Anda di halaman 1dari 20

MODUL C# (sharp)

Ista\2011-2012\001modulC#

NIM : 201122027 Nama : Mohammad Irfan Wirawan Jurusan : Teknik Informatika U.16 Tugas : Modul C# (sharp)
1

Pendahuluan...
Pertama kali mendengar kata C# kita akan bertanya Bahasa pemprograman apakah ini ?Apa Tujuannya kita mempelajarinya ? Bagaimana cara mempelajarinya ? Apa bedanyadengan bahasa .Net lainnya yg terdapat pada Visual Studio ? kita Akan menjawab pertanyaan ini masingmasing agar dapat membuka pikiran anda lebih luas lagi. C# adalah salah satu bahasa pemprograman intermediate yg digunakan oleh programmer untuk membuat executable programs / program yg dapat di eksekusi. C# dapat memisahkan jarak antara aplikasi yang powerfull tapi membingungkan seperti C++ dan sangat mudah sekali untuk digunakan , C# memiliki extension .CS .Tujuan kita mempelajari C# adalah untuk membuat suatu program, apa itu program ? wah menjadi pertanyaan lagi, program adalah suatu executable file atau dengan kata lain adalah file yg dapat di eksekusi dengan double klik suatu icon ,Sebagai contoh adalah Microsoft word yg sering kita gunakan adalah sebuah program, file ini memiliki extension .exe yang merupakan executable files. Sebelum menjalankan aplikasi yg dibuat dengan C# , kita memerlukan Common Language Runtime(CLR) untuk meng-eksekusi program yg di generate dengan C#. Ini kita dapat dari .NetFramework yg dapat kita download langsung dari situs Microsoft secara free, atau otomatis terinstall ke dalam komputer ketika menginstall Visual Studio sebagai suatu syarat standard pada procedure penginstalan.Berikut ini beberapa kelebihan C# Flexible: C# program dapat di eksekusi di mesin computer sendiri atau di transmiskan melaluweb dan di eksekusi di computer lainnya, Powerful: C# memiliki sekumpulan perintah yang sama dengan C++ yang kaya akan fitur yang lengkap tetapi dengan gaya bahasa yang lebih diperhalus sehingga memudahkan penggunanya, Easier to use: C# memodifikasi perintah yang sepenuhnya sama dengan C++ dan memberitahu dimana letak kesalahan kita bila ada kesalahan dalam aplikasi , hal ini dapatmengurangi waktu kita dalam mencari error,
2

Visually oriented: The .NET library code yang digunakan oleh C# menyediakan bantuanyang dibutuhkan untuk membuat tampilan yang complicated dengan frames, dropdown , tabbedwindows, group button , scroll bar , background image , dan lainnyaSecure: semua bahasa pemprograman yg digunakan untuk kebutuhan internet mesti memiliki security yg benar-benar aman untuk menghindari aksi kejahatan dari pihak lain seperti hacker ,C# memiliki segudang fitur untuk menanganinya

Selamat Belajar :D

C # (sharp)
C# (dibaca: C sharp) merupakan sebuah bahasa pemrograman yang berorientasi objek yang dikembangkan oleh Microsoft sebagai bagian dari inisiatif kerangka .NET Framework. Bahasa pemrograman ini dibuat berbasiskan bahasa C++ yang telah dipengaruhi oleh aspek-aspek ataupun fitur bahasa yang terdapat pada bahasa-bahasa pemrograman lainnya seperti Java, Delphi, Visual Basic, dan lain-lain) dengan beberapa penyederhanaan. Menurut standar ECMA-334 C# Language Specification, nama C# terdiri atas sebuah huruf Latin C (U+0043) yang diikuti oleh tanda pagar yang menandakan angka # (U+0023). Tanda pagar # yang digunakan memang bukan tanda kres dalam seni musik (U+266F), dan tanda pagar # (U+0023) tersebut digunakan karena karakter kres dalam seni musik tidak terdapat di dalam keyboard standar.

