Anda di halaman 1dari 11

Apple Inc.

Apple, Inc. (sebelumnya bernama Apple Computer, Inc.) adalah sebuah perusahaan Silicon Valley berbasis di Cupertino, California, yang bergerak dalam bidang teknologi komputer. Apple membantu bermulanya revolusi komputer pribadi pada tahun 1970-an dengan produknya Apple II dan memajukannya sejak tahun 1980-an hingga sekarang dengan Macintosh. Apple terkenal akan perangkat keras ciptaannya, seperti iMac, Macbook, perangkat pemutar lagu iPod, dan telepon genggam iPhone. Beberapa perangkat lunak ciptaanya pun mampu bersaing di bidang kreatif seperti penyunting video Final Cut Pro, penyunting suara Logic Pro dan pemutar lagu iTunes yang sekaligus berfungsi sebagai toko lagu online. Tahapan Perkembangan Apple 1976-1980 : Tahun-tahun Awal Apple I

Merupakan produk yang pertama kali diproduksi oleh Apple, Apple 1 merupakan computer yang sederhana, tetapi design dari apple 1 dianggap sebagai sebuah masterpiece pada zamannya. Ini dikarenakan Apple 1 menggunakan komponen yang jauh lebih sedikit dari computer sejenisnya pada masa itu. Apple 1 keluar di pasaran pada Juli 1976 dan mendapat marketprice di US$666,66.

Apple II

Apple II diperkenalkan kepada publik pada West Coast Computer Faire pada bulan April 1977. Perbedaan utama dengan Apple I adalah tampilan TV yang didesign total, di mana tampilan disimpan di memori. Dengan cara ini monitor tidak hanya bisa menampilkan teks juga bisa menampilkan gambar dan pada akhirnya warna.

Apple III

Kesuksesan Apple II dilanjutkan dengan Apple III yang diluncurkan pada Mei 1980, dan untuk dapat menyaingi IBM dan Microsoft di bisnis computer, produk terbaru Apple diluncurkan yaitu Apple III+ yang diperkenalkan pada tahun 1983.

1981-1989: Lisa & Macintosh

Apple Lisa dilepas pada bulan January 1983 dengan harga AS$ 10.000. Sekali lagi, Apple mengenalkan produk yang tergolong sangat maju pada saat itu, tetapi terlalu mahal (kesalahan ini akan terus diulang Apple selama beberapa tahun kedepan), dan sekali lagi Apple gagal meraih pasaran yang tersedia. Apple Lisa kemudian diberhentikan pada tahun 1986. Kegagalan Apple Lisa menjadi sebuah pengalaman bagi Apple, sehingga pada tahun 1984 Apple mengeluarkan produk terbaru yang diberi nama Apple Macintosh.

1989-1997: Setelah kegagalan Macintosh Portable di tahun 1989 Apple mencoba memperkenalkan sebuah komputer portabel yang lebih populer PowerBook di awal dekade 1990. Generasi pertama produk ini dirancang bersama Sony dan memberikan layout untuk komputer portabel yang masih dipakai sampai saat ini. Di tahun 1994, Apple memperbarui produk Macintosh mereka dengan mengenalkan seri Power Macintosh, yang menggunakan prosesor PowerPC hasil kerjasama IBM, Motorola dan Apple.

Prosesor ini menggunakan arsitektur RISC, yang jauh berbeda dengan seri Motorola 680X0 sebelumnya. Sistem operasi milik Apple disesuaikan agar piranti lunak yang dikembangkan untuk prosesor yang lebih tua bisa berjalan dengan seri prosesor PowerPC. Pada tahun 1997 Macworld Expo, Steve Jobs mengumumkan bahwa Apple akan bekerjasama dengan Microsoft dan mengeluarkan versi baru Microsoft Office untuk Macintosh, dan pada tanggal 10 November 1997 Apple mengeluarkan Apple Store.

1998: Pada periode ini Apple membeli beberapa perusahaan . Pada tahun 1998 Apple bahkan mengumumkan pembelian perangkat lunak Macromedias Final Cut yang menandakan ekspansinya ke pasar editing video digital. Pada tahun 2001, Apple membuka kantor resmi Apple Retail Stores di Virginia dan California, dan telah membuka lebih banyak took di US dan berbagai negara. Dan pada tahun yang sama Apple memperkenalkan iPod digital audio player. Di awal tahun 2002, Apple mengeluarkan iMac G4. Komputer ini memiliki bagian dasar yang separuh bulat dan layar datar yang ditopang dengan leher yang bisa digerakkan. Model ini diberhentikan di musim panas 2004. Sebuah model yang baru yang menggunakan prosesor prosesor G5 dilepas pada tanggal 31 Agustus 2004 dan mulai dijual di pertengahan September pada tahun yang sama. Model ini meniadakan bagian dasar dan mengemas seluruh unit proses pusatnya (central processing unit) di belakang layar komputer yang ditopang oleh sebuah kaki

aluminium yang ramping. Komputer yang dijuluki iMac G5 ini adalah komputer meja tertipis di dunia, dengan ketebalan yang hanya dua inci atau 5,1 cm.

2005-sekarang: Pada tahun 2005 Steve Jobs mengumumkan bahwa Apple akan memulai memproduksi computer Intel based Mac pada awal tahun 2006. The Macbook Pro adalah laptop Apple pertama dengan Intel micro processor. Lebih sedikit mahal Macbook dikeluarkan untuk pasar konsumen.

Pada Januari 2006, Apple merilis chip computer pertamanya, notebook computer baru yang dikenal dengan nama Macbook Pro dan iMac baru dengan performa lebih cepat. Dua-duanya menggunakan chip Core Duo Intel. Dan pada tahun 2007, adanya perubahan nama: Apple Computer Inc. menjadi Apple Inc. dan juga diluncurkannya iPhone dan TV Apple. Dan yang selanjutnya adalah saham Apple terus meningkat dan pada Mei 2007 saham Apple melewati angka US$100. Produk yang paling terbaru adalah iPad, merupakan hardware dari Apple yang berupa laptop touchscreen.

Keunggulan Produk Apple :


1. Tahan lama dan tidak mudah rusak. Meskipun Apple membandrol produk mereka dengan harga yang mahal, mereka juga mampu membuktikan kehebatan dan keunggulan dari produk-produk mereka. Selain dari rendahnya tingkat kerusakan produk, Laptop yang diproduksi oleh Apple juga tidak mudah overheat (panas), meskipun dipakai selama 8 jam penuh, sedangkan laptop lain, digunakan tanpa fan selama 1 atau 2 jam saja akan menjadi sangat panas. 2. Grafik yang mengagumkan Bagi seorang designer, tentu saja grafik dari alat yang mereka gunakan untuk mendesign sebuah logo / gambar sangat penting dalam kerja mereka. Apple banyak sekali digunakan para editor film dan editor gambar. Mereka memilih Apple dikarenakan kemampuan produk untuk bekerja lebih cepat tanpa hambatan (biasanya disebut hank). Keindahan warna yang ditampilkan oleh Apple juga menjadi salah satu alasan. Akan tampak sangat berbeda hasilnya ketika kita mencoba mengedit sebuah foto di Adobe Photoshop dengan jika menggunakan produk Apple, sangat tampak sekali kemampuan produk, kecepatan menyimpan, convert ataupun mengedit pada bagian-bagian yang detail. 3. Apple memberikan kenyamanan dengan trackpadnya. Keistimewaannya tak tertandingi. Sebuah foto dapat didesign dengan satu tangan dengan menggunakan produk-produk apple. Tidak perlu lagi menggunakan dua tangan untuk drag font, scroll ataupun membesarkan dan mengecilkan sebuah gambar. Bahkan mungkin bisa dikatakan hal tersebut bisa kita lakukan hanya dengan dua jari kita saja, teknologi yang saat ini ditiru oleh handphone touchscreen ataupun tablet. 4. Dari segi life style, menggunakan produk-produk Apple memiliki prestige tersendiri, dikarenakan juga harganya yang tinggi di pasar. Selain fasilitas yang didapatkan dari kecanggihan produk-produknya, label gengsi yang sekarang menjadi bagian dari gaya hidup, terutama di Jakarta, membuat Apple menjadi pilihan tersendiri bagi beberapa kalangan masyarakat.

5. Selain keunggulan produk, Apple juga mencoba menjamin produk-produknya dengan meluncurkan Apple Care. Apple Care adalah perpanjangan garansi produk-produk apple sebanyak 2 tahun setelah masa garansi resmi selama setahun habis (jadi kalau ditotalkan menjadi tiga tahun). Jika dianalogikan, Apple Care sama sifatnya seperti assuransi jiwa pada diri kita. Ketika terjadi kerusakan selama masa perpanjangan garansi maka semua biaya akan ditanggung oleh pihak Apple atau sama saja dengan nol rupiah. Manfaat-manfaat yang diperoleh dengan menggunakan Apple Care antara lain : Value produk akan stabil dan ketika produk dijual, maka nilai jualnya tinggi. Jaminan ganti produk baru Jika spare part yang diganti ternyata stoknya sudah habis / tidak keluar lagi di Apple

