Anda di halaman 1dari 23

Sistem Otomasi Rumah

Karya Tulis Ilmiah diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah Metode Penelitian dan Penulisan Karya Ilmiah

Oleh SETYO WIDHIANTO NIM 1041170011

PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRONIKA JURUSAN TEKNIK ELEKTRO POLITEKNIK NEGERI MALANG 2011

KATAPENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga karya tulis ilmiah berjudul Sistem Otomasi Rumah dapat terselesaikan. Karya tulis ilmiah ini disusun untuk me- menuhi tugas mata kuliah Metode Penelitian dan Penulisan Karya Ilmiah Penyusunan karya tulis ilmiah ini membutuhkan waktu sekitar tiga bulan mulai Oktober 2011. Dalam pengerjaannya, saya mendapatkan bimbingan dan bantuan dari dosen pembimbing Metode Penelitian dan Penulisan Karya Ilmiah. Pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu, diantaranya : 1. Ir. Tundung Subali Patma selaku Direktur Politeknik Negeri Malang. 2. Dra. Nurdjizah selaku Dosen Pembimbing Metode Penelitian dan Penulisan Karya Ilmiah. 3. Teman-teman yang telah memberikan saran dan dukungan. 4. Semua pihak yang tidak dapat saya sebutkan satu-persatu. Saya berharap tulisan ini dapat memberikan manfaat dan tambahan wawasan. Malang, 30 Januari 2011

Penulis

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR . ii BAB I PENDAHULUAN .. 1 1.1 Latar Belakang ... 1 1.2 Rumusan Masalah . 2 1.3 Tujuan 2 BAB II PEMBAHASAN 3 2.1 Pengenalan SOR 3 2.2 Cara Kerja SOR . 5 2.3 Perangkat SOR .. 7 2.4 Keuntungan Menggunakan SOR .. 9 2.4.1 Sistem Penerangan . 9 2.4.2 Sistem Keamanan ... 10 2.4.3 Sistem Keselamatan ... 11 2.4.4 Sistem Kelistrikan .. 11

2.5 Kemudahan Menggunakan SOR .. 12 2.5.1 Akses SOR . 12 2.5.1.1 Akses SOR via SMS . 13 2.5.1.2 Akses SOR via E-mail .. 14 2.5.2 Otomasi Gerbang Rumah ... 15 2.5.3 Otomasi pada Taman .. 15 2.5.4 Otomasi Sensor Suara . 16 BAB III PENUTUP 17 3.1 Kesimpulan 17 3.2 Saran .. 18 DAFTAR PUSAKA ... 19

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Fungsi dasar rumah adalah sebagai tempat tinggal, tempat untuk berlindung dari panas, dingin, dan hujan. Rumah sebagai tempat untuk tinggal, tentu membutuhkan kenyamanan dan keamanan. Kebutuhan akan kenyamanan dan keamanan semakin terasa di era modern seperti sekarang ini. Dengan kesibukan dan rutinitas yang semakin meningkat, mendorong manusia untuk membangun rumah mereka senyaman mungkin. Kenyamanan dibutuhkan untuk melepas lelah seusai melaksanakan rutinitas harian yang menguras pikiran dan tenaga. Rumah idaman yang penuh kenyamanan dan keamanan dapat diwujudkan dengan sistem otomasi rumah.

Sistem Otomasi Rumah (SOR) merupakan suatu sistem yang bekerja untuk rumah yang akan memberikan keamanan dan kenyamanan serta kemudahan bagi penghuninya. Upaya ini terutama dengan memberi kontrol atau pengaturan pada beban listrik di rumah, dirancang sedemikian rupa sehingga pengaturan beban-beban listrik ini akan membantu penghuninya untuk menghemat listrik dan mengaturnya sesuai kebu- tuhan. Beban listrik rumah adalah semua peralatan rumah yang memerlukan energi listrik untuk menghidupkan atau menjalankannya. Contohnya adalah

lampu listrik, AC, kipas angin, TV, hifi system, pompa air, motor pagar, motor garasi, motor gorden, sprinkler air, dan seterusnya.

1.2 Rumusan Masalah


1. 2. 3. 4. 5. Apa itu Sistem Otomasi Rumah? Bagaimanakah cara kerja Sistem Otomasi Rumah? Perangkat apa saja yang digunakan dalam Sistem Otomasi Rumah? Apakah keuntungan menggunakan Sistem Otomasi Rumah? Apakah kemudahan menggunakan Sistem Otomasi Rumah?

