Anda di halaman 1dari 96

SELPENGERTIAN SEL

Sel adalah struktur dasar dan unit fungsional terkecil dari makhluk hidup dan kumpulannya membentuk jaringan. SUSUNAN SEL Sel mempunyai 2 bagian utama yaitu nukleus dan sitoplasma yang dipisahkan oleh membran nukleus. Sementara sitoplasma dipisahkan oleh membran sel. Subtansi berbeda yang turut membentuk sel adalah protoplasma. Macam-macam dan jenis-jenis sistem pada badan manusia 1. Sistem Ekskresi Sistem ekskresi berfungsi untuk memindahkan hasil metabolisme yang sudah tidak diperlukan ke luar tubuh sehingga sel-sel tubuh dapat menjaga keseimbangannya terhadap lingkungan. Terdiri atas ginjal, paru-paru (karbon dioksida), hati (racun) dan kulit (keringat). 2. Sistem Pernapasan / Sistem Pernafasan Sistem pernapasan adalah sistem yang memiliki fungsi untuk mengambil oksigen, menyediakan oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida ke luar tubuh. Terdiri dari hidung, faring, laring, trakea / trakhea, bronki dan paru-paru. 3. Sistem Pencernaan Sistem perncernaan adalah sistem yang berfungsi untuk melakukan proses makanan sehingga dapat diserap dan digunakan oleh sel-sel tubuh secara fisika maupun secara kimia. Terdiri dari mulut, kerongkongan, lambung, rektum, hati dan pankreas. 4. Sistem Peredaran / Transportasi Sistem peredaran atau sistem transportasi adalah sistem yang memiliki fungsi untuk menjaga tubuh dari penyakit, menyebar sari makanan dan oksigen ke seluruh tubuh serta mengangkut zat-zat sisa ke luar tubuh. Terdiri atas jantung, pembuluh arteri, pembuluh vena, pembuluh kapiler, pembuluh getah bening (limfatik) dan kelenjar limfe. 5. Sistem Reproduksi

Sistem reproduksi adalah sistem yang berfungsi untuk berkembang biak. Terdiri dari testis, ovarium dan bagian alat kelamin lainnya. 6. Sistem Otot Sistem otot adalah sistem tubuh yang memiliki fugnsi seperti untuk alat gerak, menyimpan glikogen dan menentukan postur tubuh. Terdiri atas otot polos, otot jantung dan otot rangka. 7. Sistem Syaraf/ Sistem Saraf Sistem saraf adalah sistem yang memiliki fungsi untuk menerima dan merespon rangsangan. Terdiri dari otak, saraf tulang belakang, simpul-simpul syaraf dan serabut syaraf. 8. Sistem Endoktrin Sistem endoktrin adalah sistem yang berfungsi untuk memproduksi hormon yang mengatur aktivitas tubuh. Terdiri atas kelenjar tiroid, kelenjar hipofisa/putuitari, kelenjar pankreas, kelenjar kelamin, kelenjar suprarenal, kelenjar paratiroid dan kelenjar buntu. 9. Sistem Rangka Sistem adalah sistem yang memiliki fungsi untuk menyimpan bahan mineral, tempat pembentukan sel darah, tempat melekatnya otot rangka, melindungi tubuh yang lunak dan menunjang tubuh. Terdiri dari tengkorak, tulang rusuk, tulang belakang, rangka penopang tulang bahu, rangka penopang tulang pinggul, tulang angota badan atas dan bawah. SISTEM PENCERNAAN Saluran pencernaan(Tructus Digestivus) merupakan saluran yang menerima makanan dari luar dan mempersiapkannya untuk diserap oleh tubuh dengan jalan proses pencernaan (pengunyahan,penelanan,dan pencampuran) dengan enzim dan zat cair yang terbentang mulai dari mulut (oris) sampai anus. I. Susunan alat pencernaan makanan dibagi atas : 1. Mulut, didalamnya terdapat lidah gigi geligi. 2. Tekak (pharynx) 3. Kerongkongan (oesophagus)

4. Lambung = usus besar (gaster =ventriculus) 5. Usus (Intestinum) a. usus halus (Intestinum Tenue) b. usus besar (Intertinum Crasum) 6. Rectum dan Anus II. Alat alat yang membantu dalam pencernaan 1. kelenjar ludah (glandula saliva). a.glandula parotis b. glandula mandibularis (glandula submandibularis) 2. hati (hepar) 3. kelenjar ludah perut (pancreas) 4. limpa (lien) Fungsi alat alat pencernaan makanan : 1. menerima makanan 2. merubah zat zat makanan yang dapat di cerna menjadi bagian yang dapat larut dan dapat di hisap oleh darah 3. mengeluarkan sisa makanan dan zat yang tak dapat dirubah 1. Rongga mulut ( Cavum Oris) Rongga mulut merupakan bagian pertama dari pada tractus digestivus yang dimasuki bahan bahan makanan dan di tempat inilah terjadilah pengolahan yang pertama yaitu : a. Penghancuran secara mekanis dengan jalan di kunyah Penghancuran secara kimia dengan enzym terutama karbohidrat

Batas batas rongga mulut : Sebelah atas : dibatasi oleh langit langit (palatum) langit langit keras (palatum durum ) terletak dibagian depan atas sedangkan dibagian depan belakang dibatasi oleh langit langit lemak (palatum mole) dan pada bagian ini meletakkan anak lidah (Uvula)

b.

Sebelah bawah : nampak dasar rongga mulut yang pertama adalah lidah disebelah bawahnya adalah otot otot dasar rongga mulut . Rongga mulut dapat dibuka dan ditutup karena dibagian bawah rongga mulut terdapat tulang rahang bawah, tulang ini bergerak turuik sehingga rongga mulut dapat membesar dan mengecil

c. Sebelah depan : Sebelah depan atas terdapat bibir atas dan sebelah depan

bawah terdapat bibir bawah.Pada daerah bibir ini terdapat jaringan otot yang dapat melebarkan dan menyempitkan rongga mulut.
d. Sebelah samping : Terdiri dari otot otot yang membentuk otot pipi. e. Sebelah belakang : Terdapat Ithmus pencium dimana ada puncak sebellah

atasnya terdapat

anal lidah (Uvula) bagian ini merupakan batas antara

rongga mulut dan pharynx .fungsi ithmus faucium untu menghalangi kembalinya makanan yang di dorong oleh lidah pada proses menelan, sehingga tidak akan kembali lagi ke rongga mulut Lidah Lidah merupakan alat yang terpenting didalam rongga mulut karena lidah mempunya banyak fungsi sebagai alat :
1.

Peraba Baik Terhadap Suhu,Tekanan. Pengecap Asin,Asam,Manis,Dan Pahit. Penggerak, Untuk Memindah Mindahkan Makanan Pada Waktu

2. 3.

Mengunyah Dan Mendorong Makanan Ke Belakang Masuk Ke Dalam Pharinx Pada Akhir Proses Mengunyah .
4.

Untuk Berbicara sehingga dapat mengucapkan bunyi huruf dengan

jelas lidah melekat pada tulang lidah terdiri dari otot yang berbeda beda arah nyaada yang dari depan kebelakang, dari samping ke tengah dan sebaliknya. Lidah mempunya tiga bagian yaitu : 1. Bagian belakang dari lidah disebut radix lingua 2. Bagian tengah lidah disebut corpus lingua

3. Bagian depan lidah disebut apex lingua Apabila permukaan lidah yang keadaanya tidak rata dan terdiri dari benjolanbenjolan yang bersifat tersendiri benjolan untuk pengecap yang bersifat seperti jamur disebut papila,fungiformis dan berbentuk daun namanya papila foceata,dan untuk berasaan diantaranya yang berbentuk benang bernama papila formis.pada pangkal lidah papilanya benar-benar berjejer berbentuk huruf V namanya Papila Valatea.pada lidah bermuara pembuluh darah yang disebut arteri lingualis dan saraf pengecap pada lidah pada umumnya sebagai berikut : - bagian depan untuk pengecap asin dan manis. - Bagian pinggir kiri dan kanan, untuk pengecap rasa asam. - Bagian belakang dari pada lidah untuk pengecap rasa pahit. rapih,pada rahang atas berderetan gigi geligi baris atas, dan pada rahang bawah berderetan pula gigi geligi bawah baris bawah. Glandula Saliva (kelenjar ludah) Kelenjar yang ada di rongga mulut ada 3 buah yaitu : 1. Glandula Parotis : terdapat dibawah kulit dibelakang rahang atas didepan telinga kiri dan kanan,tiap kelenjar mempunyai saluran yang berjalan diantara pipi dan gigi dan bernama didekat geraham ke 2 gigi baris atas. 2. Glandula Submandibularis: terdapat dibawah tulang rahang bawah salurannya bermuara dibawah ujung lidah. 3. Glandula Sublingualis : terdapat disebalah depan bawah lidah mempunyai banyak saluran yang semuanya bermuara dibawah lidah.dalam 24 jam Glandula Saliva mengeluarkan ludah lebih kurang 1 11/2 liter. Hal ini tergantung pula atas banyak jumlahnya menggunyah,ludah mengandung zat yang disebut ptyalin = salivina, zat ini merubah amylum (zat tepung) menjadi maltose atau (Dishacarida) 2.Pharynx (Tekak) Merupakan tempat persilangan antara tractus digentivus dan tractus respiratorius.dinding dari pada pharynx terdiri dari beberapa lapis :

1. Lapisan

dalam

merupakan

lapisan

serlaput

lendir

yang

menghasilkan cairan lendir


2. Lapisan jaringan ikat 3. Lapisan otot terdiri dari : a. Otot

yang

melingkar

terletak

paling

dalam

menyebabkan

penyempitan dari pada rongga pharynx b. otot yang memanjang menyebabkan rongga pharynx lebih pendek c. lapisan otot yang paling luar merupakan selaput jaringan ikat sebagai selaput pembungkus. Rongga pharynx mempunyai perhubungan dengan darah sekitarnya antara lain: Kesebelah muka berbatasan dengan rongga mulut melalui ithmus faucium, kesebelah atas berbatasan dengan rongga hidung dan sebelah bawah depan berbatasan dengan larynx Pharynx dibagi atas:
1.

Nasopharynx, terletak dibelakang rongga hidung dan diatas palatum Orppharynx, bagian diantara palatum mole dan os hyoidea (tulang lidah) Laryngpharynx,bagian pharynx mulai dari os hyoidea sampai

mole.
2. 3.

oesophagus 3. Oesophagus (kerongkongan) Kerongkongan (oeshopagus )merupakan tabung yang menghubungkan pharynx dengan lambung (Gaster=ventriculi) yang panjangya antara 20-25 cm ia terletak antara tulang leher ke 6-7 sampai dengan vetebrae thoracalis ke 11 dan apabila dilihat dari bawah peshopagus iti setinggi iga ke 7 Permukaan dari oeshophagus jarak antara dari gigi seri,pada permukaan yang tenggah kebelakang sejarak 15 cm, jadi jarak dari gigi seri ke cardia lebih kurang 40 cm Lapisan oesophagus terdiri dari:

1. Lapisan dalam terdiri dari atas lapisan mukosa yang menghasilkan

cairan lendir.
2. Lapisan tengah terdiri dari jaringan otot : a. b.

Sebelah dalam otot melingkar (circulair). Sebelah luar keadaannya memanjang (longitudinal).

3. Lapisan yang terluar merupakan tunica serosa.

Kontraksi otot oesophagus menyebabkan gerakan yang sambung menyambung yang disebut peristaltik , ini berada diluar kemauan kita. Makanan yang setengah padat ataupun yang padat akan didorong oleh gerakan peristaltik ini,sedangkan cairan akan mengalir tanpa bantuan dari gerakan peristaltik , wakru yang diperlukan oleh makanan didalam oesphagus sekitar 6 detik jika oleh sesuatu sebab gerakan peristaltik dapat membalik keatas hingga menimbulkan muntah . Tabung oesophagus tidak semua rata melainkan ada bagian yang sempit antara lain :
1. Pada permukaan oesophagus setinggi servical ke 6. 2. Penyempitan kedua persilangan dengan arcus aorta dan dan bipocarpio

trachea(percabangan daripada trachea).


3. Penyempitan ke 3 pada waktu masuk ke cardia.

Tempat ini sangat berbahaya karena : -

Mudah luka oleh benda benda yang keras . Mudah lecet oleh bahan bahan kimia yang keras. Mudah mengalami infeksi sehingga daerah ini akibat infeksi tambah

sempit yang disebut strictura oesophagus. 4. Gaster (lambung) merupakan suatu bagian daripada tractus digestivus yang mula mula terdri padapat didalam rongga perut (cavum abdomen) , lambung ini berbentuk huruf J terletak sebelah kiri atas dibawah lengkung iga sebelah kiri dan terletak setinggi tulang pinggang I II. Bagian atas daripada gaster berbatasan dengan diapragma ,ujung bawah dari pada gaster setinggi tulang pinggang ke 1.

Lambung panjangnya kurang lebih 25 cm, lebarnya 9-12 cm,di dindang gaster (Ventriculi = perut besar) terdiri atas 3 lapisan dari dalam ke luar : 1. sebelah dalam terdiri selaput lendir (mukosa)yang banyak menghasilkan 2. sebelah tengah terdiri dari submucosa yang mengandung jaringan ikat. 3. sebelah luar terdiri dari muscularis mempunyai 3 lapisan yaitu : a. sebelah luar terdiri dari otot yang memanjang (longituidinal) b. sebelah tengah terdiri otot yang miring (oblique)
c. sebelah dalam terdiri otot yang melingkar(sirkulair). 4. Paling luar adalah terdiri otot peritonium sebagai lapisan pembungkus

Lambung (ventriculi = gaster) mempunyai bagian- bagian sebagai berikut :


1. Cardia, bagian ini disebut mulut lambung, merupakan bagian yang

berhubungan dengan oeshagus


2. Pundus ventriculary,bagian lambung yang menjorok ke atas sebelah kiri

dari cardia.
3. Corvus ventriculy, Bagian lambung yang terbesar terletak dibawah cardia

dan pundus vevtriculali.


4. Pars phylorica, bagian yang berada dibawah corvus ventriculi yang dekat

dengan doudenum
5. Pylorus,bagian yang menghubungkan ventriculis dengan duodenum dan ini

terdiri dari otot lingkar (sphineter)karna otot ini berada pada phylorus,maka disebut sphincter pylori. Permukaan sebelah kiri lambung keadaannya cembung yang disebut curvatura mayor,sedangkan permukaan sebelah kanannya nampaknya cekung yang disebut curvatura minor . Disamping kiri dan kanan lambung diliputi selaput halus yang disebut omentum , selaput halus yang menghubungkan gaster dengan hati yang dimulai curvura minor disebut omentum minus , sedangkan selaput halus yang membujur pada curvura mayor disebut omentum mayus . Lapisan mucosa permukaan dalamnya tampaknya lapisan mucosa ini membujur dari cardia ke pylorus , sehingga merupakan lipatan yang memanjang yang disebut magenstrase waldeyer , terletak pada bagian

curvutura mayor , lipatannya paling luas ini nampaknya berbelok belok dan berlipat lipat yang disebut faviola gastricae . Guna magenstrase waldeyer adalah untuk melangsungkan cairan secara langsung cardia ke dalam antrum pyloricum , sehingga makanan yang tertimbun di dalam corvus tak banyak bercampur dengan air. Mucosa ini menghasilkan getah lambung , getah lambung ini yaitu : 1. Acidum hydrochloricum (HCL) 2. Pepsin. 3. Lebferment. 4. Lipase. 1.Acidum hydrochloricum gunanya : a. b. c. Untuk memberikan larutan asam yang penting artinya untuk Untuk mematikan atau sedikitnya menghambat hidupnya bacteri . Turut membantu mengatur pekerjaan Sphincter Pyloricum , selama pencernaan.

makanan yang sudah ada di duodenum masih dalam keadaan asa , maka pylorus masih tertutup , maka sphinter tersebut baru terbuka setelah di netralisir oleh bicarnas natricus yang datang dari pancreas . 1.Pepsin , gunanya merubah protein menjadi pepton dan polypeptida . 2.Lebferment , bekerja pada casein (semacam potein dalam susu) dirubah menjadi para casein . 3.Lipase , bekerja pada lemak dirubah menjadi asam lemak dan glyserol , makanan sesudah dari lambung masuk ke usus (Intestinum) Intestinum Tenue (usus halus) Terdiri dari 3 bagian yaitu : 1.Duodenum. 2.Yeyunum. 3.Ileum.

1.Duodenum Duodenum atau 12 jari merupakan bagian dari usus halus sebagai kelanjutan dari gaster , sebelah pangkal dari duodenum berbatasan dengan musculus sphincter pylori . dan sebelah distal berbatasan dengan yeyunum . Panjang duodenum ini kira kira 12 jari maka disebut usus 12 jari . Duodenum dibagi atas 4 bagian : 1. 2. Pars superior , yang letaknya mendatar disebelah atas . Pars descendence , lanjutan pertama arahnya menurun pada bagian - Ductus choleduchus - Ductus pancreaticus mayor. Muara dari pada 2 kelenjar ini terletak pada permukaan sebelah kanan duodenum dari duodenum pars descendens muara kelenjarkelenjar pada pras descendens dari sebelah dalam akan tampak sebagai suatu tonjolan yang nampak sebagai suatu tonjolan yang disebut musculus Sphincter oddi
3.

ini bermuara 2 saluran kelenjar yang penting yaitu :

Pars inferior,merupakan bagian yang paling bawah letaknya Pars Asendence,Merupakan bagian yang naik.

melintang dan pendek.


4.

Duodenum ini terdiri dari 3 lapisan yaitu :


1. Sebelah luar di liputi oleh selaput-selaput yang halus yang dinamakan

Tunica Serosa. 2. Lapisan tengah yaitu lapisan otot (Tunica muscularis) yang melingkar dan membujur, yang dapat menimbulkan peristaltik.
3. Lapisan yang paling dalam adalah mucosa yang mempunyai jonjot-

jonjot, berbenjol-benjol dan melingkar disebut Plicasemi Circularis. Tiap plicasemi circularis terdapat tonjolan yang keadaanya halus disebut Villi Intertinalis Dengan adanya plica semi sircularis dan villi intestinalis maka permukaan dari usus akan lebih luas .tunica mucosa ini menghasilkan cairan secretine yang berguna untuk merangsang keluarnya Enzyme Pranceas.

