Anda di halaman 1dari 10

KOMPUTER SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF GURU DENGAN SISWA

Andik Prabowo 5302411136 Pend. Teknik Informatika dan Komunikasi

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG TAHUN 2011

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Dalam pembelajaran dewasa ini, pendidik perlu memperhatikan betul kemampuan dan kreativitasnya dalam memanfaatkan teknologi yang ada. Karena pada kenyataanya masih banyak pendidik yang belum dapat memaksimalkan penggunaan media ataupun teknologi yang ada, sehingga penggunaan dari media atau teknologi tersebut dalam pembelajaran dapat maksimal dan berguna sesuai dengan kecanggihan dari teknologi tersebut dan tujuan dari pembelajaran itu sendiri. Salah satu teknologi canggih dan banyak digunakan saat ini dalam pendidikan adalah computer. Dimana computer menjadi media dan sumber belajar serta media interaksi siswa dengan guru dalam belajar. Penggunaan computer dalam pembelajaraan banyak digunakan namun dalam penerapanya belum banyak guru yang memahami dan memanfaatkan teknologi tersebut dengan penuh atau optimal. komputer sebagai teknologi dan media pembelajaran interaktif guru dengan siswa, mampu menjadikan siswa lebih aktif, kreatif, belajar menyenangkan, tidak membosankan, dan meningkatkan minat belajar siswa. Sehingga diperlukan keberadaanya untuk lebih menunjang dalam pembentukan individu yang aktif, berwawasan dan mengikuti perkembangan jaman. B. 1. 2. 3. 4. C. 1. 2. Rumusan Masalah Apakah yang dimaksud dengan komputer sebagai media pembelajaran ? Bagaimana penggunaan komputer dalam pembelajaran ? Bagaimana peranan komputer dalam meningkatkan interaksi siswa dengan guru ? Bagaimana dampak positif dan negatif dari penggunaan komputer dalam pembelajaran ?

Tujuan Memahami dan mengetahui maksud dari komputer sebagai media pembelajaran. Memahami dan mengetahui bagaimana penggunaan komputer dalam pembelajaran. 3. Memahami dan mengetahui peran komputer dalam meningkatkan interaksi siswa dengan guru. 4. Memahami dan mengetahui dampak positif dan negatif penggunaan komputer.

BAB II

PEMBAHASAN A. Pengertian Komputer Sebagai Media Pembelajaran 1. Pengertian Komputer Definisi dari komputer diartikan berbeda-beda oleh beberapa orang, namun pada intinya apa yang mereka ungkapkan benar dan semua ada dalam computer itu sendiri. Beberapa definisi dari computer antara lain : 1) Komputer berasal dari bahasa latin computare yang mengandung arti menghitung. 2) Menurut Hamacher (dalam Computer Organization), komputer adalah mesin penghitung elektronik yang cepat dan dapat menerima informasi input digital, kemudian memprosesnya sesuai dengan program yang tersimpan di memorinya, dan menghasilkan output berupa informasi. 3) Menurut Blissmer (dalam Computer Annual), komputer adalah suatu alat elektonik yang mampu melakukan beberapa tugas : menerima input, memproses input tadi sesuai dengan programnya, menyimpan perintah-perintah dan hasil dari pengolahan. 4) computer adalah mesin yang dirancang khusus untukmemanipulasi informasi yang diberi kode, mesin elektronik yang otomatis melakukan pekerjaan dan perhitungan sederhana dan rumit (Prof. H. Azhar Arsyad, M.A :53) 5) Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI, 2003) mengartikan komputer sebagai alat elektronik otomatis yang dapat menghitung atau mengolah data secara cermat menurut yang diinstruksikan, dan memberikan hasil pengolahan, serta dapat menjalankan sistem multimedia (film, musik, televisi, faksimile, dsb), biasanya terdiri atas unit pemasukan, unit pengeluaran, unit penyimpanan, serta unit pengontrolan. (http://susantotutor.wordpress.com/category/komputer-sbg-media-pembelajaran/) Dari beberapa definisi tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa komputer adalah suatu perangkat elektronik yang terdiri dari software (perangkat lunak) dan hardware (perangkat keras) yang digunakan khususnya dalam pengolahan data dan membantu dalam aktifitas-aktifitas lain dalam menyalurkan kreativitas tiap individu dengan menggunaan teknologi tersebut. Dalam satu unit computer terdapat beberapa komponen penting yang dapat kita lihat dengan mata telanjang diantaranya : input yang terdapat di computer (misalnya input audio,video, LCD, keyboard), prosesor (CPU: bagian pemrosesan data input), memori untuk penyimpanan data baik, dan output (misalnya layar monitor, printer). Bagian-bagian tersebut dapat dimanfaatkan dalam proses pembelajaran seperti pemasangan LCD, DVD, ataupun mik. Komputer sebagai teknologi canggih memiliki banyak manfaat dan kegunanan dalam pemanfaatanya khususnya dalam bidang pendidikan. Di mana fungsi dari komputer dapat dikembangkan dan digunakan dalam berbagai hal. Seperti tadi yang telah disampaikan bahwa computer memiliki beberapa input yang dapat dimanfaatkan antara lain penggunaan komputer sabagai pemutar video ataupun audio, sumber informasi jika terkoneksi dengan internet , penyampaian informasi dengan LCD, dan berbagai aplikasi yang dapat diterapkan dalam komputer untuk pembelajaran yang efektif dan aktif. Dalam penggunaan komputer diperlukan perangkat-perangkat lain yang mendukung komputer dalam melakukan kinerjanya misalnya dengan sebuah headphone kita dapat komunikasi atau mendengarkan lagu ataupun pemasangan

modem agar terkoneksi dengan internet. Dalam kinerjanya, komputer yang telah terkoneksi dengan internet, sangat mendukung kegiatan pembelajaran interaktif , banyak hal positif yang dapat dilakukan siswa dalam pembelajaran antara lain mencari sumber materi lain, dapat berinteraksi dengan guru melalui e-mail atau chatting, dapat berkarya dan menyalurkan bakatnya melalui blog/web. Yang dimaksud internet adalah singkatan dari Interconnected Network, artinya kerja jaringan yang saling berhubungan. Ada juga yang mengatakan bahwa internet merupakan singkatan dari International Network, artinya kerja jaringan secara internasional/antar bangsa. Secara umum Internet adalah sebuah sistem komunikasi global yang menghubungkan berbagai mesin komputer dan jaringan-jaringan komputer di seluruh dunia, yang pengaturannya dilakukan oleh satu komputer induk (Server Computer). (http://susantotutor.wordpress.com/category/komputer-sbg-media-pembelajaran/) Hubungan dari berjuta-juta jaringan komputer di dunia dan jangkauanya sangat luas serta bersifat bebas terhadap penggunanya itulah internet. Dimana setiap orang dapat mengakses informasi dimanapun dan kapan pun serta sebagai alat komunikasi jarak jauh. Sebagai teknologi canggih komputer dapat dimanfaatkan guru untuk meningkatkan komunikasi dan pembentukan pengetahuan yang lebih luas dimana fungsi dan kreativitas serta semangat guru sangat mendukung terhadap peningkatan penggunaan teknologi computer dalam pembelajaran. 2. Komputer Sebagai Media Pembelajaran Proses pembelajaran merupakan proses yang sangat penting dalam pembelajaran. Dimana semua komponen dalam pembelajaran berperan aktif dalam mencapai tujuan dari pembelajaran. Guru sebagai komponen penting dalam proses pembelajaran diharapkan mampu memilih dan menggunakan media yang efektif dalam pembelajaran sehingga penyampaian informasi serta pembentukan pengetahuan siswa dapat tercapai dengan baik. Yang dimaksud dengan media pembelajaran adalah semua perangkat yang digunakan oleh pendidik sebagai perantara terhadap informasi atau pesan yang akan disampaikan kepada komunikan/siswa dalam rangka pencapaian maksud dan tujuan dari pembelajaran, sehingga dapat meningkatkan minat dan menumbuhkan daya rangsang siswa untuk terus belajar dan membentuk pengetahuan dalam diri mereka. Berbagai media pembelajaran telah banyak bermunculan, dan pemakaian dari media tersebut dapat efektif dan maksimal dalam penggunaanya jika guru benar-benar memahami dan ahli serta kreatif dalam memberi inovasi terhadap media yang digunakan. Adanya media dalam pembelajaran sesungguhnya untuk merangsang kegiatan belajar, dan peningkatan minat siswa dalam belajar. Media digunakan dalam pembelajaran, karena di dalamnya mengandung beberapa nilai praktis, dimana seorang guru sangat terbantu dengannya. Nilai-nilai praktis tersebut berupa kemampuan untuk: (1) membuat konsep yang abstrak menjadi konkret, misalnya peredaran darah atau pencernaan makanan manusia; (2) membawa obyek yang sukar didapat atau berbahaya ke dalam lingkungan belajar, seperti binatang buas atau jenis tumbuhan ganja; (3) menampilkan obyek yang terlalu besar ke dalam kelas, seperti kabah, candi, gunung, pasar, dan sejenisnya; (4) menampilkan obyek yang tidak dapat dilihat oleh mata telanjang, seperti bakteri, virus dan sejenisnya;

(5) memungkinkan siswa mampu berinteraksi dengan lingkungan (Sadiman, 2002: 16-17 dalam http://sigita.web.id/2006/03/komputer-sebagai-media-pembelajaran/) Media pembelajaran memberi ruang kepada siswa untuk dapat lebih memahami suatu makna yang disampaikan, mengenali lebih jauh masalah atau topic yang dibahas, sebagai media yang mempermudah belajar siswa, dan meningkatkan rasa ingin tahu siswa, memperkenalkan siswa terhadap perkembangan teknologi serta membantu guru dalam proses pembelajaran yang lebih cepat dan efektif. Komputer sebagai media pembelajaran memiliki arti penting dalam penyampaian informasi dan komunikasi dengan siswa. Dimana guru dapat menggunakan komputer sebagai alat komunikasi dengan siswa jika telah terkoneksi dengan internet, sumber bahan, diskusi dilain tempat, presentasi, praktek, dan pembelajaran langsung dalam dunia warna, teks, gambar, grafik, tabel dan interaksi aktif melalui prakteknya, dan seterusnnya. Sehingga dalam penggunaanya komputer memberi ruang bagi siswa dengan guru untuk saling berinteraksi dalam pembentukan pengetahuan dan pemunculan ide-ide baru. Komputer merupakan salah satu media yang dapat mentranformasi berbagai simbol dalam informasi dari bentuk yang satu ke bentuk lainnya. Siswa dapat mengetik teks, dan komputer yang canggih dapat mentranformasikannya ke dalam bentuk lain, misalnya gambar bahkan suara. Satu sistem operasi komputer disamping terdiri dari hardware dan software, harus ada brainware. Hardware (Perangkat Keras) yaitu peralatan yang secara fisik terlihat dan bisa dijamah, contohnya CPU, Mouse, Keyboard, Monitor. Software (Perangkat Lunak) yaitu program di dalam sistem komputer, yang berisi instruksi/perintah untuk melakukan pengolahan data, contohnya Window, L:inux, Opensource, Excel, Word, Powerpoint, Internet Explorer, dan lain-lain. Brainware (Perangkat Otak) yaitu manusia yang mengoperasikan dan mengendalikan sistem komputer. (http://susantotutor.wordpress.com/category/komputer-sbg-media-pembelajaran/) Jadi komputer sebagai media atau teknologi canggih tidak akan berfungsi atau berguna jika brainware tidak dapat menjalankanya ataupun tidak memahami bagaimana penggunaan dari teknologi tersebut. Media pembelajaran yang memerlukan keahlian dari guru, agar penggunaan dari teknologi dapat dilakukan secara optimal dalam pembelajaranya diruang kelas. Interaksi guru dengan siswa lebih tinggi dan pengetahuan terbentuk secara berkesinambungan terhadap apa yang selalu siswa temui dalam perkembangan pengetahuan. Di mana penggunaan media komputer sebagai pendukung dalam kegiatan pembelajaran sebagai media perantara, komunikasi dan sumber pengetahuan. Sebagai media pembelajaran, computer diharapkan dapat meningkatkan interaksi belajar siswa dengan guru, dengan pemanfaatan yang optimal terhadap keberadaanya antara lain : 1) Penggunaan computer dalam kegiatan belajar mengajar yang digunakan guru untuk menyampaikan materi dengan presentasi didepan kelas dengan desain power point yang menarik dan disertai dengan sessi tanya jawab. Itu akan memberi sedikit inovasi dalam penyampaian materi sehingga menigkatkan minat belajar siswa dan tidak membosankan.

2)

Penggunaan komputer dalam diskusi kelas, dimana semua computer telah terkoneksi dengan internet baik melalui sebuah group maupun menggunakan aplikasi lain. Dan guru memantau diskusi siswa serta menanggapi hal-hal yang dianggap kurang benar. 3) Siswa secara aktif membuat kretivitasnya masing-masing melalui teknologi computer. Kreativitas yang dimaksud misalnya pembuatan pemandangan yang bagus atau gambar-gambar yang menarik melalui computer, karya tulis melalui computer untuk dishare kan ke web (jika telah terkoneksi dengan internet. 4) Menjadikan computer sebagai sumber bahan lain selain buku dalam pencarian bahan dimana computer disini telah terkoneksi dengan internet. 5) Penggunaan bagian-bagian atau komponen-komponen dalam computer untuk menunjang proses pembelajaran. Misalnya pemanfaatan suara, gambar, dan video dalam pembelajaran. B. Penggunaan Komputer dalam Pembelajaran Dalam dunia pendidikan saat ini penggunaan komputer sudah marak digunakan, khususnya dalam perguruan tinggi. Dalam perkembanganya komputer memiliki banyak pengaruh terhadap pengetahuan dan informasi yang dibutuhkan banyak orang. Pada awalnya komputer dimanfaatkan di sekolah sebagai penunjang kelancaran pekerjaan bidang administrasi dengan memanfaatkan software Microsoft word, excel dan access. Dengan masuknya materi Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam kurikulum baru, maka peranan komputer sebagai salah satu komponen utama dalam TIK mempunyai posisi yang sangat penting sebagai salah satu media pembelajaran. Kutipan dari Kurikulum untuk Mata Pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi Visi mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi yaitu agar siswa dapat dan terbiasa menggunakan perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi secara tepat dan optimal untuk mendapatkan dan memproses informasi dalam kegiatan belajar, bekerja, dan aktifitas lainnya sehingga siswa mampu berkreasi, mengembangkan sikap imaginatif, mengembangkan kemampuan eksplorasi mandiri, dan mudah beradaptasi dengan perkembangan baru di lingkungannya. () Jadi dalam pemanfaatanya, komputer saat ini belum dikatakan memberi dampak besar terhadap proses pembelajaran, karena penggunaan atau pemanfaatan dari teknologi tersebut belum maksimal. Dimana komputer belum memiliki ruang khusus dalam proses belajar, yaitu adanya penggunakaan teknologi dalam kehidupan sehari-hari atau menjadikanya makanan sehari-hari untuk tujuan membangun pengetahuan yang selalu berkembang dan berubah. Pemanfaatan komputer untuk pendidikan dikenal dengan pembalajaran berbantuan komputer (CAI) yang dikembangkan dalam beberapa format pembelajaran, antara lain drill and practice, tutorial, simaulasi, permainan dan discovery. Komputer juga telah digunakan untuk mengadministrasikan tes dan pengelolaan administrasi sekolah. (Prof.Dr.Azhar Arsyad, M.A:54) Dalam pemanfaatan komputer saat ini telah berkembang meliputi pengelolaan tes melalui komputer selain itu dapat dilihat pula komputer dijadikan sebagai media untuk menampilkan nilai-nilai ujian siswa melalui komputer yang telah terkoneksi dengan internet, penggunaan komputer dalam penyaluran pendapat

