Anda di halaman 1dari 3

ARTI DAN LINGKUP EKONOMI ISLAM 1.

Nama ekonomi islam Dalam al-quran ekonomi islam diidentikkan dengan sebutan iqtishad (almaidah ayat 66) yang artinya umat yang pertengahan atau bias diartikan menggunakan rejeki yang ada di sekitar kita dengan cara proporsional 2. Pengertian Ilmu Ekonomi islam Terdapat banyak dari para ahli tentang apa yang idmaksud dengan ilmu ekonomi islam. Pada intinya ilmu ekkonomi islam adalah suatu ilmu pengetahuan yang berupaya untuk memandang, meninjaum menelitim dan akhirnya menyelesaikan permasalahan-permasalahan ekonomi dengan cara cara yang islami yang dimaksud dengan cara cara yang islami adalah cara cara yang didasarkan pada ajaran agama islam 3. Problem dasar ekonomi islam Perbedaan antara problem dasar ekonomi konvensional dengan problem dasar ekonomi islam adalah menurut teori ekonomi konvensional ketersediaan sumberdaya adalah terbatas sedangkan kebutuhan manusia tidak terbatas. Berbanding terbalik dengan teori ekonomi islam yaitu kebutuhan manusia adalah sifatnya terbatas dengan sumberdaya yang tidak terbatas dan problemnya terletak pada keadilan distribusinya 4. Tujuan ilmu ekonomi Pada dasarnya semua teori ekonomi bertujuan untuk mencapai kesejahteraan hidup. Dalam ekonomi konvensional kesejahteraan diartikan dalam prespektif materealisme dan hedonisme murni. Konsep kesejahteraan dalam islam adalah bersifat holistic dan seimbang dan mempunyai integrasi antara duniawi dan ukhrowi

NILAI NILAI DASAR EKONOMI ISLAM Nila nilai dasar ekonomi islam adalah seperangkat nilai yang telah diyakini dengan segenap keimanan, dimana ia akan menjadi landasan paradigm ekonomi islam. Terdapat banyak pendapat tentang apakah sesungguhnya nilai nilai dasar ekoonomi islam. Secara garis besar terdapat tiga nilai dasar yang paling fundamental yaitu :

1. Tauhid Pada prinsipnya ekonomi islam memiliki sifat transdental yang mendasarkan pada konsep tauhid. Dengan adanya konsep tauhid ini maka peranan allah dalam seluruh aspek ekonomi menjadi mutlak. Jadi pusat segala aktifitas dan bangunan ekonomi islam adalah allah (theo sentris) 2. Keadilan Keadilan dalam islam aadalah keadilan yang sebagaimana ditentukan oleh allah. Bukan keadilan yang diterjemahkan secara subyektif 3. Kebebasan dan Tanggung jawab Islam menjunjung tinggi hak hak individu, namun tidak dalam pengertian yang sebebas bebasnya dengan kata lain kebebasan yang berada dalam koridor syariat islam. Kebebasan yang diberikan allah kepada manusia akan dimintai pertanggung jawaban di akhirat kelak. Jadi kebebasan membawa implikasi kepad pertanggung jawaban

Basis Kebijakan Basis kebijakan yang dipegang teguh oleh ekonomi islam adalah : 1. Penghapusan riba Secara sempit penghapusan riba berarti pengapusan bunga atau atau tambahan dalam praktek jual beli dan praktek perbankan sedangkan arti secara luas pengahapusan riba dimaknai sebagai penghapusan segala bentuk prakte ekonomi yang menimbulkan kedzaliman atau ketidakadilan 2. Implementasi loss and profit sharing

Loss and prfit sharing yang lebih dikenal dengan istilah bagi hasil merupakan sebagai bentuk kompensasi dalam kerjasama bersepakat untuk mengadakan pembagian resiko maupun hasil 3. Pelembagaan zakat Dalam pemikiran ideal pengeloalaan zakat harus dipahami sebagai upaya untuk profesionalisasi pengelolaan zakat sebagai sebuah system distribusi kekayaan dan pendapatan yang nyata

4. Pelarangan Israf Israf mempunyai arti berlebih lebihan dalam segala hal merupakan perilaku yang dilarang dalam islam. Sebaliknya islam mendorong perliaku sederhan dan rendah hati dalam semua tindakan