Anda di halaman 1dari 1

PERKEMBANGAN EMBRIO IKAN GATUL (Poecilia sp.

) YANG BERASAL DARI UNIVERSITAS NEGERI MALANG

Ikan Gatul secara luas dikenal sebagai guppy dan digunakan sebagai bioindikator untuk polusi karena Ikan Gatul dapat hidup di wilayah yang tercemar dan mengurangi masalah penyebab malaria karena ikan ini memakan jentik-jentik nyamuk di Amerika Selatan dan banyak negara lainnya. Akan tetapi, di Indonesia kurang dimanfaatkan. Penelitian tentang Perkembangan Embrio Ikan Gatul ini bertujuan untuk mempelajari perkembangan embrio dari Ikan Gatul tersebut. Embrio ikan gatul dikembangkan di ovarium dalam tahapan yang berbeda. Subjek penelitian yaitu embrio dari ovarium betina yang hamil di musim semi yang terdapat di Universitas Negeri Malang. Dalam penelitian ini, kami menemukan sebuah zigot, embrio pembelahan awal yang menunjukkan bahwa belahan dada yakni meroblastik terjadi juga pada ikan Medaka. Embrio berkembang dari sel yang aktif membelah dan membagi pada daerah kutub, setelah itu kepala berkembang dan membentuk mata. Kemudian mundul pembuluh darah di bagian dorsal tubuh embri. Pembuluh darah ventral terbentuk dan membentuk bagian jantung. Setelah itu, terbentuklah mata dan tulang belakang yang hampir sempurna. Embrio yang telah mencapai struktur sempurna kemudian menetas dan keluar melaui saluran telur dan kloaka. Kuning telur diserap ke dalam tubuh bayi yang baru lahir setelah bayi tersebut baru saja dilahirkan sehingga dapat aktif berenang. Sejauh ini, kami belum bisa memiliki penjelasan tentang bagaimana embrio tersebut dapat bergerak selama pengeluaran. Selain itu, detail setiap tahapan dalam perkembangan embrio ikan Gatul belum tercapai. Namun, kita dapat menunjukkan bahwa pengembangan embrio Ikan Gatul adalah hal yang cukup menarik.