serta berbagi pemikiran antar individu. Perkembangan pemanfaatan komputer tersebut belum begitu luas, dimana masih banyak lembaga-lembaga pendidikan dan guru-guru yang tidak memaksimalkan penggunaan dari teknologi tersebut. Hal itu terjadi karena kemalasan dan ketidakpahaman individu terhadap teknologi ataupun media yang berada disekelilingnya. Oleh karena itu guru yang professional harus dapat memanfaatkan semaksimal mungkin teknologi yang ada serta pemikiran bahwa setiap ilmu pengethuan selalu berkembang dan berubah sehingga guru pun harus menyesuaikan diri serta memperhatikan benar segala potensi yang dapat dikembangkan dan ditingkatkan biak dalam bentuk potensi siswa maupun benda-benda mati yang ada disekelilingnya (komputer misalnya). Pembelajaran dengan Komputer membantu siswa untuk dapat mengembangkan pengetahuanya dan memberi ruang pada siswa untuk dapat berinteraksi aktif dalam menanggapi permasalahan melalui media komputer. Dalam penggunaanya komputer memiliki banyak manfaat, sehingga teknologi tersebut menjadi sangat penting dan dibutuhkan oleh semua bidang pekerjaan tak terkecuali dalam bidang pendidikan. Penerapan komputer dalam pendidikan membantu guru dalam penyampaian materi melalui berbagai inovasi yang dapat dibuat dan dikembangkan guru sehingga pesan tersebut lebih menarik dan disukai siswanya. Namun dalam pemakaianya belum banyak guru yang secara optimal menggunakan semua fungsi dari komputer, antara lain : diskusi melalui media komputer yang telah online, mencari bahan dari komputer yang tersambung internet, memberi pembelajaran mengenai pengeditan gambar dan teks, penyuntingan video dan masih banyak aplikasi dalam computer yang dapat ditingkatkan guru dalam pembelajaranya untuk lebih mengaktifkan siswa. Guru cenderung menjadikan siswa sebagai pendengar, sehingga mereka cenderung pasif dalam menanggapi masalah atau topik dalam pembelajaran, dan penggunakan teknologi komputer yang hanya untuk presentasi guru serta penyediaan komputer yang hanya sebagai media praktek dalam mengaplikasikan materi di bidang komputer saja , sehingga kemampuan mereka terbatas dalam penggunaanya serta pemahaman terhadap komputer. Sebagai contoh penggunaan komputer dalam pendidikan di Amerika Serikat antara lain disebabkan oleh adanya kebutuhan Amerika Serikat untuk mengajar murid yang jumlahnya besar dalam waktu yang singkat. Komputer pertama kali dipakai sebagai media pendidikan di pabrik-pabrik, bukan disekolah. Seperti diketahui Amerika Serikat juga pernah secara gencar menggunakan media TV untuk mengajar, tetapi hasilnya ternyata tidak seperti yang diinginkan. Mula-mula program belajar dengan komputer (courseware) tampil dalam bentuk latihan soal, tutorial, dan simulasi hukum-hukum alam. Dengan makin berkembangnya kemampuan komputer (misalnya dalam menampilkan gambar), perangkat lunak latihan soal dirasakan tidak memanfaatkan kemampuan sesungguhnya yang ada pada komputer. Keadaan bertambah runcing dengan perkembangan pengetahuan di bidang kognitif, seperti munculnya teori-teori tentang human information processing. Akibatnya para ahli dibidang komputer dan kognitif melihat bahwa komputer untuk pendidikan dapat berfungsi lebih dari sekedar alat mempresentasikan materi pelajaran. Komputer harus dapat meningkatkan cara berfikir seseorang. Hal ini dapat dicapai misalnya dengan