Tujuan Desain
Standar European Computer Manufacturer Association (ECMA) mendaftarkan beberapa tujuan desain dari bahasa pemrograman C#, sebagai berikut:

Bahasa pemrograman C# dibuat sebagai bahasa pemrograman yang bersifat bahasa pemrograman general-purpose (untuk tujuan jamak), berorientasi objek, modern, dan sederhana. Bahasa pemrograman C# ditujukan untuk digunakan dalam mengembangkan komponen perangkat lunak yang mampu mengambil keuntungan dari lingkungan terdistribusi. Portabilitas programmer sangatlah penting, khususnya bagi programmer yang telah lama menggunakan bahasa pemrograman C dan C++. Dukungan untuk internasionalisasi (multi-language) juga sangat penting. C# ditujukan agar cocok digunakan untuk menulis program aplikasi baik dalam sistem klien-server (hosted system) maupun sistem embedded (embedded system), mulai dari perangkat lunak yang sangat besar yang menggunakan sistem operasi yang canggih hingga kepada perangkat lunak yang sangat kecil yang memiliki fungsi-fungsi terdedikasi.
4

Meskipun aplikasi C# ditujukan agar bersifat 'ekonomis' dalam hal kebutuhan pemrosesan dan memori komputer, bahasa C# tidak ditujukan untuk bersaing secara langsung dengan kinerja dan ukuran perangkat lunak yang dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman C dan bahasa rakitan. Bahasa C# harus mencakup pengecekan jenis (type checking) yang kuat, pengecekan larik (array), pendeteksian terhadap percobaan terhadap penggunaan Variabel-variabel yang belum diinisialisasikan, portabilitas kode sumber, dan pengumpulan sampah (garbage collection) secara otomatis.

Sejarah
Pada akhir dekade 1990-an, Microsoft membuat program Microsoft Visual J++ sebagai sebuah langkah percobaan untuk menggunakan Java di dalam sistem operasi Windows untuk meningkatkan antarmuka dari Microsoft Component Object Model (COM). Akan tetapi, akibat masalah dengan pemegang hak cipta bahasa pemrograman Java, Sun Microsystems, Microsoft pun menghentikan pengembangan J++, dan beralih untuk membuat pengganti J++, kompilernya dan mesin virtualnya sendiri dengan menggunakan sebuah bahasa pemrograman yang bersifat general-purpose. Untuk menangani proyek ini, Microsoft merekrut Anders Helsberg, yang merupakan mantan karyawan Borland yang membuat bahasa Turbo Pascal, dan Borland Delphi, yang juga mendesain Windows Foundation Classes (WFC) yang digunakan di dalam J++. Sebagai hasil dari usaha tersebut, C# pun pertama kali diperkenalkan pada bulan Juli 2000 sebagai sebuah bahasa pemrograman modern berorientasi objek yang menjadi sebuah bahasa pemrograman utama di dalam pengembangan di dalam platform Microsoft .NET Framework. Pengalaman Helsberg sebelumnya dalam pendesain bahasa pemrograman seperti Visual J++, Delphi, Turbo Pascal) dengan mudah dilihat dalam sintaksis bahasa C#, begitu pula halnya pada inti Common Language Runtime (CLR). Dari kutipan atas interview dan makalah-makalah teknisnya ia menyebutkan kelemahan-kelemahan yang terdapat pada bahasa pemrograman yang umum digunakan saat ini, misalnya C++, Java, Delphi, ataupun Smalltalk. Kelemahan-kelemahan yang dikemukakannya itu yang menjadi basis CLR sebagai bentukan baru yang menutupi kelemahankelemahan tersebut, dan pada akhirnya memengaruhi desain pada bahasa C#
5

