Anda di halaman 1dari 2

Minuman Isotonik

Minuman isotonik dapat membantu menggantikan cairan dan elektrolit yang hilang melalui keluarnya keringat. Minuman isotonik dengan cepat meresap ke dalam tubuh karena osmolaritas yang baik dan terdiri dari elektrolitelektrolit untuk membantu menggantikan cairan tubuh.

Minuman isotonik memiliki komposisi elektrolit (ion positif dan ion negatif) yang mirip dengan cairan tubuh. Minuman isotonik mengandung air dan elektrolit dengan komposisi: gula, asam sitrat, natrium sitrat, natrium klorida, kalium klorida, kalium laktat, magnesium, karbonat dan perasa sitrus. Disebut isotonik karena keseimbangan kepekatan larutan yang masuk dengan kepekatan cairan darah. Kandungan natrium dalam minuman isotonik berfungsi sebagai cairan ekstraselular, mempertahankan keseimbangan air, keseimbangan asam basa, sebagai stimulus saraf dan kontraksi otot. Natrium diserap oleh tubuh dan konsentrasinya diatur oleh adrenal dan kelebihannya dikeluarkan melalui urin dan kulit. Pemberian cairan yang tepat sangat membantu mengembalikan performa kerja. Kebutuhan cairan untuk setiap individu tergantung dari jumlah cairan yang dikeluarkan oleh

tubuh. Pada saat beraktivitas, air yang keluar dari tubuh melalui keringat dan pernapasan. Sumber air untuk memenuhi kebutuhannya diperoleh dari minuman sebelumnya dan sesudah aktivitas. Salah satu minuman isotonik yang diambil dari bahan alami adalah air kelapa. Air kelapa tua terdiri atas air sebanyak 91,23%, protein 0,29%, lemak 0,15%, karbohidrat 7,27% dan abu 1,06%. Air kelapa juga mengandung vitamin C dan vitamin B kompleks. Sedangkan dalam air kelapa muda kandungannya adalah air sebanyak 95,5%, protein 0,1%, lemak kurang dari 0,1%, karbohidrat 4%, dan abu 0,4%. Air kelapa muda juga mengandung sejumlah mineral antara lain kalium, natrium, kalsium, magnesium, besi, tembaga, fosfor, dan sulfur. Secara alamiair kelapa mempunyai komposisi gula dan mineral yang lengkap sehingga mempunyai potensi yang besar untuk dikembangkan sebagai minuman isotonik.

Daftar pustaka:

Hidajah, Norman. 2011. Kandungan Natrium 2% Dan 5% Dalam Minuman Isotonik Memperpendek Waktu Pemulihan. Denpasar. Universitas Udayana.