Anda di halaman 1dari 15

Format Audio

Posted on 22 February 2011 by dpamudji Bicara tentang format audio pastinya kita langsung tertuju pada salah satu format audio yaitu mp3. Mp3 memang merupakan salah satu dari format audio. Namun sebenarnya format audio bukan hanya Mp3. Ada banyak sekali format audio, seperti wav, midi, real audio, dan sebagainya. Format-format yang baru saja disebutkan merupakan format audio digital. Sebelum memasuki penjelasan dari tiap-tiap format audio, ada baiknya kita ketahui terlebih dahulu sejarah dari format audio itu sendiri. Sejarah Format Audio Pada tahun 1887, seorang pria asal perancis yang memiliki nama Carles Cros memiliki ide untuk membuat piringan hitam dengan sebuah alat yang memiliki pena yang bergetar dan menghasilkan bunyi yang berasal dari sebuah disc. Sayangnya ia tidak pernah dapat mewujudkannya. Pada tahun yang sama, ilmuwan terkenal Thomas Alfa Edison menemukan alat yang dinamakan Phonograph yang digunakan untuk merekam suara yang kebanyakan digunakan untuk keperluan kantor. Pada tahun berikutnya atau sekitar tahun 1888 Emilie Berline menemukan piringan hitam jenis baru yang ia patenkan dengan nama Berliner Gramaphone. Pada tahun 1918 atau 20 tahun setelah dipatenkannya gramaphone tersebut, merupakan batas akhir dari hak paten. Oleh sebab itu semua label rekaman pada saat itu berlomba-lomba untuk memproduksi piringan hitam tersebut. Dahulu piringan hitam hanya bisa dinikmati oleh kalangan menengah keatas. Sekitar tahun 1963, era piringan hitam mulai tergantikan dengan kehadiran Compact Audio Cassette(menggunakan pita) yang diperkenalkan oleh Phillips. Kemudian di tahun 1965, mulai diproduksi secara masal. Pada tahun 1971, Advant Corp memperkenalkan Model 201 tape deck yang dikombinasikan Dolby type B dan chromium dioxide (CrO2). Pada saat inilah cikal bakal dari music cassete player. Setelah mulai populer di kalangan masyarakat, pada tahun 1980-an Sony memperkenalkan Walkman sebagai pemutar kaset portable pertama. Di era 90-an, kaset yang menggunakan pita mulai terancam dengan kehadiran pemutar musik yang berupa piringan dengan menggunakan sinar laser. Produk ini dinamakan Laser Disc. Namun karena dianggap kurang efisien karena memiliki bentuk yang besar, munculah Compact Disc sebagai alternatif pemutar musik yang memiliki bentuk lebih kecil. Munculnya CD pun masih dianggap memiliki kekurangan karena tidak bisa menampilkan gambar, akhirnya muncul Video Compact Disc (VCD). Dengan kemajuan teknologi yang terus berkembang, maka pemutar musik menggunakan piringan ini pun ikut berkembang menjadi DVD dengan kapasitas 4.7 Gb per layer dan terakhir tercipta Blueray yang memiliki kapasitas 25 Gb per layer. Sebenarnya sempat terdengar kabar bahwa ada sekelompok ilmuwan yang menciptakan DVD dengan kapasitas 500 Gb per layer, namun hingga saat ini belum bisa dipastikan kebenarannya karena belum muncul produk tersebut dipasaran. Pada zaman informasi seperti saat ini, hampir seluruh produksi di bidang audio menggunakan teknologi komputer. Hal inilah yang menyebabkan timbulnya format audio digital. Sebelumnya telah disebutkan beberapa format audio digital. Sekarang kita akan masuk kepada pembahasan dari format audio digital:

WAV

WAV yang merupakan kependekan dari WAVeform audio format yang dikembangkan oleh Microsoft dan IBM menjadi format standar suara de-facto Windows. Awal dari hasil ripping CD direkam menggunakan format ini sebelum dikonversi ke format lain. Namun seiring berjalannya waktu, hal ini dilewatkan karena ukuran file dengan format WAV yang besar. Mp3