bantuan bidang AI (artificial intelligence). "peningkatan cara berfikir" ini dirasakan penting karena perkembangan teknologi yang sangat pesat mengharuskan seseorang untuk mempunyai ketrampilan belajar (cara berfikir) yang tinggi. Dengan kata lain, proses belajar merupakan proses pembentukan pengetahuan bukan proses menghafal pengetahuan. Jadi kita dapat menggunakan pengetahuan yang telah kita miliki untuk membangun pengetahuan yang baru. () Jadi di sini penggunaan teknologi komputer dalam pembelajaran belum dijalankan secara optimal dalam prakteknya. Guru sebagai kompononen pembelajaran memiliki peranan penting dalam proses pendidikan, dimana strategi, metode dan semangat pendidik serta kemampuannya melihat karakter dari anak didiknya masing-masing menjadi suatu jalan dalam memperbaiki semua system yang kurang efektif dalam penggunaanya. Sehingga pembelajaran dapat berlangsung dengan pemanfaatan optimal dari suatu penggunaan teknologi maupun alat bantu pendidikan yang lain. Penempatan siswa sebagai pusat dari pembelajaran adalah kunci terpenting bagi guru untuk dapat berinteraksi aktif. Bukan hanya guru yang aktiv didepan kelas untuk menjelaskan materi, tapi guru melibatkan siswa dalam pembentukan pengetahuan melalui interaksinya dengan memanfaatkan berbagai teknologi yang ada untuk meningkatkan interaksi keduanya dalam pembelajaran dan mengembangkan pengetahuan bersama. Memang dalam penggunaan komputer tidak semua lembaga pendidikan telah mampu mengadakan keberadaan dari komputer, dalam buku Paul G. Geisert dan Mynga K. Futrell yang berjudul Teachers, Computers, and Curriculum disebutkan penggunaan komputer didalam kelas secara umum : a) satu komputer digunakan disemua tempat, b) satu kelas satu komputer, c) komputer server untuk satu kelas, dan d) lab komputer untuk satu kelas. Dimana dapat dilihat keefektifan dari penggunaan komputer disetiap tempat, banyaknya computer yang disediakan tidak sesuai dengan banyaknya individu yang menggunakan. Sehingga penggunaan dari komputer tidak dapat lebih dikhususkan dan dikembangkan, jika teknologi dan fasilitas di lembaga pendidikan belum memadai. Jadi pembelajaran berbantuan komputer dapat diterapkan dengan menyesuaikan lingkungan pendidikanya, seperti apakah pendidik ataupun sekolah mampu menyediakan komputer dalam pembelajaran, apakah tenaga pengajar memahami dan mampu memanfaatkan teknologi secara maksimal dan apakah kemampuan siswa mampu memahami atau cocok ataupun menerima ilmu komputer serta aksesibilitas/ jangkauan sinyal akses.

C. Peran Komputer dalam Meningkatkan Interaksi Siswa dengan Guru Seperti apa yang telah dikatakan sebelumnya bahwa proses pembelajaran merupakan bagian terpenting dalam pembelajaran. Hal tersebut seharusnya menjadi pusat perhatian bagi guru untuk dapat memanfaatkan atau menggunakan kesempatan atau waktu tersebut untuk dapat memaksimalkan apa yang dapat guru lakukan dalam penyampaian materi dan penggunaan seoptimal mungkin teknologi yang ada.

