1 M Larutan NH4CI1 M Larutan CH3COONa 1 Larutan Na2CO3


1,4

1M

Larutan Na3POn 0,3 M Larutan Al2(SO4)3 1 M Kertas lakmus merah dan biru

CARA KERJA

1. Siapkan plat tetes yang di atasnya diletakkan kertas lakmus merah dan biru. 2. Tetesi masing-masing kertas lakmus merah dan biru berturut-turut dengan larutan
NaCl, NHaCl, CH3CO0N4 Na2CO3, Na3POa, dan Al2(SOa)3 {gunakan kertas

3.

lakmus yang berbeda untuk masing-masing larutan). Amati dan catat perubahan yang terjadi pada lakmus.
:

HASIL PENGAMATAN

Larutan
1.

Perubahan Warna Indikator Lakmus l'Jlerah Lakmus Biru

pH (<7, =7,>7)

Sifat Larutan

NaCl 1 M

2.

NH"CI 1 M
CH"COONa 1 M NarCOa l- M Na3POa 0,3 M

3. 4.
5.

6.

Al,(so")" 1M

PERTANYAAN

1.

Larutan-larutan garam yang manakah yang bersifat

a. b. c.

Asam?

Netral?
Basa?

2.

Lengkapilah tabel berikut.


Garam NaCl 1 M Basa Pembentuk Rumus Kuat

Asam Pembentuk
Lemah Rumus Kuat

Lemah

NH4CI ]. M CH"COONa 1 M NarCO. 1 M Na2POa 0,3 M

Alr(son). 1M

3. 4. 5. 6. 7. 8.

Jelaskan mengapa masing-masing larutan itu bersifat asam, basa, atau netral.

Apakah semua garam yang diuji dalam percobaan ini mengalami hidrolisis? Jika ada yag mengalami hidrolisis, garam apa sajakah itu? Tuliskan reaksi hidrolisis yang terjadi pada garam-garam tersebut. Tuliskan pula jenis

hidrolisis yang dialaminya: hidrolisis sebagian atau hidrolisis sempurna. Jika menurut Anda ada garam dalam percobaan ini yang tidak mengalami hidrolisis, garam apa sajakah itu? Lalu, reaksi apa yang terjadi pada garam tersebut dalam air? Tuliskan
reaksinya. Berdasarkan harga pH yang Anda peroleh dari percobaan, bagaimanakah perbedaan harga pH untuk garam yang tidak terhidrolisis dan garam yang terhidrolisis? Bagaimana sifat larutan dan pH garam amonium asetat dalam air? Jelaskan.

5.MEMPERKIRAKAN pH BEBERAPA LARUTAN DENGAN IDIKATOR

ALAT:

l.Tabung reaksi
2.Rak tabung reaksi
3.

Pipet tetes

BAHAN

1.Air suling
2. larutan NaCl

6.

lndikator .metil jingga

7. lndikator metil merah 8. Indikator


PP

3. Na2CO3
4. Air sabun

9. lndikator brom timol biru

5.lndikator lakmus merah dan biru

INDIKATOR
l t^rt{

RENTANG pH 2,9 - 4,0 4,2- 6,3

rvre{-il JrlrBBd

ii----

PERUBAHAN WARNA ivlerah - kuning

Metil merah
Kertas lakmus Brom timol biru
PP

5,5 6,4 8,3 1_o

-7,6

Merah - kuning Merah - biru Kuning - biru Tidak berwarna - merah

CARA KERJA

1. 2. 3. 4. 5.

Masukkan larutan ke dalam tabung reaksi kira-kira setinggi 2 cm. Celupkan kertas indikator lakmus merah dan biru ke dalam larutan. Amati perubahan warnanya. Periksa dan catat pH larutan sesuai trayek perubahan warna

indikator.
Tambahkan 2 tetes indikatar" metil jingga. Amati perubahan warnanya. Periksa dan catat pH larutan sesuai trayek perubahan warna indikator. Ganti larutan dalam tabung reaksi dengan yang baru dan lakukan langkah 3 dengan

indikator cair lainnya (metil merah dan pp). Dengan menggabungkan hasil pencatatan pH tiap indikator, perkirakan harga pH masing-masing larutan tersebut.
:

HASIL PENGAMATAN

No.

Larutan
7

at Cair

Metil jingga

Metil
merah

pH Larutan dariTiap Indikator Lakmus Lakmus Brom merah biru timol

pp

Perkiraan
pH

biru
'J..

Larutan

2.

3. 4.

PERTANYAAN:

L.

Kelompokkan zat cair

/ larutan

yang diuji tersebut ke dalam

a. b. c. 2. 3.

Larutan asam Larutan netral Larutan basa

Kelompokkan zat yang Anda uji tersebut berdasarkan ketepatan pemakaian indikator (gabungan atau tunggal). Jelaskan bagaimana memilih indikator yang tepat untuk menentukan pH suatu larutan.

'1

T
.