Anda di halaman 1dari 11

Pengetahuan Ibu Nifas tentang Gizi

Posted on Januari 14, 2010 by kuliahbidan Pengetahuan merupakan hasil dari tahu setelah orang melakukan penginderaan terhadap suatu objek tertentu melalui panca indera manusia, yaitu indera penglihatan, pendengaran, penciuman, rasa dan raba, dimana sebagian besar pengetahuan manusia diperoleh melalui mata dan telinga. Pengetahuan atau kognitif merupakan domain yang sangat penting dalam membentuk tindakan seseorang Pengetahuan adalah kesan didalam pikiran seseorang sebagai hasil penggunaan panca inderanya, yang berbeda sekali dengan kepercayaan dan penerangan-penerangan yang keliru Berpijak dari pendapat Notoatmojo dan Soekanto, pengetahuan adalah hasil tahu dan kesan didalam pikiran seseorang sebagai hasil penggunaan panca inderanya. Dalam masa nifas ibu membutuhkan gizi yang cukup. Gizi pada ibu menyusui sangat erat kaitannya dengan produksi air susu, yang sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembang bayi. Kualitas dan jumlah makanan yang dikonsumsi ibu sangat berpengaruh pada jumlah ASI yang dihasilkan, ibu menyusui disarankan memperoleh tambahan zat makanan 800 Kkal yang digunakan untuk memproduksi ASI dan untuk aktifitas ibu itu sendiri Sebuah teori, maternal depletion syndrome menyatakan bahwa status gizi ibu setelah peristiwa kehamilan dan persalinan, kemudian diikuti masa laktasi, tidak segera pulih dan ditambah lagi pemenuhan gizi yang kurang, jumlah paritas yang banyak dengan jarak kehamilan yang pendek, akan menyebabkan ibu mengalami drainage gizi. Akibatnya ibu akan berada dalam status gizi yang kurang dengan akibat lebih lanjut pada ibu dan anaknya. Oleh karena itu, ibu yang menyusui anaknya harus diberikan pengetahuan tentang gizi. Soal gizi ibu hamil maupun nifas, di mana bila gizi yang dibutuhkan, hampir mirip, tetap berpedoman pada 4 sehat 5 sempurna dengan menu seimbang. Kuantitas dan kualitas makanan ibu yang baik pada saat hamil maupun mana nifas akan mempengaruhi produksi ASI. Jika keadaan gizi ibu baik secara kuantitas, akan terproduksi ASI lebih banyak daripada ibu dengan gizi kurang. Sedangkan secara kualitas tidak banyak dipengaruhi kecuali lemak, vitamin dan mineral. Pada dasarnya menu untuk ibu hamil dan menyusui porsi makan baik nasi maupun lauk pauknya lebih banyak daripada sebelum hamil dan menyusui. Pesan penting bagi ibu menyusui antara lain (a) banyak makan sayuran yang beragam dan banyak minum sedikitnya 8 gelas sehari, (b) pemakaian bumbu jangan terlalu merangsang, tidak pedas, dan (c) tetap memperhatikan kecukupan gizi rata-rata dianjurkan (2900 k.kal.) Gizi Ibu dalam masa Nifas Ibu menyusui harus : - mengkomsumsi tambahan 500 kalori setiap hari - makan dengan diet berimbang untuk mendapatkan protein, mineral dan vitamin yang cukup - minum sedikitnya 3 liter air setiap hari (anjurkan ibu minum setiap kali menyusui)

- Pil zat besi (sulfas/glukonas ferrosus) harus diminum untuk menambah xat gizi setidaknya selama 40 haro pasca bersalin (setelah melahirkan) - Minum kapsul vitamin A (200.000 unit) agar bisa memberikan vitamin A kepada anaknya melalui ASI (Air Susu Ibu)-nya

HO-Gizi ibu nifas-menyusui

HAND OUT Mata Kuliah : Asuhan Kebidanan III ( Nifas ) Topik : Merencanakan asuhan Sub Topik : Gizi ibu nifas / menyusui Waktu : 1 x 30 menit