Pada lengkung duodenum terdapat kelenjar ludah perut yang disebut Pancreas 2. Yeyunum dan Ileum merupakan usus halus yang kecil , panjangnya kurang lebih 5 s/d 6 meter dibagi 2 bagian :
1.

Bagian proximal disebut yeyunum , panjangnya kurang lebih 2 Bagian distal disebut ileum , panjangnya kurang lebih 3 3 meter

sampai 3 meter .
2.

Bagian ini merupakan bagian yang terpenting daripada usus karena : a. b. Pada tempat inilah terjadi pengolahan yang paling sempurna dan Pada tempat inilah terjadi penyerapan yang paling sempurna dari Lobang dari usus ini kecil dan dindingnya pun tipis , tetap merupakan bagian tractus digestivus yang paling panjang , dan usus ini membentang setinggi tulang pinggang ke II III kemudian berakhir disebelah kanan bawah bermuara disebelah atas Appendix (usus buntu) , tempat ini disebut sekum . Dinding dari pada usus ada 3 lapisan : 1. Sebelah luar terdiri dari tunica serosa yang merupakan jaringan ikat .
2. Lapisan tengah , merupakan lapisan otot yang menggerakan kontraksi usus

terakhir dari zat zat makanan. karbohidrat , lemak dan putih telur .

yang disebut gerakan peristaltik 3. Sebelah dalam , terdiri dari tunica mukosa , seperti halnya pada tunica mukosa duodenum , maka pada intestinum mempunyai lapisan yang berbenjol benjol yang disebut : Plica semi circularis Villi intestinalis.

Pada usus halus ini villi intestinalnya panjang yang berfungsi unut memudahkan resorbsi dari zat makanan melalui permukaan yang luas ,kelenjar lymph pada usus halus disebut players plaque merupakan suatu kelenjar yang menghancurkan kuman kuman yang masuk ke dalam dinding usus menuju sekum

makin banyak dan kelompok kelenjar inilah yang sering diserang oleh bakteri typus . a. Succus Entericus (getah usus). 1.Eripsin, merubah protein yang masih complex menjadi asam amino. 2.Maltosa, merubah poly sacharida menjadi maltose. 3.Sacharase, merubah maltose menjadi pructuse dan glucose. 4. Lactase, merubah lactose mrnjadi galactose dan Glucose 5. Enterokinase, menggiatkan (merangsang) keluarnya trypsin dari pancreas. 6. Lipase, merubah lemak menjadi asam lemak dan Glycerol. b. Succus Crassum ( Usus Besar ) Usus besar merupakan bagian-bagian dari pada usus dengan rongga yang besar, dindingnya bergelembung yan disebut Haustrae. Usus besar terbentang dari pinggir sebelah kanan menuju keatas, membelok ke hati pada plexura hepatica, kemudian berjalan ransversal agak menaik kesebelah kiri, sesesampainya di daerah lien (limpha) dekat curvatura mayor dibawah gaster, kemudian membelok kebawah yang disebut plexura lienalis, lalu selanjutnya berjalan menurun sepanjang sisi kiri dari pada rongga perut, setelah mencapai puncak Os Illium akan membelok kesebelah kanan menjadi bagian usus besaryang paling terakhir yang disebut Colon Zygmoid. Panjang usus besar ini kurang lebih 1 meter, permukaan usus besar ini idak rata, tetapi berbenjol benjol oleh adanya imbunan lemak, benjolan ini disebut appandices epiploice. Intestinum crasum dibagi atas 5 bagian yaitu : 1. Coecum Pada coecum ini bermuara illium melalui suatu empang valvula bauhim, klep ini dimaksudkan agar supaya makanan tidak kembali ke illium, dan pada coecum ini bermuara juga umbai cacing (apendix) merupakan tambahan coecum yang fungsinya tidak diketahui. Apendik ini sering mengalami infektie yang disebut apendixitis. 1. Colon Ascendence

Merupakan usus besar yang naik terbentang disebelah kanan daripada rongga perut sampai dibawah hati. 2. Colon Transversum Colon iini letaknya melintangdari kanan yaitu dari plexura hepatiuca sampai plexura lienaris disebelah kiri, bagian usus besar ini tampak jelas bila rongga perut dibuka, terletak dibawah gaster didepan doudenum dibelakang omentumayus. 3. Colon Zygmoid Terletak dirongga palvis dibeakang alat genetalia interna didepan os illium, pada colon ini nampak peralihan kedalam rectum dimana apendices semakin berkurang. Dinding inbtestinum crasum terdiri atas :
1. Tunica serosa

Merupakan jaringan ikat yang melekat pada permukaan colon asendence dan desendence. Lapisan ini akan melekat pada dinding abdomen, sehingga seolah-olah terletak di belakang dinding rongga abdomen yang disebut retroperitonial sekundair. 2. Tunica Muscullaris Lapisan ini terdiri dari dari 2 lapisan yaitu: Lapisan terluar, logitudinal, lapisan ini hanya terbentuk 3 pita yang memanjang, yang disebut taenia. Lapisan yang dalam, Circulair lapisan otot ini membentuk tonjolan keras ang erbenang di seluruh dinding usus. 3. Tunica Mucosa Tunica mucosa ini lapisan paling dalam dan membentuk lapisan yang dapat menyerap air lebih banyak, penyerapan air sudah diserap terlebih dahulu oleh usu halus. 4. Rectum dan Anus

Rctum dan anus merupakan bagian terakhir dari tractus digestivus rectum terletak didasar rongga panggul, dibelakang bawah genitalia Interna bagian ini jjelas dapat dibedakan dengan colon karena bagian ini tidak mengandung Heustrae dan tidak adanya Appendices Epiplicae dan Taenia. Rectum ini terbagi 2 bagian :
1. Bagian atas, disebut ampula racti merupakan suatu kantong penyimpanan. 2. Bagian bawah, merupakan saluran yang tertutup oleh karena yang disebut

kanalis recti. 1. Pancreas Merupakan organ pembantu yang terletak dalam lekungan Doudenum, membentang dari sebelah kanan dan sebelah kiri atas sampai di belakang corpus venticuri dan hilus renalis. Pars Acendence Sebelah belakang berbatasan dengan dinding Abdomen dan columna vetebralis Sebelah kanan berbatasan dengan Pars Desendence Pancreas terdiri dari 3 bagian : a. Caput Pancreaticus, yaitu yang berhubungan dengan deudenum b. Corpus pancreatucus, yaitu trletak dibagian tengah keadaannya paling besar. c. Couda poancreaticus, yaitu bagian ujung distalnya yang terletak di belakang gaster. Ditengah-tengah pars desendence terdapat tonjolan yang disebut papilia vateri, yang berguna untuk bermuaranya ductus pancreaticus mayor. Pancreas mengeluarkan dua jenis kelenjar yaitu: a. Kelenjar eksokrin Merupakan enzim pencernaan yang berguna mencernakan makanan. Kumpulan dari saluran kecil yang berasal dari lobuli pancreatici, kemudia Pancreas di sebelah depan diliputi oleh peritonium Disebelah bawah berbatasan dengan Pars Inferior dan

menjadi saluran yang besar disebut ductus pancreaticus mayor, enzim-enzim tersebut ialah : Trypsine, bekerja pada protein menjadi polpeptida Lipase, bekerja pada lemak, dirubah menjadi asam lemak dan gliserol. Amilase, bekerja pada koolhidrat dirubah menjadi maltose dan dekstra kemudian menjadi glukosa b. Kelenjar endocrine Merupakan suatu zat hormon yan dihasilkan oleh pulau-pulau langer hands, dikeluarkan langsung ke pembuluh darah berupa insulin, yang berguna mengatur gula dalam darah. 2. Hati Hati merupakan kelenjar yang terbesar di dalam tubuh, dan terletak disebelah kanan atas rongga abdomen, dibelakang lengkung iga sebelah kanan, batas paling atas setinggi iga ke IV dan paling bawah setinggi iga yang terakhir ( iga ke XII). Bentuk dari pada hati ( hepar ) hamper menyerupai kerucut, permukaan atas cembung dan permukaan bawahnya cekung, pada tempat permukaan ini terdapat pembuluh hati. Berat hati kurang lebih 1 sampai 2 kg, permukaan atas hepar berbatasan dengan sekat rongga badan (diagfragma), bagian bawah kiri adalah gaster dan bagian belakang berbatasan dengan vena cava inferior. Permukaan bawah hati terdapat jalur yang vertikel yang membagi hati menjadi dua belahan yaitu : Sebelah atas disebut lobus caudatus Sebelah bawah disebut lobus quadrates. Dan sisanya disebut lobus dexter.

Pada lobus dextera disebelah bawah garis yang melintang terdapat vesica felea, sedangkan disebelah atasnya terdapat vena cava inferior. Alur yang melintang disebut porta hepatis pada tempat ini akan masuk : Vena portae Arteri hepatica dan akan keluar ductus hepaticus. Tiap lobus terdiri dari beberapa lobus yan merupakan kkumpulan beberapa sel hati, ada tiap lobus terdapat vena centrallis yang merupakan cabang vena portae. Vascularisasi pada hepar. Darah yang diangkut kedalam hepar berisi makanan yang dialirkan melalui vena portae untuk akhirnya sampai pada vena centralis. Darah vena portae ini mengandunng kuman-kuman, racun, sari-sari makanan, sebagian akan disimpan dan sebagian akan diolah, juga bakteri-bakteri akan di hancurkan, racun-racun akan di netralisir. Darah dari vena centralis akan dialirkan kedalam vena interlobularis, selanjutnya dialirkan kedalam vena hepatica, yang pada akhirnya akan bermuara pada vena cava inferior. Mesica felea. vesica felea merukan kantong cairan empedu oleh sel-sel hati, setiap harinya sel hati menghasilkan setengah liter sampai cairan empedu, cairan ini dialirkan melalui ductus hepaticus dilanjutkan ke dalam ductus cysticus akhirnya masuk kedalam empedu (vesica felea ). Jika caira empedu diperlukan maka akan dikeluarkan melaui jalan vesica felea yaitu ductus cysticus lalu masuk kedalam choledochus sampai di papilla vateri di pars descendence doudeni. 4. Lympha (lien=spleen) Lympha merupakan suatu organ pembantu yang terletak didalam rongga andomen, sebelah Lateral Curvatura Mayor daripada Gaster, di atas Plura Lienalis, disebelah depan atas ginjal kiri, beratnya kuranng lebih 300 gram.

Limpha mempunyai bentuk sebagai berikut : Bentuknya seperti ginjal permukaan lateral cembung dan permukaan Permukaan medial di hubungkan dengan Curvatura Mayor oleh medial cekung. selaput jaringan ikat, dan pada permukaan medial ini masuk Arteri Lienalis, dan keluar Vena Lienalis ujung (ekor) dari pancreas ini terletak di depan cekung ini. Lien dimasukkan ke dalam kelompok kelenjar yang menghasilkan cel darah putih seperti halnya toncil di dalam rongga mulut. Lien ini juga menghancurkan cel-cel darah merah dan membuat zat-zat untuk mempertinggi daya tahan tubuh.

Dalam keadaan tertentu misalnya oleh karena panyakit malaria maka

lien membesar, kadang-kadang menjadi rapuh dan mudah pecah. SISTEM PERNAPASAN Saluran pernapasan (Tractus Transpiratorium) terdiri atas : 1. Rongga hidung ( Cavum nasi ) 2. Tekak ( Pharynx ) 3. Pangkal tenggorok ( Larynx ) 4. Batang tenggorok ( Trachea ) 5. Cabang tenggorok ( Bronchus ) 6. Ranting tenggorok ( bronchioles ) 7. Alveolus pulmunalis ( Gelembung paru-paru ) 8. Paru-paru ( Pulmonum ) Tractus Respiratorius (saluran pernapasan) merupakan suatu bagian dari pada susunan tubuh kita, yang mempunyai tugas menghasilkan, melembabkan dan mengatur udara yang masuk kedalam ronga dada (cavum thorax) Tractus respiratotius merupakan tempat pertukaran CO2 dan CO2 di paruparu, ini di sebut pernapasan Externa. O2 yang masuk di perlukan tubuh merupakan suatu bahan pelengkap pembakaran yang terjadi didalam cel-cel tubuh untuk

menghasilkan tenaga. O2 yang berasal dari darah diambil oleh cel-cel tubuh ini disebut pernapasan interna. Bila paru-paru membesar maka tekanan didalam ruang paru-paru akan lebih kecil, sehingga udara dari luar akan mengalir ke dalam paru-paru keadaan ini disebut inspirasi (Menarik nafas). Bila rongga dada dikecilkan maka tekanan dalam dalam rongga dada akan lebih besar dari pada tekanan di udara, maka akan mengalirlah udar dari rongga dada keluar melalui hidung, keadaan ini disebut ekspirasi (hembus nafas). Pada waktu masuk kedalam rongga paru-paru udara akan melalui jalan sebagai berikut : 1. Rongga hidung (cavum nasi) 2. Tekak (Pharynx) 3. Pangkal tenggorok ( Larynx) 4. Batang tenggorok (Trachea) dengan cabangnya paling besar adalah bronchus 5. Paru-paru (Pulmonum) 1. Rongga Hidung (Cavum Nasi) Rongga hidung terletak dibawah dasar rongga tengkorak diatas rongga mulut, sebelah depan berhubungan dengan dunia luar melalui suatu lobang yang di sebut Nares, kesebelah belakang berhubungan dengan pharynx melalui Choana. Diseluruh permukaan rongga hiding diliputi oleh selaput lender yang menghasilkan cairan lender, pada selapit lender ini terdapat bulu-bulu halus yang akan menghalau kotoran yang masuk bersama udara. Dibawah selaput lender terdapat pembuluh-pembuluh darah yang memperdarahi dinding rongga hidung, dan terdapat pula ujung-ujung rambut syaraf. O2 yang masuk kedalam hidung akan mengalami proses sebagai berikut:

a. b. c.

Debu-debu yang melekat pada udara akan menempel pada selaput Debu-debu yang lebih besar akan dilemparkan keluar oleh gerakan Debu-debu yang besar biasanya melalui partikel-partikel yang besar.

lender di seluruh permukaan hidung. bulu-bulu halus, kadang kala disertai bersin.

Mengatur kelembaban udara akan diatur oleh rongga hidung 1) Jika udara yang masuk kedala rongga hidung sesuai dengan kebutuhan, adalah udar panas maka selaput lender akan membuat cairan lender lebih banyak dan udara yang keadaannya panas tadi dilembabkan sesuai dengan kebutuhan, sebaliknya anyaman kapiler darah tidak diperlukan lagi karna pemanasan tidak di perlukan. 2) Bila udara yang masuk sangat dingin/lembab, udara ini akan memerlukan pemanasan untuk mencapai temperature yang di butuhkan, sebaliknya anyaman capiler adarah akan bekerja lebih giat untuk memanaskan udara tadi, dan dengan demikian cairan lender tidak diperlikan. 2. Tekak ( Pharynx ) ( sudah di bahas di sistem pernapasan) Terdiri dari 3 bagian : 3. Larynx Ini merupakan bagian terpenting dari tractus respirattorius, karena pada tempat ini terdapat pita suara yang menghasilkan suara. Larynx terletak pada leher sebelah depan, di depan oesophagus di bangun oleh tulang rawan sebanyak 9 buah, dari luar tampak salah satu tulang rawan yang di sebut cartilago epiglottis, yang berguna untung menutup larynx diwaktu menelan, sehingga makan tidak masuk trachea. Waktu bernafase piglotis rebuka, jika makanan masuk (kesasar) kedalam larynx maka selaput lendirnya berusaha mengeluarkan dengan jalan membentuknya. Nasopharynx, berada diantara palaktumol dengan choana. Oropharynx, berada diantara palaktumol dengan tulang lidah. Laringopharynx

Dinding larynx juga dibangun oleh jaringan ikat yang kenyal (Elastis) serta ditembus oleh syaraf dan pembuluh darah yang menuju ke larynx, pada bagian dalam larynk sebelah belekang adams Aple terdapat pita suara. Plical Vocalis sebanyak dua pasang yaitu : 4. Trachea Trachea merupakan suatu saluran hawa yang menghubungkan larynx dengan paru-paru, yang panjangnya 10 12 cm, terletak di bawah kulit bagian depan oeshophagus, mulai dari atas vertebrae servicalis ke VI vertebrae thoracalis IV, trachea dibagun oleh 20 tulang rawan yang tersusun dari atas ke bawah menyerupai cincin yang tidak tertutup sebelah belakangnya disebut jga menyerupai tapal kuda. Pada bagian yang tidak tertutupnya yaitu bagaian balakang di hubungkan oleh lapisan otot, jaringan ikat dan sebelah dalemnya lapisan mucosa, yang di tumbuhi bulu-bulu yang mengarah kea rah larynx, bulu-bulu ini gunanya membawa dan mengalihkan kotoran (debu) yang terbawa oleh udara. 5. Bronchus Didepan vertebrae thorachal ke IV trachea bercabang menjadi 2, cabang yang dinamakan bronchus yang sebelah kanan disebut bronchus dextra dan yang sebelah kiri disebut bronchus sinistra . Ciri-ciri bronchus kanan/dextra : inferior Lebih pendek Lobangnya lebih besar Letaknya terhadap trachea lebih tegap Bercabang menjadi 3 besar untu lobus , yaitu superior, media dan 1 pasang plica vocalis (pita suara sejati) 1 pasang plica ventricularis (pita suara tak sejati)

Ciri-ciri bronchus kiri/sinistra : Lebih panjang, hamper 2 kali lipat panjang bronchus kanan Lubangnya lebih kecil dari bronchus kanan Letaknya lebih miring Bercabang menjadi 2 cabang, yaitu : superior dan inferior Bronchus pun terdiri dari tulang rawan yang menyerupai cincin yang kiri terdiri dari 6-8 buah cincin, sedangkan yang kiri terdiri dari 9-12 cincin tulang rawan. 6. Bronchiolus Merupakan tenggorok yang paling kecilyang paling terakhir dari tenggorok, yang masuk langsung ke dalam paru-paru. Bronchioles iniini jga terdiri dari tulang rawan yang tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi satu dan sebelah belakangnya tidak terbuka pada tiap ujung bronchiolus melekat gelembung paru-paru (Alveolus). 7. Alveolus Bagian ini merupaka gelembung-gelembung seperti busa sabun yang berdinding tipis, tapi padaa dinding yang tipis itu masih dijaluri oleh kapilerkapiler pembuluh darah dan pembuluh getah beningsehingga waktu inspiration udaradi dalam gelembung paru-paruletaknya berdekatan sekalidengan darah, sehingga cel-cel darah merah menghisap oxygen dari dalam olveolus, dan akan mngeluarkan CO2 ke dalam alveolus. Peristiwa itu du sebut pernapasan paru-paru, ialah peristiwa terhisabnya oxygen dari dalam alveolus kedalam erytrositd dan pengeluaran CO2 dari erytrosyt kedalam alveolus. 8. Paru-paru Paru-paru terletak didalam cavum thoraais, banyaknya 2 buah kanan dan kiri, setiap paru-paru terdiri dari gabungan alveolus, berkumpul dan bertangkai-

tangkai dan pada setiap ujung bronchious, rangkaian ini disebut segmen, segmen ini satu sama lain bergabung-gabung menjadi lobus. Paru-paru kanan terdiri dari 3 lobus yaitu : a. b. c. a. b. Sebelah atas disebut lobus superior, terdiri dari 3 segmen. Sebelah tengah disebut lobus medialis, terdiri dari 2 segmen. Sebelah bawah disebut lobus inferior, terdiri dari 5 segmen. Sebelah atas disebut lobus superior, terdiri dari 4 segmen. Sebelah bawah disebut lobus inferior, terdiri dari 4 segmen.

