Anda di halaman 1dari 7

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah Sistem Sensori DIZZINESS

DISUSUN OLEH: ADE INTAN BANATU RAHMI ANDRI SAPUTRA HILMI FAUZIAH

TINGKAT : II B S1 KEPERAWATAN

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KARSA HUSADA GARUT JL.NUSA INDAH NO. 24 2012

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Pokok Bahasan Sub Pokok Bahasan Sasaran Tempat Hari/Tanggal Waktu

: Gangguan Pada Sistem Sensori : Dizziness : Siswa SMA : Gedung Aula SMA Nusa indah : 23 Maret 2012 :1 x 25 menit

I.

TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM Pada akhir proses penyuluhan, audiens diharapkan dapat mengerti dan memahami tentang penyakit dizziness/vertigo, yang meliputi pengertian, penyebab, tanda dan gejala, pencegahan dan pengobatannya.

II.

TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS Setelah mengikuti penyuluhan ini diharapkan audiens mampu: 1. Mengetahui pengertian dari dizziness. 2. Mengetahui penyebab dizziness. 3. Mengetahui tanda dan gejala dizziness. 4. Mengetahui cara pencegahan dizziness. 5. Mengetahui cara pengobatan diizziness.

III. KEGIATAN PENYULUHAN No. 1. WAKTU 2 menit KEGIATAN PENYULUH Pembukaan : Membuka kegiatan dengan Menjawab salam mengucapkan salam. Memperkenalkan diri Mendengarkan KEGIATAN PESERTA

Menjelaskan penyuluhan Menyebutkan akan diberikan

tujuan

dari Memperhatikan yang Memperhatikan

materi

2.

15 menit

Pelaksanaan : Menggali pengetahuan materi Memperhatikan menjawab pertanyaan. Memperhatikan dan

audiens tentang dizziness Menjelaskan semua

tentang dizziness yang akan di sampaikan. 3. 5 menit Evaluasi : Menanyakan kepada peserta Menjawab pertanyaan tentang materi yang telah diberikan, dan reinforcement kepada peserta yang dapat menjawab pertanyaan. 4. 3 menit Terminasi : Mengucapkan terimakasih Mendengarkan

atas peran serta peserta. Mengucapkan salam penutup Menjawab salam

IV. METODE 1. Ceramah. 2. Tanya Jawab

V. MEDIA Elektronik Cetak : Laptop Dan In Fokus : Leaflet

VI. MATERI Terlampir

VII. KRITERIA EVALUASI 1. Evaluasi Struktur Peserta hadir ditempat penyuluhan Penyelenggaraan penyuluhan dilaksanakan di aula sekolah Pengorganisasian penyelenggaraan penyuluhan dilakukan sebelumnya

2. Evaluasi Proses Peserta antusias terhadap materi penyuluhan Tidak ada peserta yang meninggalkan tempat penyuluhan selama penyuluhan berlangsung. Peserta mengajukan pertanyaan

3. Evaluasi Hasil Peserta dapat menjelaskan kembali pengertian, penyebab, tanda gejala, dan pencegahan dari dizziness.

IX. PENGORGANISASIAN Pembicara Moderator Operator : Ade Intan Banatu Rahmi : Hilmi Fauziah : Andri Saputra

X. DAFTAR PERTANYAAN Apa pengertian dari dizziness? Apa Penyebab terjadinya dizziness? Sebutkan tanda dan gejala dizziness? Sebutkan pencegahan agar tidak terkena dizzines? Sebutkan pengobatan apa saja yang bisa dilakukan?

XI. MATERI PENYULUHAN 1. Pengertian Dizziness atau Vertigo (sering juga disebut pusing berputar, atau pusing tujuh keliling) adalah kondisi di mana seseorang merasa pusing disertai berputar atau lingkungan terasa berputar walaupun badan orang tersebut sedang tidak bergerak. Vertigo terjadi secara mendadak dan berlangsung kurang dari 1 menit.

2. Penyebab Vetigo bisa disebabkan oleh kelainan di dalam telinga, di dalam saraf yang menghubungkan telinga dengan otak dan di dalam otaknya sendiri. Vertigo juga bisa berhubungan dengan kelainan penglihatan atau perubahan tekanan darah yang terjadi secara tiba-tiba. Adapun penyebab lainnya, yaitu : Keadaan lingkungan : Motion sickness (mabuk darat, mabuk laut) Obat-obatan : Alkohol Kelainan sirkulasi gangguan fungsi otak sementara karena berkurangnya aliran darah ke salah satu bagian otak. Kelainan di telinga Infeksi telinga bagian dalam karena bakteri

3. Tanda dan gejala Tanda dan gejala pada dizziness (Vertigo) : Pusing Kepala terasa ringan Rasa terapung, terayun Mual Keringat dingin Pucat Muntah Sempoyongan waktu berdiri atau berjalan Nistagmus (gerakan mata yang cepat dari kiri ke kanan atau dari atas ke bawah)

4. Pencegahan o Tidurlah dengan posisi kepala yang agak tinggi o Bangunlah secara perlahan dan duduk terlebih dahulu sebelum kita berdiri dari tempat tidur o Hindari posisi membungkuk bila mengangkat barang o Hindari posisi mendongakkan kepala, misalnya untuk mengambil suatu benda dari ketinggian o Gerakkan kepala secara hati-hati jika kepala kita dalam posisi datar (horisontal) atau bila leher dalam posisi mendongak. 5. Pengobatan 1) Ramuan untuk penderita vertigo: 1 jari kayu manis, 10 gram asam trengguli, 60 gram rambut jagung, dan 30 gram daun seledri, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc. Airnya disaring dan dinimum selagi hangat. 2) Ramuan lainnya: seibu jari kayu manis, 15 gram jahe merah, 5 gram biji pala, 5 butir kapulaga, 5 butir cengkih, dan 4 lembar daun sosor bebek. Rebuslah ramuan tersebut dengan 600 cc air hingga airnya tersisa 300 cc. Setelah itu, air rebusan disaring dan diminum.

DAFTAR PUSTAKA
Harson. 2007. Kapita Selekta Neurologi. Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada, Cetakan keenam. Gajah Mada University Press : Yogyakarta, hal : 344-358 Samy, H.M., Hamid, M.A., Manolidis, S., and Talavera, F. 2010. Dizziness, Vertigo and Imbalance. http://emedicine.medscape.com/article/1159385-overview Sidharta. 2004. Neurologi Klinis dalam Praktek Umum, ED 5, Dian Rakyat, Jakarta, hal : 55-62