1.3 Tujuan
1. Memberikan gambaran atau deskripsi yang jelas mengenai sistem otomasi rumah. 2. Memberikan penjelasan mengenai cara kerja sistem otomasi rumah. 3. Menjelaskan perangkat-perangkat yang digunakan dalam sistem otomasi rumah. 4. Menunjukkan keuntungan menggunakan sistem otomasi rumah. 5. Menunjukkan kemudahan menggunakan sistem otomasi rumah.

BAB II PEMBAHASAN

2.1 Pengenalan SOR


SOR (Sistem Otomasi Rumah) adalah sebutan lain dari padanan kata pada istilah Home AutomationSystem. Sistem otomasi rumah adalah pengaturan perangkat-perangkat listrik rumah tangga, misalnya penerangan, musik atau temperatur ruang, yang dikendalikan lewat alat pengatur secara terpusat. Alat pengatur ini dilengkapi dengan fasilitas sistem penjadwalan pekerjaan (scheduler) untuk menghidup/matikan peralatan listrik rumah tangga secara otomatis. Sistem otomasi rumah berbasis web merupakan sistem kendali peralatan listrik rumah dari jarak jauh dengan menggunakan layanan internet. Seorang pemilik rumah akan dapat mengontrol rumah dari mana saja selama terhubung dengan layanan internet. User atau pemilik rumah mengirimkan data perintah maupun alamat ke server, kemudian server tersebut akan melakukan pengaksesan modul X10. Modul X-10 berfungsi untuk mengirimkan data perintah maupun alamat ke beban melalui jala jala listrik. Modul X-10 merupakan suatu modul yang terdiri dari sistem kontrol dan modem. Sistem kontrol bertugas sebagai kontroler serta pemroses data alamat maupun perintah yang dikirim oleh server. Modem X-10 terbentuk atas modem

ASK, detektor selubung, serta sinkronisasi data. Modem X-10 berfungsi untuk memodulasi informasi agar informasi dapat dikirim melalui jaringan listrik PLN. Upaya otomasi ini terutama dengan memberi kontrol atau pengaturan pada beban listrik di rumah kita, sedemikian rupa sehingga beban-beban listrik ini akan membantu kita menghadirkan kenyamanan untuk kita.

Beban listrik rumah adalah semua peralatan rumah yang memerlukan energi listrik untuk menghidupkan atau menjalankannya. Contohnya adalah lampu listrik, AC, kipas angin, TV, hifi system, pompa air, motor pagar, motor garasi, motor gorden, sprinkler air, dan seterusnya.

2.2 Cara Kerja SOR


Untuk memahami cara kerja SOR, kita akan melihat cara kerja saklar, bagaimana sebuah lampu dikontrol (dinyala-matikan) oleh saklar. Dalam gambar-1 terlihat sebuah lampu dan saklar terhubung bersama ke kabel distribusi listrik utama. Bila Saklar di ON-kan maka akan ada aliran listrik dari sumber listrik ke lampu melalui saklar, sehingga lampu akan menyala. Inilah prinsip kerja sederhana, bagaimana cara menyalakan lampu melalui saklar.

Sedangkan apa yang dilakukan oleh SOR dapat dilihat pada gambar-2, 'Kontrol Utama' SOR mengontrol lampu melalui titik saklar ini. Sehingga seperti hal nya saklar dia juga bisa mengontrol lampu.

gambar-2

Karena 'Kontrol Utama' sudah bisa mengendalikan Lampu , maka berbagai alat dan teknologi akses dapat bergabung ke kontrol utama. Dalam gambar-3 dapat kita lihat ber- macam-macam alat dan teknologi akses dapat mengontrol lampu melalui kontrol utama. Seperti halnya lampu ini, titik beban listrik lainnya juga dapat dikendalikan oleh 'Kontrol Utama' dan berbagai alat dan teknologi aksesnya.

gambar-3

Jika peralatan SOR mati atau rusak,kita akan tetap bisa mengkontrol seluruh beban listrik melalui saklar seperti biasa, seperti sebelumnya, seperti saat belum ada SOR dirumah kita, bahkan saat SOR dimatikan totalpun kita tetap dapat menyalakan atau mematikan lampu menggunakan saklar seperti biasa. Bedanya SOR memberikan fitur tambahan yang praktis

SOR bekerja dengan memadukan sistem manual dan SOR yang canggih. SOR tidak akan mengganggu sistem manual yang lama. Ketika SOR rusak sekalipun, kita tetap bisa mengendalikan lampu dan peralatan listrik lainnya seperti biasa.

2.3 Perangkat SOR


SOR menggunakan X10 sebagai perangkat lunak penggeraknya. X10 adalah protokol komunikasi data melalui kabel instalasi listrik untuk mengontrol bebanbeban listrik di rumah. X10 membroadcast data-data nya keseluruh kabel listrik di dalam rumah. X10 merupakan implementasi dari apa yang disebut dengan Teknologi PLC (Power Line Carrier , pengertian bebasnya kira-kira : komunikasi data melalui jalur power listrik ). Ada beberapa varian dari teknologi PLC ini. Satu diantaranya yang paling banyak dikenal adalah X10. Teknologi X10 ini menumpangkan data pada 50-60 Heartz frekwensi listrik kita di rumah, dengan demikian kode-kode kontrol yang dikirim oleh sebuah pengirim x10 akan terdistribusi di sepanjang kabel instalasi listrik di rumah. Jika disuatu titik kita install penerima kode yang berfungsi sebagai saklar ON/OFF maka kita sudah bisa mengkontrol (baca : menghidup-matikan) lampu dan peralatan listrik lainnya di rumah kita, melalui teknologi X10. Karena komunikasi data nya ditumpangkan pada kabel listrik sehingga dalam prakteknya, teknologi X10 tidak membutuhkan kabel-kabel tambahan untuk instalasi. Kunci utama keuntungan (keunggulan) X10 terletak pada proses penginstalasiannya yang tidak memerlukan kabel-kabel tambahan sehingga proses penginstalasian tidak akan membuat dinding rumah anda harus di bongkar tutup. Pada gambar terlihat pengirim kode X10 mengirimkan kode-kode datanya keseluruh jaringan kabel listrik. Alat penerima X10 yang mempunyai kode alamat yang sama dengan yang dikirim oleh pengirim X10 akan mengolah data selanjutnya

Dalam prakteknya , ada dua komponen utama X10 , yaitu pengirim kodekode X10 dan penerima kode-kode x10, kode kode ini berisi alamat penerima dan kondisi yang di- inginkan , seperti ON , OFF, DIM ( meredupkan redup), Bright (menjadikan lampu lebih terang pada posisi maksimum). Alat penerima kode-kode X10 biasanya diberikan address /alamat secara manual . Sehingga disaat address yang diterimanya sama dengan alamat dirinya , maka dia akan menerima dan menerjemahkan kode-kode perintah selanjutnya : on, off, dim, bright. Pengalamatan dalam satu area bisa menampung 256 alamat X10 , dengan demikian 256 titik lampu dan beban listrik lainnya dapat terakomodasi dalam satu rumah. Fungsi X10 pada SOR : 1. Untuk mengontrol lampu-lampu dan peralatan listrik lainnya secara otomatis, berdasarkan jam , atau sensor-sensor (seperti sensor cahaya , sensor gerak, sensor magnet dll) 2. Untuk mengontrol lampu-lampu dan peralatan listrik lainnya melalui remote kontrol RF (radio pemancar) maupun melalui remote IR (Infra Red)

3.

Untuk membuat sistem keamanan rumah, untuk deteksi dini akan kemungkinan adanya penyusup, Gas, Api dll.

4. Otomasi pada Garasi , pagar rumah, gorden dll. 5. Untuk otomasi penyiram rumput dan tanaman di halaman rumah

2.4 Keuntungan Menggunakan SOR


Memasang / membangun SOR pada rumah kita, seakan memasang sebuah robot didalam rumah kita. "Robot" ini akan membantu kita mengatur beban-beban listrik di rumah sedemikian rupa sehingga mereka (beban-beban listrik itu) akan bekerja sesuai dengan keinginan kita.

2.4.1 Sistem Penerangan


pada sistem penerangan, SOR dapat menghidup-matikan lampu-lampu secara otomatis. Otomasi lampu berguna agar kita terhindar dari pekerjaan rutin (berulangulang) seperti menyalakan lampu-lampu di waktu sore hari dan mematikannya keesokan paginya.

Selain itu otomatisasi lampu ini berguna untuk menghemat penggunaan listrik, hanya ketika perlu saja kita menggunakannya.

Contoh otomasi lampu misalnya pada pemakaian kamar mandi (biasanya di malam hari atau jika kamar mandi ada di bagian ruangan yang gelap), lampu kamar

mandi hanya akan menyala hanya pada saat digunakan saja, begitu kita keluar dari kamar mandi, lampu otomatis dimatikan. SOR juga dapat diprogram agar dia selalu memeriksa dan mematikan lampu-lampu tertentu pada saat jam tidur.