Kelemahan Produk Apple :


Setidaknya ada 3 kekurangan yang dimiliki Apple seperti yang diutarakan oleh Dan Frommer, pakar bisnis pada CNN: 1. Kekurangan produk Apple, yaitu koneksi. Sebagai contoh, Apple yang baru saja meluncurkan iPad 2 yang merupakan alat Post-PC. Tapi, anda masih harus perlu menghubungkan ke komputer untuk mengaktifkan sinkronisasi tersebut. Jadi, jika anda ingin mengirim photo dari iPhone, cara termudah yaitu mengirimkan dulu ke email anda sendiri. 2. Kurangnya akses social network. Selama ini jejaring sosial yang tersedia yaitu seputar iTunes dan GameCenter dimana masih belum seberapa popular dibanding Facebook, Twitter, dan lain-lain. Dalam hal ini, Apple masih kurang mengeksplorasi jejaring sosial seperti Facebook seperti apa yang telah dilakukan oleh Android dan Windows phone 7. Namun hal ini bisa ditangani jika Apple meluncurkan iOS nya. 3. Kekurangan yang lain yaitu pada Apple TV . Apple TV hanya memiliki upgrade yang kecil kelas video streaming untuk acara MLB dan NBA. Selain itu, kelemahan Apple juga terdapat pada video- video nya yang masih terbatas. Kabar baiknya, saingannya, Google TV masih belum seberapa membooming, jadi hendaknya Apple bisa memperbaiki dari.

4. Badan keamanan IT Jerman mengatakan, software yang menjalankan iPhone, iPad dan iPod Touch Apple memiliki kelemahan fatal. The Federal Office for Information

Security mengatakan, cukup dengan mengklik data PDF terinfeksi, perangkat buatan Apple ini bisa langsung terinfeksi tanpa sepengetahuan pengguna. Hal ini terjadi di beberapa versi sistem operasi (OS) Apple, iOS. Menurut badan itu, hal serupa bisa terjadi ketika pengguna membuka situs yang menjadi induk data PDF terinfeksi. Hal ini berakibat membuka jalan bagi para penjahat yang memata-matai password, rencana, foto, pesan teks, email dan bahkan percakapan telepon pengguna. Badan ini mengatakan seperti dikutip huffingtonpost, Apple Inc. belum memberi solusinya untuk menyelesaikan masalah celah yang ada pada sistem operasinya (OS) itu. 5. Kelemahan terbesar pada Apple device adalah keamanan pada sektor Bluetooth, yang mana hacker dan virus dapat dengan mudah menginfeksi melalui celah keamanan tersebut. Sebenarnya Apple sudah mempunyai built in virus scanner, tetapi mereka kurang mau untuk memberitahukannya. Karena tanpa komponen ini, Apple akan dengan mudah menjadi sasaran virus ataupun hacker. 6. Kekurangan lain adalah; Battery yang tidak tidak dapat di ganti. Memory tidak dapat di upgrade. Phone/computer/devices yang harganya sangat mahal. Tidak didukung oleh open source software. Harus menggunakan software khusus yang disediakan dari Apple. Software dan applikasi yang harganya cukup mahal. Tidak banyak pengguna dan kurang banyak software.

Random : Survey kepemilikan Produk-produk Apple di Amerika (:

Ada juga temuan lain yang disampaikan dalam survei tersebut: - Level pendapatan merupakan indikator penting dari kepemilikan produk Apple: 28% dari keluarga yang memiliki penghasilan $30 ribu/tahun memiliki satu produk Apple, sementara 77% dari keluarga yang berpendapatan $75 ribu/tahun memiliki lebih dari satu produk Apple.

- 63% dari anggota kelurga yang berusia 18-34 tahun dan 35-49 tahun memiliki produk Apple, sementara hanya 50% dari anggota keluarga berusia 50-64 dan 26% dari mereka yang berusia di atas 65 tahun, memiliki produk Apple.

- 61% keluarga yang memiliki anak di Amerika bagian Selatan memiliki rata-rata 1,2 produk Apple, merupakan wilayah Amerika yang terhitung paling sedikit membeli produk Apple. Ratarata keluarga di Amerika mempunyai 1,6 produk Apple.

Well, tampaknya itulah kunci sukses Apple. Tak hanya populer di negara asing tetapi yang lebih penting adalah berjaya di kampung halamannya