Anda di halaman 1dari 8

TUGAS AUDITING

BAB 3 : BUKTI AUDIT

1. Standar auditing yang mewajibkan auditor untuk memperoleh bukti audit yang cukup adalah : JAWAB : C. Standar Pekerjaan Lapangan Ketiga

kompeten

Pembahasan tentang bukti audit didasarkan atas standar pekerjaan lapangan ketiga yang berbunyi : Bukti kompeten yang cukup harus diperoleh melalui inspeksi, pengamatan, permintaan keterangan, dan konfirmasi sebagai dasar yang layak untuk menyatakan pendapat atas laporan keuangan yang diaudit( halaman 74)

2. Berikut ini adalah factor-faktor yang mempengaruhi keandalan bukti audit, kecuali : JAWAB : C. Tipe bukti Keandalan catatan akuntansi dipengaruhi secara langsung oleh efektifitas pengendalian intern. Pengendalian intern yang kuat menyebabkan keandalan catatan akuntansi dan bukti-bukti lainnya yang dibuat dalam organisasi klien. Dan sebaliknya pengendalian klien yang lemah tidak dapat mencegah atau mendeteksi kekeliruan dan ketidakberesan yang terjadi dalam proses akuntansi Sedangakan Kompetensi Informasi penguat dipengaruhi oleh factor-faktor berikut ini : a. Relevansi : Bukti audit harus berkaitan dengan tujuan audit. b. Sumber : Bukti audit yang berasal dari sumber diluar organisasi klien pada umumnya merupakan bukti yang tingkat kompetensinya dianggap tinggi. c. Ketepatan waktu : Ketepatan waktu berkaitan dengan tanggal berlakunya bukti yang diperoleh auditor. d. Objektivitas : Bukti yang bersifat objektif umumnya dianggap lebih andal dibandingkan dengan bukti yang bersifat subjektif. 3. Manakah diantara bukti documenter berikut ini yang kompetensinya paling tinggi ? JAWAB : B. Jawaban konfirmasi yang diterima oleh auditor public dari debitur klien

Jawaban konfirmasi yang diterima oleh auditor public dari debitur klien adalah bukti documenter yang kompetensinya paling tinggi. Mutu bukti dokumen yang terbaik adalah yang dibuat oleh pihak luar yang bebas, yang dikirim langsung kepada auditor tanpa melalui tangan klien. Bukti audit ini diperoleh dengan melalui prosedur audit yang disebut konfirmasi. Konfirmasi adalah penerimaan suatu jawaban tertulis dari pihak yang bebas, yangberisi verifikasi ketelitian informasi yang diminta oleh auditor. (halaman 82)

4. Faktur penjualan termasuk dalam golongan bukti documenter yang : JAWAB : C. Dibuat dan disimpan dalam organisasi klien. Faktur penjualan merupakan bukti documenter yang paling rendah kompetensinya karena bagi auditor dokumen yang dibuat dan hanya digunakan dalam organisasi klien merupakan bukti audit yang kualitasnya lebih rendah karena tidak ada pengecekan dari pihak luar yang bebas. Contoh : surat order pembelian, bukti pengiriman barang, laporan penerimaan barang, memo kredit. (halaman 82-83)

5. Rekening Koran bank (bank statement) termasuk dalam golongan bukti documenter yang : JAWAB : B. Dibuat pihak luar yang bebas yang disimpan dalam arsip klien. Bukti dokumen yang dibuat oleh pihak luar organisasi klien yang diperlukan oleh auditor, umumnya disimpan dalam arsip klien. Contoh : rekening Koran, faktur dari penjual, sertifikat wesel tagih, order pembelian dari customer, sertifikat saham dan obligasi.(halaman 82)

6. Jawaban konfirmasi bank termasuk dalam golongan bukti documenter yang : JAWAB : A. Dibuat pihak luar yang bebas yang dikirimkan langsung kepada auditor public. Mutu bukti dokumen yang terbaik adalah yang dibuat oleh pihak luar yang bebas, yang dikirim langsung kepada auditor tanpa melalui tangan klien. Bukti audit ini diperoleh dengan melalui prosedur audit yang disebut konfirmasi. Konfirmasi adalah penerimaan suatu jawaban tertulis dari pihak yang bebas,

yangberisi verifikasi ketelitian informasi yang diminta oleh auditor. (halaman 82)

7. Manakah diantara bukti documenter berikut ini yang kompetensinya palin rendah : JAWAB : B. Faktur Penjualan Faktur penjualan merupakan bukti documenter yang paling rendah kompetensinya karena bagi auditor dokumen yang dibuat dan hanya digunakan dalam organisasi klien merupakan bukti audit yang kualitasnya lebih rendah karena tidak ada pengecekan dari pihak luar yang bebas. Contoh : surat order pembelian, bukti pengiriman barang, laporan penerimaan barang, memo kredit. (halaman 82-83)

8. Tujuan auditor meminta surat representasi manajemen adalah : JAWAB : D. Untuk menyadarkan manajemen bahwa tanggung jawab atas kewajaran laporan keuangan terletak ditangan manajemen. Surat representasi manajemen di buat oleh manajer tertentu dalam organisasi klien atas permintaan auditor, yang berisi fakta tertentu mengenai posisi keuangan dan kegiatan perusahaan.Contoh : manajer keuangan perusahaan klien diminta oleh auditor untuk menulis surat pernyataan yang menjelaskan bahwa menurut pengetahuannya semua hutang perusahaan telahdicantumkan dalam neraca. Surat representasi manajemen tidak setingkat kompetensinya dengan bukti documenter lainnya. (halaman 84)