2.4.2 Sistem Keamanan


SOR membangun sistem peringatan dini pada rumah kita, sehingga semua gangguan seperti penyusup, bahaya gas bocor, bahaya kebakaran, banjir, dan lainnya, dapat diminimalisir sekecil mungkin. SOR menempatkan berbagai sensor di rumah kita untuk keperluan ini. Beberapa jenis sensor misalnya: sensor gerak, sensor pintu, sensor jendela, sensor getaran, sensor gas, sensor asap, sensor panas, sensor permukaan air, dan lain-lain. Sehingga saat terjadi sesuatu , sensor akan melaporkannya pada kontrol utama yang selanjutnya akan mentriger peralatan alarm dan sejenisnya, seperti sirene, strobe, penyalaan lampu, rekam kamera, telpon, sms, dan lainnya. Bunyi sirene juga berguna agar penyusup membatalkan niatnya. Saat rumah kita kosong, SOR dapat diprogram untuk membuat variasi penyalaan lampu , TV , radio, dll. Ini akan membuat rumah terkesan berpenghungi (tidak kosong).

2.4.3 Sistem Keselamatan


Tak kalah pentingnya, SOR menempatkan sistem tombol panik (panic button), jika ada hal-hal yang membahayakan di rumah ,dengan menekan tombol ini, maka anda dan semua yang anda inginkan dapat mengetahui kejadian ini, melalui telepon atau sms, atau sirene, sehingga dengan segera dapat memberikan pertolongan pertama atau hal lainnya yang dianggap perlu.

2.4.4 Sistem Kelistrikan


SOR yang dibackup dengan baterai (aki kering) sehingga pada saat listrik mati, sistem masih tetap berjalan atau hidup, sistem keamanan rumah masih berfungsi seperti biasa , kecuali lampu-lampu dan peralatan listrik, mereka akan mati, karena memang tidak ada suplai listrik, penerangan bisa diakali dengan menyediakan baterai cadangan untuk lampu-lampu tertentu. Sehingga rumah tidak akan tampak gelap. Saat listrik padam dan jalur telepon diputus, anda akan diberitahu lewat sms atau mekanisme lainnya yang memungkinkan, sistem keamanan rumah anda tetap siaga.

Saat kita tidur (night/sleep mode), saat kita pergi bekerja (away mode), dan saat kita berlibur (vacation mode). Rumah kita selalu ada dalam mekanisme system keamanan yang terbik. Listrik padam, telepon diputus, bukan masalah bagi system keamanan SOR.

2.5 Kemudahan Menggunakan SOR 2.5.1 Akses SOR


Jika biasanya kita mengkontrol/ mengakses lampu dan beban listrik lainnya menggunakan saklar, maka pada SOR kita diberi berbagai alternative akses seperti :

1. Melalui keypad khusus 2. Melalui touchscreen 3. Melalui notebook /PC 4. Melalui remote kontrol infrared (IR) 5. Melalui remote kontrol radio (RF) 6. Melalui telepon fix 7. Melalui sensor 8. Melalui telepon GSM (SMS) 9. Melalui LAN (TCP/IP) 10. Melalui web internet 11. Melalui e-mail

2.5.1.1 Akses SOR Via SMS

Akses SOR via SMS

Seperti tampak dalam gambar diatas, modul sms menjadi interface antara kontrol utama rumah Anda dengan modem gsm. Pesan dari kontrol utama akan di teruskan sebagai sms ke nomor tujuan (nomor HP Anda), Demikian juga perintah dalam format sms yang di tujukan ke modem gsm akan diteruskan oleh modul sms ke kontrol utama. Perintah berformat sms dari HP anda akan mengontrol lampulampu dan aplikasi beban listrik lainnya di rumah anda, dan rumah anda akan melaporkan semua yang diinginkan melalui sms ke HP anda. Dimanapun Anda sepanjang operator HP anda mengcover wilayah dimana Anda berada, maka Anda bisa mengontrol dan memonitor rumah Anda, hanya dengan sms di HP Anda.

2.5.1.2 Akses SOR Via E-mail

Seperti terlihat pada gambar, peran penting di kerjakan oleh robot email, dialah yang membaca email yang datang pada account kita di google, perintah ini kemudian diteruskan ke 'kontrol utama' rumah pintar kita, demikian pula sebaliknya, respon dari 'kontrol utama' akan diteruskan sebagai email oleh robot email ini. Perintah melalui email ditujukan pada email account kita di google. Dengan Fitur ini anda bisa mengecek titik lampu, keamanan rumah dan aplikasi lainnya melalui email, Dimanapun posisi Anda di seluruh Nusantara bahkan diluar negeri sekalipun anda bisa memonitor dan mengontrol rumah melalui fitur email ini. Syarat utama fitur ini adalah Anda harus mempunyai koneksi internet 24 Jam. Di jakarta sekarang ini fasilitas koneksi internet 24 jam dengan biaya murah sudah tersedia di beberapa lokasi, mudah-mudahan juga di tempat anda. Fasilitas ini sangat pas bagi anda yang memiliki Gadget Blackberry dan Gadget-gadget lainnya yang memiliki fitur Email.

