INSUFISIENSI MITRAL Definisi Keadaan dimana katup mitral tidak dapat menutup rapat sehingga darah dapat mengalir

balik. Etiologi 1. Reumatik Demam reumatik yang meninggalkan kerusakan menetap dari sisa fase akut. 2. Non-reumatik Degeneratif, endokarditis, PJK, PJB dan trauma. Epidemiologi 2-5% populasi. Paling tinggi pada usia 20-40 tahun, dan paling banyak terjadi pada wanita. Gejala Klinis       Malaise Dipsnea, orthopnea dan paroxysmal dipsnea nocturnal Palpitasi Sakit kepala, migrain Nyeri dada Oedem perifer

Pemeriksaan Fisik   Palpasi: ↑ aktifitas jantung kiri karena ↑ beban ventrikel kiri. menjalar ke axilla dan mengeras pada saat ekspirasi. . Auskultasi: Bising pansistolik yang bersifat “meniup” atau blowing di apex.Patofisiologi Diagnosa a.

Kadang terlihat juga kalsifikasi pada anulus mitral. Foto Thorax   Kalau masih ringan hasilnya normal. sesak nafas dan orthopneu. Echocardiogram Untuk mengevaluasi gerakan katup. Vasodilator Contoh: Hydralazine. Digitalis dan Diuretik Untuk malaise. Pada fase lanjut hasilnya adalah aksis bergeser ke kiri dan hipertrofi pada ventrikel kiri. Untuk ↓ aliran balik dan ↑ aliran ke depan. ketebalan dan kalsifikasi aparat mitral dan juga menilai fungsi ventrikel kiri. d. terlihat tandatanda bendungan paru. Pada fase lanjut hasilnya atrium kiri dan ventrikel kiri membesar. EKG   Kalau masih ringan. Terapi     Antibiotik Untuk pencegahan reaktifasi reuma dan endokarditis infektif. c. f. Bedah  Rekonstruksi katup mitral (valvuloplasti)  Penggantian katup mitral . Fonokardiogram Untuk mencatat konfirmasi bising dan mencatat adanya bunyi jantung ketiga. Hanya untuk menentukan ada atau tidaknya reuma aktif atau reaktif. e.b. Laboratorium Tidak khas. hasilnya adalah P mitral dengan aksis dan kompleks QRS yang masih normal.

Komplikasi   Endokarditis infektif Kematian mendadak .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful