matullahi Wabarakatuh

contoh LAPORAN PERJALANAN DINAS
LAPORAN PERJALANAN DINAS PERTEMUAN PROGRAM ART DENGAN LAYANAN TB/HIV EKSTERNAL RUMAH SAKIT DI PROVINSI GORONTALO TAHUN 2011 A. DASAR PELAKSANAAN a. Surat dari Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Nomor: 443.41/Dikes/695/IX/2011, tanggal 12 September 2011 tentang Pertemuan Program ART Dengan Layanan TB/HIV Eksternal Rumah Sakit. b. Surat Perintah Tugas Kepala Dinas Kesehatan KB dan KS, Nomor: 800/DikesKB&KS/369/IX/2011, tanggal 14 September 2011 untuk Pertemuan Program ART Dengan Layanan TB/HIV Eksternal Rumah Sakit. B. T U J U A N - Meningkatkan Pelayanan/Penemuan Kasus TB/HIV ditingkat Eksternal Rumah sakit. - Menurunkan angka kesakitan dan angka kematian TB/HIV, memutuskan rantai penularan serta mencegah terjdinya MDR TB/HIV C. MATERI KEGIATAN - Kebijakan Kolaborasi TB/ HIV. - Penguatan Jejaring TB/HIV - Penanggulangan TB/HIV Di Indonesia D. TEMPAT DAN WAKTU PELAKSANAAN - Tempat pelaksanaan New Rahmat Hotel, Jl. Aloe saboe No. 108, Gorontalo. - Waktu pukul 09.00 WITA s/d Selesai. - Hari/ Tanggal, Jum’at 16 September 2011 E. HASIL PELAKSANAAN - Meningkatkan Pelayanan/Penemuan Kasus TB/HIV ditingkat Eksternal Rumah sakit yang hasilnya dinyatakan dengan Peningkatan Pelayanan dan Penemuan kasus TB/HIV di Tingkat Eksternal Rumah Sakit. - Dalam proses peningkatan Pelayanan, maka akan dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian TB/HIV, memutuskan rantai penularan serta mencegah terjdinya MDR TB/HIV F. P E N U T U P Demikian laporan perjalanan dinas dalam rangka Pertemuan Program ART Dengan Layanan TB/HIV Eksternal Rumah Sakit Di Provinsi Gorontalo Tahun 2011. .

Serang. Gunung Sari. Bikers yang berpartisipasi minggu ini tidak terlalu banyak. Kawasan ini merupakan salah satu dataran tinggi yang berada di Kabupaten Serang. Banten. Tanjung Udik. Cilowong.Perjalanan hari minggu kemarin . Cimoyan. hanya 11 orang. dan kembali ke Serang. Tanjung Ilir. Bos . Kita absen ya. Trek yang akan ditempuh melalui Sepang. komunitas SXC2 berencana untuk menjelajahi kawasan Gunung Sari.

Namun. setelah perut diisi. karakteristik trek yang dilalui berupa jalan berbatu-batu yang licin dengan variasi lumpur tebal dan genangan air dan semakin licin karena malam sebelumnya kawasan ini diguyur hujan dengan intensitas cukup lebat. Agus Chelski. Jalur Serang-Sepang tidak terlalu istimewa karena masih di dalam kawasan kota Serang dengan kondisi jalan aspal. hanya jalan setapak. dilanjutkan dengan melewati pematang sawah yang beberapa minggu lagi siap dipanen. Pak Agung. Perjalanan dimulai sekitar jam 07 dengan meeting point seperti biasa. teh manis. Chiem. Tiba di dasar bukit. dan gorengan tahu. yaitu warung yang menjual kopi. Permisi Pak… bikers mau lewat. para bikers menemukan sumber kehidupan. selepas Sepang.a Bos Dono Sr. tapi Mari Tuntun Bersama. bikers mulai disuguhi dengan tanjakan yang cukup membuat kami bernafas melalui mulut dan lutut gemetar.. Om Dwi Si Koneng. Penduduk di sana mengingatkan bahwa jalanan buntu. Kotor deh semua sepatu. Namun. . Tetapi bikers tidak kehabisan akal karena perjalanan bisa dilakukan melewati kebun milik orang. Semuanya MTB.Dono.k. Kusnaen & myself. Jalur menurun yang licin dan sempit dengan kemiringan hampir 60deg membuat para bikers tidak mungkin menaiki sepeda mereka. Pit stop pertama di pos ronda Desa Cimoyan. Tiba di puncak. Trek kembali dirajai tanjakan dengan kemiringan tidak kalah curam dengan turunan di bukit tadi. Su Bandi. Mr. tenaga menjadi segar lagi. Pak Bambang a. Pit stop kedua. Omiyan. yaitu halaman KPP Serang. jalan buntu. sedikitnya jumlah ini tidak mengurangi antusiasme kami melahap tantangan trek yang akan muncul. Alhamdulillah. Si koneng yang menjadi forerider sempat terjungkal ke sawah tapi dengan penuh tekad bangun kembali dan menggenjot lagi di pematang. Banyak bikers yang terjebak di tengah-tengah lumpur sehingga terpaksa harus menurunkan kaki ke dalam genangan air dan lumpur. Tiba di puncak Desa Cimoyan. Mars the strongest. Semua anggota MTB lagi. itulah Desa Tanjung Ilir. Selepas Cimoyan. Bukannya Mountain Bike. Nah… justru itu yang kami cari.