Bagi Anda yang belum memiliki akses Internet 24 Jam kini telah tersedia modem dialup otomatis yang akan mengakses internet hanya pada saat diperlukan saja. Kontrol Utama SOR bisa mentriggernya untuk melakukan auto dial up.

Fitur koneksi internet bisa dimanfaatkan untuk penggunaan Kamera berbasis IP (IP based Camera) sehingga saat terjadi sesuatu di rumah (melalui deteksi sensor), atau karena anda ingin melihatnya saat itu (selain dengan deteksi sensor bisa ditrigger via sms), anda bisa melihat rumah melalui kamera dengan koneksi Internet.

2.5.2 Otomasi Gerbang Rumah


SOR memberi kemudahan melalui buka-tutup pagar secara otomatis menggunakan motor listrik, buka-tutup otomatis untuk Gorden, buka-tutup otomatis untuk Pintu Garasi, dll.

2.5.3 Otomasi pada Taman


Jika anda mempunyai taman di pekarangan rumah, maka SOR memberi kita kemudahan melalui penyiraman tanaman secara otomatis, melalui sprinkler sistem, air memancur keluar melalui katup yang dapat dikontrol secara elektonik, dengan gerakan memutar sehingga semua tanaman dan rumput ikut disiram.

2.5.4 Otomasi Sensor Suara


Jika diinginkan semua akses ke beban listrik rumah dapat dilakukan dengan perintah suara, bahkan 'robot' rumah anda akan melapor melalui suara. Misalkan , "robot, matikan lampu tamu !", "Robot berapa suhu saat ini ?" dan Robot rumah akan menjawab Temperature is 27 celcius" dan seterusnya.

Pada Intinya, SOR memetakan semua titik-titik beban listrik di rumah, dan mampu mengontrolnya sesuai dengan keinginan. Rumah benar-benar ada dalam genggaman.

BAB III PENUTUP

3.1 Kesimpulan
1. SOR (Sistem Otomasi Rumah) adalah sebutan lain dari padanan kata pada istilah Home AutomationSystem. Sistem otomasi rumah adalah pengaturan perangkat-perangkat listrik rumah tangga, misalnya penerangan, musik atau temperatur ruang, yang dikendalikan lewat alat pengatur secara terpusat. Alat pengatur ini dilengkapi dengan fasilitas sistem penjadwalan pekerjaan (scheduler) untuk menghidup/matikan peralatan listrik rumah tangga secara otomatis. 2. SOR bekerja dengan memadukan sistem manual dan SOR yang canggih. SOR tidak akan mengganggu sistem manual yang lama. Ketika SOR rusak sekalipun, kita tetap bisa mengendalikan lampu dan peralatan listrik lainnya seperti biasa. 3. SOR menggunakan X10 sebagai perangkat lunak penggeraknya. X10 adalah protokol komunikasi data melalui kabel instalasi listrik untuk mengontrol beban-beban listrik di rumah. X10 membroadcast data-data nya keseluruh kabel listrik di dalam rumah. X10 merupakan implementasi dari apa yang disebut dengan Teknologi PLC (Power Line Carrier)

4. Memasang / membangun SOR pada rumah kita, seakan memasang sebuah robot didalam rumah kita. "Robot" ini akan membantu kita mengatur beban-beban listrik di rumah sedemikian rupa sehingga mereka (beban-beban listrik itu) akan bekerja sesuai dengan keinginan kita. 5. Jika biasanya kita mengkontrol/ mengakses lampu dan beban listrik lainnya menggunakan saklar, maka pada SOR kita diberi berbagai alternative akses

3.2 Saran
1. Penggunan Sistem Otomasi Rumah (SOR) pada rumah sangat bagus, karena akan sangat memudahkan kita dalam merawat serta menjaga keamanan rumah. 2. Penggunaan Sistem Otomasi Rumah (SOR) pada setiap rumah perlu diperluas karena dapat menekan angka kejahatan seperti penjarahan atau pencurian karena system keamanan SOR sangat baik, meskipun Listrik sedang padam.

DAFTAR PUSTAKA