Anda di halaman 1dari 3

Dasar Rekayasa Transportasi

Transportasi menyangkut pergerakan orang dan atau barang. Didalam pergerakannya dibutuhkan kondisi aman, nyaman dan lancar, ekonomis (waktu dan biaya) dan berwawasan lingkungan. Penyediaan prasarana disesuaikan dengan kendaraan dan alat angkut yang ada, kondisi alam, sosial budaya, teknologi, alam, dan bangunan. Sistem adalah bentuk keterikatan dan keterkaitan antara satu variabel atau komponen dengan variabel lain dalam tatanan yang terstruktur. Transportasi adalah kegiatan pemindahan penumpang dan atau barang dari suatu tempat ke tempat yang lain. Pejalan kaki juga merupakan alat angkut karena pejalan kaki adalah perpindahan orang tanpa alat angkut bahkan tidak jarang membawa barang yang dipindahkan. Sistem Transportasi adalah bentuk keterikatan dan keterkaitan penumpang, barang, prasarana dan sarana yang berinteraksi. Maksud Sistem Transportasi adalah mengkoordinasikan proses pergerakan penumpang dan atau barang, dimana prasarana sebagai media untuk proses transportasi dan sarana sebagai alat proses transportasi. Tujuan Sistem Transportasi adalah agar proses transportasi penumpang dan atau barang dapat dicapai secara optimum dalam ruang dan waktu, dengan pertimbangan keamanan, kenyamanan, kelancaran, efisien terhadap waktu dan biaya, serta berwawasan lingkungan http://omahjoglo-ku.blogspot.com/2010/11/1.html

Rekayasa Transportasi(1)
Deskripsi Mata Kuliah : Rekayasa Transportasi adalah mata kuliah yang mempelajari tentang dasar-dasar transportasi, modamoda transportasi dan karakteristiknya, perencanaan sistem transportasi dan fasilitas transportasi beserta pendukungnya. Manfaat perkuliahan Rekayasa Transportasi : Memberikan pengetahuan dan penguasaan kemampuan bagi mahasiswa dalam merencanakan suatu sistem transportasi dengan moda transportasi tertentu secara terpadu dan bersinergi. Apakah yang dimaksud dengan rekayasa ? Rekayasa adalah penerapan dari ilmu pengetahuan dan perhitungan matematika terhadap sumber daya alam yang tersedia sehingga dapat digunakan untuk kepentingan manusia dalam bentuk struktur bangunan, sistem produksi dan proses lainnya. Apakah yang dimaksud dengan transportasi ? Menurut Edward Morlok (1978) : Transportasi adalah: suatu tindakan, proses, atau kegiatan pemindahan orang atau orang dan barang dari suatu tempat ke tempat lain. Menurut H.S. Djajoesman (1976) : Transportasi adalah: Pemindahan orang dan/atau barang dari satu tempat ketempat lain dengan atau tanpa alat untuk memenuhi kebutuhan menurut tempat dan waktu dengan mengindahkan persyaratan aman, lancar, tertib, nyaman dan efisien. Menurut Nasution (1996): Transportasi diartikan sebagai pemindahan barang dan manusia dari tempat asal ketempat tujuan. Menurut Fidel Miro (2002) : Transportasi diartikan sebagai usaha pemindahan, menggerakkan, mengangkut, atau mengalihkan suatu obyek dari suatu tempat ke tempat lain, dimana obyek tersebut lebih bermanfaat atau dapat berguna

untuk tujuan-tujuan tertentu. Sehingga definisi transportasi secara keseluruhan adalah : Transportasi adalah suatu proses atau cara memindahkan orang, barang, atau orang dan barang dari suatu tempat ke tempat yang lain dengan sarana atau alat tertentu baik dalam bentuk sederhana maupun dalam bentuk yang lebih lengkap dan mutakhir serta mengikuti persyaratan keamanan, ekonomis, dan efisien. Apakah yang dimaksud dengan Rekayasa Transportasi ? Rekayasa transportasi adalah penerapan dari ilmu pengetahuan dan perhitungan matematika terhadap sumber daya alam yang tersedia sehingga dapat digunakan untuk kepentingan proses memindahkan orang, barang atau orang dan barang dari suatu tempat ke tempat yang lain dengan sarana atau alat tertentu baik dalam bentuk sederhana maupun dalam bentuk yang lebih lengkap dan mutakhir. SISTEM TRANSPORTASI Proses transportasi yang melibatkan manusia, barang, alat angkut dan ruang sebagai tempat bergerak merupakan suatu kesatuan, yaitu sistem transportasi. Definisi Sistem Transportasi Apakah sistem itu ? Menurut Shrode dan Voich (1974) : Sistem adalah suatu keseluruhan yang tersusun dari sekian banyak bagian (whole compounded of several parts) Menurut Awad (1979) : Hubungan yang berlangsung di antara satuan-satuan atau komponen secara teratur (An organized, functioning relationship among units or components). Sehingga definisi dari sistem adalah : Sistem adalah sebuah rangkaian atau susunan dari bagian-bagian (sub-sistem) yang saling berkaitan dalam mewujudkan sejumlah fungsi dengan tujuan untuk mencapai hasil akhir yang diinginkan Karakteristik terpenting dari suatu sistem adalah apabila bagian dari penyusun sistem (sub-sistem) tidak berfungsi maka akan mempengaruhi kelangsungan sistem tersebut secara keseluruhan atau bahkan membuatnya tidak berfungsi sama sekali. Definisi dari sistem transportasi adalah : Sebuah rangkaian atau susunan dari bagian-bagian (sub-sistem) yang saling berkaitan pada suatu aktivitas atau kegiatan transportasi yang mewujudkan sejumlah fungsi dengan tujuan untuk mencapai hasil akhir yang diinginkan yaitu kelancaran, kenyamanan, keamanan dan keselamatan dalam perjalanan. Sebuah gambaran tentang tujuan dari proses transportasi yang diharapkan, yakni kelancaran, keamanan, kenyamanan dan keselamatan kadang menghadapi konflik dengan realita kehidupan di masyarakat. Sehingga aspek-aspek yang berhubungan dengan tujuan transportasi kurang begitu terpenuhi terutama dalam hal keamanan, kenyamanan dan keselamatan. Untuk menangani permasalahan transportasi di negeri ini diperlukan kebijakan dan regulasi yang tegas, antara lain: Perlu peningkatan dan pengembangan secara terpadu pada sarana serta prasarana transportasi yang tersedia disesuaikan menurut analisa supply and demand secara proporsional Lebih mengutamakan ketercapaian aspek keamanan dan keselamatan pengguna jasa transportasi pada sarana dan prasarana transportasi

Pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan harus benar-benar memperhatikan kemungkinan loss of gain terhadap pembinaan dari seluruh penyelenggara sarana transportasi darat, laut dan udara sehingga masyarakat sebagai pengguna jasa transportasi tidak dirugikan Harus ada sanksi yang tegas bagi setiap penyelenggara jasa transportasi yang tidak mengutamakan pemenuhan aspek keamanan dan keselamatan bagi pengguna jasa transportasi, baik itu transportasi darat, laut maupun udara berupa pencabutan ijin trayek, hingga ijin operasional http://catatansianaksipil.wordpress.com/2012/01/19/rekayasa-transportasi1/