Paru-paru kiri terdiri dari 2 lobus Paru-paru ( Pulmonum )

Paru-paru kiri terdiri dari 3 bagian yaitu : 1. 2. Chylus, ialah bagian untuk masuk dan keluarnya arteri dan vena Apex, ialah bagian yang tertinggi dari paru-paru, dan berhubungan pulmonalis, tempat masuknya bronchus. erat sekali dengan selaput pembungkus paru-paru, sehingga pergerakannya kurang sekali.
3.

Basis, ialah bagian yang terbawah dari paru-paru, yang sebelah

kanan berhubungan dengan hatilobus dexter dan hanya dipisahkan oleh diagprahma. Paru-paru kanan lebih gemuk dan pendek, sehingga paru-paru kiri lebih kecil dan kurus, karena sisi medianya terdesak oleh jantung. Paru-paru sebelah dalam dibungkus oleh jaringan ikat fibrosa yang disebut pleura pulmunalis atau vena visceralis, diantara pleura visceralis dan parretalis terdpat ruangan yang hampa udara yang disebut Cavum Pleura. Jadi dengan adanya tekanan hampa udara maka gerakan paru-paru pada waktu bernafas sangat mudah sekali. Apabila keadaan selaput paru-paru radang ia disebut pleuritus, ada yang kering disebut Pleuritis Sicca, dan yang basah disebut Pleuritis Exudativa dan bila rongga pleura berisi nanah disebut Empnyuma. Bernafas / respiration Terdiri dari menarik nafas ( Inspration ) dan hembus nafas ( Exspiration ).

Pernafasan paru-paru terdiri dari 2 cara : 1. Pernafasan Dada, ialah jika membesarkan dan mengecilkan rongga dada untuk untuk bernafas itu sebagian besar dilakukan oleh Musculus Intercostalis. 2. Pernafasan Perut, ialah jika membesarkan dan mengecilkan rongga dada sebagian besar dilakukan oleh Diagprahma. Bernafas ( respiration ) dilakukan 16-20 kali permenit dan bayi dengan anak-anak lebih cepathingga 40 kali permenit.

SISTEM PERKEMIHAN A. Susunan alat kencing (Tractus Urinarius) 1. Ginjal (Ren) Banyaknya 2 buah kiri dan kanan, fungsinya membentuk urin (air kemih) yang bahanya didapat dari darah. Ginjal merupakan suatu alat menyerupai kacang, terdiri dari 2 bagian yang cekung yang mengarah ke medial, sedangkan bagian yang cembungnya mengarag ke lateral. Ginjal letaknya sebelah belakang dari rongga perut, sebelah kanan dan kiri vertebrae limbalus =retroperitonial. Ginjal kanan letaknya agak kebawah kira-kira sejajar dengan vertebrae lumbalis ke II, karena sebelah bawahnya ada hati (hepar). Ginjal panjangnya kurang lebih 16 cm.
-

Lebarnya kurang lebih 5-7,5 cm Tebalnya kurang lebih 2,5 cm Beratnya kurang lebih 200 gram Ginjal dibungkus oleh selaput jaringan ikat yang tipis disebut capsula

renalis, dan dibawahnya terdapat lapisan lemak yang disebut tunica fibrosa, jika lapisan ini berkurang maka ginjal akan berpindah-pindah tempat disebut ren mobilis.

Tiap ujung atas ginjal terdapat kelenjar endokrin (kelenjar buntu) yang disebut galndula supra renalis. Pada bagian medial keadaanya cekung yang disebut chylus renalis. Apabila ginjal kita belah maka nampak sebagai berikut :
-

Bagian luar yang dekat cembungnya dinamakan cortex yang Bagian dalam yang deket dengan bagian cekungnya dinamakan

berwarna keputih-putihan. medula yang berwarna kecoklat-coklatan. Diantara cortex dan medula terdapatlah suatu bagian yang menyerupai limas yang disebut ptramis renalis. Pada bagian dari cekungan ginjal terdapat suatu lekukan kecil yang dinamakan calix minor, beberapa calix akan bersatu membentuk calix mayor, seterunya beberapa calix mayor bersatu membentuk pyelum ginjal (velvis renalis) dan velvia renalis melanjutkan diri dari urether, selanjutnya ureter bermuara ke vesica urinaria. Bagian ginjal yang menghasilakn urine : Di dalam kulit ginjal (cortex) banyak kedapatan kapiler yang kelihatan bergumpaal-gumpal yang dinamakn glomerulus dan ia akan di kelilingi oleh suatu alat yang berlapis dua dan didalamnya berlobang-lobang kecil dinamakan simpai bowman. Sampai bowman ini dan glomerulus dinamakan benda malpighi. Lobang yang didalam sampai bowman bersambung dengan saluran yang belok-belok jalannya disebut tubulus controltus I, saluran ini bersambung dengan saluran yang lurus dan membelok kebagian kulit sekali lagi ia membelok kebagian piala ginjal bagian saluran ini disebut gelung hendle (ansa henle) lalu bersambung lagi dengan saluran yang berbelok-belok yang disebut tubulus controltus II, tubulus controltus II melanjutkan diri dengan saluran yang harus dimulai dari susun ginjal yang mengarah ke pyelum ginjal bagian ini disebut papila renalis, selanjutnya calix minor menjadi calix mayor. Proses dari pembentukan perjalanan urin :

Cairan plasma yang dikeluarkan (berasal) dari glomerulus akan dikeluarkan melalui membran basalis capsula bowman, maka cairan plasma akan sampai ke tubulus controltus I, pada tubulus controltus I sebagian daripada sisa makanan dan elektrolit akan dihisap. Pada ansa hendle cairan yang berasal dari pada tubulus controltus I akan dihisap elektrolitnya lebih banyak, cairan dari ansa hendle akan melanjytkan diri ke tubulus controltus II, pada bagian ini akan terjadi penghispan yang cukup efektif . Sisa air yang dihisap oleh tubulus controltus II akan diairkan ke kapiler cloligentes, ductus coligentes, akan bermuara pada papila renalis, cairan yang berasal dari papila renalis akan ditampung ke calix minor. Lalu akan ditampung ke calixmayor, kemudian cairan akan di alirkan kedalam keadaan velvis renalis menetes melalui ureter selanjutnya di tampung di dalam vesica urinaris dan dikeluarkan sewaktu kencing melalui uretra. 2. Urether Urether merupakan saluran yang menghubungkan pyelum ginjal atau velvis renalis dengan vesica urinaria, terletak retroperitorial sebagian terletak pada pars abdomonalis dan sebagian lagi didalam rongga velvis yaitu pars velvina. Pars abdominalis terletak disebelah lateral dari vena abdominalis, sebelah belakang behubungan dengan otot dinding perut sebelah belakang, sebelah depan diliputi oleh peritonium, panjangnya 25 -30 cm. Urether mempunyai dinding-dinding sebagai berikut :
-

Lapisan luar terdiri dari jaringan ikat = fibrosa Lapisan tengah terdiri dari otot polos = musculus Lapisan dalam terdiri dari selaput lendir = mucosa
1.

Urether mempunyai tempat-tempat penyempitan sebagai berikut : Perpindahan dari pyelum ginjal kedalam ureter, bernama urethre Perpindahan dari bagian abdomen dan bagian velvis disebut pelpis junction
2.

plexura marginalis, letaknya sama dengan letak appendiks

3. Saat urether masuk kedalam vesica urinaris 4. Ujung urether dalam vesica urinaris

Tempat-tempat sempit ini ldalam praktek pelu diperhatikan karena pada tempat ini sering tersangkut batu yang berasal dari ginjal, batu didalam urether disebut urethrolityasis. Urtherolithiyalis menyebabkan rasa sakit yang sangat hebat colx urether. Pada tempat ini sering juga timbul luka yang menyebabkan inpeksi dan diakhiri dengan jaringan parut (cicatric). a. Vesica Urinaris (Blass) Vesica urinaris merupakan suatu kantong yang menampung urin yang berasal dari kedua ureter, terletak didalam velvis minor dibelakang simpisis pubis, antara vesica urinaris dan simpisis pubis terdapat cavum retzi. Vesica urinaris berbentuk seperti piramid terbalik puncup merupakan permukaan bawah vesica urinaris, pada bagian lateral belakang bermuara kedua ureter, antar ureter dan uretra berbentuk segi tiga sama kaki disebut trigonum leatundi. Lapisan vesica urinaris terdiri atas :
1. Lapisan paling luar terdiri dari serosa 2. Lapisan berikutnya terdiri dari jaringan ikat atau fibrosa 3.

Lapisan beriktnya lagi terdiri dari jaringan otot muscularis yang

terdiri dari :
- Otot memanjang bagian luar memanjang sama = longudinal - Otot melingkar = circularis - Otot memanjang sebelah dalam = longitudinal internus 4.

Lapisan disebelah dalamnya dari lapisan ketiga terdiri dari Lapisan yang paling dalam terdiri dari lapisan selaput lendir atau

lapisan sub mucosa


5.

mucosa.

Permukaan depan vesica urinaris terdapat lobang uretra di tempat inilah terdapat otot-otot yang mengatur menutup dan membukanya vesica urinaris, otot ini adalah :
1. Musculus spincter uretrhra internus terdir otot polos 2. Musculus spincter urethtra externa, terdiri dari otot sadar.

Urine masuk ke vesica urinaris dengan jalan menetes, sesudah berisi 250-300 cc maka mendapat rangsangan untuk kencing, maka dengan jalan mengedan musculus destrasor yang ada pada permukaan dalam vesica urinaris berkontraksi, sehingga urine keluar. Tetapi bila kita belum menghendaki untuk kencing maka dapat ditahan dengan pengaruh dari musculus spincter urethra externus, vesica urinaris dapat berisi air seni sampai 3 liter. b. Urethra Urethra adalah suatu saluran yang membawa urine dari vesica urinaris keluar, urethra pada wanita sebagai saluran pengeluaran urine saja, karena lebih pendek dari urethra laki-laki, panjangnya kira-kira 5 cm. Sedangkan urethtra laki-laki keadaannya berkelok-kelok serta tidak saja untuk jalannya kencing, tetapi untuk jalannya sperma. Urethtra laki-laki dibagi atas : 1. 2. 3. Urethtra proctaticus,ialah bagian urethtra yang menembuh Urethtra membranosa, bagian ini menuruti otot yang Urethtra cavernosa, urethtra ini terletak dibagian penis propostat,panjangnya 2-3 cm. membentuk dasar rongga velvis, panjangnya 0,5-1 cm. bermuara pada gland penis dan diselaputi oleh anyaman berongga disebut Corvus cavernosus, bila penis ereksi maka rongga ini biasanya diisi oleh darah. 3. a. Susunan Akat Kelamin (Travtus Genitalius) Alat kelamin laki-laki a. Bagian luar

Alat kelamin laki-laki bagian luar terdiri dari : 1. Zakar (penis). Penis (Zakar), adalah alat kelamin laki-laki bagian luar yang berbentuk bulat,ia dibagi atas 3 bagian : a.
b.

Pangkal zakar = Radix Penis Badan zakar = Corpus Penis Kepala zakar = Gland Penis

c.

Bagian kepala zakar keadaannya agak membesar sedikit dari pada bagian lainnya, ia ditutup oleh kulit yang disebut kulup (preputium) di sebelah dalam preputium banyak kelenjar urat sarat saraf, yang berwarna kekuning-kuningan antara glands penis dan corpus penis terdapat suatu bagian yang berbantuk cekung yang disebut sulcus penis (culum penis). Penis mempunyai 3 corpus cavernosus sama dengan alat pengeras zakar, yaitu:
-

Dua buah corpus cavernosum penis terletak di sebelah punggung Satu buah corpus cavernosum uretra, terletak di sebelah bawah Corpus cavernosum penis terdiri dari jaringan ikat yang banyaki

penis atas
-

dari penis. pembuluh darah, sehingga pada waktu mengadakan hubungan kelamin maka penis menjadi lebar dank eras, oleh karena corpus cavernosum kandung darah, dengan mengerasnya penis maka spermatozoid dapat diantar sampai di partio vagina, pengerasan tersebut dijalankan oleh otot : 1.Muskulus ischio cavernosum (muskulus erector penis), otot tersebut menyebabkan erektio (menegang) untuk keperluan coitus. 2.Muskulus bulbo cavurnosus, untuk mengeluarkan urin dan sperma sering juga disebut muskulus aclelator urin b. Kandung buah pelir (skrotum) dan didalamnya terdapat buah pelir (Testis)

Buah pelir = testis = testes (jamak), banyaknya 2 buah terletak didalam scretum, bentuknya oval (bulat telur). Panjangnya kira-kira 4,5 cm, tebal dan lebarnya kira-kira 2 cm dengan berat kira-kira 10-15 gram. Di dalam testis inilah dibuat spermatozoid, selain iti dibuat juga disini hormon yang dinamakan testosteron, yang mempengaruhi terjadinya kelamin, di dalam testis ini terdapat saluran yang berhubungan dengan epydidimis. b. Bagian dalam Alat kelamin laki-laki bagian dalam terdiri dari : 1. Epydidimis, (Anak buah pelir) Epydidimis merupakan organ sempit yang panjang terletak di belakang atas dari testis ia terdiri dari saluran yang berliku-liku, epydidimis ini menghubungkan testis dengan Ductus Deferens. 2. Ductus Deferens (saluran air mani) Saluran ini meningalkan epydidimis kemudian ke canalis lingualis atau saluran lipat paha, ductus deferens ini dibungkus oleh : otot memanjang (longitudinal), terletak di sebelah dalam otot melingkar (circulair), terletak disebelah luar.

Saluran ductus deferens ini melewati canalis lingualis kemudian berjalan kebelakang tulang kemaluan ( os pubis) menuju samping panggung kecil (pelvis minor),selanjutnya menuju kesebelah belakang bawah vesica urinaria tepatnya pada vesica seminalis. Dari sini ductus deferens ini terus menambah glandula prostatadan pada akhirnya bermuara pad uretrha. 3. Vesica Seminalis (kandung air mani) Banyaknya 2 buah terletak antara vesica urinaria dengan rektum. Di belakang glanduala prostata. Pada vesica seminalis ini disimpanlah air mani (spermatozoid), yang akan dikeluarkan sewaktu bersenggama (coitus), keluarnya mani tersebut akibat tekanan musculus bulbo cavernosus dan musculus acelerator urine.

4.

Galndula Prostata

Kelenjar ini merupakan kelenjar yang besar dan terletak dibawah vesica urinaria, didepan bagian bawah rektum, dibelakang cavum retzii, glandula ini meliputi bagian uretrha pars prostatica. Glandula prostata ini diliputi oleh selaput jarinagan ikat yang disebut capsula prostata, yang mengandung pembuluh darah dan saraf. Glandula prostata ini dibagi kedalam 4 bagian lobus : - Lobus Posterior ialah bagian yang mengisi seluruh permukaan belakang galndula prostata, dan biasanya kita raba pada pemeriksaan rektal tusi, melalui rektum. - Lobus Inferior ialah bagian yang mengisi seluruh permukaan depan daripada glandula prostata. - Lobus Lateral (kiri dan kanan) ialah bagian yang mengisi samping kiri dan kanan atas dari glandula prostata, pada pembesaran yang abnormal (hypertophy prostat) maka akan menimbulkan penyempitan uretrha. - Lobus Medius ialah merupakan pertemuan antar lobus lateral kiri dan kanan, keduanya sedikit menonjol kedalam uretrha, maka karenanya akibat pembesaran lobus ini akan menyebabakan orificium uretrha (permukaan uretrha), akan tertutup lebih-lebih pada waktu mengeden. Perjalanan Sperma Mula-mula sperma terbentuk pada Tubulus Seminiperus kemudian pergi keductus epydidimis dan oleh karena pompaan dari ductus epydidimis ini maka sperma akan masuk kedalam ductus deferens, lalu berkumpul pada ampula ductus deferens dan vesica seminalis. Bila punak orgamus terjadi, akan kontraksi dari ampula dan vesicala seminalis, serta galndula prostata, maka sperma berikut cairan pelicin

akan dipompakan melalui bagian-bagian uretrha sehingga sperma akan keluar. b. Alat Kelamin Wanita a. Bagian luar Alat kelamin wianita bagian luar terdiri dari : 1. Mons Veneris Bagian yang menonjol dan terdiri dari jaringan lemak yang menutupi bagian depan sympysis pubis, setelah pubertias kulit mons veneris ditumbuhi rambut. 2. Libia Mayora Suatu lipatan yang lonjong dan menonjol berasal dari mons veneris dan berjalan kebawah dan kebelakang, labia mayora sinistra dan dextra bersatu disebelah belakang disebut comisura posterior atau prenulum. Pertemuan libia mayora dextra disebalah depan disebut comisura anterior. 3. Libia Minora Suatulipatan dari bagian medial dari libia mayora, kelipatan tersebut kiri dan kanan bertemu diatas disebut prepitium clitoridis, dibawah clitoris terdapat prenulum clitoridis sedangkan bagian belakang libia minora dextra dan sinistra bertemu juga pertemuannya disebut fourchet. 4. Clitoris Merupakan suatu tunggal yang erectil, karena mengandung urat saraf dan pembuluh darah, organ ini analog dengan penis laki-laki. 5. Vestibulum Merupakan rongga yang sebelah lateral kiri dan kananbya dibatasi oleh libia minora, sebelah depan clitoris, serta sebelah belakang oleh fourchet. Pada vertibulum terdapat muar-mura vagina uretrha dan terdpat 4 lobang, yaitu :

dua muara kelenjar bartholini yang terdapat pada samping belakang dari intertoitus vagina. Dua muara dari kelenjar scene disamping belakang dari uretrha.

6. Hymen Lapisan tipis dan menutupi sebagian besar daripada introitus vagina, hymen pada wanita normal biasa mempunyain piltrsai yang kecilkecil sehingga darah haid dapat keluara. Hymen tertutup sma sekali hymen oclusivum hymen, setelah melahirkan hanya sisa-sisa kecil saja pada pinggir introitus vagina disebut carunculae mirtiformis. b. Bagian dalam Alat kelamin wanita bagian dalam terdiri dari : 1. Vagina Adalah saluran yang menghubungkan uterus dengan vulva, terletak antara kandung kencing dan rektum dan ukurannya :
-

Dinding sebelah depan 9 cm Dinding sebelah belakang 11 cm pada dinding vagina sebelah dalam terdapat lipatan-lipatan yang berjalan circulair disebut rugae. Puncak daripada vagian terbagi 4 bagian yaitu : -

Disebelah depan pornik anterior Disebelah belakang pornik posterior Disebelah samping kiri dan kanan masing-masing, disebut pornil lateral dextra dan pornik sinistra

Fungsi Vagina adalah : Sebagai saluran untuk menegeluarkan darah haid, dan secret dari Sebagai alat bersetubuh. Sebagai jalan lahir bayi pada waktu melairkan. uterus.

Bila kita perhatikan dari samping maka dalam puncak mke vagina terdapat bagian yang menonjol dari servic yang disebut fortio, seolah-

olah dengan adanya fortio ini akan membentuk bagian yang kosong, antara ujung atas vagina dan fortio yang disebut fornix. Pada saluran atas epitel vagian mengandung glikogen yang menghasilkan asam susu, karena adanya bacil dordeline maka vagina yang mempunyai reaksi asam dengan PH 4,5 dan ini akan memberikan perlawanan terhadap invasi kuman. 2. Rahim (Uterus) Uterus merupak alat yang berongga yang berbentuk seperti buah alpukat atau lubuh siam, dalam keadaan tidak hamil terdapat pada ruangan velvis minor (oet let), diantara vesica urinaris dan rectum. Ukuran rahim uterus pada orang dewasa yang belum melahirkan adalah :
-

Panjang kurang lebih 7,5 cm Lebar kurang lebih 5 cm Tebal kurang lebih 2,5 cm Berat kurang lebih 50 gram

Rahim terdiri dari dua bagian besar yaitu :


-

Badan rahim (corpus uteri) Leher rahim (cervix uteri)

Bagian-bagaian rahim : Fundus uteri ialah bagian yang terletak anatara kedua pangkal Cavum uteri ialah suatu rongga yang berbentuk seperti segi tiga, saluran telur, merupakan bagian-bagian yang paling atas. bagian lebar sebelah atas dan bagian sempitnya dibawah pada bagian leher rahim. Canalis cervicalis ialah saluran yang terdapat disepanjang leher rahim

Ostium uteri ialah hubungan antara rongga rahim dan canalis sebelah dalam (ostium uteri internum) sebelah luar (ostium uteri externum) Fortio uteri ialah bagian uterus yang menonjol kebagian ujung

servicalis terdapat 2 bagian yaitu :

vagina sebelah atas. Lapisan-lapisan rahim : Endometrium merupakan selaput lendir yang menghasilakan Myometrium ialah terdiri dari otot polos yang berguna untuk secret yang alkalis untuk membasahi itrus. kontraksi uterus. Parametrium ialah lapisan peritonium yang meliputi uterus bagian luar. Posisi Uterus : Sumbu sercvic dan sumbu corvus membentuk sudut, jika sudut ini membuka kedepan disebut ante flektio, dan jika membuka kebelakang disebut retro flektio. Sumbu vagina dan uterus membentuk sudut, jika sudut ini membuka kedepan disebut ante pertio, jika membuka kebelakang disebut retro pertio.

3.

Tuba Uterina Palopi

Ialah merupakan saluran untuk menyalurkan telur yang dikeluarka ovarium, agar sampai ke rongga rahim, ia berpangkalnya dikiri kanan bawah dari vunduk uteri, banyaknya 2 buah, panjangnya 12 cm, dan berdiameter kurang lebih 3-8 cm. Ujung saluran ini berumbai disebut vimbria tuba. Lapisan dinding tuba uterna palopii, terdiri atas :

Sebelah luar terdiri dari jaringan ikat yang mengandung Jaringan otot yang memenjang (longitudinal). Selaput lendir (mocosa) Bulu-bulu getar (ciliare)

pembuluh darah. -

Tuba uterina palopii terdiri dari 3 bagaian yaitu : Pars intertitialis ilah bagian tuba yang terdapat pada dinding uterus. Pars insthimiimbrica ialah bagian tuba yang terdapat sebagian Pars ampularis ialah bagian tuba yang terdapat diantara pars luar dinding uterus, mewrupakan bagian tuba yang sempi dan lurus. insthimica dan infundibulum yang keadaanya agak membesar. Pars infundibulum ialah bagian tuba yang menyerupai corong. Fimbriae ialah bagian tuba yangb terujung.

Fungsi tuba ialah membawa ovum untuk dilepaskan ovarium kejurusan rongga rahim (cavum uteri). 4. Ovarium ( Sarang Telur) Ovarium letaknya sebelah kanan dan kiri dari uterus sedikit agak kebelakangm, bentuknya seperti buah kenari, ia mempunyaio dinding yang tebal yang terdiri dari jaringan ikat penuh pembuluh darah, warnanya merah kelabu.
-

Panjangnya 3,5 cm Lebarnya 0,5 cm Tebalnya 2,5 cm


-

Ovarium terdiri dari : Bagian luar disebut cortex terdapat folikel premordial. Bagian dalam disebut madula terdapat pembuluh darah urat -

syaraf dan pembuluh limpha. Fungsi dari ovarium adalah :


-

Memproduksi folikel primordial Memproduksi sel ovum

Mengeluarkan ovum Mendewasakn folikel premordial menjadi folikel de graaf Memproduksi hormon ostrogen

Memproduksi hormon progesteron Seorang yang tidak mengaium yang menglami menstruasi dikarenakan ovarium yang mengeluarkan hormon oestrogen dan progesteron dan dengan sendirinya akan mengalami in-fantiil (pengecilan). Ovarium mulai berfungsi pada umur 12 tahun keatas, yaitu akibat rangsangan kelenjar hypopyse bagian lobus anterior yang mengeluarkan hormon gonardotropin (FSH). SISTEM PERSARAFAN Susunan Syaraf Guna : 1. Bersama-sama dengan hormone mengatur kerja sama yang baik antara bagian-bagian tubuh. 2. Menghubungkan tubuh kita dengan luar, misalnya: dengan indera, sehingga kita dapat menjalankan pekerjaan-pekerjaan dengan sadar atau tak sadar. 3. Tempat kesadaran 4. Alat kecerdasan dan kemauan/kehendak. Receptor, Conductor dan Effector. 1. Receptor : yaitu menerima rangsang, biasanya : indera ( misalnya : kulit ) 2. Conductor : yaitu meneruskan rangsang, biasaya sebagian dari urat syaraf. 3. Effector : yaitu menggerakan rangsangan, biasanya otot-otot kadang-kadang juga kelenjar. Susunan syaraf terdiri dari atas : I. SUSUNAN SYARAF PUSAT : a.Medulla spinalis (sumsum belakang)

b.Cerebrum (otak besar), cerebellum (otak kecil), truncus encephali (tampak otak) c.aglion (simpul-simpul syaraf) II. SUSUNAN SYARAF TEPI : (Peripheri) a. Syaraf-syaraf otak (12 pasang) b. Syaraf-syaraf sumsum tulang belakang ( 32 pasang ) III. SUSUNAN SYARAF OTONOM : (Vegetatif) a. Interamural b. Sympatis c. Parasympati I. SUSUNAN SYARAF. A. Medulla spinalis (sumsum tulang belakang ) Medulla spinalis (terdapat diseluruh tulang belakang = collum verbrae ) dan terdapat sampaI vertebrae lumbalis ke 2. Ia dibungkus oleh 3 selaput, yaitu : yaitu : Pars cervicalis (bagian leher) Pars thracalis (bagian punggung) Pars lumbalis (bagian pinggang) Pars sacralis Filum terminale Medulla spinalis mempunyai 2 alur-alur yang membujur dari atas kebawah. Alur-alur satu terletak disebelah depan, disebut Septum mediana anterior, satunya lagi terletak disebelah belakang dinamai Septum mediana Posterior. Sumsum belakang terdiri dari atas 2 macam zat, yaitu : a.zat kelabu (substantia grisea), trletak disebelah dalam. Duramer (luar) Arachnoidea (tengah) Piamater

Menurut tempatnya, maka medulla spinalis dibagi-bagi dalam beberapa bagian,

b.zat putih (susstantia albea), terletak di sebelah luar. ZAT KELABU (SUBSTANTIA GRISEA ) Terdiri atas cel-cel syaraf yang berkutub banyak. Zat kelabu ini mengelilingi saluran yang terdapat di medulla spinalis yang disebut canalis centralis. Disebelah kanan dan kirinya terdapat semacam tanduk, dinamai : Cornu anterior dan Cornu Posterior. Bentuk dari substantia grisea meruoai huruf H belahan kiri dan kanan tersebut dihubungkan oleh : Commisura grisea (persambungan kelau). ZAT PUTIH (Subtantia Albae) Terdiri atas serabut-serabut syaraf yang mengandung selaput benang syaraf. Commisura alba menghubungkan berkas depan kiri kanan. Zat putih merupakan kumpulan dari serabut-serabut syaraf didalam medulla spinalis. Susunan serabut syaraf substantia alba berlainan, makin keatas makin besar susunanya. Radix Nervi Spinalis (akar syaraf sumsum belakang) Radix anterior nervis spinalis berasal dari cornu anterior dan meninggalkan medulla spinalis. Radix posterior nervi spinalis dimulai dari ganglion dan kemudian masuk kedalam medulla spinalis. Jalannya syaraf-syaraf tersebut makin bawah makin miring, kemudian hampir vertikal ( tegak-lurus) dan menyerupai ekor kuda, oleh karenanya dinamakan : Cauda equine. B. Otak Otak terbagi atas : 1.
2.

Cerebrum = Otak besar Cerebellum = Otak kecil Truncus encephali = tampak otak terdiri atas : a. b. c. d. e. Medulla oblongata = sumsum penyambung Pons Varoli =jembatan varol Punduculus cerebri = Tungkai otak besar Punduculus Cerebellaris = Tungkai otak kecil. Thamalus

3.

f. 1.

Hypophyse CEREBRUM Cerebrum ini dibungkus juga oleh selaput yang disebut Meninges-

meninges terdiri atas 3 lapisan, yaitu: - Durameter - Arachnoidea - Piameter A. Dutameter Selaput yang paling luar, yang mengandung banyak pembuluh darah, selaput tersebut tidak mengikuti jalannya gyrus dan sulcus dari otak (jamak : Gyri dan sulci) B. Arachnoidea Terletak dibawah durameter sebelah luar dan dalamnya tertutup cel-cel endhotelium. C. Piameter Lapisan yang paling dalam. Lapisan ini mengikuti jalannya gyri dan sulci otak. Disini pula trdapat banyak pembuluh darah, pemnuluhgetah bening dan syaraf-syaraf. Diantara arachnoidea dan piameter terdapat banyak pembuluh darah yang besar-besar untuk otak. Cerebrum terdiri atas 2 belahan yang dinamakan hemisphere, yaitu belahan kanan dan belahan kiri.kedua hemisphere tersebut dibagian dasarnya dihubungkan oleh : Corpus callesum(balok otak). Otak besar terdiri atas substatia grisea (bagian luar) dan substantia alba (dibagian dalam). Ia merupakan pusat penggerak (centrum motorik) dari seluruh bagian-bagian tubuh serta juga menjadi pusat sensoris. 2. CEREBELLUM (Otak Kecil) Cerebellum merupakan atap dari ventriculi cerebri IV.Bentuknya bulat telur, dibagian tengahnya agak sempit. Ia terbagi atas 2 hemisphere juga kanan da kiri. Otak kecil mempunyai juga substantia grisea (sebelah luar) dan substantia alba (sebelah dalaum). Substantia alba yang terdapat dibagian

dalam tersebut bentuknya menyea rupai pohon yang bercabang-cabang, yang disebut : Arbor Vitae. Substantia grisea terletak disebelah luarnya serta mengelilingi lapisan putih tersebut. Cerebellum berguna sebagai penghubung = penerima indra. Jika otak kecil rusak, maka otot-otot akan bergerak dan sebagian syaraf inderaakan terangsang kecuali itu perseimbangan tubuh juga terganggu.

3. RUNCUS ENCEPHALI Truncus Encephali terdiri atas : o o o Medulla Oblongata : menghubungkan cerebellum (otak Pons Varoli : merupakan dasar dari ventriculi cerebri IV. Penduculus Cerebellaris : terdapat disebelah kanan dn kiri kecil) dengan medulla spinalis

dari cerebrum. Bagian depan berhubungan dengan cerebrum, bagian tengah dengan Pons Varoli dan bagian belakangnya dengan medulla oblongata, tangkai otak kecil (peduculus cerebralis (ini rdiri atas geragih-geragih celcel syaraf( substantia alba) o
o

Penduculus cerebralis : terdapat disebelah kanan dan kiri dari Thalamus : Ada 2, yaitu kanan kiri. Kedua-duanya hampir Hypophyse : Kelenjar hormone.

cerebrum(otak besar). bersambungan dan merupakan dinding samping dari ventriculi cerebri III. o

GANGLION (Simpul Syaraf) Ganglion merupakan kumpulan cel-cel syaraf dan serabut-serabut syaraf yang keluar dan masuk ganglion itu, besarnya bermacam-macam, ada yang kecil dan ada pula yang besar (2-3 cm), serta berwarna abu-abu kemerah-merahan.
1.

Ganglion spinalis : tedapat di akar belakang dari medulla spinalis

(sumsum tulang belakang).

2. 3.

Ganglion sympathicus : (simpul syaraf cabang) terletak di Ganglion corllateralis : (simpul syaraf tepi) terdapat dalam

perjalanan syaraf otak dan syaraf gaib. beberapa alat-alat tubuh. II. SYARAF-SYARAF TEPI.
a. Syaraf-syaraf otak ada 12 pasang yang keluar dari otak melalui lobang-

lobang tulang tengkorak, syaraf-syaraf tersebut ialah : N.OLFACTORIUS (Syaraf Pembau) Syaraf ini keluar dari lobus olfactorius, kemudian melalui lobang-lobang os ethmoidale menuju ke rongga hidung. Guna sebagai pembau. N.OPTICUS (Syaraf Mata) Serabut-serabut syaraf dari N.Opticus mengadakan persilangan didepan hypophyse, dinamai : chiasma opticum. Serabut-serabut tersebut tidak semuanya mengdakan perselingan, akan tetapi hanya serabut yang letaknya ditengah saja yang mengadakan persilangan, sedangkan serabut bagian samping tidak mengadakan persilangan. Gunasebagai melihat. N.OCULOMOTORIUS (Syaraf Penggoyang Mata) Pusat dari syaraf ini terdapat didalam aquaductus sylvii, yang kemudian keluar dari sebelah tangan truncus encephali menuju ke lekuk mata, syaraf ini merupakan syaraf yang terkecil dari syaraf otak. Guna sebagai menggerakkan atau mengoyangkan mata.

N.TRIGEMINUS Syaraf ini merupakan syaraf yang tebesar.keluar dari sisi Pons Varolli, mengandung syaraf terasa dan penggerak. Pada ujung os petrosum (tulang karang), ia membentuk Ganglion Gasser, kemudian ia bercabang 3 yaitu : a. b. Cabang pertama, syaraf perasa untuk dahi dan hidung. Cabang Kedua, syaraf perasa untuk maxilla

c.

Cabang ketiga, syaraf perasa untuk mandibula dan syaraf N.TROCHLEARIS(Syaraf pemutar mata)

penggerak untuk otot-otot pengunyah. Pusatnya dibelakang N.Oculomotorius, kemudian keluar didekat Pons Varolli dan berselang menuju kelekuk mata, syaraf ini merupakan syaraf yang terkecil dari syaraf otak. Guna untuk memutar mata. N.ABDUCENS (syaraf penggoyang sisi mata ) Keluar dari sebelah bawah pons varolli, kemudian menembus meninges didekat cella Turcica (pelana turki) menuju ke lekuk mata. Guna untuk menggoyangkan mata ke sisi samping. N.FACIALIS (syaraf muka = syaraf wajah ) Syaraf ini berhubungan dengan syaraf pendengar. Bagian syaraf penggeraknya perfi ke otot-otot muka kulit kepala, otot-otot telinga, bagian syaraf perasanya pergi ke lidah bagian depan.syaraf tersebut memberi pensyarafan ke otot-otot ajuk (mimik) N. ACUSTICUS ( Syaraf pendengar) Syaraf ini mempunyai 2 kumpulan serabut syaraf, yaitu : Untuk cochlea, dan Untuk vestibulum N. GLOSO-PHARINGEUS(syaraf lidah tekak) Mempunyai serabut-serabut perasa dan penggerak untuk lidah dan tekak. Syaraf ini berhubungan dengan N.vagus, N.Facialis dan N.Sympathicus.Ia mempunyai cabang-cabang untuk : a. b. c. d. Cavum tympani, yang kemudian membentuk Pharynk Tensil dan palatine Lingua jalinan syaraf yang disebut plexus tympanicus.

N. VAGUS (syaraf beredar = syaraf kelana)

Syaraf ini keluar dari medulla oblongata (sumsum penyambung) serta menuju ke rongga dada. Ia mempunyai ranting-ranting untuk : a. b. c. d. Cardiacus. N. ACESSORIUS (Syarat tambahan = syaraf boncengan) Ada 2 bagian, yaitu berasal dari otak dan yang berasal dai medulla spinalis (keluar dari segment ke-1 sampai ke-6 bagian leher). Syaraf ini member syaraf kepada musculi sternocleido-mastoideus trapezius, yang lainnya mengikuti N.Vagus. N.HYPOGLUSSUS (Syaraf bawah lidah) Pusatnya terdapat didalam medulla oblongata, memberi pensyarafan kepada otot-otot lidah dan otot-otot yang melekat pada os hyoidea. b.Syaraf-syaraf sumsum belakang: Syaraf sumsum belakang ada 31 (32) pasang, yaitu : 1. 2. 3. 4. 8 pasang syaraf leher 12 pasang syaraf dada 1-2 pasang syaraf ekor : N.Cervicalis : N.Theracalis : N.Lumbalis : N.Coccygealis Kulit meatus acusticus Pharynx Larynx,trachea, bronchus. Cor, yang kemudian bersama-sama

dengan N. Symphaticus, membentuk jalinan syaraf yang dinamai N.

5 pasang syaraf pinggang

Syaraf-syaraf tersebut keluar dari sumsumm belakang dan mempunyai 2 ekor syaraf : a) b) Radix anterior nervi spinalis Radix posterior nervi spinalis 1.Syaraf leher (N. Nervicalis) Ranting-ranting belakang dari syaraf ini membentuk jalinan plexus cervicalis, memberi persyarafan kepada otot-otot leher, punggung, tubuh

bagian belakang. Ranting-ranting depan membuntuk jalinan plexus beachialis, member syaraf ke lengan. 2. Syaraf dada (N.Thoracalis) Syaraf ini memberi syaraf ke otot-otot tubuh dan kulitnya. Ranting belakang pergi ke otot-otot punggung, sedang yang depan menjadi N.Intercostalis. 3. Syaraf pinggang + kemudi (N.Sacralis) Syaraf ini membentuk jalinan plexus lumba-sacralis, yang kemudian pergi ke anggota bagian bawah (extermitas inferior) kecuali itu ia member persyarafan juga kepada panggul, otot otot punggung. Cabang-cabang yang besar dari syaraf ini ialah : a.N. Ischiadicus : untuk betis dan lutut b.N. Femoralis : untuk paha dan kaki bawah. REFLEX Reflex adalah suatu reaksi tubuh terhadap rangsangan sebelum kita sadar atas aksi yang datang. Reflex terbagi atas : Reflex lutut dan Reflex asing. 1. Reflex lutut Reflex ini adalah reflex dari sumsum tulang. Aksi yang datang ditempat lutut, dibawa oleh syaraf ssensibel ke ganglion spinale (mengandung syaraf perasa), kemudian diteruskan ke cel-cel motoris, terus keotot-otot, yang menyebabkan terjadinya penarikan, yang jalannya (terjadinya) cepat sekali. 2. Reflex Asing Reflex ini adalah reflex yang datangnya dari sumsum belakang juga, sebagian apa yang terjadi akan dikirimkan pula ke otak, meskipun mengirimkannya sudah beberapa saat sesudahnya kejadian tersebbut terjadi, untuk diingat-ingat oleh otak, beberapa diantara reflex ini ialah : a. Reflex batuk : terjadi jika lapisan mucosa dari trachea terangsang. b. Reflex Mata : (Reflex Pupil) terjadi bilamana ada sinar yang terlalu tajam masuk ke dalam mata

c. Reflex Menelan : Terjadi bila makanan sudah masuk di mulut bagian belakang, kemudian timbul perasaan ingin menelan. d. Reflex Menghisap : Terjadi pada bayi yang sesudah mulutnya menyentuh atau merasa ada putting susu, maka ia kemudian akan menghisap putting susu tersebut SUSUNAN SYARAF GAIB (OTONOM=VEGETATIF) Susunan syaraf ini dinamakan otonom, karena syaraf ini bekerja sendiri, tidak tergantung atas kemauan syaraf pusat, syaraf tersebut menuju ke otot polos, otototot jantung, kelenjar buntu, dan kelenjar-kelenjar biasa. Begitu pula ia mengatur peredaran darah, alat-alat pencernaan, pekerjaan kelenjar, alat-alat kelamin, metabolisme dan panas badan. Serabut syaraf ini keluar dari cerebrum dan juga dari medulla oblogatta, syaraf otonom terbagi atas: 1. INTRAMURAL Terdapat dalam dinding-dinding usus dan otot-otot jantung, staraf ini menbentuk jala-jala yang terdiri atas cel-cel syaraf dan geragih-geragihnya, serat bekerja untuk paristaltik usus serta panrikan darim otot-otot jantung. 2. SYMPATHICUS Syaraf ini terdiri atas: a. Pusat ( centrum ) yang terdapat di medulla spinalis, dari segment cervicalis ke-7 sampai segment lumbalis ke-3. b. Rantai Batas(Gres Streng) yang berada disebelah kanan dan kiri dari medulla spinalis. Ia terbagi atas 3 bagian, yaitu: yaitu: Ganglion Coeliatum (Ganglion Solare) Ganglion Mesenterium Craniale, dan Ganglion Cervicalis Craniale Ganglion Cervicalis Medium, dan Ganglion Stellatum

Di luar dari ganglion-ganglion tersebut masih terdapat 3 ganglion lain,

Ganglion Mesentericum Caudale.

Kecuali yang sudah disebutkan diatas, maka syaraf sympathicus juga pergi keseluruh bagian tubuh. 3. PARASYMPHATICUS Syaraf ini terdiri atas: a.Pusat (Central) yang terdapat di tempat otak b.Serabut-serabut staraf c.Centra yang berada di segmen sacralis 2-3 beserta serabut-serabutnya perginya ke Intestinum crassum, Genetalia dan Vesica urinaria. Sebagian besar dari susunan syaraf parasympathicus dikumpulkan di dalam N.Vagus yang pergi ke hati, paru-paru, lambung, jantung, pancreas dan usus. Dibagian panggul kecil (Pelvis minor terdapat suatu jalinan syaraf yang pergi kealat-alat urugenetalia dan rectum. Tiap-tiap organ dalam tubuh syaraf sympathicus yang bekerja saling berlawanan (Antagonis). Perbedaan Antara Syaraf OTONOM dan Syaraf PUSAT OTONOM PUSAT 1. Bekerja tidak dipengaruhi oleh 1. bekerjanya dapat dipengaruhi oleh kemauan kita kemauan kita, tetapi tidak selamanya(ingat akan reflex) 2. Pergi (mamberi persyarafan) 2. Pergi (member persyrafan) ke ototkeseluruh bagian tubuh 3. Bekerjanya lambat otot seranlintang dan indra 3. Bekerjanya cepat

SISTEM PENGINDRAAN 1. Kulit Guna kulit : 1. Sebagai penutup serta melindungi terhadap : a. Pukulan, karena elastisannya.

b. Kekeringan, karena adanya lapisan cel tanduk. c. Zat-zat yang merusak d. Kuman kuman (bakterti) e. Penyinaran. 2. Mempertahankan suhu badan yang tetap: a. Karena adanya isolasi (lemak di jaringan ikat bawah kulit ). b. Karena pemberian darah yang berganti-ganti. c. Karena adanya kelenjar keringat. 3. Menadung indera , yang bekerja sebagai reseptor : indra perasa dingin, panas, sakit dan meraba. 4. Menyimpan zat makanan yang berupa lemak. 5. Membuat vitamin D dari sterol dengan pengaruh sinar ultra-violet (matahari). Bagia-bagian kulit : Cutis 1. Epidermis, membentuk kelenjar-kelenjar rambut dan kuku. 2. Corium, dengan pembuluh darah, pembuluh limpha, urat syaraf dan indera. Subcutis : mengandung lemak. Tebalnya cutis diedalam tubuh kita tidak sama, lapisan yang tebal dari cuties terdapat di tengku, telapak tangan, dan telapak kaki ( + 3 mm), yang paling tipis terdapat di kelopak mata. Subcutis berhubungan dengan tulangtulang dengan perantara fasxia otot-otot.

Susunan Kulit Epidermis Epidermis merupakan lapisan yang paling luar dari kulit, dan terdiri dari cel cel epithel. Lapisan ini terletak tara, di epidermis terdapat lipatanlipatanyamg

tidak sama, lipatan-lipatan yang besar biasanya terdapat dipersendian. Pada orang yang lebih sudah tua, kulit kehilangan keelastisitasnya dan juga kekurangan lapisan lemaknya, sehingga kulit berkerut. Dibagian bawah dari epidermis menonjol (masuk kedalam) lapisan corium dalam bentuk papil-papil. Didalm papil-papil ini terdapat pembuluh darah dan indera, sedangkan klenjar keringat, rambut, kelenjar urap ( glandula sebacea). Epidermis terbagiatas Stratum corneus (bagian luar) dan stratum mucosum (stratum germinativum), kecuali itu ia masih mepunyai bagian lainnya, diantara yang penting ialah stratum gtanulosum = lapisan pertumbuhan. Di epidermis tersebut tidak terdapat pembuluh darah, pembuluh lymphe dan syaraf. Corium Terdiri atas jaringan ikat yang kuat. pada perbatasan corium dan epidermis terdapat papil-papil yang mengandung pembuluh darah dan syaraf syaraf indera. Glandula Sudoriferae (kelenjar keringat) Kelenjar-kelenjar ini kebanyakan terdapat di corium, akan tetapi ada juga yang letaknya lebih dalam lagi. Kelenjar-kelenjar keringat terdapat + 3.000.000 banyaknya, serta mengeluarkan keringat + liter tiap 24 jam, guna yang terpenting dari kelenjar keringat ialah turut membantu mengatur panas yang tetap dengan adanya penguapan melalui keringat kecuali air, juga garam-garam terutama garam dapur (NaCl). Glandula Sebacea (kelenjar urap) Kelenjar ini mengeluarkan urap yang bermuara di kantong-kantong rambut. Gunanya untuk melemasakan kulit. Rambut Rambut tumbuh di seluruh badan, akan tetapi dikepala terdapat yang terpanjang dari pada bagian tubuh yang lain. Pada masa puber (aqil balik), maka rambut juga mulai tumbuh di alat-alat kelamin, ketiak dan pada orang laki-laki mulai tumbuh juga kumis, jenggot. Rambut terbentuk juga cel-cel epithel yang kemudian tumbuh dibagian corium. Pada kanan dan kiri kantong rambut terdapat kelenjar urap. Di bagian bawah dari kantong rambut tersebut terdapat papil rambut yang berisi pembuluh darah dan syaraf . disinilah dibuat bahan-bahan rambut itu

yang diambil dari cel-cel stratum mucosum.sehingga lama-kelamaan rambut menjadi panjang. Warna Dari Kulit Kulit sebenarnya mempunyai warna kulit muda, didalam kulit tersebut terdapat butir-butir pigmen yang terletak si stratum mucosum. Pada orang yang tidak begitu hitam, hanya mengandung pigmen sedikit saja. Pigmen tersebut berguna untuk melindungi tubuh terhadap sinar matahari. Pigmen didalam tubuh tidak sama, yang paling banyak pigmennya adalah Arcola mammae (daerah buah dada) dan alat kelamin bagian dalam. Pengaturan Nafas Suhu manusia menunjukkan 2 keistimewaan yaitu : panas). Suhunya tetap (constan), meskipun ada perbedaan-perbedaanhanya Keduanya untu mmpercepat proses kebutuhan-kebutu8han hidup sedikit sekali. (pembakaran, pencernaan dsb), sebab enzym-enzym didalam tubuh manusia dapat bekerja dengan baik pada suhu + aparu, kuli (penguapan keringat + 25 %). 2. Lidah Didalam lidah (lingua) terdapat papil-papil pengecap yang dapat merasakan, asin, manis, pahit dan asam. Papil-papil tersebut bantak terdapat dipangkal, sisi, dan ujung lidah. Rasa yang diterima oleh lidah kemudian dikirimkan ,elalaui syaraf-syaraf ranting dari N.Glosso phatyngues (syaraf lidah tekak) ke otak. 3. Hidung Panca indera ini terdapat dirongga hidung bagian atas, syaraf-syaraf pembau (N.Olfactorium) setelah keluar dari otak menembus lobang-lobang 30 derajat C. panas diatur oleh Thalamus, yang terdapat di otak, pengeluaran panas bisa terjadi melaluim paruSuhunya lebih tinggi dari pada suhu udara disekitarnya (berdarah

yang kecil pada os ethmoidale menuju ke epithel selaput lendir hidung. Cel-cel epithel tersebut hanya terdiri atas cel-cel penerima dari panca indra pembau. 4. Mata Mata adalah pancaindera penglihatan, ia terletak didalam orbita (fossa orbitalis lekuk mata) yang terdapat di tenggorok bagian depan. Lekuk mata ini berbentuk kerucut. Mata mempunyai bagian-bagian sebagai berikut : a. I. Balbus Oculi (bola mata) Sclera Selaput ini kuat sekali serta berwarna putih terdapat di lapisan yang paling luar sekali. Bagian depannya tidak berwarna putih, tetapi bening (transparan), sehingga sinar dapat menembus bagaian ini. II. Chorioidea Bagian ini banyak mengandung pembuluh-pembuluh darah yang berguna untuk memberi makan kepada mata. Dibagian depan dibawah cornea, lapisan ini berubah menjadi iris (selaput tipis). Iris tersebut mengandung pigmen yang memberikan warna kepada mata, serta menutup bagian tepi lensa disebelah depan. Ditengah-tengah iris terdapat lobang yang dinamakan pupil. Pupil ini dapat dibesarkan dan di kecilkan oleh otot lingkar dari iris (sphincter puppilae dan dilatator papilae). III .Retina Bagian ini terletak disebelah dalam serta mengansung cel-cel pancaindera untuk melihat, dalam cel-cel tersebut terdapat syaraf-syaraf (N. Opticue), yang kemudan menembus selaput putih, tempat ini disebut papila. Bola mata terdiri atas 3 lapis selaput, yaitu :

PENAMPANG MATA
Nervis optici (titik buta)

Pada titik buta itu tidak terdapat cel-cel pancaindera penglihatan itu, oleh karenanya tidak dapat menerima rangsangan dari benda-benda yang dilihat. Disebelah samping dari titik ini terdapat : Macula lutea (binti kuning) yang mempunyai lekuk ditengah-tengahnya dinamakan : fovea centralis. Disini merupakan tempat yang paling tajam untukpenerimaan cahaya, benda-benda yang dilihat setelah ditangkap oleh N.Opticus, kemudian dibawa ke lobus occipitalis yang merupkan tempat pusat penglihatan.
Lensa (lens crystallina)

Berbentuk biconvex, terletak dibelakang lubang popil, lensa tersebut merupaksn benda yang transparan (bening) sera dilingkari oleh processus cilliaris, untuk menjaga supaya lensa tersebut tidak berubahrubahtempat, maka ia diikat oleh Zonula Zinni (asimpai lensa) yang berada disekitar lensa dan diikatkan dengan dasar processus cilliaristersebut, dibelakang lensa ini terdapat corpus vitreum (inti mata) yang brning juga dapat ditembus oleh sinar yang masuk. Alat-alat tambahan a. Alis mata (supercilium) Suatau bagian kulit yang menempel, dimana tumbuh rambut tebal dan pendek. Guna alis mata tersebut ialah : o Menahan sinar yang terlalu tajam yang masuk dimata kita. o Menahan supaya keringat jangan sampai masuk ke mata. o Menambah kecantikan. b. Kelopak mata (palpebra oculi) dan selaput mata (conjunctiva) Suatau jaringan ikat yang diliputi oleh kulit, sebelah dalamnya dilapisi oleh selaput lendir yang dinamakan : conjunctiva. Selaput mata yang mnutupi bola mata disebut : conjunctiva palpebra. Kelopak mata bagian atas dapat diangkat keatas oleh N. Levator palpebra superior. Guna kelopa mata adalah : o o Melindungi bola mata. Menutup bola mata.

o asing).

Melindungi

mata

dari

sinar

yang

terlalu

terang/tajam, begitu pula terhadap corpus alielum (benda-benda c. Kelenjar air mata (galandula lacrimalis) Mata mempunyai beberapa kelenjar: kelenjar urap yang membuat urap untu mencegah supaya mata tidak lengket. Kelenjar air mata ini terletak disebelah atas dan dibagian luar dari mata, ia menghasilkan air mata, saluran air mata mmpunyai hubungan dengan hidung, oleh karena itu bila mrngeluarkan terlalu banyak air mata, maka air mata tersebut akan keluar dari hidung. Guna air mata untuk menjaga agar mata tetap dalam keadaan basah, juga untuk dapat mengeluarkan cirpus alierum. d. Otot-otot mata (musculi oculi) Oto-otot yang terdapat pada mata : o o o o o o 5. M. Rectus oculi superior. M. Recrus oculi inferior M. Rectus oculi lateralis M. Rectus oculi medialis M. Obliques superior M. Obliques inferior Telinga 1. Untuk mendengar . 2. Alat keseimbangan tubuh. Telinga terdiri dari 3 bagian : Auris externa (alat pendengar bagian luar) Bagian ini terdiri atas daun telingan dan liang telinga luar (meatus acitius externa). Daun telingan berguna untuk mengumpulkan getaran-getaran suara yang nantinya akan dimasukkan diliang telinga.

Telinga memiliki 2 tulas yang penting, yaitu :

Meatus acustucus externus terdiri atas tulang rawan, yang sebelah dalamnya ditutup oleh membran tympani (gendang telinga). Auris media (alat pendengar bagian tengah) Bagian ini terletak dibelakang membran tympani (gendang telinga) serta mempunyai rongga yang disebut cavum tympani rongga ini berhubungan dengan rongga tekak dengan perantaraan Tuba Auditiva Eustachii. Didalam cavum tympani terdapat 3 tilang : 1. 2.
2.

Mallens (martil), yang bersandar pada membran tympani. Incra (landasan), berhubungan dengan malleus Stapes (sanggurdi), berhubungan dengan incus

dengan perantaraan sebuah sendi. dengan sebuah sndipula. Kaki kiri staper berhubungan dengan fenestra ovalis (tingkat jorong) yang terdapat pada bagian Cochlea (rumah siput). Ketiga tulang tersebut berguna untuk meneruskan getaran suara dari membran tympani untuk diteruskan ke dinding labyrinth. Auris interna (alat pendengar bagian dalam) Alat penggemar dalam terdiri dari 2 bagian yang penting, yaitu : 1. Cochlea (rumah siput) Adalah sebuah bangunan pipa yang berkelok-kelok yang menyerupai rumah siput, didalamnya berisi cairan yang berguna untuk meneruskan getaran suara yang nantinya akan dibawa ke celcel pendengar (alat corti). Dari sini rangsangan tersebut dikirimkan ke otak dengan perantaraan cochlearis. 2. Conalis semicircularisberarti penting untuk keseimbangan tubuh. Saluran ini berbentuk seperti tapal dan susunannya sedemikian rupa, sehingga satu sama lainnya membuat sedut yang tegak lurus. Karena adanya alat ini, maka kita selalu mengetahui gerakan tubuh serta kemungkinan sikap tubuh

yang tertentu. Alat ini mendapat syaraf Vestibularis, N.Cochlearis, nantinya bersatu menjadi N.Acusticus.

KERANGKA (SKELET) (SCELETION) Susunan tulang yang membentuk tubuh disebut rangka atau skelet yang terdiri dari 3 bagian, yaitu : I. II. III. Kerangka kepala (Caput = Cranium) Kerangka badan (Corpus = Truntus = Sceletion Trunci) Kerangka anggota ( Ekstermitas ) A. B. Ekstermitas superior Ekstermitas inferior

I. Kerangka kepala = Caput=Cranium Kerangka kepala dibagi 2 bagian yang terdiri dari : a. Tengkorak Otak (Tulang yang mengelilingi otak = Nurocranium) Terdiri dari 6 bagian yang jumlahnya 8 buah tulang yang tersusun dengan baik yaitu : 1. Tulang dahi = Os frontal, banyaknya 1 buah Terdiri dari tulang ceper, terletak di depan, diatas lekuk mata kiri dan kanan, diatas hidung. Sisi atas dan samping kiri dan kanannya berbatasan langsung dengan kedua buah tulang ubunubun dan di tengah-tangahnya sebelah depan agak tebal, terdapat lobang yang diisi hawa, yang disebut sinus frontalis, sinus frontalis ini secara tidak langsung berhubungan dengan rongga hidung. 2. Tulang pelipis = Ossa temporal, banyaknya 2 buah Banyaknya 2 buah kanan dan kiri, bagian atasnya tipis, sedangkan bagian dasarnya agak tebal, arah sudut belakang keadaannya menonjol rongga otak menonjol ke bawah, tonjolan ini, disebut taju mastoid = processus mastoidius, yang didalamnya mempunyai lobang-lobang hallus yang disebut sinus mastoidius.

Disebelah depan taju mastoid terdapat lobang, lobang ini masuk ke dasar rongga otak yang disebut lobang telinga luar (meatus akusticus eksternus). Disebelah dalam dari lonag ini terdapat bagian yang melintang sedikit serong ke depan, bagian ini disebut tulang karang = Os fetrosum di dalamnya sebagai tempat alat pendengaran.

3. Tulang ubun-ubun = Ossa parietal, banyaknya 2 buah Banyaknya 2 buah, terletak diatas samping kiri dan kanan dari rongga otak, kedua tulang itu pinggir tengahnya berhubungan 1 sama lain. Pinggir Depan berhubungan dengan tulang dahi, Os frontale, pinggir samping kiri dan berbatasan dengan tulang pelipis, Ossa temporal e, sedangkan sisi belakang berhubungan dengan tulang kepala belakang = Os oksipitale. 4. Tulang kepala belakang = Os oxsiptale, banyaknya 1 buah Terletak di sebelah belakang rongga otak yang mempunyai bagian tegak dan bagian mendatar, bagian tegaknya membentuk sisi belakang rongga otak dan berbatasan dengan kedua tu;ang ubun-ubun, bagian mendatarnya membentuk dasar rongga otak bagian belakang, yang ditengah-tengahnya membentuk sebuah lobang yang besar yang disebut Foramen oksipitalum magnum. Sebelah kanan dan kiri dari lobang ini terdapat lobang kecil untuk ja;lannya benang syaraf otak menuju tempat-tempat yang diurusnya. Sisi bagian dari Os oksipitale ini berbatasan dengan tulang pelips = Ossa temporal hingga ke belakang Os fetrosum = tulang karang. 5. Tulang saringan = Tulang tapisan = Os ethmiodale Banyaknya 1 buah, terletak di belakang dasar tengah-tengah os frontale dan memisahlkan rongga hidung dan rongga otak.

Tulang saringan atau tulang tapusan terdiri dari 2 buah lempeng yaitu : .a Lempeng datar = Laminacribosa, yang terletak mendatar dan memisahkan antara rongga hidung dan rongga otak, pada lempeng datar ini terdapat lobang-lobanh yang halus dan berguna untuk lainnya serabut syaraf pencium dari otak ke rongga hidung .b Lempeng tegak = Laminaperpendicularis, yaitu letaknya tegak berdiri diatas lempeng datar, seplah-olah memisahkan lempeng datar menjadi sama kiri dan kanan. 6. Tulang Baji = Os sphenoidale Banyaknya 1 buah terletak di dalam rongga otak bagian tengah, bila dilihat dari atas berbentuk seekor kupu-kupu siramarama yang terdiri dari sebuah badan dan 2 pasang sayap. Badannya menyerupai sela kuda = pelana turki, dan karenanya ia disebut sella tursika untuk tempatnya kelenjar hipofise = dula hipofise Sayap yang dua pasang itu ialah : .a Pasangan sayap depan yang terbentang dari sella tursica menyebar ke depan, samping, dan ujungnya bergabung dengan permukaan belakang tulang dahi. Disebelah depan letaknya depan tulang baji ini terdapat tulang saringan, tulang tapisan, bila dilihat dan di banding dengan sayap belakang maka keadaannya lebih kecil maka sebab itu disebut sayap tilang baji = Spenoid Alla Parva .b Sayap belakang letaknya disebelah belakang sayap depan sella tursica ke samping belakang, sampai di permukaan di Ossa Fetrosun. Sayap belakan ini lebih besar dari sayap depan, maka disebut sayap besar tulang baji = sphenoid Alla magna.

Ke delapan buah tulang tadi satu sama lainnya sambungmenyambung sehingga pada akhirnya terbentuklah suatu lingkaran yang didalamnya membentuk suatu rongga yaitu rongga otak =Cavum Cranii. - Os Frontale merupakan kutub depan rongga otak. - Ossa Temporale merupakan kutub samping rongga otak - Os Ox ipitale merupakan kutub belakang rongga otak Disamping kutub rongga otak juga otak mempunyai pula dasar rongga otak = Basis Cranii dan puncak rongga otak = Apex Cranii. Dasar rongga otak = Basis Cranii terdiri dari : Sebagian Os Frontale, ossa temporale, sebagian os oxipitale, os ethmoidale dan os sphenoidale. Puncak rongga otak = Apex Cranii terdiri dari ossa parietale sebagian dari os frontale, sebagian dari os temporal dan sebagian dari oxipitale. Pada dasar rongga otrak = Basis Cranii bila dilihat dari atas akan terlihat 3 buah lekukan yaitu: a. Lekuk otak depan = Fossa cereebria anterior yang terdapat diantara pinggir belakang sphenoid alla parfa hingga permukaan be;lakan os frontale. b. Lekuk otak tengah = Fossa Cerebria Media, yang terdapat dari permukaan belakang sayap kecil, hiongga permukaan depan tulang karang. c. Lekuk otak belakang =Fossa Cerebria Posterior, terdapat pada permukaan belakang Os Petrosum hingga permukaan depan Os Oxipitale bagian tegak. Pada Fossa Cerebri Anterior terdapat lobang-lobang halus pada Os Etmoidale yang berhubungan dengan rongga hidung. Pada Fossa Cerebri Media, terdapat Sella Tursica, sayap tulang baji besar, dan lobang-liobang besar serta celah-celah untuk tempat lalunya benang-nbenang syaraf yang menuju ke mata.

Pada Cerebri Posterior terdapat Os Oxipitale bagian datar vdi tengah-tengahnya terdapat lobang besar disebut Forantem Oxipitalum MKagnum dan lobang-lobang yang kecil untuk tempat lalunya benang-benang syaraf dari otak menuju ke leher dan badan. Oleh karena pada basis Cranii ini terdapat tulang, maka pada terjadinya kecelakaan yang mengakibatkan patah tulang tengkorak akan menimbulkan pendarahan pada hidung dan telinga Pada puncak rongga otak Carpus Cranii Pada orang dewasa lkedaannya kuat sekali karena persambungan tulang satu sama lainnya dibentuk oleh sutura. Pada apex crania baji perkembangan tulang-tulang yang membentuknya satu sama lain masih berenggangan dan pada persambungan tiga tulang atau lebih terdapat celah yan ng disebut ubun-ubun = Frontanol. Ada 6 buah ubun-ubun yaitu : 1. Ubun-ubun = Frontanel mayor ialah pada persambungan antara os frontale dengan permukaan anatar ossa parietale kiri dan kanan. 2. Ubun-ubun kecil = frontanel minor, terdapat pada oersambungan antara os oksipitale dengan tempat pertemuan antara ossa parietale sebelah belakang. 3. Dua ubun-ubun samping depan = Frontanel Latero Anterior, ialah pada persambungan antar tulang dahi = os frontal = tulang pelipis = ossa temporal dengan tulang ubunubun ossa Parietale sebelah kiri dan kanan. 4. Dua buah ubun-ubun samping belakang = Frontale frontanel latero anterior ialah pada kesambungan antar os oxipitale, ossa temporal dan ossa parietale. Ubun-ubun samping depan maupun belakang akan tertutup pada usia 3-6 bulan, dan ubun-ubun kecil = frontanel minor akan

tertutup pada usia 6-9 bulan, sedangkan ubun-ubun besar = frontanel mayor akan tertutup pada usia 12-18 bulan.

II. Tengkorak Wajah ( Tengkorak Muka = Splanchnocranium) Terdiri dari 8 bagian banyaknya 14 buah tulang, smuanya itu tersusun dari atas ke bawah dalam urutan : 1. Tulang air mata = Ossa Lacrimalia Banyaknya 2 buah, kiri dan kanan, letaknya di dasar lekuk mata di sebelah kanan dan kiri hidung 2. Tulang Hidung = Ossa Nasalia. Banyaknya 2 buah, terletak di tengah-tengah, antara lekuk mata kiri dan kanan. Tulang ini ujung sebelah atasnya bersambung dengan bagian tengah depan os frontale. Pada permukaan dalamnya masingmasing ditempeli oleh 1 tulang kerang hidung = ossa concae nasalia 3. 4. Tulang Kerang Hidung=Ossa Concae Nasalia, banyaknya 2 buah. Tulang Sekat Hidung = Os Fomer. Banyaknya 1 buah, terletak di tengah-tengah rongga hidung dan seolah-olah membagi 2 rongga kanan dan kiri sama besar, karena ia membagi rongga dalam keadaan sama kiri dan kana, ia disebut sekat pemisah, sekat dalam bahasa latin = septum dan sepum ini berada pada rongga hidung = cavum nasi, maka sekat tadi disebut septum nasi dan os fomer dengan septum nasi. 5. Tulang Pipi = Ossa Zigomatica Banyaknya 2 bua, terdap[at di bawah Ossa Lacrimalia sebelah kiri dan kanan tulang hidung, ujung sebelah samping luarnya seolah-olah bercabang dua yaitu :

.a

Cabang atas membelok ke atas

membentuk dinding samping lekuk mata yang ujungnya bergabung dengan tulang dahi dan tulang baji. .b Cabang bawah terus menuju ke belakang, jalannya membelok ke atas dan bergabung dengan tulang pelipis di depan atas lobang telinga, bagian ini disebut arcus zigomaticus

6.

Tulang rahang atas = Ossa Maxilaria Banyaknya 2 buah, letaknya didepan bawah rongga hidung di

sebelah dalamnya terdapat lobang yang diisi hawa yang disebut Sinus Maxilaris, yang juga berhubungan dengan rongga hidung. Pada permukaan bawahnya mempunyai ceruk-ceruk gigi untuk menancapnya gigi geligi baris atas. 7. Ossa Palatina Banyaknya 2 buah kiri dan kanan, terletak di belakang atas tulang rahang atas, keadaannya mendatar dan memisahkan antara rongga hidung dan rongga mulut di sebelah bawahnya. 8. Tulang Rahang Bawah = Os Mandibula Banyaknya 1 buah merupakan tulang muka yang paling bawah, bagian tengahnya sedikit mendatar dan membentuk dagu, bagian sisi kiri dan kanan masing-masing membeelok ke atas dan ujungnya bersambungan dengan lekuk sendi pada tulang pelipis di depan lobang telinga luar. Dengan adanya hubungan dengan tulang pelipis di depan lobang telinga luar tadi, maka persendian disitu merupakan sendi pelana, sehingga rahang bawah dapat digerakkan terhadap rahang atas kea rah depan belakang dan samping kiri dan kanan. Tulang rahang bawah dengan otot-otot yang terdapat di dasar rongga mulut yang melekat kepada tulang lidah= Os Hyodea. Tulang rahang atas, tulang

langit-langit serta geligi baris atas dan bawah, pada akhirnya membentuk suatu rongga yang disebut rongga mulut = Cavum Oris. II. Kerangka Badan = Truntus = Corpus Kerangka badan terdiri dari 3 bagian yaitu: .1 (Vertebrae = Columna Vertebralis) .2 .3 Susunan Tulang iga ( Costae ) Tulang Dada (Sternum) Susunan tulang belakang

1. Columna Vertebralis)

Susunan tulang bvelakang ( Vertebrae = Letaknya di tengah-tengah, belakang tubuh, tersusun rapi sejak

di bawah tulang kepala belakang, hingga bagian ekor. Banyaknya 31-32 ruas tulang belakang. Susunan tulang belakang terbagi-bagi lagi menjadi 5 bagian yaitu : a. Banyaknya 7 buah ruas b. banyaknya 12 buah ruas
c.

Ruas tulang leher ( Vertebrae Cervikalis ), Ruas tulang punggung (vertebrae toracalis), Ruas tulang pinggang (Vertebrae

Lumbalis), banyaknya 5 buah ruas d. banyaknya 5 buah e. Ruas Tulang Ekor (vertebrae coxygis), Bila kita perhatikan semua ruas tulang belakang (vertebrae) maka ia terbagi dalam 3 bagian : banyaknya 2 atau 3 buah ruas Ruas tulang bokong (vertebrae sacralis),

1. terbesar dari ruas tulang itu 2.

Badan

riuas

tulang

belakang

(Corpus vertebra) ialah bagian depan juga merupakan bagian yang Lengkung ruas tulang belakang

(Arcus Vertebrae), ialah bagian yang terdapat di sebelah belakang. Satu di sebelah sisi kiri dan kanan, menghubungkan antara 1 dan 3. 3. Taju ruas tulang belakang (processus vertebra), ialah bagian yang merupakan taju-taju di belakang arcus vertebra yang terbagi pula dalam : a. Taju Duri (processus spinosus) ialah yang lurus di belakang b. Taju sayap (processus transverses), di sebelah dalam antara corpus vertebrae dan arcus vertebrae serta processus vertebrae terdapat sebuah lubang yang disebut lubang ruas tulang belakang ( foramen vertebrae)

Ciri-ciri ruas tulang belakang 1. Ruas tulang leher (vertebrae cervikalis), banyaknya 7 ruas, badannya lebih kecil dibandingkan dengan ruas tulang punggung. Taju durinya (processus spinosusnya) mempunyai ujung, seolah-olah bercabang dua, pada taju sayapnya masing-masing lobang dari atas ke bawah yang berguna bagi jalannya pembuluh nadi leher dalam disebut foramen coctotransversarium. Tulang leher no 1 disebut atlas ia tidak jelas mempunyai taju-tajunya, pada badan ruas di permukaan sebelah atas, mempunyai lekuk-lekuk untuk berhubungan dengan benjolan dari tulang kepala belakang bagian datarnya. Pada badan ruasnya di sebelah belakang, tepatnya di belakang lobang ruas tulang belakang hanya dibatasi dengan jaringan ikat. Persambungan atlas dengan tulang kepala belakang yaitu untuk menganggukanggukan kepala. Tulang leher no 2 (fhistrophus = pemutar). Ia sudah mulai menunjukan adanya taju-taju meskipun belum sempurna. Pada bagian ruasnya permukaan atasnya mempunyai bagian yang tumbuh menyerupai gigi yang letajnya persis masuk ke dalam lobang pada badan ruas tulang belakang pada atlas. Persambungan antara epistropus dengan atlas berguna untuk memutar-mutar kepala. Tulang leher no 7 badan ruasnya dan taju-tajunya lebih besar dan panjang durinya dari tulang lainnya. Karenanya ia disebut vertebrae frominens (penting). 2. Tulang punggung (vertebrae thoracalis), banyaknya 12 ruas cirri-cirinya adalah : badan ruasnya lebih besar bila dibandinhgkan dengan tulang leher. Taju durinya tidak lurus ke belakang, tetapi sedikit membelok ke bawah. Taju sayap pada bagian ujung sebelah depan mempunyai lekukan yang disebut fovea costalis transversalis, untuk tempat menempelnya

tonjolan tulang iga. Juga pada lengkung ruas sisi atas dan bawah, terdapat lekukan (fovea costalis) untk menempelnya kepala tulang iga. OTOT Otot(Myologie) ialah ilmu yang mempelajari tentang otot, otot=daging=myo=musculus, terdiri dari jaringan otot, dan jaringan otot ini terdiri dari kumpulan(gabungan sel - sel otot). Sel otot mempunyai sedikit perbedaan dengan cel lainnya yaitu protoplasmanya berubah bentuk menjadi serabut serabut yang panjang dan halus yang disebut Myofibril. Ada 3 macam sel otot : 1. Sel otot serat lintang, myofibrilnya agak kasar, karena mempunyai garis yang melintang, terdapat pada otot otot yang melekat pada kerangka(pada otot anggota gerak). 2. Sel otot polos, myofibrilnya halus sekali yang tidak mempunyai garis garis(serat) yang melintang terdapat pada lapisan tengah dari dinding usus, dinding pembuluh darah dan dinding saluran perjalanan air kemih(air kencing). 3. Sel otot jantung, bentuk dan keadaannya hampir menyerupai otot seratlintang, tetapi keadaannya bercabang cabang. Otot seratlintang bekerja sesuai dengan kemauan kita, sedangkan sel otot polos dan sel otot jantung bekerja sendiri,tidak selalu dikendalikan oleh kita. Hanya sel otot tadi satu sama lain berkumpul kumpul bergabung gabung satu sama lainnya, sehingga menjadi jaringan otot dan jaringan otot itu bergabung gabung sesamanya menjadi otot. Otot diluarnya dibungkus oleh jaringan ikat yang tipis yang disebut fascia(fascia propia). Menurut bentuknya otot ini ada 3 macam 1. Berbentuk kumparan(bulat panjang) misalnya : terdapat pada otot otot biceps.
2. Berbentuk ceper misalnya : otot otot yang melekat pada permukaan luar

tulang tulang yang membentuk Nurocranium.

