Anda di halaman 1dari 59

UJIAN TENGAH SEMESTER

TSA III

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang

Dunia saat ini sedang bergejolak, khususnya dalam bidang filsafat, ilmu, seni dan kebudayaan. Seiring dengan berkembangnya teknologi, ilmu pengetahuan, kapitalisme serta cara berpikir, akhirnya membuat manusia memutuskan untuk membuat sebuah paradigma baru. Mereka, khususnya para penggerak perubahan ini, berusaha untuk mengganti substansi dari berbagai bidang yang ada, termasuknya pada bidang arsitektur. Tantangan dalam dunia arsitektur dapat dilihat dari praktek dan karya arsitektur itu sendiri. Teori yang berkembang di dunia Arsitektur berasal dari kritikan, penafsiran, dan deskripsi dari hasil pekerjaan yang telah dihasilkan dan berhasil membangun opini masyarakat sehingga timbul pemahaman baru. Pemahaman itu berawal dari munculnya aliran arsitektur modern yang berhasil menggantikan arsitektur klasik (yunani dan gothic) akibat berkembangnya teknologi yang membuat segalanya serba ekonomis. Sayangnya, aliran modern seperti ini terlalu dominan dengan bentuk yang monoton dan terlalu melupakan sejarah. Maka dari itu, arsitektur kembali mengalami masa perubahan menjadi sebuah aliran pasca modern atau yang lebih dikenal dengan arsitektur post modern. Postmodern selalu mengingatkan kita pada sebuah karya yang berhasil mencampurkan antar tradisional dan modern , dimana kebudayaan di tempat kita berada menjadi unsur yang masuk ke dalam seni sebuah bangunan. Kembalinya ornamen-ornamen klasik dan bentuk yang semakin unik akan membangkitkan sentuhan arsitektur yang komunikatif sekaligus berdasar pada form follows function. Oleh karena itu, lewat mata kuliah Teori Sejarah Arsitektur III ini, kita para mahasiswa banyak dibekali pengetahuan mendasar dari metoda-metoda yang baik dalam proses perancangan yaitu lewat metamorphosis perkembangan arsitektur yang memperoleh sebuah
Arsitektur Modern dan Postmodern Page 1

UJIAN TENGAH SEMESTER

TSA III

nilai di tiap masa nya. Dalam tugas kali ini akan di angkat lebih rinci mengenai aliran modern dan postmodern. Diharapkan dengan mempelajari ini, kita akan mendapat pengetahuan yang lebih bermanfaat. 1.2 Tujuan Pembahasan Beberapa tujuan yang hendak dicapai dalam tugas ini antara lain:
1. Memenuhi dan melengkapi persyaratan Ujian Tengah Semester V,

mata kuliah TSA III, Progam Studi Arsitektur, Fakultas Arsitektur dan Desain Unika Soegijapranata.
2. Memberikan pengetahuan tentang perkembangan arsitektur dari era

modern menuju postmodern 3. Dengan kita tahu biografinya kita dapat mengetahui pola pikir sang arsitek sehingga kita dapat menyontoh pola pikir yang telah menjadikan mereka menjadi berhasil. Diharapkan itu menjadi bekal kelak saat terjun didunia kerja. 4. Menambah wawasan tentang karya arsitek terkenal dunia dan biografi sang arsitek . 5. Mengasah kemampuan menganalisa mahasiswa dalam menafsirkan sebuah karya arsitektur dilihat dari sudut pandang tokoh arsitek 1.3 Pembatasan Permasalahan Pembahasan permasalahan yang akan dibahas :

Langgam / style gaya arsitektur Karya-karya arsitektur Biografi sang arsitek Filosofi arsitek dalam proses perancangan sehingga dapat menciptakan arsitekturnya Metoda Pembahasan 1.4

karya-karya

Beberapa metoda yang digunakan dalam pembahasan ini antara lain: 1. Studi Literatur

Arsitektur Modern dan Postmodern

Page 2

UJIAN TENGAH SEMESTER

TSA III

Pembahas memperoleh data-data mengenai tokoh arsitek dalam bukubuku serta internet. 2. Analisa dan sintesa Pembahas akan menjabarkan satu-persatu hal-hal yang berkaitan dengan tokoh arsitek tugas ini. 1.5 Sistematika Penulisan Sebagai suatu karya ilmiah, tugas ini menggunakan suatu sistematika dalam pembahasan, yaitu sebagai berikut: BAB I Berisi PENDAHULUAN latar belakang pembahasan, pembatasan permasalahan, tujuan karyanya, filosofi dan langgam yang pada akhirnya akan menarik suatu kesimpulan yang merupakan intisari dari seluruh isi

pembahasan, Metoda pembahasan, serta sistematika penulisan. BAB II MOSERNISME DAN ARSITEKTUR MODERN Berisi sejarah perkembangan, pengertian, karakteristik, langgam, tokoh-tokoh arsitek, karya arsitektural, filosofi, tanggapan penulis BAB III FENOMENA POSTMODERN DAN ARSITEKTUR POSTMODERN Berisi sejarah perkembangan, pengertian, karakteristik, langgam, tokoh-tokoh arsitek, karya arsitektural, filosofi, tanggapan penulis BAB IV ARSITEKTUR NEO MODERN Terdiri dari pengertian, karakteristik, langgam, tokoh-tokoh arsitektur, karya arsitektural, filosofi, tanggapan penulis BAB V ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR Terdiri dari pengertian, karakteristik, langgam, tokoh-tokoh arsitektur, karya arsitektural, filosofi, tanggapan penulis BAB VI KESIMPULAN Terdiri dari kesimpulan dan saran

Arsitektur Modern dan Postmodern

Page 3

UJIAN TENGAH SEMESTER

TSA III

BAB II MODERNISME DAN ARSITEKTUR MODERN 2.1 Modernisme Dunia yang telah terancang di mana kita hidup ini sebagian besar diciptakan oleh Modernisme, yang diidentifikasi sebagai kumpulan longgar ide-ide yang dikembangkan secara bersamaan di berbagai Negara. Konsep tanpa hiasan dengan bentuk-bentuk geometris, penyederhanaan bentuk, warna-warna seni yang berani dan desain Modernis yang jelas, terlihat dalam segala hal, yaitu dari cangkir ke gedung pencakar langit, juga dari lukisan untuk perlengkapan ruang tamu dan mebel. Selama tahun 1914-1939, banyak arsitek, desainer, dan seniman penuh semangat mengikatkan diri pada ide-ide yang sekarang kita sebut Modernisme ini. Berhadapan dengan kekerasan yang belum pernah terjadi sebelumnya dan hancurnya Perang Dunia I, membuat mereka mencari cara untuk menciptakan dunia yang lebih baik yaitu melalui seni dan desain. Modernisme seni pertama kali berkembang di Eropa, yaitu berkisar antara Perang Dunia I dan awal 1970-an. Kalangan arsitek seperti Le Corbusier, Ludwig Mies van der Rohe, dan Walter Gropius adalah pelopor modernisme yang ada pada dunia arsitektur. Para modernis Eropa menjiwai pekerjaan mereka dengan moralitas yang melekat dan kesadaran sosial yang sering dikaitkan dengan politik sayap kiri. Penasaran dengan teknologi yang muncul zaman itu, mereka memakai beton, kaca, dan baja di kreasi revolusioner mereka. Mereka menghindari ornamen, menolak apa yang mereka lihat sebagai stroke sembrono gaya Victoria dan seni nouveau. 2.1.1 Tiga Fase Sejarah Modernisme

Arsitektur Modern dan Postmodern

Page 4

UJIAN TENGAH SEMESTER

TSA III

Fase pertama adalah modernisme yang berkembang semenjak awal abad ke16 M hingga akhir ke-18 M, yang ditandai oleh diyakininya rasio, keberanian menghadapi kehidupan secara nyata, memudarnya religiusitas dalam berbagai kehidupan, serta lahirnya pemberontakan kreatif dalam dunia seni. Fase kedua, adalah modernisme yang ditandai oleh Revolusi Perancis dan kekacauan sosial, politik dan ekonomi yang seringkali dihubungkan dengan momentum Gelombang Revolusi Besar 1790. Fase ketiga, adalah modernisme yang dimulai ketika terjadi proses

modernisasi global dan pembentukan kebudayaan dunia modern secara massal di mana semakin banyak terjadi kekacauan sosial dan politik, ketidakpastian dan ancaman terhadap realitas dunia yang terbentuk 2.1.2 Pengertian Modernisme Modernisme ialah konsep yang berhubungan dengan hubungan manusia dengan lingkungan sekitarnya di zaman modern. Konsep modernisme ini meliputi banyak bidang ilmu (termasuk seni dan sastra) dan setiap bidang ilmu tersebut memiliki perdebatan mengenai apa itu 'modernisme'. Walaupun demikian, 'modernisme' pada umumnya dilihat sebagai reaksi individu dan kelompok terhadap dunia 'modern', dan dunia modern ini dianggap sebagai dunia yang dipengaruhi oleh praktik dan teori kapitalisme, industrialisme, dan negara-bangsa 2.1.3 Perkembangan Modernisme Seni di Eropa Modernisme seni di Eropa telah dimulai sejak tahun 1800an. Pada era ini, ditemukan teori relatifitas, dimulainya industrialisasi serta ilmu pengetahuan sosial yang memancing gaya gaya baru dalam bidang seni. Pergerakan seni pada era ini sejalan dengan hal hal diatas, gebrakan gebrakan dapat terlihat pada 15 tahun pertama abad ke 19. Bisa dilihat dari munculnya gaya lukisan abstrak ekspresionis di tahun 1903 yang dipelopori oleh Wassily
Arsitektur Modern dan Postmodern Page 5

UJIAN TENGAH SEMESTER

TSA III

Kandinsky dan bangkitnya cubism di tahun 1908 yang dipelopori Pablo Picasso dan Georges Braque. Di awal Perang Dunia ke 1, tekanan dan ketidaknyamanan keadaan sosial yang terjadi seperti saat Revolusi Rusia, telah memunculkan pergerakan pergerakan radikal dalam seni yang menolak kebiasaan kebiasaan lama. Dimulai ketika Komposer ternama Rusia Igor Stravinsky di tahun 1913 mencoba memunculkan pertunjukan yang menunjukan manusia yang menjadi korban, serta Pablo Picasso dan Paul Matisse yang menolak sistem perspektif traditional yang menjadi ciri khas lukisan terstruktur, hal seperti ini bahkan belum pernah dilakukan oleh para pelukis impresionis sekelas Cezanne sekalipun. Inilah yang mulai memperjelas apa yang sebenarnya diistilahkan sebagai Modernisme, yaitu penolakan serta pergerakan terhadap kesederhanaan gaya Realis dalam literature dan seni, serta mengubah tonality dalam musik. Yang cukup menonjol peranannya serta tidak dapat dilupakan ialah 2 kelompok besar era Modernisme yang menggusung kuat Modern art di Eropa dan belakangan diadopsi sampai ke Amerika, berbeda dengan gaya gaya di atas yang lebih berkategori anti art, 2 Kelompok ini lebih dikenal sebagai pengembang ide ide baru yang berkaitan dengan seni, arsitektur, desain dan pendidikan seni. 2 Kelompok ini ialah Bauhaus (Jerman) dan de Stijl (Belanda) Dalam era Modernisme di Eropa, dua gerakan yang dapat dibilang menjadi pergerakan utama ialah Bauhaus di Jerman dan de Stijl di Belanda. Bauhaus yang dalam bahasa Jerman berarti Architecture House ialah sekolah seni dan arsitektur yang berdiri di Jerman dari tahun 1919 s/d 1933 sebelum pindah ke Amerika, gaya desain Bahaus menjadi salah satu gaya paling berpengaruh dalam gaya arsitektur serta interior era Modernisme di eropa. Beberapa tokoh terkenal dari Bauhaus ialah Gropius, Adolf Meyer, Mart Sam dan Marcel Breuer lewat karya karyanya yaitu Wasilly Chair, Chicago Tribune Tower dan Cantilever Chair. Pergerakan lainnya adalah de Stijl di Belanda, de stijl ialah pergerakan seni di Belanda yang dimulai tahun 1917 belakangan gaya de Stijl-lah yang akan banyak memengaruhi gaya desain dari Bauhaus , de Stijl dikenal juga dengan nama neoplasticism. Pada awalnya de Stijl ialah sebuah jurnal yang dipelopori oleh
Arsitektur Modern dan Postmodern Page 6

UJIAN TENGAH SEMESTER

TSA III

seorang pelukis dan kritikus seni Theo van Doesburg, baru kemudian Piet Mondrian, Bart van Der Leck, Gerrit Rietvield, J.J.P Oud dan seniman seniman lainnya bergabung dalam de Stijl. Filosofi seni yang menjadi dasar pekerjaan kelompok ini ialah New Plastic Art. De Stijl sedikit banyak terpengaruh oleh gaya cubisme, mysticism serta ideal geometric dari golongan neoplatonic . Para seniman de Stijl coba mengekspresikan keidealan impian serta keharmonisan spiritual serta tatanan dengan cara mengajukan suatu abstraksi dan keuniversalan dengan menyederhanakan bentuk dan warna dalam desain desain mereka. Mereka menyederhanakan susunan visual berdasar arah vertikal dan horisontal, dan memakai hanya warna pokok serta hitam putih. Hal tersebut dapat dilihat dalam beberapa contoh karya mereka, seperti Rietvield Schroeder House serta Red Blue Chair . Gaya de Stijl seperti yang telah disebutkan di awal, telah memengaruhi gaya dari Bauhaus serta gaya arsitektur Internasional, dan juga gaya desain interior dan fashion desain dunia. 2.2 Arsitektur Modern Arsitektur modern timbul karena adanya kemajuan dalam bidang teknologi yang membuat manusia cenderung untuk sesuatu yang ekonomis, mudah dan bagus. Hal itu dapat dilihat dari adanya penemuan penemuan seperti dinamit yang memudahkan manusia untuk menggali lubang atau penggunaan mesin yang dapat mempercepat produksi dan menghemat tenaga manusia. Arsitektur modern umumnya ditandai dengan penyederhanaan bentuk dan penciptaan ornamen dari struktur dan tema bangunan. Ini adalah istilah yang digunakan untuk gerakan menyeluruh, dengan definisi yang tepat dan ruang lingkup luas yang bervariasi. Dalam arti lebih luas, arsitektur modern mulai pada pergantian abad ke-20 dengan upaya untuk
Arsitektur Modern dan Postmodern Page 7