Sopir dan temantemannya memblokir jalan dan meminta kami untuk membantu mendorong mobil. Bukannya gak mau menolong. ada truk yang bannya selip. Sampai-sampai di satu tanjakan.Perjalanan dilanjutkan ke arah Desa Tanjung Udik dengan karakteristik trek menanjak berbatubatu licin sebesar kepala orang. lha wong tenaga buat ngedorong sepeda aja dihemat-hemat. Tentu saja ini sedikit menyulitkan para bikers untuk menggenjot sepedanya. Apalagi kalau harus .

Bola terbuat dari plastik dan mobil-mobilan terbuat dari botol bekas oli yang dipotong-potong sehingga membentuk mobil dengan ban terbuat dari potongan sendal. Selama perjalanan. mereka tetap bermain dengan ceria. . Playstation. mungkin sudah tidak asing lagi dengan jalan ini. Teman-teman yang biasa menggunakan jalur alternatif dari Serang ke Anyer melalui Gunung Sari. Walaupun begitu. komputer. Bandingkan dengan mainan temantemannya di kota. Kesederhanaan berjalan seiring dengan kebahahagiaan. Para bikers beristirahat lagi di pit stop ketiga ini. para bikers tiba juga di Gunung Sari. Mainan anak-anak mereka juga sederhana. Jalur ini merupakan pertemuan antara jalan dari Desa Tanjung Udik dengan jalan raya Serang-Gunung Sari. banyak hal menarik yang ditemui oleh para bikers. jadinya gak ada GPS record untuk ketinggian maupun jarak tempuh kali ini. Sayang seksi tofografi gak ikut. Akhirnya. Panenjoan.ngedorong truk di jalan yang tanjakannya curam sekaligus licin. Para penduduk desa sangat ramah manyapa kami sekaligus mengajak mampir ke rumah-rumah mereka yang sangat sederhana. Suatu pemandangan yang jarang kita lihat di kota.

Tapi itulah. Tempat Pembuangan Akhir sampah yang baunya gak sedap euy… Sebetulnya pemandangan pada saat turun sangat bagus. baunya menusuk hidung. .Setelah semua segar kembali. Kita bisa melihat pantai Banten lama dari sana. perjalanan dilanjutkan kembali ke arah Serang melalui TPA Cilowong.

para bikers menggenjot sprint sepeda mereka. Namun. Sepedaku gak dipasang speedometer euy. tiba sekitar jam 11. Akhirnya. perjalanan via Kampung Soyog tidak terasa berat karena jalan didominasi turunan sampai dengan perempatan Brimob. Alhamdulillah. Saya sih. Terhitung cepat mengingat tingkat kesulitan dan jarak yang kami tempuh. saya belum tahu berapa kecepatan maksimal yang didapat saat itu. sampai jumpa pada perjalanan berikutnya. langsung belok kanan.Oleh karena kondisi tarmac yang relatif bagus dengan turunan yang panjang. Beberapa bikers mampir ke pit stop terakhir di warung dekat Markas Brimob Serang untuk hidangan berikutnya. . pulang ke rumah. Mungkin bikers yang lain bisa membantu? Alhamdulillah. Serang.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful