Anda di halaman 1dari 4

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)

PENYUSUNAN RENCANA DETAIL TATA RUANG KAWASAN (MASTERPLAN) MINAPOLITAN KUALA MEMPAWAH TAHUN ANGGARAN 2012

Dalam Undang Undang Nomor 27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau Pulau Kecil salah satunya adalah mengatur tentang materi perencanaan wilayah pesisir sesuai dengan tingkat wilayahnya dan kedalaman sebuah rencana. Jenjang wilayah dimulai dari tingkat nasional sampai kawasan yang diikuti dengan kedalaman materi dari kebijakan strategi sampai ke zonasinya. Demikian juga dengan kedetilan peta dari skala kecil sampai skala besar. Pada suatu kawasan tertentu, disebutkan bahwa tingkat perencanaan berupa Rencana Zonasi Rinci, yaitu merupakan rencana detail dalam 1 (satu) zona berdasarkan arahan pengelolaan di dalam rencana zonasi yang dapat disusun oleh pemerintah daerah dengan memperhatikan daya dukung lingkungan dan teknologi yang dapat diterapkan serta ketersediaan sarana yang pada gilirannya menunjukan jenis dan izin yang dapat diterbitkan oleh pemerintah daerah. Sedangkan yang dimaksud dengan kawasan, adalah bagian wilayah pesisir dan pulau pulau kecil yang memiliki fungsi tertentu yang ditetapkan berdasarkan kriteria karakteristik fisik, biologi, ekonomi untuk dipertahankan keberadaannya. Berkaitan dengan Kuala Mempawah yang ditetapkan sebagai Kawasan Minapolitan adalah kawasan ini secara konsepsional didorong menjadi kawasan ekonomi kelautan dan perikanan yang saling berkaitan antara aktifitas di laut, sungai, dan daratan, kemudian nantinya dapat menjadi sentra produksi dan pemasaran komoditas perikanan. sosial dan

Halaman 1 dari 4

1. Maksud dan Tujuan : Penyusunan Pekerjaan ini dimaksudkan untuk : Memberikan acuan pengembangan/pembangunan kawasan

tersebut agar sesuai dengan fungsi kawasan Menjadi kerangka dasar pembangunan kawasan Menjadi alat Bantu bagi penyusunan kebijakan

pemanfaatan ruang 2. Sasaran : Sasaran dari pekerjaan RDTR Kawasan (Masterplan) Minapolitan Kuala Mempawah ini adalah tersusunnya struktur dan pola ruang kawasan yang terintegrasi yang dapat mendukung kawasan tersebut menjadi sentra perikanan 3. Ruang Lingkup : a. Lingkup Wilayah Perencanaan adalah wilayah pesisir dan hilir Sungai Mempawah, terutama yang secara administrasi masuk ke dalam Desa Kuala Secapah dan Kelurahan Pasir Wan Salim Kecamatan Mempawah Hilir. b. Lingkup Materi perencanaan ini meliputi : Rencana Struktur dan Pola Pemanfaatan Ruang; Pengelolaan Kawasan Lindung dan Kawasan

Rencana Budidaya;

Rencana Sistem Prasarana Transportasi, Energi, Pengairan dan Pengelolaan Lingkungan;

Telekomunikasi,

Rencana Penatagunaan Tanah, Air, dan Sumber daya alam

lainnya. 4. Pembiayaan :

Halaman 2 dari 4

Biaya Penyusunan RDTR (Masterplan) Kawasan Minapolitan Kuala Mempawah ini berasal dari APBD Kabupaten Mempawah Tahun Anggaran 2012 sebesar Rp. 195.000.000,- (Seratus sembilan puluh lima juta rupiah). 5. Sistem Pelaksanaan Pekerjaan a. Pelaksana pekerjaan ini adalah, jasa konsultan yang mempunyai sertifikat badan usaha (SBU) jasa konstruksi dengan bidang tata lingkungan dan sub bidang jasa perencanaan urban. b. Waktu Penyusunan RDTR (Masterplan) kawasan Minapolitan Kuala Mempawah pekerjaan seluruhnya diselesaikan dalam jangka waktu 120 (seratus dua puluh lima) hari kalender terhitung sejak penandatanganan kontrak. c. Pelaksana Pekerjaan ini harus dapat menyediakan minimal tenaga ahli perencana wilayah dan kota, ahli perikanan, ahli ekonomi pembangunan, ahli prasarana wilayah dan ahli lingkungan. d. Pelaporan, penyusunan pekerjaan ini secara bertahap dilaporkan dalam bentuk: Laporan Pendahuluan (Inception Report); Fakta dan Analis; Konsep Rencana; Rencana; Album Peta (skala min. 1 : 10.000) Laporan Softcopy (dalam bentuk CD)

Halaman 3 dari 4

Halaman 4 dari 4