UJIAN TENGAH SEMESTER

TSA III

mendamaikan prinsip-prinsip yang mendasari desain arsitektur dengan kemajuan teknologi yang cepat dan modernisasi masyarakat. Adanya Revolusi Industri , mendorong penemuan semakin menunjang ketersediaan bahan-bahan teknik bangunan baru. Menurut sejarahnya, bangunan baru seperti besi , baja , dan kaca lembaran sehingga Arsitektur Modern sebelum Perang Dunia I dimulai dengan adanya pengaruh Art Nouveau yang banyak menampilkan keindahan plastisitas alam, dilanjutkan dengan pengaruh Art Deco yang lebih mengekspresikan kekaguman manusia terhadap kemajuan teknologi. Konsep tersebut kemudian dimanifestasikan ke dalam media arsitektur dan seni, serta gaya hidup. Tema-tema umum arsitektur modern meliputi:

gagasan bahwa " Bentuk mengikuti fungsi ", sebuah diktum awalnya diungkapkan oleh awal Frank Lloyd Wright mentor Louis Sullivan , yang berarti bahwa hasil dari desain harus langsung berasal dari tujuan yang dibutuhkan

kesederhanaan dan kejelasan bentuk dan penghapusan "detail yang tidak perlu" ekspresi visual yang struktur (yang bertentangan dengan

menyembunyikan elemen struktural)

konsep terkait " Kebenaran untuk bahan ", yang berarti bahwa sifat sejati atau penampilan alami dari bahan yang harus dilihat bukan disembunyikan atau diubah untuk mewakili sesuatu yang lain

penggunaan bahan industri yang diproduksi, adopsi dari estetika mesin khususnya dalam modernisme International Style, penekanan visual pada garis-garis horizontal dan vertikal

Sedangkan Ciri-ciri arsitektur modern adalah sebagai berikut :

Arsitektur Modern dan Postmodern

Page 8

UJIAN TENGAH SEMESTER * Asimetris * Orientasi pola horizontal * Atap datar * Tidak ada cornice /profil atap * Bentuk Kotak * Halus * Penampian efisien * Sudut lengkung * Jendela Kaca * Aluminium dan stainless steel trim pada pintu dan jendela * Panel mengkilap * Baluster metal * Deretan jendela atau garis-garis * Sedikit atau tidak ada hiasan * Denah terbuka

TSA III

2.2.1 Langgam Arsitektur Modern Dalam arsitektur modern, mengenal beberapa bagian yang memiliki gaya karakteristik arsitektur yang berbeda-beda. Bagian-bagian itu adalah : 1. Arsitektur modern/ gaya modern suatu istilah yang diberikan kepada sejumlah bangunan dengan gaya karakteristik serupa, yang mengutamakan kesederhanaan bentuk dan menghapus segala macam ornamen

Arsitektur Modern dan Postmodern

Page 9

UJIAN TENGAH SEMESTER 2. Arsitektur Constructivist

TSA III

suatu bentuk arsitektur modern yang melambangkan Perserikatan Soviet berlangsung dalam periode 1920 dan awal 1930. Di kombinasikan dengan teknologi dan pengetahuan rancang bangun. Desain tidak dibangun dengan menggunakan kaca dan baja melainkan besi.

3. Arsitektur Art Nouveau art nouveau memperlihatkan ciri khasnya dengan

hampir di seluruh bagian eropa. Ironisnya. Seni Nouveau kebanyakan dibangun menggunakan bahan material kaca dan jarang memakai bahan material besi ataupun baja. Dinamis, mengalir, kurva dan berombak-ombak " cambukan" merupakan irama bentuk dari Seni Nouveau. Corak yang lain adalah pemakaian parabol dan hiperbola. Seni Nouveau adalah gaya yang menggunakan material baru seperti kaca permukaannya abstrak dan disain yang murni. 4. Arsitektur Brutalisme Bangunan brutalist pada umumnya dibentuk dengan membentur blockish, geometris, dan bentuk berulang, dan sering juga mengulang bentuk tapi tanpa adanya ornamen. Tidak semua bangunan brutalist dibentuk dari beton. Sebagai gantinya, bangunan dapat mencapai Mutu brutalist melalui

Arsitektur Modern dan Postmodern

Page 10

UJIAN TENGAH SEMESTER

TSA III

suatu bahan yang keras dengan penampilan bagunan dan material strukturnya terbuat dari beton. 5. Arsitektur Ekspresionis Gaya ini di karakterisi oleh oleh awal modernisme di adopsi dari novel-novel sangat dan tidak roman-roman, lazim dengan terkadang terlihat

menggunakan bahan dari batu bata, baja dan terutama kaca.

6. Arsitektur Futuristik Arsitektur Futuristik atau futurisme dimulai pada awal abad ke 20 dengan bentuk bangunan yang ditandai oleh anti -historicism dan garis panjang mendatar, kecepatan, emosi dan urgensi yang artistik. Pada umumnya ditandai dengan membentuk ketajaman, bentuk dinamis, kontras kuat dan penggunaan material yang berguna.

7. Arsitektur Fungsional
Arsitektur Modern dan Postmodern Page 11

UJIAN TENGAH SEMESTER

TSA III

prinsip arsitek yang mendisain suatu bangunan didasarkan pada tujuan dan fungsi bangunan tersebut. bangunan yang mengikuti fungsi' untuk menangkap suatu ukuran, ruang dan karakteristik dalam bangunan harus terlebih dahulu di tujukan semata-mata kepda fungsi dari bangunan tersebut

8. International Style Gaya Internasional yang khas pada umumnya terdiri dari berikut: 1. Bentuknya segi-empat atau penyiku. 2. Berbentuk kubus sederhana " segiempat panjang yang menekan" 3. Jendela yang berjalan di atas garis horisontal dan membentuk suatu garis beraturan. 4. Semua bagian muka gedung penjuru bersudut 90 derajat dan bertingkat 9. Arsitektur Organik suatu filosofi arsitektur yang mempromosikan

keselarasan antara tempat tinggal manusia dan dunia alam melalui disain mendekat dengan baik pada lokasi bangunan, perabot, dan lingkungan menjadi bagian dari suatu komposisi dan dipersatukan juga saling berhubungan.

Diilhami dari alam Membantang pada suatu oganisme Mengikuti arus dan menyesuaikan diri
Arsitektur Modern dan Postmodern Page 12

UJIAN TENGAH SEMESTER Mencukupi kebutuhan sosial, fisik dan rohani Tumbuh keluar dan unik Menandai jiwa muda dan kesenangan Mengikuti irama 2.2.2 Tokoh Tokoh Arsitektur Modern Le Corbusier

TSA III

Charles-douard Jeanneret, lebih dikenal sebagai Le Corbusier (6 Oktober 1887 - 27 Agustus 1965), adalah seorang kelahiran Swiss Perancis yaitu seorang arsitek , desainer , Urbanis , penulis dan pelukis , yang juga terkenal sebagai salah satu dari pelopor apa yang sekarang disebut dengan arsitektur modern. Dia adalah pelopor penduduk kota yang padat. Le Corbusier paling berpengaruh di bidang perencanaan kota , dan merupakan anggota pendiri Congres International d'Arsitektur Moderne (CIAM). Le Corbusier menggambarkan kota masa depan yang terdiri dari bangunan apartemen besar terisolasi di sebuah taman yang teratur seperti pada pilotis . Teori-teori Le Corbusier banyak diadopsi oleh pendiri perumahan publik di Eropa Barat dan Amerika Serikat. Untuk desain dari bangunan itu sendiri, Le Corbusier mengkritik usaha apa pun yang menggunakan ornament pada bangunan. Struktur spartan besar di kota-kota, tetapi tidak 'dari' kota, telah banyak dikritik karena membosankan dan tidak ramah untuk pejalan kaki. Le Corbusier sangat dipengaruhi oleh masalah yang ia lihat di kota-kota industri pada pergantian abad (yaitu, dari tanggal 19 ke abad ke-20). Dia berpikir bahwa teknik industri perumahan menyebabkan crowding, kotor, dan kurangnya pemandangan moral. Ia adalah seorang pemimpin modernis
Arsitektur Modern dan Postmodern Page 13

dalam

studi

desain

tinggi

modern

dan

didedikasikan untuk menyediakan kondisi kehidupan yang lebih baik bagi

UJIAN TENGAH SEMESTER gerakan untuk menciptakan kondisi kehidupan yang

TSA III

lebih

baik

dan

masyarakat yang lebih baik melalui konsep-konsep perumahan. Sebagai contoh tindakan nyatanya adalah ketika dia menjabat sebagai pejabat Perancis, ia berhasil dalam menangani kemelaratan daerah kumuh Paris dan Le Corbusier mencari cara yang efisien untuk membangun rumah bagi sejumlah besar orang dalam menanggapi krisis perumahan percaya bahwa perkotaan. Dia bentuk-bentuk arsitektur modern akan memberikan solusi

organisasi baru yang akan meningkatkan kualitas hidup kelas bawah.

Contoh beberapa bangunan hasil karya Le Corbusier Monumen Tangan Terbuka adalah salah satu dari sejumlah proyek di Chandigarh , India, dirancang ole Le Corbusier

Pusat Le Corbusier (Heidi Weber Museum) di Zurich Seefeld ( Zrichhorn )

Villa Savoye

Arsitektur Modern dan Postmodern

Page 14

UJIAN TENGAH SEMESTER

TSA III

Majelis bangunan, Chandigarh , India

Museum Jepang

Nasional Seni Barat di Tokyo ,

Walter Gropius
Walter Adolph Georg Gropius (18 Mei 1883 - 5 Juli 1969) adalah seorang arsitek kelahiran Berlin, Jerman dan pendiri Bauhaus Sekolah bersama dengan Ludwig Mies van der Rohe dan Le Corbusier , secara luas dianggap sebagai salah satu master perintis dari arsitektur modern. Rekomendasi Henry Van De Velde untuk Gropius untuk menggantikannya memimpin Bauhaus akhirnya mengangkat Gropius sebagai master sekolah pada tahun 1919. Inilah akademi yang mengunbah Gropius menjadi terkenal di dunia Bauhaus. Pada tahun 1923, Gropius mendesain gagang pintu yang terkenal, dan sekarang dianggap sebagai ikon dari abad ke-20, desain sering tercantum sebagai salah satu desain yang paling berpengaruh muncul dari Bauhaus. Ia juga dirancang proyek perumahan berskala besar di Berlin , Karlsruhe dan Dessau di 1926-32 yang mempunyai kontribusi besar untuk gerakan
Arsitektur Modern dan Postmodern Page 15

UJIAN TENGAH SEMESTER

TSA III

Objektivitas Baru, termasuk sumbangan ke Siemensstadt proyek di Berlin. Pada tahun 1913, Gropius menerbitkan sebuah artikel tentang "Pengembangan Industri Bangunan," yang didalamnya terdapat sekitar selusin foto-foto pabrik dan lift gandum di Amerika Utara. Sebuah teks yang sangat berpengaruh, pada artikel ini memiliki pengaruh yang kuat pada modernis Eropa. Contoh beberapa bangunan hasil karya Walter Gropius : Bauhaus (1925-1926 dibangun) di Dessau, Jerman

Gropius Haus (1938) di Lincoln, Massachusetts

Ludwig Mies van der Rohe


Ludwig Mies van der Rohe (27 Maret 1886 - 17 Agustus 1969) adalah seorang arsitek kelahiran Aachen, Jerman. Dia lebih dikenal dengan sebutan Mies. Ludwig Mies van der Rohe, bersama dengan Walter Gropius dan Le Corbusier , secara luas dianggap sebagai salah satu master perintis arsitektur modern. Mies berusaha untuk mendirikan sebuah gaya arsitektur baru yang bisa mewakili zaman modern seperti klasik dan Gothic pernah lakukan untuk era

Arsitektur Modern dan Postmodern

Page 16

UJIAN TENGAH SEMESTER mereka sendiri. Dia menciptakan gaya arsitektur abad

TSA III

ke-20 ekstrim

yang dan

berpengaruh,

menyatakan

dengan

kejelasan

yang

kesederhanaan. Bangunan yang

matang dengan memanfaatkan bahan-

bahan modern seperti industri baja dan kaca piring untuk mendefinisikan ruang interior. Mies mengejar misi seumur hidup yaitu ambisius untuk menciptakan sebuah bahasa arsitektur baru yang dapat digunakan untuk mewakili era baru teknologi dan produksi. Dia melihat kebutuhan untuk arsitektur ekspresif dan selaras dengan zamannya, seperti arsitektur Gothic adalah untuk era spiritualisme. Dia menerapkan proses desain disiplin menggunakan pikiran rasional untuk mencapai tujuan spiritualnya. Dia percaya bahwa konfigurasi dan pengaturan setiap elemen arsitektur harus berkontribusi ke ekspresi terpadu. Arsitektur Mies 'diciptakan pada tingkat tinggi dari abstraksi, dan deskripsi sendiri dengan prinsip-prinsip umum yang sengaja meninggalkan banyak ruang untuk interpretasi. Namun bangunan itu juga tampak sangat langsung dan sederhana bila dilihat secara pribadi. Setiap aspek arsitektur, dari konsep keseluruhan detail terkecil, mendukung upaya untuk mengungkapkan zaman modern. Kedalaman makna yang disampaikan oleh karyanya, melampaui kualitas estetikanya, telah menarik banyak filsuf dan pemikir kontemporer teoritis untuk terus lebih mengeksplorasi dan berspekulasi tentang arsitektur nya. Pemikiran modernis Mies 'dipengaruhi banyak gerakan desain dan seni. Dia selektif mengadopsi ide-ide teoritis seperti kredo estetika Konstruktivisme Rusia dengan ideologi mereka "efisien" konstruksi patung menggunakan bahan-bahan industri modern. Mies ditemukan dalam penggunaan bentuk-bentuk bujursangkar yang sederhana dan planar, garis yang bersih, menggunakan warna murni, dan perluasan ruang di sekitar dan di luar dinding interior diuraikan oleh kelompok De Stijl Belanda. Secara khusus, lapisan fungsional sub-ruang dalam sebuah ruang secara keseluruhan dan artikulasi yang berbeda dari bagian seperti yang diungkapkan oleh Gerrit Rietveld. Contoh hasil karya bangunan Ludwig Mies :
Arsitektur Modern dan Postmodern Page 17

UJIAN TENGAH SEMESTER

TSA III

Martin Luther King Jr Memorial Library , Washington.