itu sendiri. Ada kritik yang menyatakan C# sebagai bahasa yang berbagi akar dari bahasa-bahasa pemrograman lain. [1] Fitur-fitur yang diambilnya dari bahasa C++ dan Java adalah desain berorientasi objek, seperti garbage collection, reflection, akar kelas (root class), dan juga penyederhanaan terhadap pewarisan jamak (multiple inheritance). Fitur-fitur tersebut di dalam C# kini telah diaplikasikan terhadap iterasi, properti, kejadian (event), metadata, dan konversi antara tipe-tipe sederhana dan juga objek. C# didisain untuk memenuhi kebutuhan akan sintaksis C++ yang lebih ringkas dan Rapid Application Development yang 'tanpa batas' (dibandingkan dengan RAD yang 'terbatas' seperti yang terdapat pada Delphi dan Visual Basic). Agar mampu mempromosikan penggunaan besar-besaran dari bahasa C#, Microsoft, dengan dukungan dari Intel Corporation dan Hewlett-Packard, mencoba mengajukan standardisasi terhadap bahasa C#. Akhirnya, pada bulan Desember 2001, standar pertama pun diterima oleh European Computer Manufacturers Association atau Ecma International (ECMA), dengan nomor standar ECMA-334. Pada Desember 2002, standar kedua pun diadopsi oleh ECMA, dan tiga bulan kemudian diterima oleh International Organization for Standardization (ISO), dengan nomor standar ISO/IEC 23270:2006.

Fitur-fitur bahasa
C# kadang-kadang dapat disebutkan sebagai bahasa pemrograman yang paling mencerminkan dasar dari CLR dimana semua program-program .NET berjalan, dan bahasa ini sangat bergantung pada kerangka tersebut sebab ia secara spesifik didisain untuk mengambil manfaat dari fitur-fitur yang tersedia pada CLR. Penulisan Kode C# Langkah-langkah penulisan kode C# 1. Kode program diawali dengan mendeklarasikan nama Class atau namespace 2. Aplikasi dibuka dengan tanda { dan pada akhir kode ditutup dengan tanda }.

3. Aplikasi C# dibangun oleh satu atau beberapa fungsi yang diletakan di dalam sebuah Class dengan ketentuan sebagai berikut . Nama suatu fungsi pada C# harus diawali dengan huruf, atau garis bawah _ yang kemudian bisa diikuti oleh huruf, angka atau garis bawah. Pada bagian akhir nama fungsi digunakan tanda kurung buka dan kurung tutup (). Penamaan fungsi tidak boleh mengandung spasi. Awal dan akhir suatu fungsi di mulai dengan tanda { dan diakhiri dengan tanda }. Penulisan komentar ( tulisan yang tidak di eksekusi) dapat dibuat sebagai berikut Komentar satu baris dengan menggunakan tanda // Komenter yang lebih dari satu baris dengan di awali tanda /* dan diakhiri oleh */ Contoh program yang paling sederhana untuk file Hallo.cs class HelloWorld { public static void Main() { System.Console.WriteLine("Hello, World"); } /* ini cantoh komentar lebih dari satu baris */ }

Escape Sequences
Escape Sequences adalah karakter-karakter khusus yang tidak akan itampilkan. Contohnya, ada karakter yang digunakan sebagai tanda akhir dari suatu baris yang memerintahkan program untuk melanjutkan ke baris berikutnya. Cara

penulisannya diawali dengan tanda \ diikuti dengan karakter khusus (dalam contoh ini adalah n) sehingga penulisannya menjadi \n.

Variabel
Variabel dapat didefinisikan sebagai tempat untuk menyimpan data yang memiliki suatu Tipe data, variabel ini akan diwakili oleh suatu lokasi di memori komputer kita. Dengan nggunakan nama variabel ini kita akan dapat mengaskes data yang tersimpan di memori tersebut.

