Anda di halaman 1dari 1

Penilaian Organoleptik Dalam praktek komersial pada umumnya penilaian mutu atau kesegaran ikan dilakukan secara oragnoleptik

atau visual yang sangat subyektif sifatnya. Cara ini dilakukan dengan menggunakan panca indera si pengamat mencoba menilai faktor faktor mutu (quality factor) yang dimiliki oleh ikan terutama mengenai bagaimana keadaan rupa, bau (odor), rasa (flavour), dan tekstur (konsistensi) daging ikan. Cara ini dapat memberikan hasil penelitian yang cepat tanpa bantuan alat dan ketelitiannya sangat tergantung pada perubahan perubahan yang terjadi pada faktor rupa, bau, rasa, dan tekstur dari semua bagian tubuh ikan yang dianggap mudah menunjukkan perubahan perubahan dari sifat sifat dan tanda tanda keasliannya selama proses kemunduran mutu berlangsung. Faktor bau merupakan kriteria yang utama dan paling penting dalam penelitian secara organoleptik, dimana setelah itu diikuti oleh faktor rupa dan kemudian tekstur.