Anda di halaman 1dari 4

PERJANJIAN KERJA WAKTU TERTENTU Antara PT.

CIPTA HYROPOWER ABADI dengan pekerja __________________ Yang bertanda tangan dibawah ini : 1. Nama Jabatan Alamat : ________________ : ________________ : Jl. Tubagus Angke Komp. Taman Harapan Indah Blok FF IB Jakarta Barat 11460 Selanjutnya disebut Pihak Pertama 2. Nama Tmpt/Tgl. Lahir Alamat Jabatan : ____________________ : ____________________ : ____________________ : ____________________ No3

Bertindak untuk dan atas nama PT. Cipta Hydropower Abadi

Pihak Pertama dan Pihak Kedua telah sepakat dan saling mengikatkan diri untuk membuat Perjanjian Kerja Waktu (PKWT) dengan ketentuan sebagai berikut : Pasal 1 Pihak Pertama bersedia menerima dan mempekerjakan Pihak Kedua sebagai pekerja di perusahaan PT. Cipta Hydropower Abadi yang berlokasi di Jl. Raya Cibarusah, Rukan Sentra Cikarang Blok A/11, Bekasi, Jawa Barat untuk jangka waktu selama satu tahun terhitung mulai tanggal ____________ s/d _______________. Pasal 2 Ruang lingkup tugas dan tanggung-jawab pekerjaan Pihak Kedua akan ditentukan oleh Site Manager atau atasan yang bersangkutan. Pasal 3 Pihak Kedua sanggup mentaati peraturan yang dibuat oleh Pihak Pertama tanpa merasa dipaksa oleh Pihak Pertama. Pasal 4 1

Pihak Pertama berhak untuk memindahkan / memutasikan Pihak Kedua ke Daerah/bagian lain sepanjang diperlukan oleh Pihak Pertama, dengan biaya Pihak Pertama dan tidak mengurangi upah yang telah diterima oleh Pihak Kedua sebelumnya. Pasal 5 Hari Kerja, Waktu Kerja dan Istirahat Mingguan Hari Senin s/d Kamis Hari Jumat Hari Sabtu : Pkl. 08.00 s/d 16.00 WIB (istirahat Pkl. 12.00 s/d 13.00 WIB). : Pkl. 08.00 s/d 16.30 WIB (istirahat Pkl. 11.30 s/d 13.00 Wib) : Pkl. 08.00 s/d 13.00 WIB Tetapi apabila pekerjaan sangat mendesak maka Pihak Kedua diwajibkan bekerja pada hari libur mingguan atas perintah atasan. Hari Minggu : Istirahat Mingguan. Pasal 6 Untuk pekerjaan yang dilakukan oleh Pihak Kedua, Pihak Pertama memberikan upah kepada Pihak Kedua sebesar Rp ___________,- / bulan. Pasal 7 Dalam pembayaran upah sebagaimana disebutkan pada pasal 6, Pihak Pertama akan memberikan kepada Pihak Kedua setiap bulannya pada tanggal 28, apabila tanggal tersebut jatuh pada hari libur nasional, maka akan dibayarkan pada hari berikutnya. Pasal 8 Disamping upah sebagaimana dimaksud pada pasal 6, Pihak Pertama akan memberikan kepada Pihak Kedua tunjangan berupa : a) Tunjangan Makan b) Tunjangan Transportasi : Rp : Rp _________,- / kehadiran ________,- / kehadiran

Pasal 9 2

Dalam pembayaran tunjangan pada pasal 8, Pihak Pertama akan memberikan kepada Pihak Kedua setiap bulannya pada tanggal 15 yang pembayarannya berdasarkan kehadiran Pihak Kedua. Pasal 10 Pihak Pertama akan memberikan fasilitas kepada Pihak Kedua dan keluarga berupa : a) Asuransi Kesehatan Rawat Inap dan Rawat Jalan (JAMSOSTEK) b) Asuransi Jiwa c) Asuransi Kecelakaan d) Jaminan Hari Tua Pasal 11 Pihak Kedua mendapatkan hak cuti selama 12 (dua belas) hari kerja dan mendapatkan upah penuh setelah bekerja terus menerus selama 12 (dua belas) bulan. Pasal 12 Perjanjian Kerja Waktu Tertentu ini dapat dan akan berakhir atau diputuskan Pihak Pertama tanpa kewajiban apapun, dengan alasan di bawah ini: a. Masa kerja sebagaimana disebutkan pada Pasal 1 di atas berakhir. b. Mencuri atau perbuatan kriminal lainnya c. Membawa atau menggunakan NARKOBA d. Perbuatan asusila, provokasi atau hal-hal lain yang merugikan Perusahaan atau Pengusaha atau Atasan e. Membuat keributan atau hal-hal lain yang meresahkan Karyawan lainnya f. Tidak mampu melakukan tugas-tugas yang diberikan kepadanya secara wajar walaupun sudah diberi kesempatan yang cukup oleh Pihak Pertama. Pasal 13 Bilamana Pihak Pertama akan memperpanjang Perjanjian Kerja dengan disetujui oleh Pihak Kedua. Maka Pihak Pertama harus memberitahukan terlebih dahulu kepada Pihak Kedua, paling lambat 2 (dua) Minggu sebelum Perjanjian Kerja ini berakhir. Pasal 14 3

Kedua belah Pihak sepakat bahwa hal-hal yang belum diatur dalam Perjanjian Kerja ini, akan berpedoman kepada ketentuan peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan dan Peraturan Perusahaan serta kebiasaan yang berlaku. Pasal 15 Bilamana terjadi perselisihan atau salah satu pihak tidak puas tentang Perjanjian Kerja yang dibuat, maka kedua belah pihak setuju menyelesaikan secara musyawarah untuk mufakat, bila tidak tercapai kata sepakat, maka penyelesaiannya akan dimintakan ke Kantor Dinas Tenaga Kerja setempat. Pasal 16 Perjanjian Kejra ini dibuat rangkap 2 (dua) yaitu masing-masing 1 (satu) untuk Pihak Pertama dan 1 (satu) untuk Pihak Kedua dan setelah dibaca dan dimengerti isinya, maka kedua belah Pihak menandatangani Perjanjian Kerja ini. Perjanjian Kerja ini dapat dirubah dan/atau diperbaiki apabila dikemudian hari ternyata terdapat kekeliruan/kesalahan dalam pembuatannya. Bekasi, ________ 2011 PIHAK KEDUA PIHAK PERTAMA

(________) Diketahui oleh,

(_____________)

(_________________)