Penamaan Variabel
Aturan dalam pembuatan variable adalah sebagai berikut : Terdiri dari huruf, angka dan under score (_) Nama harus diawali dengan huruf. Under score juga dapat digunakan untuk mengawali nama suatu variabel tetapi ini tidak disarankan. C# adalah bahasa yang case sensitif, variabel dengan nama umur tidak sama dengan Umur. Keyword tidak bisa digunakan sebagai nama variabel, kecuali kalau keyword ini diawali dengan karakter @. Contoh : Nama Variabel Benar/Salah KodeBarang Benar Nama_barang Benar _Jumlah Benar : tetapi tidak disarankan @int Benar : keyword diawali dengan @ Int Salah : karena int adalah keyword Harga Barang Salah : menggunakan spasi Harga#barang Salah : menggunakan tanda # 1X Salah : diawali oleh angka @int Benar : keyword diawali dengan @

Deklarasi Variable
Ada 3 cara dalam mendeklarasikan/penulisan Variabel adalah sebagai berikut 1. TypeData Nama_variabel; Contoh : string nama_barang; int jumlah; nama_barang=Buku; jumlah=2; 2. TypeData Nama_variabel=initial_value Initial_value dalah nilai awal yang diberikan terhadap variable tersebut ketika variable tersebut pertama kali dibaca Contoh : string nama_barang=Buku; int jumlah=2; 3. TypeData Nama_variabel1, Nama_variabel2, Nama_variabel2; Apabila ada beberapa variable yang mememiliki tipe data yang sama maka dapat ditulis sebagai berikut : string kode_barang,nama_barang;

TEORI
Selection statement digunakan untuk menentukan bagian mana dari program yang akan dieksekusi selanjutnya. C# menyediakan dua jenis selection yaitu if dan switch.

IF
If statement digunakan untuk mengeksekusi kode program jika kondisi tertentu terpenuhi. Formula If (kriteria) {
9

Statement bernilai True (sesuai dengan criteria) } Contoh: class ContohIf { public static void Main2() { Console.Write("Masukkan nilai x : "); int x = int.Parse(Console.ReadLine()); Console.Write("Masukkan nilai y : "); int y = int.Parse(Console.ReadLine()); if (y!=0) { double hasil = x/y; Console.WriteLine("Hasil {0}",hasil); } Console.ReadLine(); } } pembagian x/y =

IF - ELSE
Satu variasi dari if statement adalah if-else. Dalam statement ini, selain menentukan langkah apa yang harus dilakukan jika suatu kondisi terpenuhi, kita juga bisa menentukan langkah apa yang mesti dilakukan kalau kondisi tersebut TIDAK terpenuhi.

10

Formula If (kriteria) { Statement bernilai True (sesuai dengan kriteria) } else { Statement bernilai false (tidak sesuai dengan kriteria) } class ContohIfElse { public static void Main2() { Console.Write("Masukkan nilai x : "); int x = int.Parse(Console.ReadLine()); Console.Write("Masukkan nilai y : "); int y = int.Parse(Console.ReadLine()); if (y!=0) { double hasil = x/y; Console.WriteLine("Hasil pembagian x/y = {0}",hasil); } else { Console.WriteLine("y bernilai 0"); } Console.ReadLine(); } }
11

IF - ELSE - IF
Satu variasi dari if statement adalah if-else. Dalam statement ini, selain menentukan langkah apa yang harus dilakukan jika suatu kondisi terpenuhi, kita juga bisa menentukan langkah apa yang mesti dilakukan kalau kondisi tersebut TIDAK terpenuhi.

Formula If (kriteria1) { Statement bernilai True (sesuai dengan kriteria1 } else if (kriteria2) { Statement bernilai True (sesuai dengan kriteria2 }

SWITCH
Logika dari statement switch secara prinsip sama dengan stement if Praktek 3 class ContohSwitch { public static void Main2() { switch (DateTime.Now.DayOfWeek) { case DayOfWeek.Sunday: {
12

Console.WriteLine("Sekarang hari Minggu"); break; } case DayOfWeek.Monday: { Console.WriteLine("Sekarang hari Senin"); break; } case DayOfWeek.Tuesday: { Console.WriteLine("Sekarang hari Selasa"); break; } default: { Console.WriteLine("Sekarang hari apa ya?"); break; } } Console.ReadLine(); } }

BREAK
Statement break berfungsi untuk keluar dari statement for, while, do dan switch yang pernah dibahas sebelumnya. Contoh :

using System; class ContohBreak


13

{ public static void Main() { for (int i=0; i<10; i++) { Console.WriteLine("i=" + i); if (i==5) break; } Console.ReadLine(); } }

CONTINUE
Statement continue berfungsi melanjutkan eksekusi program ke iterasi berikutnya : Contoh : using System; class ContohContinue { public static void Main2() { for (int i=0; i<10; i++) { if (i==5) continue; Console.WriteLine("i=" + i); } Console.ReadLine(); } }

GOTO
14

statement goto berfungsi untuk melanjutkan ekseskusi ke label yang telah didefinisikan sebelumnya contoh : using System; class ContohGoto { public static void Main2() { for (int i=0; i<10; i++) { if (i==5) goto selesai; Console.WriteLine("i=" + i); } selesai: Console.ReadLine(); } }

RETURN
Statement return digunakan untuk mengembalikan kontrol ekseskusi ke pemanggil. using System; class ContohReturn { public static void FungsiB() { Console.WriteLine("FungsiB"); Console.WriteLine("Akan menjalankan return ..."); return; }

15

public static void FungsiA() { Console.WriteLine("FungsiA"); Console.WriteLine("Akan memanggil FungsiB"); FungsiB(); Console.WriteLine("Melanjutkan perintah FungsiA berikutnya"); } public static void Main2() { FungsiA(); Console.ReadLine(); } }

TRHOW
Statement throw digunakan untuk membangkitkan exceptionI dalam program. Contoh: using System; class ContohThrow { public static void Main2() { try { Console.Write("Ketik nama Anda: "); string nama = Console.ReadLine(); if (nama!="risman") throw new System.ApplicationException("Nama tidak dikenal"); Console.Write("Selamat, Anda termasuk orang terkenal ;)");
16

} catch(ApplicationException ae) { Console.WriteLine ("Exception: " + ae.Message); } Console.ReadLine(); } }

METHOD
Method adalah bagian dari tubuh program yang mengimplementasikan suatu action sehingga class atau object bekerja.

Static Methods
Method dapat di overload, yaitu nama suatu method dapat dipakai berkali-kali selama method tersebut memiliki sesuatu yang unik. Static method hanya bisa diakses melalui classnya saja. Contoh class Program { static void contohmethod() { Console.WriteLine("Method Tanpa Parameters"); } static void contohmethod(int value1,int value2) { Console.WriteLine("Nilai dari parameter1 " + value1.ToString() ); Console.WriteLine("Nilai dari parameter2 " + value2.ToString()); } static void contohmethod(ref int value)
17

{ value = value + 9; Console.WriteLine("Nilai value.ToString() ); } Parameters dengan metoda Ref " +

static void Main(string[] args) { contohmethod(); int v1 = 10; int v2 = 20; contohmethod(v1, v2); int r = 10; contohmethod(ref r); Console.ReadLine(); } }

NON Statistic Method


non static method adalah method yang dapat diakses melalui instance-nya contoh : class First { public virtual void one() { Console.WriteLine("Class First One"); } }
18

class Second : First { public override void one() { Console.WriteLine("Class Second One"); } } class Program { static void Main(string[] args) { First x = new First() ; Second y = new Second() ; x.one(); y.one(); Console.ReadLine(); } }

Penutup
Mempelajari C# mungkin agak sulit dibandingkan bahasa pemprograman VB yang lebih bersahabat dan lebih mudah di mengerti , tetapi ini merupakan suatu tantangan bagi kita sebagai Praktisi IT untuk mendalaminya , pada pertemuan pertama ini kita mempelajari basic dari C# agar dapat kita terapkan pada pertemuan selanjutnya.

Terima Kasih
Referensi :
19

- www.wikipedia.co.id - www.google.com - www.e-book.com

20

Anda mungkin juga menyukai