Obyektif Prilaku Siswa : 1. Diakhir perkuliahan mahasiswa dapat menyebutkan guna gizi bagi ibu nifas/menyusui sesuai dengan hand out. 2. Mahasiswa dapat menyebutkan dan menjelaskan manfaat unsur-unsur gizi yang terdapat dalam menu seimbang dengan baik dan benar sesuai dengan buku referensi. 3. Tanpa melihat buku mahasiswa dapat menjelaskan manfaat jenis jenis vitamin dan mineral beserta sumbernya dengan baik dan benar sesuai dengan buku referensi . Sumber Pustaka : 1. Melliana Hulliana, 2003, Perawatan Ibu Melahirkan, Puspa Swara, Jakarta,hal : 23 - 28 2. Prodi Cirebon, 2003, Buku Panduan Preseptor, Poltekkes Tasik Malaya, hal :17 - 28 3. Arisman, Dr. MB, 2004, Gizi dalam Daur Kehidupan, EGC ,Jakarta.,32 - 39 PENDAHULUAN Masa nifas atau masa menyusui adalah masa yang sangat penting, hal ini dikarenakan setelah ibu melahirkan akan memerlukan waktu untuk memulihkan kembali kondisinya dan mempersiapkan ASI sebagai makanan pokok untuk bayinya. Oleh karena itu diperlukan gizi / nutrisi yang dapat memenuhi kebutuhannya. Pada kesempatan ini marilah kita bersama sama untuk melihat jenis gizi seperti apa yang diperlukan oleh seorang ibu dalam masa nifas atau menyusui, karena sebagai seorang bidan tentunya haeus tahu tentang kebutuhan gizi seorang ibu nifas atau menyusui.
A. Explanation

Nutrisi atau gizi adalah zat yang diperlukan oleh tubuh untuk keperluan metabolismenya. Kebutuhan gizi pasa masa nifas terutama bila menyusui akan meningkat 25 % , karena berguna untuk proses kesembuhan karena sehabis melahirkan dan untuk memproduksi air susu yang cukup untuk menyehatkan bayi. Semua itu akan meningkat tiga kali dari kebutuhan biasa. Makanan yang dikonsumsi berguna untuk melakukan altivitas, metabolisme, cadangan dalam tubuh , proses memproduksi asi serta sebagai asi itu sendiri yang akan dikonsumsi bayi untuk pertumbuhan dan perkembangan. Menu makanan seimbang yang harus dikonsumsi adalah porsi cukup dan teratu, tidak terlalu asin, pedas atau berlemak, tidak mengandung alcohol, nikotin serta bahan pengawet atau pewarna. Disamping itu harus mengandung:
1. Sumber tenaga ( energi )

Untuk pembakaran tubuh, pembentukkan jaringan baru, penghematan protein ( jika sumber tenaga kurang, protein dapat digunakan sebagai cadangan untuk memenuhi kebutuhan energi ). Zat gizi sebagai sumber karbohidrat terdiri dari beras, sagu, jagung, tepung terigu dan ubi. Sedangkan zat kemak dapat diperoleh dari hewani ( lemak, mentega, keju ) dan nabati ( kelapa sawit, minyak sayur, minyal kelapa dan margarine ).

2. Sumber pembangun ( Protein )

Protein diperlukan untuk pertumbuhan dan penggantian sel sel yang rusak atau mati. Protein dari makanan harus diubah menjadi asam amino sebelum diserap oleh sel mukosa usus dan dibawa ke hati melalui pembuluh darah vena portae. Sumber protein dapat diperoleh dari protein hewani ( ikan, udang, kerang, kepiting, daging ayam, hati, telur, susu dan keju ) dan protein nabati ( kacang tanah, kacang merah, kacang hijau, kedelai, tahu dan tempe ). Sumber protein terlengkap terdapat dalam susu, telur dan keju, ketiga makanan tersebut juga mengandung zat kapur, zat besi dan vitamin B.
3. Sumber pengatur dan pelindung ( Mineral, vitamin dan air )

Unsur unsur tersebut digunakan untuk melindungi tubuh dari serangan penyakit dan pengatur kelancaran metabolisme dalam tubuh. Ibu menyusui minum air sedikitnya 3 liter setiap hari (anjurkan ibu untuk minum setiap kali habis menyusui) . Sumber zat pengatur dan pelindung biasa diperoleh dari semua semua jenis sayuran dan buah buahan segar.