9. Salah satu tipe bukti audit yang dikumpulkan oleh auditor adalah bukti dari spesialis. Yang dimaksud dengan spesialis adalah : JAWAB : B. Seorang atau perusahaan yang memiliki keahlian atau pengetahuan khusus dalam bidang selain akuntansi dan auditing. Contohnya adalah pengacara, insinyur sipil, geologist, penilai (appraiser). Spesialis yang digunakan oleh auditor bukan orang atau perusahaan yang mempunyai hubungan dengan klien. Penentuan persyaratan keahlian dan nama baik spesialis sepenuhnya berada ditangan auditor. Contoh tipe masalah yang kemungkinan menurut pertimbangan auditor memerlukan pekerjaan spesialis adalah : a. Penilaian (misalnya karya seni, obat-obatan khusus, dan restricted securities)

b. Penentuan karakteristik fisik yang berhubungan dengan kuantitas yang tersedia atau kondisi (misalnya, cadangan mineral atau tumpukan bahan baku yang ada digudang) c. Penentuan nilai yang diperoleh dengan menggunakan tehnik atau metode khusus ( misalnya, beberapa perhitungan actuarial) .(halaman 86)

10. Manakah diantara pernyataan mengenai prosedur audit inspeksi berikut ini yang benar : JAWAB : C. Merupakan pemeriksaan secara rinci terhadap dokumen atau kondisi fisik sesuatu. Inspeksi merupakan pemeriksaan secara rinci terhadap dokumen atau kondisi fisik sesuatu. Dengan melakukan inspeksi terhadap dokumen, auditor akan dapat menentukan keaslian dokumen tersebut. Dengan melakukan inspeksi terhadap kondisi fisik suatu aktiva tetap misalnya, auditor akan dapat memperoleh informasi mengenai eksistensi dan keadaan fisik aktiva tersebut. (halaman 87)

11. Manakah diantara pernyataan mengenai prosedur audit observasi benar :

berikut ini yang

JAWAB : D. Merupakan prosedur audit yang auditor melihat atau menyaksikan pelaksanaan suatu kegiatan. Pengamatan atau observasi merupakan prosedur audit yang digunakan oleh auditor untuk melihat atau menyaksikan pelaksanaan suatu kegiatan. Contoh kegiatan ini adalah penghitungan fisik sediaan yang ada digudang klien, pembuatan dan persetujuan voucher, cara penyimpanan kas yang ada di tangan klien. Dengan pengamatan auditor dapat memperoleh bukti visual mengenai pelaksanaan suatu kegiatan. Objek yang diamati karyawan, prosedur dan proses. (halaman 87)

12. Manakah diantara pernyataan mengenai prosedur audit konfirmasi berikut ini yang benar? JAWAB : B. Jawaban konfirmasi langsung diterima oleh auditor. Konfirmasi merupakan bentuk penyelidikan yang memungkinkan auditor memperoleh informasi secara langsung dari pihak ketiga yang bebas. Prosedur yang biasa ditempuh oleh auditor adalah :

a. Auditor meminta dari klien untuk menanyakan informasi tertentu pada pihak luar. b. Klien meminta kepada pihak luar yang ditunjuk oleh auditor untuk memberikan jawaban langsung kepada auditor mengenai informasi yang ditanyakan oleh auditor tersebut. c. Auditor menerima jawaban langsung dari pihak ketiga tersebut. (halaman 87)

13.Dalam melaksanakan prosedur audit penelusuran (tracing) auditor : JAWAB : D. Mengumpulkan bukti documenter. Dalam penelusuran, auditor bertolak dari dokumen kemudian mengusut pencatatannya ke dalam catatan-catatan akuntansi yang berkaitan. Prosedur audit ini terutama diterapkan terhadap bukti documenter. Tujuan prosedur ini adalah untuk menentukan ketelitian dan kelengkapan catatan akuntansi. Contoh : prosedur penelusuran yang dilakukan oleh auditor adalah pemeriksaanterhadap transaksi penjualan yang dimulai oleh auditor dengan memeriksa informasi dalam surat order dari customer, diusut kemudian dengan informasi yang berkaitan dengan surat-surat order penjualan, laporan pengiriman barang, faktur penjualan, jurnal penjualan, dan akun piutang usaha dalam buku pembantu piutang usaha. ( halaman 87-88 )

14.Manakah diantara pernyataan mengenai vouching berikut ini yang benar? JAWAB : A. Pemeriksaan terhadap bukti-bukti documenter yang mendukung pencatatan suatu transaksi. Pemeriksaan dokumen pendukung (vouching) merupakan prosedur audit yang meliputi : a. Inspeksi terhadap dokumen-dokumen yang mendukung suatu transaksi atau data keuangan untuk menentukan kewajaran dan kebenarannya. b. Pembandingan dokumen tersebut dengan catatan akuntansi yang terkait. Jadi dalam vouching auditor bertolak dari catatan akuntansi, kembali memeriksa dokumen yang mendukung informasi yang dicatat dalam catatan tersebut.

Tujuan dari vouching adalah untuk memperoleh bukti audit mengenai kebenaran perlakuan akuntansi terhadap transaksi yang terjadi.( halaman 88 )

TUGAS MATRIKULASI AUDITING


DESKRIPSI SISTEM PENJUALAN DAN SISTEM PEMBELIAN SERTA SISTEM AUDIT PADA PERSEDIAAN DAN INVESTASI

OLEH : DESSY NOOR FARIDA C4C009049

PROGRAM PASCA SARJANA PROGRAM STUDI MAGISTER AKUNTANSI ANGKATAN XXII UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG 2010

OLEH :

DESSY NOOR FARIDA