Mp3 atau MPEG Audio Layer 3 merupakan format paling populer diindustri musik digital. Hal ini karena ukuran file yang kecil dengan kualitas yang hampir sama dengan CD audio. Midi

Format ini sangat cocok untuk dimainkan di synthesizer atau peralatan elektronik lainnya. Format ini hanya mengandung suara instrumen/alat musik, sehingga lebih cocok sebagai media untuk menyimpan suara yang menjadi pelengkap di alat musik keyboard atau menjadi ringtone di handphone. AAC

AAC atau Advanced Audio Coding merupakan format standar Motion Picture Expert Group (MPEG), sejak standar MPEG-2 diberlakukan pada tahun 1997. Format ini digunakan oleh Apple pada toko musik online mereka, iTunes. Real Audio

Salah satu format yang biasa ditemukan pada bitrate yang rendah. Format dari RealNetworks ini umumnya digunakan untuk layanan streaming audio. Pada bitrate 128 kbps ke atas Real Audio menggunakan standar AAC MPEG-4. WMA

WMA atau Windows Media Audio merupakan format paling disukai oleh vendor musik karena mendukung DRM. DRM atau Digital Rights Management sendiri merupakan fitur untuk mencegah pembajakan.
http://dpamudji.wordpress.com/2011/02/22/format-audio/

Format/bentukjadi berkas audio (bahasa Inggris: audio file format) adalah suatu bentukjadi yang digunakan dalam menyimpan berkas audio pada sistem komputer. Bentukjadi audio terbagi menjadi 3 golongan: mentah, pemampatan tanpa kehilangan mutu, dan pemampatan biasa.

Jenis-jenis bentukjadi
Mentah

PCM WAV (Waveform Audio Format)

WAV adalah singkatan dari istilah dalam bahasa Inggris waveform audio format merupakan standar format berkas audio yang dikembangkan oleh Microsoft dan IBM. WAV merupakan varian dari format bitstream RIFF dan mirip dengan format IFF dan AIFF yang digunakan komputer Amiga dan Macintosh. Baik WAV maupun AIFF kompatibel dengan sistem operasi Windows dan Macintosh. Walaupun WAV dapat menampung audio dalam bentuk terkompresi, umumnya format WAV merupakan audio yang tidak terkompres.

AIFF

Audio Interchange File Format (AIFF) merupakan format standar untuk Mac[1]. AIFF yaitu berkas suara digital yang tidak terkompres seperti berkas yang ada dalam CD audio[2]. Dengan memutarnya di Windows, sebuah lagu di CD tampil sebagai CDA (CD Audio Track).[2] Namun demikian dapat bekerja di Windows setelah QuickTime atau sesudannya diinstal[1]. Selain digunakan di Mac, juga digunakan di Workstation Silicon Graphics. Berkas dari AIFF menggunakan ekstensi .AIF. Audio Interchange File Format dikembangkan oleh Apple Computer[1]. Sebuah variasi dari AIFF adalah berkas AFC yang dapat memadatkan data berkas yang dikandungnya. Berkas tersebut dimulai dengan header yang menggambarkan format internal dari data audio yang berbentuk sampling rate, jumlah saluran, identifikasi data dan sebagainya[1]. Format data audio mengikuti header. Karena sebagian besar yang menggunakan AIFF berbasis pada mikroprosesor Motorola, berkas ini menggunakan byte yang besar.[1]

AU BWF

[sunting] Pemampatan tanpa kehilangan mutu


FLAC (Free Lossless Audio Codec) WavPack Monkey's Audio (filename extension APE) WavPack (filename extension WV) Shorten Tom's Lossless Audio Kompressor (TAK) TTA ATRAC Advanced Lossless Apple Lossless (ALAC) Lossless Windows Media Audio (WMA)