Jenis jenis mineral penting :


a. Zat kapur

Untuk pembentukan tulang, sumbernya : susu, keju, kacang kacangan dan sayuran berwarna hijau.
b. Fosfor

Dibutuhkan untuk pembentukan kerangka dan gigi anak, sumbernya : susu, keju dan daging.
c. Zat besi

Tambahan zat besi sangat penting dalam masa menyusui karena dibutuhkan untuk kenaikan sirkulasi darah dan sel, serta menambah sel darah merah ( HB ) sehingga daya angkut oksigen mencukupi kebutuhan. Sumber zat besi antara lain kuning telur, hati, daging, kerang, ikan, kacang kacangan dan sayuran hijau.
d. Yodium

Sangat penting untuk mencegah timbulnya kelemahan mentak dan kekerdilan fisik yang serius, sumbernya : minyak ikan, ikan laut dan garam beryodium.
e. Kalsium

Ibu menyusui membutuhkan kalsium untuk pertumbuhan gigi anak, sumbernya : susu dan keju

Jenis jenis vitamin :

a. Vitamin A

Digunakan untuk pertumbuhan sel, jaringan, gigi dan tulang, perkembangan syaraf pengkihatan, meningkatkan daya tahan tubuh terhadap infeksi. Sumber : kuning telir, hati mentega, sayuran berwarna hijau dan buah berwarna kuning ( wortel, tomat dan nangka ).Selain itu ibu menyusui juga mendapat tambhan berupa kapsul vitamin A ( 200.000 IU )
b. Vitamin B1 ( Thiamin )

Dibutuhkan agar kerja syaraf dan jantung normal, membantu metabolisme karbohidrat secara tepat oleh tubuh, nafsu makan yang baik , membantu proses pencernaan makanan, meningkatkan pertahanan tubuh terhadap infeksi dan mengurangi kelelahan. Sumbernya : hati, kuning telur, susu, kacang kacangan, tomat jeruk nanas dan kentang bakar.
c. Vitamin B2 ( Riboflavin )

Vitamin B2 dibutuhkan untuk pertumbuhan, vitalitas, nafsu makan, pencernaan, system urat syaraf, jaringan kulit dan mata. Sumber : hati, kuning telur, susu, keju, kacang- kacangan, dan sayuran berwarna hijau.
d. Vitamin B3 ( Niacin )

Disebut juga Nitocine Acid, dibutuhkan dalam proses pencernaan, kesehatan kulit, jaringan syaraf dan pertumbuhan. Sumber : susu, kuning telur, daging, kaldu daging, hati, daging ayam, kacang- kacangan beras merah, jamur dan tomat.
e. Vitamin B6 ( Pyridoksin )

Dibutuhkan untuk pembentukan sel darah merah serta kesehatan gigi dan gusi. Sumber : gandum, jagung, hati dan daging.
f. Vitamin B12 ( Cyanocobalamin )

Dibutuhkan untuk pembentukan sel darah merah dan kesehatan jaringan saraf. Sumber : telur, daging hati, keju, ikan laut dan kerang laut.
g. Folic Acid

Vitamin ini dibutuhkan untuk pertumbuhan pembentukkan sel darah merah dan produksi inti sel. Sumber : hati, daging, ikan, jeroan dan sayuran hijau.
h. Vitamin C

Untuk pembentukan jaringan ikat dan bahan semu jaringan ikat ( untuk penyembuhan luka ), pertumbuhan tulang, gigi dan gusi, daya tahan terhadap infeksi, serta memberikan kekuatan pada pembuluh darah. Sumber : jeruk, tomat, melon, brokoli, jambu biji, mangga, papaya dan sayuran.
i. Vitamin D

Dibutuhkan untuk pertumbuhan, pembentukkan tulang dan gigi serta penyerapan kalsium dan fosfor. Sumbernya antara lain : minyak ikan, susu, margarine dan penyinaran kulit dengan sinar matahari pagi ( sebelum pukul 09.00 )
j. Vitamin K

Dibutuhkan untuk mencegah perdarahan agar proses pembekuan darah normal. Sumber vitamin K adalah kuning telur, hati, brokoli, asparagus dan bayam. Kebutuhan energi ibu nifas / menyusui pada enam bulan pertama kira kira 700 kkal./hari dan enam bulan kedua 500 kkal/hari sedangkan ibu menyusui bayi yang berumur 2 tahun rata rata sebesar 400 kkal/hari. Tabel Perbandingan angka kecukupan energi dan zat gizi wanita dewasa dan tambahannya untuk ibu hamil dan menyusui Wanita Dewasa 2200 48 500 5 8 Ibu menyusui 0 6 bulan 700 16 350 5 4 7 12 bulan 500 12 300 5 2

No 1. 2 3 4 5

Zat Gizi Energi (kkal ) Protein (g) Vitamin A (RE) Vitamin D (mg) Vitamin E (mg)

Ibu Hamil 285 12 200 5 2

6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19

Vitamin K (mg) Tiamin (mg) Riboflavin (mg) Niasin (mg) Vitamin B 12 (mg) Asam Folat (mg) Piidoksin (mg) Vitamin C (mg) Kalsium (mg) Fosfor (mg) Besi (mg) Seng (mg) Yodium (mg) Selenium (mg)

6,5 1,0 1,2 9 1,0 150 1,6 60 500 450 26 15 150 55

6,5 0,2 0,2 0, 1 0,3 150 0,6 10 400 200 20 5 25 15

6,5 0,3 0,4 3 0,3 50 0,5 25 400 300 2 10 50 25

6,5 0,3 0,3 3 0,3 40 0,5 10 400 200 2 10 50 20

Petunjuk untuk mengolah makanan sehat :


Pilih sayur-sayuran, buah buahan, daging dan ikan yang segar Cuci tangan samapai bersih sebelum dan sesudah mengolah makanan Cuci bahan makanan sampai bersih lalu potong potong Masak sayuran sampai layu Olah makanan sampai matang Hindari pemakaian zat pewarna, pengawet ( vetsin ) Jangan memakai minyak yang sudah berkali kali dipakai Perhatikan kadaluarsa dan komposisi zat gizi makanan. Jika dikemas dalam kaleng, jangan memilih kaleng yang telah penyok/ karatan Simpan peralatan dapur dalam keadaan bersih dan aman Jangan biarkan binatang berkeliaran didapur

B. Kesimpulan
1. Gizi adalah zat nutrient yang diperlukan oleh tubuh untuk metabolisme dan didapatkan dari berbagai jenis makanan. 2. Manfaat gizi bagi ibu nifas adalah untuk proses penyembuhan dan produksi ASI. 3. Menu seimbang ibu nifas/ menyusui harus mengandung sumber tenaga, sumber pembangun serta zat pelindung (mineral, vitamin dan air ). 4. Kebutuhan energi pada ibu nifas/ menyusui berbeda, tergantung sari umur bayinya. 5. Dalam mengolah makanan kita harus memperhatikan cara pengohan makanan yang benar.

C. Latihan Siswa
1. Sebutkan sebutkan sumber dan kegunaan dari zat pembangun, pengatur dan energi 2. Buat contoh menu seimbang ibu nifas/menyusui 3. Sebutkan jenis vitamin dan mineral serta kegunaannya

SOAL OBJEKTIF

BERILAH TANDA SILANG ( X ) PADA JAWABAN YANG ANDA ANGGAP BENAR


1. Kegunaan gizi pada ibu menyusui adalah : a. Untuk proses penyembuhan b. Untuk memproduksi ASI c. Untuk proses penyembuhan setelah melahirkan dan memproduksi ASI d. Untuk menyehatkan bayi e. Untuk membantu penyembuhan sel tubuh

Jawab : c
2. Unsur unsure gizi yang terdapat dalam menu seimbang adalah : a. Sumber tenaga, pembangun, c. Jenis sayuran dan buah buahan

pengatur dan pelindung d. Protein hewani dan nabati


b. Beras , sagu, jagung, terigu, ubi e. Susu dan keju

Jawab : a
3. Jenis jenis vitamin yang diperlukan oleh ibu menyusui adalah : a. Vitamin A, B, B2, B3 d. Vitamin K b. B6, B12, Folic Acid e. Semuanya benar c. Vitamin C, D

Jawab : e
4. Kebutuhan energi ibu menyusui pada 6 bulan pertama adalah : a. 5000 KKal d. 400 KKal b. 700 KKal e. 300 KKal c. 500 KKal

Jawab : b
5. jenis jenis mineral apa yang diperlukan oleh ibu menyusui a. Zat kapur, fosfor, zat besi d. Kalsium, zat besi b. Yodium, kalsium e. Semuanya salah c. Zat kapur, fosfor, zat besi, yodium, kalsium

Jawab : c

LESSON PLAN TEORI

MATA KULIAH ASUHAN KEBIDANAN III


TOPIK : MERENCANAKAN ASUHAN KEBIDANAN III SUB TOPIK : GIZI IBU NIFAS/ MENYUSUI

Oleh : Riyanti Imron NPM : COA 040032

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PADJADJARAN PROGRAM D4 KEBIDANAN BANDUNG 2005