Anda di halaman 1dari 4

Skenario C Blok XI Ali , laki-laki , umur 4 tahun , datang ke UGD RSMP dengan keluhan sesak nafas sejak 2 hari

yang lalu dan hari ini bertambah sesak. 5 hari sebelumnya , penderita batuk-batuk yang disertai panas tinggi dan pilek . Pemeriksaan Fisik BB = 15 kg , TB = 90 cm Tanda vital : TD : 100/60 mmHg , HR : 140x/menit, regular, RR:58x/menit , T:39,6 C Keadaan spesifik : Kepala : konjunctiva tidak anemis , selera tidak ikterik sianosis sirkum oral (+) , nafas cuping hidung (+) Thoraks Inspeksi : retraksi intercostal, subcostal dan suprasternal Palpasi : stem fremitus kanan = kiri Perkusi : pekak pada seluruh lapangan paru Auskultasi : suara nafas menurun ronki basah halus nyaring pada kedua lapangan paru abdomen : bising usus normal ekstremitas : tidak ada kelainan Pemeriksaan Laboratorium Hb : 11,8 gr/dl , leukosit : 23.000/mm3 , hitung jenis 1/1/08/68/20/2 , LED : 14mm/jam KLARIFIKASI ISTILAH 1. Sesak nafas : Keadaan seseorang mengalami kesulitan bernafas / sempit dan keadaan ini lebih kentara pada saat aktifitas 2. Pilek : Gejalan yang timbul karena influenza virus dan merupakan penyakit menular 3. Panas tinggi : Peningkatan suhu tubuh diatas 37 C 4. Sianosis : Suatu keadaan dimana suatu kulit / membran mukosa berwarna kebiruan akibat penumpukan deoksi hemoglobin pada pembuluh darah kecil pada daerah tubuh 5. Batuk : Reflek mekanisme pembersihan saluran nafas dengan cara inspirasi 2,5L udara dan pengeluaran udara yang kuat dan tiba-tiba 6. Stem Fremitus : Salah satu teknik palpasi pada pemeriksaan fisik untuk mengetahui perbedaan getaran yang timbul di dada kanan dan dada kiri pada pasien saat mengucapkan tujuh tujuh tujuh IDENTIFIKASI MASALAH 1. Ali , laki-laki, umur 4 tahun , datang ke UGD RSMP dengan keluhan sesak nafas sejak 2 hari yang lalu dan hari ini bertambah sesak 2. 5 hari sebelumnya , batuk-batuk disertai panas tinggi dan pilek 3. Pemeriksaan fisik BB = 15 kg , TB 90 cm HR : 140x/menit , RR:58x/menit , T: 39,6C 4. Keadaan spesifik Kepala : sianosis sirkum oral (+) , nafas cuping hidung (+) Thoraks Inspeksi : retraksi intercostal , subcostal , suprasternal Perkusi : pekak di seluruh lapangan paru Auskultasi : suara nafas menurun

ronki basah halus nyaring pada kedua lapangan paru 5. Pemeriksaan Laboratorium Hb : 11,8 gr/dl , Leukosit : 23.000/mm3 , hitung jenis 1/1/08/68/20/2 , LED : 14mm/jam ANALISIS MASALAH 1b. Bagaimana hubungan jenis kelamin dan umur dengan kasus ? Sesak napas mengidentifikasikan adanya ISPA. Biasa terjadi pada anak-anak 1 bulan sampai 5 tahun. Karena belum mendapatkan kekebalan tubuh secara alamiah. Untuk masalah jenis kelamin tidak ada hubungannya pada kasus ini. 1.d Bagaimana makna sesak nafas sejak 2 hari yang lalu dan hari ini bertambah hebat ? Menunjukkan gangguan pada saluran napas bawah yang bersifat akut dan progresif. Karena pada saluran napas atas itu tidak menyebabkan sesak napas dengan mekanisme batuk masalah masih bisa di atasi. 1a. Bagaimana anatomi dan fisiologi sistem respirasi ? 1c. Apa etiologi sesak nafas pada anak-anak ( umur 4 tahun ) ? penyebab: - kadar CO2 dalam darah - allergen (serbuk, dll) - inhalasi debu, asap, bahan kimia - obat-obatan - penyakit saluran nafas , ex asma - penyakit parenkimal (pneumonia, gagal jantung kongestif dll) - emboli paru

1e. Bagaimana mekanisme sesak nafas? mekanisme : Infeksi respon fisiologis : batuk sebagian keluar, sebagian masuk kedalam saluran napas bawah reaksi inflamasipengeluaran mediator inflamasi transudasi cairan plasma dari kapiler ke ruang interstitial edema alveoli gangguan ventilasi / pertukaran O2 dan CO2 sesak nafas

1f. Bagaimana penanganan UGD pasien anak-anak umur 4 tahun dengan sesak nafas ?