SR Crown Aula di kampus Illinois Institute of Technology adalah National Historic Landmark

Barcelona Pavilion (rekonstruksi)

3.2.3 Karya Arsitektur Modern 1. Bauhaus Bauhaus, adalah sebuah sekolah seni dan desain di Jerman dengan pendirinya yaitu Walter Gropius. Tempat yang sangat berpengaruh dan
Arsitektur Modern dan Postmodern Page 18

UJIAN TENGAH SEMESTER

TSA III

terkenal dengan keunikan gabungan antara seni dan teknik dalam produksi massal, yang dalam perkembangannya lebih dikenal sebagai nama sebuah gaya seni tersendiri. Bauhaus bergerak dalam seni artistektur, yaitu Utopia, berdasar pada idealisme dari bentuk yang sederhana dan fungsi yang lugas, dan sebuah kepercayaan bahwa mesin perekonomian dapat membawa secara elegan benda - benda yang telah didesain menjadi milik massa, menggunakan teknik - teknik dan material - material yang digunakan secara khusus untuk penggunaan pabrik dan manufaktur massal, seperti baja, beton, krom, kaca, dan lain sebagainya. Fitur unik dari Bauhaus adalah penggabungan metode kerajinan tangan dan produksi industri. Kerajinan tangan dianggap sebagai langkah pertama yang penting dalam pelatihan Insinyur, arsitek, dan desainer industry. Gaya desain Baushaus berhutang besar pada grup De Stijl, dimana sebagian bergabung pada sekolah sebagai pengajar. Pemikiran Form follows function juga diutamakan, mengutamakan penggunaan langsung dan jujur terhadap material sebagai jalan paling fungsional dalam desain. Kondisi Fisik Bauhaus Bangunan Bauhaus menetapkan sebuah landmark dari sebuah sejarah arsitektur, meskipun Bauhaus telah berdiri pada rancangan awal dari sang arsitek, sebagus outline dan konsep dari Frank Lloyd Wright. Bauhaus terdiri dari 3 sayap atau jembatan yang berhubungan. Sekolah dan workshop dihubungkan melalui 2 jembatan, yang jaraknya mencapai jalan dari Dessau. Kantor administrasinya berada pada level lebih rendah dari jembatan, dan level atas digunakan untuk kantor privat dari 2 arsitek, yaitu Walter Gropius dan Adolf Meyer, yang dapat digambarkan sebagai kapten dari sebuah kapal yang
Arsitektur Modern dan Postmodern Page 19

UJIAN TENGAH SEMESTER

TSA III

mengkomando jembatan. Asrama dan bangunan sekolah dihubungkan sepanjang sayap dimana hall dan ruang makan berada, dengan panggung diantaranya. Struktur dari Bauhaus terdiri dari sebuah sistem kaca sayap penghubung dan dipikirkan dengan cermat, yang cocok ke sistem operasi internal sekolah. Konstruksi teknik dari bangunan ditunjukkan dengan pengembangan teknologi terbaru. Kulit luar pengerjaan dinding beton, bentuk jamur langit-langit di level lebih rendah, dan lantai ditutup dengan aspal tile. 2. Pusat Le Corbusier

Pusat Le Corbusier atau Heidi Weber Museum adalah sebuah museum seni di Zrich ( Swiss ) yang didedikasikan untuk karya arsitek Swiss Le Corbusier . Pada tahun 1960, Heidi Weber memiliki visi untuk membangun sebuah museum yang dirancang oleh Le Corbusier. Bangunan ini harus menunjukkan karya seninya dalam lingkungan yang ideal diciptakan oleh arsitek sendiri. Ini adalah bangunan terakhir yang dirancang oleh Le Corbusier menandai
Arsitektur Modern dan Postmodern Page 20

UJIAN TENGAH SEMESTER

TSA III

perubahan radikal atas prestasinya menggunakan beton dan batu, dibingkai dalam baja dan kaca, pada tahun 1960 dibuat sebagai rambu untuk masa depan. Le Corbusier membuat penggunaan intensif dari elemen baja prefabrikasi dikombinasikan dengan multi-warna piring enamel dipasang pada inti pusat, dan di atas kompleks ia merancang atap 'bebas-mengambang' untuk menjaga rumah terlindung dari hujan dan matahari. Pada tahun 1960 Le Corbusier diamanatkan oleh Heidi Weber, seorang kolektor seni Swiss dan pelindung, untuk mengambil gedung pameran publik. Satu tahun kemudian, gambar pertama untuk sebuah bangunan yang akan dibangun di beton disajikan, pada tahun 1962 konsep itu berubah menjadi bangunan baja. Dua tahun kemudian konstruksi dimulai, pada tahun 1965 Le Corbusier meninggal, dan pada tanggal 15 Juli 1967, Pusat Le Corbusier diresmikan. Unsur arsitektur paling menonjol, atap, terdiri dari dua bagian persegi, setiap sisi memiliki permukaan 12 12 meter x (39 kaki). Total permukaan tanah ukuran 12 x 26,3 meter (86 kaki), yang terdiri dari lembaran logam dilas dan memiliki berat 40 ton. Atap itu prefabrikasi dan selanjutnya, dalam unit kemungkinan terbesar, diangkut ke lokasi pembangunan, di mana ia berkumpul di tanah. Kedua bagian akhirnya dilas atap kemudian diangkat ke ketinggian akhir mereka (9 meter (30 ft)) oleh crane dan tetap pada pilar. Dengan frame demikian selesai, proses konstruksi diuntungkan dari perlindungan atap independen yang pada waktu itu sudah di tempat yang tepat. Ini terdiri dari kubus 2,26 meter x 2,26 (7,4 ft) yang berkumpul di situs. Dinding, jendela, plafon dan lantai kemudian disekrup ke rangka baja. Dinding terdiri dari panel berukuran 1,13 meter diemail (3,7 kaki) x 2,26 meter (7,4 kaki). Penempatan panel ini enamel direncanakan menurut sistem berirama tertentu. Akhirnya, seluruh bangunan kompleks ditempatkan pada lantai dasar beton. Bangunan ini memiliki dua lantai - lima tunggal dan satu ganda bertingkat-bertingkat kamar. Ketika membangun kompleks bangunan, lebih dari 20.000 baut digunakan.

Arsitektur Modern dan Postmodern

Page 21

UJIAN TENGAH SEMESTER 3.Villa Savoye

TSA III

Le Corbusier mengangkat sebagian besar struktur dari tanah, mendukung dengan pilotis - beton bertulang panggung. Pilotis ini, dalam memberikan dukungan struktural untuk rumah, memungkinkan dia untuk menjelaskan dua titik berikutnya: gratis faade , yang berarti non-mendukung dinding yang dapat dirancang oleh arsitek, dan rencana lantai terbuka, yang berarti bahwa ruang lantai bebas untuk dikonfigurasi ke dalam kamar tanpa keprihatinan untuk mendukung dinding. Lantai kedua dari Villa Savoye termasuk potongan pita panjang jendela yang memungkinkan pandangan tidak terbebani dari hijau yang halaman besar sekitarnya, dan yang merupakan titik keempat sistemnya. Titik kelima adalah taman atap untuk mengimbangi kawasan dikonsumsi oleh bangunan dan menggantikannya di atap. Sebuah jalan naik dari tingkat dasar ke atap teras lantai tiga memungkinkan untuk pejalan kaki arsitektur melalui struktur. Pagar tubular putih mengingatkan industri "lautkapal" estetika yang banyak dikagumi Le Corbusier. Seolah-olah untuk menempatkan tanda seru setelah penghormatan Le Corbusier untuk industry modern 3.2.4 Filosofi Arsitek Modern
1. Mies Van Der Rohe merupakan salah satu arsitek yang telah ikut berperan

serta didalam dunia Arsitektur Modern, dimana dalam setiap karyanya, bangunan yang dihasilkan lebih sering mengacu pada dirinya sendiri dan tak jarang pada setiap ciptaannya selalu melekat dan dijiwai oleh pernyataan LESS is MORE. Salah satu karyanya yang terkenal adalah Seagram Building, New York yang dirancang sedemikian mewah dengan clad yang terbuat dari perunggu padu, dinding-dinding kaca, baja yang diekspos penampilannya. Dapat dikatakan bahwa setiap detail dari Seagram Building ini di desain khusus, sehingga keberhasilan Mies Van Der Rohe terdapat pada
Arsitektur Modern dan Postmodern Page 22

UJIAN TENGAH SEMESTER

TSA III

pengolahan fasade bangunan. Pernyataan Less is More sendiri pada jaman sekarang diterapkan pada bangunan minimalis. 2. Frank Lloyd Wright mengungkapkan bahwa setiap permasalahan dengan alam. Seperti Bangunan halnya haruslah yang

arsitektur yang muncul memiliki solusi yang selalu berhubungan efisien, tenang, selaras, bijaksana, dan fungsional. alam memberi ketenangan dan kenyamanan bagi manusia, bila diganggu akan merugikan manusia itu sendiri. Dengan filosofi seperti demikian frank dapat menghasilkan berbagai karya arsitektural yang inovatif dan tidak terduga di pikiran kita. Seperti pada karyanya falling water yang disana frank mengalami kesulitan dan tantangan yaitu berupa keadaan alam yang begitu ekstrim, tetapi frank tetap dapat menyelesaikannya 3.2.5 Tanggapan Adanya kemajuan teknologi, berkembangnya ilmu pengetahuan dan pemikiran yang tidak lagi berbau klasik membuat perubahan terjadi pada banyak bidang, termasuk arsitektur. Arsitektur mendapat pengaruh modernisasi dari perkembangan zaman dan masyarakatnya lewat penyederhanaan bentuk atau ornamen-ornamen pada bangunan seperti pada zaman gothic atau yunani. Kemajuan teknologi yang didukung dengan berubahnya sebuah Negara menjadi Negara industrialisasi pasca revolusi industry, menghasilkan beberapa bahan bangunan yang bisa menciptakan bangunan dengan sistem struktur yang baru dan inovatif. Bahan bangunan sudah menggunakan beton, baja, kaca dan lain-lain. Era arsitektur modern yang berkembang sejak abad 20 an itu, menyimpulkan beberapa gagasan soal arsitektur. Sempat didapatkan bahwa bentuk dari bangunan akan mengikuti fungsinya (sesuai yang diungkapkan Frank Lloyd Wright kemudian juga penghapusan detailArsitektur Modern dan Postmodern Page 23

UJIAN TENGAH SEMESTER

TSA III

detail yang tidak perlu pada bangunan. Menurut saya sendiri, pengahapusan detail-detail pada jaman klasik dan gothic dimana sangat dominan dengan ukiran-ukirannya memang perlu dilakukan. Karena pada saat itu dunia memang sedang mengalami era spiritual berbeda dengan keadaan dunia sekarang yang colonial yang kondisi masyarakatnya tidak lagi bertengger pada masa selalu membutuhkan monumentalistik, maka memang

sepantasnya dirancang bentuk-bentuk bangunan yang lebih unik lewat fasadnya, penyederhanaan dari bentuk, juga sistem struktur yang mempunyai potensi timbal balik dengan lingkungannya daripada harus memberikan ornamen-ornamen yang terlalu detail pada bangunan. Penekanan garis horizontal dan vertical pada jaman modern juga memberikan ekspresionisme pada bangunan atau memancarkan pesan tersendiri. Singkatnya adanya perubahaan gaya hidup dunia atau modernisasi mampu juga mengubah gaya arsitektur bangunan dunia (arsitektur modern), kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan yang terus berkembang akan semakin membawa karakteristik arsitektur dunia ke arah yang lebih maju dan tentunya berpotensi juga bagi lingkungan. BAB III FENOMENA POSTMODERN DAN ARSITEKTUR POST MODERN 3.1 Postmodern Dunia saat ini sedang bergejolak, modernism dianggap sudah usang dan harus diganti dengan paradigma baru yaitu post modernism. Postmodernism adalah suatu pergerakan ide yang menggantikan ide-ide zaman modern (yang mengutamakan rasio, objektivitas, dan kemajuan). Post modern ingin memiliki cita-cita ingin meningkatkan kondisi ekonomi dan sosial, kesadaran akan peristiwa sejarah dan perkembangan dalam bidang penyiaran. Postmodern mengkritik modernism yang dianggap telah menyebabkan desentralisasi di bidang ekonomi dan teknologi, apalagi hal ini ditambah dengan pengaruh
Arsitektur Modern dan Postmodern Page 24