Komputer sebagai salah satu teknologi mutakhir yang sedang berkembang saat ini baik dalam kehidupan pendidikan maupun kehidupan profesi lainnya, merupakan salah satu buah hasil dari perkembangan ilmu pengetahuan seorang individu yang mampu menghasilkan suatu produk yang bermanfaat di dunia. Perkembangan dan peningkatan kecerdasan serta kecepatan berfikir tiap individu didukung oleh suatu proses pembelajaran yang bermakna dimana setiap individu mampu memberikan makna yang tertanam kuat dalam pemikiranya dan pemahaman yang mendalam terhadap suatu masalah. Secara umum pembelajaran berbasis komputer dapat dimasukan dalam dua kategori, yaitu komputer mandiri dan komputer dalam jaringan.perbedaan terletak pada aspek interaktifitas, dalam komputer mandiri interaktiviitas siswa terbatas dengan materi ajar yang ada dalam program pembelajaran. Pada pembelajaran dengan komputer dalam jaringan, interaktivitas peserta ajar menjadi lebih banyak alternatifnya. Pada proses pembelajaran dengan computer dalam jaringan dikenaldua jenis fungsi komputer, yaitu komputer server (untuk melayani interaksi, seperti website server, e-mail server) dan komputer klien (dilengkapi dengan browser, misalnya Netscape atau internet explorer) . Interaksi peserta ajar dengan tenaga pengajar dilakukan melalui kedua jenis computer tersebut.( Drs. H. Isajoni, dkk. :19) Pembelajaran berbantuan computer yang terhubung internet dapat lebih mengaktifkan siswa, sehingga pembelajaran dengan komputer tidak hanya untuk mempraktekan materi ajar yang berhubungan dengan computer. Siswa dapat berdiskusi melalui computer yang telah terkoneksi dengan internet dimana pun dan kapan pun, dan pembelajaran jarak jauh pun dapat dilakukan antara siswa dengan guru, guru dapat melayani aktivitas diskusi atau tanya jawab dengan siswa melalui fasilitas dari internet seperti website, e-mail, mailing list, dan chat. Penggunaan komputer dalam pembelajaran memberi kemudahan dan daya tarik tersendiri dalam pembelajaran, sehingga apa yang dipelajari dapat menjadi lebih menarik dan tidak membosankan serta penggunaan komputer merupakan salah satu alternatif dalam memperkenalkan kemajuan teknologi sekarang.

BAB III PENUTUP

A. Kesimpulan Dari pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa : Komputer sebagai media pembelajaran memberi ruang kepada siswa untuk lebih interaktif dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran, seperti pemanfaatan komputer sebagai media diskusi aktif antara siswa dengan guru dan siswa dengan siswa melalui jaringan komputer yang terhubung dengan internet, media untuk mengemukakan pendapat diantara tiap individu dan menciptakan kreatifitas-kreatifitas siswa melalui pemanfaatan secara optimal terhadap software/ program dalam komputer. Dalam pemanfaatanya, penggunaan komputer harus dibatasi untuk hal-hal yang positif dan penting serta yang menunjang pendidikan untuk menghindari adanya individu yan konsumtif atau tergantung terhadap pemakaian computer. Peran guru sangat penting dalam pemahamanya serta keahlianya dalam memanfaatkan computer, sehingga guru perlu memperhatikan betul penggunaanya serta memaksimalkan penggunaan positif dari media dengan memperhatikan karakteristik siswanya. B. Saran 1. Pemahaman pendidik atau guru terhadap teknologi dan media yang berkembang saat ini perlu ditingkatkan, sehingga dalam pemanfaatan dan penggunaanya dapat dilakukan secara maksimal 2. Pemerintah perlu menyamaratakan pendidikan rakyat Indonesia dan membantu lembaga-lembaga pendidikan yang kurang sehingga kekurangan-kekurangan mereka seperti sarana dan prasarana yang tidak memadai dan ketidaktersediaan teknologi dapat teratasi dan diperoleh pencapaian kompetensi yang sama dan sesuai dengan apa yang diinginkan. 3. Perlu adanya pemahaman dan memperkenalkan perkembangan teknologi dan pengetahuan kepada siswa sehingga pemikiran mereka tidak terus tertinggal. 4. Keterbatasan biaya pada lembaga pendidikan yang merupakan salah satu penyebab ketidakmampuan lembaga sekolah dalam meningkatkan pengetahuan dan kualitas pendidikan