[sunting] Pemampatan biasa


MP3 Vorbis (OGG) Musepack (MPC) ATRAC Lossy Windows Media Audio (WMA) AAC (Advanced Audio Coding) RAW mid (MIDI)

gsm dct vox mp4/m4a(MPEG-4) mmf (Samsung) ra (Real Audio) ram (Real Audio) dss (Digital Speech Standard) msv (Sony) dvf (Sony) IVS m4p (Apple) iklax mxp4 Sony atrac (.wav), untuk membukanya perlu pengandar (driver) ATRAC3

http://id.wikipedia.org/wiki/Format_berkas_audio

Format Video

1. AVI ( Audio Video Interleaved ) AVI diperkenalkan oleh microsoft pada tahun1992 sebagai teknologi video for windows.File AVI menyimpan data audio dan video dan data audio video dapat dikompres menggunakan berbagai codec. Kualitas dan kapasitas tergantung pada codec dan secara khusus codec yang digunakan adalah MPEG. 2. MPEG MPEG adalah format kompresi untuk video maupun audio yang distandarisasi oleh moving picture experts group .Contohnya MPEG-4 dapat mengompres file ketika menyimpan video,lalu ketika video tersebut diputar,codec MPEG-4 akan mengembangkan lagi ukuran file ini,jadi tingkat penurunan kualitas video maupun audio menjadi sangat minimal dengan ukuran kompresi file yang maksimal.yang distandarisasi oleh moving picture experts group yang terbentuk oleh 350 perusahaan dan organisasi. 3. 3GP ( 3GPP Format File )

3Gp adalah sebuah multimedia container format yang ditetapkan oleh Third Generation Partnership Project untuk 3G UMTS jasa multimedia. Yang digunakan di 3G ponsel, tetapi juga dapat dimainkan pada beberapa 2G dan 4G. Ukuran-nya pun lebih kecil dari pada AVI dan MPEG. 4. FLV ( Flash Video ) FLV adalah sebuah wadah format file yang digunakan untuk mengirimkan video melalui internet mengunakan Adobe Flash Player. Format FLV juga memiliki ukuran yang lebih kecil dari AVI dan MOV, tetapi lebih besar dari format SWF dan MPEG.

5. SWF SWF adalah format file untuk multimedia, grafik vektor dan ActionScript.Format SWF memiliki ukuran sedang, kira kira setengah ukuran AVI. 6. MOV MOV format video yang dibuat oleh Apple Computer untuk membuat, mengedit, menerbitkan, dan melihat file multimedia. MOV format file video dapat berisi video, animasi, grafis, 3D dan virtual reality konten. MOV format video berfungsi sebagai wadah multimedia file yang berisi satu atau lebih track.

Format audio

Jenis-Jenis Format Audio Secara umum ada 3 kelompok utama format file audio : 1.Format file audio tanpa kompresi seperti file WAV, AIFF, AU dan raw header-less PCM. 2.Format file audio dengan kompresi lossy seperti MP3, Vorbis, Mousepack, AAC, ATRAC, dan lossy Windows Media Audio (WMA). 3.Format file audio dengan kompresi lossless, seperti FLAC, Monkeys Audio (filename extension APE), WavPack(filename extension WV), Shorten, Toms lossless Audio Kompressor(TAK), TTA, ATRAC Advanced Lossless, Apple Lossless, MPEG-4 SLS, MPEG-4 ALS, MPEG-4 DST, Windows Media Audio Lossless(WMA Lossless). Format-format tersebut terbagi menjadi 3 bagian, yaitu free dan open, free, dan proprietary. Free dan open : wav, ogg, mpc, flac, aiff, raw, au, dan midi. Free : gsm, dct, vox, aac, mp4, dan mmf Proprietary : mp3, wma, atrac, ra, ram, dss, msv, dvf, m4p, 3gp, amr, dan awb.

1. MP3 (Audio Layer 3) MP3 adalah salah satu format be rkas pengodean suara.MP3 memakai sebuah transformasi hybrid untuk mentransformasikan sinyal pada ranah waktu ke sinyal pada ranah frekuensi. MP3 mempunyai beberapa batasan limit:

Bit rate terbatas, maksimum 320 kbit/s ,beberapa encoder dapat menghasilkan bit rate yang lebih tinggi, tetapi sangat sedikit dukungan untuk mp3-mp3 yang memiliki bit rate tinggi.

Resolusi waktu yang digunakan mp3 rendah untuk sinyal-sinyal suara yang sangat transient, sehingga dapat menyebabkan noise. Resolusi frekuensi terbatasi oleh ukuran window Tidak ada scalefactorband untuk frekuensi di atas 15,5 atau 15,8 kHz Mode jointstereo dilakukan pada basis per frame Delay bagi encoder/decoder tidak didefinisikan, Tetapi, beberapa encoder seperti LAME dapat menambahkan metadata tambahan yang memberikan informasi kepada MP3 Player.

2. MIDI MIDI menyediakan format file musik instrumen .Seperti catatan dan informasi instrumen kontrol yang diperlukan untuk memutar lagu. Standarisasi ini memungkinkan satu paket perangkat lunak untuk membuat dan menyimpan file yang nantinya dapat dimuat dan diedit oleh program lain yang sama sekali berbeda, bahkan pada berbagai jenis komputer. Hampir setiap sequencer software musik mampu memuat dan menyimpan file standar MIDI. 3. AAC AAC merupakan format audio menggunakan lossy compression (data hasil kompresi tidak bisa dikembalikan lagi ke data sebelum dikompres secara sempurna, karena ada data yang hilang). Cara kerja dari AAC adalah Bagian-bagian sinyal yang tidak relevan dibuang, sinyal yang redundan dihilangkan, dilakukan proses MDCT (Modified Discret Cosine Transform) berdasarkan tingkat kompleksitas sinyal, adanya penambahan Internal Error Correction,kemudian sinyal disimpan atau dipancarkan. 4. WAV WAV adalah file audio yang tidak terkompres sehingga seluruh sampel audio disimpan semuanya di media penyimpanan dalam bentuk digital. Karena ukurannya yang besar, file WAV jarang digunakan sebagai file audio di Internet.WAV merupakan format file audio yang dikembangkan oleh Microsoft dan IBM sebagai standar untuk menyimpan file audio pada PC, dengan menggunakan coding PCM (Pulse Code Modulation).

Format Grafis

1. Bitmap Merupakan standar grafik yang dikembangkan oleh Microsoft untuk menampilkan gambar pada Windows. 2. JPEG Joint Photographic Experts Group (JPEG) adalah format gambar yang digunakan untuk menyimpan gambar-gambar hasil foto dengan ukuran lebih kecil. Mampu menayangkan warna dengan kedalaman 24-bit true color.JPEG mengkompresi gambar dengan sifat lossy.

3.GIF (Graphic Interchange Format) GIF adalah format setandar untuk publikasi elektronik dan internet.yang mampu menyimpan animasi dua dimensi.Format file ini mampu mengkompres dengan ukuran kecil menggunakan kompresi LZW.Format GIF mampu menayangkan maksimum sebanyak 256 warna karena format GIF menggunakan 8- bit untuk setiap pixel-nya.
http://afwandi123.wordpress.com/2011/03/25/macam-macam-jenis-format-pada-video-audio-dangrafik/

Jenis-Jenis Format File Audio Secara umum, ada 3 kelompok utama format file audio : 1.Format file audio tanpa kompresi,seperti file WAV, AIFF, AU dan raw header-less PCM. 2.Format file audio dengan kompresi lossy, seperti MP3, Vorbis, Mousepack, AAC, ATRAC, dan lossy Windows Media Audio (WMA). 3.Format file audio dengan kompresi lossless, seperti FLAC, Monkeys Audio (filename extension APE), WavPack(filename extension WV), Shorten, Toms lossless Audio Kompressor(TAK), TTA, ATRAC Advanced Lossless, Apple Lossless, MPEG-4 SLS, MPEG-4 ALS, MPEG-4 DST, Windows Media Audio Lossless(WMA Lossless). Dari format-format tersebut, terbagi menjadi 3 bagian, yaitu free dan open, free, dan proprietary. Free dan open : wav, ogg, mpc, flac, aiff, raw, au, dan midi Free : gsm, dct, vox, aac, mp4, dan mmf Proprietary : mp3, wma, atrac, ra, ram, dss, msv, dvf, m4p, 3gp, amr, dan awb A. Format CD Ekstensi : .cda File dengan ekstensi .cda merupakan representasi dari track CD-audio. File dengan format .cda dapat langsung dijalankan melalui CD-ROM, sementara filenya sendiri tidak mempunyai informasi kode modulasi apapun sehingga jika dikopi ke dalam harddisk, file tersebut menjadi tidak dapat di-play. Pada November 1984, dua tahun setelah CD diproduksi secara missal, Sony mengeluarkan Discman sebagai media pemutar portable. Agar dapat mengambil/mengkopi file audio dari CD-Audio, dibutuhkan software khusus atau ripping untuk mengubah dari format .cda menjadi format lain yang dapat disimpan di computer. B. Format Advanced Audio Coding (AAC) Ekstensi : .m4a, .m4b, .m4p, .m4v, .m4r, .3gp, .mp4, .aac

AAC merupakan format audio menggunakan lossy compression (data hasil kompresi tidak bisa dikembalikan lagi ke data sebelum dikompres secara sempurna, karena ada data yang hilang). Cara kerja AAC :

Bagian-bagian sinyal yang tidak relevan dibuang Menghilangkan bagian-bagian sinyal yang redundan Dilakukan proses MDCT (Modified Discret Cosine Transform) berdasarkan tingkat kompleksitas sinyal Adanya penambahan Internal Error Connection Kemudian sinyal disimpan atau dipancarkan

Saat ini, AAC merupakan standar format untuk telepon selular seperti Apples iPhone, Sony Ericsson, N-series, dan model S40 dari Nokia, serta telepon sel berbasis Android. Juga perangkat portable seperti iPod, iTunes, Sony Playstation Portable, generasi terbaru dari Walkman Sony, semua jenis telepon Nintendos Wii, Nintendo DSi, mendukung format AAC. Kepopuleran format ini dikarenakan audio codec-nya yang menyempurnakan MP3, seperti pada jangkauan sample rate yang lebih banyak (8 Hz-96 kHz), memiliki 48 channerl, dan suara yang lebih bagus untuk bit yang lebih rendah (di bawah 16 Hz). Portable player untuk format file AAC adalah Archos, Creative Zen Portable, Microsoft Zune, SanDisk Sansa, Sony Playstation Portable (PSP), Sony Walkman, Nintendo DSi, dan Cowon. C. Format Waveform Audio (WAV) Ekstensi : .wav atau .wv WAV merupakan format file audio yang dikembangkan oleh Microsoft dan IBM sebagai standar untuk menyimpan file audio pada PC, dengan menggunakan coding PCM (Pulse Code Modulation). Tidak seperti AAV, file WAV adalah file audio yang tidak terkompres sehingga seluruh sampel audio disimpan semuanya di media penyimpanan dalam bentuk digital. Karena ukurannya yang besar, file WAV jarang digunakan sebagai file audio di Internet. D. Format Audio Interchange File Format (AIFF) Ekstensi : .aiff, .aif, .aifc File AIFF merupakan format file audio standar yang digunakan untuk menyimpan data suara untuk PC dan perangkat audio elektronik lainnya, yang dikembangkan oleh Apple pada tahun 1988. Standar dari file AIFF adalah uncomressed code pulse-modulation (PCM), namun juga ada varian terkompresi yang dikenal sebagai AIFF AIFF-C atau aifc, dengan berbagai kompresi codec. E. Format MPEG Audio Layer 3 (MP3) Ekstensi : .mp3

Pada awalnya, format MP3 ini dikembangkan oleh seorang Jerman bernama Karlheinz Brandenburg, memakai pengodean Pulse Code Modulation (PCM). Prinsip yang dipergunakan oleh MP3 adalah mengurangi jumlah bit yang diperlukan dengan menggunakan model psychoacoustic untuk menghilangkan komponen-komponen suara yang tidak terdengar oleh manusia sehingga adapat digolongkan file audio dengan kompresi lossy. Pada tahun 1991, file MP3 distandarisasi dan tahun 1994 hingga akhir tahun 2000, popularitas dari MP3 semakin meningkat dengan semakin mudahnya akses Internet. Munculnya software untuk menjalankan file MP3 seperti Winamp di tahun 1997 yang dikembangkan oleh Nullsoft, dan player console untuk Linux, mp123, juga membuat file MP3 semakin digemari. Beberapa batasan dari file MP3 ini adalah :

Bit rate terbatas, maksimum 320 kbit/s (beberapa encoder dapat menghasilkan bit rate yang lebih tinggi, tetapi sangat sedikit dukungan untuk mp3-mp3 tersebut yang memiliki bit rate tinggi). Resolusi waktu yang digunakan mp3 dapat menjadi terlalu rendah untuk sinyal-sinyal suara yang sangat transient, sehingga dapat menyebabkan noise. Resolusi frekuensi terbatasi oleh ukuran window yang panjang kecil, mengurangi efisiensi coding. Tidak ada scale factor band untuk frekuensi di atas 15,5 atau 15,8 kHz. Mode jointstereo dilakukan pada basis per frame. Delay bagi encoder/decoder tidak didefinisikan, sehingga tidak ada dorongan untuk gapless playback (pemutaran audio tanpa gap). Tetapi, beberapa encoder seperti LAME, dapat menambahkan metadata tambahan yang memberikan informasi kepada MP3 player untuk mengatasi hal ini.

F. Format MIDI

Ekstensi : .mid Merupakan standar yang dibuat oleh perusahaan alat-alat music elektronik berupa serangkaian spesifikasi agar berbagai instrument dapat berkomunikasi. Dengan menggunakan format MIDI, perangkat elektronik seperti keyboard dan computer dapat melakukan sinkronisasi satu sama lain. Interface MIDI terdiri dari 2 komponen yaitu :

Perangkat keras, merupakan hardware yang terhubung dengan peralatan (keyboar/computer) Data format yang mengandung pengkodean informasi (spesifikasi instrument, awal/akhir nada, frekuensi dan volume suara).

G. Format Monkeys Audio Ekstensi : .ape, .apl Merupakan format file audio dengan kompresi lossless sehingga tidak mengurangi kualitas suara. Umumnya, sebuah file audio dengan format Monkeys Audio mempunyai ukuran lebih besar 3-5 kali dibandingkan dengan format MP3 (pada bitrate 192 Kb/s). Secara resmi,

Monkey Audio hanya mendukung platform Windows, seperti yang ditulis di website resminya. Pada masa-masa mendatang, Monkey Audio akan mendukung untuk platform Linux dan Mac OS. Player yang dapat digunakan untuk menjalankan file format ini adalah Monkeys Audio.
http://blog.ub.ac.id/indracypid/2010/04/17/format-file-audio/ Jenis File Audio Digital dalam Multi Media

Jenis File Audio Digital Setiap bentuk file audio memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Format file audio tersebut dapat dirubah sesuai dengan kebutuhan. Format file audio bermacammacam, diantaranya : a. .WAV, format file ini merupakan dasar dari format audio file yang memiliki kualitas suara terbaik, hanya saja file ini membutuhkan tempat penyimpanan yang besar. Pemilihan format ini sangat tepat apabila membutuhkan kualitas audio yang baik dan memiliki tempat penyimpanan yang besar. Format file ini mendukung untuk mono atau stereo. b. Amiga IFF-8SVX (.IFF, .SVX), format Amiga 8SVX adalah 8-bit mono, format ini dihasilkan oleh the Commodore Amiga computer, format ini juga dapat dikompres menjadi 4-bit Fibonacci delta encoded format. c. Apple AIFF (.AIF, .SND), format ini adalah format audio standar milik Apple Computer. Seperti WAV milik Windows, AIFF mendukung untuk fasilitas mono atau stereo, 16-bit atau 8-bit.