UJIAN TENGAH SEMESTER

TSA III

globalisasi. Selain itu, postmodern menganggap media yang ada saat ini hanya berkutat pada masalah yang sama dan saling meniru satu sama lain. 3.1.2 Fenomena Postmodern Postmodernisme lahir di St. Louis, Missouri, 15 Juli 1972, pukul 3:32 sore. Ketika pertama kali didirikan, proyek rumah Pruitt-Igoe di St. Louis di anggap sebagai lambang arsitektur modern. Yang lebih penting, ia berdiri sebagai gambaran modernisme, yang menggunakan teknologi untuk menciptakan masyarakat utopia demi kesejahteraan manusia. Tetapi para penghuninya menghancurkan bangunan itu dengan sengaja. Pemerintah mencurahkan banyak dana untuk merenovasi bangunan tsb. Akhirnya, setelah menghabiskan jutaan dollar, pemerintah menyerah. Pada sore hari di bulan Juli 1972, bangunan itu diledakkan dengan dinamit. Menurut Charles Jencks, yang dianggap sebagai arsitek postmodern yang paling berpengaruh, peristiwa peledakan ini menandai kematian modernisme dan menandakan kelahiran postmodernisme. Masyarakat kita berada dalam pergolakan dan pergeseran kebudayaan. Seperti proyek bangunan Pruitt-Igoe, pemikiran dan kebudayaan modernisme sedang hancur berkeping-keping. Ketika modernisme mati di sekeliling kita, kita sedang memasuki sebuah era baru - postmodern. 3.1.3 Pengertian Postmodern Menurut Jean Baudrillard dalam buku Dr. Munir Fuady,2005 : Postmodern adalah meleburnya batas wilayah dan pembedaan antar budaya tinggi dengan budaya rendah, antara penampilan dan kenyataan, dan segala oposisi biner lainnya yang selama ini dijuntung tinggi oleh teori sosial dan filsafat konvensional. Dengan demikian, postmodern secara umum adalah proses dediferensiasi dan munculnya peleburan di segala bidang

Arsitektur Modern dan Postmodern

Page 25

UJIAN TENGAH SEMESTER

TSA III

Menurut Jean Francois Lyotard dalam buku Dr. Munir Fuady,2005 : Post modern merupakan intensifikasi yang dinamis, yang merupakan upaya terus menerus untuk mencari kebaruan, eksperimentasi dan revolusi kehidupan, yang menentang dan tidak percaya pada segala bentuk narasi besar, berupa penolakannya terhadap filsafat metafisis, filsafat sejarah, dan segala bentuk pemikiran totalitas, seperti Hegelian, Liberalisme, Marxisme, dan lain-lain. Postmodern dalam bidang filsafat dapat diartikan segala bentuk refleksi kritis atas paradigma modern dan atas metafisika pada umumnya Menurut Pauline Rosenau (1992) mendefinisikan Postmodern secara gamblang dalam istilah yang berlawanan antara lain: Pertama, postmodernisme merupakan kritik atas masyarakat modern dan kegagalannya memenuhi janjijanjinya. Juga postmodern cenderung mengkritik segala sesuatu yang diasosiasikan dengan modernitas.Yaitu pada akumulasi pengalaman peradaban Barat adalah industrialisasi, urbanisasi, kemajuan teknologi, negara bangsa, kehidupan dalam jalur cepat. Namun mereka meragukan prioritasprioritas modern seperti karier, jabatan, tanggung jawab personal, birokrasi, demokrasi liberal, toleransi, humanisme, egalitarianisme, penelitian objektif, kriteria evaluasi, prosedur netral, peraturan impersonal dan rasionalitas. Kedua, teoritisi postmodern cenderung menolak apa yang biasanya dikenal dengan pandangan dunia (world view), metanarasi, totalitas, dan sebagainya.

3.2 Arsitektur Postmodern


Pemunculan post modern tidak bisa dipisahkan dari aspek yang berlaku sebelumnya yakni arsitektur modern. Arsitektur modern yang sudah berjalan selama Arsitektur Modern dan Postmodern Page 26

UJIAN TENGAH SEMESTER

TSA III

lebih kurang setengah abad mulai mencapai titik kejenuhan. Konsep-konsep yang terlalu logis dan rasional serta kurangnya memperhatikan nilai-nilai sosial, lingkungan dan emosi yang ada dalam masyarakat mendapat berbagai kritik dan tanggapan artinya arsitektur modern lebih cenderung untuk memperhatikan bagaimana caranya manusia harus hidup dan kurangnya perhatian terhadap kehidupan manusia yang sebenarnya (bersifat sepihak). Karya-karyanya pun sangat kaku, membosankan dan tidak memiliki identitas, karena mempunyai langgam yang sama pada hampir semua jenis bangunan di berbagai tempat. Kelompok arsitek baru kemudian bertekad untuk menetapkan suatu dasar filsafat dan format baru yang lebih luas bagi desain. Dalam usahanya untuk suatu perbendaharaan arsitektur yang baru, maka para arsitek yang baru ini berpaling pada sumber-sumber yang beragam sifatnya dahulu dihindari, seperti Rennisance-Itali, Barok-Jerman, Las Vegas dan lainnya. Pada tanggal 15 Juli 1972, blok-blok perumahan di Pruitt Igoe dan peninggalan arsitektur modern diruntuhkan. Ada yang menganggap tanggal tersebut resmi sebagai matinya arsitektur modern. Dalam beberapa waktu, perdebatan para kalangan arsitek telah disadari oleh masyarakat sehingga para arsitek baru mulai mencoba mengadakan komunikasi di antara bangunan, masyarakat dan lingkungan. Kemudian kelompok baru mulai mengemukakan pandangan-pandangannya yakni sadar berpilih-pilih tentang tata hubung antara bentuk dan isi dan sangat peka terhadap preseden sejarah dan kebudayaan. 3.2.1 Pengertian Arsitektur Postmodern

Arsitektur Postmoderen adalah: - Menembus batas, melewati spesies. - Meninjau masa lalu. - Meninjau masa datang dengan ironi - Arsitektur yang menyatukan seni dan ilmu. - Koreksi dari kesalahan arsitektur moderen. - Arsitektur yang melepaskan diri dari aturan moderenisme. - Anak dari arsitektur moderen. - Regionalisme yang mengganti internasionalisme. - Representasi fiksional yang menggantikan bentuk geometris. - Representasi fiksional untuk menunjukkan eksklusivitas bangunan dalam
Arsitektur Modern dan Postmodern Page 27

UJIAN TENGAH SEMESTER istilah fungsi dan bekerja dalam seni bangunan.

TSA III

- Bukan simbol dari mesin dan konstruksi sebagai bagian dari proses arsitektur, namun terdiri dari semua tanda terdekat dari desain yang berurutan. - Keindahan dan estetika menggantikan teknologi, menggambarkan dunia imajinasi lebih untuk membawa kepada dunia baru yang lebih berani. - Berusaha mengembalikan ingatan masa lalu , mengekploitasi sejarah untuk menimbulkan efek-efek yang lebih menarik. - Dapat melihat bangunan lebih relatif dengan aspek sejarah, regional, serta memberikan penghargaan yang lebih pada lingkungan. - Menyangkal referensi sendiri yang dapat menemukan style dari moderen. - Membangun cita rasa keindahan baru yang jauh dari realitas hidup, fiksi lebih baik dari fungsionalitas. Secara garis besar era arsitektur postmoderen dibagi menjadi 2 bagian utama yaitu: - Arsitektur Purna moderen. - Arsitektur Pasca moderen dibagi menjadi: o Late moderen. o Neomoderen. o Dekonstruksi. Ciri-ciri dan Pokok Arsitektur Post Modern Post modern ditandai dengan timbulnya kembali bentuk-bentuk klasik, mengolah bangunan tradisi (vernakular) dan memperbaiki fungsinya. Ciri-ciri dari post modern ini antara lain: Aspek penyatuan dengan lingkungan dan sejarah, juga menyesuaikan

dengan situasi sekitar - Unsur-unsur yang dimasukkan tidak hanya berfungsi semata tetapi juga sebagai elemen penghias
Arsitektur Modern dan Postmodern Page 28

UJIAN TENGAH SEMESTER

TSA III

- Pemakaian elemen geometris, sederhana terlihat sebagai suatu bentuk yang tidak fungsional, tetapi ditonjolkan sebagai unsur penambah keselarasan dalam komposisi ataupun dekor. - Warnanya cenderung menor dan erotik, yang didominasi bukan oleh warna dasar tetapi oleh warna campuran yang banyak dipengaruhi pastel, kuning, merah dan biru ungu. - Mengandalkan komposisi hibrid yang menghalalkan orang untuk mengambil elemen-elemen college/pastich. Pokok Pikiran Arsitektur Post Modern Pokok-pokok pikiran yang dipakai oleh para arsitek post modern yang tampak dan ciri-ciri bangunannya yang membedakan dengan modern: 1. Tidak memakai semboyan Form Follow Function. Arsitektur post modern yang pernah ada untuk dimodifikasi sebagai kaya

mendefinisikan arsitektur sebagai sebuah bahasa dan oleh karena itu arsitektur tidak mewadahi melainkan mengkomunikasikan. Untuk arsitektur Post Modern yang dikomunikasikan adalah identitas regional, identitas kultural atau identitas historis. Hal-hal yang ada di masa silam itu yang dikomunikasikan, sehingga orang bisa mengetahui bahwa arsitektur itu hadir sebagai bagian dari perjalanan sejarah kemanusiaan, atau dapat pula dikatakan bahwa arsitektur post modern memiliki kepedulian yang besar kepada masa silam (the past) 2. Fungsi Yang dimaksud dengan fungsi di sini bukanlah aktivitas, bukan pula yang dikerjakan atau dilakukan manusia oleh manusia terhadap arsitektur (keduanya diangkat sebagai pengertian tentang fungsi yang lazim digunakan dalam arsitektur modern). Dalam arsitektur post modern yang dimaksud fungsi adalah peran dan kemampuan arsitektur untuk mempengaruhi dan
Arsitektur Modern dan Postmodern Page 29

UJIAN TENGAH SEMESTER

TSA III

melayani manusia. Yang dimaksud manusia bukan melakukan kegiatan, tetapi sebagai makhluk yang berfikir, bekerja, memiliki perasaan dan emosi, makhluk yang punya mimpi dan ambisi, memiliki nostalgia dan memori. Fungsi di sini adalah apa yang dilakukan arsitektur bukan apa yang dilakukan manusia dan dengan demikian fungsi bukan aktivitas. Dalam Posmo perancangan dimulai dengan melakukan analisa fungsi arsitektur, yaitu: a. Arsitektur mempunyai fungsi memberi perlindungan kepada manusia

(baik perlindungan terhadap nyawa maupun harta) b. Arsitektur memberikan perasaan aman, nyaman, nikmat. c. Arsitektur mempunyai fungsi untuk menyediakan dirinya dipakai manusia

untuk berbagai keperluan. d. Arsitektur memberikan kesempatan kepada manusia untuk bermimpi dan

berkhayal e. Arsitektur memberikan gambaran dan kenyatan yang sejujur-jujurnya

Sehingga dalam post modern yang ditonjolkan di dalam fungsinya itu adalah fungsi-fungsi metaforik (simbolik) dan historikal. 3. Bentuk dan Ruang

Di dalam post modern, bentuk dan ruang adalah komponen dasar yang tidak harus berhubungan satu menyebabkan yang lain (sebab akibat). Keduanya menjadi dua komponen yang mandiri, sendiri-sendiri, merdeka sehingga bisa dihubungan atau tidak. Yang jelas bentuk memang berbeda secara substansial, mendasar dari ruang. Ciri pokok dari bentuk adalah ada dan nyata/terlihat/teraba, sedangkan ruang mempunyai ciri khas ada dan tidak terlihat/tidak nyata. Kedua ciri ini kemudian menjadi tugas arsitek untuk mewujudkan. Dalam post modern bentuk menempati posisi yang lebih modern untuk menempati posisi yang lebih dominan daripada ruang.
Arsitektur Modern dan Postmodern Page 30

UJIAN TENGAH SEMESTER

TSA III

3.2.2 Langgam Arsitektur postmodern 1. Aliran histiricsm

Historicism adalah merupakan aliran arsitektur Post Modern yang paling awal munculnya. Penganut aliran ini ingin tetap menampilkan komponen-komponen bangunan yang berasal dari komponen-komponen klasik tetapi ditampilkan dengan penyelesaian yang modern, misalnya bentuk klasik yang dulunya menggunakan bahan dari kayu diganti dengan bahan beton tetapi diberikan ornamen, produk dari aliran Post Modern (historicism) ini yang paling berhasil terdapat di Jepang dan Italia. Suatu tradisi meniru model yang historical seperi faade suatu bangunan dibentuk seperti temple 2. Aliran straight revivalis

Pengikut aliran ini sulit menghilangkan langgam yang sudah mendarah daging dalam masyarakat, misalnya renaissance, gothic, roman, dll. Produk-produk aliran ini cenderung memiliki tingkat eklektikisme yang sangat tinggi. tanpa perubahan, mengulangi mentah mentah gaya sebelum fungsionalisme 3. Aliran neo vernacular

Produk-produk bangunan ini tidak murni menerapkan prinsip-prinsip bangunan vernacular, melainkan menampilkan karya-karya baru. sedangkan unsur-unsur vernacularnya hanya digunakan dalam penampilan visual bangunan, unsurunsur yang sering dipakai adalah : pemakaian atap miring batu bata sebagai elemen susunan masa yang indah. Mendapatkan unsur-unsur baru seperti yang ada pada bangunan setempat

Arsitektur Modern dan Postmodern

Page 31

UJIAN TENGAH SEMESTER

TSA III

Percampuran antara unsur setempat dengan teknologi modern tetapi masih didominasi oleh unsur setempat. 4. Aliran urbanist kota dengan bentuk-bentuk khusus yang sudah dikenal

Pembaruan

masyarakat. Mempunyai dua cirri khusus yang memiliki dua ciri yaitu a. ad hoc

Penambahan komponen baru pada suatu perancangan yang sedang dalam proses pengembangannya tanpa memikirkan posisi dan lokasi yang tepat b. kontekstual aspirasi ideal masyarakat, desain nya mengikuti

Berusaha melayani lingkungan sekitarnya. 5. Aliran methapor

Karya-karya rancangannya mengambil bentuk-bentuk alam yang fungsional dan mempunyai tanda-tanda atau symbol tertentu. Untuk itu pilihan mereka umumnya berupa referensi yang tersamar, sehingga tidak telihat kejanggalannya 6. Aliran post modern space

Difokuskan pada rancangan spatial interpenetration , dimana dua atau lebih ruang yang berlainan dapat digabung secara overlapping dan saling bertemu, sehingga menghasilkan aliran ruang yang menerus. Yang unik secara histories bersifat irrasional dan transformasional dalam kaitan terhadap keseluruhan bangunan. Pendukung aliran ini mencoba untuk mendefinisikan ruang lebih dari sekedar ruang abstrak dan menghasilkan arti ganda, keaneka ragaman dan kejutan. Dengan interpenetrasi dan pelapisan ruang akan menghasilkan ruang yang misterius , kompleks, dan penuh kejutan.
Arsitektur Modern dan Postmodern Page 32

UJIAN TENGAH SEMESTER 3.2.3 Tokoh-Tokoh Arsitektur Post modern Robert Charles Venturi, Jr

TSA III

Lahir 25 Juni 1925 di Philadelphia adalah seorang arsitek Amerika, pendiri utama dari perusahaan Venturi, Scott Brown dan Associates, dan salah satu tokoh utama dalam arsitektur abad kedua puluh. Bersama dengan istrinya dan mitra, Denise Scott Brown, ia membantu membentuk cara yang arsitek, perencana dan pengalaman siswa dan berpikir tentang arsitektur dan lingkungan binaan Amerika. Bangunan mereka, perencanaan, tulisan teoritis dan pengajaran telah memberi kontribusi pada perluasan wacana. Venturi dianugerahi Penghargaan Pritzker dalam Arsitektur pada tahun 1991. Ia juga dikenal untuk coining pepatah "Kurang adalah membosankan" sebagai penangkal untuk diktum terkenal modernis Mies van der Rohe yang "Kurang adalah lebih". Bangunan venturi itu biasanya mendekatkan sistem arsitektur, elemen dan bertujuan, untuk mengakui konflik sering melekat dalam suatu proyek atau situs. Ini "inklusif" pendekatan kontras dengan upaya modernis khas untuk menyelesaikan dan menyatukan semua faktor secara lengkap dan terstruktur secara kaku dan bekerja mungkin kurang fungsional dan sederhana seni. Keberagaman pada bangunan dari awal karir Venturi yang ditawarkan alternatif mengejutkan untuk praktek arsitektur saat itu, dengan bentuk "murni" (seperti Penn Utara Mengunjungi Markas Perawat), asimetri tampaknya kasual (seperti pada Vanna Venturi House), dan pop-gaya supergraphics dan geometri (misalnya, Rumah Lieb). Pekerjaan venturi bisa dibilang memberikan pengaruh utama pada waktu penting dalam karir arsitek Robert AM Stern, Philip Johnson, Michael Graves, Graham dan James Stirling Gund, antara lain. Venturi adalah Anggota dari American Academy di Roma, American Institute of Architects, American Academy of Arts dan Sastra dan Fellow Kehormatan dari Royal Institute of Architects Inggris.

Arsitektur Modern dan Postmodern

Page 33

UJIAN TENGAH SEMESTER

TSA III

Michael Graves
Lahir di Indianapolis tahun 1934. Menempuh studi di University of Cincinnati, Ohio dan Harvard University. Pada tahun 1964, ia membuka kantor sendiri di Princeton, New Jersey, dimana ia ditunjuk menjadi profesor di kota itu. Nama Graves pertama kali menjadi perhatian tahun 1972 melalui karya-karyanya, ia digolongkan dalam Five Architects, sebutan bagi kelompok yang terdiri dari Graves Eisenman, Gwathmey, Hejduk dan Meier (lazim disebut pula sebagai The New York Five). Karya-karya Graves menjadi terkenal berkat bentuk arsitekturalnya yang prima, karyanya juga banyak dipengaruhi banyak hal, diantaranya oleh Le Corbusier dan arsitektur neo-historisisme. Sebelumnya ia hanya dikenal melalui sketsa-sketsanya daripada karya bangunan. yang Karya-karyanya pada memadukan elemen-elemen klasik. Bentuk-bentuk digunakannya

umumnya sederhana, namun mampu menampakan ekspresinya secara jelas. Jika pada awalnya Graves lebih menekankan pada arsitektur rasional yang putih bersih, pada perkembangan selanjutnya ia lebih banyak dipengaruhi oleh langgam-langgam klasik yang paling awal yang menjadikan bangunannya lebih memiliki banyak ornamen-ornamen yang diambil dengan mereduksi dari bentuk aslinya, dan warnawarna bnagunannya beralih ke nada-nada pastel lembut. Michael Graves dianggap sebagai tokoh arsitektur purna modern yang penting pada masa kini. Michael Graves menggunakan simbol-simbol yang terkesan klasik, dengan menciptakan komposisi 'sculpture', bentuk tersebut muncul untuk mengatasi masalah biaya. 3.2.3 Karya Arsitektur Postmodern

Taman Spekulasi Kosmis

Arsitektur Modern dan Postmodern

Page 34

UJIAN TENGAH SEMESTER

TSA III

Taman Spekulasi Kosmis terletak di Portrack House,Dumfries di Skotlandia Barat bagian Selatan. Taman ini mengambil ilmu pengetahuan dan matematika sebagai inspirasi.Ini adalah taman pribadi yang diciptakan pada tahun 1989 oleh Charles Jencks dengan almarhum istrinya, Maggie Keswick. Terbuka untuk umum hanya satu hari setahun, biasanya dibuka untuk penggalangan dana untuk fasilitas perawatan kanker Maggie Keswick Jencks, nama fasilitas ini di ambil dari nama istri almarhum sang pencipta taman. Cukup sederhana, tapi cuma ada satu taman seperti ini di dunia. 3.2.4 Filosofi Robert Venturi di dalam bukunya yang berjudul Complexity and Contradiction in Architecture mencela arsitektur modern yang baik dalam praktek maupun akademis didominasi oleh Meisianisme: less is more. Venturi mengkritisi Mies sebagai penyederhana besar dan mengubah doktrinnya dari less is more menjadi less is bore. Venturi berkeyakinan bahwa arsitektur postmodern lebih mengutamakan elemen gaya hibrida (ketimbang yang murni), komposisi paduan (ketimbang yang bersih), bentuk distorsi ( ketimbang yang utuh), ambigu (ketimbang yang tunggal), inkonsisten
Arsitektur Modern dan Postmodern Page 35

UJIAN TENGAH SEMESTER

TSA III

(ketimbang konsisten), serta kode ekuivokal (ketimbang monovokal. Oleh karena itu, menurut Venturi keberadaan bentuk-bentuk yang terlalu monoton tampak membosankan. 3.2.5 Tanggapan Arsitektur post modern mendefinisikan arsitektur sebagai sebuah bahasa dan oleh karena itu arsitektur tidak mewadahi melainkan mengkomunikasikan. Untuk arsitektur Post Modern, yang dikomunikasikan adalah identitas regional, identitas kultural atau identitas historis. Hal-hal yang ada di masa silam itu yang dikomunikasikan, sehingga orang bisa mengetahui bahwa arsitektur itu hadir sebagai bagian dari perjalanan sejarah kemanusiaan, atau dapat pula dikatakan bahwa arsitektur post modern memiliki kepedulian yang besar kepada masa silam (the past). Kemudian kaum modernis yang menganggap bahwa teknologi akan menjadi sumber kebahagiaan manusia dan menjanjikan dunia yang lebih baik nyatanya tidak membawa kesejahteraan bagi manusia, yaitu begitu banyaknya dampak negatif dari ilmu pengetahuan bagi dunia. Teknologi mutakhir ternyata sangat membahayakan dalam peperangan dan efek samping kimiawi justru merusak lingkungan hidup. Dengan demikian, mimpi orang-orang modernis ini tidaklah berjalan sesuai harapan dan berakhir dengan kehancuran manusia itu sendiri. Bagi saya sendiri, konsep pada era postmodern jauh lebih baik daripada era modern. Karena pada masa postmodern, mereka berhasil mengawinkan antara tradisional-lokal atau budaya-kemajuan zaman. Ini lebih baik daripada harus menghilangkan aspekaspek budaya yang justru menjadi jiwa dari sebuah bangunan dimana dia berada. Maka usaha kaum Postmodern untuk mengembalikan elemen "fiksi" dari sebuah arsitektur dengan menambahkan ornamen-ornamen pada arsitektur perlu diakui kebenarannya.

BAB IV Arsitektur Neo Modern


Arsitektur Modern dan Postmodern Page 36

UJIAN TENGAH SEMESTER 4.1 Arsitektur Neo-Modern

TSA III

Bermula dari runtuhnya Arsitektur Modern terakhir Style, yang disebut menjadi juga International terus aliran. Arsitektur Post-Modern banyak

berkembang

Diantaranya yaitu aliran Neo -Modern. Aliran Neo-Modern muncul pada masa antara tahun 1980 seiring dengan perkembangan jaman sejak dinyatakannya kematian arsitektur modern (1975) dan kemudian ditandai munculnya bangunan-bangunan baru postmodern. Neo-Modern juga berkembang bersamaan dengan aliran Dekonstruksi dimana arsitek-arsitek besar pada masa itu seperti Frank Gehry, Peter Eisenman, Rem Koolhaas, Bernard Tschumi, Zaha Hadid, Fumihiko Maki, Kazuo Shinoara dan lain-lain yang menghasilkan karya-karya Neo Modern dan Dekonstruksi. Karya-karya Arsitektur Neo-Modern sangat bertentangan dengan sifat klasik (clasissism). 4.1.2 . Pengertian Arsitektur Neomoderen Arsitektur neo modern muncul sekitar tahun 1970-an setelah masa arsitektur modern berakhir.Bentuk-bentuk arsitektur neo modern kebanyakan mengdopsi dari bentuk-bentuk arsitektur modern, tetapi tidak diambil begitu saja. Bentukan arsitektur modern kemudian diolah kembali menjadi suatu bentukan yang lebih berseni dengan menambahkan beberapa bentuk tambahan dan ornamen-ornamen detail baik dari segi structural maupun dari segi pemilihan warna.Pengolahan kembali bentuk dasar dari arsitektur modern ini mamppu menciptakan suatu gaya arsitektur baru yang tidak lagi berkesan kaku dan monoton, apalagi dengan masuknya unsure unsure ilmu seni dalam berarsitektur seperti komposisi, emphasis, irama.Arsitektur neo modern adalah suatu aliran dalam dunia arsitektur yang lebih mengekspresikan arsitektur modern. Dalam arsitektur neo modern, dunia arsitektur kembali
Arsitektur Modern dan Postmodern Page 37

UJIAN TENGAH SEMESTER

TSA III

diwarnai dengan seni, penerapan kreatifitas dari para arsitek tidak hanya megandalkan ilmu dan teknik semata, melainkan juga mengandalkan seni dalam berarsitektur.Kesan bangunan yang ditimbulkan tidak lagi menjadi kaku dan monoton, tetapi menjadi lebih luwes dan peduli terhadap lingkungan karena adanya penambahan bentuk-bentuk baru pada bentuk dasar yang solid yang meskipun tidak dominan tetapi mampu melemahkan bagian dominan yang mengandung unsure kaku teersebut.Dalam arsitektur neo modern, warna dimunculkan sebagai upaya untuk menghias bangunan, menghadirkan unsure irama supaya bangunan tidak kelihatan monoton. Ciri-ciri yang mendasar pada bangunan-bangunan Neo-Modern yaitu : 1. Memiliki konsep yang spesifik seperti bangunan-bangunan

postmodern aliran lainnya pada umumnya. Dapat bersifat abstrak tetapi juga merepresentasikan sesuatu, tidak hanya sebagai stilasi dari suatu bentukan tertentu. 2. Masih memperlihatkan kejelasan struktur dan sainsnya dengan ideide yang inovatif, beralasan dan masuk akal. 3. Pertimbangan yang sangat mendasar terhadap karakter bangunan dengan tetap memperhatikan segi manusia yang menggunakannya. 4. Pada umumnya merupakan pengembangan / lanjutan dari bentukanbentukan sederhana melalui konsep-konsep dan rekayasa baik secara karakter bangunan maupun fungsi struktur serta sains dengan pemikiran yang mendalam. 5. Keseragaman dan keserasian pada facade bangunan lebih diutamakan dengan penggunaan bahan dan warna terkadang bersifat monoton namun inovatif. 6. Memadukan unsur-unsur yang berkesan mungkin dan yang tidak mungkin. 4.1.3 Langgam Arsitektur Neo Modern

Arsitektur Modern dan Postmodern

Page 38

UJIAN TENGAH SEMESTER


1.

TSA III

Electicism (1950-1980-an)

Electicism merupakan aliran dalam arsitektur neo modern yang karya-karya arsitekturnya mempunyai sebuah citarasa bangunan yang baik. Setiap karya arsitektur yang dihasilkan menampilkan kekhidmatan, keseriusan, dan berkesan monumentalis. Para perancangnya mempunyai kebebasan penuh dalam memilih setiap style yang diinginkannya tanpa harus terikat oleh pemerintah dan peraturan manapun. Setiap kesan yang ingin ditampilkan itu diwujudkan dalam karyanya yang kebanyakan terdiri atas kolom-kolom yang besar dengan balok-balok yang besar pula sehingga kelihatan menonjol. Selain itu, karya- karya arsitektur pada aliran ini membagi bangunan menjadi tiga bagian utama, yaitu kepala, badan, dan kaki. Ketiga bagian bangunan itu merupakan hirarki dari suatu bangunan dan sering pula disebut sebagai prinsip antrophomarphisasi. Karya arsitektur pada aliran ini selalu mengutamakan unsur manusia didalamnya, sehingga representasi ide dari pemiliknya sangat diutamakan sedangkan fungsionalisme hanya dianggap sebagai syarat perancangan, karena menurut aliran ini selama ini fungsionalisme tidak selalu sesuai dengan keiginan pemilik. Oleh karena itu, dalam proses perancangannya, pemilik selalu diikutkan untuk memberikan informasi mengenai apa yang menjadi keinginannya sehingga karya yang akan dihasilkan nantinya akan menjadi sebuah karya yang benar- benar sesuai dengan apa yang menjadi keinginan pemiliknya. 2. Brutalism

Aliran ini sangat menentang kesan-kesan yang ditimbulkan dalam karya-karya arsitektur moder seperti kesan kaku dan monoton. Karya- karya pada aliran ini lebih bersifat tertutup, ringan, struktur terkesan kuat meski mengambang, menampilkan kesan berat bangunan karena kebanyakan menggunakan bahan fabricated (seperti beton). Para perancang bangunan dalam aliran ini mengutamakan bentuk bentuk sculpture, melawan perfeksionisme, melawan vernacular, berusaha mengutamakan bentukbentuk rasional, memunculkan
Arsitektur Modern dan Postmodern Page 39

UJIAN TENGAH SEMESTER

TSA III

kesan kejujuran, serta pemilihan material yang berkualitas. Dalam aliran ini, karya-karyanya sangat memperhatikan skala, terutama dalam hubungan antara proporsi bangunan, lingkungan, dan kebudayaan manusia.Karya-karya dalam aliran ini condong ke arah aliran stucturalism dalam era modern yang mengekspos struktur, aliran Art Nouveau dengan bentuknya yang sangat ekstrim dan terkesan kacau, serta organic architecture dalam modern expressionist.

3.

Regionalism

Munculnya aliran ini dilatarbelakangi oleh adanya protes terhadap karya-karya arsitek seperti Walter Grophius dan Le Corbusier.Karya arsitektur yang dihasilkan pada masa aliran ini berusaha menyesuaikan ciri bangunan dengan kebudayaan, iklim, dan struktur daerah setempat. Jadi berdasarkan kondisi lingkungan sekitar akan diciptakan suatu bangunan yang khas. Aliran ini mirip dengan aliran arsitektur modern yang mana segala sesuatunya harus fungsional dan analityc.Hanya bedanya jika fungsionalisme dulu terkesan rapi dan monotonic, maka pada aliran regionalism ini akan lebih abstrak, lebih berani dalam menggunakan elemen-elemen klasikal maupun modern. Dalam aliran ini, karya-karya yang dihasilkan merupakan hasil pengolahan yang unik dan fantastis.Bentukbentuk dominan dalam karya arsitektur modern seperti kotak, diubah menjadi bentuk elips pada karya aliran ini.Sesuatu yang biasanya tidak diekspose pada tampilan luar bangunan menjadi diekspose dalam karya aliran ini. Elemen-elemen structural menjadi unsure yang dominan dan diekspose dalam karya arsitektural aliran ini. Penggunaan material dari masa arsitektur modern seperti kaca, beton, dan baja diperlihatkan dengan jujur pada karya aliran ini.

Arsitektur Modern dan Postmodern

Page 40

UJIAN TENGAH SEMESTER 4. Contextual Architecture

TSA III

Munculnya aliran ini dipengaruhi oleh factor lingkungan sejarah untuk keluar dari modern classicism dan dogma kompleks dari fungsionalisme. Hal ini menyebabkan karya arsitektur yang muncul menjadi berbeda satu sama lain, dan berusaha untuk menjadi landmark di kawasannya masing-masing dengan memodifikasi ciri-ciri bangunan modern sekitar yang diteruskan, dengan bentuk-bentuk yang agak ekstrim. Karena adanya keinginan untuk menjadikan karya arsitekturalnya sebagai sebuah landmark itu akhirnya timbul suatu hubungan yang positif dengan lingkungna sekitarnya. Inilah yang disebut sebagai contextual architecture. Karya arsitektur aliran ini menggabungkan antara arsitektur lama dan arsitektur baru melalui penggunaan ornamenornamen dekoratif yang memiliki nilai yang mendukung lingkungan sekiarnya secara keseluruhan. Jadi, pada aliran contextual architecture ini sebenarnya bentuk yang diambil ialah bentuk bentuk dari arsitektur modern, hanya saja kesan monoton dan keseragaman bentuk yang ditimbulkan dalam arsitektur modern dihilangkan, yaitu dengan cara memadu bentuk yang satu dengan bentuk yang lain secara lebih berani. Meskipun demikian, secara umum karya-karya yang dihasilkan dalma iliran ini tetap kelihatan menyatu dan bahkan terkadang monoton terhadap bangunan sekitarnya. 5. Struturalism

.Aliran ini sebenarnya hampir sama dengan aliran modern, hanya saja pada masa ini lebih menekankan pada bentuk-bentuk yang isometric dengan permainan bentuk yang lebih berani dari structural rationalism pada era modern. Selain itu juga mendeskripsiakn bangunan seperti fungsi awalnya. Ini pula yang membedakan dangan structuralism era lama, yang mana karena terlalu fungsional, sehingga bentuk bangunan menjadi seragam, monoton, dan kacau. Tampak bangunan tidak akan bisa mencerminkan fungsi dari bangunan
Arsitektur Modern dan Postmodern Page 41

UJIAN TENGAH SEMESTER

TSA III

tersebut, jika bangunan itu terlalu fungsionalis. Jika seseorang mengikuti teknik teknik metode dari arsitektur fungsional, maka hsilnya adalah bentukbentuk yang seragam dan monoton (terlihat jelas pada karya-karya hasil arsitektur modern). Dan dengan demikian, arsitektur kehilangan kesempatan untuk mengekspresikan dirinya. Hasil akhirnya adalah sebuah karya arsitektur yang tidak sesuli dengan fungsi dan kegunaannya. Misalnya, daerah peerumahan yang tampak seperti sekolah, sekolah yang tampak seperti bangunan perkantoran, dan bangunan perkantoran yang tampak seperti pabrik. Ciri-ciri aliran ini yaitu hampir tidak ada yang menyesuaikan dengan formula modern yang biasa digunakan. Dengan pengelompokan yang sangat curam dan pemotongan dari solid danvoid memesah, berubah umum, menciptakan struktur yang kompleks dan multi pada ubah, dan valen bentuk yang yang mengejutan karena kontradiksi yang nyata dari semua ide arsitektur yang menunjukkan kecenderungan pemberian prioritas

isometric. Selain itu, karya arsitektur pada aliran ini menggunakan elemenelemen detail yang biasanya diambil dari lingkungan setempat.

6.

High Tech

Karya- karya arsitektur aliran ini mengambil bentuk- bentuk dari kary a karya arsitektur modern untuk diekstrimkan melalui kecanggihan teknologi yang berkembang masa itu. Penggunaan elemen-eleman structural sangat dominan dengan penggunaan material bangunan dari era modern seperti kaca, beton , dan baja yang di ekspose, serta pemilihan warna- warna yang menunjaukkan suatu arsitektur teknologi canggih yang seolah-olah berkiblat ke arah arsitektur masa depan.
4.1.4 Tokoh Arsitektur Neo Modern Renzo Piano

Arsitektur Modern dan Postmodern

Page 42

UJIAN TENGAH SEMESTER

TSA III

Renzo Piano lahir di Genoa, Italia, pada tahun 1937 dan mengelola rumah dan kantor (Lokakarya Gedung) di daerah tersebut. Ia dididik dan kemudian mengajar di Politecnico di Milano. Dia lulus dari Universitas pada tahun 1964 dan mulai bekerja dengan struktur ringan eksperimental dan penampungan dasar. Dari tahun 1965-1970 ia bekerja dengan Louis Kahn dan dengan Makowsky. Dia bekerja sama dengan Richard Rogers 1971-1978; proyek bersama paling terkenal mereka adalah Centre Georges Pompidou di Paris (1977). Dia juga memiliki kerjasama yang panjang dengan insinyur Peter Rice. Piano adalah seorang pria yang bekerja dalam menciptakan kembali proyekproyek arsitektur yang tersebar di seluruh dunia - dari sebuah menara di Sydney hingga Kansai Air Terminal mil di sebuah pulau buatan manusia di Jepang, dan rekonstruksi Potsdamer Platz di Berlin . Sungguh arsitek yang luar biasa karena karyanya tersebar di dunia. Proyek Renzo Piano termasuk tidak hanya bangunan yang berkisar sekelas rumah untuk apartemen, kantor, pusat-pusat perbelanjaan, museum, pabrik, bengkel dan studio, maskapai penerbangan dan terminal kereta api, pameran, teater, dan gereja-gereja, tetapi juga jembatan, kapal, perahu, dan mobil, sebagai serta proyek-proyek perencanaan kota, renovasi besar dan rekonstruksi. Dia bahkan membintangi acara program televisi yang berhubungan dengan arsitektur. RICHARD ROGERS Richard George Rogers, Baron Rogers dari Riverside CH Kt FRIBA FCSD (lahir 23 Juli 1933) adalah seorang arsitek Inggris terkenal karena desain nya modernis dan fungsionalis. Rogers mungkin paling dikenal untuk karyanya pada Centre Pompidou di Paris, Lloyd Building dan Millennium Dome di London, dan The European Court of Human Rights di Strasbourg. Dia adalah
Arsitektur Modern dan Postmodern Page 43

UJIAN TENGAH SEMESTER

TSA III

pemenang Medali Emas RIBA, Thomas Jefferson Medal, yang RIBA Stirling Prize, Medali Minerva dan Pritzker Prize. Rogers lahir di Florence pada 1933 dan belajar di Architectural Association School of Architecture di London, sebelum lulus dengan gelar master dari Yale School of Architecture pada tahun 1962. Sementara belajar di Yale, Rogers bertemu sesama siswa Norman Foster. Sekembalinya ke Inggris, dia dan Foster mendirikan praktek arsitektur TEAM 4 dengan istri masing-masing, Su Brumwell dan Wendy Cheeseman. Mereka dengan cepat mendapatkan reputasi untuk apa yang kemudian disebut oleh media arsitektur berteknologi tinggi. Rogers kemudian bergabung dengan arsitek Italia Renzo Piano, kemitraan yang telah membuktikan berbuah karya. Karirnya melompat maju ketika ia dan Piano memenangkan kompetisi desain untuk Pusat Pompidou pada bulan Juli 1971, bersama tim dari Ove Arup yang termasuk insinyur Irlandia Peter Rice.
4.1.4 Karya Arsitektur Neo Modern

Centre Georges Pompidou

Arsitektur Modern dan Postmodern

Page 44

UJIAN TENGAH SEMESTER

TSA III

Centre Georges Pompidou yang dibangun pada kurun waktu 1971 1977 dan dikenal juga sebagai (Inggris) "Pompidou Centre", adalah suatu area di Beaubourg dari distrik 4th arrondissement dari kota Paris, yang tidak jauh dari Les Halles dan Marais. Disana terdapat perpustakaan yang terbuka untuk umum, serta museum Muse National d'Art Moderne, dan IRCAM, pusat penelitian untuk musik dan akustik. Karena lokasinya maka ia lebih dikenal sebagai Beaubourg. Nama itu diambil dari Georges Pompidou, presiden Perancis yang menjabat pada kurun waktu 1969 hingga 1974. Gedung ini dibuka untuk umum pada tanggal 31 Desember 1977. Centre Pompidou, Paris dikenal sebagai Beauborg (karena lokasinya di Beaubourg rue) adalah salah satu prestasi terbesar arsitektur modern, dan rumah untuk beberapa seni modern terbaik di dunia. Pintu-pintu yang Kandinsky Perpustakaan terbuka untuk mahasiswa, peneliti, dan masyarakat umum, dan bioskop yang menawarkan pemutaran film rutin avant-garde. Pompidou Presiden Perancis adalah hasil karya Renzo Piano dan Richard Rogers yang berpartisipasi dan memenangkan kompetisi bersama dengan konsultan struktur legendaris 'Ove Arup dan Mitra' Inggris. Konstruksi dimulai tahun 1972 dan dibuka untuk umum pada 2 Februari 1978. Perancangan pusat seni ini sangat modern tapi segera jatuh ke dalam kontroversi dengan gaya asertif industri bangunan ini. Arsitektur kontras keras dengan rumah-rumah sekitarnya di jantung dari bagian tua dari Paris. Namun arsitektur bangunan ini juga sangat dikagumi internasional sebagai desain radikal. The Centre Georges Pompidou sangat sukses, dan telah menjadi tempat untuk banyak pameran seni , menarik lebih dari 160 juta orang sejak pelantikan lima kali lebih daripada yang diantisipasi. Dengan 30.000 pengunjung setiap hari, layanan bangunan tidak begitu kuat untuk menampung berat, hingga akhirnya direnovasi 20 tahun kemudian pada tahun

Arsitektur Modern dan Postmodern

Page 45

UJIAN TENGAH SEMESTER 1999

TSA III

sebagai akibatnya. Walau begitu bangunan ini masih dikagumi dan

merupakan salah satu bangunan legendaris dari abad ke-20.

AURORA PLACE - Sydney Australia, by Renzo Piano Bangunan ini dapat dikategorikan dalam aliran Neomodern-hightech dimana penggunaan struktur yang ekstrim yang juga menunjang sainsnya seperti pencahayaan dan pembayangan. Dengan konsep awal sebuah layar seperti konsep dari bangunan Sydney perspektif diantara Opera House, bangunan langit Aurora Place secara dirancang dengan strategi pencakar pendekatan

bangunan-bangunan

disekitarnya.

Bangunan ini memberikan kesan tersendiri baik dalam ide, keindahan secara detail maupun keserasian dengan lingkungannya. Bangunan juga dirancang dengan pertimbangan yang sangat mendalam untuk skala tubuh manusia, pemanfaatan sains untuk kenyamanan dan struktur yang inovatif. Arsitek perancangnya, Renzo Piano berpendapat bahwa arsitektur bukan hanya menggabungkan, memotong, menambah atau mengubah bentukan-bentukan menjadi satu bentuk baru, tetapi arsitektur sebaiknya memberikan kontribusi khusus dalam jiwa sebuah bangunan khususnya dan secara umum terhadap lingkungan di sekitarnya. Bangunan ini dikategorikan ke dalam bangunan Neomodern karena memiliki konsep yang spesifik, juga mempertimbangkan

Arsitektur Modern dan Postmodern

Page 46

UJIAN TENGAH SEMESTER sains dan strukturnya dan bentukan yang terjadi juga

TSA III

merupakan

penggabungan antara unsur-unsur geometris dan nongeometris. 4.1.5 Filosofi Arsitek Neo Modern Renzo Piano pernah mengatakan bahwa "Ketika gaya dipaksa untuk menjadi merek dagang, tanda tangan, karakteristik pribadi, maka itu juga menjadi sangkar. Upaya untuk dapat dikenali dengan biaya apapun, untuk menaruh tanda pada hal-hal, membunuh para arsitek dan kebebasan nya untuk berkembang. Tanda pengakuan terletak pada penerimaan dari tantangan. Dan kemudian, ya, itu tidak menjadi diidentifikasi, tetapi dengan metode, bukan dengan merek dagang. Singkat kata, Renzo berpikir bahwa seorang arsitek harus mempunyai metode sendiri untuk mengahadapi tantangan arsitektur yang berasal dari lingkungan atau kondisi sosial. Dan bukan dengan memaksanya menggunakan sebuah aliran hanya untuk mendapat karakter pribadi atau uang. Selain itu juga terdapat sebuah pernyataan dari arsitek Richard Rogers I'm talking about what is called the urban renaissance ... The first thing is to make cities more people-friendlyand to rebalance the relationship between cars and people, and give the priority to people. That means public transport...... Disini terlihat bahwa Richard Rogers berbicara bahwa dengan ramainya urbanisasi, ia berpikir untuk menciptakan sebuah kota yang friendly dimana terjadi keseimbangan antara keteraturan kendaraan dan manusia. Tetapi ia tetap memprioritaskan manusia disini. Maka diperlukan sebuah transportasi public. 4.1.6 Tanggapan Sebagai bagian dari arsitektur post modern, munculnya arsitektur neo modern tentunya dilatarbelakangi juga oleh faktor- faktor seperti yang telah disebutkan di atas. Para tokoh arsitektur neo modern mulai berpikir bagaimana mengembalikan citra seorang arsitek yang mempunyai jiwa seni dan menampilkan kembali karya arsitektur yang mempunyai nilai seni, bukan
Arsitektur Modern dan Postmodern Page 47

UJIAN TENGAH SEMESTER

TSA III

karya yang kaku dan monoton seperti pada karya arsitektur modern. Pemikiran inilah yang mendorong para arsitek pada waktu itu untuk kembali memasukkan unsur seni dalam berarsitektur dan mulai memikirkan bentukan yang tidak menimbulkan kesan otoriter, melainkan sebuah bentukan yang berkesan ramah dan lebih luwes dengan faade yang seakan-akan begerak karena berirama. Bagi saya, arsitektur seperti ini bagus, karena dari bangunan yang dihasilkan, akan nampak bahwa bangunan tersebut mengekspresikan sebuah seni lewat bentuknya yang tidak kaku. Bentukan lengkungan yang timbul karena sebuah irama mengakibatkan bangunan tidak monoton. Dan ini terlihat sangat mempesona untuk berdiri di sebuah kota. Mereka dapat berbahasa lewat gerakan-gerakan yang sepertinya muncul pada bangunan.

BAB V Arsitektur Neo Vernacular

5.1 Arsitektur Neo Vernacular Pada dunia arsitektur kita mengetahui terdapat beberapa periode di dalam perkembangannya. Dimulai dari zaman klasik berkembang aliran arsitektur seperti Gotic, Renaissance kemudian dilanjutkan dengan periode modern,. Pada periode ini muncul gaya-gaya arsitektur modern maupun postmodern. Arsitektur modern dan arsitektur postmodern lahir pada periode yang hampir bersamaan. Walaupun berada pada satu periode yang hampir bersamaaan, tetapi antara arsitektur modern
Arsitektur Modern dan Postmodern Page 48

UJIAN TENGAH SEMESTER

TSA III

dan arsitektur postmodern memiliki beberapa perbedaan walaupun tidak banyak. Arsitektur Vernacular adalah arsitektur yang muncul sebagai respon atas kegagalan arsitektur modern dan keinginan akan pembaharuan, maka arsitektur kembali pada sesuatu yang bersifat kedaerahan. Arsitektur vernacural sama sekali tidak sama dengan revivalis ataupun diproduksi kembali, tetapi arsitektur vernacular adalah cara penggabungan antara arsitektur modern dan bangunan berbahan batu bata pada abad XIX. Lahirnya arsitektur vernacular juga dipengaruhi oleh adanya internasional style yang menyebabkan bangunan di seluruh dunia menjadi hampir sama. Dalam hal ini arsitektur Vernacular memiliki beberapa karakteristik dan ciri-ciri yang khas seperti penggunaan bahan-bahan lokal dan menggunakan konsep-konsep arsitektur serta budaya setempat. 5.1.1 Pengertian Arsitektur Neo Vernakular Arsitektur Neo-Vernacular merupakan suatu paham dari aliran Arsitektur PostModern yang lahir sebagai respon dan kritik atas modernisme yang mengutamakan nilai rasionalisme dan fungsionalisme yang dipengaruhi perkembangan teknologi industri. Arsitektur Neo-Vernacular merupakan arsitektur yang konsepnya pada prinsipnya mempertimbangkan kaidah-kaidah normative, kosmologis, peran serta budaya lokal dalam kehidupan masyarakat serta keselarasan antara bangunan, alam, dan lingkungan. ciri-ciri Arsitektur Neo-Vernacular sebagai berikut : Selalu menggunakan atap bumbungan Atap bumbungan menutupi tingkat bagian tembok sampai hampir ke tanah sehingga lebih banyak atap yang di ibaratkan sebagai elemen pelidung dan penyambut dari pada tembok yang digambarkan sebagai elemen pertahanan yang menyimbolkan permusuhan. Batu bata (dalam hal ini merupakan elemen konstruksi lokal) Bangunan didominasi penggunaan batu bata abad 19 gaya Victorian yang merupakan budaya dari arsitektur barat.

Arsitektur Modern dan Postmodern

Page 49

UJIAN TENGAH SEMESTER

TSA III

Mengembalikan bentuk-bentuk tradisional yang ramah lingkungan

dengan proporsi yang lebih vertikal. Kesatuan antara interior yang terbuka melalui elemen yang modern

dengan ruang terbuka di luar bangunan. Warna-warna yang kuat dan kontras.

Dari ciri-ciri di atas dapat dilihat bahwa Arsitektur Neo-Vernacular tidak ditujukan pada arsitektur modern atau arsitektur tradisional tetapi lelbih pada keduanya. Hubungan antara kedua bentuk arsitektur diatas ditunjukkan dengan jelas dan tepat oleh Neo-Vernacular melalui trend akan rehabilitasi dan pemakaian kembali.

Pemakaian atap miring Batu bata sebagai elemen lokal Susunan masa yang indah. Mendapatkan unsur-unsur baru dapat dicapai dengan pencampuran

antara

unsur

setempat

dengan

teknologi

modern,

tapi

masih

mempertimbangkan unsur setempat Pendekatan Arsitektur Neo - Vernakular Yang perlu diperhatikan dalam penerapan pendekatan dalam arsitektur neovernacular adalah 1.Interpretasi desain yaitu pendekatan melalui analisa tradisi budaya dan peninggalan arsitektur setempat yang dimasukkan kedalam proses perancangan yang terstruktur lalu kemudian diwujudkan dalam bentuk yang termodifikasi sesuai dengan zaman sekarang 2.Ragam dan corak desain yang digunakan adalah dengan pendekatan simbolisme, aturan, dan tipologi untuk memberikan kedekatan dan kekuatan pada desain

Arsitektur Modern dan Postmodern

Page 50

UJIAN TENGAH SEMESTER

TSA III

3.struktur tradisional yang digunakan mengadaptasi bahan bangunan yang ada didaerah dan menambah elemen estetis 5.1.2 Tokoh Arsitektur Neo Vernakular Y B Mangunwijaya Selain arsitek Belanda, tidak sedikit arsitek Indonesia yang merancang dengan konsep-konsep tradisional menjadi kriteria utama dalam perancangan. Salah satu di antaranya adalah Y. B Mangunwijaya, dilahirkan di Ambarawa tahun 1929, pendidikan tinggi yang diselesaikannya adalah : Institut Filsafat dan Theologi Sancti Pauli Yogyakarta (1929), sekolah Teknik Tinggi Rhein, Westfalen, Aachen , Republik Federasi Jerman (1996). Selain sebagai arsitek praktisi dengan rancangan mempunyai ciri-ciri khusus sehingga menjadi bagian dari sejarah perkembangan arsitektur di Indonesia, Mangunwijaya juga seorang pastor, sastrawan dengan karya sastranya berlingkup nasional, budayawan dan tidak sedikit berkarya sosial. Mangunwijaya adalah salah satu dari sedikit arsitek yang berkemampuan majemuk hingga karya-karyanya dalam bidang-bidang yang digelutinya bernilai tinggi. Rancangan-rancangan arsitekturalnya dibuat dengan mendasarkan kajian dan konsep-konsep bangunan tropis, tradisional temasuk penggunaan bahan lokal, sehingga menciptakan bentuk-bentuk bermakna dan simbol-simbol budaya lokal,. Bahasa setempat selain berupa nilai-nilai tradisional baik dalam tata letak, konstruksi, dekorasi juga unsur dalam arsitektur tropis mengacu pada iklim, sangat menonjol dalam rancanganrancangan mangunwijaya. Darwis Khudori dalam Y. B. Mangunwijaya : Arsitek Watu Citra menyejajarkan Mangunwijaya sebagai arsitek, budayawan yang pernah menjadi pengajar di Universitas Gajah Mada dan seniwan dengan Hassan Fathy, seorang arsitek Mesir, yang telah dikemukakan di depan. Mangunwijaya juga menggali unsur-unsur vernacular arsitektur tradisional seperti Maclaine Pont yang tidak saja dari bentuk-bentuk yang ada tetapi
Arsitektur Modern dan Postmodern Page 51

UJIAN TENGAH SEMESTER

TSA III

bahkan dari relief-relief candi dan penggunaan tenaga setempat. Aspek vernacular dalam perbaikan pemukiman kumuh di Code Yogyakarta, Mangunwijaya merancang rumah tidak hanya sesuai dengan sosio-ekonomi, sosio-kultural, tetapi diperhitungkan dengan kemampuan membangun dengan tenaga Budaya dan di kemampuan Jakarta, sebuah penghuni bangunan sendiri. untuk Salah satu dan rancangan kegiatan Mangunwijaya yang paling representatif bercorak , vernacular adalah Bentara pameran kebudayaan lainnya. Salah satu unitnya berbentuk rumah panggung dan unit utamanya berarsitektur Jawa, serta detail-detail hiasan dirancang dengan cermat penuh makna dan simbol.Arsitektur modern dengan dominasi unsurunsur lokal baik dalam tata letak, tata-ruang, konstruksi maupun dekorasi banyak digunakan untuk hotel dan fasilitas lainnya terutama pada kawasan wisata di mana budaya menjadi daya tariknya seperti di Bali. Banyak pemerintah daerah yang menganjurkan memperhatikan unsur vernacular dalam membangun tetapi penerapannya kadang-kadang justru menghilangkan nilai tradisi. Bandara Soekarno-Hatta rancangan Paul Andreu dari Perancis merupakan salah satu bangunan modern yang berhasil memasukkan elemen lokal, hingga mendapatkan Aga Khan Award for Architecture penghargaan internasional bergengsi dalam arsitektur. Unitunitnya sebagian besar berkonstruksi tiang dan balok yang di exposed (dalam hal ini dari pipa-pipa baja), sangat khas arsitektur Nusantara. Unit-unit dalam terminal dihubungkan dangan selasar-selasar terbuka sangat khas tropical dengan taman di kiri-kanan, penumpang akan berangkat maupun tiba dapat merasakan langsung tidak saja sinar, tetapi juga udara alami tidak seperti pada Bandara Internasional umumnya yang serba artifical. Hall pembagi sebelum masuk unit-ruang tunggu juga terbuka tanpa dinding, berkolomkolom dan balok dari baja silindris memberikan kesan seperti balok kayu dolken (batang kayu utuh berpenampang lingkaran). Unit ruang tunggu berasitektur joglo, meskipun dalam dimensi lebih besar dari joglo pada umumnya, tetapi bentuk maupun sistem konstruksinya tidak berbeda dengan soko guru dan usuk, dudur, takir dan lain-lain elemen konstruksi Jawa.
Arsitektur Modern dan Postmodern Page 52

UJIAN TENGAH SEMESTER 5.1.3 Karya Arsitektur Neo Vernakular Pemukiman di tepi Kali Code Yogyakarta karya YB Mangunwijaya

TSA III

Salah satu karya YB Mangunwijaya adalah pemukiman di pinggiran kali Code Yogyakarta yang mendapatkan penghargaan proyek internasional kota Aga Khan berbasis Award for Architecture tahun 1992. Pemukiman ini adalah suatu revitalisasi yang partisipasi masyarakat. Di lokasi ini, lingkungan pemukiman yang dulunya kumuh & tidak higienis berhasil ditata dengan cara pemberdayaan masyarakat. Jadi masyarakat sendiri yang diajak membenahi lingkungannya sendiri. Pada mulanya kampung kali Code adalah pemukiman kumuh di pinggiran Kali Code beranggotakan 30-40 keluarga. Kebanyakan pemukimnya adalah pekerja kasar dan informal di lingkungan sekitar kawasan. Pada tahun 1983 pemerintah bermaksud menggusur pemukiman ini, namun atas permohonan ketua RT Willi Prasetya dan Romo Mangun, rencana tersebut ditangguhkan. Sebagai gantinya diselenggarakan suatu proyek revitalisasi dengan melibatkan 2 koran lokal untuk mendukung pendanaan. Perencanaan dan pembangunan area ini dimulai pada tahun 1983 dan selesai selama kurang lebih 2 tahun. Hampir tidak ada gambar atau dokumen konstruksi dibuat untuk proyek ini. Semua berlangsung secara spontan dan alamiah. Secara umum konstruksi rumah berbentuk huruf A dengan rangka dari bambu, dinding bilik bambu dan atap seng. Hanya tiga tukang kayu dan 2 tukang batu dipekerjakan untuk proyek ini, selebihnya adalah tenaga partisipasi warga dan sukarelawan. Mahasiswa seni rupa ikut terjun sebagai relawan untuk membimbing warga memperindah tampilan luar rumah mereka. Bahasa estetika dari Kali Code ini adalah bahasa estetika rakyat jelata yang tradisional, berwarna-warni, sederhana tanpa pretensi berindah-indah. Mungkin agak banal, tapi apa adanya. Namun selain estetika visual, dalam proyek ini terpendam juga estetika kemanusiaan yang justru lebih indah. Yaitu bagaimana sesuatu yang dicap jelek, kumuh, tidak bernilai

Arsitektur Modern dan Postmodern

Page 53

UJIAN TENGAH SEMESTER

TSA III

ternyata mampu bertransformasi menjadi sesuatu yang bernilai, bahkan memberi nilai tambah pada estetika perkotaan.

5.1.4 Langgam YB Mangunwijaya Seperti yang diketahui bahwa YB Mangunwijaya menganut aliran arsitektur neo vernacular dimana pada aliran ini ditemukan adanya percampuran gaya modern dan gaya tradisional menurut kebudayaan di daerah tertentu. Gaya arsitektur dari YB : Mangunwijaya sendiri adalah sebagai

berikut

a. Eksploratif terhadap pemakaian dan cara pengolahan bahan bangunan dari sumber daya alami Pengolahan bahan bangunan yang diterapkan YB. Mangunwijaya lebih pada proses produksi cetak (non-fabrikan), sehingga tipe-tipe dan bentuk bangunan menjadi sangat bervariatif dan inovatif. Pengolahan bahan adalah sisi tektonik yang terkuat dari karya Mangunwijaya, terutama dari bahan-bahan yang terbuang atau bekas. Perhatiannya pada bahan-bahan ini adalah pengaruh dari pengabdiannya terhadap firman Allah pada kutipan Perjanjian Baru: Matius 12: 20 Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai Ia menjadikan hukum itu menang. b. Budaya menganyam, menenun, merajut, menebar dalam

mengolah bahan bangunan menjadi bentuk konstruksional Tektonika merujuk pada suatu ketrampilan menyusun atau membuat bahan bangunan yang didalamnya terdapat kegiatan seperti menjalin, merajut, menganyam seperti bambu, ragum, ijuk, gedhek, rotan. Di tangan Mangunwijaya kebudayaan ini dikembangkan dengan lebih mengeksplorasi berbagai macam bahan, seperti menganyam bata, menjalin papan menjadi
Arsitektur Modern dan Postmodern Page 54

UJIAN TENGAH SEMESTER

TSA III

konstruksi balok-kolom, merajut kayu dan seng menjadi panel pintu dan masih banyak (ekspos pada dialog di lagi. sambungan) c. Kejujuran dalam pengolahan bahan dan penanganan konstruksi Komponen arsitektur menjadi lebih bermakna dan mengekspresikan kejujuran ketika hubungan struktural menjadi nyata terlihat. Bagaimana kolom berperan menyalurkan beban atau balok yang menahan gaya tarik atau tekan serta kuda-kuda yang menyangka struktur atap, kesemuanya itu secara jujur terekspos sesuai perannya masing-masing. c. Eksploratif dalam penentuan sistem konstruksi untuk

penanganan berbagai kasus desain 5.1.5 Filosofi YB Mangunwijaya

YB Mangunwijaya pernah mengatakan bahwa: konstruksi harus terbuka terhadap kebebasan penataan sebanyak mungkin. Seperti bangsal yang di Sendangsono, konstruksi ruang atap dan bentuk panggung yang terkesan ringan memang sangat potensial dan terbuka untuk kebutuhan pemakainya. Atau suatu kali beliau juga pernah berkata: konstruksi yang benar biasanya sekaligus indah. Lihat alam raya! Sehingga pada kapel di Sendangsono terdapat struktur yang condong pada perilaku struktur sebuah pohon dengan batang dan cabang-cabangnya yang menopang beban atap runcing limasan. Ini bukti bahwa Romo Mangun memperlihatkan arsitektur yang menyatu dengan buday setempat atau bahkan alam sekitar. Sebagi seorang arsitek, Romo Mangun selalu mengingatkan kita bahwa suatu bangunan akan memperlihatkan siapa dirinya lewat sifat ketradisionalan yang muncul ditambah sedikit sentuha hasil kemajuan teknologi dan bahan bangunan di era modern 5.1.6 Tanggapan

Arsitektur Modern dan Postmodern

Page 55

UJIAN TENGAH SEMESTER

TSA III

Arsitektur neo vernacular banyak membantu kita untuk selalu mengingatkan bahwa arsitektur tidak lepas dari budaya pemiliknya. Ini akan memperlihatkan bagaimana unsur budaya dari karya arsitektur itu berada. Bagi saya sendiri, arsitektur yang seperti ini akan mengkomunikasikan dengan baik kepada manusia untuk merasakan kehidupan masyarakat atau symbol kehidupan dimana ia tinggal. Saran saya, Sebaiknya didalam merancang bangunan yang bergaya neo Vernacular hendaknya tetap menerapkan unsur-unsur budaya, lingkungan termasuk iklim setempat. Hal ini dapat diungkapkan dalam bentuk fisik arsitektural seperti tata letak, denah, struktur, detail-detail bagian, ornament dan lain-lain. Dengan batasan tersebut maka arsitektur tradisional adalah baik dalam bentuk pemukiman maupun unit-unit bangunan di dalamnya dapat dikategorikan dalam vernacular murni, terbentuk oleh tradisi turun temurun, tanpa pengaruh dari luar.

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN 6.1 Kesimpulan

Berkembangnya ilmu pengetahuan, teknologi, dan cara berpikir dari manusia ternyata juga mempengaruhi banyak bidang untuk terus melakukan pembaharuan. Termasuknya juga dalam bidang arsitektur. Bidang arsitektur termasuk salah satu bidang yang sering mengalami perubahan sesuai zamannya. Era arsitektur klasik yang pada saat itu dikuasai oleh unsure yunani dan gothic tenggelam karena adanya era modern yang berkembang karena modernism. Para arsitek masa itu meninggalkan banyak ornament yang bagi mereka tidak dibutuhkan karena akan lebih baik jika mementingkan fungsi daripada memikirkan banyak detail yang tidak berguna. Bagi para pencetus arsitektur modern, suasana monumentalistik yang kental pada zaman klasik sudah tidak berlaku pada era modern. Sehingga bagi mereka
Arsitektur Modern dan Postmodern Page 56

UJIAN TENGAH SEMESTER

TSA III

Less is More atau gaya minimalis dengan bentuk kotak sudah cukup untuk sebuah hunian manusia. Namun, seiring perubahan cara berpikir manusia lagi, ternyata timbul banyak kontra yang mengatakan bahwa era modern melupakan sejarah. Era modern hanya mengikuti zaman yang serba modern, dan tidak sama sekali menyentuh unsure budaya. Ini jelas menurunkan sifat dari bangunan yang lepas dari unsure-unsur kedaerahan dimana ia berada. Dari sini lah muncul adanya era postmodern. Dimana arsitektur pada zaman ini kembali mencampurkan gaya tradisional ke dalam bangunan. Sehingga terjadi percampuran antara gaya modern dan tradisioanal. Seperti pada aliran postmodern yaitu aliran neo vernalukar, yang berhasil menciptakan sebuah bangunan dengan ciri khas budaya bangunan itu didirikan. Selain itu, kekakuan bentuk atau bentuk yang monotn(kotak) dari era modern juga sudah berhasil ditumpas oleh aliran postmodern yaitu neo modern yang memeberikan sentuhan lengkungan pada banguanan, yang menjadikan bangunan tersebut seperti berirama. Perkembangan gaya arsitektur inilah yang sekarang akhirnya membawa kita pada era postmodern dengan berbagai macam gaya yang unik dari sang arsitek. Dari sinilah kita sebagai arsitek harus mampu menghadapi berbagai tantangan yang ada dalam dunia arsitektur dengan belajar memahami berbagai aliran atau gaya dari macammacam bentuk arsitektur, agar hasil desain kita mampu mengikuti perubahan zaman sekaligus tetap tidak lepas dari kebudayaan dimana kita tinggal. Sebagai arsitek kita harus mengetahui apa saja yang dibutuhkan dari rancangan kita yang sesuai dengan masyarakat, keadaan setempat dan budaya diman kita tinggal. 6.2 Saran

Melihat kondisi dari berubahnya gaya arsitektur yang semakin modern, harusnya kita sebagai arsitek mampu menempatkan rancangan kita pada kondisi lingkungan dan budaya setempat. Seperti hal nya di Indonesia, banyak sekali gedung-gedung pencakar langit yang menggunakan gaya eropa tetapi justru melupakan budaya kita sendiri. Selain itu, kondisi iklim kita yang jauh
Arsitektur Modern dan Postmodern Page 57

UJIAN TENGAH SEMESTER

TSA III

berbeda dengan eropa juga menjadi hal yang sering terlupakan. Maka dari itu, ketika merancang kita perlu melihat dari banyak sudut pandang untuk menentukan gaya arsitektur yang kita pakai. Akan lebih baik jika kita juga tetap mempertahankan unsure tradisional di dalam nya sesuai ciri khas Negara kita. Semoga ajaran-ajaran yang diberikan oleh tokoh-tokoh arsitek di atas mampu menunjukkan pada kita seperti apa karya arsitektur yang baik yang bisa diterima oleh manusia dan dapat dipertanggungjawabkan pada kondisi alam. Segala kekurangan dan kelebihan dari karya-karya arsitek di atas juga bisa menjadi metode pembelajaran yang baik untuk memberikan rancangan yang dapat memenuhi segala aspek arsitektural.

DAFTAR PUSTAKA

http://www.answers.com/topic/michael-graves#ixzz1ZDVKP6ba www.bluffon.edu/-Sullivanm/www.michaelgraves.com Ikhwanuddin. 2005. Menggali Pemikiran Postmodernisme Dalam Arsitektur. Yogyakarta : Gajah Mada University Press Modernisme.www.wikipedia.com
Arsitektur Modern dan Postmodern Page 58

UJIAN TENGAH SEMESTER Apa Modernisme?.pelestarian.mei/juni 2008 Ciri Arsitektur Modern.www.rancangnet.com

TSA III

Architecture Modern.www.rurucoratcoretblogspot.com.10 desember 2008 www.architecture.com/greatbuilding. www.bluffon.edu/-Sullivanm/www.michaelgraves.com. www.geogle.com/postmodern. Wiryomartono, Poerwono Bagoes, 1993. Perkembangan Gerakan Arsitektur Modern di Jerman dan Post Modernisasi, Universitas Atmajaya, Yogyakarta. Hutagalung, Rapindo, 1992. Architrave. Badan Otonomi Bekerjasama dengan PT. Mitramass Mediakarsa, Jakarta. Architrave

Bambang Sugiharto., Postmodernisme - Tantangan bagi Filsafat, Yogyakarta: Kanisius, 199 Joas Adiprasetya., Mencari dasar bersama: etik global dalam kajian postmodernisme dan pliuralisme agama, Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2002 http://www.answers.com/topic/michael-graves#ixzz1ZDVKP6ba www.bluffon.edu/-Sullivanm/www.michaelgraves.com

Arsitektur Modern dan Postmodern

Page 59