3. Otot otot yang menyerupai benda benda yang terdapat dibumi(alam

raya) misalnya : berbentuk kipas terdapat pada musculus pectoralis mayor dan minor berbentuk layang layang pada musculus rhomboidius, berbentuk belah ketupat pada musculus Trapezius, dan berbentuk bulu ayam seperti terdapat pada musculus seratus amterior, seratus posterior superior, seratus posterior inferior. Agar otot tersebut dapat menjalankan fungsinya dengan baik, ada beberapa alat yang membantunya ialah : a. Tendo, ialah jaringan ikat yang menghubungkan ke 2 Tendo yang menghubungkan otot dengan tulang yang tidak dapat ujung otot dengan tulang.

digerakkan disebut kepala(caput) ; tempat melekatnya pada tulang itu disebut Punctum fiscum(origo).

Tendo yang menghubungkan antara otot dengan tulang yang bisa

digerakkan disebut ekor(cauda), tempat melekatnya pada tulang itu disebut Punctum mobil(insertio). b. Ligamentum, ialah jaringan ikat yang lebar maupun yang atau menggantungkan otot supaya tetap menyerupai tali/untuk mengikat, tinggal pada tempatnya. c. d. Membran, ialah jaringan ikat lebar dan bersama sama Fascia Supervicialis, ialah fascia yang tebal dan lebar yang Otot ini bekerja dengan jalan memegang atau memendekan diri disebut Contractio, dan setelah bekerja selalu berganti gantian dengan beristirahat yaitu dengan jalan mengendur atau memanjangkan diri yang disebut Relaxatio.Biasanya contractio dan relaxatio bergantian, apabila otot terus terusan contractio tanpa diselangi dengan relaxatiodisebut kejang(convulsio). otot dapat menutupi sebagian atau seluruh tulang. menutupi sekaligus beberapa otot.

Pembagian kelompok otot menurut fungsinya : 1. Otot ketul(flexores), ialah otot yang dapat membengkokan tulang dipersendian, seperti yang terdapat pada musculus biceps brachili(otot lengan berkepala dua). 2. Otot kedang(ekstensore), ialah otot yang dapat meluruskan kembali tulang setelah dibengkokan dipersendian, diantaranya terdapat pada musculus musculus triceps brachili(otot lengan berkepala tiga ) 3. Otot yang dapat memutarkan tulang pengumpil , pada lengan bawah akan berputar hingga arh punggung tangan ada di bawah , sedangkan bagian yang sejajar dengan telapak tangan ada di atas ini di sebut fronator. 4. Otot supinator , ialah ototbyang dapat memutarkan lengan bawah ke atas letak semula . 5. Otot yang menutupi rongga terbuka seperti : otot yang membentuk dinding dada , otot yang membentuk rongga perut sebelah depan serta samping kiri dan kanan 6. Otot lingkar , ialah otot yang melingkari sekeliling rongga , misalnya: Musculus Orbicularis Okuli(Otot lingkar mata) Otot lingkar mulut (Musculus Orbicularis Oris) . Bila otot lingkar itu terdiri dari jaringan otot polos ia di sebut spincter , contohnya terdapat pada : lubang dubur (spincter ani )yang luar di sebut Spincter Ani Externus , sedangkan yang dalam di sebut Spincter Ani Internus. Otot otot kerangka Otot otot kerangka ini melekat pada kerangka yang terdirir dari :
1. Otot kepala dan leher. 2. Otot dinding dada . 3. Sekat rongga dada (diapragma). 4. Otot dinding perut pada bagian depan , samping kirir dan kanan dan bagian

belakang.
5. Otot punggung. 6. Diapragma urogenitalis.

7. Otot bokong. 8. Otot anggota atas. 9. Otot anggota bawah.

1. otot kepala dan leher Otot yang melekat kebagian kepala dan leher terdiri dari bagian yaitu : 1). Otot yang melekat pada tengkorak otak (Nurocranium) 2). Otoy yang melekat pada tengkorak wajah (sphanocranium) 3). Otot leher. 1) Otot yang melekat pada tengkorak Sebagian besar otot yang melekat pada tengkorak otak terutama sekali yang menutupi ossa parietale dan sebagian os oxipitale, terdiri dari Aponurosis yang disebut Galia Aponurotica yang menjadi pusat , bagi otot yang melekat pada permukaan luar tengkorak. Sebagai kelanjutan dari galia aponurotica tadi melekatlah pada otot saranlintang, pada dahi disebut Musculus Auricularis posterior, yang gunanya untuk menarik daun telinga kebelakang. 2) Otot tengkorak wajah (splachnocranium). Diantaranya adalah : 1. menutupi lekuk mata.
2.

Musculuc orbicularis, ialah yang melingkari dan Musculus quadrati labii superior , ialah otot

otot yang berpangkal dari bagian bawah kiri kanan hidung menuju bibir atas, gunanya untuk mengangkat bibir atas.
3. 4. 5.

Musculus zygomaticus pada pipi. Musculus buxinator(pada sudut mulut). Musculus orbicularis oris , otot yang melingkari Otot pengunyah (musculus maseter).terbentang

mulut.
6.

dari dagu menuju keatas belakang dan melekat pada processus. Keatas kebawah dan kesamping sewaktu mengunyah makanan.

7.

Musculuc quadrati labii inferior, ialah yang

terbentang diantara dagu kebibir bawah. 3) Otot Leher Terdiri dari : (1). Musculus Platyama, ialah otot yang menutupi leher bagian depan. manubrium sterni menuju dari atas belakang menyilang leher dan harus melekat pada Processus Mastoidius, yang gunanya untuk menarik kepala kearah yang berlawanan. 2. Otot otot dinding dada
1.

(2). Musculus Sterno Cleido Eastoidius, otot ini terbentang antara

Otot dinding dada yag betul betul menutupi dinding dada dan Otot dinding dada dan membantu gerakan pada anggota atas.
a. Otot dinding dada yang betul betul menutupi dinding dada,dan

membantu pernafasan pada paru - paru.


2.

pernafasan paru paru : 1. Musculus Intercostalis Internus, otot sela iga dalam, terdapat di dalam tulang iga, serabut-serabutnya sejalan dari atas belakang dan depan bawah. 2. atas. 3. Musculus Seratus Anterior (0tot gergaji depan) ialah otot yang menyerupai bulu ayam dan ujung ujung tempat melekatnya pada tulang iga menyerupai bentuk gigi gergaji. Diwaktu otot tadi berkontraksi tulang iga juga tulang terangkat keatas depan, sehingga rongga dada menjadi besar dan paru-paru akan mengembang. Sebaliknya bila ke3 otot tadi berelaksasi, mengendur maka tulang iga dan tulang dada akan kembali ke belakang dan rongga dada menjadi sempit dan paru-paru pun mengkerut. Musculus Intercostalis Externus,(tulang sela iga luar)serabut-serabutnya berjalan dari bawah belakang dan depan

Di waktu paru-paru mengembang akan terjadi menarik nafas (Insfirasi) dan di wakti paru-paru mengkerut terjadi embus nafas(Exfirasi). b. Otot dinding dadadan membantu gerakan anggauta atas, otot-ototnynya ialah: 1. Musculus Fectoralis Mayor Otot ini berpangkal dari stenum Os Clavicula menuju ujung sebelah atas Os Humeri, yang berguna untuk memutarlengan atas ke dalam (Endotoris Humerus) 2. Musculus Fectoralis Minor Berpangkal pada permukaan depan tulang iga ke3-5, dan ekornya atau beinsersi pada Proccesus Coracodius, yang berguna untuk menarikScapula ke sampingbawah. 3. Musculus Subclavius Terdapat di antara costa ke 1dengan clavicula tetap berada pada pada tempatnya. 3. Sekat rongga dada (Diafragma) Ialah suatu sekat yang memisahkan antara rongga dada (Cavum Thoraxis=Thorax) dengan rongga perut (Cavum Abdominalis=Abdomen). Sisi sebelah kiri kanan,depan dan belakang terdiri dari otot-otot seran lintang,yang sebelah depannya melekat pada ujungbawah pada Proccesus Xypoidius ,di sebelah kanan dan kiri melekat pada permukaan dalam iga ke 3-9dan di belakangnya melekat pada ruas tilang punggung ke II (VertebraThoracalis ke II) hingga tulang pinggang ke I. Tengah-tengahnya terdiri dari Tendo yang lebar yang di sebut Centrum Tendiniciumyang di tembus oleh lobang-lobang seperti: 1. 2. 3. Cava Untuk jalannya aorta di sebut Hyatus Aorticus Untuk jalanya kerongkongan d sebut Foramen Oesphagicum Untuk jalannya Vena Cava Inferior, di sebut Foramen Venae gerakan pada

4.

Untuk jalannya pembuluh getah bening Ductus Thorasicus serta

jalanya syaraf Nervus Vagus.

4.

Otot dinding rongga perut terdiri atas :


1. 2.

Otot dinding rongga perut bagian depan. Otot dinding rongga perut bagian samping Otot dinding rongga perut bagian belakang Otot dinding rongga perut sebelah depan lurus ) pangkalnya melekat pada Shymphyais pubis.di

kiri dan kanan.


3.

1.

Terdiri dari sepasang otot yang disebut Musculus Rectius Abdominis (otot perut tengah tengahnya antara belahan kiri dan kanan terdapat garis yang berwarna putih disebut Linea alba.sepertiga dari bawah pada linea alba ini terdapat pusat (umbilicus) 2.
1.

Otot dinding perut sebelah samping kiri dan kanan : Lapisan luar (Tunica Externa )terdiri dari : Musculus Abligus Abdominis Externa (otot miring perut bagian luar )serabut serabutnya miring dari atas belakang kedepan bawah dan bergabung dengan Aponurosis Musculus Rectus Abdominis,cristailiaka hingga atas dan ujungnya menuju kebagian bawah symphysis linea inguinalids (lipat paha = lipat paupart = Ligamentum pourpart ).

Ototnya terdiri dari tiga lapisan :

2.

Lapisan tengah ( Tunica Media ), terdiri dari Musculus Obliqus

Abdomonis Interpus, serabutnya berjalan miring dari depan bawah kebelakang atas. 3. Lapisan dalam ( Tunica Interna ), ototnya disebut Musculus Transversus Abdominis, serabutnya berjalan datar dari belakang ke depan dan bergabung dengan apuncurosis Musculus Rectus abdominis.

3.

Otot dinding perut sebelah belakang. Musculus Quadratus Lumborun terletak didaerah permukaan Musculus Iliacus, terdapat disebelah depan Fossa Iliaca. Musculus Psoas, otot ini sejajar dengan tulang pinggang dan

Ototnya terdiri dalam 3 kelompok : 1. 2. 3. depan kiri dan kanan pinggang.

berpangkal pada tulang pinggang I II, lalu berjalan ke sebelah samping bawah, pada akhirnya ia bergabung dengan Musculus Iliaca, sehingga ia disebut Musculus Iliopsoas, berjalan terus kebawah melewati lipat paha, dan berinsersi pada Throchantor minor os femoris. Gunanya untuk melipatkan tungkaiatas dilipat paha. Dipermukaan dalam dari semua dinding perut dilapisi oleh jaringan ikat yang tebal dan kuat sekali, yang menutupi permukaan dalam rongga perut, lapisan itu disebut Peritonium Parietale yang didalamnya terdapat suatu ruangan atau rongga perut = Cavum Abdominis. Fungsi dari dinding perut: 1. 2. Untuk menutupi rongga perut. Dapat menahan isi dari alat-alat yang ada dicavum

Abdominalis. Alat-alat yang ada di rongga perrut = Cavum Abdominalis ialah: 1. Lambung ( Ventriculus = Gaster) terdapat di cavum abdominis tepatnya disebelah kiri atas depan disuatu daerah yang disebut Epigastrium. 2. 3. 4. Hati = hepar, terdaat dirongga perut, tepatnya disebelah Limpha = Lien, terdapat dibelakang atas lambung. Kelenjar ludah perut = Pancreas, trdapat dibelakang kanan atas depan suatu daerah yang disebut Epihondrium.

bawah lambung.

5. 6. 7.

Usus halus, terdapat ditengah-tengah rongga perut Usus tebal, Colon, terdapat dirongga perut sebelah kanan Ginjal = Ren = buah pinggang = Nephron, terdapat

dibawah lambung dan hati. melintang dibawah dibawah hati dan lambung sebelah kiri perut. didalam rongga bagian belakang , didepan kiri dan kanan dari tulang punggung ke 11-12 sampai tulang pinggang ke 1-2. 8. Umbai cacing=Appendix, terdapat di dalam cavumabdominalis di sebelah kanan bawah belakang, pada pangkal usus tebal. 9. Aortik Abdominalis = +angkal pembuluh nadi perut, terdapat di dalam rongga perut ,tepatnya di depan vertebrae lumbalis dan thoracalis. 10. Pangkal pembuluh balik bawah= Vena Cava Superior, terdapat di sebelah samping kanan dari aorta Abdominalis. 5. Otot punggung Sepertinya otot dinding dada , otot dinding punggung oun terbagi dalam dua kelompok: 1. 2. Otot Punggung yang menutupi dinding dada sebelah belakang Otot punggung yang menutupidinding dai sebelah belakang dan yang membantu dalam pernafasanparu-paru turut menggerakan anggota atas. Otot dinding yang menutupi dinding dada sebelah belakangdan membantu dalam pernafasan paru-paru,otot yaitu: 1). Musculus Intercostalis Externus. 2). Musculus Intercostalis Internus 3). Musculus seratus posterior Inferior Ada 2 otot punggung yang menyerupai dinding dada sebelah belakang dan turut mengerakan anggota atas, ototnya ialah :

1)

Musculus trapezius terdapat di kanan dan kiri belakang vetebra

servicalis 1-7 hingga vetebra thoracalis ke 12 serabutnya terbentang antara vrecesus spinosus vertebra servicalis dan thoracalis menuju spina soaspula. 2) Musculus latisimus derai ( Latum = lebar,Derai punggung ) ialah otot lebar punggung. Tempat berorigonya pada precosus spinosus vetebra thoracalis ke 612 seluruh procesus spinosus vetebrae : lumbalis, sacralis, coxygius dan crista iliaca,serabutnya berjalan menuju ke samping bawah dan keatas ketiak, ekornya berinsersi pada tuberculi mayoris os humurus. 3) Musculus Rhomboidius = otot bentuk layang-layang, terdapat di sebelah dalam atau depan musculus 1 dan 2. 4) Musculus Seratus Posterior Superior = otot gergaji belakang atas. Tempat berorigonya pada processus spinosus vertebrae servicalis 6-7, dan processus spinosus vertebrae thoracalis 1-2 dan berinsersi pada spina scapula. Gunanya untuk menarik scapula ke arah atas tengah. 6. Diapragma Urogenitalis, ialah suatu sekat yang menutupi rongga panggul dan rongga perut sebelah bawah, ia juga sebagian besar terdiri dari otot : Sebelah belakang melekat pada spina ischiadica Permukaan depan melekat pada vertebrae sacralis dan vertebrae Sebelah samping kiri dan kanan melekat pada tuberositas

coxygius. ischiadicum lalu di sebelah depannya berhubungan ramus inferior hingga permukaan bawah symphisis pubis. Diapragma urogenetalis terdiri dari 3 lapisan yaitu: 1. 2. Lapisan luar ( Tunica externa ), sebagai pembungkus luar dari Lapisan tengah ( Tunica Media ), terdiri dari alat alat. Urogenitalis.

3.

Lapisan dalam ( tunica Interna ), terdiri dari jaringan ikat atau

fibrosa sebagai pembungkus dari lapisan dalam. Sebelah luar dari diapragma urogenitalis ini terdapat kulit, sedangkan di sebelah dalamnya lagi terdapat selaput pembungkus (peritonium parietale). Diapragma Urogenitalis terdapat lobang-lobang untuk jalannya : 1. Pelepasan ( anus ). 2. Saluran kencing ( urethra ). 3. Arteri dan vena inguinnalis. Pada pria untuk jalanny saluran mani ductus diferent, sedangkan wanita tidak dapat ductus diferent tetapi terdapat vagina ( liang senggama ). Pada manusia yang sehat diapragma ini keadaannya kuat sekali , tetapi pada orang-orang tertentu ada di antaranya lobang-lobang yang menembus diapragma urogenitalis tadi menunjukkan kelemahan sehingga dapat menyebabkan hernia bahkan pada wanita yang sering melahirkan, diapragma urogenetalis tadi dapat menjadi lembek, sehingga rahim ( uterus ) dapat terbalik dan keluar melalui diapragma urogenitalis tadi yang disebut prolaps uteri. 7. 0tot bokong, terdiri dari 3 lapisan yang berorigo pada taju-taju yang terdapat dipermukaan tulang bokong otot tersebut ialah : 1. 2. 3. Musculus Gluteus Maximus. Musculus Gluteus Medius. Musculus Gluteus Minimus.

Ketiga-tiganya ke bawah membentuk ekor yang besar dan panjang yang terbentang antara Os Ilium hingga Tubersotitas Tibialis, yang disebut Tractus Illio Tibialis. 8. Otot-otot anggota atas ( Externa Superior ), terdiri dari 3 bagian yaitu :

1.
1.

Otot-otot gelang bahu, hampir seluruhnya berkumpul Musculus Deltiodius, berorigo pada scapula hingga acromiom berinsensi pada tuberositas Geltoidius. Humurus yang

disekitar tulang belikat = Os scapula otot-ototnya ialah: menuju dan 2. 3. 4. 5.


6.

berguna untuk mengangkat lengan atas hingga mendatar. Musculus Supra Spinatus, terletak pada fossa supra Spina Musculus Infra Spinatus, terletak pada fossa Infra Spina Musculus Teres Minor, terletak pada Margo Lateralis Scapula. Musculus Teres Mayor, Musculus Subscapularis, terletak pada fossa Scapula (permukaan diantaranya Os Scapula dengan Ossa Costae. Scapula. Scapula.

depan scapula)

Musculus nomor 2 sampai 5 berguna untuk menarik Scapula keatas, ke bawah, ke samping, sedangkan nomor 6 berguna untuk menahan scapula supaya tetap tinggal pada tempatnya. 7. 2. Musculus clavicularis. Otot-otot lengan atas terbagi 2 kelompok :
1. Otot yang dapat memebengkokan tulang dipersendian, yaitu

sendi sikut, disebut otot ketul atau Musculus Plexor. 2. Otot Extensor. Ad. 1. Otot yang dapat membengkokan tulang dipersendian sikut, disebut otot ketul atau Musculus Plexor.
1.

yang

dapat

meluruskan

kembali

tulang

sebelah

dibengkokan dipersendian, disebut otot kedang atau Musculus

Musculus Biceps Brachii = Otot ketul berkepala dua, kepalaCaput longus = kepala panjang, berorigo pada procesus Caput Breve = kepala pendek berorigo pada Caput humeri.

kepala ialah :
a.

