Anda di halaman 1dari 2

Pengertian pemukiman Permukiman adalah bagian dari lingkungan hidup di luar kawasan lindung, dapat merupakan kawasan perkotaan

dan perdesaan. Berfungsi sebagai lingkungan tempat tinggal/hunian dan tempat kegiatan yang mendukung perikehidupan dan penghidupan. Pemukiman dapat diartikan juga sebagai perumahan atau kumpulan rumah dengan segala unsur serta kegiatan yang berkaitan dan yang ada di dalam pemukiman. Pemukiman dapat terhindar dari kondisi kumuh dan tidak layak huni jika pembangunan perumahan sesuai dengan standar yang berlaku, salah satunya dengan menerapkan persyaratan rumah sehat. Pengertian kumuh Sedangkan kata kumuh menurut kamus besar bahasa indonesia diartikan sebagai kotor atau cemar. Jadi, bukan padat, rapat becek, bau, reyot, atau tidak teraturnya, tetapi justru kotornya yang menjadikan sesuatu dapat dikatakan kumuh. Kumuh juga dapat diartikan sebagai kesan atau gambaran secara umum tentang sikap dan tingkah laku yang rendah dilihat dari standar hidup dan penghasilan kelas menengah. Dengan kata lain, kumuh dapat diartikan sebagai tanda atau cap yang diberikan golongan atas yang sudah mapan kepada golongan bawah yang belum mapan. Pengertian pemukiman kumuh Pemukiman kumuh adalah pemukiman yang tidak layak huni karena tidak memenuhi persyaratan untuk hunian baik secara teknis maupun non teknis. Suatu pemukiman kumuh dapat dikatakan sebagai pengejawantahan dari kemiskinan, karena pada umumnya di pemukiman kumuhlah masyarakat miskin tinggal dan banyak kita jumpai di kawasan perkotaan.

Pembahasan

Pemukiman kumuh Kemiskinan adalah salah satu penyebab terbentuknya pemukiman kumuh di daerah perkotaan selain bencana. Faktor kemiskinan di daerah asal mendorong para pendatang untuk mencoba mencari pekerjaan di kota dengan harapan mendapatkan penghasilan yang lebih banyak dari pada di daerah asal. Akan tetapi para pendatang tidak di dukung dengan pengetahuan, keterampilan dan modal yang cukup dalam mencari pekerjaan di kota dengan tingkat persaingan yang sangat tinggi. Hal ini menyebabkan mereka tidak dapat membeli rumah yang layak dan hanya dapat tinggal di rumah minim yang mereka buat sendiri dengan bahan yang seadanya, sehingga terbentuklah pemukiman kumuh. Selain itu, dengan semakin meningkatnya jumlah pendatang di kota setiap tahunnya membuat pemerintah tidak dapat menyediakan hunian yang layak dan terjangkau bagi para pendatang. Faktor bencana terkadang juga menjadi salah satu penyebab terbentuknya pemukiman kumuh. Adanya bencana seperti bencana alam maupun bencana akibat perang atau pertikaian antar suku dapat menyebabkan meluasnya daerah pemukiman kumuh. Pada pemukiman kumuh warganya mempunyai pekerjaan dan pendapatan yang beranekaragam dan begitu pula dengan asal muasalnya. Biasanya para penghuni pemukiman kumuh tidak mempunyai pekerjaan yang layak dan tetap walau pun ada sebagian kecil yang mempunyai pekerjaan tetap dengan penghasilan kecil.