2a. Bagaimana etiologi batuk , disertai panas tinggi dan pilek ? Etiologi batuk : ISP Rangsangan Allergen misalnya debu Iritan seperti asap rokok atau gas pollutan Etiologi panas tinggi : Infeksi mikroorganisme Non infeksi (auto imun, obat-obatan dan lain-lain) Etiologi pilek: Alergi Infeksi Dari ketiga etiologi di atas pada kasus ini etiologinya diakibatkan karena adanya infeksi mikroorganisme yang bermula pada saluran napas atas. Inhalasi iritasi kompensasi dengan mengeluarkan mucus mucus berlebihan batuk pilek Demam tinggi itu merupakan kompensasi dari respon imun tubuh yang mengeluarkan pirogen endogen yang menyebabkan titik suhu tubuh meningkat pada hipotalamus ( demam) 2b. Bagaimana mekanisme batuk , disertai panas tinggi dan pilek ? Inhalasi iritasi kompensasi dengan mengeluarkan mucus mucus berlebihan batuk pilek Demam tinggi itu merupakan kompensasi dari respon imun tubuh yang mengeluarkan pirogen endogen yang menyebabkan titik suhu tubuh meningkat pada hipotalamus ( demam) 2c. Bagaimana hubungan batuk yang disertai panas tinggi , pilek sejak 5 hari lalu dengan sesak nafas Ali sejak 2 hari yang lalu ? Inhalasi iritasi kompensasi dengan mengeluarkan mucus mucus berlebihan batuk pilek Demam tinggi itu merupakan kompensasi dari respon imun tubuh yang mengeluarkan pirogen endogen yang menyebabkan titik suhu tubuh meningkat pada hipotalamus ( demam) Digabungkan dengan mekanisme ini Infeksi respon fisiologis : batuk sebagian keluar, sebagian masuk kedalam saluran napas bawah reaksi inflamasipengeluaran mediator inflamasi transudasi cairan plasma dari kapiler ke ruang interstitial edema alveoli gangguan ventilasi / pertukaran O2 dan CO2 sesak nafas

3a Bagaimana interpretasi dari pemeriksaan fisik BB = 15kg TB = 90cm.

3b. Bagaimana interpretasi dan mekanisme HR : 140x/menit , RR : 58x/menit, T:39,6 C HR : 140x /menit = takikardi ; normal : 100-120 (kemungkinan sementara) RR : 58X/menit = takipnea; normal < 40x/ menit Temperatur : 39,6 C = febris ; normal 36,2 37,5 C 3c. Bagaimana interpretasi dan mekanisme sianosis sirkum oral (+) , nafas cuping hidung (+) Sesak napas perfusi 02 dalam darah menurun hipoksia jaringan (sirkum oral) sianosis sirkum oral Meniterpretasikan adanya otot tambahan pada saat pernapasan karena adanya hipoksia. Sesak napas perfusi O2 dalam darah menurun hipoksia kompensasi tubuh dengan menggunakan otot tambahan pada saat bernapas napas cuping hidung 3d. Bagaimana interpretasi dan mekanisme dari thoraks? Inspeksi : Sesak napas perfusi O2 dalam darah menurun hipoksia kompensasi tubuh dengan menggunakan otot tambahan pada saat bernapas retraksi intercostal, subcostal dan suprasternal Perkusi : 4.Bagaimana interpretasi dan mekanisme pemeriksaan laboratorium ? Hb : 11,8 gr/dl , Leukosit : 23.000/mm3 , hitung jenis 1/1/08/68/20/2 , LED : 14mm/jam 5.Bagaimana DD ? 6.Cara menegakkan diagnosis ? 7.Bagaimana WD ? 8.Etiologi ? 9.Tatalaksana ? 10.Komplikasi ? 11.Prognosis ? 12.KDU ? 13.PI ? Hipotesis Ali , laki-laki umur 4 tahun mengalami sesak nafas sejak 2 hari yang lalu dan bertambah berat serta mengalamai batuk-batuk disertai panas tinggi dan pilek dikarenakan menderita bronkopneumonia.