d. Dialogic ADPCM (.VOX), format Dialogic ADPCM ini biasanya ditemui pada aplikasi telepon. Format ini hanya dapat menyimpan audio mono 16-bit, dan seperti format ADPCM lainnya file ini dapat dikompres hingga 4-bit. e. DiamondWare Digitized (.DWD), ini adalah format audio yang digunakan oleh perangkat DiamondWare's Sound, biasanya format ini digunakan oleh para programmer untuk menghasilkan audio interaktif yang diaplikasikan pada game dan multimedia. Format ini juga medukung baik mono maupun stereo. f. MPEG Layer 3 (.MP3), ini merupakan format audio file yang banyak diminati oleh para pengguna komputer, karena disamping kualitas yang dihasilkan baik file ini juga tidak memerlukan tempat penimpanan yang besar. g. Next/Sun (.AU, .SND), adalah format standar yang dapat ditemukan pada NeXT dan Sun computer. h. Real Media (.RM), format audio ini biasanya dapat ditemukan pada jaringan initernet. i. Sound Blaster (.VOC), ini adalah format audio file dari Sound Blaster dan format file suara dari Sound Blaster Pro. Format ini hanya mendukung 8-bit audio, mono hingga 44.1 KHz, dan stereo hingga 22 KHz. j. PCM Raw Data (.PCM), PCM (Pulse Code Modulation) adalah format audio yang sangat sederhana. Format ini adalah format file standar yang belum dikompres seperti halnya file .WAV pada Windows atau AIFF pada Apple. http://www.m-edukasi.web.id/2011/10/jenis-file-audio-digital-dalam-multi.html

. MP3 ( MGE4 Audio Layer 3 ) yaitu format audio yang paling dikenal oleh pengguna ponsel. Sebuah file MP3 yang mempunyai bitrates dari yang paling rendah yaitu 32 kbits/detik sampai ukuran 320 kbits/detik. 2. AMR ( Adaptive Multi Rate ) yaitu jenis

audio codec yang sudah terkompresi. Hasil rekaman pada ponsel biasanya berformat AMR. Kualitas suara yang dihasilkan kurang bagus namun dapat dikonversi menjadi format MP3. 3. WAV ( Waveform Audio Format ) merupakan salah satu format audio yang dipergunakan di dalam ponsel. Standar format audio ini dikembangkan oleh Microsoft dan IBM. File dalam format ini biasanya berukuran besar karena tidak dikompresi. 4. AAC ( Advanced Audio Coding ). Kualitas audio musik dalam format ini cukup baik bahkan pada bitrate rendah. iPod, pemutar musik digital portabel dari Apple, adalah peranti terkemuka yang mendukung format ini.

5. MIDI ( Musical Instrument Digital Interface ) yaitu file suara yang hanya terdiri dari bunyi alat musik. Format audio satu ini lebih cocok untuk suara yang dihasilkan oleh synthesizer atar peranti elektronik lainnya, tetapi tidak cocok untuk hasil konversi dari suara analog karena tidak terlalu akurat. File dengan format ini berukuran kecil dan sering digunakan dalam ponsel sebagai ringtone. 6. WMA ( Windows Media Audio ). Salah satu format yang ditawarkan oleh Microsoft. Kualitas musik yang ditawarkan format WMA lebih baik daripada MP3. Peranti lunak dan peranti keras terbaru umumnya mendukung format ini. Namun dukungan ponsel belum seluas format MP3. 7. 3GP merupakan file video standar yang

digunakan pada sebuah handphone. File ini merupakan hasil dari rekaman video melalu sebuah ponsel. 8. MP4 merupakan file video yang sering ditemukan pada handphone. Aplikasi handphone yang cocok untuk membuka file jenis ini adalah Real One Player, PVPlayer, SmartMovie yang dilengkapi codec MP4. 9. AVI ( Audio Video Interlaced ) merupakan file video yang biasa dapat dibuka di handphone dengan menggunakan SmartMovie atau DVIXPlayer. Di komputer file AVI dapat dibuka dengan Windows Media Player. 10. WMV ( Windows Media Video ) merupakan file video yang dapat dibuka pada ponsel-ponsel berkategori Smartphone

berbasis Windows. Di komputer file WMV dapat dibuka dengan Windows Media Player.
http://indergone.multiply.com/journal/item/2?&show_interstitial=1&u=%2Fjournal%2Fitem