Anda di halaman 1dari 3

Daniel 1101100090311 Hukum Internasional

Mortensen vs Peter Fakta Hukum Herring Fishing Act dan Sea Fisheries Act 1889 dikeluarkan oleh dewan perikanan Dewan Perikanan Skotlandia membuat suatu hukum setempat (byelaw) yang mengatur bahwa perbuatan memancing dengan menggunakan otter trawling(jaring anjing laut). Dan orang yang melanggarnya apapun kewarganegaraannya akan dikenakan hukuman karenanya Mortensen, seorang warga negara Denmark yang tinggal di Grimsby, Inggris, adalah kapten sebuah kapal jaring yang didaftarkan di Norwegia dengan awak buah berkewarganegaraan Inggris Pokok permasalahan Mortensen menjadi kapten di dalam suatu kapal beregistrasi Norwegia dengan awak buah berkewarganegaraan Inggris memancing menggunakan Otter Trawling di wilayah Moray Ficth dan Karena tindakannya itu ia ditangkap oleh pemerintah Inggris dan diadili di Pengadilan skotlandia. Mortensen berdalil bahwa Ia memancing di luar wilayah teritori (3 mil) Inggris sesuai dengan prinsip hukum internasional umum yang dipakai pada saat itu. Pemerintah Inggris berdalil bahwa Mortensen telah melanggar hukum lokal Skotlandia (Herring Fishing Act dan Sea Fisheries Act 1889) karena melakukan tindakan tersebut di wilayah yang di klaim sebagai intra fauces terrae oleh Pemerintah Inggris.

Permasalahan hukum Apakah Hukum Nasional yang dipakai oleh suatu negara dapat

bertentangan dengan Hukum Internasional umum? Apakah seseorang yang merupakan subjek asing dapat dijatuhi hukuman berdasarkan hukuman nasional suatu negara?

Analisa hukum Ya, karena hal tersebut sesuai dengan asas yang dianut oleh negara tersebut. contohnya apabila negara tersebut menganut primat hukum nasional maka negara ini berprinsip bahwa hukum nasional berada diatas hukum internasional dimana di dalam primat ini suatu negara lebih mengutamakan terlebih dahulu hukum nasionalnya dan mengesampingkan hukum internasional apabila bertentangan Ya, contohnya di dalam kasus mortensen peters ini dimana Mortensen dapat dikenai hukuman dari pemerintah Inggris karena di dalam undang undang tersebut diatur bahwa subjek yang diaturnya tidak dipandang mengenai masalah kewarganegaraan dari subjek tersebut maka tidak ada diskriminasi di dalam hal ini. Maka Mortensen meskipun warga negara asing, dia dapat dikenakan undang undang tersebut Para hakim berpendapat bahwa pada beberapa kasus, negara dibenarkan untuk mengatur wilayah perairannya walaupun diluar 3 mil1, oleh karena itu Moray Firth dianggap sebagai wilayah kedaulatan Inggris, karena itu Inggris berhak menerapkan hukum nasionalnya di Moray Firth. Putusan Pengadilan Mortensen telah didakwa oleh Pengadilan skotlandia karena telah memancing di wilayah moray firth menggunakan otter trawling(pukat anjing laut). Mortensen diputus bersalah oleh Pengadilan Skotlandia, dan memberikan sanksi berupa denda sebesar 50 Poundsterling, atau kurungan selama 15

hari.