Anda di halaman 1dari 3

PAPER GEOFISIKA

RAHMAN HAKIM SYAIFUL 21100110141007

FAKULTAS TEKNIK PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI UNIVERSITAS DIPONEGORO MARET 2012

Non-Seismik Metode Gravitasi


Bumi sebagai bagian yang cukup luas dan salah satu bagian dari bumi adalah bagian luar atau kerak. Memiliki kekayaan yang begitu bervariasi dan tersebar secara luas didalamnya yang memiliki ketebalan sekitar 30 km. Diperlukannya studi tentang bagian dalam dari kerak yang tidak bisa dilihat secara mudah dan diperlukannya ilmu fisika. Kemudian geofisika merupakan suatu ilmu yang dilandasi oleh hukum-hukum fisika, matematika, dan geologi untuk diterapkan dalam studi tentang bumi. Lingkupan ilmu geofisika cukup luas, secara umum geofisika dapat dibedakan antara geofisika sebagai suatu studi model untuk menjelaskan sifat dan tingkah laku bumi, dan geofisika sebagai suatu ilmu yang dikembangkan untuk kepentingan eksplorasi bahan-bahan galian yang ada. Munculnya ilmu geofisika karena para ilmuwan memerlukan suatu "alat" yang cukup baik untuk mengetahui keadaan geologi bawah permukaan. Geofisika untuk eksplorasi sumberdaya alam, terutama kaitan dengan studi bawah permukaan yaitu geofisika eksplorasi yang meliputi dua pengukuran gejala alam dan gejala buatan. Salah satu metode non-seismik yaitu adalah metode gravitasi untuk mengukur gejala alam yang berada di kerak bumi ini. Metode ini dilakukan untuk menyelidiki keadaan di bawah permukaan bumi berdasarkan perbedaan rapat masa cebakan mineral dari daerah sekeliling ( r = gram/cm3 ). Metode ini adalahmetode geofisika yang sensitive terhadap perubahan vertikal, oleh karena itu metode ini disukaiuntuk mempelajari kontak intrusi, batuan dasar, struktur geologi, endapan sungai purba, lubangdi dalam massa batuan, shaft terpendam dan lain-lain. Eksplorasi biasanya dilakukan dalam bentuk kisi atau lintasan penampang. Perpisahan anomali akibat rapat massa dari kedalaman berbeda dilakukan dengan menggunakan filter matematis atau filter geofisika. Pada saat ini,di pasaran telah dapat diperoleh alat gravimeter dengan ketelitian sangat tinggi ( mgal ), sehinggakita tidak akan kesulitan untuk manganalisa anomali yang berukuran kecil. Hanya saja dalammetode pengukuran data, tetap harus dilakukan dengan sangat teliti untuk mendapatkan

hasilyang akurat.Pengukuran ini dapat dilakukan di permukaan bumi, di kapal maupun dari udara. Dalam metodeini yang dipelajari adalah variasi medan gravitasi akibat variasi rapat massa batuan di bawah permukaan sehingga dalam pelaksanaannya yang diselidiki adalah perbedaan medan gravitasidari suatu titik observasi terhadap titik observasi lainnya. Metode gravitasi umumnya digunakandalam eksplorasi jebakan minyak (oil trap). Disamping itu metode ini juga banyak dipakai dalameksplorasi mineral dan lainnya. Prinsip pada metode ini mempunyai kemampuan dalammembedakan rapat massa suatu material terhadap lingkungan sekitarnya. Dengan demikian struktur bawah permukaan dapat diketahui. Pengetahuan tentang struktur bawah permukaan ini penting untuk perencanaan langkah-langkah eksplorasi baik minyak maupun mineral lainnya.