Coracodius. b.

Kedua kepala tadi kebawahnya menjadi satu empal = venter, melewati sendi sikut dan berinsrsi pada Tuberositas Radialis. 2. Musculus Brachialis berorigo pada permukaan depan Os Humeri dan melewati sendi sikut lalu berinsersi pada Tuberositas Radialis ke 2, otot tadi berguna untuk menarik dengan bawah antera Brachi hingga dapat di bengkokan disendi sikut. Ad. 2. Otot yang dapat meluruskan kembali tulang setelah dibengkokan depersendian, atau otot kedang = Musculus Extensor. Terdiri dari sebuah otot yang disebut otot kedang berkepala tiga (Musculus Triseps Brachii) Kepalanya ialah : a. b. c. Caput Longus = kepala panjang berorigo pada Acromion. Caput Medium = kepala tengah berorigo pada angkal dari Caput Breve berorigo dibawah Caput Medium. Dari ketiga kepala tadi kebawahnya menjadi 1 Venter = empal berjalan melewati sendi sikut dan berinsersi pada Olecranon. 3. Otot-otot lengan bawah hingga tangan, terdiri dari 2 kelompok : 1. bawah. 2. Ad. 1. Musculus Extensor terletak pada permukaan luar Kumpulan Musculus Plexor kebawahnya sampai dipergelangan tangan diikat oleh LigamenTransversum = Ligamentum Ventarale. Ad. 2. Musculus Extensor kebawahnya mempunyai ekor yang panjang dan akhirnya menempel pada ruas-ruas tulang punggung lengan. Musculus plextor terletak dipermukaan dalam lengan

Crista Tubeculi Mayoris Humerus.

jari tangan dan pada pergelangan tangan diikat oleh jaringan ikat yang disebut Ligamentum Dorsale. 9. Otot otot anggota bawah, terdiri dari :
1. 2. 3.

Otot pangkal paha. Otot pangkal atas. Otot tungkai bawah hingga kaki. Terdiri dari otot-otot yang termasuk dinding perut sebelahbelakang dan otot-otot bokong.

Ad.1. Otot pangkal paha.

Ad.2. Otot otot tungkai atas. Terdiri dari 2 kelompok: 1. Musculus Extensor, yang ototnya terdiri dari: a. Otot pengait ( Musculus Sartor us), ia berorigo pada SIAS berjalan memanjang ke bawah melewati sendi lutut dan akhirnya berinsersi pada Tuberositas Tibialis. b. ialah: 1. Musculus rectus Femoris, ( otot lurus paha), otot ini melewati sendi lutut dan memegang os patela, akhirnnya berinsersi pada tuberositas tibialis. 2. 3. 4. Musculus Vastus Lateralis, terletak disisi luar Musculus Vastus Medialis, terletak disisi tengah Musculus Vastus Intermedius, terletak Musculus rectus Femoris. dari Musculus Rectus Femoris. dibelakang Musculus 1, 2 dan 3. Gunanya musculus 1 dan 2, ialah untuk meluruskan tungkai bawah setelah dibengkokan disendi lutut. Musculus Quadriceps Femoris, yang mempunyai 4 buah kepala dan 4 buah Venter, ke 4 buah venter tadi

2.

Musculus Plexor, terletak pada permukaan belakang

paha, ototnya semua ada 4 yang berjajar dari sisi tengah ke sisi luar, ototnya ialah : a. b. c. d. Musculus Gracilis. Musculus Tendinosis. Musculus Semi Membranosis, yang ekornya Musculus Biceps Femoris, ekornya setelah

berinsersi pada bagian samping Tuberositas Tibialis. melewati sendi lutut berinsersi pada sisi luar dari Tuberositas Tibialis. Disamping ke 4 otot tadi terdapat pula Tractus Ilio Tibialis dan sebuah otot untuk menegakkannya disebut Musculus Tensor Fascia Latae. Ad. 3. Otot tungkai bawah hingga kaki. 1. Kelompok otot kedang = Musculus Extensor, tempat berorigonya pada permukaan samping luar Tuberositas Tibialis, ototnya ialah : a. Musculus Tibialis Anterior, terdapat dipermukaan samping luar Os Tibia, lalu melewati pergelangan kaki akhirnya akan berinsersi pada ruas ke 1 pangkal ibu jari kaki. b. Musculus Extensor Digitorum Longus, terdapat di samping luar dari musculus nomor 1, ekornya mulamula melewati pergelangan kaki terus ke punggung kaki dan akhirnya berinsersi pada punggung ruas yang terakhir ibu jari kaki. c. Musculus Extensor Halusis Longus, terdapat di permukaan luar dari Musculus nomor 2, ekirnya mulamula melewati pergelangan kaki kemudian bercabang 4, yang berjalan menuju ke jari ke dua sampai lima, pada

akhirnya akan berinsersi pada ruas yang terakhir dari jari ke 2 hingga 5. Dipergelangan kaki ekor-ekor tadi diikat oleh 2 buah jaringan ikat : - Yang atas letaknya mendatar disebut Ligamentum Transversum. - Yang bawah menyerupai silang, yang disebut Ligamentum Crunciatum Cruris. 2. Musculus Plextor= otot ketul, terletak dipermukaan belakang Os Tibia, ototnya ialah : a. yang Musculus Gastrocnemius, terdiri dari 2 venter besar-besar masing-masing berorigo pada

Condylus Medialis dan Condylus Lateralis, ekornya merupakan tendo yang besar yang disebut Tendo Achilei dan pada akhirnya berinsersi pada Os Calcanus. SISTEM ENDOKRIN Pengertian Kelenjar endokri atau kelenjar buntu adalah kelenjar yang mengirimkan hasil sekresinya langsung ke dalam darah yang beredar dalam jaringan kelenjar tanoa melewati duktus atau saluran dan hasil seksresinya disebut hormone. Beberapa dari organ endokrin ada yang menghasilkan satu macam hormon disamping itu juga ada yang menghasilkan lebih dari satu macam hormone atau hormone ganda misalnya kelenjar hipofise sebagai pengatur kelenjar yang lain. Fungsi Kelenjar Endokrin Menghasilkan hormone hormone yang di alirkan ke dalam darah yang di perlukan oleh jaringan jaringan dalam tubuh tertentu 1. 2. Mengontrol aktifitas kelenjar tubuh Merangsang aktifitas kelenjar tubuh

3. 4. 5.

Merangsang pertumbuhan jaringan Mengatur metabolisme,oksidasi,meningkatkan absorsi glukosa pada usus Mempengaruhi metabolisme lemak,protein,hidrat arang,vitamin,mineral

halus dan air

Pembagian Dalam Tubuh Kelenjar Hipopise Suatu kelenjar endokrin yang terletak di dasar tengkorak yang memegang peranan penting dalam sekresi hormon dari semua organ organ endokrin. Dapat dikatakan sebagai kelenjar pemimin sebab hormon hormon yang dihasilkanny dapat mempengaruhi pekerjaan kelenjar lainnya.Kelenjar hipofise terdiri dari 2 lobus. Lobus anterior.Menghasilkan sejumlah hormon yang bekerja sebagai zat pengendali produksi dari semua organ endokrin yang lain. 1. 2. 3. 4. Hormon somatotropik mengendalikan pertumbuhan tubuh Hormon titropik mengendalikan kegiatan kelenjar tiroid dalam

menghasilkan hormon tiroksin Hormron adrenokortikotropik (ACTH),mengendalikan kelenjar suprarenal Hormon gonadotropi berasal dari Follicle Stimulating Hormon(FSH),yang dalam menghasilkan kortisol yang berasal dari korteks kelenjar suprarenal merangsang perkembangan Follicel degraf dalam ovarium dan pembentukkan spermatozoa dalam testis 5. Luteinizing Hormone (LH),mengendalikan seksresi esterogen dan progesteron dalam ovarium dan testoteron dalam testis.Intersititial Cell Stimulating Hormen(ICSH). Lobus posterior disebut juga Neurohipofise.Mengeluarkan 2 jenis hormon : 1. Hormon anti diuretik (ADH),mengatur junlah air yang keluar melalui ginjal membuat kontraksi otot polos ADH disebut juga hormon Pituitrin.

2. Hormon Oksitosin merangsang dan menguatkan kontraksi uterus sewaktu melahirkan dan mengeluarkan air susu sewaktu menyusui.Kelenjar Hipofise terletak didasar tengkorak,di dalam fosa Hipofise tulang spenoid. KELENJAR TIROID Terdiri atas 2 buah lobus yang terletak disebelah kanan dari trakea diikat besama oleh jaringan tiroid dan yang melintasi trakea disebelah depan.Merupakan kelenjar yang terdapat didalam leher bagian dapan bawah melekat pada dinding depan laring. Atas pengaruh hormon yang dihasilkan oleh kelenjar Hipofise Lobus Anterior,kelenjar tiroid ini dapat memproduksi hormon tiroksin. Adapun fungsi dari hormon tiroksin,mengatur pertumbuhan zat/metabolisme dalam tubuh dan mengatur pertumbuhan jasmani dan rohani. Struktur kelenjar tiroid terdiri atas sejumlah besar vesikel vesikel yang dibatasi oleh jaringan ikat.Sel selnya mengeluarkan sera,cairan yang bersifat lekat yaitu,Koloidae tiroid yang mengandung zat senyawa yodium dan dinamakan hormon tiroksin. Sekret ini berisi vesikel dan dari sini berjalan ke aliran darah baik langsung maupun melalui saluran limphe. Fungsi kelenjar tiroid terdiri dari : 1. Bekerja sebagai perangsang poses oksidasi 2. Mengatur penggunaan oksidasi 3. Mengatur pengeluaran Karbondioksida 4. Metabolik dalam hal pengaturan susunan kimia dalam jaringan 5. Pada anak mempengaruhi perkembangan fisik dan mental Hipofungsi dapat menyebabkan penyakit Kretinismus dan penyakit Miksedema.Hipofungsi menyebabkan penyakit eksotalmikgoiter,sekresi tiroid di atur oleh sebuah hormon dari lobus anterior kelenjar hipofise yaitu Hormon Tirotropik.

Fungsi kelenjar tiroid sangat erat bertalian dengan kegiatan metabolik dalam hal pengaturan susunan kimia dab jaringan bekerja sebagai perangsang prises oksidasi,mengatur penggunaan oksigen dan mengatur pengeluaran karbondioksida. Hiposekresi hipotiroidisme,bila kelenjar tiroid kurang mengeluarkan sekret pada waktu bayi mengakibatkan suatu keadaan yang dikenal sebagai kritinisme berupa hambatan pertumbuhan mental dan fisik. Pada orang dewasa kekurangan sekresi menyebabkan miksedema proses metabolik mundur dan terdapt kecenderungan untuk bertambah berat,geraknya lambat,cara berfikir dan berbicara lamban,kulit menjadi tebal dan keringat,rambut rontok dan suhu badan di bawah normal dan denyut nadi perlahan. Hipersekresi penambahan sekresi kelenjar tiroid disebut Hipertiroid dimana semua gejalanya merupakan kebalikan dari miksedema yaitu : kecepatan metabolisme meningkat suhu tubuh tinggi,berat badan turun,gelisah,mudah marah,denyut nadi naik. KELENJAR PARATIROID Terletak di setip sisi kelenjar tiroid yang terdapat didalam leher,kelenjar ini berjumlah 4 buah yang tersusun berpasangan yang menghasilkan para hormon atau hormon para tiroksin.Kelenjar para \tiroid berjumlah 4 buah. Masing masing melekat pada bagian belakang kelenjar tiroid,kelenjar partiroid menghasilkan hormon yang berfungsi mengatur kadar kalsium dan fosfor didalam tubuh. Hipoparatiroidisme,terjadinya kekurangan kalsium didalam darah atau hipokalsemia mengakibatkan keadaan yang disebut tetani,dengan gejala khas kejang khususnya pada tangan dan kaki disebut karpopedal spasmus,gejala gejala ini dapat diringankan dengan pemberian kalsium. Hiperparatiroidisme,biasanya ada sangkut pautnya denagn pembesaran (tumor) kelenja.Keseimbangan distribusi kalsium terganggu,kalsium dikeluarkan kembali dari tulang dan dimasukan kembali ke serum darah.Akibatnya terjadi penyakit tulang denagan tanda tanda khas beberapa bagian kropo.disebut

osteomielitis fibrosa sistika karena bebentuk kristal pada tulang,kalsiumnya diedarkan kedalam ginjal dan dapat menyebabkan natu ginjal dan kegagalan ginjal. Fungsi paratiroid : a. Mengatur metabolisme fospor b. Mengatur kadar kalsium dara Hipofungsi,mengakibatkan penyakit tetani,hiperfungsi mengakibatkan kelainan kelainan seperti : kelemahan pada otot otot,sakit pada tulang,kadar kalsium dalam darah meningkat begitu juga dalam urin,kelainan kelainan diatas dapat juga terjadi pada tumor kelenjar paratir KELENJAR TIMUS Terletak didalam mediastinum dibelakang os sternum,kelenjar timus hanya di jumpai pada anak anak dibawah 18 tahun. Kelenjar timus terletek didalam toraks,warnanya kemerah merahan dan terdiri atas 2 lobus, Adapun hormon yang dihasilkan kelenjar timus berfungsi sebagai berikut : 1. Menghasilkan pertumbuhan badan. 2. Mengurangi aktifitas kelenjar kelamin. KELENJAR SUPRA RENALIS/ADRENAL Kelenjar suprarenal berjumlah 2,terdapat pada bagian atas dari ginjal kiri dan kanan.Ukurannya berbeda beda,beratnya rata rata 5 -9 gram.Kelenjar supra renak ini terbagi atas 2 bagian yaitu : 1. Bagian luar yang berwarna kekuningan yang menghasilkan kortisol yang disebut korteks. 2. Bagian medula yang mengahsilkan adrenalin (epinefrin) dan nor adrenalin (nor epirefrin). Zat zat disekresikan dibawah pengendalian sistem persyarafan simpatis.Sekresinya bertambah dalam keadaan emasi seperti marah dan takut.Pengeluaran yang bertambah itu menaikan tekanan darah guna melawan shok.

Noradrenalin menaikan tekanan darah dengan jalan merangsang serabut otot didalam dinding didalam pembuluh darah untuk berkontraksi,adrenalin membantu metabolisme karbohidrat dengan jalan menambah pengeluaran glukosa dari hati. Beberapa hormon yang di sekresikan oleh korteks adrenal adalah : Hidrokortison,aldosteron dan kortikosteron.Semuanya bertalian erat dengan metabolisme,pertumbuhan fungsi ginjal dan kondisi otot. Fungsi kelenjar suprarenalis bagian korteks terdiri : 1. Mengatur keseimbangan air,elektrolit dan garam garam. 2. Mengatur metabolisme lemak,hidrat arang dan protein.
3. Mempengaruhi aktifitas jaringan limfoid.

Hipofungsi,menyebabkan penyakit adison,kelainan yang timbul akibat hiperfungsi mirip dengan tumor suprarenal bagian korteks dengan gejala gejala pada wanita biasa,tejadinya gangguan pertumbuhan seks sekunder. Fungsi kelenjar suprarenalis bagian medula terdiri dari : 1. Vaso kontriksi pembuluh darah perifer. 2. Relaksasi bronkus. 3. Kontraksi selaput lendir dari arteriole pada kulit sehingga berguna untuk mengurangi perdarahan pada operasi kecil. KELENJAR PIENALIS (EPIFISE) Kelenjar ini terdapat didalam otak,didalam ventrikel berbentuk kecil merah seperti sebuah cemara,terletak dekat korpus. Fungsinya belum diketahui dengan jelas,kelenjar ini menghasilkan sekresi interna dalam membantu pankreas dan kelenjar kelamin. KELENJAR PENKREATIKA

Terdapat pada belakang lambung didepan vertebra lumbalis I dan II terdri dari sel-sel alpa dan beta.sel alpa menghasilkan hormon glukagon sedangkan sel beta menghasilkan hormon insulin. Hormon yang diberikan untuk pengobatan diabetes,insulin merupakan sebuah proteinyang dapat turut dicernakan oleh enzim enzim pencernaan protein. Fungsi hormon insulin Insulin mengendalikan kadar glukosa dan bila digunakan sebagai pengobatan,memperbaiki kemampuan sel tubuh untuk mengobservasi dan menggunakan glukasa dan lemak. Pulau Langerhans Pualu pulau langerhans bebentuk oval tersebar diseluruh pankreas dan terbanyak pada bagian kedua pankreas. Dalam tubuh manusia terdapat 1 2 juta pulau pulau langerhans,sel dalam pulau ini dapat dibedakan atas dasar granulasi dan pewarnaannya separuh dari sel ini mengsekresi insulin,yang lainnya menghasilkan polipeptida dari penkeras diturunkan pada agian eksokrin pankreas. Fungsi kepulauan langerhans sebagai unit sekresi dalam pengeluaran homeostatik nutrisi,menghambat sekresi insulin,glikogen dan polipeptida pankreas. KELENJAR KELAMIN Kelenjar testika,terdapat pada pria terletak pada srotum menghasilkan hormon testoteron Fungsi hormon testoteron,menentukan sifat kejantanan,misalnya adanya jenggot,kumis,jakun dan lain lain,menghasilkan sel mani serta mengontrolpekerjaan seks sekunder pada laki laki. Kelenjar ovarika,terdapat pada wanita,terlatak pada ovarium disamping kiri dan kanan uterus. Menghasilkan hormon progesteron dan estrogen,hormon ini dapat mempengaruhi pekerjaan uterus serta memberikan sifat kewanitaan,misalnya pinggul yang besar,bahu sempit dan lain lain.

LAMPIRAN GAMBAR JANTUNG (COR)

SISTEM PENCERNAAN

SISTEM PERNAPASAN

SISTEM PERKEMIHAN

REPRODUKSI PRIA DAN WANITA

SISTEM SYARAF

SISTEM PENGINDRAAN Kulit

Lidah

HIDUNG

MATA

SKELET

OTOT

SISTEM ENDOKRIN

SEL