Anda di halaman 1dari 1

HUBUNGAN KEBUDAYAAN DENGAN KESEHATAN Oleh: Wayan Yudik Sanjaya, 2011Masyarakat pada umumnya selalu mengikuti kebudayaan dan

adat istiadat yang sejak dulu telah dibentuk demi mempertahankan hidup dirinya sendiri ataupun kelangsungan hidupsuku mereka. Apakah kebudayaan itu? Kebudayaan sendiri berasal dari kata budaya (budi dandaya) yakni sikap hidup yang khas dari sekelompok individu yang dipelajarinya secara turuntemurun. Tetapi sikap hidup ini terkadang malah mengundang risiko bagi timbulnya suatu penyakit.Kebudayaan-kebudayaan ini dapat dilihat dalam kehidupan sehari-hari seperti halnya jika salah seorang anggota keluarga menderita suatu penyakit (misal demam karena masuk angin) hal yang pertama dilakukan sebelum pergi ke dokter pastilah mencoba untuk menyembuhkannya. Misal dengan kerokan. Ini adalah ciri dari sebuah kebudayaan yang sangaterat hubungannya dengan kesehatan. Dimana anggapan masyarakat mengenai demam karenamasuk angin ini akan hilang apabila angin di dalam tubuh keluar. Maka kerokan adalah hal yang paling masuk akal bagi mereka dan tanpa mereka ketahui pula bahwa kerokan ini memilikidampak yang negatif bagi tubuh kita. Karena pori-pori dalam tubuh akan terbuka dan terluka. Namun dibalik efeknya yang negatif ini tidak bisa kita pungkiri bahwa jasanya sangat besar,karena terbukti dapat menyembuhkan.Akibat hal inilah banyak masyarakat yang cenderung memegang kokoh prinsip ini.Dimana angin yang terlalu banyak di dalam tubuh hanya dapat dikeluarkan dengan kerokan yang bertujuan membuka pori-pori dan mengeluarkan udara yang mengumpul di dalam tubuh. Selainkerokan diatas masih banyak lagi contoh-contoh kebudayaan yang memiliki hubungan dengankesehatan. Permisalan yang lain dapat kita lihat dalam kehidupan masyarakat yang masihtradisional. Jika anggota keluarga sakit mereka akan mengunjungi dukun untuk menyembuhkan.Hal ini dikarenakan keyakinan mereka terhadap si dukun tersebut sangatlah tinggi. Hal lainnyakarena mereka takut dengan dokter. Sebab mereka berpikir jika pergi ke dokter mereka pastiakan disuntik dengan jarum yang besar. Sebab lainnya yakni karena masih menganggap bahwasakit yang mereka derita ada hubungannya dengan halhal yang berbau mistis. Untuk menghindari hal tersebutlah mengapa mereka lebih memilih untuk menggunakan danmempercayakan kesehatannya pada dukun tradisional yang notabene belum tentu mengerti mengenai kesehatan. Contoh lainnya ialah seperti kebudayaan di Bali yang sangat terkenal yakni megibung . Budaya Karangasem ini menjadi pergunjingan sendiri di dunia kesehatan khususnya pada kesehatan masyarakat. Dimana megibung ini memiliki arti makan bersama-sama dalam satu piring. Hal ini akan menimbulkan dampak yang buruk bagi kesehatan karena kita tidak bisamemastikan bagaimana kebersihan tangantangan yang ikut serta dalam kegiatan tersebut.Apakah sudah bebas dari kuman dan bakteri yang ada atau belum. Karena jika tidak hal ini tentusaja akan menimbulkan kerugian bagi mereka seperti terkena diare akibat tangan tidak bersih. Namun demikian budaya-budaya yang telah mendarah daging ini tidak bisa disalahkansepenuhnya. Sebab beberapa diantara kebudayaankebudayaan tersebut memang terbuktikebenarannya. Untuk itu hal-hal yang dapat dilakukan ialah memodifikasi budaya-budayatersebut dengan pengalaman-pengalaman dan ilmu pengetahuan yang baru. Dan hal ini jugamemerlukan bantuan dari para pemuka masyarakat, dimana mereka memiliki andil yang besar dalam mempengaruhi kepercayaan masyarakatnya agar mau menerima hal-hal baru demikelangsungan hidup mereka.

Anda mungkin juga menyukai