Anda di halaman 1dari 9

MAKALAH TUMBUHAN

(Carica papaya L.)

Oleh : Lailatul Rizkiana

KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI

BAB I
1.1 PENDAHULUAN
Anda kenal pepaya? Tentu sudah dan sering memakannya. Beruntunglah Anda karena manfaat yang terkandung di dalam pepaya sangat lah lengkap. Selain itu mulai dari biji, daun, batang sampai pada akarnya juga sangat bermanafaat sebagai obat. bergizi tinggi dan sangat menyehatkan, pepaya juga mudah didapat, murah harganya dan enak rasanya. Ditambah lagi karena varietas ini selalu tersedia sepanjang tahun tanpa adanya musim tertentu. Batang, Daun, Biji, dan Akar, Semuanya Bermanfaat Selain buahnya, bagian lain dari tanaman pepaya juga ada manfaatnya. Mulai dari akarnya misalnya, dapat menyembuhkan penyakit kencing batu dan penyakit saluran kencing. Sedangkan biji pepaya dapat dipakai sebagai obat pembasmi cacing kremi pada anak-anak.

1.2 RUMUSAN MASALAH


Bagaimana struktur dan apa sajkakah manfaat dari masing-masing strukturb tersebut?

BAB II
A. Struktur dan Manfaat papaya Tanaman papaya cepat tumbuh, sebagian besar batang kayunya diselimuti lateks (getah). Bunga dan daun papaya yang masih muda dapat dimakan (direbus) atau ditumis. Untuk mengetahui struktur dan manfaat papaya, mari cermati uraian berikut : 1. Daun

Daun merupakan tumbuhan yang paling penting dan umumnya tiap tumbuhan memiliki sejumlah besar daun. Daun papaya merupakan daun tunggal, berukuran besar, dan bercangap, juga mempunyai bagian-bagian daun lengkap ( falicum campletum ) berupa pelepah atau upih daun ( vagina ), tangkai daun ( petiolus ) dan helaian daun ( lamina ). Daun papaya dikatakan bangun bulat ( orbicularis ), ujung daun yang meruncing, tangkai daun panjang dan merongga. Dilihat dari susunan tulangnya, daun papaya termasuk daun bertulang menjari. Daun yang muda terbentuk di bagian tengah tanaman. Umumnya daun papaya bertahan sampai 4 bulan dan kemudian layu mongering. Daun papaya yang masih muda dapat dimakan (direbus) atau ditumis.D aun pepaya muda dapat diolah menjadi makanan lezat seperti buntil, urap, atau lalap rebus. Anda yang memakannya beruntung karena walaupun berasa pahit, daun pepaya muda ini mengandung alkaloid yang berkhasiat penurun tekanan darah, sebagai obat penyakit malaria, penurun demam dan pembunuh amuba. 2. Bunga Bunga papaya memiliki mahkota bunga bewarna kuning pucat dengan tangkai atau duduk pada batang. Bunga jantan pada tumbuhan jantan, tumbuh pada tangkai panjang. Bunga biassanya ditemukan pada daerah sekitar pucuk. 3. Buah Bentuk buah papaya bulat hingga memanjang, dengan ujung biasanya meruncing. Warna buah ketika muda hijau gelap, dan setelah masak hijau muda hingga kuning. Bentuk buah membulat bila berasal dari tanaman betina dan memanjang ( oval ) bila berasal dari tanaman banci. Tanaman banci lebih disukai dalam budidaya karena dapat menghasilkan buan lebih besar. Daging buah berasal dari korteks yang menebal, bewarna kuning hingga merah, tergantung varietas. Bagian tengah buah berongga. 4. Biji Biji papaya bewarna hitam atau kehitaman dan terbungkus semacam lapisan berlendir ( pulp ) untuk mencegahnya dari kekeringan. Dalam budidaya, biji-biji untuk ditanam kembali diambil dari bagian tengah buah. biji pepaya dapat dipakai sebagai obat pembasmi cacing kremi pada anak-anak. Mengunyah satu sendok teh biji pepaya mentah dalam kondisi perut masih kosong setiap hari dapat mencegah dan membasmi cacing serta parasit lainnya. Biji pepaya ini dapat dipergunakan dalam keadaan basah maupun kering.

5. Batang Batang merupakan bagian tubuh tumbuhan yang amat penting mengingat tempat serta kedudukan batang bagintubuh tumbuhan. Bentuk batang pada tanaman papaya yaitu berbentuk bulat, dengan permukaan batang yang memperlihatkan berkas-berkas daun. Arah tumbuh batang yaitu tegak lurus, yaitu jika arahnya lurus ke atas. Permukaan batang tanaman papaya yaitu licin. Batangnya beromgga, biasanya tidak bercabang, dan tingginya dapat mencapai 10 m. 6. Akar Akar tanaman papaya merupakan akar serabut. Akar papaya juga dapat digunakan sebagai obat cacing, batu ginjal, dan lain-lain.

B. Pemanfaatan tumbuhan papaya sebagai obat tradisional Berdasarkan berbagai literatur yang mencatat pengalaman secara turun-temurun dari berbagai negara dan daerah, tanaman ini dapat menyembuhkan penyakitpenyakit sebagai berikut : 1. Kena racun singkong. Buah pepaya muda satutelapak tangan diparut, tambah cangkir air matang dan garam sedikit, peras, saring. Minum 1 hari sekali. 2. Malaria. Daun pepaya secukupnya digiling halus, tambah air masak cangkir, saring, ditambah garam sedikit. Minum sehari 3 x 3. Cacing kremi. Akar pepaya 2 jari, bawang putih 3 butir, gula enau 2 jari, dipotong-potong seperlunya lalu direbus dengan3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Disaring, minum 2 kali sehari, gelas. 4. Kurang nafsu makan. Daun agak muda dicuci lalu ditumbuk halus, tambah cangkir air masak dan satu sendok makan madu. Peras, saring, minum. Lakukan 2 3 kali. 5. Radang ginjal, batu ginjal dan sakit kandung kemih. Akar pepaya 3 jari dicuci dan potong-potong seperlunya, direbus dengan 4 gelas minum air bersih, sampai tersisa setengahnya. Setelah dingin disaring dan diminum dengan madu seperlunya, 3 kali gelas. 6. Digigit ular berbisa. Akar pepaya 5 jari dicuci bersih lalu ditumbuk halus, tambahkan air garam secukupnya seperti bubur, dipakai untuk menurap bekas gigitan ular lalu dibalut. Ganti 2 kali sehari. 7. Sembelit, sakit maag. Buah pepaya masak pohon, kupas, cuci dengan air masak yang diberi garam sedikit, dipotong-potong lalu dimakan. Sehari dua kali sehabis makan.

8. Melancarkan Asi. Daun diremas, dilayukan diatas api. Hangat-hangat diletakkan diatas payudara. 9. Kaki gajah. Daun secukupnya digodok, untuk merendam kaki yang membesar. 10. Koreng kulit, kutil, menghaluskan kulit. Air juice pepaya mengkal diusapkan ke tempat kelainan. 11. Luka Bakar. Getah pepaya muda diusapkan ke luka bakar, menghilangkan sakit dan mencegah lepuh.

Bab III
Kesimpulan

Daftar Pustaka
Read more about TANAMAN OBAT - PEPAYA | Pusat Obat Herbal, dan Tanaman Obat Tradisional Berkualitas by